By Kurnia · Published October 16, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 2 · 21 min read
Proyek integratif: menganalisis washer-extractor dengan neraca gaya, getaran, energi, dan panas
Pengelola hotel ingin memasang mesin cuci-peras 60 kg di lantai dua dan bertanya apakah lantainya kuat, apakah kamar di sebelahnya akan bergetar, berapa energi tiap siklus, dan apa yang dapat membahayakan. Bab penutup rak Fisika ini menjawab pertanyaan itu sebagai satu proyek analisis dengan alat dari bab-bab sebelumnya: cara menyusun proyek, data dan anggapan, model gaya dan gerak, model getaran, model energi dan panas, rantai sebab-akibat lintas ranah, enam langkah hitungan dari kinematika drum, tekanan dinding dan tegangan cincin, gaya ketidakseimbangan dan isolasi getaran, momen guling dan angkur, energi pemanasan, sampai energi putar dan pengereman, serta pemeriksaan hasil dengan dimensi dan orde besaran. Enam latihan dengan kunci beralasan menutup bab.
This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.
This material involves real hazards. A concept explanation doesn’t replace site procedures, competency, energy isolation, the latest SDS, or a work permit.
Sebuah hotel berencana memindahkan laundry ke lantai dua dan membeli mesin cuci-peras (washer-extractor) bekas berkapasitas 60 kg. Pengelola mengajukan empat pertanyaan kepada teknisi. Apakah lantai sanggup menahan mesin itu saat memeras? Apakah kamar tamu di sebelah ruang laundry akan merasakan getaran? Berapa energi yang dipakai setiap siklus, dan apakah lebih murah memakai uap dari ketel yang sudah ada? Dan apa saja yang dapat membahayakan orang di sekitarnya?
Setiap pertanyaan menyentuh bab yang berbeda di rak ini: gaya dan gerak melingkar, kesetimbangan dan guling, getaran paksa dan dinamika rotor, hukum pertama termodinamika, dan perpindahan panas. Bab penutup ini tidak menambah hukum baru. Bab ini menunjukkan cara menggabungkan hukum-hukum itu menjadi satu analisis yang tertib, dengan anggapan yang ditulis jelas, hasil yang diperiksa silang, dan batas yang jujur tentang apa yang tidak dapat dijawab oleh hitungan di atas kertas.
Batas pembahasan
Bab ini membahas cara menyusun proyek analisis, data dan anggapan, model gaya, getaran, energi, dan panas pada mesin cuci-peras, rantai sebab-akibat lintas ranah, enam langkah hitungan, dan pemeriksaan hasil.
Faktor G dan aksi mekanik mesin cuci-peras dibahas di Bab 10 · Laundry tentang washer-extractor, kelistrikan dan pengereman motor drum di Bab 82 · Kelistrikan & Kendali tentang kelistrikan washer-extractor, dan pengeringan di Bab 15 · Laundry tentang pengeringan dan finishing. Semua data mesin di bab ini disusun untuk latihan, konsisten dengan contoh Bab 10 · Laundry, dan bukan data produk tertentu. Beban lantai yang diizinkan, spesifikasi pondasi dan baut angkur, batas ketidakseimbangan yang diterima sensor, dan batas getaran untuk ruang hunian tidak dihitung atau disalin di sini; angka itu ditetapkan oleh pabrik mesin, perencana struktur bangunan, dan standar yang berlaku. Hasil bab ini adalah bahan untuk mengajukan pertanyaan yang tepat kepada mereka.
Cara menyusun proyek analisis
Analisis peralatan yang baik mengikuti urutan yang sama, apa pun mesinnya:
- Rumuskan pertanyaan sebagai besaran. "Apakah lantai kuat" menjadi "berapa gaya statis dan dinamis yang diteruskan ke lantai, dan pada frekuensi berapa". "Berapa energi" menjadi "berapa kWh per siklus untuk pemanasan, putaran, dan pengeringan".
- Tetapkan sistem dan batasnya. Untuk gaya, sistemnya drum, bak, dan rangka; untuk energi, sistemnya air, linen, dan logam yang dipanaskan.
- Kumpulkan data dan tulis anggapan. Setiap angka diberi sumber atau tanda bahwa nilainya anggapan, satuan, dan perkiraan ketidakpastiannya.
- Pilih model paling sederhana yang menjawab pertanyaan. Model massa-pegas satu derajat kebebasan cukup untuk menilai isolasi getaran; elemen hingga tidak diperlukan pada tahap ini.
- Hitung, lalu periksa. Periksa dimensi, orde besaran, dan kesesuaian dengan data lain, seperti dibahas di Bab 27 tentang analisis dimensi dan pemodelan orde besaran.
- Tarik kesimpulan beserta batasnya. Tuliskan apa yang sudah terjawab, apa yang masih bergantung pada data pabrik, dan siapa yang harus memutuskan.
Urutan ini mencegah dua kesalahan umum: menghitung rinci sebelum tahu pertanyaannya, dan menyimpulkan lebih jauh daripada yang didukung anggapan.
Data mesin dan anggapan
| Besaran | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Kapasitas | 60 kg kain kering | sesuai Bab 10 · Laundry |
| Diameter drum dalam | 0,98 m | sesuai contoh Bab 10 · Laundry |
| Kedalaman drum | 0,80 m | volume sekitar 600 L |
| Putaran cuci | 35 rpm | di bawah kecepatan kritis |
| Putaran peras | 630 rpm | sesuai contoh Bab 10 · Laundry |
| Massa drum baja tahan karat | 120 kg | dipakai di Contoh 5 dan 6 |
| Tebal dinding drum | 2,0 mm | dipakai di Contoh 2 |
| Massa basah awal peras | 150 kg | 60 kg kain dan 90 kg air |
| Ketidakseimbangan sisa | 3,0 kg pada jari-jari 0,45 m | dipakai di Contoh 3 |
| Massa berosilasi pada suspensi | 400 kg | drum, bak, motor, dan muatan |
| Kekakuan pegas total | 400 kN/m | dipakai di Contoh 3 |
| Rasio redaman suspensi | 0,10 | dipakai di Contoh 3 |
| Air cuci utama | 300 L, dari 25 °C ke 60 °C | dipakai di Contoh 5 |
| Daya pemanas listrik | 36 kW | dipakai di Contoh 5 |
Anggapan pokok: drum dianggap cincin tipis berputar pada sumbu tetap, linen basah dianggap tersebar merata di dinding kecuali massa ketidakseimbangan, suspensi dianggap massa-pegas-peredam satu arah, dan kalor jenis bahan memakai nilai pendekatan. Setiap anggapan ini akan diuji kewajarannya di akhir.
Model gaya dan gerak
Drum yang berputar membawa linen dan air dalam gerak melingkar. Drum dimodelkan sebagai benda tegar yang berputar pada sumbu berarah tetap. Bab 12 tentang gerak rotasi memberi hubungan kecepatan sudut dan kecepatan keliling, dan Bab 2 tentang gerak dua dimensi dan gerak melingkar memberi percepatan sentripetalnya. Gaya yang diperlukan untuk menahan setiap kilogram muatan pada lintasan melingkar adalah . Percepatan di dinding dibagi percepatan gravitasi disebut faktor G (G-factor), ukuran ekstraksi di Bab 10 · Laundry tentang washer-extractor. Dinding drum yang berlubang memberikan gaya itu kepada linen, tetapi tidak kepada air yang dapat lolos melalui lubang; itulah cara ekstraksi bekerja, seperti dibahas di Bab 10 · Laundry.
Bila muatan tersebar merata, gaya-gaya sentrifugal pada setiap bagian dinding saling meniadakan, dan bantalan hanya menerima berat. Gaya itu tetap menegangkan dinding drum seperti cincin yang berputar. Tegangan cincin (hoop stress) adalah tegangan melingkar di dinding drum yang menahan dinding itu sendiri dan muatannya pada lintasan melingkar, seperti di Bab 23 tentang dinamika rotor. Bila muatan tidak merata, massa yang tidak tersebar merata, pada jarak dari sumbu, disebut ketidakseimbangan (unbalance). Sisa ketidakseimbangan menghasilkan gaya putar yang diteruskan ke bantalan, rangka, dan akhirnya lantai, dengan dalam newton, dalam kilogram, dalam meter, dan dalam rad/s. Gaya ini sebanding dengan kuadrat putaran, sehingga ketidakseimbangan yang tidak berarti pada putaran cuci menjadi besar pada putaran peras.
Untuk mesin yang dipasang kaku ke lantai, gaya ketidakseimbangan mendatar pada ketinggian sumbu drum menimbulkan momen guling (overturning moment), yaitu momen yang cenderung memutar mesin terhadap tepi dudukannya, seperti di Bab 8 tentang kesetimbangan statik dan stabilitas guling. Bila momen itu melebihi momen penahan dari berat mesin, mesin cenderung terangkat di satu sisi, sehingga mesin yang dipasang kaku memerlukan baut angkur dan pondasi sesuai spesifikasi pabrik.
Model getaran
Banyak mesin cuci-peras modern menggantung bak dan drum pada pegas dan peredam, sehingga gaya ketidakseimbangan tidak diteruskan langsung ke lantai. Penyelesaian gerak semacam ini dianggap berupa getaran harmonik sederhana, dan model massa-pegas-peredam dari Bab 13 tentang getaran harmonik dan Bab 22 tentang getaran paksa dan isolasi getaran berlaku. Frekuensi alami (natural frequency) suspensi, frekuensi getaran bebas massa berosilasi pada pegasnya, adalah , dengan kekakuan pegas total dalam N/m dan massa berosilasi dalam kilogram. Transmisibilitas (transmissibility) adalah perbandingan gaya yang diteruskan ke lantai terhadap gaya ketidakseimbangan:
dengan frekuensi putaran drum dalam Hz, rasio redaman suspensi tanpa satuan, dan serta tanpa satuan. Isolasi hanya bekerja bila putaran jauh di atas frekuensi alami, yaitu di atas . Pada putaran peras, mesin bersuspensi bekerja di daerah isolasi. Tetapi setiap kali drum dipercepat dari putaran cuci ke putaran peras, putarannya melewati frekuensi alami suspensi. Di sana gaya diperbesar, dan kurva resonansi melebar ketika redaman bertambah. Peredam menurunkan puncak resonansi, tetapi sedikit mengurangi isolasi pada putaran tinggi. Keruntuhan jembatan gantung karena getaran adalah contoh ekstrem bahwa resonansi struktur tidak boleh diabaikan.
Lantai bangunan juga memiliki frekuensi alaminya sendiri. Bila frekuensi putaran peras, atau harmonik dari gaya mesin, dekat dengan frekuensi alami pelat lantai, getaran dapat terasa jauh dari mesin walaupun gayanya kecil. Penilaian ini bukan pekerjaan teknisi mesin; frekuensi pelat lantai dan batas getaran ruang hunian adalah wewenang perencana struktur.
Model energi dan panas
Neraca energi (energy balance) dari Bab 16 tentang hukum pertama termodinamika berlaku untuk air, linen, dan logam yang dipanaskan bersama:
dengan energi pemanasan dalam kJ, massa setiap bahan dalam kilogram, kalor jenisnya dalam kJ/(kg·K), kenaikan suhu dalam K, dan rugi panas selama pemanasan dalam kJ. Kalor jenis air 4,19 kJ/(kg·K), kapas kering sekitar 1,3 kJ/(kg·K), dan baja tahan karat sekitar 0,50 kJ/(kg·K) adalah nilai pendekatan, seperti di Bab 11 tentang pemuaian termal dan perubahan fase. Waktu pemanasan adalah energi dibagi daya bersih pemanas. Bila memakai uap, massa uap yang diperlukan kira-kira energi dibagi kalor laten uap pada tekanan pasokannya.
Rugi panas dari dinding bak luar ke udara mengikuti konveksi dan radiasi dari Bab 24 tentang perpindahan panas kuantitatif. Bila dinding bak dilapisi isolasi, konduksi panas melalui isolasi itu mengikuti hukum Fourier. Selain energi, permukaan bak yang panas juga menjadi bahaya sentuh: permukaan 55 °C sudah cukup panas untuk melukai bila disentuh lama.
Energi listrik yang paling terlihat adalah putaran. Drum dan muatan yang berputar pada putaran peras menyimpan energi kinetik rotasi , dengan momen inersia dalam kg·m² dan dalam rad/s sehingga energinya dalam joule; momentum sudut berguna untuk menggambarkan gerak sistem makroskopik seperti ini. Energi itu harus dibuang saat pengereman, melalui resistor rem atau dikembalikan ke jaringan oleh penggerak motor, seperti dibahas di Bab 82 · Kelistrikan & Kendali tentang kelistrikan washer-extractor.
Rantai sebab-akibat lintas ranah
Kekuatan proyek integratif terletak pada hubungan antarranah yang tidak terlihat bila setiap bab dibaca terpisah:
- Putaran peras, kadar air sisa, dan energi pengering. Putaran lebih tinggi menaikkan faktor G dan menurunkan kadar air sisa (residual moisture), massa air yang tertinggal per massa linen kering. Setiap 10 poin persen kadar air sisa pada 60 kg kain berarti 6 kg air yang harus diuapkan pengering, sekitar kJ atau 4 kWh sebelum efisiensi pengering diperhitungkan, seperti di Bab 10 · Laundry tentang washer-extractor dan Bab 15 · Laundry tentang pengeringan dan finishing. Tambahan energi putar untuk mencapai putaran lebih tinggi jauh lebih kecil (Contoh 6). Tetapi putaran yang lebih tinggi juga menaikkan gaya ketidakseimbangan dan tegangan drum sebanding kuadrat putaran.
- Distribusi linen, ketidakseimbangan, dan getaran lantai. Distribusi yang buruk menambah massa ketidakseimbangan, dan gaya ke lantai naik sebanding dengannya. Sensor ketidakseimbangan dan tahap distribusi di Bab 10 · Laundry adalah pengendali pertama getaran, sebelum pegas dan peredam.
- Pemanasan, suhu bak, dan rugi panas. Pemanasan lebih cepat dengan uap mengurangi waktu siklus, tetapi uap menambah air ke bak dan memerlukan katup dan perangkap kondensat yang terawat. Isolasi bak menurunkan rugi panas dan suhu permukaan.
- Pengereman, energi, dan panas di panel. Energi rem yang dibuang ke resistor menjadi panas di panel atau ruang mesin, sehingga ventilasi panel ikut menentukan keandalan.
Contoh kerja
Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Keenam contoh berikut adalah langkah proyek, memakai data di tabel.
Contoh 1: kinematika drum dan faktor G. rad/s. Kecepatan keliling m/s. Percepatan di dinding m/s², sehingga , sesuai rumus kerja Bab 10 · Laundry tentang washer-extractor: . Kecepatan kritis, putaran yang membuat menurut rumus kerja yang sama, adalah rpm, sehingga putaran cuci 35 rpm berada di bawahnya dan linen dapat jatuh.
Contoh 2: tegangan cincin dinding drum. Di awal peras, gaya sentrifugal total muatan basah N tersebar di luas dinding m², sehingga tekanan rata-rata pada dinding kPa. Tegangan dari massa dinding sendiri MPa. Tegangan dari tekanan muatan MPa. Jumlahnya sekitar 40 MPa pada penampang penuh. Lubang-lubang drum mengurangi penampang dan memusatkan tegangan, sehingga tegangan setempat jauh lebih tinggi; batas rancang drum ditetapkan pabrik. Hitungan ini menjelaskan mengapa putaran peras tidak boleh dinaikkan di atas batas pabrik.
Contoh 3: isolasi getaran suspensi. Gaya ketidakseimbangan pada putaran peras N, sekitar 5,9 kN. Hz, yaitu 302 rpm. Pada putaran peras 10,5 Hz, dan , sehingga gaya ke lantai sekitar N. Saat melewati resonansi pada 302 rpm, gaya ketidakseimbangan N, dan bila resonansi sempat tercapai, simpangannya mendekati m, sekitar 17 mm. Mesin karena itu melewati daerah resonansi dengan cepat, dan peredam membatasi puncaknya.
Contoh 4: momen guling mesin yang dipasang kaku. Bila mesin dengan massa total 900 kg dipasang kaku, gaya mendatar 5.880 N pada ketinggian sumbu 1,0 m memberi momen guling 5.880 N·m. Momen penahan dari berat terhadap tepi dudukan dengan lebar 1,2 m adalah N·m, lebih kecil. Tanpa angkur, mesin akan bergoyang pada setiap putaran. Angkur dan pondasi mengikuti spesifikasi pabrik, karena gaya berulang jutaan kali juga menimbulkan kelelahan baut.
Contoh 5: energi dan waktu pemanasan. Air: kJ. Linen: kJ. Drum: kJ. Total sekitar 48.800 kJ, yaitu 13,6 kWh. Dengan pemanas 36 kW, waktunya s, sekitar 23 menit tanpa rugi. Dengan uap bertekanan sedang yang kalor latennya sekitar 2.130 kJ/kg, diperlukan sekitar kg uap; pada injeksi langsung, 23 L kondensat itu ikut menambah air bak.
Contoh 6: energi putar dan pengereman. Momen inersia drum sebagai cincin tipis kg·m², dan muatan di akhir peras (60 kg kain dan 30 kg air) pada jari-jari sekitar 0,45 m: kg·m². Total 47,0 kg·m². Energi kinetiknya kJ, hanya 0,028 kWh. Bila drum dihentikan dalam 30 s, daya rem rata-rata kW harus dibuang ke resistor rem atau jaringan. Dibandingkan 4 kWh energi pengering untuk setiap 10 poin persen kadar air, energi putar praktis tidak berarti.
Ringkasan hasil dan pemeriksaan. Hasil keenam langkah dirangkum di tabel berikut.
| Pertanyaan | Hasil hitungan | Yang masih diperlukan |
|---|---|---|
| Gaya ke lantai saat peras | sekitar 1,9 kN berputar pada 10,5 Hz, ditambah berat | beban izin dan frekuensi pelat lantai dari perencana struktur |
| Resonansi suspensi | sekitar 5 Hz (302 rpm), simpangan dapat mencapai belasan mm | data suspensi dan ruang bebas dari pabrik |
| Mesin dipasang kaku | momen guling melebihi momen penahan berat | spesifikasi angkur dan pondasi dari pabrik |
| Tegangan drum | sekitar 40 MPa penampang penuh, lebih tinggi di lubang | batas putaran pabrik; kondisi drum bekas |
| Energi pemanasan | sekitar 13,6 kWh per cuci utama | tarif listrik dan uap, efisiensi ketel |
| Energi putar | sekitar 0,03 kWh per peras | data penggerak dan resistor rem |
Hasil diperiksa dengan tiga cara. Pertama, dimensi: setiap rumus yang dipakai sudah homogen, misalnya berdimensi , yaitu gaya. Kedua, orde besaran: faktor G sekitar 200 sesuai data Bab 10 · Laundry, energi pemanasan belasan kWh sesuai kebutuhan sekitar 0,2 kWh per kg kain untuk satu kali pemanasan, dan gaya ketidakseimbangan beberapa kilonewton setara berat beberapa ratus kilogram, wajar untuk mesin 60 kg. Ketiga, kepekaan: gaya dan tegangan sebanding kuadrat putaran, sehingga kesalahan 10 persen pada putaran memberi kesalahan sekitar 20 persen pada gaya; massa ketidakseimbangan adalah anggapan paling tidak pasti dan langsung menentukan gaya lantai.
Kesimpulan untuk pengelola: lantai menerima beban dinamis yang nyata, sehingga keputusan pemasangan di lantai dua memerlukan perencana struktur; mesin bersuspensi jauh lebih ramah lantai daripada mesin yang dipasang kaku; mesin bekas perlu diperiksa kondisi drum, bantalan, suspensi, dan sensor ketidakseimbangannya; dan energi terbesar adalah pemanasan air dan pengeringan, bukan putaran.
Kondisi berhenti
Hentikan pekerjaan dan laporkan kepada pengelola atau penanggung jawab peralatan bila salah satu keadaan berikut ditemukan. Untuk lantai dan pelat, keputusan melanjutkan ada pada perencana struktur; untuk mesin, pada personel berwenang yang mengikuti spesifikasi pabrik.
- Mesin akan dipasang di lantai atas atau di atas pelat yang belum dinilai perencana struktur untuk beban statis dan dinamisnya.
- Mesin yang dirancang dipasang kaku akan dipasang tanpa angkur dan pondasi sesuai spesifikasi pabrik, atau mesin bersuspensi dipasang dengan baut pengunci transportasi yang belum dilepas.
- Putaran peras akan dinaikkan di atas batas pabrik, atau sensor ketidakseimbangan dan sakelar getaran dijembatani.
- Drum bekas menunjukkan retak di sekitar lubang, las, atau poros, atau bantalannya berbunyi dan panas. Mesin tidak boleh dijalankan sampai diperiksa.
- Pintu, kunci pintu, atau fungsi keselamatan lain tidak bekerja sesuai Bab 82 · Kelistrikan & Kendali tentang kelistrikan washer-extractor, atau mesin diperiksa saat drum masih berputar. Tunggu drum berhenti penuh dan isolasi energi sesuai Bab 1 · Keselamatan tentang bahaya, risiko, energi tersimpan, dan kondisi berhenti.
- Permukaan bak, pipa uap, atau resistor rem yang panas dapat tersentuh orang tanpa pelindung.
Salah tafsir yang sering terjadi
Guess what’s wrong first, then open the explanation.
Common misconception
Gaya sentrifugal ratusan kilonewton diteruskan ke lantai.
Why is it wrong?
Gaya sentrifugal muatan yang merata saling meniadakan; yang diteruskan ke bantalan dan lantai adalah sisa ketidakseimbangan. Pada Contoh 2 gaya sentrifugal muatan basah sekitar N, sedangkan gaya ketidakseimbangan pada Contoh 3 sekitar 5,9 kN, dan yang sampai ke lantai sekitar 1,9 kN.
Common misconception
Pegas yang lebih kaku membuat mesin lebih stabil.
Why is it wrong?
Pegas lebih kaku menaikkan frekuensi alami dan mengurangi isolasi pada putaran peras. Frekuensi alami sebanding dengan akar kekakuan, sehingga pada putaran peras mengecil dan mendekati daerah tanpa isolasi di bawah .
Common misconception
Putaran peras lebih tinggi selalu menghemat energi.
Why is it wrong?
Putaran lebih tinggi menurunkan energi pengering, tetapi menaikkan gaya, tegangan drum, dan keausan sebanding kuadrat putaran. Putaran juga tidak boleh dinaikkan di atas batas pabrik, seperti ditunjukkan Contoh 2.
Common misconception
Energi terbesar mesin cuci adalah motor drum.
Why is it wrong?
Energi terbesar adalah pemanasan air dan penguapan air sisa di pengering. Pada mesin ini pemanasan cuci utama sekitar 13,6 kWh, sedangkan energi putar satu kali peras hanya sekitar 0,03 kWh.
Common misconception
Hitungan di atas kertas cukup untuk memutuskan pemasangan.
Why is it wrong?
Hitungan menunjukkan besaran dan pertanyaan yang tepat; beban izin lantai, pondasi, dan batas mesin ditetapkan pihak yang berwenang. Tabel ringkasan di Contoh kerja mencatat untuk setiap hasil apa yang masih diperlukan dari perencana struktur dan pabrik.
Common misconception
Mesin bekas yang masih berputar halus berarti aman.
Why is it wrong?
Retak lelah pada drum dan poros dapat berkembang tanpa gejala sampai gagal. Karena itu Kondisi berhenti 4 melarang menjalankan mesin bekas yang drumnya menunjukkan retak sampai mesin itu diperiksa.
Hubungan dengan bab lain
Bab 12 tentang gerak rotasi memberi kecepatan sudut, kecepatan keliling, dan energi putar, Bab 2 tentang gerak dua dimensi dan gerak melingkar memberi percepatan sentripetal, dan Bab 23 tentang dinamika rotor memberi tegangan cincin. Bab 8 tentang kesetimbangan statik dan stabilitas guling memberi momen guling. Bab 13 tentang getaran harmonik dan Bab 22 tentang getaran paksa dan isolasi getaran memberi frekuensi alami dan transmisibilitas. Bab 16 tentang hukum pertama termodinamika dan Bab 11 tentang pemuaian termal dan perubahan fase memberi neraca energi dan kalor jenis, Bab 24 tentang perpindahan panas kuantitatif memberi rugi panas, dan Bab 27 tentang analisis dimensi dan pemodelan orde besaran memberi cara pemeriksaan hasil. Bab 10 · Laundry tentang washer-extractor membahas faktor G dan distribusi, Bab 82 · Kelistrikan & Kendali tentang kelistrikan washer-extractor membahas kelistrikan dan pengereman, Bab 15 · Laundry tentang pengeringan dan finishing membahas pengeringan, dan Bab 1 · Keselamatan tentang bahaya, risiko, energi tersimpan, dan kondisi berhenti membahas kondisi berhenti.
Latihan dan pembahasan
Untuk setiap soal, tuliskan rumus, hitungan, atau alasannya.
Try to answer first, then open the worked solution.
Berapa faktor G drum berdiameter 0,98 m pada 750 rpm?
See the worked solution
Dengan rumus kerja Bab 10 · Laundry tentang washer-extractor, , sekitar 1,4 kali faktor G pada 630 rpm karena sebanding kuadrat putaran. Faktor G yang lebih tinggi memeras lebih banyak air, tetapi gaya ketidakseimbangan dan tegangan drum ikut naik dengan perbandingan yang sama, sehingga, seperti di Contoh 2, putaran peras tidak boleh dinaikkan di atas batas pabrik.
Berapa gaya ketidakseimbangan 2,0 kg pada jari-jari 0,45 m pada 750 rpm?
See the worked solution
rad/s, sehingga N, sekitar 5,6 kN. Massa ketidakseimbangan yang lebih kecil daripada di tabel data tetap memberi gaya hampir sebesar Contoh 3, karena putarannya lebih tinggi dan gaya sebanding kuadrat putaran.
Suspensi dengan kekakuan 250 kN/m menahan massa berosilasi 400 kg. Berapa frekuensi alaminya dalam Hz dan rpm?
See the worked solution
Hz, yaitu sekitar 239 rpm. Pegas yang lebih lunak daripada di Contoh 3 menurunkan frekuensi alami, sehingga pada putaran peras makin besar dan isolasinya makin baik, kebalikan dari pegas yang lebih kaku di Salah tafsir 2.
Berapa lama pemanas 24 kW memanaskan 200 L air dari 20 °C ke 70 °C, bila rugi diabaikan?
See the worked solution
kJ; waktu s, sekitar 29 menit, lebih lama dalam praktik karena rugi panas. Hitungan memakai neraca energi yang sama dengan Contoh 5, dengan 200 L air dianggap bermassa 200 kg dan pemanasan linen serta drum diabaikan.
Berapa kali energi kinetik drum bertambah bila putaran peras dinaikkan dari 630 rpm ke 750 rpm?
See the worked solution
Energi kinetik sebanding kuadrat kecepatan sudut: , sehingga bertambah sekitar 42 persen. Energi putar Contoh 6 yang sekitar 0,03 kWh tetap kecil walaupun bertambah 42 persen, tetapi energi yang harus dibuang resistor rem pada setiap pengereman ikut bertambah dengan perbandingan yang sama.
Mengapa mesin memeriksa keseimbangan muatan pada putaran rendah sebelum memeras?
See the worked solution
Gaya ketidakseimbangan sebanding kuadrat putaran, sehingga massa tak seimbang yang aman pada putaran distribusi menghasilkan gaya ratusan kali lebih besar pada putaran peras; pemeriksaan pada putaran rendah mencegah gaya itu terjadi. Karena itu sensor ketidakseimbangan dan sakelar getaran tidak boleh dijembatani, seperti tertulis di Kondisi berhenti 3.
Revision history
| Date | Version | Change |
|---|---|---|
| October 29, 2026 | 2 | Revised to the chapter standard |
| October 16, 2026 | 1 | First published |
How to cite
Kurnia (2026). Proyek integratif: menganalisis washer-extractor dengan neraca gaya, getaran, energi, dan panas. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/proyek-integratif-menganalisis-washer-extractor-dengan-neraca-gaya-getaran-energi-dan-panas
Self-check · 3 questions
Check your understanding before moving on
Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.
Safety limits still apply. This quiz tests reasoning; it doesn’t authorize mixing, adjusting, dismantling, live measurement, or field action.
Berapa faktor G drum berdiameter 0,98 m pada 750 rpm?
Berapa gaya ketidakseimbangan 2,0 kg pada jari-jari 0,45 m pada 750 rpm?
Suspensi dengan kekakuan 250 kN/m menahan massa berosilasi 400 kg. Berapa frekuensi alaminya dalam Hz dan rpm?
Nearby chapters
Reading order by shelf: Physics · Chapter 29.
Reading order by shelf: Physics · Chapter 27.