Skip to content

Search ARSTEMA

Type a chapter, term, symptom, or tool.

    Back to the atlas
    Electrical & Control · Chapter 81Applied

    By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 23 min read

    Pemeliharaan listrik terencana dan pemeriksaan berkala

    Bab ini menyusun program pemeliharaan listrik untuk usaha tegangan rendah: daftar aset dan kekritisan, inspeksi visual, termografi berbeban dengan kriteria kenaikan suhu NETA sebagai pengayaan, verifikasi torsi dan pembersihan panel, perawatan kontaktor, relai, kipas, dan filter, uji berkala RCD, isolasi, dan pembumian yang metodenya dirujuk ke babnya, pencatatan tren dan pemicu tindakan, serta penyusunan interval. Kewajiban hukumnya: Pasal 11 Permenaker 12/2015 (pemeriksaan berkala sekurangnya sekali setahun, pengujian berkala sekurangnya sekali lima tahun) masih berlaku, sedangkan Pasal 10 ayat (1) tentang pelaksananya dicabut Permenaker 11/2026; Permen ESDM 10/2021 mengatur pemeliharaan oleh pemilik dan SLO. Contoh kerja menyusun rencana tahunan satu laundry dengan hitungan beban kerja sekitar 152 jam per tahun dan cara membaginya dengan operator. Pemeriksaan formal instalasi dan prosedur SLO dibahas pada bab lain; pengukuran bertegangan hanya dijelaskan prinsipnya dengan prasyarat kompetensi, alat berkategori ukur sesuai, dan APD.

    This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.

    Section you’re reading: Chapter opening

    Sebuah laundry dengan tiga washer-extractor, tiga pengering, dan satu setrika gulung kehilangan satu sif produksi karena terminal masuk kontaktor pemanas pengering hangus pada Sabtu sore. Panel itu "diservis enam bulan sekali": serat ditiup dengan kompresor dan tidak ada catatan apa pun. Pemilik bertanya apa yang wajib menurut peraturan, berapa jam teknisi per tahun yang perlu disediakan, dan pekerjaan mana yang boleh ditunda bila jamnya terbatas.

    Batas pembahasan

    Metode uji ada di Bab 17 dan Bab 18 (isolasi dan pembumian), garis dasar di Bab 74 (uji pra-energi), dan pencarian penyebab gangguan di Bab 80 (diagnosis instalasi); bab ini menyusun programnya: apa diperiksa, bagaimana, seberapa sering, oleh siapa, dan kapan hasilnya memicu tindakan. Pemeriksaan formal instalasi dan prosedur SLO, yang di sini menjadi batas bawah jadwal, dibahas di Bab 39 tentang pemeriksaan dan pengujian instalasi. Cakupannya instalasi 230/400 V di laundry dan bengkel kecil, dari PHB (PSDK), sirkit akhir, dan panel mesin sampai motor, pemanas, dan peralatan portabel; trafo pelanggan, genset, tegangan menengah, dan penyalur petir tidak dibahas. Bab ini bahan belajar, bukan instruksi kerja. Pekerjaan di dalam panel dilakukan setelah isolasi dan verifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan dan Bab 76 tentang kerja aman. Termografi berbeban, uji RCD (gawai proteksi arus sisa, GPAS), dan pengukuran arus hanya dilakukan personel kompeten, dengan alat berkategori ukur sesuai (Bab 14) dan APD dari penilaian busur api (Bab 77).

    Kewajiban: tiga lapis yang berbeda

    PUIL 2020. Bagian 1, 134.3 merekomendasikan verifikasi periodik untuk setiap instalasi, dan 134.4 mendefinisikan pemeliharaan sebagai program pemeriksaan, perawatan, perbaikan, dan pengujian ulang menurut Bagian 9. Bagian 9 merinci: bagian aus atau menua diperiksa dan diganti berkala (9.12.1.2.2), relai diuji mekanis dan listrik (9.12.1.2.4), pelindung yang dibuka dipasang kembali (9.12.1.2.6), hasil pemeriksaan dicatat tertulis (9.12.1.3.2), dan peralatan diberi tanda tanggal pemeliharaan terakhir (9.12.4). Butir 134.2.2 menganjurkan pemeriksaan resistansi isolasi berkala untuk instalasi pabrik atau bengkel, dengan 100 titik beban atau lebih, atau berdaya di atas 5 kW. Untuk instalasi permanen PUIL 2020 tidak memberi interval; tiga bulan di 9.13.4 hanya untuk instalasi sementara di lapangan pembangunan.

    Klausul verifikasi berkala Bagian 6 PUIL 2020 belum dapat dipastikan. Padanannya, IEC 60364-6:2016, menetapkan frekuensinya menurut jenis, pemakaian, pemeliharaan, dan pengaruh eksternal instalasi, dan anjuran sepuluh tahunnya untuk hunian (6.5.2) tidak berlaku bagi ruang cuci.

    Permenaker 12/2015 jo. 33/2015. Pasal 10 ayat (2) meminta pemeriksaan dan pengujian sebelum penyerahan kepada pemilik atau pengguna, setelah perubahan atau perbaikan, dan secara berkala. Pasal 11 meminta pemeriksaan berkala sekurangnya satu tahun sekali (ayat (1)) dan pengujian berkala sekurangnya lima tahun sekali (ayat (2)), dengan hasil dilaporkan kepada kepala dinas provinsi (ayat (3)). Permenaker 33/2015 hanya mengubah Pasal 10.

    Permenaker 11/2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan, berlaku sejak 3 Juli 2026, mencabut Pasal 1 angka 13 dan Pasal 10 ayat (1) Permenaker 12/2015, yaitu ayat yang mendaftar pelaksana pemeriksaan dan pengujian, serta Pasal 10 ayat (1) Permenaker 33/2015, tetapi tidak Pasal 11. Angka tiga tahun di Pasal 21-nya adalah jarak paling cepat pemeriksaan norma oleh pengawas, dan ayat (2)-nya mengecualikan objek K3 yang intervalnya diatur peraturan K3 masing-masing, sehingga tidak menggantikan Pasal 11. Jadi intervalnya tetap, tetapi siapa yang sah melaksanakan ditanyakan kepada dinas ketenagakerjaan provinsi.

    Permen ESDM 10/2021. Pasal 22 ayat (1) mewajibkan pemilik memelihara instalasinya. Pasal 24 ayat (1) mengecualikan instalasi pemanfaatan tegangan rendah di bawah 100 kVA dari Pasal 22 ayat (2) dan (3), dan ayat (2) meminta pemeliharaannya mengikuti peraturan standardisasi ketenagalistrikan, yang memberlakukan SNI instalasi termasuk PUIL 2020. Bagi laundry di bawah 100 kVA, syarat badan usaha jasa atau tenaga teknik bersertifikat di Pasal 22 ayat (3) karena itu tidak berlaku, tetapi syarat kompetensi pemelihara menurut Permenaker 12/2015 Pasal 6 (Bab 76) tetap berlaku.

    SLO diperlukan sebelum instalasi dioperasikan (Pasal 18 ayat (1)), dan Pasal 16 meminta pemeriksaan dan pengujian ulang bila instalasi direkondisi, diubah kapasitas atau instalasinya, atau direlokasi. Menurut Permen ESDM 12/2021 Pasal 44, SLO instalasi pemanfaatan tegangan rendah berlaku 15 tahun dan dapat diperpanjang, tetapi gugur bila kapasitas atau instalasinya diubah, atau direkondisi. Menambah pengering dan menaikkan daya karena itu memerlukan pemeriksaan, pengujian, dan SLO baru.

    Daftar aset dan kekritisan

    Garis dasar (baseline) adalah hasil ukur saat komisioning yang menjadi pembanding hasil pemeliharaan sesudahnya; di lembar komisioning Bab 74 isinya kontinuitas PE, resistansi isolasi, arus jalan, dan suhu udara puncak panel. Daftar aset mencatat nama dan lokasi, data pengenal, diagram yang berlaku, tanggal pasang, garis dasar, sirkit penyuplai, dan riwayat temuan setiap aset. Tanpa garis dasar, angka pemeliharaan pertama tidak dapat dibaca sebagai tren.

    Kekritisan (criticality) adalah ukuran beratnya akibat bila suatu aset gagal; kategorinya menentukan interval. Bab ini memakai tiga faktor bernilai 1 sampai 3: akibat kegagalan terhadap keselamatan dan kebakaran (SS), terhadap produksi (PP), dan beratnya lingkungan serta keadaan fisik aset (LL). Kategori diambil dari nilai terbesar, bukan jumlah atau rata-rata:

    K=max⁡(S,P,L)K = \max(S, P, L)

    dengan K=3K=3 kategori A, K=2K=2 kategori B, dan K=1K=1 kategori C. Penilaian kondisi peralatan NFPA 70B edisi 2023 juga memakai nilai terburuk. Merata-ratakan faktor menyembunyikan risiko, misalnya serat di dekat pemanas pengering yang tidak menentukan produksi.

    Inspeksi visual dan termografi berbeban

    Inspeksi luar dengan panel tertutup memeriksa indikator dan alarm suhu, kelengkapan pintu dan penutup, kerapatan gland, jejak air atau embun di bawah panel, kisi kipas yang tertutup serat, bau hangus atau bunyi dengung baru, dan tanda tanggal pemeliharaan; pekerjaan ini dapat dilatihkan kepada operator dengan daftar periksa. Inspeksi dalam setelah panel diisolasi mencari butir dari Bab 72 tentang perakitan panel: perubahan warna pada terminal, rel, dan isolasi kabel, karat, endapan serat, tanda torsi yang putus, ferrule yang mekar, kabel tertekuk di engsel pintu, dan ikatan PE pintu. Temuan difoto dan diberi kode referensi terminal, misalnya -Q2:1, agar pemeriksaan berikutnya membandingkan titik yang sama.

    Peralatan portabel seperti setrika uap tangan dan kabel ekstensi diperiksa visual lalu diuji kontinuitas PE dan resistansi isolasinya (Bab 18 dan Bab 17). Perkakas dan penguji tegangan sendiri diperiksa sebelum dipakai (PUIL 2020 9.12.2 c)) dan dikalibrasi menurut Bab 1 · Data & Pengukuran.

    Termografi berbeban (loaded thermography) adalah pemindaian suhu sambungan dengan kamera inframerah saat sirkit membawa arus kerja. Daya panas sambungan menurut Bab 72 adalah Pk=I2RkP_\text{k}=I^2R_\text{k}, dan kenaikan suhu tunaknya sebanding dengan daya itu, sehingga dengan resistansi kontak dan jalur panas tetap:

    ΔTp≈ΔTu(IpIu)2\Delta T_\text{p} \approx \Delta T_\text{u} \left( \frac{I_\text{p}}{I_\text{u}} \right)^{2}

    dengan ΔTu\Delta T_\text{u} kenaikan suhu terukur (K) pada arus IuI_\text{u} (A) dan ΔTp\Delta T_\text{p} perkiraan kenaikan pada arus penuh IpI_\text{p} (A). Rumus ini perkiraan bab ini, bukan kriteria standar: literatur termografi memakai eksponen 1,6 sampai 2,0 menurut kondisi perpindahan panas, dan resistansi kontak juga naik dengan suhu, jadi eksponen 2 dipakai sebagai pilihan konservatif dan hasilnya hanya urutan besar. Sambungan buruk yang hanya 12 K di atas sekitarnya pada 50 % beban dapat mencapai sekitar 48 K pada beban penuh, sehingga pemindaian dilakukan pada beban terberat yang lazim dan arusnya dicatat dengan tang ampere (Bab 16); batas bawah yang dikutip dari NFPA 70B adalah 40 % beban pengenal.

    Pemindaian dilakukan setelah beban bertahan sampai suhu stabil, umumnya puluhan menit untuk panel (Bab 71). Logam mengilap seperti rel tembaga dan baut berlapis beremisivitas rendah dan memantulkan panas benda lain, sehingga tampak dingin padahal panas. Pembacaan diambil pada permukaan beremisivitas tinggi di dekat titik yang dinilai: isolasi kabel di belakang sepatu kabel, badan terminal plastik, atau pita beremisivitas tinggi yang ditempel saat panel mati. Perbandingan tiga fasa pada arus sama mengurangi pengaruh emisivitas.

    Pintu panel bertegangan dibuka hanya oleh personel kompeten dengan APD dari penilaian busur api, tanpa menyentuh, melepas penutup, atau mengencangkan apa pun; jendela inframerah terpasang mengurangi paparan itu (Bab 77).

    Kriteria tindakan diambil dari tabel saran tindakan termografi NETA (Tabel 100.18) edisi 2007; isi tabel pada edisi berlaku, ANSI/NETA MTS-2023, belum dipastikan.

    Selisih terhadap komponen serupa, beban serupaSelisih terhadap suhu udaraSaran tindakan
    1 sampai 3 °C1 sampai 10 °CKemungkinan kelainan; selidiki
    4 sampai 15 °C11 sampai 20 °CKelainan mungkin ada; perbaiki bila waktu memungkinkan
    -21 sampai 40 °CPantau sampai perbaikan dapat dilakukan
    > 15 °C> 40 °CKelainan besar; perbaiki segera

    Bab ini memakai tindakan yang lebih mendesak dari kedua kolom. NETA dan NFPA adalah standar Amerika Serikat, tidak wajib di Indonesia, dan dipakai sebagai pengayaan.

    Verifikasi torsi dan pembersihan panel

    Verifikasi torsi (torque verification) adalah pemeriksaan bahwa sekrup sambungan masih menahan torsi pabrikan; torsinya diverifikasi, bukan ditambah. Obeng torsi yang jendela setelannya memenuhi rumus Bab 72 disetel pada nilai pabrikan, dan sekrup yang berputar sebelum obeng mencapai setelan dicatat kendur sebagai temuan dan tren. Sekrup yang tidak berputar belum tentu berjepit penuh, karena gesekan statis dapat menahan sekrup yang sudah kehilangan sebagian gaya jepitnya; bukti kondisi sambungan tetap termografi berbeban dan, bila ada alatnya, resistansi sambungan. Petunjuk pabrikan yang melarang pengencangan ulang terminal tertentu diikuti.

    Prioritasnya titik bertanda torsi putus, titik temuan termografi, terminal di mesin bergetar, dan sambungan aluminium. Seperti di Bab 80, sambungan yang sudah berubah warna tidak dikencangkan lalu dipakai lagi: bagian teroksidasi dipotong atau diganti, dan termografi diulang saat beban kembali.

    Pembersihan dilakukan setelah isolasi, dengan penyedot debu dan kuas berbahan isolasi; udara tekan mendorong serat dan debu penghantar ke celah kontaktor, relai, dan catu daya. Filter kipas dibersihkan atau diganti menurut hasil pengamatan, karena menurut Bab 71 tentang desain panel kenaikan suhu udara panel berbanding terbalik dengan aliran. Embun atau jejak air di dalam panel mengharuskan uji resistansi isolasi (Bab 17) sebelum panel dialiri kembali.

    Kontaktor, relai, kipas, dan pengaman

    Keausan kontaktor dihitung: umur listrik per kategori pemakaian dan rumus tugas campuran ada di Bab 46 tentang komponen kendali, jumlah operasi per tahun dibaca dari pencacah PLC atau siklus mesin, dan penggantian dijadwalkan sebelum umur itu habis. Bab ini memperlakukan kontaktor kecil sebagai komponen ganti, bukan diperbaiki kontaknya.

    PUIL 2020 9.12.1.2.4 meminta relai diperiksa dan diuji secara mekanis dan listrik. Untuk relai beban lebih, uji mekanisnya memakai tombol atau fungsi uji yang harus melepas kontaktor yang bergantung padanya, dan setelannya dicocokkan dengan dokumen proteksi: arus pelat nama untuk relai di jalur saluran, atau 0,58 kali arus pelat nama untuk relai di jalur belitan starter bintang-segitiga, seperti dihitung di Bab 47 tentang proteksi motor. Relai yang direset otomatis atau setelannya dinaikkan tanpa alasan tercatat adalah temuan. Putaran, bunyi bantalan, dan aliran kipas diperiksa, dan alarm suhu puncak panel yang diminta Bab 71 diuji fungsinya. Motor diperiksa bantalannya, getarannya, dan arus jalannya terhadap garis dasar dengan cara Bab 44 tentang kerusakan dan uji motor.

    Uji berkala: RCD, isolasi, dan pembumian

    RCD. Menurut Bab 18, tombol uji membuktikan mekanisme, bukan waktu, arus pemutusan, atau PE. Uji dengan alat pada IΔnI_{\Delta\text{n}} dan 5IΔn5I_{\Delta\text{n}} masuk pemeriksaan tahunan. Interval tombol mengikuti petunjuk pabrikan; bab ini memakai sebulan sekali untuk ruang cuci, di awal sif sebelum mesin hilirnya dijalankan. RCD yang tidak memutus dengan tombolnya, atau waktu pemutusannya naik mendekati batas dari tahun ke tahun, diganti; RCD yang sering trip dicari sebabnya dengan Bab 80, tidak dijembatani.

    Resistansi isolasi. Motor, elemen pemanas, dan kabel di ruang basah diuji tahunan dan setelah banjir atau kebocoran. Hasil dikoreksi ke suhu yang sama dengan rumus pendekatan Bab 17, lalu dibandingkan: penurunan sampai separuh atau kurang dari catatan sebelumnya pada suhu sebanding adalah alasan menyelidiki walaupun nilainya masih di atas batas minimum. Ini sejalan dengan PUIL 2020 9.12.2 a), yang menyebut penurunan cepat sebagai tanda bahaya walaupun nilai masih memenuhi.

    Pembumian. Kontinuitas konduktor proteksi dan impedansi lingkar sirkit mesin diuji tahunan, dan resistansi elektrode diukur pada musim yang sama setiap tahun, sebaiknya pada musim kemarau yang memberi nilai terburuk, karena resistivitas tanah berubah besar dengan kadar air (Bab 18).

    Catatan, tren, dan pemicu tindakan

    Catatan memuat tanggal, aset, titik ukur, alat dan nomor kalibrasinya, keadaan beban atau suhu, apa yang dilepas, nilai, batas, keputusan, dan nama pelaksana. Arah perubahan, bukan nilai tunggal, yang menunjukkan aset akan gagal:

    Pemicu (pilihan bab ini, kecuali kelas NETA)Tindakan
    Termografi kelas NETA "perbaiki segera"Kurangi beban atau hentikan sirkit; perbaiki sebelum operasi normal
    Termografi kelas "pantau"Pindai ulang pada interval lebih pendek sampai diperbaiki
    Termografi kelas "perbaiki bila waktu memungkinkan"Masuk jadwal henti berikutnya; pindai ulang setelah perbaikan
    Resistansi isolasi ≤ 50 % catatan sebelumnya pada suhu sebandingSelidiki: kelembapan, kotoran, belitan
    Kontinuitas PE di atas nilai harapan garis dasar ditambah kelonggaranPeriksa sambungan dan korosi
    Waktu pemutusan RCD naik berturut-turut atau melewati batasGanti RCD
    Arus jalan motor lebih dari 10 % di atas garis dasar pada beban samaPeriksa beban mekanis, tegangan, motor
    Lebih dari satu sambungan kendur per panel per kunjunganPerpendek interval verifikasi torsi; cari penyebab getaran

    Temuan berulang dicari penyebabnya dengan metode Bab 78 tentang diagnosis gangguan listrik.

    Interval: dari kewajiban, pabrikan, dan kekritisan

    Interval setiap tugas diambil dari yang terpendek di antara peraturan (pemeriksaan berkala tahunan, pengujian berkala lima tahunan), petunjuk pabrikan mesin dan komponen, dan interval kategori pilihan bab ini. Setelah dua atau tiga siklus tanpa temuan, interval kategori boleh diperpanjang satu tingkat dalam batas peraturan dan pabrikan; setelah temuan, dipendekkan. Interval kategori untuk laundry:

    TugasKeadaanABC
    T1 Inspeksi visual luarHidup, panel tertutupBulanan3 bulan6 bulan
    T2 Uji tombol RCDHidupBulanan (semua RCD)BulananBulanan
    T3 Termografi berbebanHidup, prasyarat busur api6 bulan12 bulan12 bulan (lewat PHB)
    T4 Pembersihan dalam dan filterMati6 bulan12 bulan-
    T5 Verifikasi torsi dan kondisi kontaktorMati12 bulan24 bulan-
    T6 Resistansi isolasi motor dan pemanasMati12 bulan12 bulan-
    T7 Uji sirkit: kontinuitas PE, ZsZ_\text{s}, RCD dengan alatCampuran12 bulan12 bulan12 bulan
    T8 Resistansi elektrodeMati di titik uji12 bulan, musim sama

    Beban kerja tahunan dihitung dengan:

    H=ko∑j∑cNc fj,c tj,c+HluarH = k_\text{o} \sum_{j} \sum_{c} N_{c}\, f_{j,c}\, t_{j,c} + H_\text{luar}

    dengan HH jam kerja per tahun (h), NcN_c jumlah aset kategori cc, fj,cf_{j,c} frekuensi tugas jj per tahun, tj,ct_{j,c} waktu per aset per pelaksanaan (h), kok_\text{o} faktor tambahan untuk persiapan, isolasi dan verifikasi bebas tegangan, serta dokumentasi, dan HluarH_\text{luar} jam pendampingan pemeriksaan dan pengujian oleh pihak luar. Perbaikan temuan tidak termasuk dan dianggarkan terpisah.

    Contoh kerja

    Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Pengukuran berbeban dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD, dan pekerjaan di dalam panel dilakukan setelah isolasi dan verifikasi bebas tegangan.

    Contoh 1: kekritisan dan jam tugas satu laundry. Laundry dari pembuka bab disuplai 400 V tiga fasa di bawah 100 kVA, bekerja dua sif enam hari seminggu, dan punya satu teknisi internal dengan 1.600 jam efektif per tahun; terpasang 8 RCD 30 mA dan 24 sirkit yang diuji tahunan. Kekritisan asetnya:

    AsetJumlahSSPPLLKategori
    PHB utama1332A
    Panel cabang ruang cuci1333A
    Washer-extractor ber-VFD3323A
    Pengering berpemanas listrik3323A
    Setrika gulung1332A
    Pompa air di ruang kering2222B
    Kompresor udara1222B
    Penerangan kantor dan gudang kering (10 sirkit, satu kelompok)1111C

    Setrika gulung masuk A karena hanya satu (P=3P=3) dan panas (S=3S=3). Jumlahnya 9 aset A, 3 aset B, dan 1 kelompok C. Waktu per pelaksanaan: T1 0,25 h per aset (kelompok C 0,5 h), T2 0,1 h per RCD, T3 0,5 h, T4 1,5 h untuk A dan 1,0 h untuk B, T5 1,0 h, T6 1,0 h per mesin A dan 0,5 h per aset B, T7 0,4 h per sirkit, T8 2 h. Dengan frekuensi dari tabel interval (0,5 berarti sekali dua tahun), jam tugas per tahun adalah

    T1=12×9×0,25+4×3×0,25+2×1×0,5=31,0 hT2=12×8×0,1=9,6 hT3=2×9×0,5+1×3×0,5+1×1×0,5=11,0 hT4=2×9×1,5+1×3×1,0=30,0 hT5=1×9×1,0+0,5×3×1,0=10,5 hT6=1×7×1,0+1×3×0,5=8,5 hT7=24×0,4=9,6 h,T8=1×2=2,0 h\begin{aligned} \text{T1} &= 12 \times 9 \times 0{,}25 + 4 \times 3 \times 0{,}25 + 2 \times 1 \times 0{,}5 = 31{,}0\ \text{h} \\ \text{T2} &= 12 \times 8 \times 0{,}1 = 9{,}6\ \text{h} \\ \text{T3} &= 2 \times 9 \times 0{,}5 + 1 \times 3 \times 0{,}5 + 1 \times 1 \times 0{,}5 = 11{,}0\ \text{h} \\ \text{T4} &= 2 \times 9 \times 1{,}5 + 1 \times 3 \times 1{,}0 = 30{,}0\ \text{h} \\ \text{T5} &= 1 \times 9 \times 1{,}0 + 0{,}5 \times 3 \times 1{,}0 = 10{,}5\ \text{h} \\ \text{T6} &= 1 \times 7 \times 1{,}0 + 1 \times 3 \times 0{,}5 = 8{,}5\ \text{h} \\ \text{T7} &= 24 \times 0{,}4 = 9{,}6\ \text{h}, \qquad \text{T8} = 1 \times 2 = 2{,}0\ \text{h} \end{aligned}

    dengan jumlah 112,2 h. T6 hanya untuk tujuh mesin A; kedua panel diuji lewat sirkitnya di T7.

    Contoh 2: jam program dan waktu henti. Isolasi, verifikasi, dan pencatatan memakan waktu, sehingga jam tugas Contoh 1 dikalikan ko=1,25k_\text{o}=1{,}25 menjadi 140,25 h. Pendampingan pemeriksaan berkala tahunan dianggarkan 8 h dan pengujian berkala lima tahunan 20 h:

    H=1,25×112,2+8+205=152,25 h per tahunH = 1{,}25 \times 112{,}2 + 8 + \frac{20}{5} = 152{,}25\ \text{h per tahun}

    Itu sekitar 9,5 % waktu teknisi, di luar perbaikan temuan. Tugas mati menghentikan produksi: untuk T4, T5, T6, dan uji sirkitnya di T7, setiap mesin A memerlukan waktu henti per tahun

    thenti=(2×1,5+1,0+1,0+0,4)×1,25=6,75 ht_\text{henti} = (2 \times 1{,}5 + 1{,}0 + 1{,}0 + 0{,}4) \times 1{,}25 = 6{,}75\ \text{h}

    Agar kapasitas tidak hilang sekaligus, mesin A dikerjakan bergilir di luar sif setiap dua sampai tiga minggu, PHB utama pada hari libur, T8 pada musim kemarau, dan T3 pada jam puncak pengeringan karena memerlukan beban.

    Contoh 3: prioritas saat jam teknisi terbatas. Pemilik ternyata hanya menyediakan 120 jam. Kategori A, uji sirkit tahunan, dan pendampingan peraturan tidak dipangkas; tugas tanpa bagian terbuka dipindah: inspeksi luar A dan tombol RCD dialihkan ke operator dengan daftar periksa dan pelaporan ke teknisi. Jam teknisi yang dilepas dan sisanya:

    (12×9×0,25+9,6)×1,25=45,75 h,152,25−45,75=106,5 h(12 \times 9 \times 0{,}25 + 9{,}6) \times 1{,}25 = 45{,}75\ \text{h}, \qquad 152{,}25 - 45{,}75 = 106{,}5\ \text{h}

    Sisa itu 6,7 % waktu teknisi, di bawah 120 h, dan 13,5 h disimpan untuk perbaikan temuan pertama.

    Contoh 4: setelan relai beban lebih pompa air bersih hotel. Pompa air bersih hotel diasut bintang-segitiga, arus pelat nama motornya 28 A, dan relai beban lebih terpasang di jalur belitan. Setelan pada dokumen proteksi:

    Isetel=0,58×28=16,2 AI_\text{setel} = 0{,}58 \times 28 = 16{,}2\ \text{A}

    Pada pemeriksaan tahunan, tombol uji relai melepas kontaktor, tetapi setelannya terbaca 20 A tanpa alasan tercatat. Setelan itu 23 % di atas arus belitan pengenal, jadi belitan baru dilindungi pada arus yang sudah melampaui pengenalnya. Temuan dicatat, setelan dikembalikan ke 16,2 A, dan trip yang dulu mendorong orang menaikkan setelan dicari sebabnya dengan metode Bab 78.

    Contoh 5: arus jalan kipas buang dapur hotel. Garis dasar komisioning motor kipas buang dapur hotel 11,0 A; pemeriksaan berkala pada bukaan damper, kecepatan, dan tegangan yang sama membaca 12,4 A.

    12,4−11,011,0×100 %=12,7 %\frac{12{,}4 - 11{,}0}{11{,}0} \times 100\ \% = 12{,}7\ \%

    Kenaikan itu melewati pemicu 10 %, yang untuk motor ini setara 12,1 A. Tindakannya mengikuti tabel pemicu: beban mekanis, tegangan, dan motor diperiksa dengan cara Bab 44, dan hasilnya dicatat sebagai tren.

    Contoh 6: tren isolasi motor pompa laundry rumah sakit. Motor pompa laundry rumah sakit tahun lalu terbaca 240 MΩ pada suhu belitan 26 °C, tahun ini 110 MΩ pada 38 °C, dengan alat dan tegangan uji sama. Perbandingan langsung 110/240=0,46110/240=0{,}46 tampak memicu aturan separuh. Setelah dikoreksi ke 40 °C dengan rumus pendekatan Bab 17:

    240×0,5(40−26)/10=90,9 MΩ,110×0,5(40−38)/10=95,8 MΩ240 \times 0{,}5^{(40-26)/10} = 90{,}9\ \text{M}\Omega, \qquad 110 \times 0{,}5^{(40-38)/10} = 95{,}8\ \text{M}\Omega

    Rasionya 1,05, jadi isolasi stabil dan tidak ada pemicu. Kedua nilai mentah, suhu, dan nilai terkoreksi dicatat bersama.

    Kondisi berhenti

    Pada keadaan berikut, tindakan di butir itu dijalankan, dan keputusan melanjutkan ada pada penanggung jawab peralatan atau personel kompeten yang ditugaskan.

    1. Termografi menunjukkan kelas "perbaiki segera" (selisih lebih dari 15 °C terhadap komponen serupa atau lebih dari 40 °C terhadap udara): beban sirkit dikurangi atau sirkit dihentikan, dan perbaikan tidak ditunda ke jadwal berikutnya.
    2. Panel berbau hangus, berbunyi, atau berubah warna dari luar tidak dibuka bertegangan; suplai diputus dari hulu. Termografi panel terbuka hanya dengan personel kompeten, penilaian busur api, dan APD, tanpa menyentuh atau mengencangkan apa pun.
    3. RCD tidak memutus dengan tombolnya atau gagal uji alat: sirkitnya tidak dioperasikan sampai RCD diganti dan diuji; RCD tidak dijembatani dan tidak diganti dengan kepekaan lebih rendah.
    4. Kontinuitas PE ke satu bagian konduktif terbuka putus, atau resistansi isolasi di bawah batas minimum: mesin atau sirkit tidak dioperasikan sampai diperbaiki dan diuji ulang.
    5. Pembersihan atau verifikasi torsi hendak dimulai sebelum isolasi, penguncian, dan verifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan; atau udara tekan hendak dipakai di dalam panel.
    6. Pelindung, penutup, penghalang, atau penghubung yang dilepas selama pemeliharaan belum terpasang kembali dan tercatat (PUIL 2020 9.12.1.2.6), atau air dan embun ditemukan tanpa uji isolasi sesudahnya.
    7. Nilai torsi pabrikan tidak diketahui atau obeng torsi tidak memiliki jendela setelan yang sesuai: sambungan tidak dikencangkan dengan perkiraan tangan.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    Guess what’s wrong first, then open the explanation.

    Common misconception

    Sudah ada pemeriksaan tahunan dari luar, jadi tidak perlu program sendiri.

    Why is it wrong?

    Pemeriksaan berkala Pasal 11 Permenaker 12/2015 adalah batas bawah frekuensi dan bukti kepatuhan pada satu hari; terminal yang mengendur pada bulan keempat tidak menunggu pemeriksaan tahunan, dan Permen ESDM 10/2021 tetap membebankan pemeliharaan kepada pemilik.

    Common misconception

    Pengujian lima tahun sekali berarti isolasi cukup diuji lima tahun sekali.

    Why is it wrong?

    Angka lima tahun adalah pengujian berkala menurut peraturan. Uji isolasi motor dan pemanas di ruang basah bagian pemeliharaan tahunan dan dibaca sebagai tren, sesuai PUIL 2020 134.2.2 dan 9.12.2.

    Common misconception

    Jadwal visual enam bulan, fungsi satu tahun, isolasi dua tahun adalah aturan K3.

    Why is it wrong?

    Tabel itu beredar di buku ajar tanpa sumber. Intervalnya lebih rapat daripada batas Pasal 11, jadi tidak melanggar, tetapi bukan isi peraturan, dan jenis ujinya berbeda dari pemeriksaan dan pengujian berkala yang diatur.

    Common misconception

    Terminal yang tampak dingin di kamera berarti aman.

    Why is it wrong?

    Logam mengilap tampak dingin, dan beban rendah menyembunyikan kenaikan yang tumbuh dengan kuadrat arus; titik ukur beremisivitas tinggi, perbandingan antarfasa, dan catatan arus mengatasinya.

    Hubungan dengan bab lain

    Prasyaratnya Bab 2 · Keselamatan (verifikasi keadaan aman), Bab 52 (komisioning motor), dan Bab 74 (garis dasar komisioning panel). Temuan berulang dilanjutkan dengan Bab 78 dan Bab 80 tentang diagnosis, dan pemeliharaan satu mesin utuh dengan Bab 82 tentang kelistrikan washer-extractor.

    Latihan dan pembahasan

    Try to answer first, then open the worked solution.

    1. Termografi pemutus masuk PHB pada beban 45 % arus pengenal: terminal L1 44 °C, L2 68 °C, L3 45 °C, udara 35 °C, ketiganya komponen dan sambungan sama. Klasifikasikan dengan tabel NETA, perkirakan kenaikan L2 terhadap komponen serupa pada beban penuh, dan tentukan tindakan.

      See the worked solution

      Terhadap komponen serupa 68−45=2368-45=23 °C, di atas 15 °C, kelas "perbaiki segera"; terhadap udara 68−35=3368-35=33 °C, kelas "pantau", dan yang lebih mendesak dipakai. Pada beban penuh 23×(1/0,45)2=23×4,94≈11423\times(1/0{,}45)^2=23\times4{,}94\approx114 K (eksponen 1,6: sekitar 83 K), perkiraan urutan besar bahwa sambungan akan gagal bila beban naik. Tindakan: kurangi beban, henti secepatnya, isolasi, ganti bagian teroksidasi, lalu pindai ulang pada beban serupa. Pengukuran berbeban dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD.

    2. Pompa booster dipindah ke ruang pompa yang lantainya sering basah, dengan S=2S=2, P=2P=2, L=3L=3. Tentukan kategorinya, bandingkan dengan hasil rata-rata, dan jelaskan mengapa nilai terbesar dipakai.

      See the worked solution

      K=max⁡(2,2,3)=3K=\max(2, 2, 3)=3, kategori A. Rata-rata (2+2+3)/3=2,33(2+2+3)/3=2{,}33 akan dibulatkan menjadi B dan memperpanjang interval termografi dan pembersihan, padahal lantai basah menaikkan risiko isolasi turun dan kejut. Nilai terbesar mencegah satu faktor buruk tertutup faktor lain.

    3. Laundry Contoh 1 menambah dua washer-extractor kategori A, masing-masing dengan RCD dan sirkit sendiri. Hitung tambahan jam per tahun dengan waktu dan interval Contoh 1 dan ko=1,25k_\text{o}=1{,}25.

      See the worked solution

      Per aset A per tahun, T1, T3, T4, T5, dan T6 memberi 3+1+3+1+1=93+1+3+1+1=9 h. Dua mesin 18 h, T7 2×0,4=0,82\times0{,}4=0{,}8 h, T2 2×12×0,1=2,42\times12\times0{,}1=2{,}4 h, jumlah 21,2 h; dengan kok_\text{o}, 1,25×21,2=26,51{,}25\times21{,}2=26{,}5 h per tahun.

    4. Per 28 September 2026, pernyataan mana yang benar? (A) Permenaker 12/2015 dicabut seluruhnya oleh Permenaker 11/2026. (B) Pemeriksaan dan pengujian K3 listrik cukup lima tahun sekali. (C) Interval Pasal 11 Permenaker 12/2015 tetap berlaku, sedangkan Pasal 10 ayat (1) tentang pelaksananya dicabut. (D) SLO menurut Permen ESDM 10/2021 menggantikan pemeriksaan K3 listrik.

      See the worked solution

      C. Permenaker 11/2026 hanya mencabut Pasal 1 angka 13 dan Pasal 10 ayat (1) Permenaker 12/2015 serta Pasal 10 ayat (1) Permenaker 33/2015, jadi A salah, dan B mencampur pemeriksaan tahunan dengan pengujian lima tahunan. D salah: SLO kewajiban ketenagalistrikan, pemeriksaan K3 listrik kewajiban ketenagakerjaan, dan keduanya berdampingan.

    5. Motor pompa tahun lalu terbaca 180 MΩ pada suhu belitan 30 °C; tahun ini 64 MΩ pada 34 °C, alat dan tegangan uji sama. Nilai tren dengan koreksi suhu Bab 17 dan aturan separuh. Apa kesalahan bila kedua angka dibandingkan langsung?

      See the worked solution

      Koreksi ke 40 °C: 180×0,5(40−30)/10=90180\times0{,}5^{(40-30)/10}=90 MΩ dan 64×0,5(40−34)/10=42,264\times0{,}5^{(40-34)/10}=42{,}2 MΩ; rasio 42,2/90=0,4742{,}2/90=0{,}47, di bawah separuh, jadi diselidiki (kelembapan, kotoran, jalur kabel) walaupun nilainya jauh di atas batas minimum. Perbandingan langsung 64/180=0,3664/180=0{,}36 melebihkan penurunan karena belitan tahun ini lebih panas.

    6. Panel mesin cuci-peras dari Bab 71 tentang desain panel melepas 459 W, kipasnya memberi 150 m³/h saat filter bersih, udara ruang 40 °C, dan alarm puncak disetel 52 °C. Serat menurunkan aliran menjadi 90 m³/h. Hitung suhu udara puncak dan tetapkan tindakan terhadap interval pembersihan filter.

      See the worked solution

      ΔT=3,17×459/90=16,2\Delta T=3{,}17\times459/90=16{,}2 K, udara puncak 40+16,2=56,240+16{,}2=56{,}2 °C, di atas alarm 52 °C dan dasar desain 55 °C di Bab 71. Filter dibersihkan sekarang, dan interval pembersihan dipendekkan sehingga aliran tidak turun di bawah nilai yang menjaga puncak di bawah 52 °C: V˙≥3,17×459/12=121\dot{V}\ge3{,}17\times459/12=121 m³/h.

    Referensi

    External sources

    • JDIH BPK, teks Permenaker No. 12 Tahun 2015 (PDF), Pasal 10 dan 11peraturan.bpk.go.id
    • JDIH BPK, Permenaker No. 33 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Permenaker No. 12 Tahun 2015peraturan.bpk.go.id
    • JDIH BPK, Permenaker No. 11 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaanperaturan.bpk.go.id
    • JDIH ESDM, Permen ESDM No. 10 Tahun 2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikanjdih.esdm.go.id
    • JDIH ESDM, Permen ESDM No. 12 Tahun 2021 tentang Klasifikasi, Kualifikasi, Akreditasi, dan Sertifikasi Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrikjdih.esdm.go.id
    • Electrical Installation Guide, Residential electrical installation: periodic control (sekunder)electrical-installation.org
    • NFPA 70B, Standard for Electrical Equipment Maintenancenfpa.org
    • ANSI/NETA MTS-2023, Standard for Maintenance Testing Specificationswebstore.ansi.org
    • Thermographic Measurements in Electrical Power Engineering: Open Discussion on How to Interpret the Results, Applied Sciences 14(11):4920, 2024doi.org

    Revision history

    DateVersionChange
    October 29, 20263Revised to the chapter standard
    October 20, 20262Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references
    September 30, 20261First published

    How to cite

    Kurnia (2026). Pemeliharaan listrik terencana dan pemeriksaan berkala. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/pemeliharaan-listrik-terencana-dan-pemeriksaan-berkala

    Self-check · 3 questions

    Check your understanding before moving on

    Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.

    0/3rated
    1

    Termografi pemutus masuk PHB pada beban 45 % arus pengenal: terminal L1 44 °C, L2 68 °C, L3 45 °C, udara 35 °C, ketiganya komponen dan sambungan sama. Klasifikasikan dengan tabel NETA, perkirakan kenaikan L2 terhadap komponen serupa pada beban penuh, dan tentukan tindakan.

    2

    Pompa booster dipindah ke ruang pompa yang lantainya sering basah, dengan S=2S=2, P=2P=2, L=3L=3. Tentukan kategorinya, bandingkan dengan hasil rata-rata, dan jelaskan mengapa nilai terbesar dipakai.

    3

    Laundry Contoh 1 menambah dua washer-extractor kategori A, masing-masing dengan RCD dan sirkit sendiri. Hitung tambahan jam per tahun dengan waktu dan interval Contoh 1 dan ko=1,25k_\text{o}=1{,}25.

    Self-assessment progress0%

    Nearby chapters

    NextStudi kasus integratif: kelistrikan washer-extractor

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 82.

    PreviousDiagnosis instalasi: RCD trip, MCB trip, terminal panas, netral putus, dan tegangan rendah

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 80.

    Same disciplineTegangan, arus, resistansi, dan daya

    Bab lain dalam Teknik Elektro dan Elektronika.