By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 24 min read
Pemeriksaan dan pengujian instalasi: awal, berkala, dan SLO
Bab ini menyusun pemeriksaan dan pengujian instalasi tegangan rendah menjadi satu alur: pemeriksaan visual menurut PUIL 2020 9.4.3.2, urutan uji tanpa tegangan lalu dengan tegangan menurut IEC 60364-6:2016 6.4.3.1 (klausul padanan Bagian 6 PUIL 2020 belum diverifikasi), nilai lulus yang sama dengan bab uji isolasi, bab uji pembumian dan RCD, dan bab proteksi kejut listrik, lembar hasil dan berita acara (9.5.6.2, 9.5.7.3), penggolongan temuan dan daftar penyebab tidak laik operasi yang dipetakan ulang ke PUIL 2020, pemeriksaan berkala, serta SLO (Permen ESDM 10/2021 dan 12/2021) dan pemeriksaan K3 listrik (Permenaker 12/2015 jo. 33/2015, sebagian dicabut Permenaker 11/2026). Contoh kerja mengisi lembar hasil uji instalasi laundry bab studi kasus dengan data ilustrasi, termasuk nilai harapan R1 + R2 dan koreksi suhu Zs. Uji bertegangan hanya dijelaskan prinsipnya dengan prasyarat personel kompeten, alat berkategori ukur sesuai, dan APD.
This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.
This material involves real hazards. A concept explanation doesn’t replace site procedures, competency, energy isolation, the latest SDS, or a work permit.
Instalasi sebuah laundry komersial tiga fasa baru selesai dipasang: washer-extractor, pengering, dan pemanas air terhubung ke papan hubung bagi (PHB), dan semua mesin berjalan tanpa satu MCB pun jatuh. Seminggu kemudian pemeriksa untuk sertifikat laik operasi menemukan konduktor PE tidak tersambung pada terminal pembumian motor pengering; selama seminggu rangka itu hanya selamat karena isolasi motornya masih baik, dan MCB tidak memberi tanda karena PE yang putus tidak mengalirkan arus. Kesalahan pertama terjadi sebelum itu: instalasi dioperasikan sebelum diperiksa dan diuji, padahal PUIL 2020 9.4.3.1 memintanya diperiksa dan diuji sebelum dialiri dan Permen ESDM 10/2021 Pasal 18 ayat (1) meminta SLO sebelum dioperasikan.
Batas pembahasan
Cakupannya instalasi pemanfaatan tegangan rendah 230/400 V, 50 Hz, TN-C-S atau TT, untuk laundry dan mesin industri ringan, dengan acuan PUIL 2020 (SNI 0225:2020) Bagian 1 dan 9. Klausul padanan PUIL 2020 Bagian 6 (verifikasi) belum diverifikasi, sehingga urutan dan metode ditulis dari IEC 60364-6:2016. Cara mengukur dan tafsir setiap uji ada di Bab 17 tentang uji resistansi isolasi dan Bab 18 tentang uji pembumian, impedansi lingkar, dan RCD (gawai proteksi arus sisa, GPAS). Uji perlengkapan listrik mesin menurut IEC 60204-1 ada di Bab 74 tentang uji pra-energi dan komisioning. Bab ini pembelajaran, bukan instruksi kerja: uji bertegangan hanya oleh personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan alat pelindung diri (APD), uji tanpa tegangan setelah isolasi dan verifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan tentang verifikasi keadaan aman dan Bab 14 tentang keselamatan alat ukur.
Pemeriksaan visual sebelum uji
Pemeriksaan visual adalah tahap pertama yang wajib diselesaikan sebelum sebuah alat ukur pun dihubungkan ke instalasi. Menurut IEC 60364-6:2016 6.4.2.1, pemeriksaan mendahului pengujian dan normalnya dilakukan sebelum instalasi diberi tegangan. Syarat 9.4.3.1 di pembuka berlaku juga untuk instalasi yang diubah, dan 9.4.3.2 mendaftar pokoknya: tanda pengenal dan papan peringatan, peralatan yang dipasang, cara memasangnya, polaritas (134.1.10), pembumian, resistans insulasi (istilah PUIL untuk resistansi isolasi), kesinambungan sirkit, dan fungsi proteksi, lalu uji coba. Butir lembar periksanya:
- Tanda dan label. Setiap sirkit dan sarana pemutus motor atau peranti ditandai maksud penggunaannya di titik sumbernya (134.1.10.1), label dicocokkan dengan diagram, dan tanda peringatan terpasang.
- Identifikasi konduktor. Konduktor PE dan N dikenali dari warnanya (134.1.10.2, 5210), dan semua konduktor terhubung ke terminal yang benar. Polaritas yang terbalik pada beban satu fasa berisiko tinggi.
- Sistem pembumian. Konduktor PE terhubung dari terminal pembumian utama ke terminal PE setiap PHB dan ke bodi setiap peralatan kelas I (411.3.1.1); pada TN-C-S, N dan PE dipisah di PHB utama dan tidak disatukan lagi (411.4.3; Bab 29 tentang pembumian dan ikatan). Kondisi fisik elektrode dan sambungannya diperiksa secara visual.
- Komponen dan pemasangan. Gawai sesuai gambar dan tipenya sesuai beban: RCD bertipe menurut bentuk arus sisa (tipe B untuk VFD tiga fasa), SPD terpasang di PHB utama (443.4 c)), selungkup dan kode IP sesuai pengaruh air di ruang cuci, PHB berjarak 2,5 m dari mesin cuci atau kedap air (A.5110.12.2.5), titik pemisahan PEN hanya satu, kabel tidak tertekuk tajam, lubang terbuka PHB ditutup, dan semua penutup terpasang (Bab 22 tentang RCD, Bab 34 tentang PHB, Bab 38 tentang studi kasus laundry).
- Kesesuaian dengan dokumen. Kondisi fisik dibandingkan dengan diagram garis tunggal dan gambar instalasi yang disetujui, termasuk kurva dan arus pengenal pengaman yang dipakai dalam perhitungan koordinasi (Bab 19 tentang perencanaan instalasi, Bab 25 tentang selektivitas). Setiap penyimpangan didokumentasikan dan dikonfirmasi ke perancang sebelum pengujian dilanjutkan.
Hasil pemeriksaan visual dicatat tertulis, dan pengujian tidak dimulai selama ada ketidaksesuaian yang belum diselesaikan.
Urutan pengujian instalasi
Semua uji tanpa tegangan diselesaikan sebelum tegangan diberikan. IEC 60364-6:2016 6.4.3.1 menyarankan urutan kontinuitas konduktor, resistansi isolasi, polaritas, keefektifan pemutusan otomatis, proteksi tambahan, urutan fasa, uji fungsi, dan susut tegangan; bila satu uji gagal, uji itu dan uji sebelumnya yang mungkin terpengaruh diulang setelah perbaikan. Urutan itu tertulis sebagai anjuran, tetapi alasan fisiknya mengikat: uji lingkar dan uji RCD mengalirkan arus dari lin ke PE, sehingga bila PE putus semua badan logam di hilir putusan naik sampai tegangan fasa selama arus uji disambungkan (Bab 18 tentang uji RCD).
| No. | Uji | Keadaan instalasi | Alat (seri IEC 61557) | Alasan urutan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Kontinuitas PE dan ikatan () | Bebas tegangan | Penguji kontinuitas, -4 | Semua uji hidup bergantung pada PE utuh |
| 2 | Resistansi isolasi | Bebas tegangan; SPD, VFD, beban, dan elektronika dilepas | Penguji resistansi isolasi, -2 | Tegangan jaringan tidak diberikan pada isolasi yang rusak |
| 3 | Polaritas | Bebas tegangan | Hasil uji | Sakelar kutub tunggal dan pengaman harus berada di lin |
| 4 | Resistansi elektrode bumi | Bebas tegangan bila konduktor bumi dilepas | Penguji resistansi pembumian, -5 | Konduktor bumi dipasang kembali dan dibuktikan sebelum instalasi diberi tegangan |
| 5 | Impedansi lingkar gangguan , | Bertegangan | Penguji impedansi lingkar, -3 | Membuktikan pemutusan otomatis |
| 6 | RCD | Bertegangan | Penguji RCD, -6 | Membuktikan kepekaan dan waktu pemutusan |
| 7 | Urutan fasa | Bertegangan | Penguji urutan fasa | Arah putar motor yang disambung langsung |
| 8 | Uji fungsi dan uji coba | Bertegangan | Pengamatan | Proteksi, kendali, dan interlock bekerja sesuai rancangan |
Cara di Bab 18 tentang uji pembumian (lin dan PE dihubungkan sementara di PHB, lalu resistansi lin-PE diukur di setiap titik) sekaligus membuktikan polaritas: kutub netral kotak kontak di kanan atau bawah kutub lin (134.1.10.6) dan kontak dasar fiting Edison ke lin (134.1.10.4). Resistansi elektrode diukur dengan metode tiga kutub atau metode jepit; pada IEC 60364-6 pengukuran itu bagian dari pembuktian pemutusan otomatis sistem TT. Pada TN-C-S konduktor bumi dapat membawa arus dari PEN jaringan walaupun instalasi sudah dibebaskan; sebelum dilepas untuk metode tiga kutub, arusnya diukur oleh personel kompeten dengan tang berkategori ukur sesuai dan APD, dan pelepasan ditunda bila arus masih terukur (Bab 29 tentang pembumian dan ikatan).
Saat uji coba, PUIL 2020 9.5.7.2 meminta semua piranti dijalankan sendiri-sendiri dan serempak, dan 9.5.7.4 menghentikan uji coba bila ada kesalahan sampai instalasi diperbaiki. Instalasi darurat, termasuk penerangan darurat, diperiksa dan dicoba berkala (9.13.3.1).
Nilai lulus dan pencatatan hasil uji
Setiap angka uji dibandingkan dengan nilai acuan dan dicatat tertulis, sebagai bukti kepatuhan dan pembanding pemeriksaan berkala. Nilai acuannya, dari PUIL 2020 dan IEC 60364-6, sama dengan di bab yang tercantum:
| Uji | Nilai lulus | Dasar | Dinilai pada |
|---|---|---|---|
| Kontinuitas PE | Sesuai nilai harapan dari panjang dan penampang; bukan angka tetap | IEC 60364-6 6.4.3.2 | Bab 18; Bab 29 |
| Ikatan ekuipotensial suplemen | antara bagian yang dapat tersentuh bersamaan | PUIL 2020 415.2.2 | Bab 29 |
| Resistansi isolasi, sirkit 230/400 V | ≥ 1 MΩ pada 500 V DC; SELV dan PELV ≥ 0,5 MΩ pada 250 V DC | IEC 60364-6 Tabel 6.1 | Bab 17 |
| Polaritas | Lin pada sakelar kutub tunggal, pengaman, kontak dasar fiting; netral kotak kontak di kanan atau bawah | PUIL 2020 134.1.10; IEC 60364-6 6.4.3.6 | Lembar periksa |
| Elektrode (TN) | Dicatat sebagai garis dasar; bukan kriteria pemutusan | PUIL 2020 411.4 | Bab 20 |
| Elektrode (TT) | V | PUIL 2020 411.5.3 | Bab 21 |
| (TN) | ; MCB: = 5, 10, 20 kali untuk kurva B, C, D | PUIL 2020 411.4.4 | Bab 21 |
| RCD | Arus sinus: tidak memutus pada ; memutus pada arus naik ≤ ; ≤ 300 ms pada (tipe S 130 sampai 500 ms); ≤ 40 ms pada . Setengah gelombang (tipe A) sampai dan searah halus (tipe B) sampai , dengan rentang bab RCD | IEC 61008-1, IEC 61009-1 | Bab 22; Bab 18 |
| Urutan fasa | Sesuai acuan fasilitas | Kebutuhan beban | Lembar periksa |
Nilai harapan kontinuitas dan koreksi suhu impedansi lingkar mengikuti Bab 18 tentang uji pembumian dan Bab 21 tentang proteksi kejut listrik:
dengan resistivitas tembaga pada suhu uji (Ω·mm²/m), panjang sirkit (m), dan penampang lin dan PE (mm²), impedansi lingkar terukur (Ω), dan 0,0225 Ω·mm²/m resistivitas tembaga pada suhu layanan menurut PUIL 2020 5-52 Lampiran G; pada 30 °C, . Asumsinya reaktansi kabel diabaikan (tidak berlaku untuk penampang besar), hanya kabel yang memanas saat gangguan, dan impedansi hulu tetap.
Lembar hasil uji memuat identitas instalasi, tanggal, pemeriksa, alat ukur (nomor seri, tanggal kalibrasi), suhu ruang, titik ukur dan mode alat, hasil, nilai acuan, kesimpulan, dan tanda tangan. PUIL 2020 9.5.6.1 meminta pelaksana pemasangan memberi tahu instansi berwenang secara tertulis bahwa pekerjaan siap diperiksa, 9.5.6.2 meminta hasil pemeriksaan dan pengujian dinyatakan tertulis oleh pemeriksa yang ditugaskan, dan 9.5.7.3 meminta hasilnya, termasuk uji coba, dilaporkan dalam berita acara. Lembar hasil uji menjadi lampiran berita acara dan bahan pemeriksaan SLO.
Penggolongan temuan dan daftar tidak laik operasi
Buku ini menggolongkan temuan dalam tiga kategori; penggolongan ini bukan bagian PUIL:
- Kategori 1, keselamatan. Instalasi, atau sirkitnya pada pemeriksaan berkala, tidak dienergikan sampai diperbaiki dan diuji ulang; contohnya keadaan pada kondisi berhenti.
- Kategori 2, ketidaksesuaian. Tidak memenuhi PUIL 2020 tetapi belum berbahaya seketika, misalnya label sirkit tidak lengkap atau gambar tidak sesuai kenyataan. Pada instalasi baru diperbaiki sebelum berita acara ditandatangani; pada pemeriksaan berkala dijadwalkan dengan tenggat.
- Kategori 3, rekomendasi. Memenuhi persyaratan tetapi perlu tindak lanjut, misalnya tanda mulai pudar, lulus dengan margin tipis, atau isolasi turun tajam dari catatan sebelumnya.
Setiap temuan dicatat dengan lokasi, klausul PUIL 2020 yang dilanggar, kategori, tindakan, dan tenggat.
Sebuah buku ajar instalasi memuat daftar 17 butir periksa dan tabel penyebab tidak laik operasi (TLO) dari lembaga pemeriksa tahun 2007 yang dirujuk ke PUIL 2000. Beberapa ambangnya usang, sehingga butir yang relevan bagi laundry dipetakan ulang:
| Butir TLO lama | Klausul PUIL 2020 | Catatan pemetaan |
|---|---|---|
| PE tidak ada atau tidak tersambung pada sirkit, kotak kontak, atau PHB | 411.3.1.1 | Kategori 1 |
| PE dihubungkan dengan netral di kotak kontak | 411.4.3 | Kategori 1; setelah pemisahan PEN, N dan PE tidak disatukan lagi |
| PE dan N tidak dihubungkan di PHB utama pada TN-C-S | 411.4.3; Gambar 31B2 (Bagian 3) | Titik pemisahan PEN di awal instalasi |
| Warna isolasi tidak sesuai | 134.1.10.2; 5210 | Hijau-kuning hanya untuk PE; biru untuk N |
| Resistansi isolasi kurang dari 0,5 MΩ | 134.2.3.2 ke Tabel 6.1 (Bagian 6) | Batas 0,5 MΩ berasal dari PUIL 2000; dipakai 1 MΩ pada 500 V DC |
| Resistansi elektrode lebih dari 50 Ω | 411.4 (TN); 411.5.3 (TT) | Pada TN bukan kriteria; pada TT dinilai dengan |
| Arus pengenal pengaman melebihi KHA kabel | 433.1 | Kategori 1 bila kabel dapat kelebihan beban tanpa proteksi |
| Kotak kontak tanpa RCD 30 mA | 411.3.3 | Berlaku untuk kotak kontak sampai 32 A pemakaian orang awam, bukan hanya di luar ruang |
Pemeriksaan berkala: interval, cakupan, dan pembanding
PUIL 2020 134.3 merekomendasikan verifikasi periodik untuk setiap instalasi, 9.5.6.3 meminta pemeriksaan dan pengujian periodik sesuai ketentuan yang berlaku, dan 9.12 mengatur pemeliharaan, termasuk laporan tertulis hasil pemeriksaan berkala (9.12.1.3.2). Butir 134.2.2 menganjurkan resistansi isolasi diperiksa berkala untuk instalasi pabrik atau bengkel dan instalasi berdaya di atas 5 kW, golongan tempat laundry contoh termasuk. PUIL 2020 tidak memberi interval untuk instalasi permanen.
Interval minimum di tempat kerja datang dari Permenaker 12/2015 Pasal 11: pemeriksaan berkala sekurangnya setahun sekali dan pengujian berkala sekurangnya lima tahun sekali. Pemeriksaan berkala mengulang pemeriksaan visual dan uji awal, dengan RCD diuji dengan alat, impedansi lingkar di ujung sirkit mesin, dan pencarian modifikasi tak terdokumentasi.
Tren lebih informatif daripada nilai tunggal: isolasi yang turun dari 500 MΩ ke 50 MΩ dalam dua tahun pada suhu sebanding menunjukkan degradasi aktif walaupun masih jauh di atas 1 MΩ, dan PUIL 2020 9.12.2 a) menyebut penurunan cepat sebagai tanda bahaya. Bab 17 tentang uji isolasi dan Bab 81 tentang pemeliharaan memakai penurunan sampai separuh atau kurang, setelah koreksi suhu, sebagai pemicu penyelidikan, sehingga lembar berkala memuat kolom nilai sebelumnya.
SLO dan pemeriksaan K3 listrik di tempat kerja
Sertifikat Laik Operasi (SLO) adalah sertifikat yang menyatakan instalasi telah diperiksa, diuji, dan layak dioperasikan. Permen ESDM 10/2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikan Pasal 18 ayat (1) meminta instalasi dioperasikan setelah memiliki SLO, dan Pasal 16 meminta pemeriksaan dan pengujian pada instalasi yang selesai dibangun dan dipasang, direkondisi, diubah kapasitasnya, diubah instalasinya, atau direlokasi. Untuk instalasi pemanfaatan tegangan rendah, Pasal 17 ayat (2) huruf b menetapkan tahapan pemeriksaan dokumen, pemeriksaan visual, dan pengujian sistem, dan Pasal 15 menyerahkan pemeriksaan dan pengujian kepada badan usaha jasa pemeriksaan dan pengujian yang memiliki perizinan berusaha, sejalan dengan pengesahan laik operasi di PUIL 2020 131.8.2.2.
Tata cara SLO diatur Permen ESDM 12/2021 tentang sertifikasi. Bunyi Pasal 40 sampai 44 berikut belum diverifikasi pada teks resmi: setiap instalasi pemanfaatan tegangan rendah wajib memiliki SLO yang diterbitkan Lembaga Inspeksi Teknik Tegangan Rendah (Pasal 40), berlaku paling lama 15 tahun dan dapat diperpanjang, dan tidak berlaku lagi bila ada perubahan kapasitas, perubahan instalasi, atau rekondisi (Pasal 44). Menambah mesin atau menaikkan daya berarti pemeriksaan, pengujian, dan SLO baru.
Permohonan tertulis pemilik kepada lembaga itu memuat identitas pemilik, lokasi bertitik koordinat, jenis dan kapasitas instalasi, gambar instalasi atau diagram satu garis, dan daftar peralatan (Pasal 41 ayat (1)). Gambarnya dikeluarkan badan usaha jasa konsultansi, atau badan usaha pemasang bila instalasi terbangun berbeda dari desain (Pasal 42), dan lembaga memeriksa menurut mata uji lampiran peraturan itu (Pasal 43). Gambar instalasi (PUIL 2020 9.4.4; Bab 19 tentang perencanaan instalasi), lembar hasil uji, dan berita acara pemasang (9.5.6.2, 9.5.7.3) disiapkan sebelum permohonan.
Selain SLO, instalasi listrik di tempat kerja tunduk pada Permenaker 12/2015 tentang K3 Listrik di Tempat Kerja jo. Permenaker 33/2015. Pasal 10 ayat (2) meminta pemeriksaan dan pengujian sebelum penyerahan kepada pemilik atau pengguna, setelah perubahan atau perbaikan, dan secara berkala; Pasal 11 memberi interval di atas dengan laporan kepada kepala dinas provinsi.
Permenaker 11/2026, berlaku sejak 3 Juli 2026, mencabut Pasal 1 angka 13 dan Pasal 10 ayat (1) Permenaker 12/2015, yaitu daftar pelaksana pemeriksaan dan pengujian, serta Pasal 10 ayat (1) Permenaker 33/2015; Pasal 11 tetap berlaku. Peraturan baru itu mengatur pengujian norma K3 oleh pengawas dan penguji K3, tetapi rinciannya belum dapat dipastikan; pelaksana yang sah ditanyakan kepada dinas ketenagakerjaan provinsi. Bagi laundry yang mempekerjakan tenaga kerja, kedua kewajiban berlaku bersamaan: SLO tentang kelayakan instalasi untuk dioperasikan, pemeriksaan K3 listrik tentang keselamatan pekerja.
Contoh kerja
Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya; Contoh 1 sampai 3 memakai instalasi Bab 38 tentang studi kasus laundry. Uji bertegangan pada setiap contoh dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD, setelah semua uji tanpa tegangan lulus.
Contoh 1: nilai harapan dan uji tanpa tegangan. Keempat sirkit TN-C-S di PHB mesin diuji, dengan PE sepenampang lin: S1 dan S2 (-W11, -W12, washer-extractor ber-VFD tiga fasa) 2,5 mm² 15 m, MCB C10, RCD -F21 dan -F22 tipe B; S3 (-W13, pengering ber-VFD satu fasa) 1,5 mm² 15 m, MCB -F13 C6, RCD -F23 tipe F; S4 (-W14, pemanas air) 2,5 mm² 12 m, MCB B16, RCD -F24 tipe A; semua 30 mA, dengan RCD -F3 300 mA tipe S di hulu. Impedansi lingkar terukur di rel PHB mesin 0,42 Ω, sama dengan 0,35 Ω ditambah resistansi -W1 dan -W2 pada 30 °C. Harapan kontinuitas dihitung dulu pada suhu ruang 30 °C:
SPD -F1, VFD, dan beban dilepas sebelum uji isolasi.
| No. | Uji | Sirkit | Nilai ukur | Nilai acuan | Hasil |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kontinuitas | S1 | 0,23 Ω | Harapan 0,222 Ω | Lulus |
| 2 | Kontinuitas | S2 | 0,22 Ω | Harapan 0,222 Ω | Lulus |
| 3 | Kontinuitas | S3 | 2,10 Ω | Harapan 0,370 Ω | Gagal, Kategori 1 |
| 4 | Kontinuitas | S4 | 0,18 Ω | Harapan 0,178 Ω | Lulus |
| 5 | Resistansi isolasi, 500 V DC | S1, S2, S4 (L-PE, L-N) | 250, 310, 180 MΩ | ≥ 1 MΩ | Lulus |
| 6 | Resistansi isolasi, 500 V DC | S3 (L-PE) | 0,6 MΩ | ≥ 1 MΩ | Gagal, Kategori 1 |
| 7 | Polaritas | Semua sirkit | Sesuai diagram | 134.1.10 | Lulus |
| 8 | Resistansi elektrode | Batang di PHB utama | 12 Ω | TN: garis dasar | Dicatat |
Contoh 2: tafsir dua temuan S3. Kontinuitas S3, kali harapan, menandakan sambungan PE yang buruk, misalnya terminal PE motor yang longgar. Walaupun Ω masih di bawah batas kurva C 6 A, Ω, lulus batas tidak menghapus temuan, karena sambungan buruk dapat putus. Isolasi 0,6 MΩ temuan tersendiri, karena resistansi PE yang tinggi tidak menurunkan resistansi isolasi lin-PE, walaupun letak keduanya mungkin sama, misalnya kotak terminal motor yang kemasukan air lewat gland. Uji tanpa tegangan tetap dituntaskan, tetapi instalasi tidak diberi tegangan dan uji lingkar serta uji RCD ditunda sampai kedua temuan diperbaiki dan diuji ulang.
Contoh 3: uji ulang, uji bertegangan, dan dokumen. Setelah terminal PE dan gland motor pengering diperbaiki, uji yang gagal dan uji sebelumnya yang terpengaruh diulang: S3 terbaca 0,38 Ω dan 150 MΩ. Konduktor bumi sudah disambung kembali dan dibuktikan sebelum uji bertegangan.
| Sirkit | Perkiraan 0,42 Ω + | Hasil | |||
|---|---|---|---|---|---|
| S1 | 0,66 Ω | 0,65 Ω | 0,71 Ω | 2,30 Ω | Lulus |
| S2 | 0,65 Ω | 0,64 Ω | 0,70 Ω | 2,30 Ω | Lulus |
| S3 | 0,81 Ω | 0,80 Ω | 0,89 Ω | 3,83 Ω | Lulus |
| S4 | 0,61 Ω | 0,60 Ω | 0,65 Ω | 2,88 Ω | Lulus |
Untuk S4, Ω. Hasil terkoreksi hampir sama dengan nilai rancangan Bab 38 tentang studi kasus laundry (0,709; 0,889; 0,655 Ω), tanda instalasi terpasang sesuai desain; selisih besar antara kolom kedua dan ketiga menunjuk sambungan buruk di luar cakupan uji (Bab 18 tentang uji pembumian). RCD -F24 tidak memutus pada 15 mA, memutus 32 ms pada 30 mA dan 14 ms pada 150 mA (terbesar dari 0° dan 180°), dan uji naik memutus pada 24 mA (), semua di dalam batas; RCD juga diuji dengan bentuk arus tipenya (searah halus untuk -F21 dan -F22, setengah gelombang untuk -F23 dan -F24) dan -F3 dengan batas waktu tipe S (Bab 22 tentang RCD). Urutan fasa di PHB utama sesuai acuan fasilitas, lalu uji fungsi dan uji coba dijalankan. Kedua temuan S3 dicatat sebagai Kategori 1 beserta perbaikan dan uji ulangnya, lembar dilampirkan pada berita acara (9.5.7.3), dan angka 0,38 Ω dan 150 MΩ menjadi garis dasar pemeriksaan berkala.
Contoh 4: sirkit mesin cuci piring dapur hotel pada 35 °C. Sirkit mesin cuci piring tiga fasa berkabel 6 mm² dengan PE 6 mm² sepanjang 30 m dan MCB C32 diuji pada 35 °C, dengan Ω·mm²/m dan . Kontinuitas terbaca 0,19 Ω dan 0,67 Ω:
Sirkit lulus dengan margin hanya sekitar 2 %. Temuan dicatat Kategori 3, dan sirkit ini diukur ulang lebih dulu pada pemeriksaan berkala.
Contoh 5: elektrode TT di vila hotel. Vila hotel bersistem TT dengan elektrode sendiri, terukur 160 Ω. Sirkit kotak kontaknya dilindungi RCD 30 mA, sedangkan sirkit penyejuk udara magun hanya RCD 300 mA tipe S di awal instalasi.
Keduanya lulus, tetapi sirkit penyejuk udara hanya bermargin 2 V. Bila pemeriksaan berkala berikutnya mengukur 190 Ω, hasilnya V dan sirkit itu gagal, temuan Kategori 1. Tindakannya memperbaiki elektrode atau memberi sirkit itu RCD 30 mA sendiri, lalu mengukur ulang dan mencatat nilainya sebagai garis dasar baru.
Contoh 6: uji RCD sirkit mesin cuci laundry hotel. RCD 30 mA tipe A sirkit mesin cuci tidak memutus pada 15 mA, memutus 210 ms pada 30 mA, dan 48 ms pada 150 mA (terbesar dari 0° dan 180°); RCD 300 mA tipe S di hulunya memutus 190 ms pada 300 mA.
RCD 30 mA gagal pada walaupun lolos pada , sedangkan RCD tipe S lulus. Kondisi berhenti butir 4 berlaku: sirkit tidak dienergikan, RCD tidak dijembatani, lalu diganti unit bertipe dan berkepekaan sama dan diuji ulang.
Kondisi berhenti
Instalasi tidak dienergikan, atau pengujian dihentikan, bila salah satu keadaan berikut ada; pertimbangan operasional atau biaya tidak mengesampingkannya, dan perbaikan dikonfirmasi dengan uji ulang:
- Konduktor PE putus atau tidak tersambung pada titik mana pun, atau kontinuitasnya jauh di atas harapan tanpa penjelasan; uji lingkar dan uji RCD tidak dilakukan sebelum diperbaiki.
- Polaritas terbalik pada kotak kontak, sakelar, fiting, atau terminal beban.
- Resistansi isolasi di bawah 1 MΩ pada sirkit 230/400 V, atau instalasi hendak dialiri setelah terkena air tanpa uji isolasi ulang.
- RCD tidak memutus pada atau dengan tombolnya, memutus pada arus naik sinus di atas (arus setengah gelombang dan searah halus memakai rentang tipenya), atau waktu pemutusannya melampaui batas; RCD tidak dijembatani dan tidak diganti dengan yang kurang peka.
- setelah koreksi suhu melampaui dan sirkit tidak dilindungi RCD yang berfungsi.
- Konduktor bumi elektrode atau sambungan sementara L-PE dari uji belum dipasang atau dilepas kembali dan tercatat, atau konduktor bumi hendak dilepas sementara arus masih terukur padanya.
- Bagian aktif dapat tersentuh karena penutup, selungkup, atau penghalang belum terpasang.
- Uji bertegangan hendak dilakukan oleh orang tanpa kompetensi, alat berkategori ukur sesuai, atau APD, atau orang lain dapat menyentuh badan logam yang PE-nya sedang dialiri arus uji.
Salah tafsir yang sering terjadi
Guess what’s wrong first, then open the explanation.
Common misconception
Instalasi ini sudah lulus uji sepuluh tahun lalu, jadi masih aman.
Why is it wrong?
Nilai lulus lama bukan garansi: isolasi yang dulu 400 MΩ bisa turun ke 2 MΩ karena penuaan dan kelembapan.
Common misconception
MCB tidak trip berarti aman.
Why is it wrong?
MCB hanya bekerja pada arus lebih dan hubung pendek, sehingga isolasi yang menurun, PE yang putus, atau RCD yang rusak tidak terdeteksi olehnya.
Common misconception
Urutan pengujian fleksibel.
Why is it wrong?
Urutan IEC hanya anjuran, tetapi uji lingkar pada PE yang putus menaikkan badan logam sampai tegangan fasa.
Common misconception
Kontinuitas lulus bila di bawah 1 Ω.
Why is it wrong?
Angka tetap itu tidak ada di standar. Sirkit 1,5 mm² sepanjang 10 m yang terbaca 0,9 Ω, sekitar 3,6 kali harapannya (0,247 Ω pada 30 °C), justru menunjukkan sambungan buruk; kontinuitas dinilai terhadap nilai harapan.
Hubungan dengan bab lain
Prasyaratnya Bab 3 (membaca norma), Bab 17 (uji resistansi isolasi), Bab 18 (uji pembumian dan RCD), Bab 21 (proteksi kejut listrik), Bab 22 (RCD), dan Bab 38 (studi kasus laundry). Lanjutannya Bab 76 (kerja aman dan kompetensi) dan Bab 81 (pemeliharaan terencana).
Latihan dan pembahasan
Try to answer first, then open the worked solution.
Teknisi memulai pemeriksaan instalasi laundry baru dengan uji impedansi lingkar karena menurutnya itu "yang paling penting". Apa kesalahan proseduralnya, dan apa risikonya?
See the worked solution
Uji lingkar memerlukan tegangan jaringan dan mengalirkan arus dari lin ke PE, padahal kontinuitas PE dan isolasi belum terbukti. Bila PE putus, badan logam di hilir putusan naik sampai tegangan fasa selama arus uji disambungkan, dan isolasi rusak dapat gagal saat diberi tegangan; semua uji tanpa tegangan dituntaskan lebih dulu.
Pemeriksaan visual menemukan: (a) label pemutus -F13 tidak terpasang; (b) PE pada terminal motor pengering tidak tersambung; (c) satu baut penutup PHB hilang. Golongkan setiap temuan dan tentukan tindakannya.
See the worked solution
(a) Kategori 2 (134.1.10.1): label dipasang sebelum berita acara ditandatangani, tetapi bukan kondisi berhenti. (b) Kategori 1 (411.3.1.1): instalasi tidak dienergikan sampai PE tersambung dan kontinuitasnya diuji ulang. (c) Kategori 2 dengan tenggat bila penutup tetap kokoh dan bagian aktif tidak dapat tersentuh, Kategori 1 bila penutup dapat terbuka atau celahnya memungkinkan jari menyentuh bagian aktif.
Resistansi isolasi sirkit mesin cuci 450 MΩ pada pemeriksaan awal dan 8 MΩ dua tahun kemudian, pada suhu sebanding. Lulus, dan apa tindakan pemeriksa?
See the worked solution
Lulus batas 1 MΩ, tetapi nilainya tinggal %, jauh melewati pemicu separuh, jadi temuan Kategori 3 dengan penyelidikan (kelembapan, gland, kotoran), uji per bagian, dan interval lebih pendek, sesuai 9.12.2 a).
Laundry dengan 12 pekerja telah memperoleh SLO, dan pemiliknya menganggap pemeriksaan K3 listrik tidak perlu lagi. Evaluasi menurut regulasi per 29 September 2026.
See the worked solution
Keliru. SLO (Permen ESDM 10/2021 dan 12/2021) kewajiban ketenagalistrikan, sedangkan pemeriksaan K3 listrik (Permenaker 12/2015 jo. 33/2015) kewajiban ketenagakerjaan, dan Pasal 11-nya (setahun, lima tahun) tidak dicabut Permenaker 11/2026. Pelaksana sah ditanyakan ke dinas provinsi.
Sirkit kotak kontak tembaga 2,5 mm² (lin dan PE) sepanjang 30 m, MCB kurva C 16 A, Ω, suhu uji 30 °C. (a) Hitung harapan . (b) Bila terbaca 0,46 Ω, hitung dengan dan nilai hasilnya. (c) Bila terbaca 1,10 Ω, apa kesimpulannya?
See the worked solution
(a) Ω. (b) 0,46 Ω sesuai harapan; Ω, di bawah 1,44 Ω, lulus. (c) 1,10 Ω adalah 2,5 kali harapan: sambungan PE atau lin buruk, Kategori 1 sebelum angka lain dinilai. Hitungan batas juga gagal: Ω, di atas 1,44 Ω.
Uji arus naik bertahap (sinus) pada RCD 30 mA sirkit mesin cuci memutus pada 32 mA, dan pemeriksa menyimpulkan instalasi boleh dienergikan karena "selisihnya kecil". Benarkah?
See the worked solution
Keliru. Pada arus sinus RCD harus memutus di antara dan , yaitu 15 sampai 30 mA, jadi 32 mA melebihi arus operasi sisa pengenal, kondisi berhenti pada Bab 18 tentang uji RCD. Ketidakpastian alat adalah alasan mengulang uji pada , bukan meloloskan; bila RCD tidak memutus pada 30 mA, ia gagal, sirkit tidak dienergikan, dan RCD diganti unit berkepekaan dan bertipe sama lalu diuji ulang.
Referensi
External sources
- JDIH ESDM, Permen ESDM No. 10 Tahun 2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikanjdih.esdm.go.id
- IEC 60364-6:2016 (Ed. 2.0), Low-voltage electrical installations, Part 6: Verification, pratinjau tekscdn.standards.iteh.ai
- JDIH BPK, teks Permenaker No. 12 Tahun 2015 (PDF), Pasal 10 dan 11peraturan.bpk.go.id
- JDIH ESDM, Permen ESDM No. 12 Tahun 2021 tentang Klasifikasi, Kualifikasi, Akreditasi, dan Sertifikasi Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrikjdih.esdm.go.id
- Permen ESDM No. 12 Tahun 2021, salinan teks pasal.id (sekunder)pasal.id
- JDIH BPK, Permenaker No. 33 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Permenaker No. 12 Tahun 2015peraturan.bpk.go.id
- JDIH BPK, Permenaker No. 11 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaanperaturan.bpk.go.id
Revision history
| Date | Version | Change |
|---|---|---|
| October 29, 2026 | 3 | Revised to the chapter standard |
| October 20, 2026 | 2 | Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references |
| September 30, 2026 | 1 | First published |
How to cite
Kurnia (2026). Pemeriksaan dan pengujian instalasi: awal, berkala, dan SLO. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/pemeriksaan-dan-pengujian-instalasi-awal-berkala-dan-slo
Self-check · 3 questions
Check your understanding before moving on
Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.
Safety limits still apply. This quiz tests reasoning; it doesn’t authorize mixing, adjusting, dismantling, live measurement, or field action.
Teknisi memulai pemeriksaan instalasi laundry baru dengan uji impedansi lingkar karena menurutnya itu "yang paling penting". Apa kesalahan proseduralnya, dan apa risikonya?
Pemeriksaan visual menemukan: (a) label pemutus -F13 tidak terpasang; (b) PE pada terminal motor pengering tidak tersambung; (c) satu baut penutup PHB hilang. Golongkan setiap temuan dan tentukan tindakannya.
Resistansi isolasi sirkit mesin cuci 450 MΩ pada pemeriksaan awal dan 8 MΩ dua tahun kemudian, pada suhu sebanding. Lulus, dan apa tindakan pemeriksa?
Nearby chapters
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 40.
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 38.