By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 23 min read
Perencanaan instalasi: dokumen, simbol, diagram garis tunggal, dan kebutuhan maksimum
Bab ini menyusun berkas desain instalasi tegangan rendah menurut PUIL 2020 Bagian 2, 2.1.2.3: denah, diagram garis tunggal, daftar beban, spesifikasi, dan gambar PHB, dengan simbol denah IEC 60617 serta kode referensi IEC 81346. Kebutuhan maksimum ditetapkan dengan perhitungan, penaksiran, atau pengukuran dan pembatasan (2.3.1), dihitung per fasa dengan Tabel 2.3-2 untuk instalasi bukan rumah, dan dibedakan dari faktor kebutuhan serta faktor keragaman. Contoh kerja menyusun daftar beban kios laundry dan menghitung arus kebutuhan maksimum tiap fasa sampai pemilihan arus pengenal pemutus utama, termasuk perbedaan kotak kontak sampai 10 A dan 16 A. Tabel 2.3-1 (rumah) dan jumlah titik per sirkit akhir tidak dibahas, dan harga tidak dibahas.
This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.
Sebuah kios laundry komersial dengan empat mesin cuci, dua mesin pengering, dan satu setrika uap sering dibangun tanpa satu lembar pun gambar instalasi. Ketika terjadi gangguan atau pemilik ingin menambah kapasitas, teknisi yang datang tidak memiliki pegangan: tidak diketahui berapa ampere yang sudah terpakai di tiap fasa, tidak jelas sirkit mana yang melayani mesin mana, dan tidak ada data arus hubung pendek untuk memeriksa apakah pengaman mampu memutus gangguan. Usaha kecil sering melewatkan perencanaan tertulis, padahal instalasi yang benar dimulai dari gambar dan perhitungan beban; tanpa dokumen, pengujian dan perluasan tidak dapat dilakukan dengan aman.
Batas pembahasan
Bab ini menyusun dokumen yang harus ada sebelum kabel pertama dipasang dan cara menetapkan kebutuhan maksimum secara terukur, untuk instalasi tegangan rendah satu fasa dan tiga fasa 230/400 V, 50 Hz, di bangunan komersial ringan dan industri ringan seperti laundry, bengkel, dan workshop pelatihan. Sistem distribusi tegangan menengah, instalasi kapal, instalasi di lokasi berbahaya, perancangan mekanik struktur panel, dan tata letak ruang mesin berada di luar cakupan. Tabel 2.3-1 PUIL 2020 (kebutuhan maksimum instalasi rumah) tidak dipakai karena contohnya instalasi bukan rumah; untuk instalasi campuran rumah dan usaha, 2.3.2.1.3 meminta nilai kedua tabel digabung. Jumlah titik per sirkit akhir (Tabel 2.4-3 dan 2.4-4) dibahas di Bab 32 tentang sirkit akhir, dan harga material serta biaya jasa tidak dibahas.
Dokumen minimum instalasi listrik
PUIL 2020 Bagian 1, 132.13, meminta setiap instalasi dilengkapi dokumentasi yang memadai, dan 132.2 menganjurkan karakteristik suplai, termasuk impedansi lingkar gangguan bumi di awal instalasi dan arus hubung pendek prospektif, dicantumkan di dalamnya. Bagian 3 meminta asesmen sebelum desain (311, 313, 314), dan Bagian 2 mengatur kebutuhan maksimum (2.3) serta isi berkas desain (2.1.2.3): gambar situasi, gambar instalasi, diagram garis tunggal, gambar rinci termasuk ukuran PHB, perhitungan teknis bila dianggap perlu, tabel bahan instalasi, uraian teknis, dan perkiraan biaya. Instalasi baru atau yang berubah wajib diperiksa dan diuji lebih dulu (Bagian 1, 131.8.2.1) dan baru dioperasikan setelah mendapat pengesahan laik operasi dari lembaga berwenang (131.8.2.2). Tanpa dokumen, pemeriksa tidak dapat mencocokkan instalasi dengan rancangannya (Bab 39 tentang pemeriksaan dan pengujian instalasi).
Lima dokumen menjadi inti. Denah instalasi (butir b) menunjukkan letak titik beban, sakelar, kotak kontak, PHB, jalur kabel, dan titik pembumian; denah digambar berskala 1:50 atau 1:100. Diagram garis tunggal (butir c) dan daftar beban (butir e) dibahas tersendiri. Spesifikasi teknis (uraian teknis, butir g) memuat standar acuan, metode instalasi, jenis kabel, kondisi lingkungan, dan cara pengujian. Gambar PHB (butir c 1 dan d 1) memuat susunan komponen, ukuran fisik, urutan terminal, label sirkit, dan diagram pengawatan; PUIL 2020 5110.6.2 meminta diagram atau tabel perkawatan bila susunan sirkit tidak jelas dari susunan fisik perangkat, dan 5110.5.3 meminta bagan sirkit PHB dipasang di tempat yang mudah dilihat. Susunan dan label panel dibahas di Bab 71 tentang desain panel dan Bab 72 tentang perakitan panel. Setiap revisi dokumen diberi nomor dan tanggal, revisi lama diarsipkan, dan gambar disesuaikan dengan kondisi terpasang (as-built) setiap kali mesin ditambah atau dipindah.
Tabel bahan instalasi (f) dan perkiraan biaya (h) adalah butir tersendiri berkas desain. Harga di gambar atau spesifikasi membuat dokumen teknis harus direvisi setiap harga berubah, penawaran kontraktor tidak dapat dibandingkan setara, dan informasi komersial beredar ke semua pemakai gambar. Karena itu dokumen teknis memuat spesifikasi material (jenis, kelas, standar) tanpa harga, nama pemasok, atau merek; tabel bahan atau daftar volume (bill of quantities, BoQ) memuat jumlah per jenis tanpa harga; dan perkiraan biaya mengalikan volume dengan harga satuan dari penawaran tanpa mengubah spesifikasi teknis.
Simbol dan kode referensi
PUIL 2020 Bagian 5-51, 514.5, meminta diagram atau tabel susunan sirkit dengan lambang dari seri IEC 60617, dan 5110.6.3 meminta label PHB (istilah PUIL 2020: PSDK) memakai penamaan IEC 81346-1 dan IEC 81346-2 yang identik dengan diagram pengawatan menurut IEC 61082-1. Simbol perangkat seperti pemutus sirkit, sekering, dan lampu tanda ada di Bab 50 tentang diagram kendali; tabel berikut memuat simbol denah.
| Objek pada denah | Bentuk simbol |
|---|---|
| Titik lampu | Silang di ujung garis pengawatan |
| Lampu tabung, kelompok lampu | Garis lurus bergaris pendek tegak di kedua ujung; kelompok: beberapa garis sejajar dengan jumlah dan daya, misalnya W |
| Sakelar | Lingkaran kecil bergaris miring; jumlah garis pendek di ujungnya menyatakan kutub tunggal, dua, atau tiga |
| Kotak kontak | Setengah lingkaran terbuka bergaris; angka di sampingnya menyatakan jumlah kotak kontak dalam satu tempat |
| PHB | Persegi panjang; garis keluar menyatakan sirkit |
| Peranti listrik, pemanas | Persegi panjang; pemanas bergaris tegak di dalamnya |
| Pembumian | Garis tegak dengan beberapa garis mendatar yang makin pendek |
| Jumlah konduktor pada satu garis | Garis pendek miring memotong garis, atau satu garis miring dengan angka |
Tabel lambang buku ajar instalasi sudah bergaya IEC 60617, sehingga gambar lama jarang berbeda pada bentuk simbol. Bedanya ada pada keterangan: tegangan 220 V atau 220/380 V, label kata seperti "MCB" atau "TOR" di tempat kode referensi, kode huruf gaya lama (K untuk kontaktor, H untuk lampu tanda, S0 untuk tombol stop), dan gaya ladder Amerika Utara pada mesin impor. Legenda gambar dibaca lebih dulu; tanpa legenda, IEC 60617 menjadi acuan, dan tafsiran yang menyangkut keselamatan dicocokkan dengan kondisi terpasang pada instalasi yang sudah diisolasi dan diverifikasi bebas tegangan.
Kode referensi (reference designation) adalah penanda objek di gambar dan label, berupa huruf kelas dan nomor urut. Konvensinya mengikuti Bab 50 tentang diagram kendali: aturan IEC 81346-1, huruf kelas IEC 81346-2:2019, dan nomor mulai 1, misalnya -Q1 pemutus utama, -F1 MCB atau RCD (gawai proteksi arus sisa, GPAS), -W1 kabel, -X1 terminal atau kotak kontak, E untuk luminer, dan P untuk lampu tanda dan alat ukur tampilan. Mesin cuci atau pengering sebagai satu kesatuan tidak diberi huruf M; huruf itu untuk motor di dalam diagram mesinnya.
Daftar beban: dasar perhitungan daya
Daftar beban (load schedule) adalah tabel yang mencatat setiap peralatan listrik dengan daya terpasang, faktor daya , jenis beban secara listrik, dan pola operasi, agar kebutuhan maksimum dapat dihitung ulang oleh orang lain.
Kolom pola operasi paling sering diabaikan, padahal menentukan apakah beban bekerja serentak atau bergantian: mesin cuci berputar bergilir mengikuti pelanggan, sedangkan setrika uap dan lampu menyala sepanjang jam buka. Faktor daya dicatat per beban karena motor umumnya memiliki di bawah 1, sedangkan elemen pemanas resistif (Bab 6 tentang daya AC); perbedaannya memengaruhi arus, penampang kabel, dan arus pengenal pengaman.
Kebutuhan maksimum: dihitung, ditaksir, atau diukur
Kebutuhan maksimum (maximum demand) adalah arus atau daya terbesar yang diperkirakan ditarik instalasi atau bagiannya. Arus pengenal sakelar utama dan gawai proteksi tidak boleh kurang dari nilai ini (Bagian 2, 2.2.6.1 dan 2.2.8.1), dan nilai ini dipakai untuk kemampuan hantar arus kabel (2.2.2.2) serta susut tegangan 4 % (2.2.3.1). PUIL 2020 2.3.1.1 mengenal tiga cara untuk sirkit utama dan sirkit cabang: perhitungan (2.3.2), penaksiran oleh instansi pemeriksa yang berwenang (2.3.3), serta pengukuran atau pembatasan (2.3.4).
Perhitungan untuk instalasi bukan rumah memakai Tabel 2.3-2, dibaca per fasa dengan menjumlahkan nilai tiap kelompok beban. Penaksiran dipertimbangkan untuk peralatan berselang dengan daur tugas yang dapat ditetapkan, instalasi besar dan rumit, atau penghunian khusus. Pengukuran memakai konsumsi tertinggi yang direkam atau dapat dipertahankan selama 15 menit; pembatasan memakai arus pengenal atau setelan pemutus tersegel yang diizinkan instansi berwenang, dan tidak berlaku untuk rumah. Bila hasil pengukuran melampaui hasil perhitungan atau penaksiran, hasil pengukuran yang dipakai (2.3.1.2 a). Untuk sirkit akhir, kebutuhan maksimum umumnya sama dengan beban penuh tersambung (2.3.5.1), dan peranti atau kotak kontak di atas 20 A per fasa mendapat sirkit akhir tersendiri (2.3.6.1). Pengukuran pada instalasi bertegangan dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD (Bab 16 tentang tang ampere).
| Kelompok Tabel 2.3-2 (kolom pabrik, toko, perkantoran, kompleks perdagangan) | Aturan per fasa (parafrase) |
|---|---|
| A Pencahayaan | Beban tersambung penuh; lampu tabung dengan arus yang diserap termasuk balas |
| B 1) Kotak kontak sampai 10 A | 1.000 W untuk yang pertama ditambah 750 W untuk setiap kotak kontak lain |
| B 3) Kotak kontak lebih dari 10 A | Arus pengenal penuh yang tertinggi ditambah 75 % nilai pengenal lainnya |
| C Peranti masak, pemanas, dan pendingin | Beban penuh peranti terbesar ditambah 75 % beban penuh lainnya |
| D Motor | Beban penuh motor terbesar ditambah 75 % motor terbesar kedua dan 50 % lainnya |
| G Pemanas tandon, kolam, dan sejenisnya | Elemen kontinu: beban penuh |
Contoh di akhir Bagian 2 menjumlahkan arus per fasa lalu mengambil fasa terberat sebagai kebutuhan maksimum instalasi:
dengan arus beban satu fasa (A) bila pelat nama tidak memberi arus, daya masukan pengenal (W), V, nilai kelompok pada fasa L, dan arus motor pada fasa itu dari yang terbesar. Arus dijumlahkan tanpa sudut fasa, yang sedikit melebihkan hasil bila faktor daya berbeda, jadi berada di sisi aman. Rumus hanya berlaku untuk beban tiga fasa seimbang (Bab 8 tentang sistem tiga fasa) dan tidak dipakai untuk kumpulan beban satu fasa.
Faktor kebutuhan dan faktor keragaman
Faktor kebutuhan (demand factor, ) didefinisikan PUIL 2020 Bagian 7-722, 722.3.3, sebagai rasio kebutuhan maksimum sirkit atau kelompok sirkit dalam periode tertentu terhadap beban terpasang total sirkit itu. Faktor keragaman (diversity factor, ) adalah rasio jumlah kebutuhan maksimum masing-masing bagian terhadap kebutuhan maksimum gabungannya yang terjadi serentak, diterapkan pada tingkat panel atau sirkit utama. Bagian 3, 311, mengizinkan keragaman diperhitungkan, tanpa memberi angka.
dengan kebutuhan maksimum kelompok (W), daya terpasang kelompok (W), umumnya antara 0 dan 1, jumlah kelompok, dan . Rumus pertama sah bila beban dalam kelompok berpola operasi seragam; campuran motor dan pemanas dianalisis per beban. Faktor keragaman lebih dari 1 hanya dipakai dengan data operasional yang memadai; tanpa data, , artinya semua puncak dianggap serentak.
Aturan Tabel 2.3-2 sebenarnya adalah faktor kebutuhan dan keragaman yang sudah dibakukan per kelompok. Dua motor sama besar pada satu fasa, misalnya, dihitung kali arus satu motor dari 2 kali, setara . Karena itu hasil Tabel 2.3-2 tidak dibagi lagi dengan faktor keragaman karangan sendiri; cara alternatif hanya diizinkan dengan memperhatikan semua informasi yang relevan (2.3.2.1.2), dan elemen pemanas kontinu dihitung beban penuh dalam segala keadaan (kelompok G).
Pengelompokan sirkit, keseimbangan fasa, dan cadangan
PUIL 2020 Bagian 3, 314.1, meminta instalasi dibagi dalam sirkit untuk mencegah bahaya dan mengurangi gangguan bila terjadi kerusakan, memudahkan inspeksi, pengujian, dan pemeliharaan yang aman, memperhitungkan bahaya bila satu sirkit seperti sirkit pencahayaan gagal, dan mengurangi trip RCD yang tak diinginkan. Bagian 1, 132.3, meminta jumlah dan jenis sirkit ditentukan dari letak titik kebutuhan, beban, variasi harian, dan kebutuhan yang akan datang. Dari sini lahir praktik memisahkan sirkit penerangan dari sirkit daya mesin: gangguan pada sirkit motor tidak memadamkan penerangan, sehingga orang masih dapat melihat untuk menangani keadaan darurat, dan teknisi dapat mengisolasi sirkit mesin tanpa mematikan lampu ruang kerja. RCD dipasang per kelompok sirkit akhir; jenis dan letaknya dibahas di Bab 22 tentang RCD, dan isi PHB di Bab 34 tentang PHB dalam instalasi.
Beban satu fasa dibagi ke tiga fasa dengan metode Bab 9 tentang beban tak seimbang: urutkan arus beban dari yang terbesar, tempatkan ke fasa yang paling ringan, lalu hitung ketidakseimbangan arus (current unbalance) , yaitu simpangan terbesar arus fasa dari rata-ratanya dibagi rata-rata itu. PUIL 2020 yang tersedia tidak memberi angka target; target kerja sekitar 10 % dari bab itu bukan syarat norma, dan yang wajib tetap bahwa arus fasa terberat berada dalam kemampuan kabel, pengaman, dan sambungan. Karena kebutuhan maksimum dihitung per fasa, pembagian yang buruk langsung menaikkan arus pengenal pemutus utama dan daya tersambung (Bab 13 tentang sistem suplai tegangan rendah).
Sirkit cadangan direncanakan sejak awal, bukan dijepitkan kemudian pada terminal yang sudah penuh. Besarnya ditetapkan dalam spesifikasi pemilik; persentase seperti 20 % adalah kesepakatan, bukan angka PUIL, sama dengan ruang cadangan di Bab 71 tentang desain panel. Posisi cadangan diberi label "cadangan" pada PHB dan diagram garis tunggal.
Isi diagram garis tunggal
Diagram garis tunggal (single-line diagram) adalah diagram yang menyajikan jalur daya dari titik suplai sampai sirkit akhir dengan satu garis untuk beberapa konduktor. PUIL 2020 2.1.2.3 c) meminta diagram garis tunggal memuat diagram PHB dengan ukuran dan besaran pengenal komponennya, jenis dan besar beban terpasang serta pembagiannya, pembumian sistem menurut 312.2, serta ukuran dan jenis konduktor, dan 514.5.1 menambahkan titik penggunaan yang dilayani setiap sirkit serta identitas dan lokasi gawai proteksi, isolasi, dan penyakelaran.
Pengaman dan pemutus. Setiap gawai dicatat dengan kode referensi, jenis (MCB, MCCB, sekering, RCD), arus pengenal, kurva, jumlah kutub, dan kapasitas pemutusan dalam kA. PUIL 2020 2.2.7.2.2 meminta gawai proteksi arus lebih sanggup memutus arus hubung pendek prospektif di titik pemasangannya, yang dirinci di Bab 24 tentang arus hubung pendek dan Bab 23 tentang proteksi arus lebih.
Kabel dan konduktor. Setiap ruas kabel dicatat dengan kode referensi, jenis isolasi dan selubung (misalnya NYM atau NYY, Bab 26 tentang konduktor dan kabel), jumlah inti dan penampang dalam mm², metode instalasi, dan panjang ruas. Panjang diperlukan untuk memeriksa susut tegangan, yang dibatasi 4 % dari terminal pelanggan sampai titik mana pun (2.2.3.1) dan dibahas di Bab 28 tentang susut tegangan.
Sistem pembumian. Diagram menunjukkan jenis sistem (TN-C-S, TN-S, atau TT), titik pemisahan PEN, terminal pembumian utama, dan jalur konduktor proteksi (Bab 20 tentang sistem pembumian).
Arus hubung pendek. Arus hubung pendek prospektif di awal instalasi dan di setiap PHB dicantumkan, atau dapat dihitung dari impedansi yang tertera. Bagian 3, 313.1, meminta arus ini dan impedansi lingkar gangguan bumi eksternal ditentukan, untuk suplai eksternal dipastikan dari operator jaringan. Lambang di PUIL 2020 5110 berarti arus hubung pendek kondisional pengenal PHB, sehingga tidak dipakai untuk arus prospektif.
Contoh kerja
Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Penggolongan akhir instalasi dan kelompok beban tetap wewenang instansi pemeriksa.
Contoh 1: daftar beban dan kebutuhan maksimum kios laundry kecil. Kios di pembuka bab bersuplai tiga fasa 230/400 V dengan daftar beban berikut; semua bebannya satu fasa 230 V.
| Beban (jumlah) | Daya per unit (W) | Jenis beban | Pola operasi | Sirkit / fasa | |
|---|---|---|---|---|---|
| Mesin cuci 1 sampai 4 (4) | 1.800 | 0,85 | Motor, tanpa pemanas | Berselang, siklus 45 menit | 1 dan 2 / L1; 3 / L2; 4 / L3 |
| Pengering 1 dan 2 (2) | 2.500 | 0,90 | Pemanas dan motor | Berselang, siklus 30 menit | 5 / L2; 6 / L3 |
| Setrika uap (1) | 2.000 | 1,00 | Pemanas resistif | Sepanjang jam buka | 7 / L1 |
| Lampu LED (8) | 18 | 0,95 | Elektronik | Sepanjang jam buka | 8 / L2 |
| Kotak kontak umum 16 A (2) | 500 | 0,85 | Campuran | Jarang | 9 / L2; 10 / L3 |
Kios laundry termasuk toko atau kompleks perdagangan, sehingga dipakai kolom ketiga Tabel 2.3-2. Mesin cuci tanpa pemanas masuk kelompok D, pengering dan setrika uap kelompok C, lampu kelompok A, dan kotak kontak 16 A kelompok B 3); bila instansi pemeriksa menggolongkan ketel setrika ke kelompok G sebagai elemen kontinu, hasilnya sama karena keduanya dihitung penuh. Kotak kontak dihitung dari arus pengenalnya, bukan perkiraan 500 W, karena tabel menilainya dari kemampuan dipakai: satu kotak kontak 16 A per fasa dihitung 16 A penuh, sedangkan jatah 1.000 W (4,35 A) hanya untuk kotak kontak sampai 10 A (B 1). Dengan :
Rata-rata ketiga fasa 33,34 A dan simpangan terbesar 8,53 A, sehingga %, di atas target kerja 10 %, karena jatah 16 A kotak kontak di L2 dan L3. Memindahkan mesin cuci 3 ke L1 memberi 29,41 A, 28,74 A, dan 37,28 A; fasa terberat tetap L3.
Kebutuhan maksimum instalasi adalah fasa terberat, 37,9 A. Arus pengenal -Q1 tidak boleh kurang dari nilai itu (2.2.6.1, 2.2.8.1) dan tidak kurang dari 10 A (2.2.6.2), sehingga dipilih pemutus tiga kutub 40 A. Dengan kotak kontak sampai 10 A, L2 hanya 26,3 A dan pemutus 32 A cukup. Keputusan ini belum final: arus pengenal pembatas per fasa diperiksa terhadap 37,9 A dengan cara Bab 13 tentang sistem suplai, sedangkan kemampuan hantar arus kabel masuk, kapasitas pemutusan terhadap , dan selektivitas dengan pengaman hulu dibahas di bab-bab sesudahnya. Sebagai pembanding, cara yang menjumlah daya dengan faktor kebutuhan karangan sendiri (10.724 W), membaginya dengan faktor keragaman 1,15, lalu memakai rumus tiga fasa seimbang memberi 15,3 A, hanya 40 % dari 37,9 A. Rumus seimbang menganggap beban satu fasa tersebar sempurna, dan faktornya tidak berasal dari PUIL; pemutus 16 A hasil cara itu tidak memenuhi 2.2.8.1 dan berisiko trip termal bila beberapa mesin bekerja bersamaan.
Contoh 2: kotak kontak 10 A atau 16 A di ruang administrasi rumah sakit. Satu fasa ruang administrasi rumah sakit melayani empat kotak kontak. Bila keempatnya sampai 10 A (B 1) dan bila keempatnya 16 A (B 3):
Jenis kotak kontak saja mengubah kebutuhan maksimum fasa itu 3,7 kali. Kotak kontak 16 A karena itu hanya dipasang untuk peralatan yang memerlukannya, dan arus pengenalnya dicatat di daftar beban.
Contoh 3: peranti masak dan pendingin di dapur hotel. Satu fasa dapur hotel menyuplai oven listrik 3.000 W, penanak nasi 1.200 W, keduanya resistif, dan lemari pendingin 600 W dengan . Ketiganya kelompok C.
Jumlah arus beban penuh 21,5 A, sehingga tabel memberi sekitar 90 %. Nilai 19,4 A dijumlahkan dengan kelompok lain di fasa itu tanpa dibagi lagi dengan faktor keragaman.
Contoh 4: ketel uap dan setrika di laundry hotel. Ketel uap satu fasa 5.500 W dan setrika uap 2.000 W, keduanya resistif, ada di satu fasa laundry hotel. Ketel melebihi 20 A, sehingga mendapat sirkit akhir tersendiri (2.3.6.1), dan kebutuhan maksimum sirkit itu beban penuhnya (2.3.5.1); pengamannya tidak boleh kurang dari nilai itu. Pada tingkat fasa keduanya kelompok C:
Contoh 5: tiga washer-extractor di laundry rumah sakit. Tiga washer-extractor tiga fasa yang sama, masing-masing 4,0 kW dengan , adalah beban tiga fasa seimbang, jadi rumus tiga fasa berlaku.
Terhadap beban penuh 20,4 A, kelompok D setara . Nilai 15,3 A per fasa itulah yang dijumlahkan dengan kelompok lain; membaginya lagi dengan faktor keragaman 1,15 memberi 13,3 A, yaitu menghitung keragaman dua kali.
Contoh 6: pemanas tandon air panas di rumah sakit. Fasa L3 PHB ruang utilitas rumah sakit menyuplai pemanas tandon air panas 4.500 W yang elemennya bekerja kontinu (kelompok G) dan 40 lampu LED 18 W dengan (kelompok A).
Kedua kelompok dihitung penuh. Pemanas 19,6 A hampir mencapai batas 20 A pada 2.3.6.1, sehingga elemen yang lebih besar akan memerlukan sirkit akhir tersendiri.
Kondisi berhenti
Perencanaan dihentikan dan diserahkan kepada perencana yang berwenang bila:
- Arus hubung pendek prospektif di titik suplai tidak diketahui dan tidak dapat diperoleh dari operator jaringan, sehingga kapasitas pemutusan tidak dapat diperiksa.
- Instalasi melibatkan genset cadangan dengan sakelar alih otomatis (Bab 36 tentang genset dan sakelar alih).
- Beban berharmonisa tinggi dalam jumlah besar, seperti penggerak frekuensi variabel atau UPS besar, dapat membuat arus netral melebihi arus fasa (Bab 10 tentang harmonisa).
- Suplai berasal dari transformator milik sendiri yang impedansinya tidak terdokumentasi.
- Hasil pengukuran kebutuhan maksimum melampaui arus pengenal pemutus utama, kemampuan kabel masuk, atau daya tersambung.
Salah tafsir yang sering terjadi
Guess what’s wrong first, then open the explanation.
Common misconception
Diagram garis tunggal cukup dibuat setelah instalasi selesai.
Why is it wrong?
Diagram garis tunggal adalah dokumen perencanaan dan dibuat sebelum pemasangan. Gambar kondisi terpasang (as-built) adalah versi yang diperbarui setelah pemasangan untuk mencatat perbedaan dari rencana.
Common misconception
Faktor kebutuhan dan faktor keragaman sama saja.
Why is it wrong?
Faktor kebutuhan umumnya kurang dari 1, sedangkan faktor keragaman lebih dari atau sama dengan 1. "Faktor keragaman pengenal" (RDF) PHB pada PUIL 2020 5110.4.3 lain lagi: nilai per satuan arus pengenal dari pabrikan PHB, sampai 1, yang menyatakan seberapa besar sirkit keluar boleh dibebani kontinu dan serentak.
Common misconception
Hasil Tabel 2.3-2 masih boleh dibagi faktor keragaman.
Why is it wrong?
Aturan tabel sudah memuat keragaman antarbeban dalam satu kelompok, sehingga membaginya lagi menghitung keragaman dua kali dan menghasilkan pemutus yang terlalu kecil, seperti pada Contoh 5.
Common misconception
Dokumen lama tidak perlu diperbarui selama instalasi masih berjalan.
Why is it wrong?
Gambar yang tidak sesuai kondisi terpasang membuat instalasi tidak dapat diperiksa atau diperluas dengan aman.
Hubungan dengan bab lain
Prasyaratnya Bab 1 (tegangan, arus, dan daya), Bab 3 (membaca norma kelistrikan), Bab 6 (daya AC), Bab 8 (sistem tiga fasa), Bab 9 (beban tak seimbang), dan Bab 13 (sistem suplai tegangan rendah). Keputusan teknis di dalam dokumen perencanaan diisi oleh Bab 20 sampai Bab 37, dari sistem pembumian sampai ruang basah, lalu diterapkan di Bab 38 (studi kasus instalasi laundry) dan diperiksa di Bab 39 (pemeriksaan dan pengujian instalasi).
Latihan dan pembahasan
Try to answer first, then open the worked solution.
Bengkel kecil memiliki tiga gerinda 750 W (), satu kompresor 1.500 W (), dan enam lampu 20 W () pada satu fasa 230 V. Hitung kebutuhan maksimum fasa itu dengan kolom ketiga Tabel 2.3-2, lalu bandingkan dengan jumlah arus beban penuh.
See the worked solution
Arus gerinda 4,08 A, kompresor 7,67 A, dan enam lampu 0,52 A. Kelompok D memberi kompresor penuh 7,67 A, gerinda kedua 75 % atau 3,06 A, dan dua gerinda lain 50 % atau 4,08 A, jumlah 14,81 A; ditambah lampu, kebutuhan maksimum 15,3 A. Jumlah arus beban penuh 20,4 A, sehingga tabel memberi sekitar 75 % karena motor jarang berbeban penuh bersamaan.
Beban resistif pada tiga fasa adalah L1 3.200 W, L2 2.800 W, dan L3 3.600 W pada 230 V fasa-netral. Hitung arus tiap fasa dan . Apakah target kerja 10 % terpenuhi, dan apakah target itu syarat PUIL?
See the worked solution
Arusnya 13,91 A, 12,17 A, dan 15,65 A, dengan rata-rata 13,91 A dan simpangan terbesar 1,74 A, sehingga %, di atas target 10 %. Target itu target kerja Bab 9 tentang beban tak seimbang, bukan syarat PUIL; yang wajib adalah fasa terberat, 15,65 A, dalam kemampuan kabel dan pengaman. Memindahkan sekitar 400 W dari L3 ke L2 menyamakan ketiga fasa.
Denah kios memuat lingkaran kecil bergaris miring dengan dua garis pendek di ujungnya, setengah lingkaran terbuka berangka 3, dan tanda silang di ujung garis; diagram garis tunggalnya memuat garis yang dipotong tiga garis pendek miring. Tafsirkan keempatnya dan sebutkan yang dilakukan lebih dulu.
See the worked solution
Sakelar kutub dua; tiga kotak kontak dalam satu tempat; titik lampu; ruas yang membawa tiga konduktor. Legenda gambar dibaca lebih dulu; tanpa legenda, IEC 60617 menjadi acuan.
Kontraktor menyerahkan satu berkas berisi denah, spesifikasi kabel, dan harga satuan material. Sebutkan tiga masalahnya, dan bagaimana berkas itu seharusnya disusun menurut 2.1.2.3.
See the worked solution
Gambar harus direvisi setiap harga berubah, penawaran tidak dapat dibandingkan setara, dan informasi harga beredar ke semua pemakai gambar. Menurut 2.1.2.3, gambar, diagram garis tunggal, perhitungan, dan uraian teknis menjadi berkas teknis, tabel bahan berisi volume tanpa harga, dan perkiraan biaya menjadi dokumen tersendiri.
Panel melayani empat sirkit berkebutuhan maksimum 2.000 W, 1.500 W, 3.000 W, dan 800 W. Dengan faktor keragaman 1,20, berapa kebutuhan maksimum panel, berapa persen lebih kecil dari , dan apa syarat memakainya?
See the worked solution
Tanpa keragaman jumlahnya 7.300 W; dengan 1,20 menjadi W, selisih 1.217 W atau %. Syaratnya data operasional yang dapat diverifikasi, dan faktor itu tidak diterapkan pada hasil yang sudah dihitung dengan Tabel 2.3-2.
Enam bulan setelah kios Contoh 1 beroperasi, perekam yang dipasang personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD mencatat nilai 15 menit tertinggi 39 A pada L2, sedangkan pemilik ingin memakai hitungan 37,9 A. Nilai mana yang dipakai, dan apa yang diperiksa?
See the worked solution
Nilai ukur 39 A yang dipakai, karena 2.3.1.2 a) menetapkan hasil pengukuran yang lebih besar menggantikan hasil perhitungan. Pemutus 40 A masih memenuhi, tetapi selisihnya tipis; periksa beban yang ditambahkan, pembagian fasa, kemampuan hantar arus kabel masuk, dan daya tersambung, lalu perbarui daftar beban dan diagram garis tunggal.
Referensi
External sources
- IEC 60617 DB, Graphical symbols for diagramswebstore.iec.ch
- IEC 81346-1:2022 (Ed. 2.0), Structuring principles and reference designations, Part 1: Basic rulesiso.org
- IEC 81346-2:2019 (Ed. 2.0), Structuring principles and reference designations, Part 2: Classification of objects and codes for classesiso.org
Revision history
| Date | Version | Change |
|---|---|---|
| October 29, 2026 | 3 | Revised to the chapter standard |
| October 20, 2026 | 2 | Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references |
| September 30, 2026 | 1 | First published |
How to cite
Kurnia (2026). Perencanaan instalasi: dokumen, simbol, diagram garis tunggal, dan kebutuhan maksimum. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/perencanaan-instalasi-dokumen-simbol-diagram-garis-tunggal-dan-kebutuhan-maksimum
Self-check · 3 questions
Check your understanding before moving on
Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.
Bengkel kecil memiliki tiga gerinda 750 W (), satu kompresor 1.500 W (), dan enam lampu 20 W () pada satu fasa 230 V. Hitung kebutuhan maksimum fasa itu dengan kolom ketiga Tabel 2.3-2, lalu bandingkan dengan jumlah arus beban penuh.
Beban resistif pada tiga fasa adalah L1 3.200 W, L2 2.800 W, dan L3 3.600 W pada 230 V fasa-netral. Hitung arus tiap fasa dan . Apakah target kerja 10 % terpenuhi, dan apakah target itu syarat PUIL?
Denah kios memuat lingkaran kecil bergaris miring dengan dua garis pendek di ujungnya, setengah lingkaran terbuka berangka 3, dan tanda silang di ujung garis; diagram garis tunggalnya memuat garis yang dipotong tiga garis pendek miring. Tafsirkan keempatnya dan sebutkan yang dilakukan lebih dulu.
Nearby chapters
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 20.
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 18.