By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 24 min read
Sirkit akhir: kotak kontak, sakelar, dan pengelompokan sirkit
Bab ini membahas kotak kontak rumah tangga (IEC 60884-1) dan industri (IEC 60309), sakelar tunggal, ganda, tukar, dan silang yang selalu memutus konduktor fasa, serta pengelompokan sirkit akhir menurut PUIL 2020 Bagian 2 (sirkit terpisah 2.3.6.1, jumlah titik Tabel 2.4-2 dan 2.4-4), batas steker domestik 5100.4.1.6, RCD 30 mA menurut 411.3.3, dan pengaruh air menurut Tabel 51A. Pengawatan keliru yang sering ditemui, seperti hijau-kuning sebagai fasa dan sakelar di netral, dibahas beserta cara memeriksanya. Contoh kerja mengelompokkan sirkit ruang setrika dan area lipat laundry, lalu memeriksa jumlah titik, KHA, pengaman, RCD, dan kode IP. Ruang basah, PHB, dan penerangan dibahas pada bab masing-masing; angka contoh adalah ilustrasi.
This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.
Di ruang setrika sebuah laundry komersial, deretan kotak kontak terpasang setinggi lutut, tanpa tutup pelindung cipratan air dan tanpa RCD (gawai proteksi arus sisa, GPAS). Di salah satu kotak kontak, konduktor berwarna hijau-kuning ternyata dipakai sebagai fasa. Dua setrika uap dan sebuah kipas dicolokkan ke sirkit yang sama dengan lampu, dan setiap sore MCB sirkit itu memutus. Tiap kesalahan itu dapat berakibat fatal. Kotak kontak dan sakelar adalah titik instalasi yang paling sering disentuh orang tanpa latar belakang listrik, sehingga kesalahan kecil di sana langsung membahayakan pengguna.
Batas pembahasan
Bab ini membahas kotak kontak dan sakelar satu fasa dan tiga fasa pada instalasi 230/400 V, pengelompokan sirkit akhir menurut PUIL 2020 Bagian 2 dan Ayat 5100.4 Bagian 5-510, sampai mesin yang memerlukan sambungan tetap. Pemilihan pengaman umum ada di Bab 23 tentang proteksi arus lebih, isi PHB di Bab 34, susut tegangan di Bab 28, ruang basah binatu di Bab 37, luminer di Bab 33, dan pemisah yang dapat dikunci di Bab 31.
Jenis kotak kontak: rumah tangga dan industri
Kotak kontak (istilah PUIL 2020: stopkontak; socket-outlet) adalah lengkapan instalasi tetap yang menerima tusuk kontak atau steker peralatan. PUIL 2020 membedakan kotak kontak biasa (KKB), untuk peranti apa pun sewaktu-waktu, dari kotak kontak khusus (KKK), yang dipasang tetap untuk satu jenis peranti dengan daya dan tegangan yang diketahui. Menurut 5100.4.1.6, steker untuk tegangan instalasi domestik tidak boleh dipakai untuk menjalankan dan mematikan mesin atau peranti portabel dengan daya lebih dari 2 kW dan arus pengenal lebih dari 16 A. Syaratnya ganda (Bab 3 tentang membaca norma), dan yang dilarang adalah memakai steker sebagai sakelar mesin; pada 230 V, 16 A setara 3,68 kW, sehingga untuk peranti satu fasa syarat arus yang menentukan.
Kotak kontak rumah tangga (IEC 60884-1). IEC 60884-1:2022 mencakup steker dan kotak kontak rumah tangga dan sejenis, bertegangan pengenal di atas 50 V sampai 440 V dan berarus pengenal sampai 32 A; yang lazim di Indonesia adalah 16 A 250 V dengan kontak pembumian. Steker untuk tegangan ke bumi di atas 50 V harus sekaligus melaksanakan pembumian (5100.4.1.8.1), di ruang yang memakai kotak kontak berkontak proteksi tidak boleh dipasang kotak kontak tanpa kontak proteksi (Lampiran E Bagian 4-41), dan kutub netral kotak kontak satu fasa berada di kanan atau di bawah kutub fasa (134.1.10.6).
Kotak kontak industri (IEC 60309). IEC 60309-2:2021 menetapkan arus pengenal seri I 16, 32, 63, dan 125 A. Konstruksinya lebih kuat, tersedia dari IP44 sampai IP67, dan posisi pinnya berbeda menurut tegangan. Warna cangkangnya menunjukkan rentang tegangan, misalnya biru 200 sampai 250 V dan merah 300 sampai 480 V, yang dipakai untuk sistem tiga fasa 400 V.
Kotak kontak IEC 60309 biasa tidak berpengunci; versi bersakelar ber-interlock (IEC 60309-4:2021) baru bertegangan setelah steker terpasang benar, dan steker tidak dapat dicabut penuh selama kontak bertegangan. Versi tiga fasanya 3P+PE (empat pin) untuk beban tanpa netral dan 3P+N+PE (lima pin) untuk beban bernetral.
| Parameter | Rumah tangga 1 fasa | Industri 1 fasa | Industri 3 fasa |
|---|---|---|---|
| Standar | IEC 60884-1 | IEC 60309-1/-2 | IEC 60309-1/-2 |
| Tegangan pengenal lazim | 250 V | 230 V (kode biru) | 400 V (kode merah) |
| Arus pengenal | Lazim 16 A | 16, 32, 63, 125 A | 16, 32, 63, 125 A |
| Warna cangkang | Tidak dikodekan | Biru | Merah |
Sakelar: jenis, fungsi, dan aturan posisi
Sakelar (switch) adalah gawai yang menghubungkan dan memutus sirkit secara disengaja oleh pengguna; IEC 60669-1:2017 mengatur sakelar instalasi tetap rumah tangga dan sejenis. Prinsip yang tidak dapat ditawar dalam PUIL 2020: sakelar kutub tunggal bekerja pada konduktor aktif, yang dalam Bagian 2 berarti konduktor fasa (2.12.1.2), dan sakelar tidak boleh dipasang pada netral yang dibumikan langsung, kecuali kontak netral sakelar kutub banyak yang tidak dapat tetap terbuka saat kontak fasa tertutup (2.12.2; K.52.10.1.24).
- Sakelar tunggal: satu kutub untuk satu beban dari satu titik.
- Sakelar ganda (seri): dua sakelar kutub tunggal dalam satu badan dengan masukan fasa bersama, untuk dua kelompok lampu dalam satu ruangan.
- Sakelar tukar: satu terminal bersama dan dua terminal penghubung, dipasang berpasangan untuk satu beban dari dua tempat, misalnya lampu tangga.
- Sakelar silang: dipasang di antara dua sakelar tukar untuk pengendalian dari tiga tempat atau lebih, misalnya koridor panjang.
Konduktor fasa (hitam, cokelat, atau abu-abu, 5210.1.1; Bab 26) masuk ke terminal bersama sakelar, dan keluaran sakelar menuju beban. Netral (biru) dan PE (hijau-kuning) tidak melewati sakelar, biru hanya untuk netral bila ada netral (5210.1.3), dan netral satu sirkit tidak boleh dipakai sebagai netral sirkit lain (K.52.10.1.14). Penghubung antara dua sakelar tukar adalah fasa tersakelar, jadi berwarna fasa dan sebaiknya diberi penanda di kedua ujung. Arah tuas sakelar dalam satu instalasi sebaiknya seragam (134.1.10.3).
Jumlah titik dan pengaman sirkit
PUIL 2020 Bagian 2 mengatur kapan sirkit terpisah diwajibkan dan berapa titik boleh disambung pada satu sirkit akhir (2.3.6 dan 2.4), dan K.52.7.1.1 membatasi pengaman sirkit pencahayaan instalasi domestik sampai 20 A, kecuali sirkit lampu tabung, lampu gas bertekanan tinggi, dan fiting E40. Sirkit beban besar seperti setrika dan pemanas air dipisahkan dari sirkit penerangan agar gangguannya tidak memadamkan ruang kerja.
Gawai proteksi arus lebih dipilih menurut kemampuan hantar arus (KHA) konduktor, karena pengaman melindungi konduktor, bukan peralatan. Arus pengenal gawai tidak boleh melebihi KHA (433.1; K.52.5.1.1), untuk sirkit kotak kontak dipakai nilai terendah antara KHA dan arus pengenal kotak kontak (K.52.7.1.2), dan setiap sirkit ditandai jelas di PHB (134.1.10.1). Setiap sirkit harus membawa konduktor proteksi (411.3.1.1), dan cabang berpenampang lebih kecil, misalnya cabang lampu 1,5 mm² dari sirkit kotak kontak 16 A, harus memenuhi cabang itu (433.1) atau diberi pengaman sendiri.
Sirkit akhir terpisah wajib bagi lampu, peranti, atau kotak kontak bernilai pengenal lebih dari 20 A atau lebih dari 20 A per fasa (2.3.6.1). Di bawah ambang itu, jumlah titik dibatasi Tabel 2.4-2 untuk sirkit penggunaan tunggal (hanya titik pencahayaan atau hanya kotak kontak sejenis) dan Tabel 2.4-4 untuk sirkit campuran, keduanya untuk instalasi bukan rumah seperti laundry dan bengkel (2.4.1.2, 2.4.1.3). Setiap titik diberi kontribusi arus, jumlahnya tidak boleh melebihi beban maksimum, dan jumlah titik tidak boleh melebihi batas baris. Kutipan Tabel 2.4-4 untuk pemutus sirkit, kolom KKB tanpa penyaman udara magun:
| Pemutus sirkit | Beban maksimum | Titik maksimum | Titik pencahayaan | KKB atau KK 10 A | KK 15 A | KK 20 A | Peralatan magun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 10 A | 10 A | 20 | 0,5 A | - | - | - | Beban tersambung |
| 16 A | 16 A | 20 | 0,5 A | 2 A | 15 A | - | Beban tersambung |
| 20 A | 20 A | 25 | 0,5 A | 2 A | 12 A | 20 A | Beban tersambung |
| 32 A | 32 A | 35 | 0,5 A | 2 A | 8 A | 16 A | Beban tersambung |
Tanda "-" berarti jenis titik itu tidak disediakan, sehingga sirkit campuran 10 A tidak diberi KKB, dan untuk kotak kontak 16 A baris 20 A dan 32 A tidak dapat dipakai karena K.52.7.1.2. Sirkit berpenampang kurang dari 2,5 mm² tidak boleh diberi KKB, KKB tidak boleh disambung pada sirkit berpemutus di atas 32 A (2.4.1.4), dan peranti magun sampai 100 W boleh dihitung sebagai titik pencahayaan.
Kotak kontak 16 A yang lazim di Indonesia dibaca sebagai KKB (Bab 3), dan kontribusi 2 A itu hanya untuk menghitung jumlah titik; bila instansi berwenang membacanya sebagai kolom KK 15 A, baris 16 A hanya mengizinkan satu kotak kontak per sirkit. Kebutuhan maksimum sirkit berisi lebih dari satu titik adalah nilai terkecil antara jumlah beban sebenarnya dan nilai pengenal gawai proteksinya, dengan KKB dihitung sebesar arus pengenalnya (2.3.5.5). Tabel 2.4-x hanya menentukan jumlah titik per sirkit akhir, bukan kebutuhan maksimum PHB dan kabel cabang (Tabel 2.3-2, Bab 19).
Arus desain sirkit dihitung dari daya beban:
dengan arus desain (A), daya aktif masukan beban (W), tegangan fasa-netral 230 V, tegangan antarfasa 400 V, dan faktor daya (1 untuk beban resistif). Pengaman dipilih dengan , dengan KHA setelah faktor koreksi (433.1; Bab 27).
Kotak kontak di area basah dan luar ruang
PUIL 2020 411.3.3 mensyaratkan RCD berarus operasi sisa pengenal tidak melebihi 30 mA untuk kotak kontak a.b. sampai 32 A yang dipakai orang awam untuk penggunaan umum, dan untuk peralatan a.b. mobil luar ruang sampai 32 A. Syarat ini tidak bergantung pada basah atau kering: kotak kontak di ruang lipat yang kering juga terkena bila dipakai karyawan bukan orang listrik, yang termasuk orang awam. Untuk kotak kontak layanan umum dipakai RCD tipe A (Bab 22).
Menurut 5100.4.2.2, di ruang lembab steker harus berkontak pembumian dan kotak kontak dinding berlubang pembuang air; kotak kontak di ruang lembab atau luar ruang terlindung bertutup kedap cuaca saat steker dicabut; kotak kontak luar ruang yang terkena cuaca atau di ruang basah tetap kedap cuaca saat steker terpasang, dan tutupnya tidak boleh terkena genangan. Tabel 790.28 menggolongkan area teromol pencuci, sentrifugal, dan pengeringan binatu sebagai ruang lembab atau basah (Bab 37); ruang setrika tidak disebut, sehingga golongannya dinilai dari keadaan nyata.
Angka kedua kode IP (IEC 60529) menyatakan proteksi terhadap air, dan PUIL 2020 Tabel 51A menghubungkannya dengan pengaruh air.
| Kode | Keadaan | IP minimum | Contoh di laundry |
|---|---|---|---|
| AD1 | Air diabaikan | IPX0 | Kantor, gudang cucian kering |
| AD2 | Tetesan vertikal, uap mengembun | IPX1 atau IPX2 | Ruang setrika beruap |
| AD3 | Semprotan sampai 60° dari vertikal | IPX3 | Luar ruang terkena hujan |
| AD4 | Percikan dari segala arah | IPX4 | Area bilas, dinding dekat mesin cuci |
| AD5 | Pancaran, air selang dipakai rutin | IPX5 | Lantai yang dibersihkan dengan selang |
Untuk area lembab dalam ruang, IP44 adalah pilihan yang aman; untuk luar ruang yang terkena hujan, bab ini memakai sekurang-kurangnya IPX4. PUIL 2020 5100.4.4 menetapkan kotak kontak dinding di instalasi domestik sekurang-kurangnya 1,25 m dari lantai, kecuali jenis putar atau bertutup. Ketentuan ini tertulis untuk rumah tangga, bukan laundry komersial; di area yang lantainya kerap basah, bab ini tetap memakai 1,25 m sebagai patokan atau kotak kontak bertutup di atas zona percikan.
Kotak kontak untuk mesin: kapan harus sambungan tetap
PUIL 2020 5100.4.1.9.1 meminta penghubungan kabel ke mesin dan peranti portabel memakai steker bila penghubungan itu tidak tetap; mesin yang tidak dipindah dan tidak dicabut disambung tetap. Instalasi tetap, misalnya jaringan lampu, tidak disambung lewat steker supaya dapat diubah "tanpa mematikan MCB", karena praktik itu mendorong kerja bertegangan (Bab 2 · Keselamatan). Pilihannya ditentukan arus dan daya (2.3.6.1 dan 5100.4.1.6), mobilitas mesin, serta lingkungan: di ruang basah kotak kontaknya harus kedap cuaca.
Sambungan tetap (fixed connection) adalah penyambungan dari PHB sampai ke mesin melalui kotak sambung atau isolator tanpa tusuk kontak; bagian fleksibelnya mengikuti Bab 73 tentang pemasangan lapangan mesin. Peralatan untuk melayani sakelar mesin dipasang sedekat mungkin dengan mesin (5100.1.8), dan di ruang lembab bagian instalasinya dapat diputus dengan sakelar setempat (790.6.1.1). Dalam konvensi label buku ini, MCB sirkit berkode -F dan sakelar isolasi di dekat mesin -Q, keduanya berlabel mesin yang dilayani (Bab 31).
Mesin tiga fasa memerlukan sambungan tetap, lazimnya melalui pemutus tiga kutub, atau kotak kontak IEC 60309 tiga fasa (merah) bila mesin sering dipindah atau dicabut rutin, dengan arus pengenal tidak kurang dari arus mesin. Karena steker IEC 60309 biasa dapat dicabut saat berbeban, bab ini menganjurkan kotak kontak bersakelar ber-interlock (IEC 60309-4) untuk mesin berdaya besar yang rutin dicabut.
Pelanggaran yang sering ditemui di lapangan
Pelanggaran berikut dapat berujung pada kebakaran atau kematian. Pengukuran bertegangan di bawah hanya dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD (Bab 14); perbaikan dilakukan setelah sirkit diisolasi dan terverifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan.
Pelanggaran 1: konduktor hijau-kuning, atau inti kuning yang disebut arde, dipakai sebagai fasa. Hijau-kuning hanya untuk konduktor pembumian, proteksi, dan ikatan (5210.1.2; Bab 26). Siapa pun yang menganggapnya PE, termasuk orang terlatih, akan menyambungnya ke rangka atau menyentuhnya, dan PE yang sebenarnya sering hilang dari sirkit itu. Pemeriksaan: tegangan antara konduktor itu dan terminal PE di PHB; PE yang benar sekitar 0 V, bacaan 230 V berarti fasa berwarna salah.
Pelanggaran 2: sakelar dipasang di netral. Beban tetap bertegangan terhadap bumi walaupun sakelar mati; dengan beban terpasang dan sakelar mati, bacaan 230 V antara terminal beban dan bumi berarti sakelar di netral.
Pelanggaran 3: kotak kontak tanpa kontak PE. Rangka logam peralatan kelas I tidak terhubung ke konduktor proteksi, sehingga bila isolasi fasa ke rangka rusak, tegangan fasa muncul di rangka tanpa arus gangguan yang memutus MCB. Orang yang menyentuhnya menjadi jalur arus ke bumi; RCD 30 mA baru bekerja setelah arus mengalir melalui tubuh, jadi ia membatasi lamanya sengatan, bukan mencegahnya (Bab 21 dan Bab 22).
Contoh kerja
Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Perbaikan pada sirkit yang sudah terpasang dilakukan setelah isolasi dan verifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan.
Contoh 1: pengelompokan dan jumlah titik ruang setrika dan area lipat. Ruang setrika berisi dua setrika uap 1.800 W, satu kipas dinding magun 100 W, dan satu luminer 60 W; area lipat di sebelahnya punya dua kotak kontak umum berbeban serentak maksimum 500 W. Semua beban satu fasa 230 V, , pada TN-C-S; kotak kontak dinding 16 A berkontak PE (KKB), dan karyawan bukan orang listrik. Setrika 1,8 kW menarik A, tidak lebih dari 2 kW dan 16 A, jadi 5100.4.1.6 tidak terpicu dan steker boleh dipakai sebagai sarana hubung-putus setrika. Penerangan dipisah dari kotak kontak berbeban besar, dan kedua setrika pada satu sirkit menarik A, atau 98% dari MCB 16 A sepanjang jam buka. Itu memenuhi 433.1, dan MCB tidak memutus di bawah A (Bab 23), tetapi cadangannya tipis bila PHB panas, sehingga setrika dibagi dua sirkit. -W1 (penerangan): A. -W2 (setrika pada -X1) dan -W3 (setrika pada -X2): masing-masing 7,83 A. -W4 (kotak kontak -X3, -X4, dan kipas): A.
-W2 dan -W3 masing-masing berisi satu KKB, jauh di bawah 8 KKB baris pemutus 16 A Tabel 2.4-2; kotak kontak tunggal dianggap berbeban sebesar arus pengenalnya, 16 A (2.3.5.4.1). -W4 campuran, jadi Tabel 2.4-4 berlaku, dan kipas magun 100 W dihitung titik pencahayaan:
Baris 10 A tidak menyediakan KKB, sehingga -W4 memerlukan pemutus 16 A dan kabel 2,5 mm².
Contoh 2: KHA, pengaman, RCD, dan IP sirkit Contoh 1. Kabel NYM tiga inti 2,5 mm² (kotak kontak) dan 1,5 mm² (penerangan) masing-masing dalam konduit sendiri pada dinding tembok, metode B2 dengan dua konduktor berbeban (Bab 27), pada udara sampai 35 °C. Tabel B.52.2 memberi 23 A dan 16,5 A, dan faktor PVC 35 °C Tabel B.52.14 adalah 0,94:
-F1: MCB 6 A, A. -F2 dan -F3: MCB 16 A, A, tidak melebihi arus pengenal kotak kontak (K.52.7.1.2); -F4: MCB 16 A, A. Syarat otomatis terpenuhi untuk MCB bila (Bab 23). Hasilnya bergantung pada konduit tersendiri: -W2 dan -W3 dalam satu konduit (faktor kelompok 0,80, Bab 27) memberi A dan MCB 16 A masih lolos, tetapi -W2, -W3, dan -W4 bersama (faktor 0,70) memberi 15,1 A dan MCB 16 A tidak lolos, sama dengan hasil Bab 30. Bila 12 luminer 40 W area lipat dari Bab 33 (sekitar 480 W, faktor daya didekati 1) digabung ke -W1, arusnya A dengan 13 titik, masih dalam 20 titik baris 10 A Tabel 2.4-2, sehingga -F1 dinaikkan ke 10 A ( A).
-X1 sampai -X4 adalah KKB 16 A untuk orang awam dan penggunaan umum, jadi 411.3.3 mewajibkan RCD 30 mA tipe A pada -W2, -W3, dan -W4 tanpa perlu menggolongkan ruang setrika sebagai ruang basah. Untuk -W1, 411.3.4 hanya mewajibkan RCD pada rumah tangga tunggal, jadi di laundry dianjurkan, tidak diwajibkan. Uap mengembun di ruang setrika adalah AD2 (IPX1 atau IPX2), dan percikan dari meja atau lantai dipel AD4 (IPX4). -X1 dan -X2 IP44, di atas meja setrika dengan patokan 1,25 m; -X3 dan -X4 di area lipat kering (AD1) cukup IP20.
Contoh 3: pemanas air dapur hotel 5 kW. Pemanas air satu fasa 5.000 W, 230 V, , dipasang tetap di dapur sebuah hotel.
Nilai pengenalnya di atas 20 A, sehingga pemanas wajib memakai sirkit akhir terpisah (2.3.6.1); dayanya di atas 2 kW dan arusnya di atas 16 A, sehingga steker domestik tidak boleh menjadi sarana hubung-putusnya (5100.4.1.6), dan pemanas yang tidak dipindah disambung tetap (5100.4.1.9.1). Kabel 2,5 mm² seperti Contoh 2 hanya 21,6 A, di bawah , jadi penampangnya dipilih dari Bab 27 supaya MCB 25 A memenuhi .
Contoh 4: sirkit campuran ruang jaga perawat rumah sakit. Ruang jaga perawat dan koridornya punya 10 titik lampu dan 4 KKB 16 A pada satu sirkit campuran berpemutus 16 A dengan kabel 2,5 mm²; menurut Tabel 2.4-4:
Sirkit memenuhi, tetapi permintaan dua KKB tambahan untuk pengisi daya alat memberi A, di atas 16 A, sehingga KKB tambahan dipasang pada sirkit baru. Pemutusnya tidak boleh dinaikkan ke 20 A, karena pengaman sirkit KKB 16 A dibatasi arus pengenal kotak kontaknya (K.52.7.1.2), dan semua KKB tetap ber-RCD 30 mA (411.3.3).
Contoh 5: mixer adonan tiga fasa di dapur hotel. Mixer tiga fasa berdaya masukan 5,5 kW, 400 V, , tanpa netral, digeser setiap malam untuk membersihkan lantai.
Karena rutin dipindah, mixer memakai steker dan kotak kontak IEC 60309 merah 16 A 3P+PE, yang arus pengenalnya tidak kurang dari arus mesin (5100.4.1.9.1); kotak kontak itu tidak lebih dari 32 A dan dipakai juru masak, jadi RCD 30 mA tetap wajib (411.3.3) walaupun cangkangnya ber-IP tinggi. Steker dicabut setelah mixer dimatikan dengan sakelarnya; bila kebiasaan mencabut berbeban sulit dihentikan, dipasang kotak kontak bersakelar ber-interlock menurut IEC 60309-4.
Contoh 6: deretan lampu sorot di ruang depan ballroom hotel. Ruang depan ballroom hotel diberi 26 luminer sorot 15 W pada sirkit penerangan saja, dengan faktor daya didekati 1.
Arusnya kecil, tetapi baris 10 A Tabel 2.4-2 hanya mengizinkan 20 titik pencahayaan. Karena itu 26 titik dibagi dua sirkit 13 titik, masing-masing MCB 10 A dengan kabel 1,5 mm² ( A), sehingga satu pengaman yang trip tidak menggelapkan seluruh ruangan.
Kondisi berhenti
Rancangan belum boleh dilaksanakan bila ada sirkit yang tidak memenuhi , jumlah titiknya melampaui Tabel 2.4-2 atau 2.4-4, atau kotak kontak untuk orang awam tanpa RCD 30 mA. Di lapangan, pekerjaan atau pemakaian berhenti bila salah satu keadaan berikut ditemukan, dan perbaikan serta pemakaian kembali diputuskan personel kompeten yang bertanggung jawab atas instalasi itu:
- Hijau-kuning dipakai sebagai fasa atau netral, atau biru sebagai fasa tersakelar: sirkit tetap terisolasi sampai dikawati ulang; label ulang tidak cukup (Bab 26).
- Kotak kontak, steker, atau terminal berubah warna, meleleh, berbau hangus, atau panas: suplai diputus dari MCB di PHB, bukan dengan mencabut steker, lalu penyebabnya dicari (Bab 80).
- RCD sirkit kotak kontak tidak ada atau tidak memutus saat tombol uji ditekan: kotak kontak itu tidak dipakai sampai RCD dipasang atau diganti (Bab 22).
- Sakelar dicurigai di netral: fiting dan pemanas tidak disentuh dengan anggapan mati; kerja hanya setelah MCB dimatikan, dikunci, dan bebas tegangan diverifikasi (Bab 2 · Keselamatan).
- Lantai basah, kotak kontak tergenang, atau tutup kedapnya rusak: sirkit dimatikan, tanpa kerja bertegangan sampai kering.
- Mesin dihidup-matikan dengan mencabut steker berbeban: pemakaian dihentikan sampai sakelar atau kotak kontak ber-interlock dipasang.
Salah tafsir yang sering terjadi
Guess what’s wrong first, then open the explanation.
Common misconception
RCD menggantikan pembumian.
Why is it wrong?
PE menyediakan jalur arus gangguan berimpedansi rendah sehingga gangguan ke rangka memutus pengaman arus lebih atau RCD dalam waktu Tabel 41.1, dan tegangan sentuh tidak bertahan. RCD 30 mA adalah proteksi tambahan, bukan pengganti tindakan proteksi lain (415.1; Bab 22). Keduanya wajib ada bersama.
Common misconception
Beban kontinu hanya boleh 80% dari arus pengenal MCB.
Why is it wrong?
Aturan 80% berasal dari kode instalasi Amerika Utara, bukan PUIL 2020. PUIL memakai , dan MCB IEC 60898-1 dirancang mengalirkan arus pengenalnya secara kontinu pada suhu acuan kalibrasinya (Bab 23). Yang diperiksa adalah suhu di dalam PHB, MCB yang berdempetan, dan data penurunan rating pabrikan.
Common misconception
Kotak kontak industri sudah aman tanpa RCD.
Why is it wrong?
IP tinggi menahan air dan debu, bukan sengatan akibat isolasi rusak; kotak kontak IEC 60309 sampai 32 A untuk orang awam tetap wajib ber-RCD 30 mA (411.3.3).
Common misconception
Setiap beban di atas 2 kW wajib sirkit tersendiri.
Why is it wrong?
Ambang sirkit terpisah adalah nilai pengenal lebih dari 20 A (2.3.6.1); angka 2 kW berasal dari 5100.4.1.6 tentang steker sebagai sakelar mesin. Sirkit tersendiri untuk mesin 2,2 kW adalah keputusan desain yang baik, bukan kewajiban PUIL.
Common misconception
Kotak kontak yang panas hampir tidak mungkin menyebabkan kebakaran, karena MCB pasti trip.
Why is it wrong?
Sambungan kendur dan busur seri memanaskan tanpa menarik arus lebih, sehingga MCB tidak memutus (Bab 75 dan Bab 80); kotak kontak yang panas ditangani menurut Kondisi berhenti 2.
Hubungan dengan bab lain
Prasyaratnya Bab 20 tentang sistem pembumian, Bab 21 tentang proteksi kejut, dan Bab 29 tentang pembumian dan ikatan; uji polaritas dan RCD dibahas di Bab 39 tentang pemeriksaan instalasi.
Latihan dan pembahasan
Try to answer first, then open the worked solution.
Mesin cuci satu fasa 2.200 W, 230 V, , di ruang cuci laundry disambung ke KKB 16 A, dan seorang teknisi menyatakan pemasangan ini melanggar 5100.4.1.6 karena dayanya di atas 2 kW. Nilai pernyataan itu dan sebutkan ketentuan yang tetap berlaku untuk kotak kontaknya.
See the worked solution
Pernyataan itu keliru: A, tidak lebih dari 16 A, dan 5100.4.1.6 bersyarat ganda serta mengatur steker sebagai sakelar, bukan kotak kontaknya (Bab 3). Yang tetap berlaku: RCD 30 mA (411.3.3) karena KKB 16 A dipakai orang awam, dan karena ruang teromol binatu lembab atau basah (Tabel 790.28), kotak kontak berlubang pembuang air dan bertutup kedap (5100.4.2.2). Sirkit tersendiri tidak diwajibkan 2.3.6.1 karena nilai pengenal di bawah 20 A, tetapi dianjurkan.
Satu sirkit kotak kontak melayani tiga setrika uap 1.500 W pada KKB 16 A, 230 V, . Hitung , periksa jumlah titik, dan tentukan susunan sirkit dan MCB bila kabel setelah koreksi 20 A.
See the worked solution
A, sedangkan K.52.7.1.2 membatasi pengaman sirkit KKB 16 A sampai MCB 16 A walaupun kabel 20 A, sehingga ketiga setrika tidak dapat dilayani satu sirkit. Yang memenuhi: dua sirkit 16 A berkabel 2,5 mm², satu untuk dua setrika ( A) dan satu untuk setrika ketiga (6,52 A), keduanya jauh di bawah 8 KKB baris 16 A Tabel 2.4-2 dan memenuhi A.
Konduktor hijau-kuning di terminal kotak kontak terukur 230 V terhadap bumi. Jelaskan apa yang terjadi, risikonya, dan tindakan korektifnya.
See the worked solution
Hijau-kuning dipakai sebagai fasa (5210.1.2), sehingga orang yang menganggapnya PE akan menyentuh atau menyambungnya ke rangka, dan PE yang sebenarnya kemungkinan tidak ada. Setelah isolasi dan verifikasi bebas tegangan (Bab 2 · Keselamatan), konduktor diganti warna fasa, PE dipastikan sampai tiap titik, lalu warna dan polaritas diperiksa ulang. Pengukuran 230 V itu hanya oleh personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD (Bab 14).
Teknisi memasang sakelar tunggal pada konduktor biru untuk lampu. Lampu padam saat sakelar mati, tetapi terminal lampu terukur 230 V terhadap bumi. Jelaskan gejala ini dan dampak keselamatannya.
See the worked solution
Biru adalah netral, jadi sakelar memutus netral dan fasa tetap terhubung ke lampu. Lampu padam, tetapi terminalnya tetap 230 V terhadap bumi, sehingga orang yang mengganti lampu dapat tersengat. Sakelar dipindah ke fasa (2.12.1.2, 2.12.2) setelah sirkit diisolasi, lalu diverifikasi ulang.
Area jemur luar ruang sebuah laundry punya empat kotak kontak 16 A yang dipakai karyawan. Apakah RCD diperlukan dan apa dasarnya, dan syarat konstruksi apa yang berlaku bagi kotak kontak yang terkena hujan?
See the worked solution
Ya: 411.3.3 mewajibkan RCD tidak melebihi 30 mA untuk kotak kontak a.b. sampai 32 A yang dipakai orang awam, di luar maupun di dalam ruang. Kotak kontak yang terkena hujan harus tetap kedap cuaca saat steker terpasang dan tidak terkena genangan (5100.4.2.2.4, 5100.4.2.2.5); hujan adalah AD3 (IPX3) dan percikan AD4 (IPX4) menurut Tabel 51A, dan bab ini memakai IPX4.
Ruang produksi berisi dua mesin cuci tiga fasa berdaya masukan 4 kW (400 V, ), satu pompa satu fasa 750 W (), dan penerangan 200 W dari empat luminer. Periksa susunan satu sirkit tiga fasa 16 A untuk kedua mesin dan satu sirkit satu fasa 10 A untuk pompa dan penerangan menurut PUIL 2020 Bagian 2, lalu usulkan susunan yang lebih baik.
See the worked solution
Arus tiap mesin A, pompa A, dan penerangan A. Tidak ada beban di atas 20 A (2.3.6.1), dan susunan dua sirkit itu memenuhi: sirkit tiga fasa 16 A membawa A per fasa sebagai peralatan magun (Tabel 2.4-4), dan sirkit 10 A membawa A dengan 5 titik. Pemisahan lebih jauh adalah keputusan desain; dianjurkan empat sirkit, yaitu tiap mesin dengan MCB tiga kutub dan RCD sendiri (Bab 22), pompa, dan penerangan, supaya gangguan pompa tidak memadamkan ruangan.
Referensi
External sources
- IEC 60884-1:2022 (Ed. 4.0), Plugs and socket-outlets for household and similar purposes, Part 1: General requirementswebstore.iec.ch
- IEC 60309-2:2021 (Ed. 5.0), pratinjau resmi: lingkup dan arus pengenal seri Icdn.standards.iteh.ai
- IEC 60309, kode warna menurut rentang tegangan (sekunder)en.wikipedia.org
- IEC 60309-4:2021 (Ed. 2.0), pratinjau resmi: kotak kontak bersakelar dengan atau tanpa interlockcdn.standards.iteh.ai
- IEC 60669-1:2017 (Ed. 4.0), Switches for household and similar fixed-electrical installations, Part 1: General requirementswebstore.ansi.org
Revision history
| Date | Version | Change |
|---|---|---|
| October 29, 2026 | 3 | Revised to the chapter standard |
| October 20, 2026 | 2 | Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references |
| September 30, 2026 | 1 | First published |
How to cite
Kurnia (2026). Sirkit akhir: kotak kontak, sakelar, dan pengelompokan sirkit. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/sirkit-akhir-kotak-kontak-sakelar-dan-pengelompokan-sirkit
Self-check · 3 questions
Check your understanding before moving on
Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.
Mesin cuci satu fasa 2.200 W, 230 V, , di ruang cuci laundry disambung ke KKB 16 A, dan seorang teknisi menyatakan pemasangan ini melanggar 5100.4.1.6 karena dayanya di atas 2 kW. Nilai pernyataan itu dan sebutkan ketentuan yang tetap berlaku untuk kotak kontaknya.
Satu sirkit kotak kontak melayani tiga setrika uap 1.500 W pada KKB 16 A, 230 V, . Hitung , periksa jumlah titik, dan tentukan susunan sirkit dan MCB bila kabel setelah koreksi 20 A.
Konduktor hijau-kuning di terminal kotak kontak terukur 230 V terhadap bumi. Jelaskan apa yang terjadi, risikonya, dan tindakan korektifnya.
Nearby chapters
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 33.
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 31.