By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 24 min read
Kemampuan hantar arus: metode instalasi, faktor koreksi, dan tabel nasional
Bab ini menjelaskan kemampuan hantar arus (KHA) kabel sebagai keseimbangan panas, cara menentukan metode instalasi acuan A1 sampai G dari Tabel A.52.3 PUIL 2020, membaca tabel Lampiran B dan tabel nasional Lampiran K (NYA, NYM, NYY) serta kapan memakai yang mana, faktor koreksi suhu udara dan tanah, faktor grup, netral berbeban harmonisa dengan Tabel E.52.1, dan kesalahan tabel yang diketahui beserta cara mengeceknya. Contoh kerja memilih kabel pengering 9 kW di rak kabel bersama empat sirkit lain pada udara 40 °C, termasuk varian rak tak berlubang. Susut tegangan, koordinasi pengaman, dan pemasangan fisik dirujuk ke bab lain. Angka contoh adalah ilustrasi.
This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.
Di lantai produksi laundry komersial, ada kabel yang terasa hangat padahal tidak ada beban berat sesaat. Penyebabnya sering kali bukan bebannya, melainkan cara kabel itu dipilih: angka dari buku lama, misalnya tabel "kabel 2,5 mm² = X A", dipakai tanpa memperhitungkan cara pemasangan, suhu ruang, dan jumlah kabel yang berjalan sejalur.
Batas pembahasan
Bab ini menentukan penampang yang mampu mengalirkan arus secara termal aman pada kabel tegangan rendah 230/400 V, 50 Hz, untuk instalasi tetap di dalam bangunan, di rak kabel, dan di dalam tanah menurut PUIL 2020 Bagian 5-52; seri IEC 60287 hanya pengayaan (523.3). Jenis kabel ada di Bab 26, susut tegangan di Bab 28, koordinasi pengaman di Bab 23, ketahanan hubung pendek di Bab 24, pemasangan fisik di Bab 30, dan konduktor di dalam panel di Bab 71. Kabel berisolasi kertas dan konduktor telanjang, yang tabelnya hanya ada di PUIL 2000 Tabel 7.3-21 dan seterusnya (sebagai rujukan cadangan), di luar cakupan.
Kedudukan norma
Bagian 5-52 PUIL 2020 adalah adopsi termodifikasi IEC 60364-5-52 Ed. 3.0 (2009); edisi IEC 2009+AMD1:2024 adalah pengayaan, dan tabel PUIL 2020 tetap yang dipakai (Bab 3 tentang membaca norma). Bagian 2, 2.2.2.2, meminta setiap konduktor mempunyai KHA menurut Bagian 5-52. Klausul 523 dan Lampiran A normatif, sedangkan Lampiran B (tabel KHA) informatif "sebagai panduan"; meski begitu, menurut 523.2 syarat suhu dianggap terpenuhi bila arus tidak melebihi nilai Lampiran B yang dipilih melalui Tabel A.52.3 dan dikenai faktor koreksinya. Lampiran K juga informatif, dan bila bertentangan, Bagian 5-52 yang berlaku.
KHA sebagai keseimbangan panas
Kemampuan hantar arus (current-carrying capacity), disingkat KHA, adalah arus kontinu terbesar yang tidak membuat suhu konduktor melampaui batas termal isolasinya pada kondisi pemasangan tertentu. PUIL 2020 Tabel 52.1 menetapkan batas itu 70 °C pada konduktor untuk PVC dan 90 °C untuk XLPE atau karet EPR. Panas rugi resistif (Bab 1) harus sama dengan panas yang dapat dibuang ke lingkungan; jika lebih besar, suhu konduktor naik sampai isolasi rusak permanen, bahkan menjadi sumber nyala. Untuk satu meter kabel pada keadaan tunak (steady state):
dengan arus efektif (A), resistansi konduktor per meter pada (Ω/m), suhu konduktor maksimum dan suhu ambien (°C), dan resistansi termal isolasi, selubung, dan media sekitar per meter (K·m/W). Anggapannya konduktor lurus, beban tetap, dan rugi dielektrik diabaikan, yang wajar untuk tegangan rendah; seri IEC 60287 mengembangkan model ini untuk isolasi majemuk, selubung logam, dan tanah berlapis.
Bila dan tetap, arus yang diizinkan sebanding dengan akar selisih suhu, dasar faktor koreksi suhu. bergantung pada media: kabel di udara bebas membuang panas melalui konveksi dan radiasi, sedangkan kabel dalam konduit di dinding berinsulasi termal hanya lewat satu permukaan dinding. Untuk kabel PVC multiinti 2,5 mm² tembaga tiga berbeban, Tabel B.52.4 memberi 17,5 A pada metode A2 dan Tabel B.52.10 25 A pada metode E, sekitar 43 % lebih besar, sehingga tabel KHA tanpa keterangan metode instalasi tidak dapat digunakan secara langsung.
Menentukan metode instalasi acuan dari kondisi lapangan
PUIL 2020 Tabel A.52.3 memuat contoh cara pemasangan bernomor 1 sampai 73, masing-masing menunjuk satu metode acuan. Metode instalasi acuan (reference installation method) adalah susunan pemasangan baku yang menentukan kolom tabel KHA yang boleh dibaca, sehingga salah memilihnya langsung menghasilkan penampang yang terlalu kecil atau terlalu besar. Dinding metode A berlapis insulasi panas dengan permukaan dalam dari kayu atau serupa (B.52.6.1 a); dinding bata atau beton biasa tidak termasuk, dan pada tembok KHA dapat lebih tinggi dari nilai acuan (B.52.6.1 b dan c).
| Kode | Susunan acuan | Nomor Tabel A.52.3 |
|---|---|---|
| A1 | Konduktor berinsulasi (misalnya NYA) atau inti tunggal dalam konduit di dinding berinsulasi termal; multiinti langsung di dinding itu | 1, 3 |
| A2 | Kabel multiinti dalam konduit di dinding berinsulasi termal | 2 |
| B1 | Konduktor berinsulasi atau inti tunggal dalam konduit atau berumbung pada dinding kayu atau tembok | 4, 6, 7 |
| B2 | Kabel multiinti dalam konduit pada dinding kayu atau tembok | 5 |
| C | Inti tunggal atau multiinti diklip pada dinding; rak tak berlubang (faktor grup butir 2); langsung di dalam tembok | 20, 30, 57, 58 |
| D1 | Kabel dalam konduit atau talang di dalam tanah | 70, 71 |
| D2 | Kabel berselubung langsung di dalam tanah | 72, 73 |
| E | Multiinti di udara bebas: rak berlubang, braket, tangga, atau berjarak lebih dari 0,3 diameter dari dinding | 31 sampai 34 |
| F | Kabel inti tunggal bersentuhan di udara bebas | 31 sampai 34 |
| G | Inti tunggal berjarak sekurang-kurangnya satu diameter di udara bebas; konduktor di atas insulator | 36 |
Di lapangan, teknisi memeriksa berurutan: di dalam konduit, berumbung, atau langsung; tertanam, menempel, atau di udara; inti tunggal atau multiinti; dan bila di rak, berlubang atau tidak. Rak dianggap berlubang bila luas lubangnya sekurang-kurangnya 30 % luas dasar; bila kurang, rak diperlakukan seperti metode C (B.52.6.2 b). Bila kondisi berubah sepanjang rute, bagian terburuk yang menentukan (523.8).
Membaca tabel KHA PUIL 2020 dan tabel nasional Lampiran K
Lampiran B memuat Tabel B.52.2 (PVC, dua konduktor berbeban), B.52.3 (XLPE, dua), B.52.4 (PVC, tiga), dan B.52.5 (XLPE, tiga) untuk metode A1 sampai D2, dan Tabel B.52.10 sampai B.52.13 untuk metode E, F, dan G. Nilainya KHA dasar pada suhu ambien acuan 30 °C di udara dan 20 °C di tanah, dengan resistivitas termal tanah 2,5 K·m/W dan kedalaman 0,7 m (B.52.2.1, B.52.3, B.52.6.1 d). Sirkit satu fasa memakai kolom dua konduktor berbeban dan sirkit tiga fasa kolom tiga; menurut 523.6.1, netral sirkit tiga fasa seimbang tidak dihitung kecuali harmonik ketiga dan kelipatannya membuat THDi lebih dari 15 %, dan konduktor PE tidak pernah dihitung (523.6.4).
Lampiran K memuat tabel nasional gaya PUIL lama pada suhu konduktor 70 °C dan ambien 30 °C: K.52.7 untuk kabel inti tunggal PVC seperti NYA (dalam konduit dan di udara, dengan kolom arus pengenal gawai proteksi), K.52.10 untuk kabel berselubung PVC seperti NYM dan kabel fleksibel PVC, dan K.52.11 untuk kabel tanah PVC seperti NYY. Untuk kabel tanah, K.52.3.4.2 dan K.52.3.4.4 mengandaikan kedalaman 70 cm, resistansi termal spesifik tanah 100 °C·cm/W (setara 1 K·m/W), beban penuh paling lama 10 jam sehari lalu paling tinggi 60 %, dan di udara jarak antarkabel sekurang-kurangnya dua kali diameter. Karena dasarnya berbeda, angkanya dapat berbeda dari Lampiran B:
| Kabel dan keadaan | Lampiran K | Lampiran B pada keadaan yang sepadan |
|---|---|---|
| NYY 3 sampai 4 inti 2,5 dan 4 mm² di udara | 25 dan 34 A (K.52.11) | 25 dan 34 A (B.52.10 metode E, tiga berbeban) |
| NYY 3 sampai 4 inti 4 mm² di tanah | 44 A (K.52.11) | 33 A (B.52.4 metode D2, beban kontinu, 2,5 K·m/W) |
| NYM 2,5 mm², metode tidak disebut | 26 A (K.52.10) | 20 A metode B2 dan 24 A metode C (tiga berbeban); 27 A metode C (dua berbeban) |
Bab ini memakai jalur utama Tabel A.52.3, Lampiran B, dan faktor Tabel B.52.14 sampai B.52.21, yang dirujuk 523.2 dan 2.2.2.2. Lampiran K dipakai sebagai pembanding, untuk kolom gawai proteksinya, dan untuk kabel yang tidak dicakup Lampiran B, seperti kabel berselubung karet, yang menurut K.52.3.2.2 memakai Tabel K.52.10 dikoreksi kolom karet Tabel K.52.8 (diterapkan di Bab 73). Bila Lampiran K memberi angka lebih tinggi untuk keadaan yang sama, misalnya NYM sirkit tiga fasa dalam konduit pada dinding (26 A terhadap 20 A), dipakai nilai Lampiran B, dan angka kabel tanahnya hanya berlaku bila tanah dan siklus bebannya sesuai asumsinya. Faktor pengisian konduit Tabel K.52.1 hanya untuk kemudahan penarikan (K.52.13.1.6 sampai K.52.13.1.8, Bab 30), bukan untuk panas, yang dihitung dengan Tabel B.52.17 butir 1.
Faktor koreksi suhu ambien dan suhu tanah
Suhu ambien menurut 523.4 adalah suhu media di sekitar kabel ketika kabel itu tidak berbeban. Bila berbeda dari suhu acuan, KHA dasar kabel di udara dikalikan faktor Tabel B.52.14:
dengan suhu konduktor maksimum (70 °C untuk PVC, 90 °C untuk XLPE), suhu ambien di lokasi (°C), dan suhu acuan tabel (30 °C untuk udara). Untuk PVC pada 40 °C, rumus ini memberi , sama dengan 0,87 di Tabel B.52.14, yang untuk PVC memberi 0,94 pada 35 °C dan 0,79 pada 45 °C.
Faktor Tabel B.52.14 tidak memperhitungkan radiasi matahari atau inframerah; kabel yang terkena radiasi dihitung dengan seri IEC 60287 (B.52.2.3). Udara di kotak sambung plafon dekat luminer dapat mencapai 40 sampai 50 °C (catatan B.52.6.2), jadi yang dipakai adalah suhu udara di posisi kabel, dan di atas 55 °C K.52.3.1.4 meminta kabel tahan panas khusus. Kabel di tanah memakai Tabel B.52.15 (PVC 0,95 pada 25 °C, 0,89 pada 30 °C); resistivitas tanah selain 2,5 K·m/W dikoreksi dengan Tabel B.52.16, misalnya pada 1 K·m/W 1,18 untuk kabel dalam talang dan 1,5 untuk kabel tertanam langsung.
Faktor grup untuk kabel sejalur
Faktor grup (grouping factor) adalah faktor pengali KHA dari PUIL 2020 Tabel B.52.17 menurut jumlah sirkit atau kabel multiinti dan penataannya; untuk metode E dan F dipakai juga Tabel B.52.20 dan B.52.21 menurut jumlah rak dan susunan kabel (B.52.4.2).
| Butir dan susunan | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 9 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1. Diberkas di udara, pada permukaan, tertanam, atau terselungkup | 0,80 | 0,70 | 0,65 | 0,60 | 0,57 | 0,50 |
| 2. Lapisan tunggal pada dinding, lantai, atau rak tak berlubang | 0,85 | 0,79 | 0,75 | 0,73 | 0,72 | 0,70 |
| 4. Lapisan tunggal pada rak berlubang | 0,88 | 0,82 | 0,77 | 0,75 | 0,73 | 0,72 |
Faktor ini berlaku untuk kelompok kabel seragam berbeban sama, dengan ketelitian sekitar ±5 % (catatan 1 dan 6), dan tidak diperlukan bila jarak horizontal antarkabel lebih dari dua kali diameternya (catatan 2). Kabel yang membawa tidak lebih dari 30 % KHA kelompoknya boleh diabaikan (523.5), kelompok bersuhu konduktor maksimum berbeda dihitung pada suhu terendah, dan kelompok berukuran campuran dalam konduit dapat memakai faktor aman dengan jumlah kabel atau sirkit (B.52.5.1). KHA terkoreksi akhir adalah:
dengan KHA terkoreksi (A), KHA dasar dari tabel (A), faktor suhu, faktor grup, dan faktor resistivitas tanah (1 untuk kabel di udara). Hasilnya harus memenuhi PUIL 2020 433.1, yaitu dan , dengan arus desain dan arus pengenal gawai proteksi.
Netral berbeban harmonisa
Pada beban linear tiga fasa seimbang, arus fundamental ketiga fasa saling meniadakan di netral. Beban nonlinear satu fasa, seperti catu daya elektronik, lampu LED, dan VFD bermasukan satu fasa, menghasilkan harmonik kelipatan tiga yang menjumlah di netral, sedangkan harmonik orde 5 dan 7 VFD tiga fasa enam pulsa tidak mengalir di netral (Bab 10 tentang harmonisa). Ketentuan 523.6.3, 524.2, dan 431.2.3 diuraikan di Bab 9 tentang beban tak seimbang dan Bab 10: di atas 15 % netral tidak lebih kecil dari lin, pada 15 sampai 33 % netral sama dengan lin, di atas 33 % netral kabel multiinti dipilih untuk 1,45 kali arus desain lin (524.2.2), dan netral yang arusnya dapat melebihi KHA-nya diberi deteksi beban lebih.
Lampiran E (informatif) berlaku untuk kabel empat dan lima inti yang netralnya sama dengan lin. Tabel E.52.1 memberi faktor reduksi terhadap tabel tiga konduktor berbeban menurut kandungan harmonik ketiga (rasio harmonik ketiga terhadap fundamental arus lin): 0 sampai 15 % faktor 1,0 berdasarkan arus lin; 15 sampai 33 % faktor 0,86 berdasarkan arus lin; 33 sampai 45 % faktor 0,86 berdasarkan arus netral; di atas 45 % faktor 1,0 berdasarkan arus netral. Arus netral pada sirkit seimbang dan arus rencana untuk membaca tabel adalah:
dengan sama dengan atau menurut baris Tabel E.52.1 dan faktor reduksinya. Faktor ini hanya untuk sirkit seimbang; ketidakseimbangan lebih dari 50 % atau harmonik orde 9 dan seterusnya di atas 15 % membuat faktor yang lebih rendah perlu dipertimbangkan.
Kesalahan tabel yang diketahui dan cara mengeceknya
Tabel PUIL 2020 sendiri memuat kesalahan cetak yang tidak boleh terbawa ke perhitungan. Yang paling serius, nilai tembaga 10 sampai 95 mm² di Tabel B.52.3 (XLPE, dua konduktor berbeban) teracak: untuk 35 mm² kolom A2 (145 A) melebihi A1 (131 A) dan B1 hanya 64 A, dan sel D1 95 mm² tercetak "204239". Nilai baris itu diambil dari IEC 60364-5-52:2009 (Ed. 3.0), edisi yang diadopsi PUIL 2020, bukan versi konsolidasi 2024, atau untuk sirkit tiga fasa dari Tabel B.52.5 yang datanya utuh. Kesalahan lain:
- Judul Tabel B.52.5 menyebut suhu konduktor 70 °C untuk XLPE; seharusnya 90 °C (Tabel 52.1).
- Tabel B.52.2 aluminium 300 mm² metode A1 tercetak 189 A, lebih kecil dari 240 mm² (252 A), sehingga gagal langkah kedua cek di bawah dan tidak dipakai.
- Tabel K.52.7 NYA 240 mm² di udara tercetak "5285" (seharusnya sekitar 528 A), dan gawai proteksi 120 mm² dalam konduit 250 A melebihi KHA 235 A, bertentangan dengan K.52.5.1.1.
- Tabel K.52.11 kabel dua inti 300 mm² dan 400 mm² memberi KHA di tanah lebih kecil dari di udara, dan judul Tabel K.52.7 sampai K.52.9 masih merujuk nomor tabel PUIL lama; kabel tanah memakai jalur Lampiran B (metode D1 atau D2).
Tabel apa pun, termasuk brosur, dicek dalam empat langkah: tabel harus menyebut metode pemasangan, jumlah konduktor berbeban, suhu konduktor maksimum, dan suhu acuan; nilai harus naik terhadap penampang; urutan antarmetode harus wajar (A lebih kecil dari B, B dari C, C dari E) dan XLPE lebih besar dari PVC; dan nilai dibandingkan dengan kolom sepadan Tabel B.52.2, B.52.4, atau B.52.10. Bila angka tabel itu lebih tinggi dan dasar perbedaannya tidak tercantum, pakai nilai PUIL 2020.
Contoh kerja
Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Suhu dan arus pada sirkit yang bekerja diukur personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD (Kondisi berhenti).
Contoh 1: kabel pengering 9 kW di rak berlubang bersama empat sirkit lain. Data pengering sama dengan Bab 23 tentang proteksi arus lebih: tiga fasa 9 kW, 400 V, pemanas resistif dengan (motor drum dan kipas di sirkit lain); bila pelat nama mencantumkan arus, arus itulah yang dipakai. Kabel NYY lima inti tembaga PVC (tiga fasa, netral kendali 230 V, PE) berjalan di rak berlubang di bawah langit-langit ruang mesin, satu lapisan bersentuhan dengan empat kabel multiinti serupa berbeban sama, pada udara 40 °C di jalur kabel saat jam terpanas. Arus desain, batas bawah dan (433.1), adalah:
Rak berlubang adalah Tabel A.52.3 nomor 31, metode E, dengan tiga konduktor berbeban karena netral hanya membawa arus kendali kecil (523.6.1). Tabel B.52.10 kolom 3 memberi 25 A (2,5 mm²) dan 34 A (4 mm²); faktor grup diambil dari Lampiran B karena Tabel K.52.11 mengandaikan jarak dua diameter. Dengan (Tabel B.52.14) dan (Tabel B.52.17 butir 4, di sisi aman terhadap Tabel B.52.20):
Kabel 2,5 mm² memenuhi 433.1 dengan MCB 16 A ( A) dan luas minimum Tabel 52.2, tetapi cadangannya terhadap hanya 0,3 A (2 %), di bawah ketelitian ±5 % faktor grup.
Contoh 2: rak tak berlubang dan keputusan penampang untuk pengering yang sama. Rak tak berlubang adalah metode C dengan Tabel B.52.17 butir 2 (nomor 30). Tabel B.52.4 kolom C memberi 24 A untuk 2,5 mm² dan 32 A untuk 4 mm², dengan untuk lima kabel.
Kabel 2,5 mm² masih di atas tetapi gagal dengan MCB 16 A, dan MCB 13 A tidak memberi cadangan terhadap 13,0 A, sehingga 2,5 mm² lolos hanya pada rak yang terbukti berlubang dan isinya tidak bertambah. Contoh ini memilih NYY mm² dengan MCB 16 A: cadangan 2,5 mm² di bawah ketelitian tabel, isi rak biasanya bertambah selama umur instalasi, dan 4 mm² tetap lolos pada rak tak berlubang (20,3 A). Pilihan ini masih diperiksa terhadap susut tegangan (Bab 28), pemutusan otomatis, dan ketahanan hubung pendek (Bab 24); bila salah satunya lebih ketat, penampang dinaikkan sampai semua syarat terpenuhi.
Contoh 3: suhu di antara baris tabel di ruang setrika hotel. Kabel NYY tiga fasa 6 mm² ke setrika gulung di laundry sebuah hotel berjalan sendirian di rak berlubang (metode E, Tabel B.52.10: 43 A) pada udara 37 °C saat jam terpanas, dengan arus desain 36 A dan MCB 40 A.
Membulatkan suhu ke baris 35 °C (0,94) memberi 40,4 A dan kabel tampak lolos, padahal pembulatan itu ke arah yang tidak aman; baris 40 °C (0,87) memberi 37,4 A dan juga gagal. Penampang dinaikkan, dengan KHA ukuran berikutnya dari Tabel B.52.10.
Contoh 4: kabel tanah ke pos jaga dan lampu taman hotel. Sub-PHB pos jaga dan lampu taman sebuah hotel berarus desain 22 A dengan MCB 25 A, yang lampunya menyala penuh 12 jam semalam, disuplai NYY empat inti 4 mm² tertanam langsung di tanah bersuhu 30 °C. Tabel K.52.11 memberi 44 A, tetapi beban 12 jam melampaui asumsi 10 jamnya, sehingga dipakai jalur Lampiran B (metode D2, beban kontinu):
Syarat A terpenuhi. Bila resistivitas tanah terukur 1 K·m/W, faktor 1,5 menaikkannya ke sekitar 44 A, tetapi angka itu baru boleh dipakai setelah pengukuran.
Contoh 5: konduit berisi sirkit campuran di koridor rumah sakit. Konduit pada dinding tembok koridor sebuah rumah sakit berisi tiga sirkit satu fasa NYA, dua 2,5 mm² dan satu 4 mm², sehingga dipakai faktor aman B.52.5.1 untuk kelompok berukuran campuran; KHA dasar NYA 2,5 mm² metode B1 dengan dua konduktor berbeban 24 A:
Sirkit 2,5 mm² boleh memakai MCB 10 A, tetapi tidak 16 A. Faktor Tabel B.52.17 butir 1 untuk tiga sirkit, 0,70, akan memberi 16,8 A, padahal faktor itu untuk kelompok seragam berbeban sama.
Contoh 6: netral sirkit lampu LED hotel. Sirkit tiga fasa lampu LED koridor sebuah hotel (20 A per fasa, harmonik ketiga terukur 25 %, kabel PVC lima inti metode C, MCB 20 A) memakai baris 15 sampai 33 % Tabel E.52.1, faktor 0,86 berdasarkan arus lin:
Pada 30 °C, kabel 2,5 mm² lolos tipis ( A ≥ 20 A). Kabel itu berjalan di atas plafon dekat luminer, dan udara di posisinya terukur 40 °C; nilainya menjadi A dan gagal, sedangkan 4 mm² memberi 23,9 A. Dipilih 4 mm² dengan netral sama dengan lin.
Kondisi berhenti
Pengukuran arus pada sirkit bertegangan hanya dilakukan personel kompeten dengan tang ampere true RMS berkategori ukur sesuai dan APD (Bab 16); pekerjaan pada kabel dilakukan setelah sirkit diisolasi dan diverifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan. Hentikan pemakaian sirkit, jangan menambah beban, dan laporkan kepada personel kompeten yang bertanggung jawab atas instalasi itu untuk dievaluasi jika:
- Isolasi atau selubung kabel melunak, berubah warna, retak, berbau hangus, atau terminalnya berbekas panas. Sirkit tidak dibebani lagi sampai kabel dan terminal diganti dan penyebabnya dipastikan.
- Arus pengenal gawai proteksi lebih besar dari terkoreksi pada kondisi nyata, misalnya MCB dinaikkan setelah sering trip. Trip berulang bukan alasan menaikkan rating pengaman; kabel diganti atau beban dikurangi dulu.
- Arus netral terukur melebihi arus fasa terbesar (dasar tiga konduktor berbeban gugur) atau mendekati KHA terkoreksi netral, sedangkan netral tidak mempunyai deteksi beban lebih (431.2.3).
- Pemasangan menyimpang dari dasar desain: kabel tertutup insulasi termal, ditumpuk atau ditambah sirkit di rak, dilewatkan dekat pipa uap atau saluran buang pengering, atau udara di jalur kabel PVC melampaui 55 °C (K.52.3.1.4). Beban tidak ditambah sampai KHA dihitung ulang.
Salah tafsir yang sering terjadi
Guess what’s wrong first, then open the explanation.
Common misconception
Tabel nasional Lampiran K wajib didahulukan karena lebih sesuai dengan kabel buatan dalam negeri.
Why is it wrong?
Keliru. Lampiran K informatif dan kalah dari Bagian 5-52; Tabel K.52.10 tidak menyebut metode.
Common misconception
Sebagian besar rute kabel di udara, jadi KHA udara yang dipakai.
Why is it wrong?
Keliru. 523.8 meminta KHA dari bagian rute terburuk, misalnya dua meter di dalam dinding berinsulasi termal; hanya penembusan dinding kurang dari 0,35 m yang boleh diabaikan.
Common misconception
Netral tidak perlu dihitung karena beban tiga fasa seimbang.
Why is it wrong?
Keliru bila ada beban nonlinear satu fasa: harmonik kelipatan tiganya menjumlah di netral walaupun arus fasa seimbang.
Common misconception
Suhu ambien di Indonesia 30 °C, jadi faktor suhu tidak diperlukan.
Why is it wrong?
Keliru. KHA tabel berlaku pada kondisi acuan; yang dipakai suhu udara di jalur kabel pada jam terpanas, yang di dekat pengering atau setrika dapat jauh di atas 30 °C, dan kabel berkelompok dikoreksi faktor grup.
Hubungan dengan bab lain
Penampangnya diperiksa lagi di Bab 23 (pengaman), Bab 24 (hubung pendek), dan Bab 28 (susut tegangan, yang pada sirkit panjang sering menjadi penentu); konduktor proteksi tidak diturunkan dari KHA beban (Bab 29).
Latihan dan pembahasan
Try to answer first, then open the worked solution.
Motor tiga fasa 5,5 kW, 400 V, faktor daya 0,80, arus pelat nama 11,2 A. (a) Hitung arus dari ; mengapa berbeda dari pelat nama? (b) Berapa KHA minimum kabel sirkit akhirnya?
See the worked solution
(a) A, lebih kecil karena daya pelat nama adalah daya poros dan arus masukan juga menutup rugi motor (efisiensi tersirat ); yang dipakai arus pelat nama. (b) PUIL 2020 5100.5.3.1 meminta KHA kabel sirkit akhir motor tunggal sekurang-kurangnya 125 % arus pengenal motor, A setelah faktor koreksi; penerapannya pada starter ada di Bab 47.
Kabel NYM mm² sirkit satu fasa (L, N, PE) berada dalam konduit PVC pada permukaan dinding bata. Metode acuan mana yang berlaku dan berapa KHA dasarnya, juga bila konduit itu di dinding berinsulasi termal?
See the worked solution
Kabel multiinti dalam konduit pada dinding tembok adalah Tabel A.52.3 nomor 5, metode B2, karena B1 hanya untuk konduktor berinsulasi atau inti tunggal; dengan dua konduktor berbeban (PE tidak dihitung), Tabel B.52.2 kolom B2 memberi 23 A. Di dinding berinsulasi termal susunan itu menjadi nomor 2, metode A2, dan KHA-nya turun menjadi 18,5 A; angka 26 A Tabel K.52.10 tidak dipakai karena tanpa metode.
Kabel NYY berisolasi PVC 4 mm² diklip pada dinding (metode C, sirkit tiga fasa) di ruang mesin bersuhu 45 °C, melayani beban 24 A dengan MCB 25 A. Apakah kabel ini memenuhi 433.1?
See the worked solution
KHA dasar Tabel B.52.4 kolom C untuk 4 mm² tiga berbeban 32 A, dan faktor PVC pada 45 °C dari Tabel B.52.14 0,79, sehingga A. Karena A, syarat terpenuhi dengan cadangan kecil.
Tiga kabel NYY tiga inti 6 mm², masing-masing satu sirkit tiga fasa, dipasang satu lapisan bersentuhan di rak pelat tanpa lubang pada 30 °C. Berapa KHA efektif tiap kabel, dan berapa bila raknya berlubang?
See the worked solution
Rak pelat tanpa lubang adalah metode C dengan Tabel B.52.17 butir 2, untuk tiga kabel, dan KHA dasar 6 mm² Tabel B.52.4 kolom C 41 A, jadi A. Rak berlubang adalah metode E: Tabel B.52.10 memberi 43 A dan butir 4 untuk tiga kabel 0,82, sehingga A.
Sirkit tiga fasa seimbang berarus desain 30 A memasok catu daya elektronik melalui kabel PVC lima inti metode C, dengan harmonik ketiga terukur 38 %. Tentukan penampang menurut Tabel E.52.1 dan bandingkan dengan 524.2.2 a).
See the worked solution
Jalur Tabel E.52.1: 38 % berada di rentang 33 sampai 45 %, sehingga ukuran didasarkan pada arus netral dengan faktor 0,86; A dan A, cukup dengan 6 mm² (Tabel B.52.4 kolom C, 41 A), padahal tanpa harmonisa 4 mm² (32 A) cukup. Aturan 524.2.2 a) meminta netral kabel multiinti mampu A, yaitu 10 mm² (57 A); aturan 524.2 berlaku "bila tidak ada informasi yang lebih akurat", sehingga hasil ukur membuka jalur Lampiran E, tetapi 6 mm² hanya bertahan sampai %, dan satu pengukuran pada beban yang berubah bukan batas atas desain. Jawaban: 10 mm²; 6 mm² hanya bila 38 % adalah batas atas terdokumentasi, misalnya data pabrikan pada beban penuh.
Brosur kabel memuat tabel KHA tanpa metode instalasi acuan dan suhu acuan. Mengapa tabel ini tidak dapat digunakan langsung, dan dua langkah apa yang memverifikasi atau menggantikannya?
See the worked solution
KHA bergantung pada metode pemasangan, jumlah konduktor berbeban, dan suhu acuan: untuk 2,5 mm² PVC saja, PUIL 2020 memberi 17,5 A (metode A2, tiga berbeban) sampai 30 A (metode E, dua berbeban), sekitar 1,7 kali. Pertama, minta lembar data resmi pabrikan yang menyebut metode, jumlah konduktor berbeban, suhu konduktor, dan suhu acuan; kedua, tentukan metode dari Tabel A.52.3 dan pakai Lampiran B dengan faktor koreksinya, dan bila angka brosur lebih tinggi tanpa dasar tercantum, pakai nilai PUIL 2020.
Referensi
External sources
- IEC 60364-5-52:2009+AMD1:2024 CSV (Ed. 3.1), Low-voltage electrical installations, Part 5-52: Wiring systems, pratinjau resmicdn.standards.iteh.ai
- IEC 60287-1-1:2023 (Ed. 3.0), Electric cables, Calculation of the current rating, Part 1-1: Current rating equations (100 % load factor) and calculation of losseswebstore.iec.ch
Revision history
| Date | Version | Change |
|---|---|---|
| October 29, 2026 | 3 | Revised to the chapter standard |
| October 20, 2026 | 2 | Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references |
| September 30, 2026 | 1 | First published |
How to cite
Kurnia (2026). Kemampuan hantar arus: metode instalasi, faktor koreksi, dan tabel nasional. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/kemampuan-hantar-arus-metode-instalasi-faktor-koreksi-dan-tabel-nasional
Self-check · 3 questions
Check your understanding before moving on
Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.
Motor tiga fasa 5,5 kW, 400 V, faktor daya 0,80, arus pelat nama 11,2 A. (a) Hitung arus dari ; mengapa berbeda dari pelat nama? (b) Berapa KHA minimum kabel sirkit akhirnya?
Kabel NYM mm² sirkit satu fasa (L, N, PE) berada dalam konduit PVC pada permukaan dinding bata. Metode acuan mana yang berlaku dan berapa KHA dasarnya, juga bila konduit itu di dinding berinsulasi termal?
Kabel NYY berisolasi PVC 4 mm² diklip pada dinding (metode C, sirkit tiga fasa) di ruang mesin bersuhu 45 °C, melayani beban 24 A dengan MCB 25 A. Apakah kabel ini memenuhi 433.1?
Nearby chapters
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 28.
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 26.