Pemeliharaan listrik terencana dan pemeriksaan berkala
Bab ini menyusun program pemeliharaan listrik untuk usaha tegangan rendah: daftar aset dan kekritisan, inspeksi visual, termografi berbeban dengan kriteria kenaikan suhu NETA sebagai pengayaan, verifikasi torsi dan pembersihan panel, perawatan kontaktor, relai, kipas, dan filter, uji berkala RCD, isolasi, dan pembumian yang metodenya dirujuk ke babnya, pencatatan tren dan pemicu tindakan, serta penyusunan interval. Kewajiban hukum dibaca dari teks peraturan: Pasal 11 Permenaker 12/2015 (pemeriksaan berkala sekurangnya sekali setahun, pengujian berkala sekurangnya sekali lima tahun) masih berlaku, sedangkan Pasal 10 ayat (1) tentang pelaksananya dicabut Permenaker 11/2026; Permen ESDM 10/2021 mengatur pemeliharaan oleh pemilik dan SLO. Contoh kerja menyusun rencana tahunan satu laundry dengan hitungan beban kerja sekitar 152 jam per tahun dan cara membaginya dengan operator. Pemeriksaan formal instalasi dan prosedur SLO dibahas pada bab lain; pengukuran bertegangan hanya dijelaskan prinsipnya dengan prasyarat kompetensi, alat berkategori ukur sesuai, dan APD.
Sebuah laundry dengan tiga washer-extractor, tiga pengering, dan satu setrika gulung kehilangan satu sif produksi karena terminal masuk kontaktor pemanas pengering hangus pada Sabtu sore. Panel itu "diservis enam bulan sekali": serat ditiup dengan kompresor dan tidak ada catatan apa pun. Pemilik bertanya apa yang wajib menurut peraturan, berapa jam teknisi per tahun yang perlu disediakan, dan pekerjaan mana yang boleh ditunda bila jamnya terbatas.
Bab uji isolasi dan uji pembumian memberi metode, bab uji pra-energi memberi garis dasar, dan bab diagnosis instalasi mencari penyebab setelah gangguan; yang belum ada adalah program: apa diperiksa, bagaimana, seberapa sering, oleh siapa, dan kapan hasilnya memicu tindakan. Pemeriksaan formal instalasi, lembar hasil ujinya, dan prosedur SLO dibahas pada bab pemeriksaan dan pengujian instalasi; di sini pemeriksaan formal menjadi batas bawah jadwal.
Batas pembahasan
Cakupannya instalasi tegangan rendah 230/400 V di laundry dan bengkel kecil: PHB (PUIL 2020 juga memakai istilah PSDK), sirkit akhir, panel mesin, motor, pemanas, dan peralatan portabel. Trafo pelanggan, genset, tegangan menengah, dan penyalur petir tidak dibahas. Bab ini bahan belajar, bukan instruksi kerja. Pekerjaan di dalam panel dilakukan setelah isolasi dan verifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan dan bab kerja aman. Termografi berbeban, uji RCD (gawai proteksi arus sisa, GPAS), dan pengukuran arus hanya dilakukan personel kompeten, dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD dari penilaian busur api. Angka pada contoh adalah ilustrasi.
Kewajiban: tiga lapis yang berbeda
PUIL 2020. Bagian 1, 134.3 merekomendasikan verifikasi periodik untuk setiap instalasi, dan 134.4 mendefinisikan pemeliharaan sebagai program pemeriksaan, perawatan, perbaikan, dan pengujian ulang yang mengikuti Bagian 9. Bagian 9 merinci: bagian aus atau menua diperiksa dan diganti berkala (9.12.1.2.2), relai diuji mekanis dan listrik (9.12.1.2.4), pelindung yang dibuka dipasang kembali (9.12.1.2.6), hasil pemeriksaan dicatat tertulis (9.12.1.3.2), dan peralatan diberi tanda tanggal pemeliharaan terakhir (9.12.4). Butir 134.2.2 menganjurkan pemeriksaan resistansi isolasi berkala untuk instalasi pabrik atau bengkel, instalasi dengan 100 titik beban atau lebih, atau berdaya di atas 5 kW. PUIL 2020 tidak memberi interval untuk instalasi permanen; tiga bulan di 9.13.4 hanya untuk instalasi sementara di lapangan pembangunan.
Bagian 6 PUIL 2020 (verifikasi) tidak ada di salinan korpus, jadi klausulnya belum diverifikasi. Padanannya, IEC 60364-6:2016 (Ed. 2.0), menetapkan frekuensi verifikasi berkala dari jenis instalasi, pemakaian, mutu dan frekuensi pemeliharaan, serta pengaruh eksternal, dan meminta hasil laporan sebelumnya ikut dipertimbangkan (keyakinan sedang; teks klausul tidak dibaca). Anjuran sepuluh tahun di 6.5.2 untuk hunian (sekunder) tidak berlaku bagi ruang cuci.
Permenaker 12/2015 jo. 33/2015. Pasal 10 ayat (2) meminta pemeriksaan dan pengujian sebelum penyerahan kepada pemilik atau pengguna, setelah perubahan atau perbaikan, dan secara berkala. Pasal 11 ayat (1) meminta pemeriksaan berkala sekurangnya satu tahun sekali, ayat (2) pengujian berkala sekurangnya lima tahun sekali, dan ayat (3) meminta hasilnya dilaporkan kepada kepala dinas provinsi. Permenaker 11/2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan, berlaku sejak 3 Juli 2026, mencabut Pasal 1 angka 13 dan Pasal 10 ayat (1) Permenaker 12/2015, yaitu ayat yang mendaftar pelaksana pemeriksaan dan pengujian, serta Pasal 10 ayat (1) Permenaker 33/2015; Pasal 11 tidak termasuk yang dicabut. Permenaker 11/2026 mengatur pengujian penerapan norma K3 oleh pengawas ketenagakerjaan dan penguji K3, dengan hasil berupa laporan hasil uji dan surat keterangan (keyakinan sedang, dibaca lewat ringkasan teks). Angka tiga tahun di Pasal 21 peraturan itu adalah jarak paling cepat pemeriksaan norma oleh pengawas, dan ayat (2)-nya mengecualikan objek K3 yang intervalnya diatur peraturan K3 masing-masing, sehingga tidak menggantikan Pasal 11 Permenaker 12/2015 (keyakinan sedang). Jadi intervalnya tetap, tetapi siapa yang sah melaksanakan ditanyakan kepada dinas ketenagakerjaan provinsi.
Permen ESDM 10/2021. Pasal 22 ayat (1) mewajibkan pemilik instalasi memelihara instalasinya, dan Pasal 23 ayat (2) merinci pemeliharaan sebagai pemeriksaan, perawatan, perbaikan, dan uji ulang. Pasal 24 ayat (1) mengecualikan instalasi pemanfaatan tegangan rendah di bawah 100 kVA dari Pasal 22 ayat (2) dan (3), dan ayat (2) meminta pemeliharaannya mengikuti peraturan tentang standardisasi ketenagalistrikan, yang memberlakukan SNI instalasi termasuk PUIL 2020. Bagi laundry di bawah 100 kVA, syarat Pasal 22 ayat (3) tentang badan usaha jasa atau tenaga teknik bersertifikat tidak berlaku; syarat kompetensi pemelihara menurut Permenaker 12/2015 Pasal 6, yang dibahas di bab kerja aman, tetap berlaku. SLO diperlukan sebelum instalasi dioperasikan (Pasal 18 ayat (1)), dan Pasal 16 meminta pemeriksaan dan pengujian ulang bila instalasi direkondisi, diubah kapasitasnya, diubah instalasinya, atau direlokasi. Menurut Permen ESDM 12/2021 Pasal 44, SLO instalasi pemanfaatan tegangan rendah berlaku 15 tahun dan dapat diperpanjang, tetapi tidak berlaku lagi bila kapasitas atau instalasinya diubah, atau direkondisi (keyakinan sedang–tinggi, dibaca lewat ringkasan teks). Menambah pengering dan menaikkan daya karena itu memerlukan pemeriksaan, pengujian, dan SLO baru.
Ketiga lapis itu memberi batas bawah dan tanda tangan; terminal yang mengendur pada bulan keempat tidak menunggu pemeriksaan tahunan.
Daftar aset dan kekritisan
Setiap baris daftar aset memuat nama dan lokasi, data pengenal, diagram yang berlaku, tanggal pasang, garis dasar dari lembar komisioning (kontinuitas PE, resistansi isolasi, arus jalan, suhu udara puncak panel), sirkit yang menyuplainya, dan riwayat temuan. Tanpa garis dasar, angka pemeliharaan pertama tidak dapat dibaca sebagai tren.
Rak ini memakai tiga faktor bernilai 1 sampai 3: akibat kegagalan terhadap keselamatan dan kebakaran (), akibat terhadap produksi (), dan beratnya kondisi lingkungan serta keadaan fisik aset (). Kategori diambil dari nilai terbesar, bukan jumlah atau rata-rata:
dengan kategori A, kategori B, dan kategori C. Aturan nilai terbesar mengikuti logika penilaian kondisi peralatan NFPA 70B edisi 2023 (edisi 2026 belum dibaca), yang menetapkan kondisi 1, 2, atau 3 dari nilai terburuk kondisi fisik, kekritisan, dan lingkungan (sekunder). Merata-ratakan faktor menyembunyikan risiko, misalnya serat di dekat pemanas pengering yang tidak menentukan produksi. Pengering dengan , , masuk A; lampu gudang kering dengan ketiganya 1 masuk C.
Inspeksi visual
Inspeksi luar dengan panel tertutup: indikator dan alarm suhu berfungsi, pintu dan penutup lengkap, gland rapat, tidak ada jejak air atau embun di bawah panel, kisi kipas tidak tertutup serat, tidak ada bau hangus atau bunyi dengung baru, dan tanda tanggal pemeliharaan terbaca. Pekerjaan ini dapat dilatihkan kepada operator dengan daftar periksa. Inspeksi dalam setelah panel diisolasi: perubahan warna pada terminal, rel, dan isolasi kabel, karat, endapan serat, tanda torsi yang putus, ferrule yang mekar, kabel tertekuk di engsel pintu, dan ikatan PE pintu.
Temuan dicatat dengan foto dan kode referensi terminal, misalnya -Q2:1, supaya pemeriksaan berikutnya membandingkan titik yang sama. Peralatan portabel seperti setrika uap tangan, pompa celup, dan kabel ekstensi diperiksa visual lalu diuji kontinuitas PE dan resistansi isolasinya. Perkakas dan penguji tegangan sendiri diperiksa sebelum dipakai (PUIL 2020 9.12.2 c)) dan dikalibrasi menurut Bab 1 · Data & Pengukuran.
Termografi berbeban
Dari bab perakitan panel, daya panas sambungan . Pada keadaan tunak, kenaikan suhu titik itu di atas sekitarnya sebanding dengan daya panasnya, sehingga dengan resistansi kontak dan jalur panas yang dianggap tetap:
dengan kenaikan suhu terukur (K) pada arus (A) dan perkiraan kenaikan pada arus penuh (A). Rumus ini derivasi editorial, bukan kriteria standar. Literatur termografi memakai eksponen 1,6 sampai 2,0 menurut kondisi perpindahan panas, dan resistansi kontak juga naik dengan suhu, jadi eksponen 2 dipakai di sini sebagai pilihan konservatif dan hasilnya hanya urutan besar. Akibatnya: sambungan buruk yang hanya 12 K di atas sekitarnya pada 50 % beban dapat mencapai sekitar 48 K pada beban penuh. Karena itu pemindaian dilakukan pada beban terberat yang lazim, dan arusnya dicatat dengan tang ampere. Satu sumber sekunder mengutip NFPA 70B: sekurangnya 40 % beban pengenal (keyakinan sedang).
Pemindaian dilakukan setelah beban bertahan sampai suhu stabil, umumnya puluhan menit untuk panel, misalnya pada siklus pengeringan berturut-turut. Logam mengilap seperti rel tembaga dan baut berlapis beremisivitas rendah dan memantulkan panas benda lain, sehingga tampak dingin padahal panas. Pembacaan diambil pada permukaan beremisivitas tinggi di dekat titik yang dinilai: isolasi kabel di belakang sepatu kabel, badan terminal plastik, atau pita beremisivitas tinggi yang ditempel saat panel mati. Perbandingan tiga fasa pada arus sama mengurangi pengaruh emisivitas.
Pintu panel bertegangan dibuka hanya oleh personel kompeten dengan APD dari penilaian busur api, tanpa menyentuh, melepas penutup, atau mengencangkan apa pun; jendela inframerah terpasang mengurangi paparan itu.
Kriteria tindakan yang luas dipakai berasal dari tabel saran tindakan termografi NETA (Tabel 100.18). Nilai berikut dicek pada edisi 2007 lewat sumber sekunder; edisi berlaku ANSI/NETA MTS-2023, dan tabel pada edisi itu belum dibaca editor.
| Selisih terhadap komponen serupa pada beban serupa | Selisih terhadap suhu udara | Saran tindakan |
|---|---|---|
| 1–3 °C | 1–10 °C | Kemungkinan kelainan; selidiki |
| 4–15 °C | 11–20 °C | Kelainan mungkin ada; perbaiki bila waktu memungkinkan |
| – | 21–40 °C | Pantau sampai perbaikan dapat dilakukan |
| > 15 °C | > 40 °C | Kelainan besar; perbaiki segera |
Rak ini memakai tindakan yang lebih mendesak dari kedua kolom (aturan editorial). NETA dan NFPA adalah standar Amerika Serikat, tidak wajib di Indonesia, dan dipakai sebagai pengayaan. Menurut ringkasan sekunder, NFPA 70B edisi 2023 menetapkan termografi setiap 12 bulan untuk peralatan kondisi 1 dan 2, dan setiap 6 bulan untuk kondisi 3; edisi 2026 sudah terbit; menurut ringkasan sekunder, edisi itu mengakui pemantauan suhu terpasang tetap sebagai masukan pemeriksaan termal, dan apakah interval serta aturan kondisinya berubah belum dicek editor.
Verifikasi torsi dan pembersihan panel
Posisi rak ini (editorial): torsi diverifikasi, bukan ditambah. Obeng torsi yang jendela setelannya memenuhi rumus bab perakitan panel disetel pada nilai pabrikan; sekrup yang berputar sebelum obeng mencapai setelan dicatat kendur sebagai temuan dan tren. Sekrup yang tidak berputar belum tentu berjepit penuh, karena gesekan statis dapat menahan sekrup yang sudah kehilangan sebagian gaya jepitnya; bukti kondisi sambungan tetap termografi berbeban dan, bila ada alatnya, resistansi sambungan. Petunjuk pabrikan yang melarang pengencangan ulang terminal tertentu diikuti, dan ringkasan sekunder NFPA 70B edisi 2023 juga memakai frasa memeriksa torsi, bukan mengencangkan ulang.
Prioritasnya titik bertanda torsi putus, titik temuan termografi, terminal di mesin bergetar, dan sambungan aluminium. Sambungan yang sudah berubah warna tidak dikencangkan lalu dipakai lagi: bagian teroksidasi dipotong atau diganti, dan termografi diulang saat beban kembali.
Pembersihan dilakukan setelah isolasi, dengan penyedot debu dan kuas berbahan isolasi; udara tekan mendorong serat dan debu penghantar ke celah kontaktor, relai, dan catu daya. Filter kipas dibersihkan atau diganti menurut hasil pengamatan: bab desain panel menunjukkan kenaikan suhu udara panel berbanding terbalik dengan aliran, sehingga filter yang menurunkan aliran separuh menggandakan kenaikan suhunya. Embun atau jejak air di dalam panel mengharuskan uji resistansi isolasi sebelum panel dialiri kembali.
Kontaktor, relai, kipas, dan pengaman
Keausan kontaktor dihitung: umur listrik per kategori pemakaian dan rumus tugas campuran ada di bab komponen kendali, jumlah operasi per tahun dibaca dari pencacah PLC atau siklus mesin, dan penggantian dijadwalkan sebelum umur itu habis. Tanda lapangannya: dengung baru (permukaan magnet kotor atau tegangan koil kurang), jejak busur di ruang pemadam, dan badan yang berubah warna. Rak ini memperlakukan kontaktor kecil sebagai komponen ganti, bukan diperbaiki kontaknya.
PUIL 2020 9.12.1.2.4 meminta relai diperiksa dan diuji secara mekanis dan listrik. Untuk relai beban lebih, uji mekanisnya memakai tombol atau fungsi uji yang harus melepas kontaktor yang bergantung padanya, dan setelannya dicocokkan dengan setelan pada dokumen proteksi: arus pelat nama untuk relai di jalur saluran, atau 0,58 kali arus pelat nama untuk relai di jalur belitan starter bintang-segitiga, seperti dihitung di bab proteksi motor; relai yang direset otomatis atau setelannya dinaikkan tanpa alasan tercatat adalah temuan. Kipas diperiksa putaran, bunyi bantalan, dan alirannya, dan alarm suhu puncak panel diuji fungsinya. Motor diperiksa bantalannya, getarannya, dan arus jalannya terhadap garis dasar dengan cara bab kerusakan dan uji motor.
Uji berkala: RCD, isolasi, dan pembumian
RCD. Tombol uji membuktikan mekanisme, bukan waktu, arus pemutusan, atau PE. Uji tombol murah dan dijadwalkan sering; uji dengan alat pada dan masuk pemeriksaan tahunan. Interval tombol mengikuti petunjuk pabrikan; rak ini memakai sebulan sekali untuk ruang cuci, di awal sif sebelum mesin hilirnya dijalankan. Buku ajar korpus menyebut enam bulan sekali tanpa dasar peraturan. RCD yang tidak memutus dengan tombolnya, atau waktu pemutusannya naik mendekati batas dari tahun ke tahun, diganti; RCD yang sering trip dicari sebabnya dengan bab diagnosis instalasi, tidak dijembatani.
Resistansi isolasi. Motor, elemen pemanas, dan kabel di ruang basah diuji tahunan dan setelah banjir atau kebocoran. Hasil dikoreksi ke suhu yang sama dengan rumus pendekatan di bab uji resistansi isolasi, lalu dibandingkan: penurunan sampai separuh atau kurang dari catatan sebelumnya pada suhu sebanding adalah alasan menyelidiki walaupun nilainya masih di atas batas minimum. Ini sejalan dengan PUIL 2020 9.12.2 a), yang menyebut penurunan cepat sebagai tanda bahaya walaupun nilai masih memenuhi.
Pembumian. Kontinuitas konduktor proteksi dan impedansi lingkar sirkit mesin diuji tahunan, dan resistansi elektrode diukur pada musim yang sama setiap tahun, sebaiknya pada musim kemarau yang memberi nilai terburuk, karena resistivitas tanah berubah besar dengan kadar air.
Catatan, tren, dan pemicu tindakan
Catatan memuat tanggal, aset, titik ukur, alat dan nomor kalibrasinya, keadaan beban atau suhu, apa yang dilepas, nilai, batas, keputusan, dan nama pelaksana. PUIL 2020 meminta hasil pemeriksaan berkala tertulis dan tanda tanggal pada peralatan. Arah perubahan, bukan nilai tunggal, yang menunjukkan aset akan gagal.
| Besaran | Pemicu (editorial, kecuali disebut) | Tindakan |
|---|---|---|
| Termografi | Kelas NETA "perbaiki segera" | Kurangi beban atau hentikan sirkit; perbaiki sebelum operasi normal |
| Termografi | Kelas "pantau" | Pindai ulang pada interval lebih pendek sampai diperbaiki |
| Termografi | Kelas "perbaiki bila waktu memungkinkan" | Masuk jadwal henti berikutnya; pindai ulang setelah perbaikan |
| Resistansi isolasi | ≤ 50 % catatan sebelumnya pada suhu sebanding | Selidiki: kelembapan, kotoran, belitan |
| Kontinuitas PE | Di atas nilai harapan garis dasar ditambah kelonggaran | Periksa sambungan dan korosi |
| Waktu pemutusan RCD | Naik berturut-turut atau melewati batas | Ganti RCD |
| Arus jalan motor | Lebih dari 10 % di atas garis dasar pada beban sama | Periksa beban mekanis, tegangan, motor |
| Sambungan kendur | Lebih dari satu titik per panel per kunjungan | Perpendek interval verifikasi torsi; cari penyebab getaran |
Temuan berulang dicari penyebabnya dengan metode bab diagnosis gangguan listrik.
Interval: dari kewajiban, pabrikan, dan kekritisan
Interval setiap tugas diambil dari yang paling pendek di antara tiga sumber: peraturan (pemeriksaan berkala tahunan dan pengujian berkala lima tahunan), petunjuk pabrikan mesin dan komponen, dan interval editorial menurut kategori. Setelah dua atau tiga siklus tanpa temuan, interval editorial boleh diperpanjang satu tingkat dalam batas peraturan dan pabrikan; setelah temuan, dipendekkan. Interval editorial rak ini untuk laundry:
| Tugas | Keadaan | A | B | C |
|---|---|---|---|---|
| T1 Inspeksi visual luar | Hidup, panel tertutup | Bulanan | 3 bulan | 6 bulan |
| T2 Uji tombol RCD | Hidup | Bulanan (semua RCD) | Bulanan | Bulanan |
| T3 Termografi berbeban | Hidup, prasyarat busur api | 6 bulan | 12 bulan | 12 bulan (lewat PHB) |
| T4 Pembersihan dalam dan filter | Mati | 6 bulan | 12 bulan | – |
| T5 Verifikasi torsi dan kondisi kontaktor | Mati | 12 bulan | 24 bulan | – |
| T6 Resistansi isolasi motor dan pemanas | Mati | 12 bulan | 12 bulan | – |
| T7 Uji sirkit: kontinuitas PE, , RCD dengan alat | Campuran | 12 bulan | 12 bulan | 12 bulan |
| T8 Resistansi elektrode | Mati di titik uji | 12 bulan, musim sama |
Beban kerja tahunan dihitung dengan:
dengan jam kerja per tahun (h), jumlah aset kategori , frekuensi tugas per tahun, waktu per aset per pelaksanaan (h), faktor tambahan untuk persiapan, isolasi dan verifikasi bebas tegangan, serta dokumentasi, dan jam pendampingan pemeriksaan dan pengujian oleh pihak luar. Perbaikan temuan tidak termasuk dan dianggarkan terpisah.
Contoh kerja: rencana pemeliharaan tahunan satu laundry
Data (ilustrasi). Laundry dari pembuka bab, suplai 400 V tiga fasa dengan daya tersambung di bawah 100 kVA, bekerja dua sif enam hari seminggu. Satu teknisi internal punya 1.600 jam efektif per tahun untuk semua pekerjaan. Terpasang 8 RCD 30 mA dan 24 sirkit yang diuji tahunan.
Langkah 1: daftar aset dan kekritisan. Alasan: kategori menentukan interval, jadi dinilai lebih dulu dengan aturan nilai terbesar.
| Aset | Jumlah | Kategori | |||
|---|---|---|---|---|---|
| PHB utama | 1 | 3 | 3 | 2 | A |
| Panel cabang ruang cuci | 1 | 3 | 3 | 3 | A |
| Washer-extractor ber-VFD | 3 | 3 | 2 | 3 | A |
| Pengering berpemanas listrik | 3 | 3 | 2 | 3 | A |
| Setrika gulung | 1 | 3 | 3 | 2 | A |
| Pompa air di ruang kering | 2 | 2 | 2 | 2 | B |
| Kompresor udara | 1 | 2 | 2 | 2 | B |
| Penerangan kantor dan gudang kering (10 sirkit, satu kelompok) | 1 | 1 | 1 | 1 | C |
Setrika gulung masuk A karena hanya satu () dan panas (). Jumlahnya 9 aset A, 3 aset B, dan 1 kelompok C.
Langkah 2: waktu dan frekuensi. Waktu per pelaksanaan (ilustrasi): T1 0,25 h per aset (kelompok C 0,5 h), T2 0,1 h per RCD, T3 0,5 h, T4 1,5 h untuk A dan 1,0 h untuk B, T5 1,0 h, T6 1,0 h per mesin A dan 0,5 h per aset B, T7 0,4 h per sirkit, T8 2 h.
| Tugas | Hitungan | Jam per tahun |
|---|---|---|
| T1 | 31,0 | |
| T2 | 9,6 | |
| T3 | 11,0 | |
| T4 | 30,0 | |
| T5 | 10,5 | |
| T6 | 8,5 | |
| T7 | 9,6 | |
| T8 | 2,0 | |
| Jumlah | 112,2 |
T6 hanya untuk tujuh mesin A; kedua panel diuji lewat sirkitnya di T7. Frekuensi 0,5 berarti sekali dua tahun.
Langkah 3: tambahan dan kewajiban luar. Alasan: isolasi, verifikasi, dan pencatatan memakan waktu. Dengan , jam program h. Pendampingan pemeriksaan berkala tahunan dianggarkan 8 h, dan pengujian berkala lima tahunan 20 h, atau h per tahun:
Itu sekitar % waktu teknisi, di luar perbaikan temuan.
Langkah 4: waktu henti mesin. Alasan: tugas mati menghentikan produksi. Setiap mesin A memerlukan h henti per tahun untuk T4, T5, T6, dan uji sirkitnya di T7. Agar kapasitas tidak hilang sekaligus, rencananya bergilir: satu mesin A dikerjakan setiap dua sampai tiga minggu di luar sif, PHB utama pada hari libur, T8 pada musim kemarau, dan T3 dijadwalkan pada jam puncak pengeringan karena memerlukan beban.
Langkah 5: prioritas saat jam terbatas. Alasan: pemilik hanya dapat menyediakan 120 jam. Kategori A, uji sirkit tahunan, dan pendampingan peraturan tidak dipangkas; tugas tanpa bagian terbuka dipindah: inspeksi luar A dan tombol RCD dialihkan ke operator dengan daftar periksa dan pelaporan ke teknisi. Jam teknisi yang dilepas h, sehingga sisanya h (6,7 %), di bawah 120 h. Sisa 13,5 h disimpan untuk perbaikan temuan pertama.
Tafsir. Jam itu bermakna hanya bila hasilnya dicatat dan pemicunya dijalankan.
Contoh kerja lapangan
Contoh di bawah memakai rumus dan aturan bab ini; angka keadaan yang bukan dari sumber ditandai angka latihan, dan hitungannya dicatat di peta sumber pengembangan. Pengukuran berbeban dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD, dan pekerjaan di dalam panel dilakukan setelah isolasi dan verifikasi bebas tegangan.
Contoh 1: setelan relai beban lebih pompa air bersih hotel. Pompa air bersih hotel diasut bintang-segitiga, arus pelat nama motornya 28 A, dan relai beban lebih terpasang di jalur belitan (angka latihan). Setelan pada dokumen proteksi:
Pada pemeriksaan tahunan, tombol uji relai melepas kontaktor, tetapi setelannya terbaca 20 A tanpa alasan tercatat. Setelan itu 23 % di atas arus belitan pengenal, jadi belitan baru dilindungi pada arus yang sudah melampaui pengenalnya. Temuan dicatat, setelan dikembalikan ke 16,2 A, dan trip yang dulu mendorong orang menaikkan setelan dicari sebabnya dengan metode bab diagnosis gangguan listrik.
Contoh 2: arus jalan kipas buang dapur hotel. Garis dasar komisioning motor kipas buang dapur hotel 11,0 A; pemeriksaan berkala pada bukaan damper, kecepatan, dan tegangan yang sama membaca 12,4 A (angka latihan).
Kenaikan itu melewati pemicu 10 %, yang untuk motor ini setara 12,1 A. Tindakannya mengikuti tabel pemicu: beban mekanis, tegangan, dan motor diperiksa. Bantalan, getaran, dan arus jalan dibandingkan dengan garis dasar dengan cara bab kerusakan dan uji motor, dan hasilnya dicatat supaya pemeriksaan berikutnya membaca tren, bukan satu angka.
Contoh 3: tren isolasi motor pompa laundry rumah sakit. Motor pompa laundry rumah sakit tahun lalu terbaca 240 MΩ pada suhu belitan 26 °C, tahun ini 110 MΩ pada 38 °C, dengan alat dan tegangan uji sama (angka latihan). Perbandingan langsung tampak memicu aturan separuh. Setelah dikoreksi ke 40 °C dengan rumus pendekatan bab uji resistansi isolasi:
Rasionya 1,05, jadi isolasi stabil dan tidak ada pemicu. Kedua nilai mentah, suhu, dan nilai terkoreksi dicatat bersama.
Contoh 4: interval filter panel pengering hotel. Laundry hotel memiliki tiga pengering kategori A. Interval editorial T4 untuk A adalah 6 bulan, tetapi manual pengering meminta filter kipas panel dibersihkan setiap 3 bulan (angka latihan), dan peraturan tidak mengatur filter. Yang terpendek berlaku: 3 bulan, atau dua kunjungan tambahan per tahun. Dengan 0,5 h per kunjungan filter (angka latihan) dan :
Setelah beberapa siklus tanpa temuan, interval filter tetap 3 bulan karena perpanjangan editorial tidak boleh melewati petunjuk pabrikan.
Kondisi berhenti
- Termografi menunjukkan kelas "perbaiki segera" (selisih lebih dari 15 °C terhadap komponen serupa atau lebih dari 40 °C terhadap udara): beban sirkit dikurangi atau sirkit dihentikan, dan perbaikan tidak ditunda ke jadwal berikutnya.
- Panel berbau hangus, berbunyi, atau berubah warna dari luar tidak dibuka bertegangan; suplai diputus dari hulu. Termografi panel terbuka hanya dengan personel kompeten, penilaian busur api, dan APD, tanpa menyentuh atau mengencangkan apa pun.
- RCD tidak memutus dengan tombolnya atau gagal uji alat: sirkitnya tidak dioperasikan sampai RCD diganti dan diuji; RCD tidak dijembatani dan tidak diganti dengan kepekaan lebih rendah.
- Kontinuitas PE ke satu bagian konduktif terbuka putus, atau resistansi isolasi di bawah batas minimum: mesin atau sirkit tidak dioperasikan sampai diperbaiki dan diuji ulang.
- Pembersihan atau verifikasi torsi hendak dimulai sebelum isolasi, penguncian, dan verifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan; atau udara tekan hendak dipakai di dalam panel.
- Pelindung, penutup, penghalang, atau penghubung yang dilepas selama pemeliharaan belum terpasang kembali dan tercatat (PUIL 2020 9.12.1.2.6), atau air dan embun ditemukan tanpa uji isolasi sesudahnya.
- Nilai torsi pabrikan tidak diketahui atau obeng torsi tidak memiliki jendela setelan yang sesuai: sambungan tidak dikencangkan dengan perkiraan tangan.
Salah tafsir yang sering terjadi
"Sudah ada pemeriksaan tahunan dari luar, jadi tidak perlu program sendiri." Pemeriksaan berkala menurut Pasal 11 Permenaker 12/2015 adalah batas bawah frekuensi dan bukti kepatuhan pada satu hari. Permen ESDM 10/2021 tetap membebankan pemeliharaan kepada pemilik.
"Pengujian lima tahun sekali berarti isolasi cukup diuji lima tahun sekali." Angka lima tahun adalah pengujian berkala menurut peraturan. Uji isolasi motor dan pemanas di ruang basah bagian pemeliharaan tahunan dan dibaca sebagai tren, sesuai PUIL 2020 134.2.2 dan 9.12.2.
"Jadwal visual enam bulan, fungsi satu tahun, isolasi dua tahun adalah aturan K3." Satu buku ajar korpus memuat tabel itu tanpa sumber. Intervalnya lebih rapat daripada batas Pasal 11, jadi tidak melanggar, tetapi bukan isi peraturan, dan jenis ujinya tidak sama dengan pemeriksaan dan pengujian berkala yang diatur. Buku yang sama menyebut "SILO Alat K3" untuk setiap perlengkapan listrik, istilah yang tidak ditemukan pada teks Permenaker 12/2015. Daftar pelaksana di buku itu berasal dari Pasal 10 ayat (1) yang dicabut sejak 3 Juli 2026, sedangkan periode tahunan dan lima tahunannya sesuai Pasal 11.
"Terminal yang tampak dingin di kamera berarti aman." Logam mengilap tampak dingin, dan beban rendah menyembunyikan kenaikan yang tumbuh dengan kuadrat arus. Titik ukur beremisivitas tinggi, perbandingan antarfasa, dan catatan arus mengatasinya.
Hubungan dengan bab lain
Prasyaratnya Bab 1 · Data & Pengukuran, Bab 2 · Keselamatan, dan Bab 52 (panel yang dapat diperiksa), bab alat ukur, bab uji, bab komponen dan motor, bab panel, serta bab K3 dan diagnosis. Pemeriksaan formal instalasi dan SLO dibahas pada bab pemeriksaan dan pengujian instalasi, dan pemeliharaan satu mesin utuh pada bab studi kasus kelistrikan washer-extractor.
Latihan dan pembahasan
Tuliskan rumus, satuan, dan asumsi. Angka dalam soal adalah data latihan.
- Termografi pada pemutus masuk PHB saat beban 45 % arus pengenal: terminal L1 44 °C, L2 68 °C, L3 45 °C, udara 35 °C, ketiganya komponen dan sambungan yang sama. Klasifikasikan dengan tabel NETA, perkirakan kenaikan L2 terhadap komponen serupa pada beban penuh, dan tentukan tindakan.
- Pompa booster dipindah ke ruang pompa yang lantainya sering basah. Penilaiannya , , . Tentukan kategorinya dengan aturan rak ini, bandingkan dengan hasil bila memakai rata-rata, dan jelaskan mengapa rak memilih nilai terbesar.
- Laundry pada contoh kerja menambah dua washer-extractor kategori A, masing-masing dengan RCD dan sirkit sendiri. Hitung tambahan jam per tahun dengan waktu dan interval contoh kerja dan .
- Per 28 September 2026, pernyataan mana yang benar? (A) Permenaker 12/2015 sudah dicabut seluruhnya oleh Permenaker 11/2026. (B) Pemeriksaan dan pengujian K3 listrik cukup lima tahun sekali. (C) Pasal 11 Permenaker 12/2015 tetap meminta pemeriksaan berkala sekurangnya setahun sekali dan pengujian berkala sekurangnya lima tahun sekali, sedangkan ayat tentang pelaksananya, Pasal 10 ayat (1), dicabut. (D) SLO dari Permen ESDM 10/2021 menggantikan pemeriksaan K3 listrik di tempat kerja.
- Motor pompa tahun lalu terbaca 180 MΩ pada suhu belitan 30 °C; tahun ini 64 MΩ pada 34 °C, alat dan tegangan uji sama. Nilai tren dengan koreksi suhu bab uji resistansi isolasi dan aturan separuh. Apa kesalahan bila kedua angka dibandingkan langsung?
- Panel pada contoh kerja 1 bab desain panel melepas 459 W, kipasnya memberi 150 m³/h saat filter bersih, udara ruang 40 °C, dan alarm puncak disetel 52 °C. Serat menurunkan aliran menjadi 90 m³/h. Hitung suhu udara puncak dan tetapkan tindakan terhadap interval pembersihan filter.
Kunci jawaban beralasan
- Terhadap komponen serupa: °C, di atas 15 °C, kelas "perbaiki segera". Terhadap udara: °C, kelas "pantau"; yang lebih mendesak dipakai. Pada beban penuh, K (dengan eksponen 1,6 sekitar 83 K; kesimpulan sama), perkiraan urutan besar yang menunjukkan sambungan akan gagal bila beban naik. Tindakan: kurangi beban, henti secepatnya, isolasi, ganti bagian teroksidasi, lalu pindai ulang pada beban serupa. Pengukuran berbeban dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD.
- , kategori A. Rata-rata akan dibulatkan menjadi B dan memperpanjang interval termografi dan pembersihan, padahal lantai basah menaikkan risiko isolasi turun dan kejut. Nilai terbesar mencegah satu faktor buruk tertutup faktor lain.
- Per aset A per tahun: T1 , T3 , T4 , T5 1, T6 1, jumlah 9 h. Dua mesin 18 h, T7 h, T2 h, jumlah 21,2 h; dengan , h per tahun.
- C. Permenaker 11/2026 hanya mencabut Pasal 1 angka 13 dan Pasal 10 ayat (1) Permenaker 12/2015 (dan Pasal 10 ayat (1) Permenaker 33/2015), jadi A salah. B mencampur pemeriksaan tahunan dengan pengujian lima tahunan. D salah: SLO kewajiban ketenagalistrikan, pemeriksaan K3 listrik kewajiban ketenagakerjaan; keduanya berdampingan.
- Koreksi ke 40 °C: MΩ dan MΩ; rasio , di bawah separuh, jadi diselidiki (kelembapan, kotoran, jalur kabel) walaupun nilainya jauh di atas batas minimum. Perbandingan langsung melebihkan penurunan karena belitan tahun ini lebih panas.
- K, udara puncak °C, di atas alarm 52 °C dan di atas dasar desain 55 °C bab desain panel. Filter dibersihkan sekarang, dan interval pembersihan dipendekkan sehingga aliran tidak turun di bawah nilai yang menjaga puncak di bawah 52 °C: m³/h.
Referensi
Sumber luar
- JDIH BPK, teks Permenaker No. 12 Tahun 2015 (PDF), Pasal 10 dan 11peraturan.bpk.go.id
- JDIH BPK, Permenaker No. 12 Tahun 2015 tentang K3 Listrik di Tempat Kerjaperaturan.bpk.go.id
- JDIH BPK, Permenaker No. 11 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaanperaturan.bpk.go.id
- JDIH ESDM, Permen ESDM No. 10 Tahun 2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikanjdih.esdm.go.id
- IEC 60364-6:2016 (Ed. 2.0), Low voltage electrical installations, Part 6: Verificationwebstore.iec.ch
- Electrical Installation Guide, Residential electrical installation: periodic control (sekunder)electrical-installation.org
- NFPA 70B, Standard for Electrical Equipment Maintenancenfpa.org
- NFPA 70B-2026, daftar katalog ANSI Webstore (bukti edisi)webstore.ansi.org
- ANSI/NETA MTS-2023, Standard for Maintenance Testing Specificationswebstore.ansi.org
- JDIH BPK, Permenaker No. 33 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Permenaker No. 12 Tahun 2015peraturan.bpk.go.id
- JDIH ESDM, Permen ESDM No. 12 Tahun 2021 tentang Klasifikasi, Kualifikasi, Akreditasi, dan Sertifikasi Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrikjdih.esdm.go.id
- Thermographic Measurements in Electrical Power Engineering: Open Discussion on How to Interpret the Results, Applied Sciences 14(11):4920, 2024doi.org
Bab terkait
- Hierarki pengendalian, izin kerja, dan verifikasi keadaan amanKeselamatan · Bab 2
- Kalibrasi, ketidakpastian, dan mutu pengukuranData & Pengukuran · Bab 1
- Uji resistansi isolasi: tegangan uji dan membaca hasil pada kabel dan motorKelistrikan & Kendali · Bab 17
- Uji pembumian, impedansi lingkar gangguan, dan uji RCDKelistrikan & Kendali · Bab 18
- Komponen kendali: kontaktor, relai bantu, dan penandaan kontakKelistrikan & Kendali · Bab 46
- Proteksi motor: relai beban lebih, MPCB, termistor, dan relai fasaKelistrikan & Kendali · Bab 47
- Desain panel kendali: verifikasi, kenaikan suhu, IP, dan tata letakKelistrikan & Kendali · Bab 71
- Perakitan dan pengawatan panel: rel, duct, terminal, ferrule, torsi, warna, dan labelKelistrikan & Kendali · Bab 72
- Uji pra-energi dan komisioning panel dan mesinKelistrikan & Kendali · Bab 74
- Busur api: energi insiden, batas pendekatan, dan APDKelistrikan & Kendali · Bab 77
- Kerja aman: lima aturan emas, LOTO, izin kerja, dan kompetensiKelistrikan & Kendali · Bab 76
- Diagnosis instalasi: RCD trip, MCB trip, terminal panas, netral putus, dan tegangan rendahKelistrikan & Kendali · Bab 80
- Kerusakan dan uji motor: belitan, isolasi, bantalan, dan getaran dasarKelistrikan & Kendali · Bab 44
- Metode diagnosis gangguan listrikKelistrikan & Kendali · Bab 78
- Tang ampere, pengukuran daya, dan penguji urutan fasaKelistrikan & Kendali · Bab 16
- Kontrol motor listrik: dari pelat nama, rangkaian, sampai komisioningKelistrikan & Kendali · Bab 52
- Keselamatan alat ukur: kategori ukur, rating, dan verifikasi bebas teganganKelistrikan & Kendali · Bab 14
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Termografi pada pemutus masuk PHB saat beban 45 % arus pengenal: terminal L1 44 °C, L2 68 °C, L3 45 °C, udara 35 °C, ketiganya komponen dan sambungan yang sama. Klasifikasikan dengan tabel NETA, perkirakan kenaikan L2 terhadap komponen serupa pada beban penuh, dan tentukan tindakan.
Pompa booster dipindah ke ruang pompa yang lantainya sering basah. Penilaiannya , , . Tentukan kategorinya dengan aturan rak ini, bandingkan dengan hasil bila memakai rata-rata, dan jelaskan mengapa rak memilih nilai terbesar.
Laundry pada contoh kerja menambah dua washer-extractor kategori A, masing-masing dengan RCD dan sirkit sendiri. Hitung tambahan jam per tahun dengan waktu dan interval contoh kerja dan .
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Kelistrikan & Kendali · Bab 82.
Urutan baca menurut rak: Kelistrikan & Kendali · Bab 80.