Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kontrol & Instrumentasi · Starter motor

    Bintang-segitiga

    Star–delta starter

    Metode start yang mula-mula menghubungkan winding dalam STAR lalu beralih ke DELTA pada motor yang sesuai.

    Nama lain
    Star–Delta · bintang segitiga · wye delta
    Jenis
    manual · pewaktu otomatis · transisi terbuka

    Cara kerja

    1. Motor 400 V Δ dengan enam terminal: U1 V1 W1 dan W2 U2 V2.
    2. Asut bintang: W2, U2, V2 disatukan; tiap belitan mendapat 230 V.
    3. Arus dan torsi asut sekitar sepertiga dibanding langsung segitiga.
    4. Relai waktu memindahkan hubungan; bintang dilepas lebih dulu.
    5. Segitiga: tiap belitan mendapat 400 V untuk kerja penuh.
    6. Kontaktor bintang dan segitiga tidak boleh menutup bersamaan: pakai interlock.

    Animasi cara kerja, bukan simulasi pengukuran.

    Penjelasan

    Prinsipnya

    • Motor yang belitannya dirancang untuk 400 V dalam segitiga dijalankan mula-mula dalam bintang, sehingga setiap belitan hanya menerima sekitar 230 V dan arus saluran saat asut turun ke sekitar sepertiga arus asut langsung. Karena torsi motor induksi sebanding kira-kira dengan kuadrat tegangan belitan, torsi asut juga turun ke sekitar sepertiga.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 8
    • Pengasutan bintang–segitiga berpindah dari mulai bintang melalui jeda/transisi ke operasi segitiga, dengan kemungkinan gagal atau trip pada tiap tahap. Timer yang selesai tidak membuktikan kontaktor berpindah dengan benar.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 52
    • Starter tiga kontaktor adalah starter transisi terbuka: kontaktor bintang membuka, lalu setelah jeda singkat kontaktor segitiga menutup. Selama jeda, motor terputus tetapi rotornya masih berputar dan membawa fluks, yang membangkitkan tegangan stator berfrekuensi sesuai kecepatan rotor; motor sesaat menjadi generator yang tidak sinkron dengan jaringan. Saat kontaktor segitiga menutup, beda tegangan antara jaringan dan tegangan bangkitan itu mendorong arus lonjakan yang besarnya bergantung pada sudut fasa keduanya pada saat penutupan.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 53

    Angka dan aturan

    • Bintang-segitiga hanya untuk motor yang dirancang terhubung segitiga pada tegangan jaringan: pada jaringan 400 V, pelat nama harus menyebut 400 V Δ, biasanya motor 400/690 V. Motor 230/400 V bekerja bintang pada 400 V, dan tahap segitiga memberi belitannya √3 kali tegangan pengenal.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 53
    • Starter bintang-segitiga membutuhkan enam konduktor dari starter ke motor. PUIL 2020 Bagian 2, 2.6.4.1 b), mengizinkan kabel ini lebih kecil daripada kabel sirkit, tetapi KHA-nya tidak boleh kurang dari 1/√3, kira-kira 58 %, arus pengenal motor, karena setiap belitan hanya dialiri arus fasa.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 53
    • Sepertiga torsi cukup untuk pompa sentrifugal dan kipas yang torsinya kecil pada kecepatan rendah, tetapi berisiko untuk beban torsi tetap yang berat.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 53

    Yang sering keliru

    • "Motor 400/690 V hanya boleh disambung bintang beberapa detik." Pada 400 V, sambungan bintang memberi tiap belitan sekitar 231 V dan torsi kira-kira sepertiga. Batasnya beban yang dapat dipikul dengan torsi itu, bukan hitungan detik.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 41
    • Anggapan bahwa setiap motor enam terminal boleh dijalankan star–delta berisiko menempatkan tegangan yang salah pada belitan atau mengoperasikannya dalam hubungan yang tidak dirancang.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 52
    • Relai waktu yang terlalu pendek membuat starter bekerja hampir seperti asut langsung dengan satu hentakan tambahan.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 53

    Keselamatan

    • Interlock antara kontaktor bintang dan segitiga tidak ada, dijembatani, atau salah satu kontaktornya ditemukan dengan kontak utama menempel: mesin tidak dioperasikan, karena keduanya dapat membentuk hubung pendek antarfasa.

      Kelistrikan & Kendali · Bab 53
    L1U1W2L2V1U2L3W1V2BINTANG · W2–U2–V2
    Sambungan bintang (Y)Konvensi terminal motor IECDiagram koneksi terminalSiemens three-phase motor manual · Connection/nameplate guidance; verify the actual motor nameplate
    L1U1W2L2V1U2L3W1V2SEGITIGA · U1–W2 / V1–U2 / W1–V2
    Sambungan segitiga (Δ)Konvensi terminal motor IECDiagram koneksi terminalSiemens three-phase motor manual · Connection/nameplate guidance; verify the actual motor nameplate
    Bintang dan segitiga adalah topologi sambungan belitan, bukan identitas fase permanen terminal U2/V2/W2.Nama standar dan jenis diagram dicantumkan pada setiap varian.Simbol IEC ditampilkan sebagai rekonstruksi edukasi, bukan reproduksi aset normatif IEC 60617. Untuk proyek kontraktual, verifikasi nomor simbol pada basis data IEC berlisensi dan standar proyek.

    Fungsi

    Mengurangi tegangan winding dan arus start dibanding start DELTA langsung, dengan konsekuensi torsi start lebih rendah.

    Cara memakai

    • Gunakan hanya bila nameplate dan enam terminal motor sesuai tegangan jaringan.
    • Sediakan interlock listrik dan mekanis.

    Saran

    • Ikuti pasangan terminal serta waktu perpindahan dari diagram dan data produsen.

    Jangan

    • Jangan pernah menutup contactor STAR dan DELTA bersamaan.

    Istilah terkait

    Sumber

    • Siemens · Configuration Manual — Three-phase Motors
    • Schneider Electric · Selectivity, Cascading and Coordination Guide
    • OMRON · H3DT Solid-state Timer Datasheet

    Referensi belajar, bukan pengganti datasheet, pelat nama, prosedur K3, standar instalasi, atau penilaian teknisi berwenang pada peralatan sebenarnya.

    Semua istilah