Skip to content

Search ARSTEMA

Type a chapter, term, symptom, or tool.

    Back to the atlas
    Electrical & Control · Chapter 76Applied

    By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 24 min read

    Kerja aman: lima aturan emas, LOTO, izin kerja, dan kompetensi

    Bab ini menerapkan kerangka isolasi, izin, dan verifikasi dari Bab 2 · Keselamatan pada pekerjaan listrik: lima aturan emas EN 50110-1:2023 dipetakan ke PUIL 2020 Bagian 9 (9.9.2, 9.10.5, 9.10.6, 9.10.7), penguncian dengan kunci yang dipegang pemimpin kerja menurut 9.9.2.6 lalu gembok pribadi per pekerja, energi tersimpan pada kapasitor VFD, pegas, drum, dan air panas, peran pengelola instalasi, pengendali operasi, dan pemimpin kerja, larangan kerja bertegangan di ruang lembap (9.9.3.2 b), serta kompetensi menurut Permenaker 12/2015 jo. 33/2015 yang sebagian pasalnya dicabut Permenaker 11/2026 dan Permen ESDM 10/2021. Contoh kerja menyusun prosedur LOTO penggantian bantalan motor drum washer-extractor ber-VFD dengan waktu tunggu kapasitor, torsi drum tak seimbang, jumlah pasangan verifikasi, dan siapa mengerjakan tiap langkah. Bab ini bahan belajar, bukan prosedur lokasi; alat verifikasi dibahas di bab keselamatan alat ukur.

    This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.

    High-risk material

    This material involves real hazards. A concept explanation doesn’t replace site procedures, competency, energy isolation, the latest SDS, or a work permit.

    Section you’re reading: Chapter opening

    Pukul tujuh pagi, teknisi laundry hotel mematikan MCB washer-extractor nomor tiga di PHB area cuci, menempelkan kertas "jangan dinyalakan", lalu pergi mengambil bantalan pengganti motor drum. Pukul delapan, supervisor sif melihat MCB itu turun, mengira mesin trip karena beban lebih, dan menaikkannya supaya antrean cucian berjalan; kertasnya sudah jatuh ke lantai basah. Tidak ada yang cedera hanya karena sakelar utama mesin itu kebetulan masih pada posisi O. Pertanyaannya: siapa yang seharusnya memegang kunci, apa yang harus dibuktikan sebelum tangan masuk ke panel dan ke bawah drum, dan siapa yang boleh menyalakan kembali.

    Batas pembahasan

    Bab ini menerapkan kerangka hierarki pengendalian, izin kerja, dan verifikasi keadaan aman dari Bab 2 · Keselamatan pada pekerjaan listrik di instalasi dan mesin 230/400 V, 50 Hz, dengan contoh mesin laundry. Alat dan urutan uji-ukur-uji ada di Bab 14 (keselamatan alat ukur), pemilihan perangkat pemisah instalasi di Bab 31 (isolasi, penyakelaran, dan pemutusan darurat), isolator lokal mesin di Bab 73 (pemasangan lapangan mesin), energi insiden busur api dan APD di Bab 77, serta efek arus pada tubuh dan pertolongan pertama di Bab 75; tegangan menengah dan kerja bertegangan sebagai metode (live working) tidak dibahas. Prosedurnya bahan belajar; pekerjaan nyata mengikuti prosedur tertulis lokasi, manual pabrikan, dan penugasan orang berwenang. Setiap pengukuran pada konduktor yang dianggap bertegangan, termasuk verifikasi bebas tegangan, hanya dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD.

    Tiga keadaan kerja

    PUIL 2020 Bagian 9 membagi pekerjaan listrik menjadi tiga keadaan: bekerja tanpa tegangan (9.9.2), bekerja bertegangan (9.9.3), dan bekerja di dekat instalasi bertegangan (9.9.4). Kerja tanpa tegangan adalah keadaan baku; dua keadaan lainnya memerlukan alasan, syarat, dan orang yang berbeda. PUIL 2020 tidak berlaku untuk peralatan listrik pada mesin (Bagian 1, 11.3 k), sehingga di dalam mesin ketentuan Bagian 9 dipakai sebagai prinsip yang sejalan dengan EN 50110-1, sedangkan PHB dan sirkit yang menyuplai mesin tetap tunduk pada PUIL.

    Lima aturan emas dan padanannya di PUIL 2020

    Lima aturan emas (five safety rules) adalah lima langkah berurutan EN 50110-1 untuk kerja tanpa tegangan, diuraikan di bawah menurut urutannya; izin mulai kerja diberikan setelah kelimanya selesai (6.2.1 sampai 6.2.7). PUIL 2020 memuat isi yang sama dalam urutan membebaskan tegangan (9.10.5.1), mengamankan keadaan tidak bertegangan (9.10.6), dan syarat kerja 9.9.2.

    Putuskan sepenuhnya. Pemutusan memakai gawai yang memang memisahkan, pada semua konduktor aktif, dari semua sumber: sakelar lalu pemisah dibuka, elemen sekering dikeluarkan, dan konduktor ke meter diputus (9.10.5.1 a sampai c), dan sumber lain juga diputus (9.10.6 e). Pada mesin, sakelar utama berkemampuan AC-23B menjalankan fungsi sakelar dan pemisah sekaligus (Bab 73). Kontaktor bukan pemisah karena posisinya ditentukan koil dan tidak dapat dikunci terbuka (Bab 46); tombol stop, stop darurat, dan fungsi penghentian torsi aman (Safe Torque Off, STO) pada VFD menghentikan gerak tetapi membiarkan tautan DC dan terminal masuk bertegangan. Di laundry titik pemutusannya sakelar utama mesin dan MCB di PHB, dan sumber lain yang sering terlewat adalah pompa dosis dispenser bersuplai kotak kontak sendiri, sirkit interlock bersuplai luar yang dikecualikan dari sakelar utama, UPS untuk PLC, dan genset.

    Amankan dari penyambungan kembali. Pemisah dibuka lalu dikunci (9.10.5.1 a). 9.9.2.6 meminta setiap sakelar atau pemisah yang dapat menyalurkan tegangan dikunci atau digembok, dengan anak kunci disimpan petugas yang diberi wewenang memimpin pekerjaan, menurut prosedur yang mencegah orang lain membukanya; rambu dipasang di tempat pemutusan untuk menyatakan ada orang bekerja (9.9.2.1, 9.10.6 d). Pada mesin laundry, setiap titik pemutusan digembok dan diberi rambu, dan sekering yang dikeluarkan disimpan pemimpin kerja. Rambu memberi informasi; gembok memberi hambatan fisik. Bila sakelar utama tidak menerima gembok, kekurangannya diperbaiki pada desain atau pemasangan (Bab 73).

    Pastikan bebas tegangan. 9.9.2.2 meminta orang berwenang memeriksa tegangan sebelum pekerjaan dimulai, dan muatan dibuang (9.10.5.1 d, 9.9.2.10). Alat, urutan uji-ukur-uji, dan jumlah pasangan Nuji=n(n−1)/2N_\text{uji}=n(n-1)/2 ada di Bab 14. Yang ditambahkan ialah urutan waktunya: verifikasi dilakukan setelah pemutusan dan penguncian, setelah waktu peluahan kapasitor terlewati, dan oleh orang yang akan bekerja. Tautan DC VFD meluah secara eksponensial melalui resistor peluah:

    u(t)=U0 e−t/(RC),taman=RCln⁡U0Uamanu(t) = U_0\, e^{-t/(RC)}, \qquad t_\text{aman} = RC \ln\frac{U_0}{U_\text{aman}}

    dengan U0U_0 tegangan rel saat pemutusan (V), RR resistansi peluah (Ω), CC kapasitansi rel (F), dan UamanU_\text{aman} batas yang dipakai, misalnya 60 V menurut IEC 60204-1 6.2.4 (Bab 74, uji pra-energi). Rumus ini berlaku bila resistor peluah utuh dan tidak ada sumber yang mengisi kembali. Resistor yang putus membuat tegangan bertahan jauh lebih lama, sehingga label waktu tunggu adalah syarat minimum; buktinya pengukuran di terminal ukur pabrikan. Muatan juga tersimpan pada kapasitor perbaikan faktor daya dan kabel panjang yang baru diuji isolasinya. Motor magnet permanen membangkitkan tegangan di terminalnya bila porosnya diputar oleh drum atau sabuk, walaupun suplainya terisolasi.

    Bumikan dan hubung singkat. PUIL 2020 9.9.2.3 mewajibkan peralatan yang dikerjakan dibumikan dengan konduktor tembaga sekurang-kurangnya 16 mm²; konduktor itu disambung ke bumi dahulu, baru ke peralatan, dan dipasang tampak dari tempat orang bekerja atau dekat dengannya; pada mesin, perangkat pembumian portabel dipasang di sisi beban pemisah. Jumlah gawai pembumian dihitung dan dicatat (9.10.6 c), dan saat dilepas urutannya dibalik: sisi peralatan dahulu, bumi kemudian (9.9.2.12, 9.10.7 a dan b). Fungsinya menahan tegangan di tempat kerja tetap rendah dan memaksa proteksi memutus bila sirkit tersambung kembali. EN 50110-1:2013 membolehkan langkah ini tidak dilakukan pada instalasi tegangan rendah kecuali ada risiko instalasi menjadi bertegangan; rumusan edisi 2023 belum dipastikan. PUIL 2020 tidak memuat pengecualian itu, jadi pada instalasi yang tunduk pada PUIL pembumian adalah langkah wajib. Di dalam perlengkapan listrik mesin, yang di luar lingkup PUIL (11.3 k), pengecualian EN 50110-1 hanya dipakai bila prosedur tertulis yang disetujui penanggung jawab ahli menyatakan tidak ada kemungkinan bagian itu bertegangan kembali.

    PUIL 2020 9.9.2.10 b) 2) masih memuat cara membuang muatan dengan melempar kawat tembaga terbumi ke konduktor peralatan. Cara itu tidak dipakai di rak ini: lemparan dapat meleset ke bagian yang masih bertegangan dan tidak memberi sambungan yang dapat diperiksa. Perangkat pembumian dan hubung singkat portabel dengan penjepit yang dipasang dengan tongkat berisolasi, atau pembumian permanen pada peralatan (9.9.2.10 a), memberi hasil yang sama secara terkendali.

    Lindungi dari bagian bertegangan terdekat. Setelah empat langkah pertama, bagian bertegangan dapat tersisa di dekat tempat kerja: terminal masuk sakelar utama yang terbuka di dalam panel mesin, sirkit yang dikecualikan, dan mesin sebelah di PHB yang sama. Tabel jarak aman minimum 9.9.4.1 dimulai pada 1 kV fasa-bumi (50 cm), jadi, dibaca harfiah, PUIL tidak memberi angka jarak bagi bagian tegangan rendah yang terbuka; tidak adanya angka bukan berarti bebas jarak. Bila bagian bertegangan berada dalam jangkauan, 9.9.4.5 meminta penyekat dari bahan isolasi, dan 9.9.4.3 dan 9.9.4.4 melarang meteran logam dan tangga berpenguat logam. Penyekat itu dipasang personel kompeten sebagai pekerjaan di dekat bagian bertegangan, dengan APD.

    LOTO: kunci pemimpin kerja, gembok pribadi, dan energi lain

    LOTO (lockout-tagout) adalah praktik mengunci gawai pemisah dan memasang label pribadi yang bernama, bertanggal, dan menyebut pekerjaan agar energi tidak dapat dikembalikan selama orang bekerja. Penguncian 9.9.2.6 dengan kunci yang dipegang pemimpin kerja lemah untuk tim, karena pekerja lain bergantung pada ingatan pemimpin kerja. Praktik yang lebih kuat dari OSHA 29 CFR 1910.147 menambahkan gembok pribadi: setiap pekerja memasang gemboknya sendiri, beridentitas pemasangnya, pada penjepit banyak gembok (hasp) atau pada kotak kunci kelompok. Kotak kunci kelompok adalah cara menyimpan kunci menurut 9.9.2.6: pemimpin kerja mengunci titik isolasi, memasukkan kuncinya ke kotak, memasang gemboknya pertama dan melepasnya terakhir, sehingga kunci tetap dalam kendalinya tetapi tidak dapat dipakai sebelum gembok pribadi terakhir dilepas pemiliknya sendiri.

    Gembok pribadi hanya dilepas pemiliknya. OSHA 1910.147 mengizinkan pelepasan oleh orang lain hanya melalui prosedur tertulis yang memastikan pemiliknya tidak ada di fasilitas dan sudah diupayakan dihubungi, serta mensyaratkan prosedur khusus saat pergantian sif agar perlindungan tidak terputus. Label (tag) LOTO adalah rambu pribadi bernama, bertanggal, dan menyebut pekerjaan, bukan label inspeksi alat portabel.

    Mesin laundry menyimpan energi lain yang tidak hilang saat listrik diisolasi. Drum yang meluncur setelah peras berputar lebih dari satu menit (Bab 49). Linen basah yang menggumpal di satu sisi drum memberi torsi gravitasi yang memutar drum dan puli motor ketika sabuk atau rem dilepas (Bab 1 · Keselamatan). Pegas menyimpan energi pada penegang sabuk, suspensi, dan kunci pintu. Air panas dan elemen pemanas tetap panas setelah suplai diputus. Katup solenoid yang bocor meneruskan air, uap, atau udara tekan dari jaringan bila katup manual di hulu tidak ditutup, dan dispenser bersuplai terpisah dapat memompa bahan kimia ke mesin. Masing-masing menjadi baris prosedur LOTO dengan titik isolasi dan pembuktiannya sendiri.

    Izin kerja, peran, dan serah terima

    EN 50110-1:2023 memakai tiga peran: pengelola instalasi (installation manager) menetapkan aturan dan organisasi operasi aman, pengendali operasi (operation controller) menjaga operasi aman instalasi selama pekerjaan, dan pemimpin kerja (work controller) bertanggung jawab langsung atas pekerjaan di lokasi. Padanannya di PUIL 2020 ialah penanggung jawab ahli yang ditunjuk pengurus (9.10.2.2) dan pemimpin pembebasan tegangan yang memegang surat penugasan dan bertanggung jawab penuh atas bebasnya sirkit dari tegangan (9.9.2.4); pekerjaan baru boleh dilaksanakan setelah 9.9.2.2, 9.9.2.3, dan 9.9.2.4 dipenuhi (9.9.2.5). Di laundry kecil satu orang dapat memegang dua peran, tetapi pengendali operasi dan pemimpin kerja sebaiknya dua orang: yang satu tahu antrean produksi, yang lain tahu keadaan mesin. PUIL 2020 9.11.2 melarang siapa pun melayani instalasi, termasuk menutup kembali pemutus (9.10.1.1), tanpa perintah penanggung jawab, dan 9.11.3 melarang melayani seorang diri, dalam gelap, atau dengan badan, pakaian, atau sepatu basah. Supervisor di pembuka melanggar 9.11.2; gembok membuat pelanggaran itu tidak mungkin.

    Izin kerja listrik memuat unsur umum Bab 2 · Keselamatan, ditambah data yang khas listrik: identitas setiap titik isolasi dan nomor gemboknya, sumber lain yang diputus, hasil verifikasi bebas tegangan beserta alat dan pemeriksanya, jumlah dan letak gawai pembumian, bagian yang tetap bertegangan di dekat tempat kerja dan cara penyekatannya, serta waktu tunggu kapasitor yang dipakai. Komunikasi lisan memakai pengulangan balik: penerima mengulang pesan, pengirim mengonfirmasi, seperti diminta EN 50110-1 edisi 2013. Setelah pekerjaan selesai, pemimpin kerja menyerahkan instalasi kembali kepada pengendali operasi (7.6 edisi 2013).

    Pemulihan tegangan mengikuti PUIL 2020 9.10.7 secara berturut-turut: gawai pembumi dilepas dan jumlahnya dicocokkan dengan catatan, sambungan pembumian dilepas dari sisi peralatan dahulu, penanggung jawab meyakini pekerjaan selesai dan aman, penanggung jawab ahli memastikan semua pekerja keluar dan memberi tahu masing-masing secara pribadi, sekering dan pemisah dipasang kembali, lalu rambu dicabut. Pencocokan jumlah gawai pembumi mencegah penjepit tertinggal di terminal menjadi hubung singkat saat sakelar ditutup.

    Kapan kerja bertegangan dibenarkan

    PUIL 2020 9.9.3.1 mengizinkan kerja bertegangan hanya bila tenaga kerja sedikitnya dua orang yang ahli, terampil bekerja bertegangan, dan memiliki surat izin kerja, dengan seorang sebagai pengawas; berdiri di tempat berisolasi atau memakai perkakas berisolasi; memakai APD; dan memeriksa peralatannya setiap kali dipakai. 9.9.3.2 melarang kerja bertegangan di ruang dengan bahaya kebakaran atau ledakan dan di ruang lembap dan ruang sangat panas, dan 9.9.3.3 melarang menyentuh bagian bertegangan dengan tangan telanjang walaupun sudah terisolasi dari bumi. Tabel 790.28 menggolongkan ruang teromol pencuci dan sentrifugal serta ruang pengeringan pada binatu sebagai ruang lembap dan basah. Tabel itu pedoman, tetapi akibatnya, perbaikan dan penyambungan pada mesin di area cuci laundry dikerjakan tanpa tegangan.

    Pengukuran yang metodenya memerlukan tegangan, seperti verifikasi bebas tegangan, uji RCD, dan pengukuran arus, tetap ada di area itu. Bab ini membaca 9.9.3.2 b) sebagai larangan pekerjaan pada bagian bertegangan, bukan larangan pengukuran berprosedur; tafsir ini belum dikonfirmasi. Pengukuran itu dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai, APD, lantai kering, dan probe bertutup.

    Kompetensi dan kewenangan menurut regulasi Indonesia

    Tiga hal perlu dibedakan: kompetensi (mampu), kewenangan (ditugaskan), dan izin (untuk pekerjaan ini, sekarang). PUIL 2020 Bagian 1 dan EN 50110-1:2023 memakai tiga istilah yang sama: personel terampil (skilled person), yang pendidikan dan pengalamannya memungkinkan ia menyadari risiko dan menghindari bahaya listrik; personel terlatih (instructed person), yang diberi petunjuk atau disupervisi memadai oleh personel terampil; dan orang awam. PUIL 2020 9.10.2.1 meminta pelayanan instalasi dilakukan personel terampil atau di bawah pengawasannya, dengan pengecualian penggantian lampu, sekering, dan pemakaian sakelar dan tusuk kontak pada instalasi rumah.

    Permenaker 12/2015 tentang K3 Listrik di Tempat Kerja, Pasal 6 ayat (3), menyerahkan perencanaan, pemasangan, perubahan, dan pemeliharaan kepada Ahli K3 bidang Listrik pada perusahaan atau PJK3, dan ayat (4) membolehkan pemasangan dan pemeliharaan oleh Teknisi K3 Listrik, tenaga teknis berketerampilan K3 listrik berlisensi dari Menteri atau pejabat yang ditunjuk.

    Permenaker 11/2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan, berlaku sejak 3 Juli 2026, melalui Pasal 53 mencabut Pasal 1 angka 13 dan Pasal 10 ayat (1) Permenaker 12/2015 (pelaksana pemeriksaan dan pengujian) serta Pasal 10 ayat (1) Permenaker 33/2015 yang mengubahnya, tetapi tidak Pasal 6 dan Pasal 11 (interval pemeriksaan dan pengujian berkala). Peraturan itu tidak menyebut Ahli K3 bidang Listrik atau PJK3 sebagai pelaksana pengujian norma K3, sehingga pelaksana yang sah ditanyakan kepada dinas ketenagakerjaan provinsi, seperti di Bab 81 (pemeliharaan listrik terencana).

    Di sisi ketenagalistrikan, Permen ESDM 10/2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikan Pasal 5 ayat (3) huruf c mewajibkan tenaga teknik dalam usaha ketenagalistrikan memiliki sertifikat kompetensi; apakah teknisi internal laundry termasuk di dalamnya belum dapat dipastikan. Batas yang aman bagi pemilik usaha: pemasang dan pemelihara memenuhi Permenaker 12/2015 Pasal 6, dan pemimpin pembebasan tegangan memegang surat penugasan menurut PUIL 2020 9.9.2.4.

    Contoh kerja

    Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Verifikasi dan pengukuran mengikuti syarat di Batas pembahasan dan aturan ketiga.

    Contoh 1: energi tersimpan sebelum bantalan motor drum washer-extractor diganti. Mesin mengikuti contoh kerja Bab 74 (uji pra-energi), dengan motor dari Bab 55 (pengereman motor): suplai 400 V 3N dari MCB kurva C 32 A di PHB area cuci; sakelar utama empat kutub -Q3 pada mesin dapat digembok; VFD -T1 dengan tautan DC 470 µF, resistor peluah 100 kΩ, label "tunggu 5 menit"; motor drum -M1 1.440 rpm bersabuk 1,8 ke drum 800 rpm (J=6,0J=6{,}0 kg·m²). Dispenser bersuplai kotak kontak sendiri; katup air panas dan dingin punya katup manual di hulu. Pekerjaannya mengganti bantalan motor -M1, yang harus dilepas bersama sabuknya. Waktu verifikasi tautan DC dihitung untuk keadaan terburuk, suplai 440 V (400 V + 10%):

    U0=2×440=622 V,RC=100×103×470×10−6=47 sU_0 = \sqrt{2} \times 440 = 622\ \text{V}, \qquad RC = 100 \times 10^{3} \times 470 \times 10^{-6} = 47\ \text{s}t60=47ln⁡62260=110 s,u(300 s)=622 e−300/47=1,05 Vt_{60} = 47 \ln\frac{622}{60} = 110\ \text{s}, \qquad u(300\ \text{s}) = 622\, e^{-300/47} = 1{,}05\ \text{V}

    Energi awalnya

    W=12×470×10−6×6222=91 JW = \tfrac{1}{2} \times 470 \times 10^{-6} \times 622^2 = 91\ \text{J}

    Label 5 menit cukup bila resistor utuh; tegangan rel tetap diukur pada menit kelima. Nilai di atas 60 V adalah kondisi berhenti; nilai di bawahnya tetapi jauh di atas sekitar 1 V yang diharapkan menandakan resistor peluah rusak atau sumber pengisi, dan pekerjaan ditahan sampai sebabnya diketahui.

    Contoh 2: energi mekanis drum mesin Contoh 1. Sabuk akan dilepas, sehingga drum tidak lagi ditahan motor. Diandaikan setelah pembuangan air masih ada gumpalan linen basah 8 kg pada jari-jari 0,30 m:

    Tdrum=mgr=8×9,81×0,30=23,5 N⋅m,Tmotor=23,51,8=13,1 N⋅mT_\text{drum} = m g r = 8 \times 9{,}81 \times 0{,}30 = 23{,}5\ \text{N}\cdot\text{m}, \qquad T_\text{motor} = \frac{23{,}5}{1{,}8} = 13{,}1\ \text{N}\cdot\text{m}

    Torsi 13,1 N·m di poros motor cukup untuk memutar puli dan menjepit jari di antara sabuk dan puli; setelah sabuk lepas, gumpalan dapat jatuh setinggi 2r2r dan melepas sampai 8×9,81×0,60=478\times9{,}81\times0{,}60=47 J. Maka drum dikosongkan dan ditahan dengan penahan mekanis menurut manual pabrikan sebelum sabuk dilepas. Drum yang dihentikan dari putaran peras menyimpan 21,1 kJ dan dapat meluncur sampai 62,8 s, seperti dihitung Bab 49 dan Bab 55; waktu tunggu tautan DC 300 s sudah melewatinya.

    Contoh 3: jumlah pasangan verifikasi mesin Contoh 1. Verifikasi mencakup setiap titik yang akan disentuh: sisi masuk dan sisi keluar -Q3 (masing-masing L1, L2, L3, N, PE), tautan DC (DC+, DC−, PE), dan terminal motor (U, V, W, PE):

    Nuji=2×5×42+3×22+4×32=20+3+6=29N_\text{uji} = 2 \times \frac{5 \times 4}{2} + \frac{3 \times 2}{2} + \frac{4 \times 3}{2} = 20 + 3 + 6 = 29

    Semua pasangan diapit uji alat pada penguji sumber sebelum dan sesudahnya (Bab 14).

    Contoh 4: prosedur LOTO dan pelaksananya. Untuk mesin Contoh 1, kepala teknik menjadi pengelola instalasi dan penanggung jawab ahli; supervisor sif, pengendali operasi; teknisi A, personel terampil dengan surat penugasan, pemimpin kerja; dan teknisi B, personel terlatih, pekerja. Tabel berikut menyusun langkah, pelaksana, dan bukti.

    No.TindakanPelaksanaBukti
    1Izin kerja: lingkup, titik isolasi, sumber lain, bagian bertegangan terdekat, waktu tunggu 300 sA menyusun; supervisor dan kepala teknik menandatanganiIzin bernomor
    2Hentikan siklus, buang air, keluarkan linen, beri tahu operator mesin sebelahSupervisorPengulangan balik dengan A
    3Putuskan MCB 32 A di PHB, lalu -Q3APosisi O tampak
    4Cabut steker dispenser; tutup katup manual air panas dan dinginASteker dalam penutup berkunci; katup berlabel
    5Gembok MCB dan -Q3 dengan kunci pemimpin kerja; kunci ke kotak kunci kelompok; gembok pribadi A dan B pada kotak; rambu di kedua titikA, lalu BNama pada gembok dan rambu
    6Tunggu 300 s sejak pemutusan; pastikan drum diamA dan BJam dicatat
    7Uji-ukur-uji 10 pasangan di sisi masuk -Q3, 10 di sisi keluar, dan 3 di tautan DCA, lalu B di bawah pengawasan ANilai dicatat
    8Pasang pembumian dan hubung singkat portabel Cu ≥ 16 mm² di sisi keluar -Q3, bumi dahuluAJumlah gawai: 1, dicatat
    9Periksa bagian bertegangan yang tersisa dalam jangkauan; bila ada, pasang tutup isolasiADicatat di izin
    10Pasang penahan drum; lepas sabuk; kendurkan pegas penegangA dan BPenahan terpasang
    11Buka kotak terminal motor; uji-ukur-uji 6 pasangan; lepas kabel motor; hubung singkatkan dan bumikan ujung kabel U, V, W ke PE di sisi motorANilai dicatat; jumlah gawai: 2
    12Kerja: ganti bantalan, pasang motor dan sabuk; lepas pembumian ujung kabel (sisi peralatan dahulu), sambung kabel motor sesuai tanda U, V, W, PEA dan BTanda kabel dicocokkan
    13Pemulihan menurut 9.10.7: lepas pembumian -Q3 (sisi peralatan dahulu), cocokkan jumlah dengan catatan (2), lepas tutup isolasi dan penahan drum, semua keluar, gembok pribadi dilepas pemiliknya, pemimpin kerja melepas gemboknya terakhir, buka katup dan pasang steker, tutup -Q3 dan MCB, cabut rambuA; pemberitahuan pribadi oleh kepala teknikIzin ditutup
    14Uji fungsi arah putar dan kunci pintu, lalu serah terimaA kepada supervisorLembar uji

    Verifikasi sisi masuk -Q3 membuktikan MCB yang digembok memang melayani mesin ini. Langkah 7 dikerjakan kedua orang yang akan bekerja, teknisi A sebagai orang berwenang menurut 9.9.2.2 dan 9.9.2.4. Pembumian langkah 8 hanya melindungi ruas dari -Q3 sampai masukan VFD; motor berada di hilir VFD, sehingga ujung kabelnya dibumikan tersendiri pada langkah 11, tampak dari tempat kerja seperti diminta 9.9.2.3. Uji fungsi langkah 14 mengikuti Bab 74.

    Contoh 5: VFD pompa air panas yang labelnya hilang. Label waktu tunggu VFD pompa air panas hotel terkelupas; manual pabrikan menyebut tautan DC 680 µF dan resistor peluah 150 kΩ. Untuk suplai terburuk 440 V:

    RC=150×103×680×10−6=102 s,t60=102ln⁡62260=239 sRC = 150 \times 10^{3} \times 680 \times 10^{-6} = 102\ \text{s}, \qquad t_{60} = 102 \ln\frac{622}{60} = 239\ \text{s}

    Waktu tunggu yang ditulis di izin kerja sekurang-kurangnya 4 menit, praktisnya 5 menit, lalu tegangan rel diukur di terminal ukur pabrikan. Label pengganti dipasang setelah waktu itu dicocokkan dengan pabrikan.

    Contoh 6: waktu tunggu pengering ditentukan drum. VFD kipas pengering di laundry rumah sakit bertautan DC 220 µF dengan resistor peluah 47 kΩ; drumnya meluncur 90 s setelah suplai diputus.

    RC=47×103×220×10−6=10,3 s,t60=10,3ln⁡62260=24 sRC = 47 \times 10^{3} \times 220 \times 10^{-6} = 10{,}3\ \text{s}, \qquad t_{60} = 10{,}3 \ln\frac{622}{60} = 24\ \text{s}

    Tautan DC turun di bawah 60 V jauh sebelum drum diam, jadi waktu tunggu di izin kerja 90 s, ditentukan energi mekanis. Verifikasi dimulai setelah drum terlihat diam, dan elemen pemanas yang masih panas dicatat sebagai energi tersendiri.

    Kondisi berhenti

    Pekerjaan tidak dimulai, atau dihentikan dan orang keluar dari zona bahaya, bila salah satu keadaan berikut ditemukan; keadaan itu ditangani pemimpin kerja pemegang surat penugasan (9.9.2.4) bersama penanggung jawab ahli (9.10.2.2).

    1. Verifikasi bebas tegangan belum dilakukan oleh orang yang akan bekerja, atau salah satu pasangan menunjukkan tegangan.
    2. Tegangan tautan DC setelah waktu label masih di atas 60 V atau jauh di atas nilai yang diharapkan dari waktu tunggu, atau terminal ukur rel tidak tersedia dan cara verifikasi pengganti dari pabrikan tidak ada.
    3. Salah satu titik isolasi tidak dapat digembok, atau identitas titik isolasi tidak cocok dengan gambar.
    4. Gembok atau rambu orang lain ditemukan terpasang tanpa diketahui pemiliknya; gembok itu tidak dilepas.
    5. Drum, sabuk, atau katup bergerak tanpa perintah, atau penahan drum tidak tersedia.
    6. Jumlah gawai pembumi saat pemulihan tidak cocok dengan catatan.
    7. Seseorang meminta kerja bertegangan di area cuci atau meminta pintasan pada kunci pintu atau interlock.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    Guess what’s wrong first, then open the explanation.

    Common misconception

    MCB sudah turun, jadi aman.

    Why is it wrong?

    MCB yang turun tidak terkunci, tidak membuktikan sirkit mana yang dilayaninya, dan tidak menyentuh sumber lain, seperti di pembuka.

    Common misconception

    Layar VFD gelap berarti tautan DC kosong.

    Why is it wrong?

    Layar dapat padam jauh sebelum rel turun di bawah 60 V; pada Contoh 1, 60 V baru tercapai 110 s setelah pemutusan dengan resistor utuh. Hanya pengukuran yang membuktikan.

    Common misconception

    Stop darurat atau STO sudah aktif.

    Why is it wrong?

    Keduanya menghentikan gerak, bukan memisahkan suplai; terminal masuk dan tautan DC tetap bertegangan (Bab 49).

    Common misconception

    Pintu terbuka berarti drum dan listrik aman.

    Why is it wrong?

    Kunci pintu dilepas oleh fungsi keselamatan setelah kecepatan nol; itu bukan isolasi energi. Relai waktu biasa tidak boleh dipakai sebagai penjamin keadaan aman (Bab 48).

    Hubungan dengan bab lain

    Bab ini menerapkan Bab 1 · Keselamatan (bahaya dan energi tersimpan) dan Bab 2 · Keselamatan (hierarki pengendalian dan izin kerja) pada listrik. Prosedurnya dipakai di Bab 78 (metode diagnosis) dan Bab 81 (pemeliharaan listrik terencana).

    Latihan dan pembahasan

    Try to answer first, then open the worked solution.

    1. Pada mesin Contoh 1, lima menit setelah pemutusan teknisi membaca 380 V di terminal ukur tautan DC. Hitung tegangan yang diharapkan bila resistor peluah utuh (suplai 440 V) dan energi yang masih tersimpan pada 380 V. Apa kesimpulan dan tindakannya?

      See the worked solution

      u(300)=622 e−300/47=1,05u(300)=622\,e^{-300/47}=1{,}05 V bila resistor utuh. Energi pada 380 V: 12×470×10−6×3802=33,9\tfrac{1}{2}\times470\times10^{-6}\times380^2=33{,}9 J, cukup untuk sengatan berbahaya. Selisih sebesar itu berarti resistor peluah putus, titik ukur salah, atau ada sumber yang mengisi rel. Kondisi berhenti 2 berlaku: panel tidak disentuh, pekerjaan ditahan, dan peluahan dilakukan dengan cara yang ditetapkan pabrikan oleh personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD.

    2. Pilih urutan yang benar sebelum izin mulai kerja: (A) verifikasi bebas tegangan, putuskan, gembok, bumikan; (B) putuskan, gembok dan rambu, tunggu waktu kapasitor, verifikasi, bumikan dan hubung singkat, sekat bagian bertegangan terdekat; (C) putuskan, bumikan dan hubung singkat, verifikasi, gembok; (D) putuskan, verifikasi, gembok setelah pekerjaan dimulai.

      See the worked solution

      B. Verifikasi hanya bermakna setelah sumber diputus dan dikunci sehingga tidak dapat kembali dan muatan kapasitor sempat turun, dan pembumian dipasang setelah terbukti bebas tegangan. A memverifikasi sebelum memutus; C membumikan sebelum verifikasi, sehingga penjepit dapat dipasang pada konduktor bertegangan; D membiarkan penyambungan kembali terbuka.

    3. Tiga teknisi mengganti kontaktor dan kabel pompa sirkulasi. Pukul 16.00 teknisi C pulang tanpa melepas gembok pribadinya dari kotak kunci kelompok; pekerjaan selesai pukul 17.00. Bagaimana PUIL 2020 9.9.2.6 dan praktik gembok pribadi menangani keadaan ini?

      See the worked solution

      Kunci titik isolasi ada di kotak kunci kelompok di bawah kendali pemimpin kerja (9.9.2.6), dan kotak tidak dapat dibuka selama gembok C terpasang. Gembok C dilepas C sendiri; bila tidak mungkin, pelepasan oleh orang lain hanya melalui prosedur tertulis yang memastikan C tidak ada di lokasi dan sudah diupayakan dihubungi, lalu C diberi tahu sebelum kembali bekerja. Serah terima sif seharusnya diatur di izin sebelum C pulang.

    4. Supervisor meminta koil kontaktor pengering diganti tanpa mematikan PHB karena mesin lain sedang bekerja. Nilai permintaan itu dengan PUIL 2020 dan usulkan cara kerja.

      See the worked solution

      Kerja bertegangan dilarang di ruang lembap (9.9.3.2 b), dan Tabel 790.28 menggolongkan area pengeringan binatu sebagai ruang lembap dan basah; syarat 9.9.3.1 juga menuntut dua orang ahli berizin dengan pengawas. Yang diisolasi cukup sirkit pengering, bukan seluruh PHB: pemisahnya dikunci, verifikasi dilakukan, dan terminal bertegangan di dekatnya disekat. Jadwal produksi bukan alasan kerja bertegangan.

    5. Pada washer-extractor lain, gumpalan linen basah 5 kg tertinggal pada jari-jari 0,35 m. Hitung torsi gravitasi di poros drum dan energi terbesar bila gumpalan jatuh dari titik atas ke titik bawah. Kontrol apa yang diperlukan sebelum sabuk dilepas?

      See the worked solution

      T=5×9,81×0,35=17,2T=5\times9{,}81\times0{,}35=17{,}2 N·m. Energi terbesar 5×9,81×0,70=34,35\times9{,}81\times0{,}70=34{,}3 J. Drum dikosongkan dan ditahan penahan mekanis menurut manual pabrikan, dan penahan itu masuk daftar LOTO dan dicatat pada izin sebelum sabuk dilepas.

    6. Pemilik laundry bertanya dasar hukum yang harus dipenuhi teknisi internalnya untuk memelihara panel mesin. Jawab dengan menyebut apa yang sudah pasti dan apa yang belum.

      See the worked solution

      Pasti: PUIL 2020 9.10.2.1 dan 9.9.2.4, serta Permenaker 12/2015 Pasal 6 ayat (3) dan (4) dan Pasal 11, yang tidak dicabut Permenaker 11/2026 (bagian kompetensi); pelaksana pemeriksaan dan pengujian yang sah ditanyakan kepada dinas ketenagakerjaan provinsi. Belum pasti: apakah Permen ESDM 10/2021 Pasal 5 ayat (3) huruf c berlaku bagi teknisi internal usaha nonkelistrikan.

    Referensi

    External sources

    • SIST EN 50110-1:2023, Operation of electrical installations, Part 1: General requirements (pratinjau resmi: prakata, istilah, dan daftar isi)cdn.standards.iteh.ai
    • BS EN 50110-1:2013, Operation of electrical installations, General requirements (edisi sebelumnya, digantikan edisi 2023)webstore.ansi.org
    • OSHA 29 CFR 1910.147, The control of hazardous energy (lockout/tagout)osha.gov
    • Permenaker No. 12 Tahun 2015 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Listrik di Tempat Kerja (JDIH BPK)peraturan.bpk.go.id
    • Permenaker No. 33 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Permenaker No. 12 Tahun 2015 (JDIH BPK)peraturan.bpk.go.id
    • Permenaker No. 11 Tahun 2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan (JDIH BPK)peraturan.bpk.go.id
    • Permen ESDM No. 10 Tahun 2021 tentang Keselamatan Ketenagalistrikan (JDIH ESDM)jdih.esdm.go.id

    Revision history

    DateVersionChange
    October 29, 20263Revised to the chapter standard
    October 20, 20262Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references
    September 30, 20261First published

    How to cite

    Kurnia (2026). Kerja aman: lima aturan emas, LOTO, izin kerja, dan kompetensi. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/kerja-aman-lima-aturan-emas-loto-izin-kerja-dan-kompetensi

    Self-check · 3 questions

    Check your understanding before moving on

    Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.

    0/3rated

    Safety limits still apply. This quiz tests reasoning; it doesn’t authorize mixing, adjusting, dismantling, live measurement, or field action.

    1

    Pada mesin Contoh 1, lima menit setelah pemutusan teknisi membaca 380 V di terminal ukur tautan DC. Hitung tegangan yang diharapkan bila resistor peluah utuh (suplai 440 V) dan energi yang masih tersimpan pada 380 V. Apa kesimpulan dan tindakannya?

    2

    Pilih urutan yang benar sebelum izin mulai kerja: (A) verifikasi bebas tegangan, putuskan, gembok, bumikan; (B) putuskan, gembok dan rambu, tunggu waktu kapasitor, verifikasi, bumikan dan hubung singkat, sekat bagian bertegangan terdekat; (C) putuskan, bumikan dan hubung singkat, verifikasi, gembok; (D) putuskan, verifikasi, gembok setelah pekerjaan dimulai.

    3

    Tiga teknisi mengganti kontaktor dan kabel pompa sirkulasi. Pukul 16.00 teknisi C pulang tanpa melepas gembok pribadinya dari kotak kunci kelompok; pekerjaan selesai pukul 17.00. Bagaimana PUIL 2020 9.9.2.6 dan praktik gembok pribadi menangani keadaan ini?

    Self-assessment progress0%

    Nearby chapters

    NextBusur api: energi insiden, batas pendekatan, dan APD

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 77.

    PreviousBahaya listrik pada tubuh: efek arus, luka bakar, kebakaran, dan pertolongan pertama

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 75.

    Same disciplineTegangan, arus, resistansi, dan daya

    Bab lain dalam Teknik Elektro dan Elektronika.