Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Bangunan & Fasilitas · Bab 18Lanjut

    Proyek integratif: menyiapkan ruang laundry rumah sakit untuk pemasangan mesin, dari air bersih, air panas, buangan, aliran balik, ventilasi, dan kebakaran sampai serah terima

    Sebuah rumah sakit 200 tempat tidur memindahkan laundry-nya ke gedung servis baru dan meminta tim fasilitas menyiapkan ruang untuk empat washer-extractor, tiga pengering, satu setrika gulung, dan dispenser kimia sebelum mesin datang. Bab ini menyusun pekerjaan itu sebagai satu proyek: data awal, kebutuhan air harian dan debit puncak, ukuran pipa dan tekanan di mesin, air panas dan tangki muai, buangan sesaat dan bak penampung, ven dan zona busa, daftar sambungan aliran balik, ventilasi dan udara pengganti, proteksi kebakaran, pengujian dan disinfeksi, serta daftar aset dan serah terima. Setiap langkah memakai bab yang sudah dibahas di rak ini, dan keputusan yang menjadi wewenang perencana ditandai. Sembilan contoh kerja dan enam latihan dengan kunci beralasan menutup bab.

    26 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Sebuah rumah sakit 200 tempat tidur memindahkan laundry-nya ke gedung servis baru. Empat washer-extractor, tiga pengering, satu setrika gulung, dan dispenser kimia sudah dipesan dan akan datang dalam enam minggu. Direksi meminta tim fasilitas memastikan ruangnya siap: air, air panas, buangan, ventilasi, listrik, dan keselamatan, sehingga pemasangan tidak tertunda dan bulan pertama tidak dipenuhi keluhan.

    Tim punya pengalaman dari laundry lama: pipa cabang yang terlalu kecil, saluran yang meluap, bau selokan di dekat saluran lantai, pengering yang lambat karena ruang bertekanan negatif, dan katup sprinkler yang pernah tertutup setelah renovasi. Bab ini menyusun persiapan ruang baru sebagai satu proyek, langkah demi langkah, dengan memakai semua bab di rak ini.

    Batas pembahasan

    Bab ini adalah proyek latihan yang menggabungkan bab-bab rak Bangunan & Fasilitas. Sumber pemilik adalah narasi disiplin Teknik Bangunan dan Fasilitas; setiap langkah merujuk bab yang menjadi dasarnya, dan kutipan sumber sudah dicatat di bab-bab itu. Sisi mesin ada di Bab 10 · Laundry, Bab 15 · Laundry, dan Bab 16 · Laundry; listrik ruang basah di Bab 37 · Kelistrikan & Kendali; dispenser di Bab 1 · Dispensing Kimia dan Bab 2 · Dispensing Kimia; dan K3 laundry di Bab 21 · Laundry.

    Semua angka di bab ini adalah angka latihan untuk menunjukkan cara hitung. Data mesin yang sebenarnya diambil dari petunjuk pemasangan pabrik, dan angka ketentuan, seperti tekanan minimum, ukuran pipa, kemiringan, laju ventilasi, syarat aliran balik, dan syarat kebakaran, diambil dari SNI 8153-2015, peraturan bangunan dan kebakaran yang berlaku, dan perencana berizin. Peran tim fasilitas dalam proyek ini adalah menyiapkan data, memeriksa, mengukur, mencatat, dan menyerahkan keputusan rancangan kepada perencana.

    Data proyek

    Data awal yang dikumpulkan tim, semuanya angka latihan:

    DataNilaiAsal
    Linen per hari1.200 kg (6 kg per tempat tidur)catatan laundry lama
    Washer-extractor4 unit, 50 kg, 6 muatan per haripesanan
    Air per kg linen10 L/kg, termasuk bilasprogram cuci, Bab 10 · Laundry
    Bagian air panas40 persen pada 60 °Cprogram cuci
    Debit isi mesin1,5 L/s per mesinpetunjuk pabrik
    Tekanan dinamis minimum di mesin1,5 barpetunjuk pabrik
    Pengurasan250 L dalam 60 s per mesinpetunjuk pabrik
    Pengering3 unit, buang 2.500 m³/jam per unitpetunjuk pabrik
    Panas sensibel ruang35 kWperkiraan dari data pabrik
    Tekanan di pangkal cabang laundry3,0 barukur di lokasi
    Air baku28 °Cukur di lokasi

    Data yang belum ada juga dicatat: kelembapan udara luar pada jam kerja, letak pipa tegak buangan terdekat, dan jalur saluran buang pengering ke luar gedung. Bab 4 · Satuan & Matematika menekankan bahwa setiap angka perlu diketahui asalnya dan diperiksa kewajarannya.

    Urutan kerja

    Persiapan disusun dalam sembilan langkah, sesuai contoh kerja di bawah:

    1. Kebutuhan air harian dan cadangan.
    2. Debit puncak, ukuran pipa cabang, dan tekanan di mesin.
    3. Air panas: energi, pemanas, dan tangki.
    4. Muai termal, tangki muai, dan katup pengaman.
    5. Buangan sesaat, bak penampung, dan pipa buangan.
    6. Daftar sambungan aliran balik.
    7. Ventilasi dan udara pengganti.
    8. Proteksi kebakaran dan serat.
    9. Pengujian, disinfeksi, dan serah terima.

    Urutan ini penting karena hasil satu langkah dipakai langkah berikutnya. Alat pencegah aliran balik di langkah 6 menambah rugi tekan di langkah 2 dan membuat sistem air panas tertutup di langkah 4. Udara pengganti di langkah 7 menentukan apakah pengering bekerja sesuai data pabrik dan apakah serat menumpuk di langkah 8.

    Contoh kerja

    Contoh 1. Kebutuhan air harian. Air proses 1.200×10=12.0001.200 \times 10 = 12.000 L. Staf, pembersihan, dan bak cuci 1.500 L. Total 13,5 m³ per hari. Bila rumah sakit menetapkan cadangan satu hari untuk laundry, tangki atau bagian tangki yang dicadangkan untuk laundry minimal 13,5 m³, di luar cadangan air untuk ruang rawat dan cadangan kebakaran. Bab kebutuhan air memberi dasarnya, dan bab penyediaan air bersih gedung menjelaskan letak tangki dan zona tekanannya.

    Contoh 2. Debit puncak dan ukuran pipa cabang. Menurut jadwal, paling banyak dua mesin mengisi bersamaan: 2×1,5=3,02 \times 1{,}5 = 3{,}0 L/s, ditambah bak cuci dan stasiun bilas mata 0,5 L/s, sehingga 3,5 L/s. Tekanan tersedia untuk gesek: 3,0−1,5−0,6−0,2=0,73{,}0 - 1{,}5 - 0{,}6 - 0{,}2 = 0{,}7 bar, dengan 0,6 bar untuk RPZ dan 0,2 bar untuk meter dan katup. Jalur 40 m ditambah 30 persen menjadi 52 m, sehingga rugi yang diizinkan 70/52=1,3570 / 52 = 1{,}35 kPa/m. Dengan Hazen-Williams dan C=140C = 140, pipa berdiameter dalam 50 mm rugi 0,68 kPa/m dengan kecepatan 1,78 m/s; pipa 65 mm rugi 0,19 kPa/m dengan kecepatan 1,05 m/s. Pipa 50 mm lolos pemeriksaan gesek, tetapi kecepatannya tinggi untuk katup solenoid yang menutup cepat, seperti di bab fixture. Tim mengusulkan 65 mm kepada perencana.

    Contoh 3. Air panas. Air panas 0,40×12.000=4.8000{,}40 \times 12.000 = 4.800 L per hari pada 60 °C. Energi 4.800×4,19×32=644.0004.800 \times 4{,}19 \times 32 = 644.000 kJ atau 179 kWh per hari. Pemanas 30 kW memulihkan 30/(4,19×32/3.600)=80530 / (4{,}19 \times 32 / 3.600) = 805 L per jam. Pada pagi hari, dua mesin dapat mengambil air panas bersamaan; bila setiap pengisian air panas 180 L, satu kejadian mengambil 360 L dalam dua menit. Tangki 1.000 L memberi cadangan untuk beberapa kejadian berturut-turut, dan pemulihannya cukup untuk enam muatan per mesin per hari. Bab air panas gedung menjelaskan suhu simpan, pencampuran untuk keran tangan, dan pengendalian Legionella.

    Contoh 4. Tangki muai. RPZ di pipa air dingin masuk pemanas membuat sistem tertutup. Volume sistem air panas 1.200 L dipanaskan dari 28 °C (996,2 kg/m³) ke 60 °C (983,2 kg/m³): ΔV=1.200×(996,2/983,2−1)=15,9\Delta V = 1.200 \times (996{,}2/983{,}2 - 1) = 15{,}9 L. Dengan tekanan pasok 3,0 bar(g) dan tekanan maksimum 5,5 bar(g), di bawah setel katup pengaman, 1−4,01/6,51=0,3841 - 4{,}01/6{,}51 = 0{,}384, sehingga Vt=15,9/0,384=41V_t = 15{,}9 / 0{,}384 = 41 L. Tangki muai 50 L dengan tekanan awal 3,0 bar(g) dipasang di sisi air dingin pemanas, dan pipa buang katup pengaman diarahkan ke saluran lantai yang terlihat, seperti di bab katup.

    Contoh 5. Buangan sesaat. Setiap mesin menguras 250 L dalam 60 s, atau 4,2 L/s. Dua mesin bersamaan 8,3 L/s, dan air bisa sepanas 70 °C setelah cuci panas. Pipa PVC tidak dipilih untuk air sepanas itu; perencana memilih bahan tahan panas, seperti di bab material pipa. Pipa 150 mm dengan n=0,013n = 0{,}013 pada kemiringan 1 persen memberi kecepatan 0,86 m/s, debit penuh 15,2 L/s, dan setengah penuh 7,6 L/s, sedikit di bawah 8,3 L/s. Parit berperangkap dengan bak penampung di ujungnya, yang melepaskan 6 L/s ke pipa, menyimpan (8,3−6,0)×60=140(8{,}3 - 6{,}0) \times 60 = 140 L per kejadian. Bab hidrolika drainase memberi dasarnya.

    Contoh 6. Ven, zona busa, dan aliran balik. Buangan laundry berdeterjen dialirkan ke pipa buangan tersendiri, tidak berbagi pipa tegak dengan saluran lantai dan wastafel lantai bawah, untuk menghindari zona busa di bab air buangan. Daftar sambungan aliran balik disusun:

    SambunganBahayaUsulan perlindungan
    Pasok cabang laundrytinggi (dispenser kimia di hilir)RPZ di pangkal cabang
    Dispenser kimiatinggipencegah aliran balik sesuai manual dan peraturan setempat
    Mesin cucidilindungi celah udara buatan pabriktidak ada sambungan tambahan
    Keran selang dindingtinggi bila dipakai untuk bahan kimiapemutus vakum
    Stasiun bilas matarendahsuplai tidak dapat ditutup tanpa sengaja

    Usulan ini diserahkan ke perencana dan penyedia air, sesuai bab pencegahan aliran balik.

    Contoh 7. Ventilasi dan udara pengganti. Panas sensibel 35 kW dengan selisih suhu 5 K membutuhkan 35/(1,15×1,006×5)=6,135 / (1{,}15 \times 1{,}006 \times 5) = 6{,}1 m³/s udara. Tiga pengering membuang 3×2.500=7.5003 \times 2.500 = 7.500 m³ per jam atau 2,1 m³/s. Udara pengganti harus menutup keduanya, sekitar 8,2 m³/s. Dengan kecepatan 2 m/s di kisi, luasnya 4,1 m², terlalu besar untuk kisi dinding biasa, sehingga perencana memakai kipas pasok bersaluran dengan udara masuk di dekat zona kerja dan udara buang di atas setrika gulung dan pintu mesin. Pendekatan ini dibahas di bab ventilasi.

    Contoh 8. Proteksi kebakaran dan serat. Dengan serat 0,1 persen massa linen, pengering melepaskan sekitar 1,2 kg serat per hari, atau 8,4 kg per minggu, setara sekitar 143 MJ bila tidak dibersihkan. Jadwal yang diusulkan: saringan serat dibersihkan setiap muatan menurut pabrik, saluran buang diperiksa dan dibersihkan berkala, dan balok serta kepala sprinkler di ruang itu dibersihkan oleh pihak berwenang. Tim memeriksa bahwa kepala sprinkler tidak dicat selama finishing ruang, katup zona terbuka dan terpantau, APAR jenis yang sesuai terpasang dan terlihat, dan jalur keluar tidak terhalang troli, seperti di bab proteksi kebakaran. Bab 15 · Laundry menambahkan aturan pendinginan dan larangan menumpuk linen panas.

    Contoh 9. Pengujian, disinfeksi, dan serah terima. Pipa air baru: 40 m berdiameter 65 mm dan 30 m berdiameter 25 mm, volume π/4×(0,0652×40+0,0252×30)=0,147\pi/4 \times (0{,}065^2 \times 40 + 0{,}025^2 \times 30) = 0{,}147 m³. Uji tekan pada nilai dari spesifikasi, misalnya 1,5 kali tekanan kerja atau 4,5 bar, dengan pemanas, tangki muai, dan RPZ diisolasi. Setelah pembilasan, disinfeksi 50 mg/L memerlukan 0,147×50=7,40{,}147 \times 50 = 7{,}4 g klorin, atau 74 g larutan hipoklorit 10 persen, lalu air dinetralkan sebelum dibuang. Uji air pipa buangan per bagian, uji fungsi RPZ, tangki muai, pemanas, dan pompa, lalu catatan dan gambar terpasang diserahkan, seperti di bab pengujian. Daftar aset baru disusun seperti di bab pemeliharaan: 12 katup bernomor, satu RPZ, satu tangki muai, satu pemanas dengan katup pengaman, satu bak penampung, dan tiga saluran pengering dengan pintu pemeriksaan.

    Membaca hasil sebagai satu sistem

    Hasil sembilan langkah saling terkait. Lima kaitan yang paling sering terlewat dalam proyek seperti ini:

    1. RPZ dan tekanan. RPZ yang melindungi jaringan memakan 0,6 bar, sehingga pipa yang dihitung tanpa RPZ menjadi terlalu kecil.
    2. RPZ dan air panas. RPZ membuat sistem air panas tertutup, sehingga tangki muai menjadi wajib.
    3. Pengering dan ruang. Udara buang pengering yang tidak diganti membuat ruang bertekanan negatif, pengering melambat, dan peralatan gas berpembuangan alami di dekatnya berbahaya.
    4. Buangan dan bau. Buangan berdeterjen yang berbagi pipa tegak dengan saluran lantai bawah menimbulkan zona busa dan bau.
    5. Serat dan kebakaran. Serat yang tidak dibersihkan menghubungkan pengering, ventilasi, dan sprinkler dalam satu jalur kebakaran.

    Setiap kaitan ini adalah alasan mengapa persiapan ruang tidak dapat dibagi menjadi pekerjaan plambing, pekerjaan ventilasi, dan pekerjaan kebakaran yang berjalan sendiri-sendiri.

    Keputusan yang diserahkan ke perencana

    Tim fasilitas menyerahkan berkas berisi data, hitungan, dan usulan, dengan keputusan berikut menjadi wewenang perencana berizin dan pihak berwenang:

    1. Ukuran dan bahan pipa air bersih, air panas, dan buangan.
    2. Jenis dan letak alat pencegah aliran balik, persetujuan penyedia air.
    3. Kapasitas pemanas, tangki, tangki muai, dan setel katup pengaman.
    4. Ukuran parit, bak penampung, dan sambungan ke saluran gedung atau IPAL, dengan memperhatikan suhu dan bahan kimia buangan, seperti di Bab 17 · Laundry.
    5. Laju ventilasi, kipas pasok dan buang, dan jalur saluran pengering.
    6. Penggolongan bahaya kebakaran ruang, kebutuhan sprinkler dan detektor, dan jenis APAR.
    7. Tekanan uji, prosedur disinfeksi, dan laboratorium uji mutu air.

    Berkas yang lengkap mempersingkat pekerjaan perencana dan mengurangi revisi saat mesin sudah datang.

    Jadwal enam minggu

    Enam minggu sebelum mesin datang cukup bila pekerjaan berjalan bersamaan dan keputusan perencana diminta lebih awal. Contoh susunan:

    1. Minggu 1: data pabrik semua mesin dikumpulkan, tekanan dan suhu air diukur di lokasi, jalur pipa, buangan, dan saluran pengering disurvei. Berkas hitungan Contoh 1 sampai Contoh 8 diserahkan ke perencana.
    2. Minggu 2: keputusan perencana diterima; pipa, katup, RPZ, tangki muai, dan bahan buangan tahan panas dipesan.
    3. Minggu 3 dan 4: pipa air bersih dan air panas dipasang dan diuji kasar sebelum ditutup; parit, bak penampung, dan pipa buangan dipasang dan diuji air; saluran pengering dan kipas pasok dipasang.
    4. Minggu 5: pembilasan, disinfeksi, dan pengambilan sampel; uji fungsi pemanas, tangki muai, katup pengaman, dan RPZ; pemeriksaan sprinkler, detektor, dan APAR setelah finishing.
    5. Minggu 6: hasil laboratorium diterima, gambar terpasang dan daftar aset disusun, dan ruang diserahkan kepada pemasang mesin.

    Bila salah satu keputusan perencana terlambat, langkah yang bergantung padanya ikut bergeser, sehingga keputusan yang paling menentukan, yaitu ukuran pipa, bahan buangan, dan udara pengganti, diminta paling awal.

    Bulan pertama setelah mesin terpasang

    Persiapan yang baik masih perlu dibuktikan setelah mesin bekerja penuh. Selama bulan pertama, tim mencatat:

    1. Meter air harian dan uji meter malam mingguan, dibandingkan dengan perkiraan 13,5 m³ per hari di Contoh 1.
    2. Tekanan dinamis di mesin terjauh saat dua mesin mengisi bersamaan, dibandingkan dengan 1,5 bar minimum pabrik.
    3. Suhu air panas di keluaran pemanas, di mesin, dan di keran tangan, serta tetesan katup pengaman.
    4. Bak penampung dan saluran lantai saat pengurasan bersamaan: tinggi air, luapan, busa, dan bau.
    5. Udara di ruang: suhu, kelembapan, arah aliran di celah pintu, dan waktu kering pengering dibanding data pabrik.
    6. Serat di saringan pengering dan pintu pemeriksaan saluran, untuk menetapkan jadwal pembersihan dari data.

    Penyimpangan yang ditemukan pada bulan pertama ditindaklanjuti sebelum menjadi kebiasaan, dan catatannya menjadi data awal untuk pemeliharaan di bab pemeliharaan dan diagnosis.

    Kondisi berhenti

    Hentikan persiapan dan eskalasikan bila:

    1. Data pabrik mesin belum diterima tetapi pipa dan saluran sudah akan dipasang.
    2. Hitungan menunjukkan tekanan di mesin di bawah minimum pabrik setelah RPZ dan rugi pipa, atau debit buangan melebihi kapasitas yang tersedia.
    3. Pipa air panas atau buangan panas akan dipasang dengan bahan yang kelasnya tidak sesuai suhu.
    4. Dispenser kimia akan disambung ke pipa air minum sebelum alat pencegah aliran balik terpasang dan disetujui.
    5. Katup sistem sprinkler akan ditutup untuk pekerjaan pipa tanpa izin dan pemberitahuan, atau kepala sprinkler akan dicat selama finishing.
    6. Pengering atau peralatan gas akan dinyalakan sebelum udara pengganti dan saluran buang selesai dan diperiksa.
    7. Air dari jaringan baru akan dipakai sebelum hasil laboratorium keluar.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    "Persiapan ruang cukup dengan menyediakan titik air dan buangan sesuai gambar mesin." Gambar mesin memberi letak titik; debit, tekanan, suhu, dan aliran balik harus dihitung di sisi gedung.

    "Pipa yang lolos hitungan gesek pasti cocok." Kecepatan dan palu air juga diperiksa.

    "RPZ hanya urusan aliran balik." RPZ juga menurunkan tekanan dan membuat sistem air panas tertutup.

    "Ventilasi bisa ditambahkan nanti bila ruangan panas." Udara pengganti menentukan kinerja pengering sejak hari pertama dan sulit ditambahkan setelah ruang jadi.

    "Kebakaran urusan tim pemadam." Serat, cat pada sprinkler, katup tertutup, dan APAR terhalang adalah urusan harian tim fasilitas.

    "Serah terima selesai ketika air mengalir." Serah terima selesai ketika uji, disinfeksi, hasil laboratorium, uji fungsi, gambar terpasang, dan daftar aset lengkap.

    Hubungan dengan bab lain

    Bab ini memakai seluruh rak Bangunan & Fasilitas: kebutuhan air, penyediaan air bersih, fixture dan sambungan peralatan, air panas, katup, material pipa, hidrolika drainase, air buangan dan ven, aliran balik, ventilasi, proteksi kebakaran, pengujian, dan pemeliharaan. Sisi mesin ada di Bab 10 · Laundry, Bab 15 · Laundry, dan Bab 16 · Laundry, listrik ruang basah di Bab 37 · Kelistrikan & Kendali, dispenser di Bab 1 · Dispensing Kimia dan Bab 2 · Dispensing Kimia, K3 laundry di Bab 21 · Laundry, kewajaran angka di Bab 4 · Satuan & Matematika, dan limbah laundry di Bab 17 · Laundry.

    Latihan dan pembahasan

    Untuk setiap soal, tuliskan rumus, hitungan, atau alasannya.

    1. Bila laundry menambah satu mesin 50 kg dengan 6 muatan per hari, berapa tambahan kebutuhan air hariannya?
    2. Bila tiga mesin dapat mengisi bersamaan, berapa debit puncak cabang dengan tambahan 0,5 L/s?
    3. Tekanan pangkal turun menjadi 2,6 bar. Berapa tekanan tersedia untuk gesek dengan RPZ 0,6 bar dan meter 0,2 bar bila mesin butuh 1,5 bar?
    4. Volume sistem air panas naik menjadi 1.500 L. Berapa volume tangki muai dengan tekanan yang sama seperti Contoh 4?
    5. Mengapa buangan laundry dipisahkan dari pipa tegak yang melayani saluran lantai bawah?
    6. Mengapa udara pengganti dihitung dari udara buang pengering ditambah udara ventilasi ruang?

    Kunci jawaban beralasan

    1. 50×6×10=3.00050 \times 6 \times 10 = 3.000 L, sehingga kebutuhan laundry naik dari 13,5 menjadi 16,5 m³ per hari.
    2. 3×1,5+0,5=5,03 \times 1{,}5 + 0{,}5 = 5{,}0 L/s, yang harus diperiksa lagi terhadap rugi gesek dan kecepatan pipa.
    3. 2,6−1,5−0,6−0,2=0,32{,}6 - 1{,}5 - 0{,}6 - 0{,}2 = 0{,}3 bar, kurang dari setengah Contoh 2, sehingga pipa atau tekanan pasok ditinjau.
    4. ΔV=1.500×(996,2/983,2−1)=19,8\Delta V = 1.500 \times (996{,}2/983{,}2 - 1) = 19{,}8 L dan Vt=19,8/0,384=52V_t = 19{,}8 / 0{,}384 = 52 L, dipilih ukuran pabrik di atasnya.
    5. Busa dan udara dari buangan berdeterjen mengumpul di kaki pipa tegak dan terdorong keluar melalui perangkap terdekat di lantai bawah.
    6. Semua udara yang keluar harus diganti; bila salah satu tidak dihitung, ruang bertekanan negatif dan pengering serta peralatan gas terganggu.

    Referensi

    Bab terkait

    Uji diri · 3 soal

    Cek pemahaman sebelum berpindah bab

    Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.

    0/3dinilai
    1

    Bila laundry menambah satu mesin 50 kg dengan 6 muatan per hari, berapa tambahan kebutuhan air hariannya?

    2

    Bila tiga mesin dapat mengisi bersamaan, berapa debit puncak cabang dengan tambahan 0,5 L/s?

    3

    Tekanan pangkal turun menjadi 2,6 bar. Berapa tekanan tersedia untuk gesek dengan RPZ 0,6 bar dan meter 0,2 bar bila mesin butuh 1,5 bar?

    Progres penilaian mandiri0%

    Bab terdekat