Proteksi kebakaran tingkat pemeriksaan: segitiga api, APAR, hidran dan pipa tegak, sprinkler, katup pemantau, pompa kebakaran, alarm, dan bahaya laundry
Kebakaran kecil di saluran buang pengering sebuah laundry hotel padam sendiri, tetapi penyelidikan menemukan katup sprinkler ruang itu tertutup sejak renovasi, kepala sprinkler di atas pengering tertutup cat dan serat, dan APAR terdekat tertutup troli linen. Bab ini menyusun pengetahuan proteksi kebakaran pada tingkat yang dipegang teknisi fasilitas: segitiga api dan kelas kebakaran, APAR dan cara memeriksanya, hidran gedung dan pipa tegak, cara kerja dan jenis sprinkler, katup dan alat pemantau, pompa kebakaran dan pompa pacu, alarm dan detektor, bahaya khusus laundry dan dapur, serta pemeriksaan berkala. Perancangan, perawatan, dan pengujian sistem tetap pekerjaan pihak berwenang. Sembilan contoh kerja dan enam latihan dengan kunci beralasan menutup bab.
Materi ini menyentuh bahaya nyata. Penjelasan konsep tidak menggantikan prosedur lokasi, kompetensi, isolasi energi, SDS terbaru, atau izin kerja.
Pada suatu malam, serat di saluran buang pengering sebuah laundry hotel terbakar. Api padam sendiri setelah pengering dimatikan, dan kerusakannya hanya saluran yang hangus. Penyelidikan esok harinya lebih mengkhawatirkan daripada kebakarannya. Katup sprinkler yang melayani ruang laundry ternyata tertutup sejak renovasi tiga bulan sebelumnya. Kepala sprinkler di atas pengering tertutup lapisan cat dan serat. APAR terdekat tertutup troli linen, dan tekanannya di zona merah. Sistem proteksi kebakaran gedung itu ada di gambar, tetapi tidak siap di ruangan.
Teknisi fasilitas bukan perancang atau penguji sistem kebakaran. Tetapi teknisilah yang setiap hari berada di ruang mesin, menutup katup untuk perbaikan pipa, memindahkan peralatan, dan melihat kepala sprinkler yang tertutup. Bab ini menyusun apa yang perlu diketahui dan diperiksa pada tingkat itu.
Batas pembahasan
Bab ini membahas segitiga api dan kelas kebakaran, APAR, hidran gedung dan pipa tegak, sprinkler, katup dan alat pemantau, pompa kebakaran, alarm dan detektor, bahaya laundry dan dapur, serta pemeriksaan berkala, pada tingkat pemeriksaan. Sumber pemilik adalah narasi disiplin Teknik Bangunan dan Fasilitas, yang memuat kutipan bab proteksi kebakaran Practical Plumbing Engineering, ASPE Vol 4, dan buku plumbing gedung bertingkat; cabang Fire and Safety pada narasi itu berupa sintesis berbobot rendah dan tidak dipakai sebagai dasar angka.
Bahaya kebakaran pengering dan serat ada di Bab 15 · Laundry, tanggap darurat laundry di Bab 21 · Laundry, bahan kimia oksidator dan ketidakcocokan di Kimia 219, ventilasi dan tudung buang dapur di bab ventilasi, dan pompa di bab tekanan dan pompa air gedung. Perancangan, pemasangan, perawatan, dan pengujian sistem proteksi kebakaran diatur peraturan proteksi kebakaran bangunan yang berlaku dan standar yang dirujuknya, dan dikerjakan oleh pihak yang berwenang dan bersertifikat. Jenis dan jumlah APAR, jarak dan jenis kepala sprinkler, kelas bahaya, tekanan dan debit hidran, jadwal pemeriksaan, dan siapa yang boleh menguji tidak disalin di bab ini; angka yang diberi tanda angka latihan hanya untuk menunjukkan cara hitung. Butir dan angka yang dikutip di bab ini dari bab alarm kebakaran dan bab sistem pemadam tudung dapur adalah contoh sumbernya; yang berlaku tetap peraturan, standar, dan manual sistem yang terpasang.
Segitiga api dan kelas kebakaran
Api memerlukan tiga hal sekaligus: bahan bakar, oksigen, dan panas, ditambah reaksi berantai yang membuatnya terus menyala. Setiap cara pemadaman menghilangkan salah satunya: air mendinginkan, busa dan selimut menutup oksigen, serbuk kimia memutus reaksi berantai, dan menutup sumber bahan bakar menghentikan pasokannya.
Kebakaran digolongkan menurut bahan bakarnya, dan media pemadam dipilih menurut golongan itu. Penggolongan umum membedakan bahan padat biasa seperti kain dan kertas, cairan dan gas yang mudah menyala, kebakaran yang melibatkan peralatan listrik bertegangan, logam tertentu, dan minyak goreng di dapur. Nama dan huruf golongan berbeda antarstandar; yang dipakai di gedung mengikuti peraturan yang berlaku dan label pada APAR.
Di laundry, bahan bakar utamanya linen, serat lepas, dan sisa minyak pada linen, seperti di Bab 15 · Laundry. Di dapur, minyak goreng yang sangat panas dan lemak di tudung dan saluran buang. Keduanya juga dekat dengan bahan kimia oksidator yang dapat memperhebat kebakaran, seperti di Kimia 219.
APAR
Alat pemadam api ringan adalah tabung kecil untuk memadamkan api pada tahap awal. Jenis media yang umum adalah air, busa, serbuk kimia kering, karbon dioksida, dan bahan kimia basah untuk minyak goreng. Setiap jenis cocok untuk golongan tertentu dan berbahaya untuk golongan lain: air pada minyak goreng panas menyemburkan minyak yang terbakar, dan air atau busa pada peralatan listrik bertegangan dapat mengalirkan arus. Bab 21 · Laundry mencatat bahwa pada korsleting dan kebakaran, peralatan tidak disentuh dan listrik dimatikan dari panel bila aman.
Pemeriksaan visual APAR yang dapat dilakukan teknisi:
- Ada dan terlihat di tempatnya, dengan tanda, tidak terhalang troli, rak, atau linen.
- Segel dan pin utuh, menandakan belum dipakai.
- Manometer pada APAR bertekanan menunjuk daerah normal. APAR karbon dioksida tidak bermanometer dan diperiksa dengan menimbang (Contoh 6).
- Selang dan nosel tidak retak atau tersumbat.
- Tabung tidak berkarat, penyok, atau rusak, dan label pemeriksaan terakhir masih berlaku.
APAR yang sudah dipakai, walaupun sedikit, dikirim untuk diisi ulang, karena tekanannya akan habis.
Hidran gedung dan pipa tegak
Hidran gedung adalah kotak berisi selang dan nosel yang disambung ke pipa tegak berisi air bertekanan. Practical Plumbing Engineering dalam sumber membedakan kelas pelayanan pipa tegak dan mencatat bahwa satu kelas ditujukan untuk dipakai penghuni gedung yang tidak terlatih, dan bahwa bila selang yang lebih kecil disediakan, gulungan aliran menerus harus dipakai untuk menyimpannya. Buku plumbing gedung bertingkat dalam sumber memberi contoh kelengkapan kotak hidran dengan tombol alarm, lampu alarm, dan sirene, dan contoh spesifikasi selang.
Pipa tegak diberi sambungan untuk mobil pemadam kebakaran. Practical Plumbing Engineering dalam sumber mencatat bahwa air dapat dipasok pemadam kebakaran dengan memompa air dari hidran jalan melalui sambungan pemadam kebakaran, bahwa satu atau lebih sambungan pemadam kebakaran diperlukan untuk kelas pipa tegak tertentu, dan memuat contoh susunan pipa tegak dan sambungan pemadam kebakaran. Buku plumbing gedung bertingkat dalam sumber mencatat bahwa pipa utama air pemadam kebakaran dibuat melingkar, sehingga air dapat mencapai setiap titik dari dua arah. Practical Plumbing Engineering dalam sumber mencatat bahwa semua pipa tembaga dalam sistem pipa tegak harus dibrazing, dan bahwa penyangga dan pengikat diperlukan untuk pipa utama dan ujung pipa cabang.
Sprinkler: cara kerja dan jenis sistem
Kepala sprinkler adalah nosel yang ditutup elemen peka panas, biasanya tabung kaca berisi cairan atau sambungan logam yang meleleh. Ketika udara di sekitarnya cukup panas, elemen pecah atau meleleh dan kepala itu saja yang terbuka. Hanya kepala di dekat api yang memancarkan air, bukan seluruh gedung, berbeda dengan gambaran di film. Debit setiap kepala bergantung pada tekanan di kepala itu dan faktor alirannya, (Contoh 1).
Jenis sistem:
- Pipa basah: pipa selalu berisi air bertekanan; paling sederhana dan paling umum.
- Pipa kering: Practical Plumbing Engineering dalam sumber mencatat bahwa pada keadaan biasa tidak ada air di pipanya; pipa berisi udara bertekanan dan air masuk ketika kepala terbuka.
- Praaksi dan gabungan: buku plumbing gedung bertingkat dalam sumber menyebut sistem gabungan pipa kering dan praaksi yang pipanya berisi udara bertekanan.
- Sistem berisi larutan antibeku: Practical Plumbing Engineering dalam sumber mencatat bahwa hanya jenis larutan antibeku tertentu yang diizinkan standar sprinkler yang dirujuknya.
Practical Plumbing Engineering dalam sumber mencatat bahwa ada banyak jenis sprinkler, termasuk untuk bahaya khusus, dan bahwa dua faktor terpenting dalam jarak sprinkler adalah penggolongan bahaya dan jenis konstruksi plafon. Buku yang sama mencatat bahwa bahaya digolongkan dalam suatu sistem penggolongan dan bahwa barang plastik yang disimpan digolongkan lagi menurut jenis dan bentuknya. Laundry dengan tumpukan linen dan gudang linen dapat masuk golongan bahaya yang berbeda dengan ruang kantor; penggolongan dilakukan perencana menurut standar yang berlaku.
Hal yang merusak sprinkler tanpa terlihat
Kepala sprinkler tidak boleh diubah oleh siapa pun selain pihak berwenang. Beberapa kebiasaan di lapangan membuatnya gagal tanpa terlihat:
- Dicat. Practical Plumbing Engineering dalam sumber mencatat bahwa sprinkler tertentu dicat atau dilapisi oleh pabriknya, dan bahwa ada sprinkler dengan lapisan khusus untuk lingkungan korosif. Cat dari pekerja renovasi menutup elemen peka panas dan memperlambat atau menghalangi kepala membuka.
- Tertutup serat, lemak, atau debu. Lapisan ini juga menghambat panas mencapai elemen, terutama di laundry dan dapur.
- Terhalang. Rak, tumpukan linen, saluran, atau lampu baru di bawah kepala menghalangi pola pancaran. Jarak bebas di bawah kepala ditetapkan standar.
- Digantungi. Kabel, selang, atau pakaian yang digantung pada pipa atau kepala sprinkler dapat merusaknya.
- Kepala rusak atau bocor. Kepala yang terbentur atau meneteskan air dilaporkan; penggantinya harus jenis, suhu, dan faktor aliran yang sama.
Katup dan alat pemantau
Air sprinkler dikendalikan katup utama dan katup zona. ASPE Vol 4 dalam sumber mencatat bahwa katup gerbang dengan pemantauan elektronik umum dipakai di pipa utama proteksi kebakaran, dan Practical Plumbing Engineering dalam sumber mendefinisikan alat pemantau sistem sprinkler sebagai alat yang memberi sinyal bila ada keadaan tidak normal yang dapat membuat proteksi tidak bekerja atau tidak efektif. Katup tertutup adalah keadaan tidak normal yang paling berbahaya, seperti pada kasus pembuka.
Alat lain yang terlihat di ruang katup:
- Saklar aliran yang memberi sinyal alarm ketika air mengalir di pipa zona.
- Katup uji di ujung zona. Buku yang sama mencatat bahwa satu nosel sprinkler umumnya dikendalikan katup di titik jauh yang mudah dijangkau di lantai teratas, dipakai untuk menguji aliran dan alarm.
- Katup detektor. ASPE Vol 4 dalam sumber mencatat katup detektor yang dirancang untuk memantau kemungkinan pencurian air melalui sistem sprinkler.
- Pencegah aliran balik. Practical Plumbing Engineering dalam sumber mencatat bahwa bila sistem sprinkler tidak dianggap bahaya kesehatan, katup periksa ganda dapat dipakai, seperti di bab pencegahan aliran balik.
Aturan teknisi paling penting: katup sistem kebakaran tidak ditutup tanpa izin tertulis, pemberitahuan kepada pengelola dan petugas jaga, tindakan pengganti selama sistem mati, dan pembukaan kembali yang diperiksa dan dicatat.
Pompa kebakaran dan pompa pacu
Sistem hidran dan sprinkler gedung tinggi dilayani pompa kebakaran. Buku plumbing gedung bertingkat dalam sumber memberi contoh bahwa pompa hidran rata-rata menghasilkan tekanan 9 sampai 10 bar, dan menyebut pompa yang menjaga tekanan jaringan pipa tetap siaga, yaitu pompa pacu kecil yang menutup kebocoran kecil agar pompa utama tidak menyala tanpa sebab. Buku yang sama mencatat bahwa pompa mulai bekerja otomatis berdasarkan saklar tekanan. Prinsip head, kurva, dan NPSH di bab tekanan dan pompa berlaku juga di sini.
Practical Plumbing Engineering dalam sumber memberi contoh pasokan untuk satu kelas pipa tegak, yaitu 100 gpm atau 6,3 L/s pada tekanan alir minimum 65 psi atau 448 kPa, dan mencatat angka debit minimum termasuk tambahan untuk selang yang biasanya dapat diterima. Angka-angka itu contoh dari buku sumber. Teknisi memeriksa bahwa panel pompa dalam posisi otomatis, tidak ada alarm, katup isap dan tekan terbuka, tangki air kebakaran penuh, dan bahan bakar pompa diesel cukup; uji jalan pompa dilakukan menurut jadwal oleh pihak yang ditunjuk.
Alarm dan detektor
Sistem alarm terdiri atas detektor, tombol manual, panel, dan sirene atau lampu. Detektor asap peka terhadap partikel, sedangkan detektor panas bereaksi pada suhu atau laju kenaikan suhu. Di laundry dan dapur, uap, serat, dan asap masakan dapat memicu alarm palsu pada detektor asap, sehingga jenis detektor dipilih perencana menurut ruangnya. Alarm palsu yang berulang adalah masalah keselamatan, karena penghuni belajar mengabaikannya; penyebabnya dicari, bukan detektornya ditutup.
Detektor yang dibungkus plastik selama renovasi harus dibuka kembali, dan detektor yang terlepas atau berlampu gangguan dilaporkan.
Sistem alarm kebakaran dibahas rinci di Bab 19 sampai Bab 23: panel, zona, isolasi, dan tindakan teknisi jaga di Bab 19; prinsip dan pemilihan detektor untuk kamar, dapur, dan laundry di Bab 20; sirkit dan kabel di Bab 21; catu daya, baterai, alat pemberi tanda, dan titik panggil manual di Bab 22; serta uji berkala menurut SNI 03-3985-2000 di Bab 23. Dua butir dari bab-bab itu langsung menyangkut laundry dan dapur. Pertama, Bab 20 mencatat dari manual dan panduan pabrik bahwa detektor panas melindungi harta, bukan jiwa, bahwa dapur memakai detektor panas suhu tetap karena detektor asap tidak cocok dan detektor laju kenaikan dapat memberi alarm palsu, dan bahwa detektor asap dilarang di laundry karena uap, bulu kain, dan pengering. Kedua, SNI 03-3985-2000 meminta detektor dilindungi dari debu dan cat selama pekerjaan bangunan sampai bersih, tetapi detektor bertutup tidak mendeteksi apa pun, sehingga Bab 19 menyimpulkan bahwa penutup hanya dipasang di daerah kerja dan dilepas setiap akhir pekerjaan berdebu.
Antarmuka panel ke lift, pintu, unit pengolah udara, dan pemadam otomatis di luar wewenang teknisi jaga, seperti ditegaskan Bab 19 tentang panel alarm. Saat kebakaran, lift tidak dipakai kecuali dalam operasi petugas pemadam, dan cara lift gedung terhubung ke panel alarm ditanyakan ke kontraktor lift dan konsultan proteksi kebakaran, seperti dibahas Bab 25 tentang tanggap darurat lift.
Bahaya khusus laundry dan dapur
Bab 15 · Laundry menguraikan tiga jalur kebakaran pengering: pemanasan spontan linen berminyak, serat lepas, dan permukaan panas, dan mencatat bahwa linen dari pengering dapat menyala sendiri berjam-jam setelah dikeluarkan. Dari sisi gedung, tiga hal lagi:
- Serat di gedung: serat menumpuk di saluran pengering, di atas balok, di kepala sprinkler, dan di motor kipas. Pembersihan berkala bagian gedung termasuk dalam jadwal pemeliharaan (Contoh 7).
- Lemak di dapur: saringan tudung dan saluran buang dapur berisi lemak yang dapat menyalakan kebakaran saluran, seperti di bab ventilasi. Kompor dan penggorengan di bawah tudung sering dilindungi sistem pemadam khusus yang dipicu otomatis. Sistem itu juga dapat dipicu manual dengan tuas tarik di jalur keluar, dan saat bekerja wajib memutus gas dan listrik alat masak; cara kerja, tindakan setelah semburan, dan batas wewenangnya dibahas di Bab 4 · Dapur Komersial.
- Penyimpanan: linen bersih, linen kotor, dan bahan kimia disimpan terpisah, dengan bahan oksidator jauh dari bahan bakar, seperti di Kimia 219. Tumpukan tidak menghalangi kepala sprinkler, APAR, hidran, atau pintu keluar.
Pemeriksaan berkala tingkat teknisi
Pemeriksaan keliling yang dicatat:
- APAR: ada, terlihat, segel utuh, tekanan normal, label berlaku.
- Hidran gedung: kotak tidak terhalang, selang tergulung, nosel ada, kaca dan tombol alarm utuh.
- Sprinkler: kepala tidak dicat, tidak tertutup, tidak terhalang, tidak bocor; manometer di ruang katup menunjukkan tekanan normal.
- Katup: semua katup sistem kebakaran terbuka dan bersegel atau berantai sesuai tanda; tidak ada lampu gangguan pemantau.
- Pompa: panel otomatis, tidak ada alarm, tangki air penuh.
- Jalur keluar: pintu darurat tidak terkunci dari dalam dan tidak terhalang, lampu darurat menyala.
- Sistem pemadam tudung dapur: manometer silinder sesuai label sistem, segel dan pengunci utuh, tuas tarik terlihat dan tidak terhalang di jalur keluar, tutup nosel terpasang, tautan lebur ada dan tidak terbalut lemak, susunan alat di bawah tudung sama dengan saat servis terakhir, APAR untuk minyak goreng tersedia, dan tanggal servis pada label belum lewat interval servisnya, enam bulan pada satu manual.
Temuan dilaporkan ke pengelola dan pihak berwenang sistem kebakaran; teknisi tidak memperbaiki atau mengubah sistem tanpa wewenang.
Butir 7 hanya pemeriksaan visual. Satu manual sistem pemadam tudung dalam Bab 4 · Dapur Komersial menyatakan pemilik tidak mengambil tindakan selain visual, dan perawatan, penggantian tautan, penimbangan cartridge, pengisian ulang, serta reset sistem dikerjakan distributor berwenang. Manual lain mencatat bahwa pembersihan tudung dan saluran dapat membuat sistem tidak efektif, karena lapisan bahan pembersih tertinggal di peralatan deteksi atau sistem tersentuh petugas pembersih, sehingga distributor sangat disarankan menginspeksi dan menyervis sistem segera setelah pembersihan. Jadwal pembersihan tudung karena itu diselaraskan dengan jadwal distributor. Uji detektor, titik panggil manual, panel, dan baterai mengikuti program di Bab 23, termasuk pemberitahuan ke semua titik penerima sinyal sebelum dan sesudah uji serta rekaman yang disimpan lima tahun menurut SNI 03-3985-2000.
Contoh kerja
Contoh 1. Debit kepala sprinkler. Dengan faktor aliran L/menit per bar (angka latihan; nilai dari data kepala), tekanan 1,0 bar memberi L/menit, dan tekanan 0,5 bar memberi L/menit. Debit turun lebih lambat daripada tekanan karena sebanding dengan akarnya.
Contoh 2. Volume air untuk sejumlah kepala. Bila rancangan mengandaikan 6 kepala terbuka, masing-masing 80 L/menit, selama 60 menit (angka latihan): L atau 28,8 m³ yang harus tersedia di tangki atau dari jaringan.
Contoh 3. Kerapatan pancaran. Satu kepala 80 L/menit yang melindungi 12 m² memberi L/menit per m² (angka latihan). Kerapatan rancangan yang berlaku ditentukan golongan bahaya, sehingga rak linen tinggi yang ditambahkan di bawah kepala dapat membuat kerapatan yang ada tidak lagi cukup.
Contoh 4. Contoh pasokan buku sumber. 100 gpm L/s, dan 448 kPa setara kolom air m. Pasokan itu adalah debit dan tekanan yang harus tersedia di sambungan selang saat air mengalir, bukan tekanan statis saat diam.
Contoh 5. Tekanan di lantai atas. Pompa memberi 9 bar di lantai dasar. Hidran tertinggi 40 m di atas pompa: bar hilang untuk ketinggian, dan rugi gesek 1,0 bar (angka latihan). Tekanan alir di hidran itu bar.
Contoh 6. Menimbang APAR karbon dioksida. Label: berat kosong 9,0 kg, isi 5,0 kg, berat penuh 14,0 kg. Hasil timbang 13,4 kg berarti isi 4,4 kg, berkurang 0,6 kg atau 12 persen. Bila batas pabrik misalnya 10 persen (angka latihan dari label), APAR dikirim untuk diisi ulang.
Contoh 7. Serat yang menumpuk. Pengering 100 kg per muatan melepaskan serat sekitar 0,1 persen massa (angka latihan), atau 100 g per muatan. Dua puluh muatan sehari menghasilkan 2 kg serat. Dengan kalor pembakaran selulosa sekitar 17 MJ/kg (nilai literatur), serat yang tidak dibersihkan sehari menyimpan sekitar 34 MJ energi bakar di saringan, saluran, dan permukaan ruang.
Contoh 8. Minyak goreng. Penggorengan berisi 20 L minyak, sekitar 18 kg. Dengan kalor pembakaran minyak sekitar 37 MJ/kg (nilai literatur), energinya sekitar 670 MJ. Api sebesar itu tidak dipadamkan dengan air, dan APAR yang dipakai adalah jenis untuk minyak goreng menurut labelnya.
Contoh 9. Waktu pemeriksaan APAR. Empat puluh APAR diperiksa bulanan dengan 3 menit per unit: menit, atau 2 jam per bulan. Biaya ini kecil dibanding APAR yang gagal saat dibutuhkan, seperti pada kasus pembuka.
Kondisi berhenti
Hentikan pekerjaan dan laporkan segera bila:
- Katup sistem sprinkler, hidran, atau pompa kebakaran ditemukan tertutup, atau akan ditutup untuk pekerjaan pipa tanpa izin tertulis, pemberitahuan, dan tindakan pengganti.
- Kepala sprinkler dicat, tertutup, rusak, bocor, atau terhalang, atau akan dilepas atau dipindah oleh orang yang tidak berwenang.
- Panel alarm atau pompa kebakaran menunjukkan gangguan, atau pompa dalam posisi manual atau mati.
- APAR hilang, terhalang, bertekanan di luar daerah normal, atau segelnya rusak.
- Terlihat asap, nyala, atau bara, atau tercium bau hangus di pengering, saluran, atau tudung dapur. Ikuti prosedur tanggap darurat di Bab 21 · Laundry dan Bab 15 · Laundry; padamkan hanya bila terlatih, aman, dan jalur keluar tersedia di belakang Anda.
- Pekerjaan panas seperti pengelasan atau pemotongan akan dilakukan di dekat serat, linen, atau lemak tanpa izin kerja panas dan penjaga api.
- Sistem pemadam tudung dapur baru menyembur, manometer silindernya di luar nilai label, tuas tariknya terhalang, atau tudung dan saluran baru dibersihkan dan sistem belum diinspeksi distributor. Jalur masak tidak dipakai sampai distributor berwenang memeriksa sistem, seperti diatur Bab 4 · Dapur Komersial.
Salah tafsir yang sering terjadi
"Saat satu sprinkler menyala, semua menyala." Pada sistem biasa, hanya kepala yang cukup panas yang terbuka.
"Mengecat sprinkler agar serasi dengan plafon tidak berbahaya." Cat menutup elemen peka panas dan dapat menghalangi kepala membuka.
"Menutup katup sprinkler sebentar untuk perbaikan pipa tidak perlu izin." Selama katup tertutup, ruangan tidak terlindungi; prosedur izin dan pemberitahuan harus dijalankan.
"APAR apa pun dapat memadamkan api apa pun." Media yang salah dapat menyebarkan api atau menyetrum pemakainya.
"Alarm yang sering palsu boleh dimatikan." Penyebab alarm palsu dicari dan diperbaiki; sistem yang dimatikan tidak melindungi.
"Kebakaran pengering hanya terjadi di dalam mesin." Linen berminyak dapat menyala di tumpukan berjam-jam setelah keluar dari pengering.
Hubungan dengan bab lain
Bab 15 · Laundry memberi bahaya kebakaran pengering, Bab 21 · Laundry tanggap darurat laundry, Kimia 219 oksidator dan penyimpanan, bab ventilasi tudung dan saluran, bab tekanan dan pompa pompa kebakaran, bab pencegahan aliran balik katup periksa ganda pada sprinkler, Bab 37 · Kelistrikan & Kendali instalasi listrik di ruang basah, dan Bab 1 · Keselamatan kondisi berhenti. Bab proyek integratif berikutnya memakai daftar pemeriksaan ini saat menyiapkan ruang laundry atau dapur baru. Sistem alarm kebakaran dirinci di Bab 19 tentang panel, Bab 20 tentang detektor, Bab 21 tentang rangkaian dan kabel, Bab 22 tentang catu daya dan pemberi tanda, dan Bab 23 tentang uji berkala. Sistem pemadam tudung dapur dibahas di Bab 4 · Dapur Komersial, dan tanggap darurat lift saat kebakaran di Bab 25.
Latihan dan pembahasan
Untuk setiap soal, tuliskan rumus, hitungan, atau alasannya.
- Kepala sprinkler bekerja pada 2,0 bar. Berapa debitnya?
- Empat kepala masing-masing 100 L/menit selama 30 menit. Berapa volume airnya?
- Pompa memberi 8 bar, hidran 30 m di atas pompa, rugi gesek 0,5 bar. Berapa tekanan alir di hidran?
- APAR karbon dioksida berisi 4,5 kg menurut label, berat kosong 8,0 kg, ditimbang 12,0 kg. Berapa persen isinya berkurang?
- Mengapa kepala sprinkler tidak boleh dicat?
- Mengapa air tidak dipakai untuk minyak goreng yang terbakar?
Kunci jawaban beralasan
- L/menit, karena debit kepala sebanding dengan akar tekanan.
- L atau 12 m³ yang harus tersedia selama waktu itu.
- bar, karena ketinggian 30 m memakan sekitar 2,9 bar.
- Isi sekarang kg, berkurang 0,5 kg atau 11 persen dari 4,5 kg, sehingga perlu diservis bila melewati batas label.
- Cat menutup elemen peka panas sehingga kepala terlambat membuka atau tidak membuka sama sekali saat kebakaran.
- Air tenggelam dan langsung menguap di bawah minyak panas, sehingga minyak yang terbakar tersembur dan api menyebar.
Referensi
Bab terkait
- Pengeringan dan finishing: dryer, pendinginan, serat lepas, dan setrikaLaundry · Bab 15
- K3 laundry: bahaya kimia, biologis, fisik, ergonomi, dan tanggap daruratLaundry · Bab 21
- Reaktivitas dan ketidakcocokan bahan kimia: golongan reaktif, matriks ketidakcocokan, campuran berbahaya, penyimpanan, dan tumpahanKimia · Bab 25
- Ventilasi dan tata udara ruang laundry dan dapur: beban panas dan uap, psikrometri, kondensasi, tudung buang, udara pengganti, dan saluran pengeringBangunan & Fasilitas · Bab 16
- Tekanan dan pompa air gedung: head total, kurva pompa dan sistem, tangki tekan, kecepatan variabel, seri dan paralel, dan NPSHBangunan & Fasilitas · Bab 9
- Pencegahan aliran balik: sifon balik, tekanan balik, sambungan silang, celah udara, pemutus vakum, katup periksa ganda, RPZ, dan dispenser kimiaBangunan & Fasilitas · Bab 11
- Ruang basah dan ruang khusus: binatu, kamar mandi, dan lokasi lembabKelistrikan & Kendali · Bab 37
- Bahaya, risiko, energi tersimpan, dan kondisi berhentiKeselamatan · Bab 1
- Panel alarm kebakaran di gedung: komponen sistem, zona dan alamat, status alarm dan gangguan, sunyi, isolasi, reset, dan tindakan teknisi jagaBangunan & Fasilitas · Bab 19
- Detektor kebakaran: prinsip kerja detektor panas, asap, dan nyala, pemilihan untuk kamar, dapur, dan laundry, letak dan jarak, tinggi plafon, dan alarm palsuBangunan & Fasilitas · Bab 20
- Rangkaian dan perkabelan alarm kebakaran: sirkit zona dan resistor akhir saluran, kelas A dan B, loop beralamat dan isolator hubung singkat, sirkit sounder, kabel, dan pengukuran tanpa teganganBangunan & Fasilitas · Bab 21
- Catu daya dan pemberi tanda alarm kebakaran: sumber utama dan baterai cadangan, menghitung kapasitas baterai, alat pemberi tanda suara dan cahaya, dan titik panggil manualBangunan & Fasilitas · Bab 22
- Uji berkala dan pemeliharaan sistem alarm kebakaran: jadwal menurut SNI, uji detektor dan titik panggil manual, uji panel dan baterai, formulir, dan uji ulang setelah perubahanBangunan & Fasilitas · Bab 23
- Sistem pemadam tudung dapur bahan kimia basah: cara kerja, detektor dan tautan lebur, aktuasi manual, pemutus gas dan listrik, tindakan setelah semburan, dan pemeriksaan teknisi hotelDapur Komersial · Bab 4
- Tanggap darurat lift dan eskalator: penumpang terjebak, penyelamatan oleh orang terlatih, listrik padam, kebakaran, gempa, banjir, dan cedera penumpangBangunan & Fasilitas · Bab 25
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Batas keselamatan tetap berlaku. Kuis ini menguji penalaran, bukan memberi izin melakukan pencampuran, penyetelan, pembongkaran, pengukuran berenergi, atau tindakan lapangan.
Kepala sprinkler bekerja pada 2,0 bar. Berapa debitnya?
Empat kepala masing-masing 100 L/menit selama 30 menit. Berapa volume airnya?
Pompa memberi 8 bar, hidran 30 m di atas pompa, rugi gesek 0,5 bar. Berapa tekanan alir di hidran?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Bangunan & Fasilitas · Bab 18.
Urutan baca menurut rak: Bangunan & Fasilitas · Bab 16.