Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Fisika · Bab 30Kuantitatif

    Gelombang materi dan dualitas gelombang-partikel: panjang gelombang de Broglie, difraksi elektron, mikroskop elektron, celah ganda satu partikel demi satu, dan prinsip ketidakpastian Heisenberg

    Laporan laboratorium uji kegagalan untuk baut washer-extractor yang patah memuat foto mikroskop elektron dengan rincian yang tidak terlihat di mikroskop optik, dan manajer teknik bertanya mengapa mikroskop optik yang lebih kuat tidak cukup. Jawabannya ada pada gelombang materi: elektron yang dipercepat berperilaku sebagai gelombang yang jauh lebih pendek daripada cahaya. Bab ini membahas hipotesis de Broglie dan panjang gelombang elektron, neutron, dan benda sehari-hari, eksperimen Davisson-Germer dan difraksi partikel, celah ganda dengan elektron satu per satu, dualitas gelombang-partikel, mikroskop elektron dan daya pisahnya, serta prinsip ketidakpastian Heisenberg untuk posisi-momentum dan energi-waktu beserta artinya. Sembilan contoh kerja dan enam latihan dengan kunci beralasan menutup bab.

    22 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Baut pengikat rumah bantalan sebuah washer-extractor di laundry rumah sakit patah setelah beberapa bulan bekerja. Mengikuti Bab 10 · Mekanikal & Mekatronika tentang membaca patahan, teknisi tidak mencocokkan kedua belah patahan dan tidak menyikatnya, lalu mengirim potongannya ke laboratorium uji kegagalan material. Laporannya memuat dua foto. Foto mikroskop optik hanya memperlihatkan daerah halus tanpa rincian. Foto mikroskop elektron pemindai pada perbesaran 5.000 kali dengan garis skala 2 µm memperlihatkan deretan garis halus berjarak sekitar 50 nm (angka latihan). Manajer teknik bertanya mengapa laboratorium tidak cukup memakai mikroskop optik yang lebih kuat, dan mengapa potongan baut harus dimasukkan ke ruang hampa.

    Jawabannya: elektron yang dipercepat berperilaku sebagai gelombang yang puluhan ribu kali lebih pendek daripada cahaya tampak (Contoh 4), dan daya pisah mikroskop ditentukan panjang gelombang itu (Contoh 5). Ruang hampa mencegah elektron kehilangan energi karena menumbuk molekul udara.

    Batas pembahasan

    Bab ini membahas gelombang materi dan prinsip ketidakpastian. Sumber utamanya OpenStax University Physics Volume 3 subbab 6.5, 6.6, dan 7.2, dengan konstanta dari lampiran buku itu. Narasi disiplin Fisika Teknik mengutip buku Fisika Dasar bahwa ramalan de Broglie teruji oleh eksperimen. Sumber setiap klaim dan angka latihan dicatat di peta sumber bab.

    Foton, efek fotolistrik, dan momentum foton dibahas di Bab 29 tentang cahaya sebagai partikel. Cahaya sebagai gelombang elektromagnetik dibahas di Bab 20 tentang cahaya, dan superposisi gelombang di Bab 14 tentang gelombang dan bunyi; rumus celah ganda dan daya pisah lubang bulat yang diperlukan di sini ditulis singkat dari OpenStax. Fungsi gelombang, peluang, dan persamaan Schrödinger dibahas di Bab 31, model Bohr dan garis spektrum di Bab 32, dan radiasi pengion di Bab 33. Tafsir filosofis mekanika kuantum, seperti Kopenhagen, banyak dunia, dan peran kesadaran, tidak dibahas di sini; semuanya ada di Bab 35 tentang tafsir mekanika kuantum.

    Hipotesis de Broglie: setiap partikel yang bergerak adalah gelombang

    Efek Compton menunjukkan bahwa gelombang elektromagnetik dapat berperilaku sebagai partikel. Pada tahun 1924 Louis de Broglie mengusulkan kebalikannya: elektron dan partikel materi lain dapat berperilaku sebagai gelombang. Hipotesis gelombang materi de Broglie (de Broglie's hypothesis of matter waves) adalah usulan bahwa setiap partikel materi yang memiliki momentum linear juga merupakan gelombang. Hubungan yang berlaku untuk foton berlaku juga untuk partikel bermassa:

    E=hf,λ=hpE = hf, \qquad \lambda = \frac{h}{p}

    dengan EE energi relativistik partikel (J), ff frekuensi gelombang (Hz), pp momentum (kg·m/s), hh tetapan Planck, dan λ\lambda panjang gelombang de Broglie (m). Panjang gelombang materi berbanding terbalik dengan momentum, dan gelombang itu merambat dengan kecepatan partikelnya. Pada tahun 1926 hipotesis ini, bersama teori kuantum awal Bohr, melahirkan mekanika kuantum gelombang.

    Untuk partikel lambat, p=mv=2mKp = mv = \sqrt{2mK}, dengan mm massa, vv kecepatan, dan KK energi kinetik. Bila KK tidak jauh lebih kecil daripada energi diam E0=mc2E_0 = mc^2, dipakai:

    λ=hcK(K+2E0)\lambda = \frac{hc}{\sqrt{K(K + 2E_0)}}

    dengan hc=1241hc = 1241 eV·nm dan E0=511E_0 = 511 keV untuk elektron. Elektron yang dipercepat dari diam melewati beda potensial ΔV\Delta V memperoleh K=eΔVK = e\Delta V, sehingga elektron yang dipercepat 54 V berenergi 54 eV. De Broglie juga memakai gelombang elektron untuk menjelaskan syarat kuantisasi momentum sudut pada model atom Bohr, yang diuraikan di Bab 32.

    Mengapa bola dan troli tidak berdifraksi

    Tetapan Planck sangat kecil, sehingga panjang gelombang benda sehari-hari jauh di bawah apa pun yang dapat diukur. OpenStax menghitung bola basket 0,65 kg yang dilempar 10 m/s: panjang gelombangnya sekitar 10−3410^{-34} m. Ukuran inti atom beberapa femtometer, sehingga gelombang bola itu kira-kira 10−2010^{-20} kali ukuran inti. Gelombang sekecil itu tidak terdeteksi dan tidak memengaruhi gerak benda makroskopis. Karena itu linen di konveyor dan troli di koridor bergerak tepat seperti ramalan mekanika Newton.

    Elektron berbeda karena massanya sangat kecil: elektron puluhan elektronvolt mempunyai panjang gelombang sebesar jarak antaratom di kristal. Tabel berikut dihitung penyusun dengan konstanta OpenStax; angka troli dan elektron 20 keV adalah angka latihan.

    BendaKeadaanPanjang gelombang
    Bola basket 0,65 kg10 m/s1,0×10−341{,}0 \times 10^{-34} m
    Troli linen 80 kg1,5 m/s5,5×10−365{,}5 \times 10^{-36} m
    Elektron1,0 eV1,23 nm
    Elektron54 eV0,167 nm
    Elektron mikroskop pemindai20 keV8,6 pm
    Neutron termalsekitar 82 meV0,10 nm

    Bukti: eksperimen Davisson-Germer dan difraksi partikel

    Bukti pertama datang pada tahun 1927 dari C. Davisson dan L. Germer, yang menghamburkan elektron pada permukaan nikel dalam penelitian rutin permukaan logam, bukan untuk menguji de Broglie. Eksperimen Davisson-Germer (Davisson-Germer experiment) adalah eksperimen difraksi elektron pertama dalam sejarah yang memperlihatkan sifat gelombang elektron.

    Sampel nikel dipanaskan khusus sehingga struktur polikristalnya berubah menjadi domain kristal tunggal yang besar. Elektron termal dari elemen pemanas, biasanya wolfram, dipercepat beda potensial yang dapat diatur, lalu ditembakkan tegak lurus ke permukaan nikel di dalam ruang hampa. Detektor mengukur intensitas elektron terhambur pada sudut φ\varphi dari 0° sampai 90°. Pada nikel polikristal hamburannya merata ke segala arah, sedangkan pada nikel kristal tunggal intensitasnya memuncak pada sudut tertentu, membentuk pola difraksi.

    Untuk difraksi permukaan, maksimum terjadi bila:

    nλ=asin⁡φn\lambda = a\sin\varphi

    dengan aa jarak antaratom permukaan (m) dan nn orde maksimum. Kristalografi sinar-X memberi a=2,15a = 2{,}15 Å, dan maksimum orde pertama muncul pada φ≈50∘\varphi \approx 50^\circ dengan tegangan sekitar 54 V. Panjang gelombang dari pola difraksi dan panjang gelombang de Broglie elektron 54 eV hampir sama (Contoh 2), argumen yang meyakinkan bahwa gelombang materi ada. Kisi kristal nikel dan parameter kisinya dibahas di Bab 9 · Material tentang struktur kristal logam.

    Sejak itu hipotesis de Broglie dikonfirmasi untuk banyak partikel. Neutron, yang tidak bermuatan, dipakai untuk menentukan struktur kristal dari pola interferensi gelombangnya, dan gelombang materi molekul sebesar karbon C60 sudah diukur. OpenStax menyimpulkan bahwa semua benda fisik, kecil atau besar, memiliki gelombang materi selama bergerak. Neutron yang energinya setara molekul gas pada suhu ruang disebut neutron termal (Contoh 3).

    Celah ganda dengan elektron satu per satu

    Seorang skeptis dapat bertanya apakah pola difraksi elektron bisa dijelaskan dengan elektron sebagai hujan bola pingpong. Untuk mengujinya cukup dua celah pada layar yang tidak tembus elektron: bila elektron gelombang, pola interferensi terbentuk walaupun elektron datang satu per satu; bila hanya partikel, pita interferensi tidak muncul. Pita terang orde nn pada interferensi Young muncul pada sudut θ\theta yang memenuhi:

    dsin⁡θ=nλ,n=0,±1,±2,…d\sin\theta = n\lambda, \qquad n = 0, \pm 1, \pm 2, \ldots

    dengan dd jarak antarcelah (m). Prinsip penjumlahan gelombangnya sama dengan superposisi bunyi di Bab 14.

    Claus Jönsson di Jerman pada tahun 1961 melakukan percobaan celah ganda pertama dengan berkas elektron dan memperoleh pola interferensi. Percobaan dengan elektron tunggal yang lewat satu per satu dilakukan Giulio Pozzi di Italia pada tahun 1974 dan Akira Tonomura di Jepang pada tahun 1989. Setiap elektron tercatat di satu tempat pada layar (pengetahuan umum), tetapi dari banyak elektron pita terang dan gelap terbentuk bertahap, walaupun elektron lewat sendiri-sendiri. OpenStax menyimpulkan bahwa pola difraksi elektron terbentuk karena sifat gelombang elektron.

    Salah satu percobaan dalam OpenStax memakai dua celah selebar 62 nm berjarak 272 nm pada membran silikon berlapis emas, dengan elektron 600 eV. Pita terang pertamanya hanya sekitar 0,01° dari pusat (Contoh 6), sehingga perlu diperbesar dan dicatat detektor yang peka (penalaran editorial).

    Dualitas gelombang-partikel

    Dualitas gelombang-partikel (wave-particle duality) adalah sifat alam bahwa partikel dapat berperilaku sebagai gelombang dan radiasi dapat berperilaku sebagai partikel, bergantung pada kondisi percobaan. OpenStax memberi contoh berpasangan:

    BendaBerperilaku sebagai partikelBerperilaku sebagai gelombang
    Radiasi elektromagnetikEfek fotolistrik dan efek ComptonGelombang radio di antena; celah ganda Young dengan cahaya
    ElektronArus listrik di penghantar; elektron terpental pada efek ComptonDifraksi pada kristal; celah ganda elektron

    OpenStax menegaskan bahwa pertanyaan tentang hakikat sebenarnya, gelombang atau partikel, belum punya jawaban tuntas; yang dapat dikatakan hanyalah bahwa dualitas itu ada. Mekanika kuantum yang dibangun Bohr, Schrödinger, Heisenberg, dan Dirac menganggap gelombang materi sebagai sifat dasar semua partikel dan memberinya tafsiran statistik: gelombang yang terkait dengan partikel membawa informasi tentang kemungkinan posisi partikel dan sifat lainnya. Matematika gelombang ini dan arti peluangnya dibahas di Bab 31 tentang fungsi gelombang.

    Niels Bohr menyebut gagasan bahwa gambaran gelombang dan partikel saling melengkapi, tetapi tidak tampil sekaligus dalam satu susunan percobaan, sebagai prinsip komplementaritas (pengetahuan umum; istilah ini tidak dipakai OpenStax). Pertanyaan apa yang "sebenarnya" dilakukan elektron di antara sumber dan layar adalah soal tafsir, yang dibahas di Bab 35.

    Dualitas dipakai setiap hari: sensor gambar CCD di kamera digital dan sensor medis memanfaatkan sifat partikel foton dan elektron, sedangkan mikroskop elektron memanfaatkan sifat gelombangnya.

    Mikroskop elektron dan daya pisahnya

    Mikroskopi elektron (electron microscopy) adalah mikroskopi yang memakai gelombang elektron untuk melihat rincian halus benda berukuran nano. Ernst Ruska membuat purwarupa mikroskop elektron pertama pada tahun 1931, berdasarkan gagasan bahwa medan magnet dapat mengarahkan berkas elektron seperti lensa mengarahkan cahaya.

    Daya pisah alat optik dibatasi difraksi. Sudut terkecil antara dua titik yang masih terpisah lewat bukaan bulat berdiameter DD (m):

    Δθ=1,22 λD\Delta\theta = 1{,}22\,\frac{\lambda}{D}

    dengan Δθ\Delta\theta dalam radian. Makin pendek panjang gelombang, makin kecil sudut itu dan makin halus rincian yang terpisah (Contoh 5).

    AlatEnergi berkasDaya pisah dan perbesaranSyarat sampel
    Mikroskop cahayacahaya tampakterbaik sekitar 97 nm
    Mikroskop elektron transmisi (TEM)sampai 400 keVlebih baik dari 0,5 Å; perbesaran lebih dari 50 juta kalitebal sekitar 100 nm; sampel biologis difiksasi kimia
    Mikroskop elektron pemindai (SEM)sampai 40 keVlebih baik dari 1 nmsampai beberapa sentimeter, disiapkan menurut sifat listriknya

    Isi tabel dari OpenStax. Pada TEM, elektron dari elemen wolfram panas dipercepat di senapan elektron, difokuskan lensa elektromagnetik, lalu menembus sampel; seluruh susunan berada di ruang hampa supaya berkas tidak kehilangan energi, dan daya pisahnya hanya dibatasi aberasi sferis. SEM, yang ditemukan Manfred von Ardenne pada tahun 1937, tidak menembuskan berkas tetapi menghamburkannya di permukaan; bentuk permukaan direkonstruksi dari elektron terhambur balik, elektron yang menembus, dan radiasi yang dipancarkan atom sampel. Pratibha L. Gai dan Edward D. Boyes menambahkan ruang bergas pada TEM sehingga reaksi dapat diamati, dan Gai menjadi orang pertama yang melihat atom satu per satu.

    Artinya bagi teknisi (penalaran editorial): garis berjarak 50 nm pada kasus pembuka di bawah batas 97 nm mikroskop cahaya, tetapi jauh di atas batas 1 nm SEM. Virus berukuran sekitar 20 sampai 300 nm, menurut Bab 2 · Biologi & Mikrobiologi, juga hanya terlihat dengan mikroskop elektron. Perbesaran saja tidak menambah rincian bila panjang gelombangnya terlalu panjang; yang menentukan adalah daya pisah.

    Prinsip ketidakpastian Heisenberg: posisi dan momentum

    Partikel yang digambarkan sebagai paket gelombang tidak memiliki posisi yang tepat, sama seperti letak paket gelombang pada senar gitar tidak dapat ditunjuk di satu titik. Paket gelombang (wave packet) adalah gabungan banyak gelombang datar yang dipakai untuk menggambarkan partikel yang terlokalisasi. Paket yang lebih sempit memerlukan lebih banyak panjang gelombang, yaitu lebih banyak nilai momentum. Heisenberg merumuskan batasnya:

    Δx Δp≥ℏ2\Delta x\,\Delta p \geq \frac{\hbar}{2}

    dengan Δx\Delta x ketidakpastian posisi (m), Δp\Delta p ketidakpastian momentum (kg·m/s), dan ℏ=h/2π=1,055×10−34\hbar = h/2\pi = 1{,}055 \times 10^{-34} J·s. Prinsip ketidakpastian Heisenberg (Heisenberg's uncertainty principle) adalah batas alam atas ketelitian pengukuran serentak posisi dan momentum suatu partikel. Bila Δx\Delta x kecil, Δp\Delta p besar, dan sebaliknya.

    OpenStax menegaskan bahwa prinsip ini tidak ada hubungannya dengan ketelitian alat percobaan. Dengan alat ukur sempurna pun ketidakpastian ini tetap ada, karena berasal dari sifat gelombang materi. Hasil kali terkecil, tanda sama dengan, dicapai fungsi Gauss atau kurva lonceng, dan tidak dapat dilampaui bahkan dengan alat terbaik di masa depan. Dalam The Physical Principles of the Quantum Theory, Heisenberg menulis bahwa memakai kata "posisi" dan "kecepatan" lebih teliti daripada hubungan itu sama tak bermaknanya dengan memakai kata yang artinya tidak didefinisikan.

    Karena ℏ\hbar sangat kecil, batas ini tidak terasa pada benda makroskopis. Bola boling yang kecepatannya diketahui sampai 1 mm/s masih dapat ditentukan posisinya sampai sekitar 9×10−339 \times 10^{-33} m, sedangkan elektron dengan ketelitian kecepatan yang sama hanya sampai 5,8 cm (Contoh 7). Pada elektron yang terkurung di ruang seukuran atom, ketidakpastian ini menentukan energi minimumnya, yang menurut taksiran OpenStax sekitar 1 eV untuk atom hidrogen (Contoh 8).

    Ketidakpastian energi dan waktu

    Bentuk lain menghubungkan ketidakpastian energi suatu keadaan kuantum ΔE\Delta E (J) dengan ketidakpastian umurnya Δt\Delta t (s):

    ΔE Δt≥ℏ2\Delta E\,\Delta t \geq \frac{\hbar}{2}

    Artinya, keadaan kuantum yang hanya ada sebentar tidak dapat memiliki energi yang pasti, karena untuk mengukur energi dengan teliti keadaan itu harus diamati selama banyak siklus. Keadaan tereksitasi atom berumur terbatas, sehingga foton yang dipancarkannya sedikit berbeda energinya setiap kali, dan setiap garis spektrum memiliki lebar. Keadaan berumur pendek menghasilkan garis lebar, keadaan berumur panjang garis sempit. Atom yang tereksitasi sekitar 10−810^{-8} s memancarkan foton dengan sebaran frekuensi sekitar sepersejuta persen, sehingga cahayanya praktis monokromatik (Contoh 9). Garis spektrum atom dan laser dibahas lebih lanjut di Bab 32.

    Contoh kerja

    Contoh 1: bola basket dan troli linen. Bola basket 0,65 kg pada 10 m/s memiliki p=6,5p = 6{,}5 kg·m/s, sehingga λ=6,626×10−34/6,5=1,02×10−34\lambda = 6{,}626 \times 10^{-34}/6{,}5 = 1{,}02 \times 10^{-34} m, seperti hitungan OpenStax. Troli linen 80 kg yang didorong 1,5 m/s (angka latihan) memberi λ=6,626×10−34/(80×1,5)=5,5×10−36\lambda = 6{,}626 \times 10^{-34}/(80 \times 1{,}5) = 5{,}5 \times 10^{-36} m. Keduanya 10−2010^{-20} kali ukuran inti atom atau lebih kecil.

    Contoh 2: elektron 1 eV dan Davisson-Germer. Dengan hc=1241hc = 1241 eV·nm, elektron 1,0 eV memberi λ=1241/1,0 (1,0+1,022×106)=1,23\lambda = 1241/\sqrt{1{,}0\,(1{,}0 + 1{,}022 \times 10^{6})} = 1{,}23 nm. Elektron 54 eV memberi λ=1241/54 (54+1,022×106)=0,167\lambda = 1241/\sqrt{54\,(54 + 1{,}022 \times 10^{6})} = 0{,}167 nm, atau 1,67 Å. Dari pola difraksi, λ=asin⁡φ=2,15sin⁡50∘=1,65\lambda = a\sin\varphi = 2{,}15 \sin 50^\circ = 1{,}65 Å; OpenStax menuliskannya 1,64 Å. Selisih kurang dari 2 persen itu mendukung hipotesis de Broglie.

    Contoh 3: neutron termal. Untuk difraksi pada kristal berjarak sekitar 1,0 Å, panjang gelombang neutron harus sekitar 1,0 Å. Maka pc=hc/λ=12,4pc = hc/\lambda = 12{,}4 keV, jauh di bawah energi diam neutron 940 MeV, sehingga rumus nonrelativistik berlaku: K=h2/(2λ2mn)=(6,626×10−34)2/(2×10−20×1,675×10−27)=1,31×10−20K = h^2/(2\lambda^2 m_n) = (6{,}626 \times 10^{-34})^2/(2 \times 10^{-20} \times 1{,}675 \times 10^{-27}) = 1{,}31 \times 10^{-20} J, atau 81,8 meV. OpenStax, dengan pembulatan hh dan massa neutron, menulis 82,7 meV. Energi kinetik rata-rata molekul gas pada 300 K adalah 32kBT=1,5×8,617×10−5×300=0,0388\tfrac{3}{2}k_BT = 1{,}5 \times 8{,}617 \times 10^{-5} \times 300 = 0{,}0388 eV, atau 38,8 meV, dengan rumus yang sama seperti di Bab 15. Keduanya seorde, sehingga neutron ini disebut neutron termal.

    Contoh 4: elektron di SEM dan TEM. Elektron SEM yang dipercepat 20 kV (angka latihan, di bawah batas 40 keV menurut OpenStax): λ=1241/(2,0×104)(1,042×106)=8,6×10−3\lambda = 1241/\sqrt{(2{,}0 \times 10^{4})(1{,}042 \times 10^{6})} = 8{,}6 \times 10^{-3} nm, atau 8,6 pm. Rumus nonrelativistik memberi 8,68 pm, hanya 1 persen lebih besar. Elektron TEM 400 keV memberi λ=1241/(4,0×105)(1,422×106)=1,65×10−3\lambda = 1241/\sqrt{(4{,}0 \times 10^{5})(1{,}422 \times 10^{6})} = 1{,}65 \times 10^{-3} nm, atau 1,65 pm, sedangkan rumus nonrelativistik memberi 1,94 pm, 18 persen terlalu besar. Cahaya 550 nm sekitar 6,4×1046{,}4 \times 10^{4} kali lebih panjang daripada gelombang elektron 20 keV.

    Contoh 5: daya pisah. Berkas elektron 1,0 pm melewati bukaan bulat 2,0 µm: Δθ=(1,22)(1,0×10−12)/(2,0×10−6)=6,1×10−7\Delta\theta = (1{,}22)(1{,}0 \times 10^{-12})/(2{,}0 \times 10^{-6}) = 6{,}1 \times 10^{-7} rad, atau 3,5×10−53{,}5 \times 10^{-5} derajat. Dengan cahaya 400 nm pada bukaan yang sama, Δθ=0,244\Delta\theta = 0{,}244 rad atau sekitar 14°, sehingga semua rincian kabur. Sudut untuk elektron 400.000 kali lebih kecil.

    Contoh 6: celah ganda elektron. Elektron dipercepat 600 V, sehingga K=600K = 600 eV dan λ=hc/2E0K=1241/2(5,11×105)(600)=0,050\lambda = hc/\sqrt{2E_0K} = 1241/\sqrt{2(5{,}11 \times 10^{5})(600)} = 0{,}050 nm. Dengan jarak celah 272 nm, sin⁡θ=0,050/272=1,84×10−4\sin\theta = 0{,}050/272 = 1{,}84 \times 10^{-4}, sehingga pita terang pertama berada pada θ=0,0105∘\theta = 0{,}0105^\circ dan pita kelima sekitar 0,053°. Pada layar berjarak 1,0 m (angka latihan), jarak antarpita hanya 1,0×tan⁡0,0105∘=1,8×10−41{,}0 \times \tan 0{,}0105^\circ = 1{,}8 \times 10^{-4} m, atau 0,18 mm.

    Contoh 7: elektron dan bola boling. Kecepatan keduanya diketahui dengan ketelitian 1,0×10−31{,}0 \times 10^{-3} m/s. Untuk elektron, Δp=(9,1×10−31)(1,0×10−3)=9,1×10−34\Delta p = (9{,}1 \times 10^{-31})(1{,}0 \times 10^{-3}) = 9{,}1 \times 10^{-34} kg·m/s dan Δx=ℏ/(2Δp)=1,055×10−34/(1,82×10−33)=0,058\Delta x = \hbar/(2\Delta p) = 1{,}055 \times 10^{-34}/(1{,}82 \times 10^{-33}) = 0{,}058 m, atau 5,8 cm. Untuk bola boling 6,0 kg, Δp=6,0×10−3\Delta p = 6{,}0 \times 10^{-3} kg·m/s dan Δx=8,8×10−33\Delta x = 8{,}8 \times 10^{-33} m. Batas bola boling tak terukur, sedangkan batas elektron beberapa sentimeter.

    Contoh 8: elektron terkurung seukuran atom. Elektron di daerah selebar 0,1 nm memiliki Δp≥ℏ/(2Δx)=1,055×10−34/(2×10−10)=5,3×10−25\Delta p \geq \hbar/(2\Delta x) = 1{,}055 \times 10^{-34}/(2 \times 10^{-10}) = 5{,}3 \times 10^{-25} kg·m/s, setara ketidakpastian kecepatan 5,3×10−25/(9,109×10−31)=5,8×1055{,}3 \times 10^{-25}/(9{,}109 \times 10^{-31}) = 5{,}8 \times 10^{5} m/s. OpenStax memakai cara ini untuk menaksir energi keadaan dasar hidrogen dengan ℏc=197,3\hbar c = 197{,}3 eV·nm dan mc2=0,511×106mc^2 = 0{,}511 \times 10^{6} eV: E0=(ℏc)2/(8mc2L2)=197,32/(8×0,511×106×0,12)=0,952E_0 = (\hbar c)^2/(8mc^2L^2) = 197{,}3^2/(8 \times 0{,}511 \times 10^{6} \times 0{,}1^2) = 0{,}952 eV. Taksiran kasar ini berada di rentang elektronvolt, dan OpenStax menganggapnya kira-kira terkonfirmasi oleh energi ionisasi sekitar 10 eV.

    Contoh 9: lebar garis spektrum. Atom berada di keadaan tereksitasi sekitar Δt=10−8\Delta t = 10^{-8} s, lalu memancarkan foton berfrekuensi rata-rata 7,1×10147{,}1 \times 10^{14} Hz. Dari hΔf≈ℏ/(2Δt)h\Delta f \approx \hbar/(2\Delta t) diperoleh Δf≈1/(4πΔt)=8,0×106\Delta f \approx 1/(4\pi\Delta t) = 8{,}0 \times 10^{6} Hz, sehingga Δf/f=8,0×106/(7,1×1014)=1,1×10−8\Delta f/f = 8{,}0 \times 10^{6}/(7{,}1 \times 10^{14}) = 1{,}1 \times 10^{-8}. Ketidakpastian energinya ΔE=ℏ/(2Δt)=5,3×10−27\Delta E = \hbar/(2\Delta t) = 5{,}3 \times 10^{-27} J, atau 3,3×10−83{,}3 \times 10^{-8} eV, sangat kecil dibanding energi foton 2,94 eV, sehingga cahayanya praktis monokromatik.

    Kondisi berhenti

    Hentikan dan serahkan kepada pabrik, laboratorium, atau petugas berwenang bila:

    1. Teknisi diminta membuka atau memperbaiki senapan elektron, catu tegangan tinggi, atau sistem hampa mikroskop elektron. Berkas sampai ratusan kiloelektronvolt menurut OpenStax berarti tegangan sampai ratusan kilovolt di dalam alat; pekerjaan itu milik teknisi pabrik.
    2. Pelindung alat difraksi sinar-X atau mikroskop elektron tampak rusak, kunci pengamannya dijembatani, atau ada dugaan kebocoran radiasi. OpenStax mencatat sinar-X sebagai radiasi pengion yang berbahaya bagi jaringan hidup dan tidak terlihat mata; pengukurannya milik petugas proteksi radiasi, seperti di Bab 33 tentang radiasi pengion.
    3. Potongan patahan untuk laboratorium perlu dipotong dari mesin dengan panas atau gerinda di dekat permukaan patahan. Mintalah petunjuk laboratorium lebih dulu, karena panas dan gesekan merusak jejak halus yang dicari (penalaran editorial), dan ikuti cara melindungi patahan di Bab 10 · Mekanikal & Mekatronika.
    4. Hasil laboratorium akan menjadi dasar klaim garansi, asuransi, atau sengketa; kesimpulan penyebab kegagalan milik insinyur atau ahli yang berwenang.
    5. Pemasok menawarkan produk untuk air, linen, atau kesehatan yang diklaim bekerja dengan "gelombang kuantum" tanpa data uji. Tunda pembelian dan nilai klaimnya dengan panduan di Bab 35.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    Tebak dulu di mana kelirunya, lalu buka penjelasannya.

    Anggapan keliru

    Ketidakpastian Heisenberg muncul karena alat ukur kurang teliti.

    Mengapa keliru?

    OpenStax menegaskan bahwa ketidakpastian itu tetap ada dengan alat sempurna, karena berasal dari sifat gelombang materi.

    Anggapan keliru

    Benda besar tidak punya gelombang materi.

    Mengapa keliru?

    Semua benda yang bergerak memiliki gelombang materi, tetapi panjang gelombang benda makroskopis terlalu kecil untuk diukur.

    Anggapan keliru

    Pola celah ganda elektron muncul karena elektron saling bertabrakan di dalam berkas.

    Mengapa keliru?

    Pola yang sama terbentuk bertahap walaupun elektron lewat satu per satu, seperti dibuktikan Pozzi pada tahun 1974 dan Tonomura pada tahun 1989.

    Anggapan keliru

    Makin besar perbesaran mikroskop, makin halus rincian yang terlihat.

    Mengapa keliru?

    Rincian dibatasi daya pisah, yang bergantung pada panjang gelombang dan bukaan. Perbesaran tanpa daya pisah hanya memperbesar bayangan kabur.

    Anggapan keliru

    Elektron berganti wujud dari bola kecil menjadi gelombang.

    Mengapa keliru?

    Dualitas berarti perilaku yang tampak bergantung pada kondisi percobaan; OpenStax menyatakan hakikat sebenarnya belum terjawab tuntas. Tafsirnya dibahas di Bab 35.

    Anggapan keliru

    Neutron tidak bermuatan sehingga tidak dapat berdifraksi.

    Mengapa keliru?

    Difraksi neutron dipakai untuk menentukan struktur kristal; sifat gelombang materi tidak bergantung pada muatan.

    Hubungan dengan bab lain

    Bab 29 memberi momentum foton p=h/λp = h/\lambda, yang di sini diperluas ke partikel bermassa. Bab 20 dan Bab 14 memberi dasar gelombang dan superposisi, Bab 9 · Material kisi kristal, Bab 10 · Mekanikal & Mekatronika cara melindungi patahan, Bab 2 · Biologi & Mikrobiologi ukuran mikroba, dan Bab 15 energi kinetik gas. Bab 31 melanjutkan ke fungsi gelombang dan persamaan Schrödinger, Bab 32 ke atom Bohr, garis spektrum, dan laser, Bab 33 ke radiasi pengion, dan Bab 35 ke tafsir mekanika kuantum dan klaim populer.

    Latihan dan pembahasan

    Coba jawab dulu, lalu buka pembahasannya.

    1. Berapa panjang gelombang de Broglie elektron yang bergerak 5,0×1065{,}0 \times 10^{6} m/s, dan perlukah rumus relativistik?

      Lihat pembahasan

      Panjang gelombangnya h/(mv)=6,626×10−34/(9,109×10−31×5,0×106)=1,455×10−10h/(mv) = 6{,}626 \times 10^{-34}/(9{,}109 \times 10^{-31} \times 5{,}0 \times 10^{6}) = 1{,}455 \times 10^{-10} m, atau 145,5 pm. Kecepatannya hanya 1,7 persen kecepatan cahaya, sehingga rumus nonrelativistik cukup, dan panjang gelombang sebesar jarak antaratom ini membuatnya terdifraksi kristal.

    2. Supaya terdifraksi kuat oleh kristal, panjang gelombang elektron harus kira-kira sama dengan jarak bidang kristal 0,250 nm. Berapa beda potensial yang diperlukan untuk mempercepat elektron dari diam?

      Lihat pembahasan

      Dari λ=h/2meΔV\lambda = h/\sqrt{2me\Delta V} diperoleh ΔV=h2/(2meλ2)=(6,626×10−34)2/(2×9,109×10−31×1,602×10−19×(2,50×10−10)2)=24,1\Delta V = h^2/(2me\lambda^2) = (6{,}626 \times 10^{-34})^2/(2 \times 9{,}109 \times 10^{-31} \times 1{,}602 \times 10^{-19} \times (2{,}50 \times 10^{-10})^2) = 24{,}1 V. Tegangan rendah seperti ini sudah cukup, sejalan dengan Davisson-Germer yang memakai sekitar 54 V.

    3. Laboratorium rumah sakit ingin melihat virus berukuran 30 nm. Cukupkah mikroskop cahaya terbaik, dan alat apa yang diperlukan?

      Lihat pembahasan

      Tidak cukup, karena 30 nm lebih kecil daripada daya pisah terbaik mikroskop cahaya sekitar 97 nm menurut OpenStax. Diperlukan mikroskop elektron, alat yang juga disebut Bab 2 · Biologi & Mikrobiologi untuk virus, misalnya SEM dengan daya pisah lebih baik dari 1 nm dan sampel yang disiapkan khusus.

    4. Berapa kecepatan bola biliar 0,400 kg dengan panjang gelombang de Broglie 7,50 fm, dan berapa lama bola itu menempuh 1 mm?

      Lihat pembahasan

      Kecepatannya h/(mλ)=6,626×10−34/(0,400×7,50×10−15)=2,21×10−19h/(m\lambda) = 6{,}626 \times 10^{-34}/(0{,}400 \times 7{,}50 \times 10^{-15}) = 2{,}21 \times 10^{-19} m/s. Menempuh 1 mm memerlukan 4,5×10154{,}5 \times 10^{15} s, sekitar 140 juta tahun, jadi bola dengan gelombang terukur praktis diam.

    5. Sebuah atom dalam keadaan metastabil berumur 5,2 ms. Berapa ketidakpastian minimum energi keadaan itu?

      Lihat pembahasan

      Ketidakpastian minimumnya ΔE=ℏ/(2Δt)=1,055×10−34/(1,04×10−2)=1,0×10−32\Delta E = \hbar/(2\Delta t) = 1{,}055 \times 10^{-34}/(1{,}04 \times 10^{-2}) = 1{,}0 \times 10^{-32} J, atau 6,3×10−146{,}3 \times 10^{-14} eV. Umur yang panjang memberi garis spektrum yang jauh lebih sempit daripada keadaan berumur 10−810^{-8} s di Contoh 9.

    6. Manajer mengusulkan membeli alat ukur yang lebih teliti supaya posisi dan momentum elektron di mikroskop dapat diketahui sekaligus dengan tepat. Tanggapi usul itu.

      Lihat pembahasan

      Usul itu tidak dapat mencapai tujuannya, karena batas Δx Δp≥ℏ/2\Delta x\,\Delta p \geq \hbar/2 berlaku untuk alat sempurna sekalipun dan berasal dari sifat gelombang elektron. Alat yang lebih baik hanya menurunkan galat teknis sampai mendekati batas itu, tidak di bawahnya.

    Referensi

    Sumber luar

    • OpenStax: University Physics Volume 3openstax.org

    Bab terkait

    Uji diri · 3 soal

    Cek pemahaman sebelum berpindah bab

    Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.

    0/3dinilai
    1

    Berapa panjang gelombang de Broglie elektron yang bergerak 5,0×1065{,}0 \times 10^{6} m/s, dan perlukah rumus relativistik?

    2

    Supaya terdifraksi kuat oleh kristal, panjang gelombang elektron harus kira-kira sama dengan jarak bidang kristal 0,250 nm. Berapa beda potensial yang diperlukan untuk mempercepat elektron dari diam?

    3

    Laboratorium rumah sakit ingin melihat virus berukuran 30 nm. Cukupkah mikroskop cahaya terbaik, dan alat apa yang diperlukan?

    Progres penilaian mandiri0%

    Bab terdekat