Skip to content

Search ARSTEMA

Type a chapter, term, symptom, or tool.

    Back to the atlas
    Electrical & Control · Chapter 73Applied

    By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 24 min read

    Pemasangan lapangan mesin: kabel motor, gland, pembumian, dan isolator lokal

    Bab ini membahas beberapa meter kabel di antara PHB dan mesin yang bergetar di ruang basah: kapan kabel harus fleksibel dan bagaimana tarikannya ditahan (PUIL 2020 522.7, 2.6.4.1 f, Lampiran K.52.11 dan K.52.12), cara memilih gland menurut kelas penahanan dan penambatan IEC 62444 serta kode IP IEC 60529, susunan kotak terminal motor dan jembatan bintang-segitiga, pembumian rangka dan ikatan pipa air dan uap, serta isolator lokal yang dapat dikunci menurut PUIL 2020 5100.5.8 untuk motor instalasi dan IEC 60204-1 5.3 untuk mesin. Contoh kerja memilih kabel tetap dan kabel fleksibel untuk washer-extractor 30 A, menghitung susut tegangannya, lalu menyusun daftar periksa pemasangan. Uji kontinuitas, uji lingkar, uji RCD, uji isolasi, dan instalasi EMC VFD dirujuk ke bab lain. Angka contoh adalah ilustrasi.

    This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.

    High-risk material

    This material involves real hazards. A concept explanation doesn’t replace site procedures, competency, energy isolation, the latest SDS, or a work permit.

    Section you’re reading: Chapter opening

    Tiga bulan setelah sebuah washer-extractor bersuspensi dipasang di laundry hotel, operator mengeluh kesemutan saat satu tangan memegang rangka mesin dan tangan lain menyentuh katup pipa uap. MCB dan RCD (gawai proteksi arus sisa, GPAS) di PHB tidak pernah trip. Teknisi menemukan kabel instalasi berinti kaku yang diklem mati di dinding lalu masuk langsung ke kotak terminal mesin tanpa lengkung. Di mulut gland plastiknya selubung kabel retak, sebagian urat inti hijau-kuning putus, dan dua lubang masuk yang tidak dipakai hanya ditutup selotip. Sakelar pemutus di dinding berada tiga meter di belakang mesin dan tidak dapat digembok.

    Batas pembahasan

    Cakupannya mesin laundry 230/400 V, 50 Hz, pada sistem TN-C-S dan TT. Isi selungkup panel ada di Bab 72 (perakitan panel), kemampuan hantar arus (KHA) di Bab 27, susut tegangan di Bab 28, konduktor proteksi dan elektrode di Bab 29 (pembumian), dan instalasi EMC penggerak frekuensi variabel (VFD) di Bab 69. Uji kontinuitas, impedansi lingkar, dan RCD (Bab 18), resistansi isolasi (Bab 17), dan urutan uji sebelum energisasi (Bab 74) tidak diulang. Pemasangan dilakukan pada instalasi yang sudah diisolasi, dikunci, dan diverifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan tentang verifikasi keadaan aman. Angka contoh adalah ilustrasi, bukan data produk.

    Dua wilayah norma

    PUIL 2020 Bagian 1, 11.3 k) menyatakan PUIL tidak berlaku untuk perlengkapan listrik pada mesin. Batasnya terminal suplai mesin: kabel dari PHB, sakelar di dinding, dan jalur kabelnya adalah instalasi menurut PUIL 2020 Bagian 5-52, 5-510, dan 7-790, sedangkan terminal suplai, pemutus suplai, dan pengawatan pada mesin mengikuti IEC 60204-1:2016+AMD1:2021. Isolasi dan konduktor proteksi memakai IEC 60364-5-53 dan 5-54, karena padanannya di PUIL 2020 belum diverifikasi.

    Tabel 790.28 baris binatu menggolongkan area teromol cuci dan sentrifugal serta area pengeringan sebagai ruang lembab dan basah (lb). Untuk ruang lembab, 790.6.1 meminta bagian instalasinya dapat diputus dengan sakelar setempat, PHB berbentuk kotak tertutup, mesin dipasang sehingga air tidak terkumpul di dalamnya, peralatan yang dapat dipindah memakai kabel fleksibel, dan pada sistem TT netral diputus bersama fasa.

    Jalur kabel ke mesin bergetar

    Kabel berkonduktor padat atau berurat sedikit (kelas 1 dan 2 IEC 60228) yang diklem kaku lalu masuk ke mesin bergetar melentur bolak-balik di jepitan terakhir dan retak lelah di sana: urat putus satu per satu dan sambungan memanas sebelum putus. Kabel fleksibel (flexible cable) adalah kabel berkonduktor urat halus (kelas 5) yang membagi lenturan ke banyak urat kecil sehingga tahan dilentur berulang. Bila yang putus inti proteksi, mesin tetap bekerja normal karena konduktor proteksi tidak mengalirkan arus pada keadaan normal, dan kesalahan itu tersembunyi sampai ada gangguan isolasi.

    PUIL 2020 522.7.1 meminta perkawatan yang ditopang atau dipasang pada peralatan bergetar tingkat AH2 atau AH3 sesuai untuk kondisi itu, dan catatannya menyarankan perkawatan fleksibel; Tabel 51A menggolongkan kondisi industri biasa sebagai AH2. K.52.12.6.1 meminta kabel fleksibel dari Tabel K.52.4 untuk peralatan yang dipindah saat pemeliharaan, antara lain mesin cuci, dan peralatan yang berpindah terbatas karena getaran.

    Mesin berdudukan kaku (hard-mount) dibaut ke fondasi, sedangkan badan mesin bersuspensi (soft-mount) bergeser terhadap lantai dan dinding (Bab 10 · Laundry tentang washer-extractor). Karena itu kabel tetap berakhir di kotak atau sakelar yang terpasang tetap di dinding, lalu diteruskan kabel fleksibel berlengkung longgar yang menyerap simpangan terbesar tanpa menjadi tegang, menyentuh lantai basah, atau bergesek dengan tepi tajam.

    Kabel fleksibel di antara instalasi tetap dan peralatan dibatasi Bagian 2, 2.6.4.1 f): perkawatan tetap diakhiri pada kotak kontak atau kotak sambung, kabel fleksibel di bawah 2,5 m, KHA-nya tidak kurang dari arus pengenal gawai proteksi sirkit, dan penampangnya di atas 0,75 mm². K.52.12.6.2 meminta kabel itu melewati klem pada kotak yang tidak dapat dipindah, dan K.52.12.6.4 meminta selubung tahan perlakuan kasar bila kerusakan mekanis mungkin terjadi. Di lantai laundry yang basah, terkena deterjen, dan dilewati troli, pilihan dari Tabel K.52.4 adalah kabel karet berat berselubung karet (NSHou, 450/750 V).

    Kabel karet berat umumnya dirancang untuk suhu konduktor 60 °C, bukan 70 °C seperti PVC. K.52.3.2.2 meminta KHA kabel berinsulasi dan berselubung karet dari Tabel K.52.4 diambil dari Tabel K.52.10, yang memakai nilai dasar kabel PVC, lalu dikoreksi dengan kolom karet Tabel K.52.8. Sebagai pembanding, faktor koreksi Tabel B.52.14 mengikuti akar selisih suhu, sehingga KHA dapat diperkirakan dari suhu konduktor kabel:

    Iz≈Itabθk−θa70−30I_\text{z} \approx I_\text{tab}\sqrt{\frac{\theta_\text{k} - \theta_\text{a}}{70 - 30}}

    dengan ItabI_\text{tab} KHA tabel PVC 70 °C pada ambien 30 °C (A), θk\theta_\text{k} suhu konduktor maksimum kabel yang dipakai, dan θa\theta_\text{a} suhu ambien (°C). Rumus ini menganggap resistansi termal kabel karet setara kabel PVC berpenampang sama pada metode pemasangan yang sama. Kedua cara diverifikasi dengan lembar data kabel yang benar-benar dipasang, termasuk suhu konduktor maksimumnya.

    Penahan tarik (strain relief) adalah sarana yang menahan tarikan dan puntiran kabel agar tidak sampai ke terminal. K.52.12.6.3 melarang sekrup terminal menjadi satu-satunya penahan tarik, dan K.52.11.1.9 meminta inti pengaman dibuat lebih panjang sehingga bila hubungan tercabut, inti itu putus paling akhir. K.52.11.1.10 melarang simpul pada kabel fleksibel dan meminta tepi lubang masuk dihaluskan atau diberi tule, dan 526.6 meminta titik hubung bebas dari tegangan mekanis. Ujung berurat halus diberi selongsong yang dipres atau sepatu kabel; 526.8.3 dan K.52.11.1.11 melarang ujung atau sepatu kabel yang disolder pada titik bergetar, karena batas bagian bersolder menjadi titik patah.

    Kabel juga tidak lewat di bawah mesin tempat air berkumpul, diberi lengkung tetes (drip loop) sebelum masuk kotak, dan tidak dipasang di bawah pipa uap atau pipa dingin yang mengembun, atau bila tidak terhindarkan diberi pelindung (522.2, 522.3.2, 528.3.2).

    Gland dan kode IP

    Gland kabel (cable gland) adalah perlengkapan di lubang masuk selungkup yang menyegel dan menahan kabel, dan dapat menambah fungsi pembumian, ikatan, dan penahan tarik. IEC 62444:2010 membedakan penahanan (retention), yaitu kemampuan minimum membatasi pergeseran kabel di bawah beban statis, dari penambatan (anchorage) di bawah beban dinamis dan puntiran; kabel tak berarmor punya kelas "hanya penahanan" serta kelas penambatan A dan B, dan kabel berarmor memakai kelas C dan D. Kabel ke mesin bergetar memerlukan kelas penambatan atau klem tambahan di dekat gland.

    IEC 62444 mensyaratkan gland sekurang-kurangnya IP54 menurut IEC 60529. Angka IP berlaku bila diameter kabel berada di rentang jepit segel, cincin segel utuh, ulir metrik IEC 60423 cocok, cincin perapat terpasang, dan mur dikencangkan menurut petunjuk. Gland besar pada kabel kecil tidak menyegel dan tidak menahan. Lubang yang tidak dipakai ditutup sumbat berkelas IP sama; selotip tidak memberi IP.

    IP sistem ditentukan titik terlemahnya: PUIL 2020 522.3.1 meminta sistem perkawatan lengkap memenuhi IP lokasinya, dan 522.6.4 meminta tingkat proteksi peralatan terjaga setelah kabel dipasang. Kotak IP55 dengan satu lubang terbuka adalah sistem tanpa IP. Menurut Tabel 51A, seperti di Bab 41 tentang data motor, percikan (AD4) meminta IPX4 dan pancaran air (AD5), termasuk lantai yang disemprot selang, meminta IPX5. Uji rendam IPX7 berbeda dari uji pancaran IPX5, sehingga tanda IPX7 saja tidak menjamin tahan selang.

    Di ruang basah kabel masuk dari bawah atau samping bawah, supaya air yang mengalir di selubung tidak berhenti di atas segel. Karena udara di dalam kotak menyusut saat dingin dan menarik udara lembab (Bab 41), 522.3.2 meminta sarana pembuangan bila air dapat terkumpul, misalnya lubang buang di titik terendah.

    Kotak terminal motor

    Kotak terminal motor dikerjakan di lapangan untuk motor instalasi seperti pompa, kipas, dan kompresor, serta saat motor diganti. IEC 60034-8 menandai ujung belitan U1-V1-W1 dan U2-V2-W2, dan pada papan enam baut baris bawah biasanya W2-U2-V2 di bawah U1-V1-W1. Tiga pelat tegak U1-W2, V1-U2, dan W1-V2 membentuk segitiga; satu baris pelat yang menyatukan W2, U2, dan V2 membentuk bintang.

    Jembatan dipilih dari tegangan yang diterima terminal motor, bukan dari jenis suplai gedung. Motor 230/400 V Δ/Y pada jaringan 400 V dihubung bintang, tetapi di belakang VFD berinput satu fasa dengan keluaran 230 V ia dihubung segitiga. Motor 400/690 V Δ/Y pada jaringan 400 V dihubung segitiga, dan hanya jenis ini yang dapat diasut bintang-segitiga; jembatannya dilepas dan enam konduktor disambung, dengan ukuran menurut Bab 53 tentang metode pengasutan motor. Terminal tak bertanda diidentifikasi dulu, dan Bab 52 tentang pelat nama dan rangkaian motor tetap berlaku: enam terminal bukan izin memilih hubungan tanpa membaca pelat nama.

    Sepatu kabel duduk langsung pada pelat penghubung atau permukaan terminal, lalu ditutup ring dan mur; ring di antara sepatu kabel dan pelat memaksa arus lewat luas kontak yang kecil. Sepatu kabel sesuai diameter baut dan penampang, dipres dengan alat yang cocok, dan tidak dikikir. Baut terminal motor sering dari kuningan, yang jauh lebih lemah dari baja; torsi mengikuti pabrikan motor dan ditandai, seperti terminal panel di Bab 72. Terminal kurang kencang memanas; terlalu kencang mematahkan baut atau papan terminal.

    Inti proteksi disambung ke terminal pembumian di dalam kotak, bukan ke sekrup tutup. Menurut IEC 60204-1 klausul 13, satu terminal hanya untuk satu konduktor proteksi, dan sambungan rangkaian ikatan proteksi diamankan terhadap kendur. Paking tutup diperiksa utuh, semua sekrup tutup terpasang, tidak ada inti terjepit, dan bila rancangan motor memungkinkan kotak diputar sehingga gland menghadap ke bawah.

    Pembumian rangka dan ikatan ke pipa

    Pemutusan otomatis memerlukan bagian konduktif terbuka (BKT) terhubung ke konduktor proteksi (PUIL 2020 411.3.1.1) agar gangguan isolasi memutus gawai proteksi dalam waktu Tabel 41.1. Untuk motor instalasi, 5100.5.10.1 mensyaratkan BKT motor stasioner dibumikan bila motor di tempat basah atau bertegangan ke bumi di atas 50 V. Konduktor proteksi berjalan di dalam kabel suplai yang sama sampai terminal proteksi mesin, yang menurut IEC 60204-1 5.2 berada di kompartemen yang sama dengan terminal lin dan ditandai PE.

    Pipa air logam, pipa gas, dan bagian struktur tidak boleh dipakai sebagai konduktor proteksi (IEC 60364-5-54, 543.2.3), Lampiran K melarang pipa dan bumi menggantikan konduktor penghantar arus (K.52.10.1.21), dan lapisan logam kabel instalasi tidak dipakai khusus sebagai konduktor pembumian (K.52.12.2.4). Ukuran konduktor proteksi SPES_\text{PE} mengikuti IEC 60364-5-54, dengan SS penampang konduktor fasa:

    SPE=S  (S≤16 mm2);SPE=16 mm2  (16<S≤35 mm2);SPE=S2  (S>35 mm2)S_\text{PE} = S \ \ (S \le 16\ \text{mm}^2); \qquad S_\text{PE} = 16\ \text{mm}^2 \ \ (16 < S \le 35\ \text{mm}^2); \qquad S_\text{PE} = \frac{S}{2} \ \ (S > 35\ \text{mm}^2)

    Konduktor proteksi di luar kabel sekurang-kurangnya 2,5 mm² bila terlindung mekanis dan 4 mm² bila tidak.

    Mesin ber-VFD dengan filter EMC sering mengalirkan arus konduktor proteksi di atas 10 mA, dan untuk itu IEC 60364-5-54 543.7 dan IEC 60204-1 8.2.6 meminta jalur proteksi yang diperkuat, misalnya satu konduktor tembaga sekurang-kurangnya 10 mm² atau dua konduktor proteksi; angka ini dari penerapan nasional Inggris.

    Arus konduktor proteksi di manual terutama berasal dari pensakelaran VFD, yang arus berfrekuensi tingginya kembali ke rangka lewat kapasitansi kabel dan belitan motor, ditambah ketidakseimbangan kapasitor filter EMC. Bila konduktor proteksi putus, arus itu mengalir lewat tubuh yang menyentuh rangka dan pipa terbumi. RCD 30 mA tidak trip karena arusnya di bawah ambang, padahal beberapa miliampere sudah terasa, dan gangguan isolasi berikutnya akan membuat rangka bertegangan tanpa jalur proteksi. Kesemutan dari rangka mesin diperlakukan sebagai bukti konduktor proteksi putus sampai terbukti sebaliknya.

    Ikatan ekuipotensial (equipotential bonding) adalah sambungan konduktor yang menjaga dua benda logam yang dapat disentuh bersamaan tetap sepotensial. Ikatan utama menghubungkan pipa logam yang masuk gedung dan bagian konduktif ekstra (BKE) struktural ke terminal pembumian utama (411.3.1.2). Pipa air panas dan pipa uap dari ruang ketel adalah BKE yang dapat membawa potensial dari tempat lain, dan 528.3.4 meminta layanan logam nonlistrik yang sangat dekat dengan layanan listrik dianggap BKE. Mesin yang disambung ke pipa uap dengan selang karet memutus kesinambungan logam, sehingga rangka dan katup dapat berbeda potensial.

    Untuk keadaan itu 415.2 menyediakan ikatan ekuipotensial proteksi suplemen yang mencakup BKT peralatan magun dan BKE yang dapat disentuh bersamaan. Kriteria resistansinya di 415.2.2 tidak tercetak di PUIL 2020 yang tersedia, sehingga dipakai padanannya di IEC 60364-4-41 untuk AC:

    R≤50 VIaR \le \frac{50\ \text{V}}{I_\text{a}}

    dengan RR resistansi ikatan (Ω) dan IaI_\text{a} arus operasi gawai proteksi (A); definisi IaI_\text{a} tetap tercetak di PUIL: IΔnI_{\Delta n} untuk RCD dan arus yang memutus dalam 5 s untuk gawai arus lebih.

    Konduktor ikatan ke mesin bersuspensi dibuat fleksibel dan berlengkung, klemnya pada pipa uap tahan suhu permukaan, dan sambungan ulir berselotip tidak dijadikan jalur ikatan. Ikatan tidak menggantikan konduktor proteksi di dalam kabel suplai. Ikatan proteksi di dalam mesin (IEC 60204-1 8.2) tanggung jawab pabrikan; pemasang tidak melepas jembatan pembumiannya.

    Isolator lokal

    Isolator lokal (local isolator) adalah pemutus di dekat mesin yang memisahkan suplainya dan dapat dikunci terbuka oleh orang yang melakukan pemeliharaan mekanis pada drum, sabuk, atau katup, terutama bila sakelar mesin sendiri tidak dapat dikunci. Di sisi instalasi, PUIL 2020 5100.5.8 meminta setiap motor di atas 1,5 kW punya sarana pemutus sendiri yang memutus semua konduktor suplai tak dibumikan tanpa kutub yang dapat dioperasikan sendiri, menunjukkan posisi dengan jelas, dan berkemampuan arus sekurang-kurangnya 115 % arus beban penuh motor. Sarana itu tampak dari tempat kendali; bila jauh dari motor, dipasang pemutus lain di dekat motor atau pemutus yang jauh dapat dikunci terbuka (5100.5.8.4), dan 5100.5.7.5 memberi syarat serupa bila motor tidak tampak dari tempat kendali.

    Untuk mesin, padanannya IEC 60204-1 5.3. Pemutus suplai mesin dapat berupa sakelar pemisah IEC 60947-3 kategori AC-23B, pemisah berkontak bantu, pemutus sirkit untuk isolasi, atau sistem konektor. Pemutus itu mengisolasi perlengkapan, punya satu posisi O dan satu posisi I, menunjukkan posisi kontak, dapat dikunci terbuka, memutus semua konduktor aktif, dan tuasnya di luar selungkup pada ketinggian 0,6 m sampai 1,9 m. Sirkit yang dikecualikan, misalnya penerangan atau interlock bersuplai luar, tetap bertegangan dan wajib diberi label peringatan.

    Isolator dipasang dalam jarak pandang dari mesin dan tempat operator, dapat dijangkau tanpa membungkuk di atas mesin atau berdiri di lantai basah di belakangnya, di luar jangkauan semprotan selang, dengan IP sesuai area. Tuasnya menerima gembok, sebaiknya dengan penjepit banyak gembok (hasp), dan labelnya menyebut mesin yang dilayani. Prosedur pengunciannya dibahas di Bab 76 tentang kerja aman.

    Stop darurat bukan isolator: menurut Bab 49, ia tidak memutus semua konduktor suplai, tidak menunjukkan posisi pemutusan, dan penguncinya dapat dilepas siapa saja. Kontaktor tidak menunjukkan posisi kontak dan dapat menutup karena gangguan sirkit kendali, sedangkan VFD dan fungsi safe torque off (STO) menghilangkan torsi tanpa memisahkan tegangan. Setelah isolator dibuka, kapasitor rel DC VFD masih bermuatan selama waktu di manual; terminal disentuh setelah waktu itu lewat dan bebas tegangan diverifikasi menurut Bab 2 · Keselamatan.

    Menurut Bab 69, kabel VFD ke motor berpelindung dan berkonduktor proteksi, pelindungnya diterminasi 360° pada gland EMC di kedua ujung, dan jalurnya terpisah dari kabel sensor. Isolator di antara VFD dan motor tidak dibuka saat VFD mengeluarkan arus; kontak bantunya menghentikan keluaran VFD lebih dulu.

    Contoh kerja

    Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Semua pemasangan dan pengukuran dikerjakan pada instalasi yang sudah diisolasi, dikunci, dan diverifikasi bebas tegangan.

    Contoh 1: kabel tetap washer-extractor di ruang cuci 40 °C. Washer-extractor bersuspensi 40 kg berpemanas listrik dengan VFD internal, 400 V 3N, 30 A per fasa, menurut manualnya memerlukan gawai proteksi 40 A dan mengalirkan arus konduktor proteksi di atas 10 mA. Kabel tetap -W1 NYY lima inti dari MCB -F1 40 A di PHB (TN-C-S) berjalan sendirian 32 m di rak berlubang, pada udara 40 °C, ke isolator -Q1; kabel fleksibel -W2 1,8 m meneruskannya ke mesin. Untuk In≤IzI_\text{n} \le I_\text{z} (433.1) dipakai tiga konduktor berbeban, metode E Tabel B.52.10, dan faktor PVC 0,87 pada 40 °C (Tabel B.52.14):

    6 mm2: 43×0,87=37,4 A<40 A;10 mm2: 60×0,87=52,2 A≥40 A6\ \text{mm}^2:\ 43 \times 0{,}87 = 37{,}4\ \text{A} < 40\ \text{A}; \qquad 10\ \text{mm}^2:\ 60 \times 0{,}87 = 52{,}2\ \text{A} \ge 40\ \text{A}

    Dipilih NYY lima inti 10 mm², karena 6 mm² hanya cukup pada 30 °C.

    Contoh 2: kabel fleksibel dari isolator ke mesin. Kabel -W2 NSHou lima inti 10 mm² sepanjang 1,8 m memenuhi batas panjang dan penampang 2.6.4.1 f) dan harus ber-KHA sekurang-kurangnya 40 A, dengan selungkup -Q1 yang terpasang tetap sebagai kotak sambung dan tempat klemnya (K.52.12.6.2). Nilai Tabel K.52.10 (61 A) dikoreksi kolom karet Tabel K.52.8; 40 °C tepat di batas pita 35 sampai 40 °C (80 %) dan 40 sampai 45 °C (69 %), sehingga diambil pita yang lebih aman, lalu dibandingkan dengan rumus konduktor 60 °C:

    Iz=61×0,69=42,1 A  (61×0,80=48,8 A);Iz≈6060−4070−30=60×0,707=42,4 A;6 mm2: 44×0,69=30,4 AI_\text{z} = 61 \times 0{,}69 = 42{,}1\ \text{A}\ \ (61 \times 0{,}80 = 48{,}8\ \text{A}); \qquad I_\text{z} \approx 60\sqrt{\frac{60 - 40}{70 - 30}} = 60 \times 0{,}707 = 42{,}4\ \text{A}; \qquad 6\ \text{mm}^2:\ 44 \times 0{,}69 = 30{,}4\ \text{A}

    Kedua cara meloloskan 10 mm² dan menolak 6 mm². Marginnya sekitar 5 %, jadi angka ini diverifikasi dengan lembar data kabel yang dipasang; bila datanya di bawah 40 A, dipakai 16 mm² dan gland disesuaikan diameternya.

    Contoh 3: susut tegangan -W1 dan -W2. Susut tegangan dari terminal pelanggan dibatasi 4 % (Bagian 2, 2.2.3.1), dan sampai PHB sudah 1,5 %. Rumus Lampiran G Bagian 5-52 memakai nilai baku di bawah; karena beban didominasi pemanas, diambil cos⁡φ=0,95\cos\varphi = 0{,}95.

    u=b(ρ1LScos⁡φ+λLsin⁡φ)IB,Δu=100 uU0;b=1, ρ1=0,0225 Ω mm2/m, λ=0,08 mΩ/m, U0=230 V;sin⁡φ=1−0,952=0,312u = b\left(\rho_1 \frac{L}{S}\cos\varphi + \lambda L \sin\varphi\right) I_\text{B}, \qquad \Delta u = 100\,\frac{u}{U_0}; \qquad b = 1,\ \rho_1 = 0{,}0225\ \Omega\,\text{mm}^2/\text{m},\ \lambda = 0{,}08\ \text{m}\Omega/\text{m},\ U_0 = 230\ \text{V}; \qquad \sin\varphi = \sqrt{1 - 0{,}95^2} = 0{,}312uW1=(0,0225×3210×0,95+0,08×10−3×32×0,312)×30=(0,0684+0,0008)×30=2,08 V  (0,90 %)u_\text{W1} = \left(0{,}0225 \times \frac{32}{10} \times 0{,}95 + 0{,}08 \times 10^{-3} \times 32 \times 0{,}312\right) \times 30 = (0{,}0684 + 0{,}0008) \times 30 = 2{,}08\ \text{V}\ \ (0{,}90\ \%)uW2=(0,00385+0,00004)×30=0,12 V  (0,05 %);Δutotal=1,5+0,90+0,05=2,45 %<4 %u_\text{W2} = (0{,}00385 + 0{,}00004) \times 30 = 0{,}12\ \text{V}\ \ (0{,}05\ \%); \qquad \Delta u_\text{total} = 1{,}5 + 0{,}90 + 0{,}05 = 2{,}45\ \% < 4\ \%

    Contoh 4: konduktor proteksi dan ikatan ke pipa uap. Inti proteksi 10 mm² di -W1 dan -W2 sama dengan penampang fasa dan memenuhi jalur proteksi yang diperkuat untuk arus konduktor proteksi di atas 10 mA. Rangka mesin dan pipa uap yang tersambung selang karet diikat dengan konduktor suplemen fleksibel hijau-kuning 6 mm² ke batang ikatan setempat. Ukurannya dari aturan separuh penampang konduktor proteksi di IEC 60364-5-54, 10/2=510/2 = 5 mm², dibulatkan ke atas.

    Contoh 5: isolator dan daftar periksa sebelum disambung. Pemutus yang melayani motor dan beban lain berkemampuan sekurang-kurangnya 115 % jumlah arus beban penuh (5100.5.8.3.4), di sini 1,15×30=34,51{,}15 \times 30 = 34{,}5 A, dan tidak lebih kecil dari gawai proteksi hulu 40 A, supaya isolator tidak terbebani lebih tanpa ada yang memutus. Dipilih sakelar pemisah empat kutub yang dapat digembok pada posisi O, dengan arus pengenal operasional pada kategori AC-23B dan 400 V sekurang-kurangnya 40 A. Angka terbesar di badan sakelar dapat berupa arus termal, jadi yang dibaca nilai AC-23B pada 400 V, dan kemampuan hubung pendeknya dicek terhadap gawai hulu. Empat kutub dipakai karena netral melayani kendali 230 V dan 790.6.1.2 tetap terpenuhi pada TT. Daftar periksanya diisi pada keadaan bebas tegangan terverifikasi, dengan bukti dicatat:

    1. Area: cuci (lb) menurut Tabel 790.28, IP sesuai AD4/AD5; bukti catatan survei.
    2. -W1: NYY lima inti 10 mm², berakhir di -Q1 tetap, tidak lewat bawah mesin atau pipa; bukti foto jalur dan label.
    3. -W2: NSHou lima inti 10 mm² termasuk inti hijau-kuning, 1,8 m, lengkung bebas pada simpangan terbesar; bukti foto saat peras.
    4. Gland: kelas penambatan, rentang jepit sesuai, IP cukup, masuk dari bawah, lubang lain disumbat; bukti tipe dan IP.
    5. Penahan tarik: klem terpisah dari terminal, inti PE paling panjang; bukti foto.
    6. Terminasi: selongsong atau sepatu kabel dipres, tanpa solder, torsi ditandai; bukti tanda torsi.
    7. PE: inti 10 mm² di terminal PE mesin, satu per terminal; bukti uji kontinuitas.
    8. Ikatan: rangka ke pipa uap, fleksibel 6 mm², klem tahan panas; bukti uji kontinuitas.
    9. -Q1: empat kutub, AC-23B 400 V ≥ 40 A, dapat digembok, tampak dari mesin, berlabel; bukti foto.
    10. Uji: isolasi, kontinuitas, dan urutan fasa lolos; bukti lembar uji pra-energi.

    Mesin baru disambung ke suplai setelah butir 1 sampai 9 lolos dan uji butir 10 selesai.

    Contoh 6: ikatan rangka setrika gulung ke pipa uap. Rangka setrika gulung di laundry rumah sakit dan katup pipa uapnya dapat disentuh bersamaan, sedangkan selang karet memutus kesinambungan logam. Batas resistansi ikatan suplemennya, untuk RCD 30 mA dan untuk gawai arus lebih yang memutus dalam 5 s pada 160 A, adalah:

    R≤500,030=1 667 Ω  (RCD 30 mA);R≤50160=0,31 Ω  (Ia=160 A)R \le \frac{50}{0{,}030} = 1\,667\ \Omega\ \ (\text{RCD 30 mA}); \qquad R \le \frac{50}{160} = 0{,}31\ \Omega\ \ (I_\text{a} = 160\ \text{A})

    Konduktor fleksibel 6 mm² terukur 0,08 Ω, lolos pada keduanya. Batas gawai arus lebih sekitar 5.300 kali lebih ketat, sehingga sirkit tanpa RCD menuntut klem dan sambungan jauh lebih baik.

    Kondisi berhenti

    Jangan menyambung atau mengenergikan mesin bila salah satu keadaan berikut ditemui; pemasang menghentikan pekerjaan dan menyerahkan keputusannya kepada penanggung jawab peralatan atau personel berwenang.

    1. Rangka mesin belum tersambung ke konduktor proteksi yang kontinuitasnya sudah diukur dan dicatat, termasuk untuk "dicoba sebentar".
    2. Ada laporan kesemutan dari rangka, pintu, atau pipa: mesin dihentikan dan diisolasi sampai konduktor proteksi dan ikatannya diperiksa.
    3. Selubung kabel fleksibel retak, inti terlihat, inti proteksi putus atau terjepit, atau kabel bergeser di dalam gland: kabel diganti, bukan dibalut.
    4. Ada air di kotak terminal, gland longgar, atau lubang masuk terbuka: pekerjaan berhenti sampai kotak kering dan resistansi isolasi diuji ulang.
    5. Satu-satunya pemutus untuk pekerjaan mekanis adalah kontaktor, stop darurat, VFD atau STO, atau isolator yang tidak dapat dikunci.
    6. Lantai tergenang atau mesin bocor air: pekerjaan berhenti sampai sumber air dihentikan dan area kering, karena perkakas dan alat uji dipakai di lantai itu dan pemasangan yang basah tidak dapat diuji isolasinya dengan benar. Area cuci tergolong ruang lembab (Tabel 790.28), sehingga kerja bertegangan di sana dilarang sama sekali, basah atau kering (PUIL 2020 Bagian 9, 9.9.3.2 b)).
    7. Jembatan kotak terminal tidak cocok dengan tegangan di terminal dan pelat nama, atau penandaan terminal tidak pasti.
    8. Terminal VFD akan disentuh sebelum waktu pelepasan muatan kapasitor lewat dan bebas tegangan diverifikasi menurut Bab 2 · Keselamatan.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    Guess what’s wrong first, then open the explanation.

    Common misconception

    Pembumian motor melindungi dari sambaran petir.

    Why is it wrong?

    Fungsinya proteksi gangguan: jalur agar gangguan isolasi memutus gawai proteksi (411.3). Proteksi petir diatur tersendiri.

    Common misconception

    Mesin sudah terbumi lewat pipa air dan baut fondasi.

    Why is it wrong?

    Pipa dan struktur tidak boleh menjadi konduktor proteksi (543.2.3), dan kesinambungannya putus oleh selang karet atau ulir berselotip. Konduktor proteksi ada di kabel suplai; ikatan ke pipa hanya tambahan.

    Common misconception

    Tidak ada hubungan L-PE berarti pembumian beres.

    Why is it wrong?

    Uji ohmmeter yang hanya mencentang ada atau tidaknya hubung singkat L-PE tidak membuktikan konduktor proteksi tersambung ke rangka; kontinuitas diukur menurut Bab 18.

    Common misconception

    Gland IP68 membuat sambungan kedap.

    Why is it wrong?

    IP hanya berlaku bila diameter kabel sesuai rentang jepit dan lubang lain disumbat, dan IPX7 atau IPX8 tidak otomatis tahan pancaran selang.

    Hubungan dengan bab lain

    Prasyarat bab ini adalah Bab 52 (pelat nama motor), Bab 41 (data motor lanjutan), Bab 47 (proteksi motor), Bab 49 (stop darurat), Bab 53 (pengasutan motor), Bab 1 · Keselamatan (bahaya), dan Bab 2 · Keselamatan (verifikasi keadaan aman). Lanjutannya Bab 74 (uji pra-energi) dan Bab 76 (kerja aman).

    Latihan dan pembahasan

    Try to answer first, then open the worked solution.

    1. Kabel NYY multiinti mesin tiga fasa di ruang pengering 45 °C, sendirian di rak berlubang (metode E, tiga konduktor berbeban), diproteksi MCB 25 A. Pilih penampang terkecil dari 2,5 mm² (25 A di Tabel B.52.10) dan 4 mm² (34 A) dengan faktor 0,79 dari Tabel B.52.14.

      See the worked solution

      Untuk 2,5 mm², 25×0,79=19,825 \times 0{,}79 = 19{,}8 A, kurang dari 25 A; untuk 4 mm², 34×0,79=26,934 \times 0{,}79 = 26{,}9 A, lolos. Dipilih 4 mm², karena 433.1 meminta In≤IzI_\text{n} \le I_\text{z} setelah koreksi suhu.

    2. Sirkit tiga fasa 16 A, 45 m, cos⁡φ=0,8\cos\varphi = 0{,}8, susut tegangan sampai PHB 2 %. Hitung susut tegangan total dengan 2,5 mm² dan 4 mm², lalu tentukan yang memenuhi 4 %.

      See the worked solution

      Untuk 2,5 mm², 0,0225×45/2,5×0,8=0,324 Ω0{,}0225 \times 45/2{,}5 \times 0{,}8 = 0{,}324\ \Omega ditambah 0,08×10−3×45×0,6=0,002 Ω0{,}08 \times 10^{-3} \times 45 \times 0{,}6 = 0{,}002\ \Omega memberi u=0,326×16=5,22u = 0{,}326 \times 16 = 5{,}22 V atau 2,27 %, total 4,27 %, gagal. Untuk 4 mm², (0,2025+0,002)×16=3,27(0{,}2025 + 0{,}002) \times 16 = 3{,}27 V atau 1,42 %, total 3,42 %, lolos. Penampang di sini ditentukan susut tegangan, bukan KHA.

    3. Kabel ke washer-extractor bersuspensi dipasang dengan gland "hanya penahanan", IP68, tanpa klem lain di dekatnya. Pilih: (a) cukup, karena IP68 melebihi kebutuhan; (b) tidak cukup, karena beban dinamis memerlukan kelas penambatan atau klem tambahan; (c) cukup asal mur dikencangkan lebih kuat.

      See the worked solution

      Jawabannya (b). IEC 62444 membedakan penahanan untuk beban statis dan penambatan untuk beban dinamis dan puntiran, dan K.52.12.6.3 melarang terminal menjadi satu-satunya penahan tarik. Pilihan (a) mencampur IP dengan fungsi mekanis; (c) merusak segel tanpa mengubah kelasnya.

    4. Motor kipas 230/400 V Δ/Y dipindah dari suplai langsung 400 V ke VFD berinput satu fasa dengan keluaran tiga fasa 230 V, dan jembatan bintang dipertahankan. Apa akibatnya dan apa yang benar?

      See the worked solution

      Dengan bintang tiap belitan menerima 230/3=133230/\sqrt{3} = 133 V, yaitu 1/31/\sqrt{3} tegangan pengenal belitan. Torsi sebanding dengan kuadrat tegangan, jadi torsi maksimum turun ke sekitar sepertiga dan motor dapat macet atau kepanasan. Yang benar segitiga, karena 230 V antarfasa sama dengan tegangan belitan Δ di pelat nama; parameter tegangan motor di VFD juga diatur 230 V.

    5. Mesin berarus beban penuh 42 A diproteksi gawai 50 A. Isolator tersedia 40 A dan 63 A. Pilih dan beri alasan.

      See the worked solution

      Syaratnya 1,15×42=48,31{,}15 \times 42 = 48{,}3 A dan tidak lebih kecil dari gawai hulu 50 A, jadi 40 A gagal pada keduanya dan dipilih 63 A. Isolator 40 A di belakang gawai 50 A dapat terbebani lebih tanpa ada yang memutus.

    6. Operator washer-extractor ber-VFD merasa kesemutan saat menyentuh rangka dan katup uap bersamaan, sedangkan RCD 30 mA tidak pernah trip. Susun hipotesis pertama dan tindakannya.

      See the worked solution

      Hipotesis pertama: konduktor proteksi putus atau kendur di titik yang bergerak, biasanya di gland atau terminal, sehingga arus bocor VFD dan filternya mengalir lewat tubuh ke pipa terbumi. Arusnya beberapa miliampere, di bawah ambang 30 mA, jadi RCD yang diam justru sesuai hipotesis ini. Tindakan: hentikan dan isolasi mesin, kunci isolator, verifikasi bebas tegangan, periksa inti proteksi dan terminasinya, ukur kontinuitas, dan ganti kabel yang rusak. Menambah kabel ke pipa tanpa memperbaiki konduktor proteksi hanya menyembunyikan gejala.

    Referensi

    External sources

    • IEC 60204-1:2016+AMD1:2021 CSV (Ed. 6.1), Safety of machinery, Electrical equipment of machines, Part 1: General requirementswebstore.iec.ch
    • IEC 62444:2010, pratinjau resmi berisi definisi, klasifikasi, dan syarat IPcdn.standards.iteh.ai
    • IEC 60034-8:2007+AMD1:2014 CSV (Ed. 3.1), Terminal markings and direction of rotationwebstore.iec.ch
    • EN/IEC 60204-1 klausul 13, praktik pengawatan (sekunder)gt-engineering.it
    • EN/IEC 60204-1 klausul 5, terminal suplai dan pemutus suplai (sekunder)gt-engineering.it
    • Electrical Installation Guide, Sizing of protective earthing conductor (sekunder)electrical-installation.org
    • IET Wiring Matters, High protective conductor currents in electrical installations (sekunder)electrical.theiet.org
    • EN/IEC 60204-1 klausul 8, ikatan ekuipotensial (sekunder)gt-engineering.it
    • IEC 60204-1:2016-10 Electrical equipment of machines, presentasi seminar 2022, slide 10 jenis pemutus suplai (sekunder)safe-machines-at-work.org

    Revision history

    DateVersionChange
    October 29, 20263Revised to the chapter standard
    October 20, 20262Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references
    September 30, 20261First published

    How to cite

    Kurnia (2026). Pemasangan lapangan mesin: kabel motor, gland, pembumian, dan isolator lokal. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/pemasangan-lapangan-mesin-kabel-motor-gland-pembumian-dan-isolator-lokal

    Self-check · 3 questions

    Check your understanding before moving on

    Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.

    0/3rated

    Safety limits still apply. This quiz tests reasoning; it doesn’t authorize mixing, adjusting, dismantling, live measurement, or field action.

    1

    Kabel NYY multiinti mesin tiga fasa di ruang pengering 45 °C, sendirian di rak berlubang (metode E, tiga konduktor berbeban), diproteksi MCB 25 A. Pilih penampang terkecil dari 2,5 mm² (25 A di Tabel B.52.10) dan 4 mm² (34 A) dengan faktor 0,79 dari Tabel B.52.14.

    2

    Sirkit tiga fasa 16 A, 45 m, cos⁡φ=0,8\cos\varphi = 0{,}8, susut tegangan sampai PHB 2 %. Hitung susut tegangan total dengan 2,5 mm² dan 4 mm², lalu tentukan yang memenuhi 4 %.

    3

    Kabel ke washer-extractor bersuspensi dipasang dengan gland "hanya penahanan", IP68, tanpa klem lain di dekatnya. Pilih: (a) cukup, karena IP68 melebihi kebutuhan; (b) tidak cukup, karena beban dinamis memerlukan kelas penambatan atau klem tambahan; (c) cukup asal mur dikencangkan lebih kuat.

    Self-assessment progress0%

    Nearby chapters

    NextUji pra-energi dan komisioning panel dan mesin

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 74.

    PreviousPerakitan dan pengawatan panel: rel, duct, terminal, ferrule, torsi, warna, dan label

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 72.

    Same disciplineTegangan, arus, resistansi, dan daya

    Bab lain dalam Teknik Elektro dan Elektronika.