Skip to content

Search ARSTEMA

Type a chapter, term, symptom, or tool.

    Back to the atlas
    Fieldwork & Handover · Chapter 2Applied

    By Kurnia · Published October 17, 2026 · Revised October 30, 2026 · Version 2 · 18 min read

    Survei lokasi sebelum pemasangan: listrik, air, buangan, ventilasi, lantai dan akses, jarak bebas, foto, dan laporan survei

    Mesin pencuci piring konveyor tiba di dapur hotel pada hari pemasangan, tetapi tidak dapat masuk karena pintu servis lebih sempit daripada petinya. Setelah petinya dibongkar dan mesin masuk, tekanan air turun di bawah syarat saat keran dibuka, dan buangannya disambung ke perangkap lemak bak cuci sehingga meluap saat tangki dikuras. Daftar periksa survei sebelumnya berisi tanda centang Ya di semua baris, tanpa satu pun angka. Bab ini menjelaskan cara melakukan survei lokasi sebelum pemasangan mesin laundry, dapur, mesin es, unit RO, dan dispenser: persiapan, jalur masuk dan penempatan, listrik, air, buangan, ventilasi, bahan kimia, keselamatan, mengukur dan memotret, serta laporan survei yang membagi pekerjaan antara pelanggan dan tim pemasang.

    This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.

    Section you’re reading: Chapter opening

    Sebuah mesin pencuci piring konveyor tiba di dapur hotel pada pagi hari pemasangan. Peti kayunya lebih lebar daripada pintu servis dapur, jadi peti dibongkar di lorong dan mesin didorong masuk tanpa pelindung. Setelah mesin ditempatkan, tekanan air di titik sambungan cukup saat keran tertutup, tetapi turun jauh di bawah syarat pabrik begitu air mengalir. Saluran buangan yang disiapkan pelanggan ternyata disambung ke perangkap lemak bak cuci; ketika tangki mesin dikuras untuk pertama kali, air meluap dari perangkap ke lantai dapur.

    Survei lokasi sudah dilakukan sebulan sebelumnya. Lembar daftar periksanya berisi centang Ya di semua baris: lokasi siap, listrik siap, air siap, buangan siap. Tidak ada satu pun angka, foto, atau sketsa, dan tidak ada yang menandatanganinya. Pemasangan yang direncanakan satu hari selesai dalam satu minggu. Bab ini menjelaskan cara melakukan survei lokasi supaya hari pemasangan tidak menjadi hari menemukan masalah.

    Batas pembahasan

    Bab ini membahas cara melakukan survei lokasi sebelum pemasangan mesin: tujuan, persiapan, jalur masuk dan penempatan, listrik, air, buangan, ventilasi, bahan kimia, keselamatan, pengukuran, foto, sketsa, dan laporan survei. Rincian pemasangan mesin pencuci piring ada di Bab 10 · Dishwashing; komisioning unit RO di Bab 13 · Air & Pengolahan Air; penyiapan ruang laundry rumah sakit di Bab 18 · Bangunan & Fasilitas; sambungan peralatan ke plambing di Bab 7 · Bangunan & Fasilitas; buangan dan perangkap di Bab 6 · Bangunan & Fasilitas; aliran balik di Bab 11 · Bangunan & Fasilitas; ventilasi ruang laundry dan dapur di Bab 16 · Bangunan & Fasilitas; perencanaan instalasi listrik di Bab 19 · Kelistrikan & Kendali dan pemasangan kabel mesin di Bab 73 · Kelistrikan & Kendali; identifikasi bahaya di Bab 3 · Keselamatan. Membaca gambar pemasangan pabrik dibahas di Bab 4 tentang membaca manual pabrik, dan alat ukur yang dibawa di Bab 3 tentang perkakas dan alat ukur tangan. Angka syarat di bab ini adalah contoh dari dokumen kerja; syarat yang mengikat diambil dari manual pabrik dan peraturan yang berlaku.

    Tujuan survei dan persiapan sebelum datang

    Survei lokasi (site survey) adalah kunjungan ke tempat mesin akan dipasang untuk mengukur, memotret, dan mencatat keadaan lokasi sebelum hari pemasangan. Survei lokasi mempunyai empat tujuan:

    1. Memastikan lokasi memenuhi syarat pabrik untuk listrik, air, buangan, ventilasi, ruang, dan lingkungan.
    2. Membagi pekerjaan persiapan antara pelanggan dan tim pemasang: siapa menarik kabel, memasang katup, membuat saluran buangan, atau menyiapkan dudukan.
    3. Menyiapkan bahan dan suku cadang yang tidak ada di peti mesin, seperti katup, selang, filter, pompa penguat, kabel, dan pengaman.
    4. Menemukan masalah lebih awal, ketika memperbaikinya masih murah dan tidak menghentikan dapur atau laundry.

    SOP pemasangan pemilik untuk mesin pencuci piring, dispenser, dan unit RO mengikuti pola yang sama: survei, pemasangan, komisioning, pelatihan pengguna, lalu berita acara serah terima. SOP pemasangan mesin es pemilik meminta survei kesiapan tempat, alat, dan suku cadang lebih dulu, dan permintaan unit serta suku cadang paling lambat tujuh hari sebelum pemasangan. Survei yang baik membuat jadwal seperti itu dapat dipenuhi.

    Persiapan sebelum datang

    Sebelum datang ke lokasi, teknisi menyiapkan:

    1. Manual instalasi dan gambar dimensi mesin yang akan dipasang, termasuk spesifikasi listrik, air, buangan, dan jarak bebas, dengan cara membaca seperti di Bab 4 tentang membaca manual pabrik.
    2. Daftar periksa survei untuk jenis mesin itu, dengan kolom untuk angka hasil ukur, bukan hanya Ya dan Tidak.
    3. Alat ukur: multimeter dan penguji tegangan dengan kategori yang sesuai, penguji resistans pembumian bila diperlukan, manometer dengan adaptor keran, gelas ukur atau ember berskala dan stopwatch untuk debit, termometer, pengukur TDS untuk unit RO, meteran, waterpass, dan senter. Pemeriksaan alat sebelum dipakai dijelaskan di Bab 3 tentang perkakas dan alat ukur tangan.
    4. Informasi dari pelanggan: penanggung jawab di lokasi, jam akses yang diizinkan, izin kerja yang diperlukan gedung, dan rencana penggunaan mesin (jumlah piring atau kilogram linen per hari, jam sibuk).

    Jalur masuk dan penempatan

    Banyak hari pemasangan gagal karena mesin tidak dapat sampai ke tempatnya. Yang diperiksa:

    1. Jalur dari kendaraan ke ruang: lebar dan tinggi pintu, lorong, lift, tangga, belokan, dan ambang. Ukuran yang dibandingkan adalah ukuran mesin dalam peti atau di atas palet, ditambah ruang untuk troli dan pegangan.
    2. Lantai: kuat menahan beban mesin berisi air, rata, dan tidak licin. SOP pemasangan konveyor pemilik meminta lantai dicek dengan waterpass, dan SOP mesin berpintu meminta lantai rata, kuat, dan tidak licin.
    3. Letak dalam alur kerja: SOP konveyor meminta mesin di sisi bersih dengan ruang bebas paling sedikit 2 meter untuk perawatan, dan SOP mesin berpintu meminta pintu mesin dapat dibuka penuh. Untuk dapur, alur piring kotor ke bersih dan meja kotor serta meja bersih ikut diperiksa.
    4. Jarak bebas untuk sirkulasi udara dan servis menurut gambar pabrik. Jarak bebas (clearance) adalah ruang kosong yang diminta pabrik di sekitar mesin. SOP mesin es pemilik menyebut jarak mesin ke dinding paling sedikit 40 sentimeter dan ke benda di samping paling sedikit 30 sentimeter, supaya udara kondensor dapat bersirkulasi.
    5. Ruang di atas mesin untuk tudung buang dan untuk membuka panel atau tutup.

    Listrik

    Data listrik diukur, tidak hanya ditanyakan:

    1. Tegangan aktual di titik sambungan pada jam kerja, untuk setiap fasa bila tiga fasa. SOP pemasangan unit RO pemilik meminta tegangan aktual diukur saat survei.
    2. Jumlah fasa, frekuensi, dan susunan penghantar dibandingkan dengan pelat nama dan manual mesin.
    3. Pengaman yang tersedia atau yang harus dipasang: rating, jenis, dan apakah ada pengaman arus sisa bila disyaratkan.
    4. Ukuran kabel dari panel ke titik mesin, dan panjangnya.
    5. Pembumian dan nilai resistansnya bila syarat pabrik atau perusahaan menyebut batas.
    6. Letak sakelar isolasi dekat mesin: SOP mesin berpintu meminta isolator di sisi bersih, setinggi sekitar 1,5 sampai 1,8 meter, dan dekat mesin; daftar periksa konveyor meminta jalur uap panas tidak mengarah ke panel atau pengaman.

    Pada sambungan tiga fasa, ketiga tegangan antarfasa yang terukur juga dibandingkan satu sama lain. Ketidakseimbangan tegangan (voltage unbalance) adalah simpangan paling besar tegangan antarfasa dari rata-ratanya, dinyatakan dalam persen rata-rata itu:

    U=ΔVmaksVrata×100%U = \frac{\Delta V_{maks}}{V_{rata}} \times 100\%

    dengan UU ketidakseimbangan (%), VrataV_{rata} rata-rata ketiga tegangan antarfasa (V), dan ΔVmaks\Delta V_{maks} selisih paling besar antara satu tegangan antarfasa dan rata-rata itu (V). Hasilnya dibandingkan dengan batas pabrik motor atau pedoman yang dipakai perusahaan (Contoh 3).

    Dokumen kerja dapat memuat angka yang tidak cocok dengan lokasi. SOP pemasangan konveyor pemilik menulis tegangan tiga fasa dengan angka yang bukan tegangan nominal jaringan di Indonesia, dan beberapa syarat dalam SOP itu perlu dicek dengan diagram pabrik. Pegangannya tetap pelat nama dan manual mesin; perencanaan pengaman dan kabel mengikuti Bab 19 · Kelistrikan & Kendali dan pemasangan kabel mesin mengikuti Bab 73 · Kelistrikan & Kendali. Sakelar isolasi yang hanya memutus fasa dicatat, karena isolasi untuk servis memerlukan pemutusan yang sesuai aturan kelistrikan.

    Air dan buangan

    Air

    Tekanan statis (static pressure) adalah tekanan air di titik sambungan saat keran tertutup, sedangkan tekanan saat mengalir (flowing pressure) adalah tekanan di titik yang sama saat air mengalir. Yang diperiksa:

    1. Tekanan statis dan tekanan saat mengalir: tekanan diukur dua kali, saat keran tertutup dan saat air mengalir dengan debit yang mendekati kebutuhan mesin. Spesifikasi tekanan pabrik umumnya berlaku saat mengalir. Pada kasus pembuka, hanya tekanan statis yang pernah dilihat.
    2. Debit diukur dengan ember berskala dan stopwatch, lalu dibandingkan dengan kebutuhan pengisian mesin dari manual, bersama tekanan yang diukur pada debit itu.
    3. Suhu: SOP konveyor menyebut suhu air masuk paling tinggi 65 °C, dan SOP unit RO melarang menyambung unit ke jalur air panas.
    4. Mutu air: untuk unit RO, SOP pemilik meminta TDS air baku dan kondisi air diperiksa, dengan batas TDS, klorin, tekanan, dan suhu dari manual; air keruh, berpasir, berbau, atau berklorin tinggi memerlukan evaluasi prapengolahan. Untuk mesin pencuci piring dan mesin es, kesadahan air menentukan perlu tidaknya pelunak.
    5. Letak sumber dan katup isolasi: SOP mesin berpintu meminta sumber air dekat mesin dan katup dipasang sebelum mesin; SOP konveyor meminta pipa dibilas sebelum disambung.
    6. Pompa penguat atau penurun tekanan: SOP pemilik meminta pompa penguat bila tekanan kurang dan penurun tekanan bila berlebih.
    7. Pencegahan aliran balik sesuai jenis sambungan dan bahan kimia yang dipakai, seperti dijelaskan di Bab 11 · Bangunan & Fasilitas.

    Buangan

    1. Ukuran dan jenis saluran dibandingkan dengan sambungan buangan mesin.
    2. Kapasitas: mesin yang menguras tangkinya membuang air dengan debit besar dalam waktu singkat. SOP mesin berpintu pemilik menyebut kapasitas buang paling sedikit 95,5 liter per menit, dan SOP konveyor meminta saluran 50 milimeter dengan perangkap dan kemiringan 1 sampai 2 persen.
    3. Pemisahan dari perangkap lemak bak cuci: kedua SOP meminta buangan mesin tidak digabung dengan perangkap lemak bak cuci, karena buangan saat pengurasan sangat deras dan dapat membuat perangkap meluap. Inilah yang terjadi pada kasus pembuka.
    4. Tinggi titik buangan terhadap sambungan mesin, untuk menentukan apakah buangan mengalir dengan gravitasi atau memerlukan pompa.
    5. Saluran buangan khusus: unit RO memerlukan saluran untuk air buangannya yang tidak tertekuk dan tidak terendam.
    6. Perangkap dan ven yang benar, sesuai Bab 6 · Bangunan & Fasilitas.

    Ventilasi, lingkungan, dan bahan kimia

    1. Tudung buang untuk mesin yang mengeluarkan uap: SOP mesin berpintu menyebut debit tudung paling sedikit 2,8 meter kubik per menit bila diwajibkan. Beban panas dan uap ruang dibahas di Bab 16 · Bangunan & Fasilitas.
    2. Suhu ruang: mesin es dan unit dengan kondensor berpendingin udara kehilangan kapasitas bila ruang terlalu panas.
    3. Debu, uap, dan cipratan di sekitar panel listrik dan dispenser: SOP dispenser laundry meminta lokasi bebas panas, uap, dan cipratan.
    4. Cahaya yang cukup untuk bekerja dan untuk operator membaca panel.

    Bila pemasangan mencakup dispenser bahan kimia, survei mencatat tempat menyimpan wadah bahan kimia, jarak dari dispenser ke mesin, dan jalur selang. SOP dispenser laundry pemilik meminta lantai rata, kuat, dan kering supaya jeriken stabil, wadah tertutup dan berlabel, dan jarak keluaran ke titik sambungan mesin paling jauh 2 meter mendatar; bila lebih, dipakai manifold bilas. Wadah bahan kimia tidak diletakkan di atas atau di dekat panel listrik. Aturan bahan kimia dan tumpahan ada di Bab 6 · Keselamatan tentang bahan kimia di pekerjaan teknisi.

    Keselamatan dan izin

    Survei juga mengenali bahaya pekerjaan pemasangan: kerja di ketinggian untuk tudung atau pipa, kerja panas untuk pengelasan pipa, bahan kimia yang sudah ada di lokasi, lantai licin, dan kabel atau pipa tersembunyi di dinding yang akan dibor. Storyboard pelatihan pemasangan dispenser pemilik meminta titik pasang disetujui penanggung jawab lokasi sebelum dibor, tetapi belum meminta pemeriksaan kabel atau pipa tersembunyi sebelum mengebor. Izin kerja gedung, jam kerja yang boleh, dan aturan pengunjung dicatat. Cara menyusun analisis keselamatan pekerjaan ada di Bab 3 · Keselamatan.

    Mengukur, memotret, dan membuat sketsa

    Daftar periksa konveyor dan mesin berpintu pemilik hanya mempunyai kolom Ya, Tidak, dan Catatan, tanpa kolom angka, tanda tangan, nama, atau tanggal, walaupun SOP-nya meminta nilai dicatat. Daftar periksa seperti itu mudah diisi tanpa mengukur. Survei yang dapat dipertanggungjawabkan mencatat:

    1. Angka hasil ukur dengan satuannya: tegangan setiap fasa, tekanan statis dan mengalir, debit, suhu, TDS, resistans pembumian, ukuran pintu dan ruang.
    2. Foto setiap titik sambungan, panel, jalur masuk, dan lantai, dengan meteran atau benda berukuran di dalam foto untuk skala.
    3. Sketsa denah dengan ukuran: letak mesin, titik air, buangan, listrik, tudung, dan rintangan. Gambar sketsa sering dipakai juga pada tahap proyek yang lebih lanjut.
    4. Nama dan jabatan penanggung jawab lokasi yang mendampingi survei.

    Pentingnya mencatat informasi itu sangat besar untuk keputusan di masa depan. Angka survei dipakai lagi saat komisioning untuk membandingkan, dan saat ada keluhan untuk mengetahui apakah keadaan lokasi berubah.

    Laporan survei dan pembagian pekerjaan

    Laporan survei (site survey report) adalah dokumen yang menyimpulkan kesiapan lokasi dari hasil ukur, foto, dan sketsa, dan membagi pekerjaan persiapan. Laporan survei memuat:

    1. Identitas lokasi, tanggal, mesin yang akan dipasang (model dan versi tegangan), dan peserta survei.
    2. Hasil ukur dan perbandingannya dengan syarat pabrik, dengan status memenuhi atau tidak untuk setiap butir.
    3. Foto dan sketsa.
    4. Daftar pekerjaan persiapan dengan penanggung jawab dan tanggal selesai. Daftar periksa pemilik memakai pilihan "disediakan pelanggan" atau "dipasang tim pemasang" untuk butir seperti kabel ke sisi bersih; pembagian ini ditulis untuk setiap butir.
    5. Bahan dan suku cadang tambahan yang harus disiapkan tim pemasang.
    6. Kesimpulan: siap, siap dengan syarat (bila daftar pekerjaan selesai), atau belum siap.
    7. Tanda tangan surveyor dan penanggung jawab lokasi.

    Laporan dikirim ke pelanggan dan tim pemasang. Sebelum hari pemasangan, butir yang menjadi tanggung jawab pelanggan dikonfirmasi selesai, bila perlu dengan foto atau kunjungan singkat. Hasil pengukuran di laporan juga menjadi bagian dari dokumen serah terima.

    Contoh kerja

    Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya.

    Contoh 1: jalur masuk. Mesin di atas palet berukuran lebar 900 milimeter dan tinggi 1.650 milimeter; pintu servis 850 milimeter. Mesin tidak dapat masuk dengan peti. Pilihannya dicatat di laporan survei: membuka kusen pintu dengan izin gedung, membongkar peti di luar dengan pelindung sudut dan troli yang sesuai, atau memakai jalur lain yang lebih lebar. Keputusan diambil sebelum hari pemasangan.

    Contoh 2: tekanan saat mengalir. Syarat SOP konveyor 1,4 sampai 2,0 kilogram per sentimeter persegi. Dengan 1 kilogram per sentimeter persegi sama dengan 0,981 bar, rentangnya sekitar 1,37 sampai 1,96 bar. Di lokasi, tekanan statis 3,2 bar tetapi tekanan saat mengalir 20 liter per menit hanya 1,1 bar. Lokasi tidak memenuhi syarat saat mengalir; penyebabnya dicari (pipa kecil, katup setengah tertutup, saringan tersumbat) dan pompa penguat atau pipa yang lebih besar dimasukkan ke daftar pekerjaan.

    Contoh 3: ketidakseimbangan tegangan. Tegangan antarfasa terukur 392, 388, dan 395 volt. Rata-ratanya (392+388+395)/3=391,7(392 + 388 + 395)/3 = 391{,}7 volt, simpangan paling besar 391,7−388=3,7391{,}7 - 388 = 3{,}7 volt, jadi ketidakseimbangannya 3,7/391,7×100%=0,94%3{,}7/391{,}7 \times 100\% = 0{,}94\%. Angka ini dicatat dan dibandingkan dengan batas pabrik motor atau pedoman yang dipakai perusahaan.

    Contoh 4: pembumian. Resistans pembumian terukur 4,5 ohm, sedangkan SOP perusahaan meminta paling tinggi 2 ohm (syarat internal yang lebih ketat daripada kebiasaan umum). Perbaikan pembumian dimasukkan ke daftar pekerjaan pelanggan atau kontraktor listrik gedung, dan pengukuran diulang sebelum mesin dihidupkan.

    Contoh 5: jarak bebas mesin es. Mesin selebar 560 milimeter akan diletakkan di antara dua lemari. Dengan jarak samping paling sedikit 300 milimeter dari SOP, lebar ruang yang diperlukan 560+2×300=1.160560 + 2 \times 300 = 1.160 milimeter, ditambah jarak belakang 400 milimeter dari dinding. Ruang selebar 900 milimeter tidak cukup, jadi letak dipindah atau mesin dengan kondensor yang tidak memerlukan jarak samping dipertimbangkan.

    Contoh 6: air baku untuk unit RO. TDS air baku terukur 620 ppm dan klorin bebas 0,5 ppm, sedangkan batas di SOP unit RO adalah TDS paling tinggi 500 ppm dan klorin paling tinggi 0,2 ppm. Laporan survei menyebut lokasi belum siap: diperlukan evaluasi prapengolahan dan filter karbon sebelum membran, seperti dijelaskan di Bab 13 · Air & Pengolahan Air.

    Kondisi berhenti

    Hentikan rencana pemasangan dan minta keputusan penyelia atau pelanggan bila:

    1. Tegangan, jumlah fasa, atau frekuensi lokasi tidak cocok dengan versi mesin yang dipesan.
    2. Pembumian tidak ada atau tidak memenuhi syarat.
    3. Mesin tidak dapat masuk ke lokasi tanpa membongkar bagian gedung dan belum ada izin.
    4. Buangan tidak mampu menampung debit pengurasan mesin atau tergabung dengan perangkap lemak bak cuci.
    5. Mutu atau tekanan air di luar batas pabrik dan prapengolahan atau pompa belum direncanakan.
    6. Titik pengeboran berada di dinding yang mungkin memuat kabel atau pipa dan belum diperiksa.
    7. Penanggung jawab lokasi tidak dapat menyetujui pembagian pekerjaan persiapan.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    Guess what’s wrong first, then open the explanation.

    Common misconception

    Survei cukup lewat foto dari pelanggan.

    Why is it wrong?

    Foto membantu, tetapi tekanan saat mengalir, tegangan, dan pembumian harus diukur.

    Common misconception

    Tekanan air cukup karena jarum manometer tinggi.

    Why is it wrong?

    Tekanan statis bisa tinggi sementara tekanan saat mengalir di bawah syarat.

    Common misconception

    Centang Ya berarti sudah diperiksa.

    Why is it wrong?

    Tanpa angka, foto, dan tanda tangan, centang tidak membuktikan apa pun.

    Common misconception

    Ukuran mesin yang dicocokkan dengan pintu adalah ukuran mesin.

    Why is it wrong?

    Yang dicocokkan adalah ukuran dalam peti atau di atas palet ditambah ruang troli.

    Common misconception

    Buangan lantai mana pun cukup.

    Why is it wrong?

    Pengurasan tangki membuang air dengan debit besar dalam waktu singkat.

    Common misconception

    Angka di SOP selalu benar.

    Why is it wrong?

    Dokumen kerja dapat memuat angka yang keliru; pelat nama dan manual pabrik menjadi pegangan.

    Hubungan dengan bab lain

    Bab 10 · Dishwashing, Bab 13 · Air & Pengolahan Air, dan Bab 18 · Bangunan & Fasilitas memakai hasil survei untuk memasang mesin pencuci piring, unit RO, dan menyiapkan ruang laundry. Bab 7 · Bangunan & Fasilitas, Bab 6 · Bangunan & Fasilitas, dan Bab 11 · Bangunan & Fasilitas menjelaskan sambungan air, buangan, dan pencegahan aliran balik yang diperiksa saat survei, Bab 16 · Bangunan & Fasilitas ventilasi, Bab 19 · Kelistrikan & Kendali dan Bab 73 · Kelistrikan & Kendali listrik, dan Bab 3 · Keselamatan bahaya pekerjaan. Bab 4 tentang membaca manual pabrik dan Bab 3 tentang perkakas dan alat ukur tangan menjelaskan gambar pemasangan dan alat ukur yang dipakai saat survei. Bab 1 tentang persiapan kerja dan serah terima menempatkan survei dalam siklus kerja servis. Bab 8 tentang garansi, kontrak layanan, dan serah terima memakai hasil survei sebagai bagian dokumen serah terima.

    Latihan dan pembahasan

    Try to answer first, then open the worked solution.

    1. Sebutkan empat tujuan survei lokasi dan satu akibat bila survei dilewati.

      See the worked solution

      Memastikan lokasi memenuhi syarat pabrik, membagi pekerjaan persiapan antara pelanggan dan tim pemasang, menyiapkan bahan dan suku cadang tambahan, dan menemukan masalah lebih awal. Bila dilewati, masalah seperti pintu yang terlalu sempit atau tekanan yang kurang baru ditemukan pada hari pemasangan.

    2. Syarat tekanan air sebuah mesin 1,5 sampai 3,0 bar saat mengalir. Tekanan statis lokasi 2,8 bar dan tekanan saat mengalir 1,2 bar. Apa kesimpulan survei dan tindakan yang dicatat?

      See the worked solution

      Lokasi tidak memenuhi syarat karena tekanan saat mengalir 1,2 bar di bawah batas bawah 1,5 bar, walaupun tekanan statisnya cukup. Laporan mencatat kedua angka dan memasukkan pencarian penyebab serta pompa penguat atau perbaikan pipa ke daftar pekerjaan.

    3. Tegangan antarfasa terukur 398, 401, dan 392 volt. Hitung ketidakseimbangannya.

      See the worked solution

      Rata-rata (398+401+392)/3=397(398 + 401 + 392)/3 = 397 volt, simpangan paling besar 397−392=5397 - 392 = 5 volt, jadi ketidakseimbangannya 5/397×100%=1,26%5/397 \times 100\% = 1{,}26\%. Angka itu dibandingkan dengan batas pabrik motor.

    4. Mengapa buangan mesin pencuci piring tidak disambung ke perangkap lemak bak cuci?

      See the worked solution

      Pengurasan tangki mesin membuang air dengan debit besar dalam waktu singkat sehingga perangkap lemak bak cuci dapat meluap dan aliran balik ke bak. SOP pemasangan pemilik meminta keduanya dipisahkan.

    5. Apa yang kurang dari daftar periksa survei yang hanya berisi kolom Ya, Tidak, dan Catatan?

      See the worked solution

      Kolom angka hasil ukur dengan satuannya, foto, sketsa, nama dan tanda tangan surveyor dan penanggung jawab lokasi, tanggal, dan pembagian tanggung jawab tiap butir. Tanpa itu, centang tidak membuktikan bahwa pengukuran dilakukan.

    6. Saluran buangan sepanjang 6 meter memerlukan kemiringan 2 persen. Berapa penurunan yang diperlukan?

      See the worked solution

      Penurunan 0,02×6.000=1200{,}02 \times 6.000 = 120 milimeter. Angka ini dibandingkan dengan beda tinggi sambungan buangan mesin dan lubang lantai.

    Revision history

    DateVersionChange
    October 30, 20262Revised to the chapter standard
    October 17, 20261First published

    How to cite

    Kurnia (2026). Survei lokasi sebelum pemasangan: listrik, air, buangan, ventilasi, lantai dan akses, jarak bebas, foto, dan laporan survei. ARSTEMA Academy. Revised October 30, 2026. arstema.com/academy/konsep/survei-lokasi-sebelum-pemasangan-listrik-air-buangan-ventilasi-lantai-dan-akses-jarak-bebas-foto-dan-laporan-survei

    Self-check · 3 questions

    Check your understanding before moving on

    Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.

    0/3rated
    1

    Sebutkan empat tujuan survei lokasi dan satu akibat bila survei dilewati.

    2

    Syarat tekanan air sebuah mesin 1,5 sampai 3,0 bar saat mengalir. Tekanan statis lokasi 2,8 bar dan tekanan saat mengalir 1,2 bar. Apa kesimpulan survei dan tindakan yang dicatat?

    3

    Tegangan antarfasa terukur 398, 401, dan 392 volt. Hitung ketidakseimbangannya.

    Self-assessment progress0%

    Nearby chapters

    PreviousPersiapan kerja, pengukuran, perbaikan, dokumentasi, dan serah terima

    Reading order by shelf: Fieldwork & Handover · Chapter 1.

    Same disciplinePersiapan kerja, pengukuran, perbaikan, dokumentasi, dan serah terima

    Bab lain dalam Workshop dan Layanan Lapangan.