By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 24 min read
Proteksi arus lebih: MCB, MCCB, sekering, dan koordinasi dengan kabel
Pengaman arus lebih dipilih untuk melindungi kabel dari panas: beban lebih dibedakan dari hubung pendek pada kurva waktu-arus, MCB dijelaskan dari pelepas termal dan magnetik, kurva B/C/D, dan kapasitas pemutusannya, MCCB dari unit trip termal-magnetik dan elektronik beserta setelan Ir dan Im, dan sekering dari kelas gG dan aM. Inti bab adalah syarat koordinasi PUIL 2020 433.1, arti arus I2 untuk MCB, pemutus industri, dan sekering gG, penempatan dan peniadaan gawai proteksi beban lebih menurut 433.2 dan 433.3, ketentuan netral dan sirkit kendali (431, 2.9), serta koordinasi gawai terpisah (435). Contoh kerja memilih MCB untuk pengering berpemanas 9 kW tiga fasa dengan kabel NYY 5 × 4 mm² (IZ 22,2 A) dari bab kemampuan hantar arus. Kemampuan hantar arus, arus hubung pendek, dan selektivitas hanya dirujuk ke babnya.
This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.
Sebuah mesin pengering pakaian berkapasitas besar di unit laundry komersial terbakar pada tengah malam. Pemeriksaan keesokan harinya menemukan bahwa sekering yang terpasang memiliki arus pengenal jauh di atas kemampuan hantar arus kabel yang menyuplainya. Ketika sebagian lilitan elemen pemanas terhubung singkat sehingga resistansinya turun dan arusnya naik, sekering tidak pernah putus karena arus belum mencapai daerah lebur sekering yang terlalu besar itu. Kabel memanas lebih dahulu, isolasinya terbakar, dan api merambat ke lemari mesin.
Batas pembahasan
Bab ini membahas cara memilih dan menempatkan pengaman arus lebih yang benar-benar melindungi kabel menurut PUIL 2020 (SNI 0225:2020) Bagian 4-43, yang mengatur koordinasi antara pengaman dan konduktor. Sistemnya 230/400 V, 50 Hz, tiga fasa empat kawat. Arus hubung pendek dibahas di Bab 24, selektivitas di Bab 25, serta relai beban lebih dan MPCB di Bab 47 tentang proteksi motor. Nilai kemampuan hantar arus () kabel dalam contoh kerja dan latihan adalah data ilustrasi; cara menentukannya dibahas di Bab 27. Proteksi motor tidak dibahas terperinci, tidak ada langkah kerja bertegangan, dan sistem tegangan menengah tidak dicakup. Pengukuran yang disebut di sini, yaitu rekaman arus asut, uji impedansi lingkar, dan termografi PHB yang terbuka, dilakukan pada rangkaian bertegangan sehingga hanya boleh dikerjakan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD. Uraian ini bahan belajar, bukan instruksi kerja.
Beban lebih, hubung pendek, dan kurva waktu-arus
Arus lebih (overcurrent) adalah arus yang melebihi arus pengenalnya; untuk konduktor, PUIL 2020 menganggap arus pengenal itu sama dengan kemampuan hantar arus (KHA). Beban lebih (overload) adalah keadaan operasi pada sirkit yang secara listrik tidak rusak yang menimbulkan arus lebih, misalnya saat drum pengering tersendat. Arusnya sedikit sampai beberapa kali arus pengenal, selama detik sampai jam. Hubung pendek (short circuit) adalah arus sangat besar akibat hubungan berimpedansi kecil antara konduktor aktif yang berbeda potensial, puluhan kali arus pengenal atau lebih, yang harus diputus dalam milidetik sampai beberapa detik. Gangguan ke bumi diputus menurut syarat proteksi kejut listrik di Bab 21.
Kurva waktu-arus (time-current characteristic) adalah grafik waktu operasi pengaman terhadap besar arus. Di bagian kiri (arus rendah), panas di bilah bimetal atau elemen lebur harus terakumulasi dulu, sehingga pengaman lambat; inilah wilayah beban lebih, yang pada pemutus ditangani pelepas termal. Di bagian kanan (arus tinggi), gaya magnet arus besar langsung melepas kait pemutus; inilah wilayah hubung pendek dan pelepas magnetik. Sekering hanya punya satu elemen lebur, yang lambat pada arus kecil dan sangat cepat pada arus besar.
MCB: pelepas termal dan magnetik, kurva B, C, D, dan kapasitas pemutusan
Pemutus sirkit mini (miniature circuit breaker, MCB) adalah gawai proteksi arus lebih menurut IEC 60898-1 untuk arus pengenal sampai 125 A, yang paling umum di PHB (papan hubung bagi; PUIL 2020 juga memakai istilah PSDK) perumahan dan komersial ringan. Pelepas termalnya bilah bimetal yang melengkung oleh panas arus lebih; pelepas magnetiknya kumparan yang menarik jangkar ketika arus melampaui ambang magnetik, sehingga pemutusan hampir seketika.
Ketiga kurva MCB dibedakan oleh pita pelepasan seketika (instantaneous tripping). Kurva B (3 sampai 5 kali arus pengenal ) cocok untuk beban resistif seperti elemen pemanas dan sirkit berarus lonjak kecil; driver LED (Bab 33 tentang penerangan) dan kumparan kontaktor (Bab 12) berarus lonjak cukup besar. Kurva C (5 sampai 10 kali ) umum untuk beban campuran dan motor kecil berarus asut sedang. Kurva D (10 sampai 20 kali ) diperuntukkan bagi beban dengan arus lonjak sangat tinggi seperti primer transformator (Bab 12) dan motor tertentu, dan pada kurva mana pun MCB tidak boleh trip seketika di bawah batas bawah pita tetapi harus trip seketika di atas batas atasnya. Karena itu margin terhadap arus asut dihitung dari batas bawah, sedangkan syarat pemutusan otomatis memakai batas atas, = 5, 10, dan 20 kali untuk kurva B, C, dan D (Bab 21 tentang proteksi kejut listrik).
Kapasitas hubung pendek pengenal (rated short-circuit capacity, ) adalah arus hubung pendek prospektif tertinggi yang terbukti dapat diputus MCB dalam uji standar, berjenjang dari 1,5 kA sampai 25 kA. Kapasitas hubung pendek layanan (service short-circuit capacity, ) adalah kemampuan memutus yang masih menyisakan MCB layak pakai: sama dengan sampai 6 kA, 0,75 (sekurangnya 6 kA) untuk 6 sampai 10 kA, dan 0,5 (sekurangnya 7,5 kA) di atas 10 kA. Jadi hanya MCB dengan di atas 6 kA yang tidak dijamin layak pakai setelah memutus arus sebesar . PUIL 2020 434.5.1 mensyaratkan kapasitas pemutusan tidak kurang dari arus hubung pendek prospektif maksimum () di titik pemasangan, kecuali ada proteksi cadangan yang terkoordinasi (Bab 24). MCB tidak memiliki setelan, sehingga karakteristiknya hanya ditentukan saat memilih.
Kurva C tidak selalu cocok untuk motor, karena puncak siklus pertama asut langsung dapat mendekati dua kali puncak simetris. Patokan Bab 47 tentang proteksi motor meminta batas bawah pita seketika sekurangnya dua kali arus asut efektif. Motor berarus asut tinggi dapat memerlukan kurva D atau proteksi terpisah seperti MPCB, dan kurva yang terlalu rendah menyebabkan trip berulang saat asut meskipun motor sehat. Harganya: pada 16 A, impedansi lingkar maksimum pemutusan otomatis turun dari 2,88 Ω (B16) ke 1,44 Ω (C16) dan 0,72 Ω (D16) menurut Bab 21, sehingga pindah kurva harus diikuti pemeriksaan impedansi lingkar (Bab 18).
MCCB: unit trip termal-magnetik dan elektronik
Pemutus sirkit kotak tercetak (moulded case circuit breaker, MCCB) adalah pemutus menurut IEC 60947-2 untuk arus pengenal terutama di atas jangkauan MCB. Unit tripnya termal-magnetik, yang bekerja seperti MCB berskala besar dan pada banyak tipe dapat disetel, atau elektronik, yang mengolah arus dari trafo arus (current transformer, CT) internal dengan karakteristik lebih presisi dan dapat diatur.
Setelan adalah arus pelepas waktu invers, yang menentukan arus kontinu yang dilindungi; rentangnya ditentukan pabrikan, dan unit elektronik umumnya memberi rentang lebih lebar. PUIL 2020 433.1 Catatan 1 dan Bagian 2, 2.2.8.1 menetapkan bahwa untuk gawai yang dapat disetel, arus pengenal dalam syarat koordinasi adalah setelan yang dipilih, bukan angka rangka yang tercetak besar di depan. Setelan adalah ambang pelepas seketika atau magnetik. yang lebih tinggi membuat MCCB menahan arus asut motor besar tanpa trip tak diinginkan sambil tetap memproteksi hubung pendek, tetapi impedansi lingkar maksimumnya turun, sama seperti pindah kurva MCB. Unit elektronik umumnya menambahkan tahap tunda singkat () di antara pelepas waktu invers dan pelepas seketika (), yang memudahkan selektivitas dengan pengaman hilir.
Sekering gG dan aM
Sekering (fuse) adalah gawai proteksi arus lebih yang bekerja dengan melebur elemen penghantar di dalamnya ketika arus melebihi nilai tertentu. Sekering tidak dapat dioperasikan kembali setelah bekerja; tautan sekering yang melebur harus diganti dengan yang sama jenis dan arus pengenalnya. Kelasnya ditetapkan IEC 60269-1, dan IEC 60269-2 memuat sekering industri untuk personel berwenang. Kelas gG dan aM perannya berbeda dan tidak dapat dipertukarkan.
Huruf pertama kelas menyatakan rentang pemutusan dan huruf kedua penggunaannya. Sekering gG (rentang penuh, penggunaan umum) melindungi konduktor dari beban lebih maupun hubung pendek; PUIL 2020 432.1 menyebutnya di antara gawai yang memproteksi keduanya sekaligus. Sekering aM (rentang sebagian, sirkit motor) hanya dirancang memutus arus di atas kelipatan tertentu arus pengenalnya. PUIL 2020 432.2 Catatan 2 menegaskan bahwa sekering jenis aM tidak memproteksi terhadap beban lebih, dan 432.3 menggolongkannya sebagai gawai proteksi hubung pendek saja, yang hanya boleh dipasang bila proteksi beban lebih disediakan sarana lain. Arus asut motor tidak meleburkannya bila ukurannya dipilih dari kurva dan tabel jumlah asut pabrikan, tetapi beban lebih motor juga tidak meleburkannya. Proteksi beban lebih sirkit motor disediakan terpisah oleh relai beban lebih, yang biasanya dipasang langsung pada kontaktor, atau oleh MPCB (Bab 47).
Sekering yang elemennya dapat diganti pengguna dengan kawat biasa adalah teknologi usang: arus lebur kawat sembarang tidak terdefinisi dan tidak terkoordinasi dengan kabel yang dilindunginya, sehingga proteksi tidak andal. PUIL 2020 Bagian 2, 2.2.7.2.2 hanya menyebut sekering tertutup yang memenuhi standar di antara jenis gawai proteksi beban lebih dan hubung pendek; sekering yang elemennya disambung kawat tidak memenuhinya. Instalasi lama yang masih memakai sekering jenis ini sebaiknya diganti dengan pengaman yang memenuhi standar saat renovasi atau penambahan beban.
Persyaratan menurut sifat sirkit: konduktor lin, netral, dan sirkit kendali
PUIL 2020 431.1.1 mensyaratkan deteksi arus lebih pada semua konduktor lin (fasa), dan bila putusnya satu fasa dapat berbahaya, misalnya pada motor tiga fasa (Bab 47), harus diambil tindakan pencegahan; karena itu beban tiga fasa lazim dilindungi pemutus tiga kutub yang kutubnya terkait mekanis. Netral sepenampang lin yang arusnya tidak melebihi arus lin tidak memerlukan deteksi sendiri (431.2.1), tetapi pada harmonisa ketiga tinggi deteksi beban lebih netral diperlukan (431.2.3; Bab 10 tentang harmonisa). Bila netral ikut diputus, netral tidak boleh terputus sebelum konduktor lin dan harus tersambung kembali bersamaan atau lebih dulu (431.3).
Bagian 2 melarang sekering di konduktor netral yang dibumikan langsung (2.9.3.1), karena sekering netral yang putus membiarkan fasa tetap tersambung sementara peralatan tampak mati. Konduktor sirkit kendali untuk peralatan yang dikendalikan dari jarak jauh diproteksi di awal sirkit kendali pada setiap konduktor aktif (2.9.2.1), kecuali dalam keadaan terbatas yang dirinci klausul itu. Di Bagian 2, konduktor aktif berarti konduktor fasa, sehingga netral yang dibumikan langsung tetap tanpa sekering menurut 2.9.3.1 (Bab 56 tentang sirkit kendali).
Aturan koordinasi: dan
PUIL 2020 433.1 menetapkan dua syarat yang harus dipenuhi bersamaan oleh karakteristik gawai proteksi beban lebih (GPBL), agar pengaman beroperasi sebelum kabel rusak termal tetapi tidak beroperasi pada beban normal.
Arus desain (design current) adalah arus (A) yang direncanakan mengalir pada operasi normal, untuk sirkit utama dan cabang dari kebutuhan maksimum di Bab 19 tentang perencanaan instalasi. adalah arus pengenal gawai (A) yang tertera pada MCB atau sekering, atau setelan yang dipilih. adalah KHA kontinu kabel (A) pada pemasangan sebenarnya, setelah koreksi suhu ambien dan pengelompokan (Bab 27). adalah arus (A) yang memastikan gawai beroperasi efektif dalam waktu konvensional, dari pabrikan atau standar produk. Pada netral dengan harmonisa ketiga tinggi, adalah arus permanen yang melalui netral (433.1 Catatan 2).
Jika persamaan (2) tidak terpenuhi, kabel dapat kepanasan secara kronis sebelum pengaman sempat beroperasi, yang berujung pada degradasi isolasi bertahap dan akhirnya kegagalan dielektrik yang dapat menyebabkan kebakaran. Nilai berbeda menurut jenis gawai, sehingga untuk sekering gG persamaan (1) saja tidak cukup.
| Jenis gawai | Standar | (arus operasi konvensional) | Akibat pada persamaan (2) |
|---|---|---|---|
| MCB | IEC 60898-1 | 1,45 ; arus tak-trip 1,13 ; waktu konvensional 1 jam untuk ≤ 63 A | Otomatis terpenuhi bila |
| Pemutus industri (MCCB) | IEC 60947-2 | 1,30 ; arus tak-trip 1,05 | Otomatis terpenuhi bila |
| Sekering gG, ≥ 16 A | IEC 60269-1 | 1,6 (lebih besar untuk arus pengenal kecil) | Harus diperiksa: , kira-kira |
Urutannya: tentukan , pilih , lalu verifikasi . Pengaman tidak boleh terlalu kecil (trip pada beban normal) dan tidak boleh terlalu besar (kabel kepanasan sebelum pengaman beroperasi). Jaminan persamaan (2) pun tidak mutlak: 433.1 mencatat bahwa arus lebih berkesinambungan yang lebih kecil dari mungkin tidak terproteksi, dan untuk kasus demikian menyarankan kabel berpenampang lebih besar.
Lokasi dan peniadaan gawai proteksi beban lebih: 433.2, 433.3, dan 435
PUIL 2020 433.2.1 menetapkan bahwa GPBL ditempatkan pada titik perubahan yang menurunkan KHA konduktor, yaitu perubahan luas penampang, sifat, metode instalasi, atau keadaan fisik. Jadi setiap kabel cabang PHB laundry ke mesin cuci, pengering, atau setrika uap harus berpengaman sesuai -nya sendiri, bukan kabel induk.
PUIL 2020 433.2.2 mengizinkan GPBL digeser sepanjang konduktor, misalnya dari titik percabangan ke dekat mesin, bila bagian di antara titik perubahan dan gawai tidak memiliki sirkit cabang atau stopkontak dan memenuhi sekurang-kurangnya satu dari dua kondisi alternatif. Kondisi a): bagian itu diproteksi terhadap hubung pendek menurut 434, tanpa batas panjang tertentu. Kondisi b): panjangnya tidak melebihi 3 m, dipasang dengan risiko hubung pendek minimum, dan dipasang dengan risiko kebakaran serta bahaya terhadap manusia minimum.
PUIL 2020 433.3 mengatur peniadaan GPBL, yang tidak boleh diterapkan di lokasi berisiko kebakaran atau ledakan. GPBL tidak perlu disediakan untuk konduktor di sisi beban suatu perubahan yang diproteksi efektif oleh gawai di sisi suplai, dibuktikan dengan persamaan (1) dan (2) memakai kabel yang lebih kecil (433.3.1 a); untuk konduktor yang tidak mungkin dialiri beban lebih, asal terproteksi hubung pendek dan tanpa cabang atau stopkontak (b); dan untuk sirkit komunikasi, kendali, dan sinyal (d). Proteksi hubung pendek sirkit-sirkit ini tetap diatur 434 kecuali peniadaan 434.3 berlaku. 433.3.3 mengizinkan peniadaan untuk sirkit yang pemutusan tak terduganya berbahaya, seperti magnet pengangkat, sekunder trafo arus, dan gawai pemadam api.
Bila beban lebih dan hubung pendek dilindungi gawai terpisah, PUIL 2020 435.2 mensyaratkan energi yang dilewatkan gawai proteksi hubung pendek (GPHP) tidak melebihi yang dapat ditahan GPBL tanpa kerusakan; bila satu gawai melakukan keduanya, gawai itu harus memenuhi 433 dan 434 sekaligus (435.1). Catatan 435.2 tidak melarang jenis koordinasi menurut IEC 60947-4-1. Koordinasi tipe 1 dan tipe 2 antara pengaman hubung pendek dan starter motor dibahas di Bab 47.
Contoh kerja
Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Uji impedansi lingkar dan rekaman arus asut yang disebut di sini dikerjakan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD.
Contoh 1: arus desain dan pilihan MCB untuk pengering 9 kW tiga fasa 400 V. Pengering laundry 400 V, 9 kW, berbeban pemanas resistif dominan, sehingga dipakai (bila pelat nama mencantumkan arus, arus itulah yang dipakai). Kabelnya dari contoh Bab 27 tentang kemampuan hantar arus: NYY lima inti 4 mm² tembaga PVC di rak berlubang (metode E) bersama empat sirkit lain pada udara 40 °C, = 22,2 A, atau 20,3 A bila raknya tak berlubang (metode C).
dengan daya aktif (W) dan tegangan antarfasa (V). Jendela persamaan (1), 13,0 sampai 22,2 A, memuat MCB 16 A dan 20 A. Nilai 13 A dalam deret IEC 60898-1 tidak memberi cadangan, karena arus pemanas resistif sebanding dengan tegangan dan menjadi 13,6 A pada tegangan 5 % di atas nominal, sedangkan MCB 20 A hanya berselisih 0,3 A dari 20,3 A pada rak tak berlubang. Dipilih MCB -F1 tiga kutub kurva B 16 A, yang lolos pada kedua varian; pita seketika B16, sampai = 48 sampai 80 A, jauh di atas arus beban tanpa arus asut ini.
Contoh 2: verifikasi MCB -F1 terhadap kabelnya. Untuk MCB -F1 dari Contoh 1, :
Pada rak tak berlubang batasnya A, masih terpenuhi. Koordinasi beban lebih baru satu syarat: pilihan -F1 menjadi final setelah kapasitas pemutusannya terbukti tidak kurang dari maksimum di PHB (434.5.1), kabel terbukti tahan terhadap arus hubung pendek sampai diputus (434.5.2), keduanya dibahas di Bab 24, dan impedansi lingkar sirkit terbukti tidak melebihi 2,88 Ω untuk B16 (411.4.4; Bab 21).
Contoh 3: sekering gG di PHB lama dapur hotel. Sirkit pemanas air satu fasa 230 V, 4,6 kW (), di PHB lama dapur hotel memakai kabel ber- 26 A dan sekering gG 25 A. Arus desainnya A, jadi persamaan (1) terpenuhi (20,0 ≤ 25 ≤ 26), tetapi persamaan (2) gagal:
Batas kira-kira untuk sekering adalah A. Sekering 20 A lolos, tetapi sama dengan arus desain dan tanpa cadangan bila tegangan naik. Pilihan yang sah adalah MCB 25 A ( A ≤ 37,7 A) atau kabel yang lebih besar.
Contoh 4: setelan MCCB di laundry rumah sakit. MCCB berunit trip elektronik dengan rangka 160 A di PHB laundry rumah sakit memasok sub-PHB setrika melalui kabel ber- 105 A, dengan arus desain 88 A. Angka rangka 160 A melanggar persamaan (1), tetapi menurut 433.1 Catatan 1 yang dipakai adalah setelan. Dengan = 100 A, syaratnya 88 ≤ 100 ≤ 105, dan
Bila setelan kelak dinaikkan ke 125 A karena sering trip, kedua persamaan gagal: 125 A melebihi 105 A, dan A melebihi 152,25 A. Setelan karena itu diperlakukan seperti mengganti MCB: diperiksa ulang setiap kali diubah (Kondisi berhenti 2).
Contoh 5: kurva MCB untuk pompa booster hotel. Motor pompa booster air bersih hotel, tiga fasa 400 V, berarus pelat nama 5,0 A, diasut langsung. Arus asut efektif yang terekam 7 kali arus pengenal, yaitu 35 A, sehingga patokan margin meminta batas bawah pita seketika sekurangnya 70 A. C10 (50 A) tidak memenuhi, D10 (100 A) memenuhi, dan C16 (80 A) juga memenuhi bila kabel sekurangnya 16 A. Harganya ada pada impedansi lingkar maksimum:
Kurva dipilih setelah hasil uji impedansi lingkar, dikoreksi ke suhu kerja konduktor, dibandingkan dengan batas itu. Bila keduanya gagal, dipakai MPCB, dan beban lebih motor tetap dilindungi relai beban lebih atau MPCB menurut Bab 47.
Contoh 6: kapasitas pemutusan MCB di PHB laundry rumah sakit. Perhitungan menurut Bab 24 tentang arus hubung pendek memberi maksimum 8 kA di rel PHB laundry rumah sakit. MCB 6 kA tidak memenuhi 434.5.1 tanpa proteksi cadangan yang terkoordinasi. MCB 10 kA memenuhi, tetapi kapasitas layanannya lebih kecil daripada arus itu:
Jadi MCB itu tidak dijamin layak pakai setelah memutus gangguan terbesar di titik itu, dan sesudah hubung pendek di dekat PHB ia diperiksa atau diganti menurut petunjuk pabrikan. Bila laundry menuntut operasi kembali tanpa penggantian komponen, MCB 25 kA memberi kA, di atas 8 kA.
Kondisi berhenti
Bila salah satu kondisi berikut ditemukan, pekerjaan dihentikan dan sirkit ditangani personel kompeten dengan isolasi dan verifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan tentang verifikasi keadaan aman sebelum dilanjutkan.
- Pengaman ditemukan dijembatani, sekering diganti kawat, atau MCB diganti dengan arus pengenal di atas kabelnya: sirkit dikeluarkan dari operasi sampai pengaman yang terkoordinasi terpasang, seperti dibahas di Bab 80 tentang diagnosis instalasi.
- Pengaman trip berulang tanpa sebab yang jelas, yang dapat menandakan beban lebih kronis atau gangguan isolasi. Pengaman tidak dinaikkan berulang-ulang, dan MCB yang trip seketika tanpa beban tidak dinaikkan lagi (Bab 80).
- Kabel, isolasi, atau terminal tampak berubah warna, atau termografi oleh personel kompeten dengan APD yang sesuai menunjukkan panas pada beban normal. Kondisi ini menandakan kabel terlalu kecil, pengaman terlalu besar, atau sambungan buruk. Kabel dan terminal tidak disentuh untuk "merasakan panas".
- Bau terbakar atau asap dari panel atau kabel: suplai diputus dari hulu tanpa mendekati titik panas, dan PHB tidak dibuka sampai dinyatakan aman.
- Label arus pengenal atau kurva pengaman tidak terbaca: koordinasinya tidak dapat diverifikasi, dan sirkit diperlakukan belum terbukti aman.
Salah tafsir yang sering terjadi
Guess what’s wrong first, then open the explanation.
Common misconception
Arus pengenal pengaman sama dengan KHA kabel pasti benar.
Why is it wrong?
Untuk MCB atau MCCB, sah hanya dengan terkoreksi pada pemasangan sebenarnya, dan yang lebih dekat ke mendeteksi beban lebih lebih awal. Pada sekering gG, melanggar persamaan (2).
Common misconception
Sekering aM bisa dipakai sebagai pengaman tunggal sirkit motor.
Why is it wrong?
PUIL 2020 432.2 Catatan 2 dan 432.3 membatasi sekering aM pada proteksi hubung pendek, dengan proteksi beban lebih dari sarana lain.
Common misconception
MCB lebih besar lebih aman karena jarang trip.
Why is it wrong?
Pengaman yang terlalu besar tidak beroperasi saat kabel mengalami beban lebih, dan kabel yang kepanasan secara kronis akhirnya menjadi sumber kebakaran tanpa pengaman pernah memberi tanda.
Common misconception
Kurva D trip pada 10 sampai 25 kali, atau 8 sampai 12 kali arus pengenal.
Why is it wrong?
IEC 60898-1 menetapkan pita kurva D 10 sampai 20 kali , dan batas atas yang salah membuat impedansi lingkar maksimum keliru dihitung.
Hubungan dengan bab lain
Nilai berasal dari Bab 27 tentang kemampuan hantar arus, jenis kabel dari Bab 26 tentang konduktor dan kabel, arus desain dari Bab 19 tentang perencanaan instalasi, syarat pemutusan otomatis dari Bab 21 tentang proteksi kejut listrik, dan pengukuran impedansi lingkar gangguan dari Bab 18; kapasitas pemutusan dibahas di Bab 24 tentang arus hubung pendek, dan pengaman bertingkat di Bab 25 tentang selektivitas dan koordinasi antarpengaman.
Latihan dan pembahasan
Try to answer first, then open the worked solution.
Oven industri tiga fasa 400 V, 12 kW (), disuplai melalui kabel ber- 30 A. Hitung arus desain dan pilih MCB yang paling tepat dari 16 A, 20 A, atau 25 A.
See the worked solution
A, sehingga persamaan (1) dipenuhi 20 A dan 25 A, sedangkan 16 A akan trip pada beban normal. Dipilih 20 A, nilai terkecil di atas yang mendeteksi beban lebih paling awal, dengan A ≤ A; 25 A sah tetapi lebih longgar.
Sirkit satu fasa 230 V menyuplai pemanas 2,3 kW () melalui kabel ber- 20 A. (a) Apakah kedua persamaan 433.1 terpenuhi dengan MCB kurva C 16 A? (b) Bagaimana dengan sekering gG 20 A?
See the worked solution
(a) A; 10,0 ≤ 16 ≤ 20 dan A ≤ A, jadi keduanya terpenuhi, karena kurva C tidak mengubah . (b) Sekering gG 20 A memenuhi persamaan (1), tetapi A melebihi 29,0 A; gG 16 A lolos ( A). Untuk sekering, persamaan (1) saja tidak cukup.
MCB kurva B 16 A selalu trip saat motor kompresor tiga fasa 400 V, 4 kW, berarus pelat nama 8,0 A diasut langsung; arus asut efektif terekam 6 kali arus pengenal. Jelaskan penyebabnya, lalu nilai kurva C 16 A dan D 16 A dengan patokan margin dua kali dan syarat impedansi lingkar.
See the worked solution
Arus asut A tepat di batas bawah pita B16 (48 sampai 80 A), dan puncak siklus pertama asut langsung lebih tinggi lagi, sehingga pelepas magnetik dapat trip seketika. Patokan margin meminta batas bawah pita sekurangnya A, jadi C16 (80 A, hanya kali) masih berisiko trip. D16 (160 A, kali) hanya sah bila impedansi lingkar hasil uji, setelah dikoreksi ke suhu kerja konduktor seperti di Bab 21, tidak melebihi Ω, dan = 16 A tetap tidak melebihi kabel (433.1). Bila salah satu tidak terpenuhi, dipakai MPCB atau pengaman hubung pendek menurut Bab 47, dan relai beban lebih tetap diperlukan.
Seorang teknisi mengusulkan mengganti relai beban lebih motor dengan sekering aM karena "sekering aM tidak pernah putus saat motor asut." Evaluasi usulan ini menurut PUIL 2020 432 dan prinsip proteksi beban lebih.
See the worked solution
Tidak dapat diterima. PUIL 2020 432.2 Catatan 2 menyatakan sekering aM tidak memproteksi terhadap beban lebih, dan 432.3 hanya mengizinkan gawai hubung pendek saja bila proteksi beban lebih disediakan sarana lain. Motor yang dibebani lebih, misalnya 1,5 kali arus pengenalnya selama puluhan menit, berada di daerah tempat aM tidak dirancang memutus, sehingga belitan terbakar tanpa gawai bekerja. Klaim "tidak putus saat asut" benar bila ukuran aM dipilih dari kurva pabrikan, dan justru karena itu aM harus dipasangkan dengan relai beban lebih atau MPCB.
Di PHB laundry, kabel utama ber- 80 A yang dilindungi MCCB bersetelan 80 A bercabang ke kabel ber- 25 A sepanjang 5 m, tersambung tetap ke setrika uap tanpa stopkontak atau cabang lain. Apakah GPBL tambahan wajib, dan di mana boleh ditempatkan menurut 433.2 dan 433.3?
See the worked solution
Ya, proteksi beban lebih untuk kabel 25 A wajib, karena 433.3.1 a) tidak berlaku: MCCB 80 A tidak memenuhi = 25 A. GPBL dipasang di titik percabangan (433.2.1), dan 433.2.2 b) gugur karena 5 m melebihi 3 m. Penggeseran ke dekat setrika menurut 433.2.2 a) masih mungkin karena bagian itu tanpa cabang atau stopkontak, asal proteksi hubung pendeknya oleh MCCB hulu dibuktikan menurut 434; GPBL baru memenuhi setrika ≤ ≤ 25 A.
Sirkit satu fasa 230 V berbeban 1,84 kW () memakai MCB 20 A dan kabel ber- 16 A. Verifikasi kedua persamaan koordinasi; bila ada yang gagal, tentukan perbaikan dan verifikasi ulang.
See the worked solution
A. Persamaan (1), 8,0 ≤ 20 ≤ 16, tidak terpenuhi, dan persamaan (2), A > A, juga tidak terpenuhi. Perbaikannya MCB 10 A atau 16 A, yang memenuhi 8,0 ≤ ≤ 16, dengan A atau 23,2 A (tepat di batas); kabel ber- sekurangnya 20 A juga sah.
Referensi
External sources
- IEC 60898-1:2015+AMD1:2019 CSV (Ed. 2.1), Circuit-breakers for overcurrent protection for household and similar installations, Part 1webstore.iec.ch
- IEC 60947-2:2024 (Ed. 6.0), Low-voltage switchgear and controlgear, Part 2: Circuit-breakersaustrian-standards.at
- IEC 60269-1:2024 (Ed. 5.0), Low-voltage fuses, Part 1: General requirementswebstore.iec.ch
- IEC 60269-2:2013+AMD1:2016+AMD2:2024 (Ed. 5.2), Low-voltage fuses, Part 2: Fuses for use by authorized personswebstore.iec.ch
- IEC 60947-4-1:2023 (Ed. 5.0), Contactors and motor-starters, Electromechanical contactors and motor-starterswebstore.iec.ch
- Electrical Installation Guide, Practical values for a protective scheme: I2 pemutus dan sekering gG, faktor k3 (sekunder)electrical-installation.org
- FAQ pabrikan, karakteristik pelepas waktu invers menurut IEC 60898-1 dan IEC 60947-2: 1,13/1,45 dan 1,05/1,30 (sekunder)se.com
- Modul pelatihan pabrikan tentang sekering IEC 60269 gG dan aM: arti huruf kelas, rentang pemutusan penuh dan sebagian (sekunder)mersen.com
Revision history
| Date | Version | Change |
|---|---|---|
| October 29, 2026 | 3 | Revised to the chapter standard |
| October 20, 2026 | 2 | Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references |
| September 30, 2026 | 1 | First published |
How to cite
Kurnia (2026). Proteksi arus lebih: MCB, MCCB, sekering, dan koordinasi dengan kabel. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/proteksi-arus-lebih-mcb-mccb-sekering-dan-koordinasi-dengan-kabel
Self-check · 3 questions
Check your understanding before moving on
Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.
Oven industri tiga fasa 400 V, 12 kW (), disuplai melalui kabel ber- 30 A. Hitung arus desain dan pilih MCB yang paling tepat dari 16 A, 20 A, atau 25 A.
Sirkit satu fasa 230 V menyuplai pemanas 2,3 kW () melalui kabel ber- 20 A. (a) Apakah kedua persamaan 433.1 terpenuhi dengan MCB kurva C 16 A? (b) Bagaimana dengan sekering gG 20 A?
MCB kurva B 16 A selalu trip saat motor kompresor tiga fasa 400 V, 4 kW, berarus pelat nama 8,0 A diasut langsung; arus asut efektif terekam 6 kali arus pengenal. Jelaskan penyebabnya, lalu nilai kurva C 16 A dan D 16 A dengan patokan margin dua kali dan syarat impedansi lingkar.
Nearby chapters
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 24.
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 22.