By Kurnia · Published October 22, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 2 · 19 min read
Penanak nasi: mode masak dan hangat, sakelar termal magnetik dan titik Curie, mengapa sakelar berpindah saat air habis, daya masak dan daya hangat, energi seharian, dan keamanan nasi hangat
Di pantry karyawan sebuah hotel, teknisi dan juru masak berdebat apakah penanak nasi yang dibiarkan pada mode hangat seharian itu boros, sementara colokannya sempat dicabut dua jam dan nasi malamnya menguning. Bab ini menjelaskan dua mode kerja penanak nasi, mengapa suhu dasar panci tertahan dekat titik didih selama masih ada air, dan cara sakelar ferit terlepas setelah ferit melewati titik Curie. Daya masak dan daya hangat dibaca dari spesifikasi pabrik, energi menanak dihitung dengan kalor jenis dan kalor laten, dan daya hangat pada label diperlakukan sebagai batas atas. Bagian keamanan membedakan batas jam di manual, yang mengatur mutu nasi, dari batas suhu dan waktu yang mengatur keamanan.
This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.
Di pantry karyawan sebuah hotel, penanak nasi 1,8 liter menanak pukul 05.30 lalu dibiarkan pada mode hangat dari pukul 06.00 sampai 22.00. Teknisi gedung menilainya boros karena "enam belas jam menyala terus"; juru masak membalas bahwa memasak dua kali sehari lebih boros. Siang itu colokannya dicabut dari pukul 14.00 sampai 16.00 karena kotak kontak satu-satunya dipakai untuk ketel, dan malamnya nasi di dasar panci menguning. Perdebatan ini mencampur tiga soal, yaitu energi mode hangat, mutu nasi, dan keamanan nasi, dan jawaban jujur untuk soal pertama datang dari pengukuran (Contoh 5).
Batas pembahasan
Bab ini membahas penanak nasi mekanis dengan sakelar termal magnetik. Tegangan, arus, dan daya dasar ada di Bab 1; pelat nama, beban satu kotak kontak, dan biaya per kWh di Bab 97; keping bimetal dan siklus nyala-mati di Bab 98. Kalor jenis dan kalor laten dibahas di Bab 11 · Fisika, dan bahan magnet di Bab 19 · Fisika. Keamanan pangan dirujuk ke Bab 7 · Biologi & Mikrobiologi tentang sanitasi dapur dan zona suhu, Bab 16 · Biologi & Mikrobiologi tentang kebutuhan tumbuh mikroba, dan Bab 20 · Biologi & Mikrobiologi tentang patogen bawaan makanan, termasuk Bacillus cereus. Bab ini tidak mengajarkan membuka badan alat: bagian dalamnya bertegangan jaringan, dan perbaikannya mengikuti manual pabrik oleh orang berkompeten, dengan proteksi kejut listrik seperti di Bab 21.
Bagian penanak nasi dan dua mode kerja
Penanak nasi (rice cooker) adalah alat masak listrik yang memanaskan beras dan air di dalam panci dalam, lalu berpindah sendiri dari mode masak ke mode hangat. Menurut sebuah dokumen paten Amerika Serikat, penanak konvensional memakai pemanas masak yang diputus sakelar ferit pada suhu tinggi, dan pemanas mode hangat yang dikendalikan sakelar suhu terpisah.
| Bagian | Fungsi |
|---|---|
| Panci dalam | wadah beras dan air, menempel pada pelat pemanas dan sensor |
| Pemanas masak | daya besar sampai air bebas habis |
| Sakelar termal magnetik | memutus pemanas masak saat dasar panci terlalu panas |
| Pemanas dan sakelar suhu mode hangat | menjaga nasi hangat dengan menyala-mati |
| Elemen samping dan tutup | hanya pada model tertentu |
Pemanas samping dan tutup ada pada model tertentu yang memakai pemanasan tiga arah atau multizona, sehingga tidak dapat dianggap ada pada setiap penanak 1,8 liter.
Mengapa suhu dasar panci tertahan selama masih ada air
Air mendidih pada 100 °C pada tekanan 1,00 atm, dan tekanan yang lebih tinggi menaikkan titik didih, sehingga di panci bertekanan atau bertutup air dapat tetap cair di atas 100 °C. Selama perubahan fase, kalor yang masuk tidak menaikkan suhu: air menyerap 2.256 kJ/kg untuk menjadi uap, dan suhunya baru naik setelah semua cairan menjadi uap. Kalor laten penguapan (heat of vaporization) adalah energi per satuan massa yang diperlukan untuk mengubah zat dari fase cair menjadi uap.
Selama masih ada air cair di dasar panci, daya pemanas terserap sebagai kalor laten, sehingga suhu dasar panci tertahan dekat titik didih. Dasar logam lebih panas daripada air, karena kalor mengalir dengan laju sebanding beda suhu. Setelah air bebas terserap beras atau menguap, penahan suhu itu hilang, dan daya yang sama menaikkan suhu logam dan nasi di dasar dengan cepat (Contoh 3). Karena itu, sakelar peka suhu di dasar panci dapat menjadi penanda "air habis" tanpa sensor kadar air.
Sakelar termal magnetik dan titik Curie
Titik Curie (Curie temperature) adalah suhu yang bila dilampaui membuat bahan feromagnetik kehilangan sifat feromagnetiknya, seperti dibahas di Bab 19 · Fisika tentang bahan magnet. Dipol magnet di dalam setiap domain bahan feromagnetik disejajarkan oleh gandengan antaratom, dan bahan yang gandengannya lemah hanya feromagnetik pada suhu yang lebih rendah.
Dokumen paten sakelar termal magnetik menguraikan susunannya: ferit dengan titik Curie yang dipilih sesuai suhu yang ingin dideteksi dipasang pada bagian yang menerima panas dari panci, dan magnet permanen pada pelat bergerak bertekanan pegas menempel padanya; saat titik Curie terlewati, magnet terlepas dan kontak terbuka. Urutannya pada penanak nasi:
- Tuas ditekan: magnet menempel pada ferit yang dingin, kontak pemanas masak tertutup.
- Air mendidih: dasar panci tertahan dekat titik didih, ferit di bawah titik Curie.
- Air habis: suhu dasar naik tajam, ferit melewati titik Curie, pegas membuka kontak.
- Mode hangat: pemanas hangat dikendalikan sakelar suhu terpisah. Bila toleransi sakelar itu lebar, nasi dapat gosong atau basi.
Suhu persis saat sakelar terlepas bergantung pada bahan ferit dan rancangan pabrik. Untuk penanak di pasar Indonesia, angkanya belum dapat dipastikan dari sumber resmi per Oktober 2026, dan angka yang beredar di video dan forum tidak terverifikasi. Fisika hanya memberi batas bawahnya: sakelar harus terlepas di atas suhu dasar panci selama air mendidih. Dasar panci yang penyok atau pelat pemanas yang berkerak dapat membuat sakelar bekerja salah.
Energi untuk menanak: kalor jenis dan kalor laten
Energi minimum untuk menanak ditaksir dari dua suku, kenaikan suhu dan penguapan:
dengan kalor (J), massa air (kg), J/(kg·°C), massa panci dalam (kg), kalor jenis panci (900 J/(kg·°C) untuk aluminium, 452 J/(kg·°C) untuk besi atau baja), kenaikan suhu (°C), massa air yang menguap (kg), dan J/kg. Waktu ideal pada daya (W) adalah (s), dan 1 kWh sama dengan J. Hitungan ini mengabaikan beras dan kalor yang hilang ke udara, jadi hasilnya batas bawah.
Daya masak dan daya hangat pada label pabrik
Daya pengenal (rated power) adalah daya yang ditulis pabrik pada label atau lembar spesifikasi alat untuk tegangan dan frekuensi pengenalnya. Spesifikasi resmi satu pabrik untuk model mekanis 1,8 liter menulis daya masak 650 W dan daya hangat 46,7 W pada 230 V 50 Hz, untuk kapasitas 0,54 sampai 1,8 liter. Angka ini milik model itu di pasar itu; model yang sama di negara lain dapat berbeda, dan acuan unit Anda adalah labelnya sendiri. Angka dari listing toko, ulasan, atau video tidak dipakai.
Dengan dan, untuk resistor, , label itu diterjemahkan menjadi arus dan resistansi setara (Contoh 1):
| Besaran | Mode masak | Mode hangat |
|---|---|---|
| Daya pengenal | 650 W | 46,7 W |
| Arus pada 230 V | 2,83 A | 0,203 A |
| Resistansi setara | 81,4 Ω | 1.133 Ω |
Resistansi setara hanya menggambarkan alat dari luar, bukan susunan elemennya. Bila tegangan suplai lebih rendah dari tegangan pengenal, daya kira-kira sebanding kuadrat tegangan, dengan catatan bahwa resistansi elemen berubah ketika memanas. Pada 207 V, misalnya, daya masak turun menjadi sekitar W, dan waktu menanak bertambah sekitar 1,23 kali.
Mode hangat: termostat menyala-mati dan daya rata-rata
Angka label mode hangat adalah daya pemanas hangat saat menyala. Termostat menyalakan dan mematikannya, sehingga daya rata-ratanya lebih kecil; siklus nyala-mati dibahas di Bab 98. Keping bimetal dapat membuka atau menutup sakelar pada suhu tertentu, seperti pada termostat analog, sedangkan jenis sakelar mode hangat sebuah alat mengikuti manualnya. Spesifikasi pabrik tidak menjelaskan apakah 46,7 W itu daya nominal atau rata-rata terukur, sehingga bab ini memakainya sebagai batas atas.
Fraksi nyala (duty cycle) adalah bagian waktu pemanas menyala dibandingkan dengan seluruh waktu satu siklus nyala-mati.
dengan daya rata-rata (W), daya hangat pada label (W), fraksi nyala (0 sampai 1), dan waktu (s).
Pada keadaan tunak, energi rata-rata dari pemanas sama dengan kalor yang hilang lewat dinding, tutup, dan uap. Laju konduksi lewat suatu lapisan adalah , dengan konduktivitas termal (W/(m·°C)), luas (m²), beda suhu (°C), dan tebal (m), dan laju konveksi juga kira-kira sebanding beda suhu. Akibatnya, ruang yang dingin atau berangin dan tutup yang sering dibuka menaikkan daya rata-rata. Jumlah nasi menentukan seberapa cepat nasi mendingin bila mode hangat terputus (Contoh 6).
Energi seharian dan cara mengukurnya
Energi dari daya tetap adalah , dan dalam satuan tagihan ; biaya sama dengan energi dikali tarif. Tarif dalam bab ini Rp1.500 per kWh, angka contoh untuk berhitung; tarif resmi dibaca dari tagihan atau pengumuman resmi yang bertanggal, seperti di Bab 97. Batas atas energi hangat dengan label 46,7 W:
| Lama hangat | Energi batas atas | Biaya batas atas (tarif latihan) |
|---|---|---|
| 12 jam | 0,560 kWh | Rp841 |
| 16 jam | 0,747 kWh | Rp1.121 |
| 24 jam | 1,121 kWh | Rp1.681 |
kWh meter colok (plug-in energy meter) adalah alat ukur yang dipasang di antara kotak kontak dan colokan alat untuk mencatat energi listrik yang dipakai alat dalam kWh. Langkah pengukurannya:
- Foto label alat, lalu pasang kWh meter colok yang rating arusnya cukup langsung ke kotak kontak dinding, bukan lewat kabel roll yang panas (Bab 32 tentang kotak kontak).
- Catat energi satu kali masak, lalu energi mode hangat selama beberapa jam, sebaiknya 24 jam, beserta massa nasi, suhu ruang, dan berapa kali tutup dibuka.
- Hitung daya rata-rata dan fraksi nyala (Contoh 4), ulangi pada hari lain, dan laporkan rentangnya; cara membaca energi dari data daya ada di Bab 11 · Satuan & Matematika. Hasilnya berlaku untuk unit itu, bukan untuk semua penanak 1,8 liter.
Keamanan nasi hangat: suhu, waktu, dan batas jam di manual
Mutu dan keamanan adalah dua soal berbeda. Batas jam hangat (keep warm time limit) adalah lama penghangatan yang dianjurkan manual pabrik agar nasi tidak berubah warna, berbau, atau mengeras. Halaman bantuan satu pabrik membahas nasi yang berubah warna selama mode hangat sebagai masalah pemakaian dan menyebut batas 12 jam, atau 5 jam untuk beberapa model. Batas jam itu mengatur mutu, bukan keamanan.
Keamanan ditentukan suhu dan waktu. Endospora B. cereus selamat dari pemasakan, dan bakterinya membuat enterotoksin di makanan setelah dipanaskan; penyakitnya sering muncul setelah orang makan nasi yang terlalu lama di suhu ruang. Laporan CDC tahun 1993 mencatat wabah B. cereus dari nasi goreng di Amerika Serikat dengan 14 dari 67 orang sakit, setelah nasi matang didinginkan di suhu ruang semalaman. Toksinnya tahan panas, sehingga menumis ulang tidak andal menghilangkannya, dan petugas setempat menganjurkan makanan disimpan di bawah 5 °C atau di atas 60 °C.
| Lembaga | Ketentuan simpan panas |
|---|---|
| Kementerian Kesehatan RI | di bawah 5 °C atau di atas 60 °C; paling lama 4 jam di suhu ruang |
| Pedoman HACCP FDA (AS) | simpan panas 135 °F (57,2 °C) atau lebih |
| Gambar zona suhu USDA (AS) | risiko stafilokokus terbesar di bawah 60 °C; panaskan ulang sekurang-kurangnya 60 °C |
Karena angka antarlembaga berbeda sekitar 2,8 °C, rencana HACCP di dapur perlu menyebut satu angka beserta sumbernya, seperti di Bab 7 · Biologi & Mikrobiologi tentang zona suhu. Suhu nasi selama mode hangat tidak tertulis pada spesifikasi pabrik, jadi suhu tengah nasi diukur dengan termometer pangan yang dikoreksi. Risiko muncul ketika nasi jatuh ke rentang suhu tumbuh bakteri, yang dibahas di Bab 16 · Biologi & Mikrobiologi: colokan dicabut, listrik padam, mode hangat dimatikan, atau sisa nasi tinggal sedikit.
Contoh kerja
Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Daya label 650 W dan 46,7 W berasal dari spesifikasi pabrik di atas.
Contoh 1: arus dan resistansi dari label. Pada 230 V, mode masak 650 W menarik A dengan resistansi setara Ω. Mode hangat 46,7 W menarik A dengan Ω. Daya hangat hanya persen daya masak.
Contoh 2: energi menanak minimum. Panci aluminium 0,40 kg berisi 1,2 kg air dipanaskan dari 28 °C ke 100 °C, lalu 0,15 kg air menguap; beras diabaikan. Suku pertama J dan suku kedua J, sehingga totalnya 725.990 J atau 0,202 kWh. Pada 650 W waktu idealnya s, sekitar 18,6 menit; waktu nyata lebih lama.
Contoh 3: masa didih dan lonjakan suhu. Menguapkan 0,15 kg air pada 650 W memerlukan s, sekitar 8,7 menit, dan selama itu suhu dasar tertahan dekat titik didih. Setelah air habis, bila seluruh 650 W hanya memanaskan panci 0,40 kg, suhunya naik °C per detik, sehingga kenaikan 10 °C hanya perlu sekitar 5,5 s. Laju nyata lebih kecil karena nasi ikut menyerap kalor, tetapi bedanya dengan laju nol selama mendidih tetap tajam. Lonjakan inilah yang dibaca sakelar ferit.
Contoh 4: daya rata-rata dari kWh meter. Selama 16 jam mode hangat, kWh meter colok mencatat 0,31 kWh. Daya rata-ratanya W, fraksi nyalanya atau 41 persen, dan biayanya Rp465. Pada batas atas label, 16 jam memakai 0,747 kWh, jadi pengukuran memberi angka kurang dari separuhnya.
Contoh 5: kasus pembuka. Satu kali masak terukur 0,30 kWh. Pilihan A, masak sekali lalu hangat 16 jam: kWh atau Rp915. Pilihan B, masak pukul 05.30 dan 13.30 dengan sisa nasi pagi dibuang dan hangat total 15,5 jam: kWh atau Rp1.350. Dengan batas atas label pun pilihan A hanya kWh atau Rp1.571. Pada angka ini, mode hangat seharian tidak lebih boros daripada memasak ulang. Soal yang lebih penting adalah nasi pagi yang dihangatkan 16 jam, melewati batas mutu 12 jam di manual, dan colokan yang dicabut dua jam.
Contoh 6: mode hangat terputus. Kalor yang hilang kira-kira sama dengan daya rata-rata 19,4 W dari Contoh 4. Bila pemanas mati dan kalor jenis nasi dianggap sama dengan air sebagai penyederhanaan, laju turun awal 1,5 kg nasi adalah °C per jam, sedangkan 0,3 kg sisa nasi turun 55,6 °C per jam, lima kali lebih cepat. Laju nyata melambat ketika beda suhu mengecil, tetapi dua jam pada laju awal itu setara penurunan sekitar 22 °C untuk 1,5 kg nasi, cukup untuk membawa nasi yang semula sedikit di atas 60 °C ke bawah batas simpan panas.
Kondisi berhenti
- Colokan, kabel, atau kotak kontak panas, berubah warna, atau berbau hangus: cabut bila aman dan serahkan ke teknisi listrik (terminal panas di Bab 80 dan Bab 97).
- RCD atau MCB trip setiap kali penanak dipakai, atau badan logam terasa menyetrum: alat tidak dipakai sebelum diperiksa orang berkompeten (kelas peralatan di Bab 21).
- Sakelar tidak berpindah sehingga nasi gosong, atau berulang kali berpindah sebelum nasi matang: jangan mengganjal tuas; alat diperiksa menurut manual pabrik.
- Panci dalam penyok atau pelat pemanas berkerak: ganti atau bersihkan menurut manual pabrik.
- Mode hangat menyala tetapi suhu tengah nasi di bawah batas rencana HACCP: nasi ditangani menurut rencana dan alat diperiksa.
- Nasi pernah di luar mode hangat atau listrik padam dengan lama yang tidak diketahui: nasi tidak disajikan sebelum diputuskan penanggung jawab keamanan pangan (Bab 7 · Biologi & Mikrobiologi), dan dugaan keracunan dilaporkan seperti di Bab 20 · Biologi & Mikrobiologi.
- Badan alat retak, kabel terkelupas, atau alat kemasukan air: hentikan pemakaian.
Salah tafsir yang sering terjadi
Guess what’s wrong first, then open the explanation.
Common misconception
Mode hangat seharian pasti boros.
Why is it wrong?
Pada label satu pabrik daya hangat hanya 7,2 persen daya masak, dan batas atas 24 jam sekitar 1,1 kWh. Ukur dulu; memasak ulang dapat lebih boros (Contoh 5).
Common misconception
Daya hangat di label adalah pemakaian rata-rata.
Why is it wrong?
Angka label adalah batas atas saat pemanas menyala; rata-ratanya lebih kecil dan berubah dengan suhu ruang dan kebiasaan membuka tutup.
Common misconception
Semua penanak nasi berpindah pada satu suhu yang sama.
Why is it wrong?
Suhu pemutusan ditentukan bahan ferit dan rancangan pabrik, dan angkanya belum dapat dipastikan dari sumber resmi.
Common misconception
Batas 12 jam di manual adalah batas aman.
Why is it wrong?
Batas jam pabrik mengatur warna, bau, dan kekerasan nasi. Nasi yang jatuh ke zona tumbuh bakteri dapat berbahaya jauh sebelum 12 jam.
Common misconception
Nasi basi tercium baunya, dan memanaskan ulang membuatnya aman.
Why is it wrong?
Toksin B. cereus tahan panas sehingga tidak andal hilang oleh pemanasan ulang, dan nasi yang tercemar belum tentu berbau.
Common misconception
Penanak 1,8 liter umumnya punya elemen samping dan tutup.
Why is it wrong?
Kedua elemen itu hanya ada pada model tertentu dengan pemanasan tiga arah atau multizona.
Hubungan dengan bab lain
Bab 97 memberi dasar pelat nama dan biaya energi, dan Bab 98 menjelaskan termostat nyala-mati. Kalor laten memakai dasar Bab 11 · Fisika, titik Curie memakai Bab 19 · Fisika tentang bahan magnet, dan penanak induksi berbagi prinsip dengan Bab 100 tentang kompor induksi. Sisi pangan bersambung ke Bab 7 · Biologi & Mikrobiologi untuk zona suhu dan HACCP, Bab 16 · Biologi & Mikrobiologi untuk suhu tumbuh mikroba, dan Bab 20 · Biologi & Mikrobiologi untuk B. cereus.
Latihan dan pembahasan
Try to answer first, then open the worked solution.
Label sebuah penanak menulis 700 W pada 220 V. Berapa arus dan resistansi setaranya?
See the worked solution
Arusnya A dan resistansi setaranya Ω. Angka ini hanya berlaku untuk alat itu pada tegangan pengenalnya.
Berapa batas atas energi dan biaya mode hangat 46,7 W selama 10 jam pada tarif latihan Rp1.500 per kWh?
See the worked solution
Batas atasnya kWh, atau sekitar Rp701 pada tarif latihan. Energi nyata lebih kecil karena pemanas hangat menyala-mati, jadi angka ini batas, bukan taksiran.
kWh meter colok mencatat 0,22 kWh selama 12 jam mode hangat pada alat berlabel 46,7 W. Berapa daya rata-rata dan fraksi nyalanya?
See the worked solution
Daya rata-ratanya W, sehingga fraksi nyalanya atau sekitar 39 persen. Hasil ini berlaku untuk kondisi saat pengukuran dan perlu diulang pada hari lain.
Mengapa sakelar ferit tidak terlepas selama air masih mendidih, padahal pemanas masak menyala penuh?
See the worked solution
Selama masih ada air cair, daya pemanas terserap sebagai kalor laten penguapan, sehingga suhu dasar panci tertahan dekat titik didih dan ferit tetap di bawah titik Curie. Setelah air habis, suhu naik tajam dan ferit kehilangan sifat magnetnya, lalu pegas membuka kontak.
Seorang manajer berkata, "Manual menulis batas 12 jam, jadi nasi jam ke-11 pasti aman dan jam ke-13 pasti berbahaya." Benarkah?
See the worked solution
Batas 12 jam di manual pabrik adalah batas mutu nasi, bukan garis keamanan. Keamanan ditentukan apakah nasi tetap di atas batas suhu rencana HACCP; nasi yang jatuh ke zona tumbuh, misalnya karena colokan dicabut, dapat berbahaya pada jam berapa pun.
Berapa energi minimum untuk menguapkan 0,10 kg air pada 100 °C, dan berapa lama pada 650 W bila semua daya masuk ke air?
See the worked solution
Energinya J. Pada 650 W waktunya s atau sekitar 5,8 menit; waktu nyata lebih lama karena ada kalor yang hilang.
Referensi
External sources
- OpenStax: University Physics Volume 2openstax.org
- OpenStax: Microbiologyopenstax.org
- Spesifikasi pabrik: penanak nasi mekanis 1,8 literpanasonic.com
- Spesifikasi pabrik: penanak nasi dengan pemanasan tiga arahpanasonic.com
- US5111026A: Control device and method for an electric rice cookerpatents.google.com
- US4389628: Thermo-magnetically operated switches having two different operating temperaturesimage-ppubs.uspto.gov
- Bantuan pabrik: warna nasi berubah selama fungsi hangathelp.na.panasonic.com
- CDC MMWR: keracunan Bacillus cereus dari nasi goreng di dua penitipan anakcdc.gov
- FDA: Managing Food Safety: A Regulator's Manual for Applying HACCPfda.gov
- Kemenkes Ayo Sehat: menghindari keracunan makananayosehat.kemkes.go.id
Revision history
| Date | Version | Change |
|---|---|---|
| October 29, 2026 | 2 | Revised to the chapter standard |
| October 22, 2026 | 1 | First published |
How to cite
Kurnia (2026). Penanak nasi: mode masak dan hangat, sakelar termal magnetik dan titik Curie, mengapa sakelar berpindah saat air habis, daya masak dan daya hangat, energi seharian, dan keamanan nasi hangat. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/penanak-nasi-mode-masak-dan-hangat-sakelar-termal-magnetik-dan-titik-curie-mengapa-sakelar-berpindah-saat-air-habis-daya-masak-dan-daya-hangat-energi-seharian-dan-keamanan-nasi-hangat
Self-check · 3 questions
Check your understanding before moving on
Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.
Label sebuah penanak menulis 700 W pada 220 V. Berapa arus dan resistansi setaranya?
Berapa batas atas energi dan biaya mode hangat 46,7 W selama 10 jam pada tarif latihan Rp1.500 per kWh?
kWh meter colok mencatat 0,22 kWh selama 12 jam mode hangat pada alat berlabel 46,7 W. Berapa daya rata-rata dan fraksi nyalanya?
Nearby chapters
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 100.
Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 98.