By Kurnia · Published October 20, 2026 · Revised October 30, 2026 · Version 2 · 22 min read
Memasang dan menghidupkan setrika gulung: lantai dan kedataran, listrik, uap dan kondensat, gas dan udara pembakaran, saluran buang, udara tekan, dan uji pertama
Setrika gulung gas baru di laundry sebuah hotel berkali-kali mematikan pemanasnya sendiri karena saluran buangnya disambung ke saluran pengering. Bab ini membahas syarat titik sambung setrika gulung jenis silinder dan palung: penerimaan dan pengunci transpor, lantai, kedataran, dan ruang servis, listrik dan faktor koreksi kabel, uap dan kondensat, gas dan udara pembakaran, saluran buang dan udara pengganti, udara tekan, serta urutan uji pertama dan serah terima. Angka dari lima manual pabrik dibandingkan dalam tabel, dan pekerjaan sambung gas, listrik daya, uap, dan start awal ditegaskan sebagai milik pemasang dan teknisi berwenang. Enam contoh kerja memakai angka dari manual pabrik.
This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.
Laundry sebuah hotel memasang setrika gulung gas baru dengan lebar kerja 2,5 m dan daya pemanas 52 kW, dan kontraktor menyambung saluran buangnya ke saluran dua pengering yang sudah ada dengan sambungan T. Sejak minggu pertama, setrika berkali-kali mematikan pemanasnya sendiri pada sore hari, saat kedua pengering bekerja. Teknisi mengukur tekanan statis di saluran buang setrika dengan pemanas mati dan kedua pengering berjalan: 260 Pa. Manual servis lini pengumpan, setrika gulung, dan pelipat untuk mesin itu membatasi rugi tekan saluran buang 200 Pa, diukur pada suhu ruang, dan menyatakan bahwa bila aliran kurang karena rugi tekan berlebih, sakelar tekanan pengaman mematikan pemanas secara otomatis. Manual yang sama hanya mengizinkan saluran buang bersama untuk setrika yang tidak berpemanas gas. Setrikanya tidak rusak; pemasangannya yang salah.
Batas pembahasan
Bab ini membahas syarat titik sambung dan uji pertama setrika gulung jenis silinder dan palung. Angkanya dibandingkan dari enam manual pabrik yang juga dipakai Bab 31 tentang perawatan setrika gulung, dengan nama pendek yang sama: manual tiga ukuran, manual satu silinder, manual servis 325 mm, manual 325 dan 510 mm, manual lini pengumpan (silinder 479 mm), dan manual setrika palung. Setiap angka adalah contoh dari manualnya sendiri; untuk mesin yang dipasang, angka dan batasnya dibaca dari manual dan pelat nama mesin itu.
Survei lokasi ada di Bab 2 · Kerja Lapangan & Serah Terima, persiapan ruang laundry rumah sakit di Bab 18 · Bangunan & Fasilitas, ventilasi ruang di Bab 16 · Bangunan & Fasilitas, saluran buang pengering dan pengukuran tekanan statis di Bab 23, distribusi uap di Bab 5 · Utilitas, udara tekan di Bab 7 · Utilitas, pengangkatan dengan sling di Bab 9 · Keselamatan, dan uji pra-energi dan komisioning mesin di Bab 74 · Kelistrikan & Kendali.
Pembagian pekerjaannya tegas. Manual 325 dan 510 mm dan manual setrika palung meminta sambungan listrik, gas, uap, minyak termal, dan saluran buang dikerjakan perusahaan pemasang terdaftar atau resmi, dan start awal dikerjakan layanan teknis resmi di hadapan teknisi pelanggan. Manual satu silinder meminta pemasang berlisensi bila diwajibkan. Teknisi hotel menyiapkan lokasi, memeriksa, mencatat, mendampingi, dan menerima pekerjaan. Instalasi listrik di Indonesia mengikuti norma yang dibahas di Bab 3 · Kelistrikan & Kendali tentang norma kelistrikan. K3 bejana tekanan diatur Permenaker No. 37 Tahun 2016; apakah rol setrika uap termasuk di dalamnya, dan aturan instalasi gas pada pengguna komersial, belum dapat dipastikan dari sumber resmi per 19 Oktober 2026; tanyakan ke pemasok gas, instalatir berwenang, dan Ahli K3 perusahaan.
Menerima, mengangkat, dan melepas pengunci transpor
Manual satu silinder memeriksa mesin saat diterima dan mencatat kerusakan pada pengangkut sebelum tanda terima ditandatangani. Manual setrika palung mencocokkan model, tegangan, pemanas, dan pembalut dengan pesanan.
Manual tiga ukuran mengangkat mesin hanya dengan forklift pada penopang yang disediakan, dengan gerak sangat lambat, dan sabuk angkat tidak menyentuh rol masuk. Manual 325 dan 510 mm menjaga sudut antar-sling di bawah 45° dan melarang menggantung mesin dari bagian atas rangka; manual setrika palung memakai batas di bawah 90°. Batas sudut mengikuti manual mesin yang diangkat (Bab 9 · Keselamatan tentang sling dan sudut angkat).
Pengunci transpor (shipping brace) adalah pengikat sementara yang menahan komponen bergerak setrika selama pengiriman dan harus dilepas sebelum mesin dihidupkan. Manual tiga ukuran menyatakan mesin tidak boleh bekerja selama masih di atas palet. Manual 325 dan 510 mm melepas pengunci pelindung tangan, pembakar atmosferik, dan rol penegang, lalu memeriksa sakelar pelindung tangan; manual setrika palung juga memasang kembali kabel arde dan mengendurkan delapan sekrup pengikat tiap palung. Semua pengunci dilepas sebelum kabel daya disambung, lalu disimpan.
Lantai, kedataran, ruang servis, dan lingkungan
Setiap manual memberi syarat tempat yang berbeda:
| Syarat | Contoh dari manual |
|---|---|
| Lantai | minimal 500 kg/m² beban statis (tiga ukuran); tidak melentur, tanpa fondasi khusus, mungkin perlu ganjal (satu silinder); beton 250 kg/cm² atau lebih, tanpa pelapis mudah terbakar, lantai logam diarde terpisah (325 dan 510 mm); tanpa pelapis sintetis karena listrik statis (lini pengumpan) |
| Kedataran | waterpas minimal 1 m di atas pemisah sabuk (tiga ukuran); memanjang di sol dan melintang di tutup atas, penyetel paling tinggi 80 mm, ganjal logam 10 cm persegi (lini pengumpan); bangku dinaikkan sekitar 10 mm lalu didatarkan (setrika palung) |
| Ruang servis | 500 mm di belakang dan selebar panjang setrika di kedua sisi (tiga ukuran); lebih dari 1 m di kiri dan kanan (servis 325 mm; lini pengumpan); lebih luas lagi karena elemen atau pembakar hampir selebar mesin (325 dan 510 mm) |
| Lingkungan | +10 sampai +35 °C (tiga ukuran); +5 sampai +40 °C, kelembapan relatif maksimal 80 persen tanpa embun, penerangan minimal 300 lux (325 dan 510 mm); kelembapan maksimal 90 persen (setrika palung) |
Setrika gas tidak boleh seruangan dengan mesin dry cleaning, karena uap pelarut dapat terurai menjadi gas beracun dan korosif. Alat pemadam api ringan ditempatkan terlihat dan mudah dijangkau; manual setrika palung meminta serbuk kering minimal 12 kg.
Listrik
Arus, kabel, dan pengaman dibaca dari pelat nama dan tabel manual, lalu dirancang instalatir menurut norma yang dibahas di Bab 3 · Kelistrikan & Kendali tentang norma kelistrikan dan Bab 26 · Kelistrikan & Kendali tentang konduktor dan kabel. Contoh manual lini pengumpan: setrika listrik 3,2 m 56,75 kW, 82 A, kabel empat inti 25 mm², sekring 100 A.
Faktor koreksi kabel (correction factor) adalah pengali dari tabel yang menurunkan kemampuan hantar arus kabel menurut suhu sekitar, jenis isolasi, dan pengelompokan kabel. Manual lini pengumpan menyebut penampang di brosurnya hanya panduan, memberi faktor suhu (35 °C 1,08; 40 °C 1,00; 45 °C 0,91), isolasi (PVC 1,00; karet 0,92), dan pengelompokan (dua kabel di dinding 0,85), lalu membagi arus nominal dengan hasil kali faktor sebelum membaca tabel.
Syarat lain dari manual:
- sirkit tersendiri; pemutus yang dapat dikunci, mampu memutus beban, dan posisi bukanya terlihat; penambah fasa dilarang pada peralatan berinverter; arde ke arde nyata, tidak ke konduit, pipa air, atau netral (satu silinder);
- kabel sebelum sakelar utama tetap bertegangan walau sakelar di 0; arah putar kipas buang tiga fasa diperiksa dan dua fasa ditukar bila terbalik; pada mesin gas satu fasa, fasa dan netral yang tertukar membuat sensor ionisasi tidak mendeteksi nyala (tiga ukuran).
Manual lini pengumpan mengingatkan bahwa elektronika daya dapat membuat RCD 30 mA trip tanpa gangguan nyata; angka arus sisa lain yang dirujuknya berasal dari standar Prancis dan tidak dipakai di sini. Pemilihan RCD dibahas di Bab 22 · Kelistrikan & Kendali tentang RCD.
Uap, kondensat, dan minyak termal
Tekanan uap yang diminta berbeda per mesin:
| Manual | Tekanan di mesin | Batas | Konsumsi uap |
|---|---|---|---|
| Tiga ukuran | minimal 10/12 bar | rol maksimal 12 bar | 95 sampai 125 kg/jam |
| Satu silinder | 90 sampai 125 psi (6,2 sampai 8,6 bar) | komponen minimal 200 psi (14 bar) | tidak disebut |
| 325 dan 510 mm | 8 bar (6 sampai 10 bar) | maksimal 10 bar dan 185 °C | 86 sampai 144 kg/jam |
| Lini pengumpan | maksimal 1.000 kPa (10 bar) | balik kondensat maksimal 300 kPa | 83 sampai 141 kg/jam |
| Setrika palung | 8 sampai 12 bar | maksimal 12 bar dan 200 °C | 160 sampai 185 kg/jam per rol |
Leher angsa (swan neck) adalah sambungan cabang yang diambil dari sisi atas pipa uap utama agar hanya uap yang masuk ke mesin, tidak air yang mengalir di bagian bawah pipa. Manual lini pengumpan memakainya; susunan lainnya:
- cabang naik minimal 300 mm di atas header, tidak dengan tee atau siku mendatar atau menghadap bawah (satu silinder);
- pemisah air berpelampung sebelum setrika (325 dan 510 mm; setrika palung); katup roda tangan yang dapat dikunci, tidak katup seperempat putaran, dan saringan (lini pengumpan);
- perangkap dengan saringan dan katup searah sedekat mungkin, minimal 450 mm di bawah masukan, dan pipa balik di bawah lubang balik agar tidak terjadi palu air (satu silinder);
- katup pengaman bersertifikat bejana tekan dengan buangan ke luar gedung di luar jangkauan orang (lini pengumpan);
- rugi tekan boiler ke setrika kurang dari 0,5 bar dan beda tekanan suplai ke kondensat lebih dari 5 bar agar purger bekerja (setrika palung);
- perlakuan kimia uap dan kondensat, karena CO₂ dan O₂ terlarut merusak silinder dan pipa (Bab 6 · Utilitas tentang pengolahan air boiler).
Pengesahan mulai pakai rol uap sebagai bejana tekan dan katup pengamannya adalah tanggung jawab pemasang (manual tiga ukuran). Setrika palung berpemanas minyak termal memakai 2 sampai 4 bar dan sambungan lentur untuk muai palung; keselamatan minyak termal lainnya tidak dibahas di bab ini. Distribusi uap dibahas di Bab 5 · Utilitas tentang distribusi uap dan kondensat.
Gas dan udara pembakaran
Contoh tekanan gas dari tiap manual:
- manual satu silinder: gas alam masuk 4 sampai 14 inci kolom air (10 sampai 35 mbar), LPG 11 sampai 14 inci kolom air (27 sampai 35 mbar); regulator terpisah wajib bila jaringan di atas 14 inci kolom air; tekanan manifold diukur dengan manometer saat pembakar menyala dan harus sama dengan stiker seri; pita PTFE dilarang;
- manual tiga ukuran: katup gas dirancang sampai 55 mbar dan membrannya dapat pecah di atas itu; tekanan nosel yang turun saat mesin bekerja berarti kapasitas jaringan kurang;
- manual lini pengumpan: jaringan 300 mbar atau sambungan langsung dari tabung memerlukan regulator sedekat mungkin dengan mesin; tekanan uji adalah tekanan statis di sambungan masuk dengan pemanas menyala (EN 437);
- manual 325 dan 510 mm: tekanan masuk sesuai tabel dan stabil walau alat gas lain di jalur yang sama bekerja; detektor bocor gas dianjurkan dekat mesin.
Tabel konsumsi gas manual lini pengumpan memuat satu baris yang tidak konsisten. Baris 3,2 m (65 kW) menulis konsumsi propana sama dengan baris 2,5 m, padahal dengan nilai kalor propana 46,34 MJ/kg dari tabel yang sama kg/jam; baris itu tidak dipakai, dan konsumsi diambil dari pelat nama atau pabrik.
Uji kedap memakai semprotan pendeteksi atau larutan sabun, tidak pernah api, dan tidak boleh ada gelembung. Regulator dipasang instalatir gas. Penyetelan tekanan, konversi jenis gas, analisis gas buang, dan penyetelan udara pembakaran milik teknisi berwenang (Bab 25 tentang pembakar gas pengering dan Bab 30 tentang pemanas dan kendali setrika gulung).
Udara pembakaran (combustion air) adalah udara luar yang dibutuhkan pembakar gas untuk membakar bahan bakarnya. Manual lini pengumpan meminta minimal 2 m³/jam per kW. Bila tidak ada aturan setempat, manual 325 dan 510 mm menganjurkan dua bukaan ke luar, sebaiknya di dinding berlawanan: luas bebas minimal 5 cm² per kW konsumsi panas nominal (nilai kalor atas), setiap bukaan minimal 250 cm², bukaan bawah bertepi bawah paling tinggi 15 cm dan bertepi atas paling tinggi 50 cm dari lantai, bukaan atas paling jauh 30 cm dari plafon, dan luas bukaan dijumlah bila ada beberapa alat.
Saluran buang dan udara pengganti
Tekanan balik (back pressure) adalah tekanan statis di saluran buang yang harus dilawan kipas setrika agar udara lembap dan gas buang keluar. Batasnya berbeda: manual satu silinder paling besar 0,3 inci kolom air terukur, dengan pesan jangan menebak tetapi mengukur; manual servis 325 mm dan manual lini pengumpan 200 Pa, yang pada manual kedua diukur pada suhu ruang. Cara mengukur tekanan statis dibahas untuk pengering di Bab 23 tentang saluran buang pengering.
Syarat konstruksi dari manual:
- kaku, tidak mudah terbakar, antikarat, halus di dalam, tahan minimal 150 °C, dengan penampang yang tidak mengecil (325 dan 510 mm; setrika palung);
- belokan paling banyak 45°, selalu naik, bagian mendatar naik minimal 3 persen, kedap dan berisolasi sampai 2,7 m dari lantai (325 dan 510 mm) atau 2 m (setrika palung);
- lubang tembus dinding kayu 100 mm lebih besar dari saluran dan berpelindung tahan api; pembuang kondensat di titik terendah bila lebih dari 10 m; keluaran di atas titik tertinggi gedung itu atau gedung sekitar;
- titik ukur penganalisis gas pada 1 m dan titik ukur tekanan pada 0,5 m, serta sambungan ke mesin yang hanya dapat dilepas dengan alat (325 dan 510 mm);
- pada mesin gas, saluran tidak disambung ke saluran atau cerobong lain (satu silinder; 325 dan 510 mm; lini pengumpan); manual tiga ukuran membatasi panjang 15 m pada diameter 100 mm dan meminta sambungan Y 45°, tidak T, bila disambung ke kolektor.
Untuk setrika tanpa gas, manual lini pengumpan memberi diameter saluran bersama 160, 225, 315, dan 450 mm untuk satu sampai empat setrika, dengan siku, tidak tee; manual setrika palung menjumlah luas saluran yang digabung.
Udara pengganti (make-up air) adalah udara luar yang masuk ke ruang untuk menggantikan udara yang dibuang kipas mesin. Manual lini pengumpan meminta udara segar setara volume udara buang semua mesin, dengan luas bebas lubang masuk 5 kali luas pipa buang, dan kisi sering memakan separuh luas; tabel saluran bersamanya memberi 2 dm² untuk satu setrika tanpa gas. Manual 325 dan 510 mm memberi panduan 1.300 cm² untuk setrika uap atau listrik, atau 1.800 cm² dengan kisi deflektor. Ventilasi ruang dibahas di Bab 16 · Bangunan & Fasilitas tentang ventilasi ruang laundry dan dapur.
Udara tekan
Udara tekan dipakai pelipat dan, pada setrika palung, silinder pneumatik penaik rol. Contoh angka:
- manual tiga ukuran (versi pelipat): minimal 6 bar dan 500 liter/jam; kompresor khusus disarankan bertangki minimal 50 liter;
- manual lini pengumpan: 5,5 sampai 7 bar, 280 liter/jam, pipa tahan minimal 10 bar, katup tutup yang dapat dikunci;
- manual setrika palung: 7 bar ke masukan 1/2 inci, udara kering dengan filter, regulator, dan lubrikator, kebutuhan disiapkan 1.000 Nl/menit, dan pasokan wajib di atas 5 bar agar rol dapat naik saat henti darurat.
Sambungan diuji bocor dengan semprotan atau busa (manual tiga ukuran), dan kompresor serta jaringan dibahas di Bab 7 · Utilitas tentang udara tekan.
Uji pertama dan serah terima
Start awal pada manual 325 dan 510 mm dan manual setrika palung dikerjakan layanan teknis resmi dengan alat ukur listrik, manometer, dan penganalisis gas buang; teknisi hotel mendampingi dan mencatat. Urutannya:
- Pengunci transpor dilepas, mesin datar, penutup terpasang, data energi sesuai pelat nama, dan ventilasi serta saluran sesuai manual.
- Silinder diputar dengan engkol tanpa hambatan, dengan ujung silinder sudah dilumasi (325 dan 510 mm); pada setrika palung, gerak rol diuji lewat katup solenoid pilot dan palung dibersihkan dengan seprai bekas.
- Sepatu termostat menempel penuh dan bersih, pemanas mati, kecepatan minimum, dan tegangan dicek; mesin dijalankan, arah kipas buang dan sabuk masuk diperiksa, dan panel dipasang kembali tanpa mengakali interlock (satu silinder).
- Pada mesin gas, nyala harus biru, stabil, dan merata sepanjang pembakar; bila tidak, program dihentikan. Tekanan masuk dicek sekitar satu menit setelah katup solenoid terbuka, sekrup titik ukur dikencangkan kembali agar tidak bocor, dan gas buang dianalisis setelah suhunya di atas 120 °C, dengan catatannya disimpan bersama dokumen mesin (325 dan 510 mm).
- Pada mesin uap, buangan katup pengaman tersambung aman, tekanan sesuai tabel, katup solenoid membuka, dan tidak ada bocor di suplai, balik, atau katup pengaman.
- Konsumsi listrik dibandingkan dengan tabel; anomali apa pun berarti mesin dihentikan dan pasokan diputus.
- Pengaman diuji seperti uji awal sif di Bab 28 tentang keselamatan setrika gulung, penyetrikaan pertama memakai linen bekas (satu silinder), dan satu siklus lengkap dijalankan sebelum pemasang pergi (lini pengumpan).
Berita acara dan pelatihan operator dibahas di Bab 8 · Kerja Lapangan & Serah Terima tentang garansi, kontrak layanan, dan serah terima.
Contoh kerja
Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya.
Contoh 1: setrika listrik di ruang panas. Setrika 56,75 kW pada 400 V tiga fasa menarik A, cocok dengan 82 A di tabel manual lini pengumpan. Pada 40 °C, kabel PVC tunggal 25 mm² (84 A) cukup. Di ruang 45 °C, arus tabel A memerlukan 35 mm² (104 A); dengan dua kabel berdampingan, A melewati 104 A dan memerlukan 50 mm² (123 A). Keputusan akhir milik instalatir (Bab 26 · Kelistrikan & Kendali tentang konduktor dan kabel).
Contoh 2: bukaan ventilasi setrika gas. Setrika 510 mm terbesar pada manual 325 dan 510 mm berdaya 77,3 kW (nilai kalor atas), sehingga luas bebas cm². Bila dibaca sebagai total dan dibagi dua, tiap bukaan 193 cm², di bawah syarat 250 cm². Bacaan yang aman memberi setiap bukaan 387 cm², misalnya bukaan bawah 20 kali 20 cm dari ketinggian 15 sampai 35 cm.
Contoh 3: lubang udara masuk. Pipa buang 160 mm berluas m², atau 2,01 dm², sehingga luas bebas lubang masuk 5 kali menjadi 10,1 dm² dan ukuran bruto kisi sekitar 20,1 dm². Tabel saluran bersama manual lini pengumpan memberi 2 dm² untuk satu setrika tanpa gas, hanya sekitar 1 kali luas pipa. Karena manual tidak menjelaskan perbedaannya, dipakai angka yang lebih besar atau ditanyakan ke pabrik.
Contoh 4: tekanan balik dan bentuk saluran. Satu inci kolom air sama dengan Pa. Terukur 0,4 inci kolom air, Pa: melewati batas 0,3 inci kolom air (74,7 Pa) mesin manual satu silinder, tetapi di bawah 200 Pa mesin manual lini pengumpan. Batas mengikuti manual mesin yang dipasang. Bagian mendatar 4 m naik minimal m, dan saluran 160 mm yang menembus dinding kayu memerlukan lubang minimal 260 mm.
Contoh 5: tekanan uap untuk setrika palung. Header 9,0 bar dan tekanan di setrika 8,6 bar: rugi tekan 0,4 bar, kurang dari 0,5 bar, dan 8,6 bar di dalam rentang 8 sampai 12 bar. Dengan balik kondensat 3,5 bar, beda bar memenuhi syarat lebih dari 5 bar; bila balik naik ke 4,0 bar, beda 4,6 bar tidak memenuhi. Header 8,0 bar tidak cukup, karena dengan rugi 0,4 bar tekanan di mesin 7,6 bar, di bawah minimum 8 bar.
Contoh 6: kebutuhan udara tekan. Setrika palung meminta disiapkan 1.000 Nl/menit, yaitu Nl/jam atau 60 Nm³/jam, sekitar 214 kali kebutuhan pelipat manual lini pengumpan (280 liter/jam) dan 120 kali manual tiga ukuran (500 liter/jam). Kompresor bersama 6,5 bar memenuhi kedua pelipat, tetapi setrika palung meminta 7 bar, sehingga pasokannya ditanyakan ke pemasang.
Kondisi berhenti
Jangan menghidupkan setrika, atau hentikan uji pertama, dan serahkan ke pemasang atau teknisi berwenang bila:
- Jenis gas atau tekanan jaringan tidak sesuai pelat nama, atau tekanan melebihi batas katup mesin tanpa regulator.
- Tercium bau gas atau uji kedap menimbulkan gelembung; tutup katup gas dan jangan menyentuh sakelar listrik.
- Nyala tidak biru, stabil, dan merata sepanjang pembakar.
- Saluran buang setrika gas tersambung ke saluran atau cerobong lain, atau tekanan balik melebihi batas manual.
- Katup pengaman uap belum terpasang atau buangannya tidak aman, atau tekanan uap melebihi batas manual mesin.
- Pengunci transpor belum dilepas, mesin masih di atas palet, atau pelindung tangan belum diuji.
- Arah putar kipas buang salah; daya diputus sebelum teknisi listrik menukar dua fasa.
- Udara tekan setrika palung di bawah 5 bar.
- Konsumsi listrik tidak sesuai tabel, atau pengesahan rol uap sebagai bejana tekan belum diurus pemasang.
Salah tafsir yang sering terjadi
Guess what’s wrong first, then open the explanation.
Common misconception
Saluran buang setrika boleh disambung ke saluran yang sudah ada.
Why is it wrong?
Pada setrika gas, manual-manual melarangnya; untuk setrika tanpa gas, saluran bersama dirancang dengan diameter atau luas gabungan dari manual. Kasus pembuka menunjukkan akibatnya: dengan sambungan T ke saluran pengering, tekanan statis saat kedua pengering bekerja 260 Pa, di atas batas 200 Pa, dan pemanas setrika mati sendiri.
Common misconception
Setrika tidak perlu fondasi, jadi kedataran tidak penting.
Why is it wrong?
Manual tetap meminta mesin didatarkan dengan waterpas dan ganjal, dan Bab 31 tentang perawatan setrika gulung mencatat bahwa manual tiga ukuran mengaitkan aus berlebih rol samping dengan pemasangan yang salah.
Common misconception
Tekanan gas cukup dicek sekali saat jaringan sepi.
Why is it wrong?
Tekanan diukur saat pembakar menyala dan harus stabil walau alat gas lain di jalur yang sama bekerja.
Common misconception
RCD yang trip pada setrika berinverter pasti berarti kebocoran.
Why is it wrong?
Manual mengingatkan bahwa elektronika daya dapat memicu trip tanpa gangguan nyata; jenis RCD dipilih perencana (Bab 22 · Kelistrikan & Kendali tentang RCD), dan penyebab trip tetap diperiksa teknisi listrik.
Hubungan dengan bab lain
Bab 28 sampai Bab 31 membahas keselamatan, produksi, pemanas dan kendali, dan perawatan setrika terpasang. Bab 2 · Kerja Lapangan & Serah Terima tentang survei lokasi dan Bab 18 · Bangunan & Fasilitas tentang ruang laundry rumah sakit menyiapkan lokasi. Bab 16 · Bangunan & Fasilitas tentang ventilasi ruang dan Bab 23 tentang saluran buang pengering membahas udara dan saluran buang. Bab 5 · Utilitas tentang distribusi uap, Bab 6 · Utilitas tentang air boiler, dan Bab 7 · Utilitas tentang udara tekan membahas utilitas. Bab 3 · Kelistrikan & Kendali tentang norma kelistrikan, Bab 26 · Kelistrikan & Kendali tentang kabel, dan Bab 22 · Kelistrikan & Kendali tentang RCD membahas instalasi listrik, sedangkan Bab 74 · Kelistrikan & Kendali tentang komisioning dan Bab 8 · Kerja Lapangan & Serah Terima tentang serah terima menutup pekerjaan pemasangan.
Latihan dan pembahasan
Tuliskan dasar dari manual, satuan, dan asumsi. Angka dalam soal dibuat untuk berlatih, kecuali disebut berasal dari manual.
Try to answer first, then open the worked solution.
Setrika listrik 52 A dari manual lini pengumpan dipasang di ruang 35 °C dengan dua kabel berdampingan di dinding. Hitung arus tabel dan pilih penampang dari kolom dinding (16 mm² 66 A, 25 mm² 84 A).
See the worked solution
Arus tabel A, sehingga 16 mm² (66 A) memenuhi, sejalan dengan kabel empat inti 16 mm² di tabel manual. Hasil ini hanya pemeriksaan; penampang akhir dan pengaman diputuskan instalatir (Bab 3 · Kelistrikan & Kendali tentang norma kelistrikan dan Bab 26 · Kelistrikan & Kendali tentang konduktor dan kabel).
Pemasok gas menawarkan jaringan 300 mbar langsung ke setrika. Apa syaratnya menurut manual?
See the worked solution
Manual lini pengumpan meminta regulator sedekat mungkin dengan mesin bila jaringan 300 mbar, dan katup gas manual tiga ukuran hanya dirancang sampai 55 mbar. Regulator dan uji kedapnya dikerjakan instalatir gas berwenang, lalu tekanan masuk diukur saat pembakar menyala.
Saluran buang setrika gas dari manual tiga ukuran harus sepanjang 18 m dengan diameter 100 mm. Apa langkah Anda?
See the worked solution
Manual tiga ukuran mengizinkan saluran sampai 15 m pada diameter 100 mm dan meminta pabrik dihubungi bila lebih panjang. Desain saluran 18 m ditanyakan ke pabrik sebelum dipasang, dan tekanan baliknya diukur sesudah terpasang.
Tabel manual 325 dan 510 mm menulis konsumsi gas alam 7,37 m³/jam untuk 69,6 kW (nilai kalor bawah). Periksa dengan nilai kalor 34,02 MJ/m³.
See the worked solution
Daya kW, sama dengan angka tabel. Kecocokan ini menunjukkan tabel memakai nilai kalor bawah yang sama, sehingga konsumsi itu dapat dipakai pemasok untuk memeriksa kapasitas jaringan.
Setrika manual 325 dan 510 mm akan disambung ke header uap 10,5 bar. Apa masalahnya dan siapa yang menyelesaikannya?
See the worked solution
Manual itu melarang uap ke mesin di atas 10 bar atau 185 °C, sehingga 10,5 bar terlalu tinggi. Stasiun katup penurun tekanan dan katup pengaman dirancang dan dipasang kontraktor uap (Bab 5 · Utilitas tentang distribusi uap).
Tiga setrika uap dibuang lewat satu saluran. Bandingkan diameter 315 mm dari tabel manual lini pengumpan dengan jumlah luas tiga pipa 160 mm.
See the worked solution
Luas tiga pipa 160 mm dm², sedangkan pipa 315 mm berluas dm², lebih besar. Manual lini pengumpan memperbesar penampang agar setiap setrika mendapat hambatan udara yang sama, sehingga tabel manual mesin yang dipasang yang diikuti.
Referensi
External sources
- Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 37 Tahun 2016jdih.kemnaker.go.id
Revision history
| Date | Version | Change |
|---|---|---|
| October 30, 2026 | 2 | Revised to the chapter standard |
| October 20, 2026 | 1 | First published |
How to cite
Kurnia (2026). Memasang dan menghidupkan setrika gulung: lantai dan kedataran, listrik, uap dan kondensat, gas dan udara pembakaran, saluran buang, udara tekan, dan uji pertama. ARSTEMA Academy. Revised October 30, 2026. arstema.com/academy/konsep/memasang-dan-menghidupkan-setrika-gulung-lantai-dan-kedataran-listrik-uap-dan-kondensat-gas-dan-udara-pembakaran-saluran-buang-udara-tekan-dan-uji-pertama
Self-check · 3 questions
Check your understanding before moving on
Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.
Setrika listrik 52 A dari manual lini pengumpan dipasang di ruang 35 °C dengan dua kabel berdampingan di dinding. Hitung arus tabel dan pilih penampang dari kolom dinding (16 mm² 66 A, 25 mm² 84 A).
Pemasok gas menawarkan jaringan 300 mbar langsung ke setrika. Apa syaratnya menurut manual?
Saluran buang setrika gas dari manual tiga ukuran harus sepanjang 18 m dengan diameter 100 mm. Apa langkah Anda?
Nearby chapters
Reading order by shelf: Laundry · Chapter 33.
Reading order by shelf: Laundry · Chapter 31.
Bab lain dalam Sistem Laundry.