By Kurnia · Published October 20, 2026 · Revised October 30, 2026 · Version 2 · 22 min read
Pemanas dan kendali setrika gulung: sensor suhu dan sepatunya, termostat pengaman, pembakar gas dan pengawasan nyala, sambungan putar uap, elemen listrik, dan kode galat
Setrika gulung gas di laundry rumah sakit tidak mencapai suhu dan menampilkan galat sistem pemanas, operator menekan reset berkali-kali, dan penyebabnya ternyata filter udara masuk yang tertutup serat. Bab ini menjelaskan syarat sebelum pemanas setrika boleh menyala, sensor suhu dan sepatu sensor, termostat pengaman dan sekring termal, pembakar gas dan pengawasan nyala pada tingkat pemahaman dan diagnosis, katup uap, sambungan putar, dan silinder uap sebagai bejana tekan, elemen listrik dan kontaktor, serta cara membaca kode galat menurut kategori. Bab ini menegaskan pekerjaan yang menjadi milik teknisi gas berwenang, kontraktor uap, dan layanan pabrik. Enam contoh kerja memakai angka dari manual pabrik.
This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.
This material involves real hazards. A concept explanation doesn’t replace site procedures, competency, energy isolation, the latest SDS, or a work permit.
Setrika gulung gas di laundry sebuah rumah sakit dinyalakan pukul 06.00, tetapi suhu silinder naik sangat lambat. Sekitar 20 menit kemudian layar menampilkan pesan gangguan sistem pemanas; manual servis setrika itu memang memberi pesan tersebut bila silinder tetap di bawah 100 °C setelah kira-kira 20 menit. Operator menekan reset beberapa kali tanpa hasil. Teknisi tidak membuka pembakar. Ia membaca daftar gangguan pemanas gas di manual dan menemukan filter udara masuk mesin tertutup serat. Setelah filter dibersihkan, silinder kembali mencapai 180 °C dalam sekitar 12 menit, seperti ditulis manual yang sama.
Sebagian besar gangguan pemanas setrika dapat dibaca dari luar pembakar: udara, sensor, dan syarat kendali. Bab ini menjelaskan cara membacanya dan menetapkan titik ketika pekerjaan berpindah ke pihak berwenang.
Batas pembahasan
Bab ini membahas syarat sebelum pemanas menyala, sensor suhu dan sepatunya, termostat pengaman, pembakar gas dan pengawasan nyala pada tingkat pemahaman dan diagnosis, uap dan sambungan putar, elemen listrik, dan kode galat. Konsep sensor nyala, arus ionisasi, lockout, reset, dan tekanan nosel sudah dibahas di Bab 25 tentang pembakar gas pengering dan tidak diulang. Rantai pengaman pengering ada di Bab 24, pemanas listrik dan uap pengering di Bab 26, sensor Pt100 di Bab 60 · Kelistrikan & Kendali tentang sensor proses dan transmiter, tabel uap di Bab 3 · Utilitas, perangkap dan kondensat di Bab 5 · Utilitas, dan dasar hukum bejana uap di Bab 4 · Utilitas tentang boiler tingkat pemeriksaan.
| Pekerjaan | Pelaksana |
|---|---|
| Membersihkan dan memeriksa sepatu sensor, filter, dan saluran buang; membaca lampu dan pesan; reset menurut manual unit; membuka katup uap perlahan; menghentikan mesin | teknisi hotel terlatih |
| Mengukur arus per fasa dan memeriksa kontaktor dengan izin kerja listrik | teknisi listrik yang berwenang |
| Membersihkan pembakar; menyetel pilot, udara, regulator, dan sakelar tekanan; konversi jenis gas; analisis gas buang; sambungan gas | teknisi gas berwenang atau layanan resmi |
| Katup pengaman uap, sambungan uap, pengesahan dan pemeriksaan silinder uap | pemasang atau kontraktor uap berwenang |
| Menu servis, parameter, penggantian papan dan sensor | layanan resmi pabrik |
Pembagian ini mengikuti manual pabrik. Aturan Indonesia tentang kompetensi teknisi gas dan tentang pemeriksaan silinder setrika uap sebagai bejana bertekanan belum dapat dipastikan dari sumber resmi per 19 Oktober 2026; tanyakan ke pemasok gas, ahli K3 uap, atau pengawas ketenagakerjaan setempat.
Syarat sebelum pemanas menyala
Pemanas setrika hanya hidup bila beberapa syarat terpenuhi bersamaan:
- Silinder berputar. Manual lini pelipat mengaitkan pemanasan dengan putaran: bila silinder berhenti karena sebab apa pun, pemanasan berhenti.
- Rantai pengaman tertutup. Pada manual servis 325 mm, tombol darurat mematikan pemanas sekaligus menghentikan silinder. Setelah putus listrik atau alarm, manual 325 dan 510 mm menahan pemanas sampai tombolnya ditekan lagi.
- Hisap buang cukup. Sakelar tekanan memutus pemanas bila ekstraksi bermasalah.
- Tekanan gas cukup. Manual tiga ukuran menampilkan alarm tekanan gas; di atas 80 °C mesin otomatis masuk pendinginan, di bawahnya berhenti.
- Suhu tercapai dalam batas waktu. Bila suhu tidak tercapai dalam waktu tertentu, perintah pemanas dinonaktifkan.
Sakelar tekanan hisap (exhaust pressure switch) adalah sakelar yang mengukur hisap kipas buang dan memutus pemanas bila hisap turun di bawah setelan. Setelannya khas model: 9 mm kolom air (88 Pa) dan 14 mm kolom air (137,3 Pa) untuk dua lebar pada manual servis 325 mm; 147, 88, dan 49 Pa untuk tiga lebar pada manual lini pelipat; minimum 6 dan 4 mm kolom air pada manual 325 dan 510 mm, yang di manual itu juga ditulis 0,24 dan 0,16 in kolom air. Satu milimeter kolom air sama dengan 9,807 Pa. Setrika yang lebih lebar disetel lebih tinggi pada manual servis 325 mm, tetapi lebih rendah pada manual lini pelipat; yang berlaku angka manual unit. Menyetelnya pekerjaan teknisi.
Gejala yang perlu dikenali adalah setrika yang berjalan tanpa alarm tetapi tidak memanas. Manual tiga ukuran memberi tiga sebab: termostat pengaman sudah bekerja, saluran udara lembap kurang lancar sehingga kontrol nyala tidak diaktifkan, atau pembuangan kondensat setrika uap terganggu.
Sensor suhu dan sepatunya
Sepatu sensor (thermostat sled) adalah dudukan yang menekan sensor suhu atau termostat pengaman pada permukaan silinder yang berputar, sehingga sensor membaca suhu permukaan silinder.
Manual servis 325 mm memasang tiga sensor PT100 di kiri, tengah, dan kanan, dan termostat pengaman, semuanya menempel langsung pada silinder dan diakses dari depan di bawah meja masuk. Manual 325 dan 510 mm memakai satu atau tiga probe menurut model. Pada manual setrika palung, probe dipasang di masukan setiap palung, 1.200 mm dari sisi kanan dan sekitar 3 mm dari permukaan setrika; suhu yang ditampilkan adalah suhu permukaan, bukan suhu uap atau minyak termal.
Sepatu harus menempel dan bersih. Manual satu silinder meminta sepatu diangkat perlahan sebelum sif pertama, kotoran di antara sepatu dan silinder dibersihkan, lalu sepatu dipastikan menempel penuh lagi. Manual lini pelipat memasukkan kebersihan dan kontak sepatu termostat dan sepatu pengaman panas lebih ke jadwal bulanan, dan manual tiga ukuran memeriksa pelat pelindung probe setiap enam bulan. Sepatu yang terangkat atau berserat membuat sensor membaca lebih rendah daripada permukaan, sehingga kendali terus memanaskan.
Sensor yang rusak dikenali dari reaksi kendali. Lampu pemanas manual servis 325 mm berkedip bila sensor rusak atau terlepas. Layar manual tiga ukuran menampilkan suhu kosong dan mesin bekerja seperti panas berlebih. Pada setrika palung, probe palung pertama yang rusak mengunci mesin, sedangkan probe palung lain hanya memberi peringatan. Manual servis 325 mm memberi nilai uji PT100: pada suhu ruang 21 °C, 107,79 sampai 108,57 Ω; di luar itu sensor rusak. Persamaan Pt100 dibahas di Bab 60 · Kelistrikan & Kendali tentang sensor proses dan transmiter.
Termostat pengaman dan sekring termal
Termostat pengaman (safety thermostat) adalah pemutus suhu yang bekerja terpisah dari sensor kendali dan memutus pemanas bila permukaan silinder melewati batas pabrik.
| Manual | Batas yang disebut |
|---|---|
| manual 325 dan 510 mm | termostat pengaman 200 °C |
| manual servis 325 mm | termostat pengaman 240 °C; kendali: panas berlebih sisi bila sensor kiri atau kanan di atas 225 °C, pulih setelah keduanya di bawah 195 °C; tengah di atas 244 °C |
| manual lini pelipat | termostat pelindung 240 °C dan sekring termal 240 °C; termostat tidak berlaku pada mesin uap |
| manual tiga ukuran | alarm panas berlebih dari probe kerja (contoh layar 230 °C, versi pelipat di atas 220 °C); dari probe darurat hanya pada mesin uap |
| manual satu silinder | lampu batas tinggi berarti termostat pengaman bekerja; periksa pengendali suhu |
Semua angka ini contoh satu manual. Perbedaan 225 °C dan 195 °C pada manual servis 325 mm adalah histeresis: pemanas mati di batas atas dan baru boleh hidup setelah suhu turun jauh di bawahnya.
Saat panas berlebih, manual tiga ukuran meminta penyetrikaan diteruskan untuk melindungi sabuk sampai suhu turun, sedangkan manual servis 325 mm mematikan pemanas sampai silinder dingin.
Manual tiga ukuran memberi cara reset termostat pengamannya: silinder di bawah 80 °C, mesin dimatikan dan semua pasokan diputus, pintu kanan dibuka, tutup hitam termostat dibuka, tombol putih di dalamnya ditekan, lalu tutup dan pintu dipasang kembali. Pada manual lini pelipat, sekring termal yang putus berarti dealer dihubungi agar sebabnya diperiksa teknisi berkualifikasi. Termostat yang bekerja lagi setelah reset adalah tanda sebab yang belum ditemukan, seperti sepatu sensor, pemakaian lebar silinder, atau pengendali suhu, sama seperti pembatas suhu di Bab 24 tentang pengaman pengering tumble. Manual 325 dan 510 mm melarang alat pengaman dinonaktifkan.
Pembakar gas dan pengawasan nyala
Bagian ini untuk memahami dan mendiagnosis, bukan untuk menyetel. Manual yang dibahas memuat pembakar pipa di dalam silinder, pembakar atmosferik, pembakar radian dengan kipas campuran awal, dan sistem pilot dengan pembakar utama. Pada manual servis 325 mm, satu elektroda membuat percikan dan elektroda lain memeriksa nyala; manual 325 dan 510 mm memakai elektroda ionisasi. Manual tiga ukuran menyebut bahwa pada sambungan satu fasa, fasa dan netral yang tertukar membuat sensor ionisasi tidak mendeteksi nyala. Prinsip arus ionisasi dan lockout dijelaskan di Bab 25 tentang pembakar gas pengering.
| Manual | Urutan dan batas waktu |
|---|---|
| manual satu silinder | pembilasan 30 detik; percobaan pilot 7 detik, pilot menyala dalam 3 sampai 5 detik; pembakar utama menyala setelah tunda 30 detik, lalu hidup-mati mengikuti pengendali suhu |
| manual 325 dan 510 mm | tunda 15 detik sebelum katup gas membuka untuk membilas gas sisa; setelah gagal nyala atau alarm, tunda 90 detik yang tetap tersimpan walau listrik diputus |
| manual servis 325 mm | pesan gagal penyalaan bila pembakar belum menyala setelah lebih dari 30 detik; coba sekali lagi, lalu periksa pemanas gas dan hubungi layanan purnajual |
| manual tiga ukuran | pesan tidak ada nyala lalu permintaan reset gas; bila reset harus ditekan berkali-kali, panggil pemasang; versi pelipat memberi alarm setelah tiga kali gagal |
Lampu pengaman nyala pada manual satu silinder menyala sebentar setiap panggilan panas; menyala terus berarti gagal nyala. Manual yang sama memberi arus deteksi nyala pilot paling sedikit 20 µA, tipikal 25 µA, sebagai bagian prosedur teknisi. Angka ini sekitar 22 kali batas bawah 0,9 µA pada pengering di Bab 25, sehingga batas arus nyala tidak boleh dipindahkan antarmesin.
Yang menjadi milik teknisi gas berwenang atau layanan resmi: menyetel pilot, udara primer dan sekunder, regulator utama, dan sakelar tekanan pembakar; membersihkan pembakar; konversi jenis gas dengan kit, penganalisis gas buang, label konversi, dan komisioning ulang; serta analisis gas buang dan setelan klep udara. Pada komisioning, pembakar harus menyala sepanjang panjangnya dengan nyala biru yang stabil dan merata; nyala oranye dan berasap berarti udara pembakaran kurang, dan teknisi hotel melaporkannya. Jenis gas harus sesuai pelat nama.
Bila tercium bau gas: tutup katup gas utama bila aman, jangan menyalakan api atau menyentuh sakelar, buka pintu dan jendela, kosongkan ruangan, dan hubungi perusahaan gas atau pemadam kebakaran dari luar gedung. Langkah lengkapnya sama dengan Bab 25 tentang pembakar gas pengering.
Uap: katup, sambungan putar, dan bejana tekan
Sambungan putar (rotary joint) adalah sambungan pada poros silinder yang memasukkan uap ke silinder yang berputar dan mengeluarkan kondensat melalui jalur yang sama, sementara badan sambungan tetap diam.
Manual 325 dan 510 mm menjelaskan alirannya: katup solenoid membuka, uap masuk melalui sambungan putar dua arah, dan kondensat bertekanan diangkat pipa sifon melalui sambungan yang sama ke perangkap uap; filter masuk melindungi katup, filter keluar melindungi perangkap, dan katup pengaman mencegah tekanan di atas batas. Perangkap dan pipa kondensat dibahas di Bab 5 · Utilitas tentang distribusi uap dan kondensat, dan pemasangan pipa uap di Bab 32 tentang memasang dan menghidupkan setrika gulung.
Sambungan putar mudah rusak oleh cara pakai:
- katup uap dibuka sangat perlahan (manual satu silinder), dalam waktu satu menit dari tertutup ke terbuka (manual tiga ukuran), dan tekanan dinaikkan bertahap di awal sif;
- mesin uap tidak dijalankan ketika silinder dingin, karena sambungan putar dapat rusak bila berputar kering (manual 325 dan 510 mm);
- sambungan putar tidak boleh bocor; bila bocor, mesin dihentikan dan semua pasokan diputus (manual tiga ukuran).
Bila setrika uap tidak memanas, manual servis 325 mm memeriksa pasokan uap, katup uap, dan katup searah, dan manual tiga ukuran memeriksa pembuangan kondensat. Suhu permukaan setrika uap mengikuti suhu jenuh uap; pada 8 dan 10 bar ukur, tabel uap di Bab 3 · Utilitas memberi 175,4 dan 184,1 °C.
Manual tiga ukuran menyatakan silinder setrika uapnya adalah bejana tekan kategori IV menurut Direktif 97/23/EC, dengan pelat logam yang mencantumkan karakteristik, tebal korosi, dan nomor seri. Pemasang bertanggung jawab atas pengesahan dan katup pengaman, dan perangkat pengaman tidak termasuk pasokan mesin. Tekanan kerja maksimum silinder 12 bar; permukaan dalamnya diperiksa korosinya setiap dua tahun dengan kamera serat optik lewat lubang udara silinder; umur terprogramnya 10 tahun, setelah itu mesin dikualifikasi ulang. Tanggal pemeriksaan dan kualifikasi ulang itu dimasukkan ke jadwal perawatan di Bab 31 tentang perawatan setrika gulung. Manual 325 dan 510 mm membatasi uap ke mesin paling tinggi 10 bar atau 185 °C. Dasar hukum bejana uap di Indonesia dibahas di Bab 4 · Utilitas tentang boiler tingkat pemeriksaan.
Elemen listrik dan kontaktor
Manual servis 325 mm memasang enam elemen pada braket di dalam silinder, dihidupkan dua kontaktor. Manual lini pelipat memakai kontaktor untuk tiga kelompok elemen, dan manual 325 dan 510 mm menempatkan elemen dekat permukaan dalam silinder dengan satu atau dua kontaktor. Bila pemanas listrik tidak bekerja, manual servis 325 mm memeriksa apakah kontaktor menutup saat suhu naik, apakah elemen menarik arus, kabel elemen, dan fasa. Arus diukur per fasa dengan tang ampere menurut Bab 16 · Kelistrikan & Kendali tentang tang ampere dan pengukuran daya.
Bab ini tidak memberi nilai resistans elemen, koil katup gas, atau sakelar tekanan, karena kalimat uji resistans dalam manual tidak konsisten. Kontaktor bukan alat pemisah; isolasi mengikuti Bab 76 · Kelistrikan & Kendali tentang kerja aman, LOTO, dan izin kerja. Pada setrika berinverter, daya diputus paling sedikit lima menit sebelum pekerjaan listrik dimulai agar penggerak melepas muatan, seperti tautan DC pada VFD di Bab 67 · Kelistrikan & Kendali.
Membaca kode galat menurut kategori
Kode dan pesan berbeda per pabrik, sehingga bab ini mengelompokkannya menurut kategori.
| Kategori | Contoh di bahan | Langkah teknisi hotel |
|---|---|---|
| Sensor suhu rusak atau lepas | lampu pemanas berkedip; suhu kosong di layar; probe palung pertama mengunci mesin | periksa sepatu dan kabel; penggantian oleh teknisi |
| Panas berlebih | sisi atau tengah; pemanas mati sampai dingin | pakai seluruh lebar; tunggu |
| Termostat pengaman | lampu batas tinggi; alarm termostat | reset menurut manual; cari sebab |
| Penyalaan gas | tidak ada nyala; gagal penyalaan; kunci kontrol gas | reset terbatas; panggil teknisi gas |
| Tekanan gas | tekanan gas rendah | keran gas, sumbatan, jenis gas |
| Hisap buang | tidak ada pesan, pemanas tidak hidup | filter, saluran, arah kipas |
| Pemanas lambat | di bawah 100 °C setelah sekitar 20 menit | telusuri semua baris di atas |
| Motor dan inverter | motor terlalu panas; kegagalan konverter; pembatasan arus | cari hambatan gerak; layanan resmi bila berulang |
| Pengaman mesin | tombol darurat, pelindung tangan, pintu, engkol, udara tekan | Bab 28 |
Pada manual tiga ukuran, motor terlalu panas atau tekanan gas turun membuat mesin di atas 80 °C otomatis masuk pendinginan dan mesin di bawah 80 °C berhenti. Pada manual servis 325 mm, kegagalan konverter berarti ada yang menghambat gerak, seperti bantalan, rol, sproket, atau silinder. Pada manual setrika palung, pembatasan arus inverter terdeteksi bila kecepatan 2 m/menit di bawah setelan selama waktu tertentu, dan arus lebih motor ekstraksi hanya mematikan motor itu tanpa menghentikan setrika. Pada manual lini pelipat, LED bus komunikasi yang berkedip bergantian berarti baik, dan dua LED yang berkedip bersamaan berarti kabel lepas. Pengaman mesin dibahas di Bab 28 tentang keselamatan setrika gulung.
Contoh kerja
Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya.
Contoh 1: memeriksa PT100 pada 21 °C. Dengan persamaan Pt100 di Bab 60 · Kelistrikan & Kendali, , dengan resistansi (Ω), suhu (°C), °C⁻¹, dan °C⁻²:
Nilai itu berada di tengah rentang manual, 107,79 sampai 108,57 Ω. Sensor yang terbaca 112 Ω pada ruang 21 °C setara sekitar 31 °C. Bila silinder benar-benar sudah dingin sampai suhu ruang, sensor itu di luar rentang dan diganti teknisi.
Contoh 2: kabel ukur dan lebar rentang. Lebar rentang manual Ω, atau ±0,39 Ω di sekitar 108,18 Ω. Kepekaan Pt100 pada 21 °C sekitar Ω/°C, sehingga rentang itu setara ±1,0 °C. Kabel ukur dan sambungan 0,5 Ω menambah sekitar °C, cukup untuk menggeser sensor sehat keluar rentang, sehingga kabel ukur dinolkan dan pengukuran dilakukan di konektor sensor.
Contoh 3: garis waktu penyalaan. Pada manual satu silinder, panggilan panas di . Pembilasan selesai pada 30 detik dan percobaan pilot berlangsung sampai detik; pilot menyala antara 33 dan 35 detik; pembakar utama menyala pada detik. Pada manual 325 dan 510 mm, percobaan pertama setelah 15 detik; setelah gagal, percobaan berikutnya paling cepat pada detik dan berikutnya lagi detik, belum termasuk lama percobaan. Mematikan dan menyalakan mesin tidak mempercepat tunda itu.
Contoh 4: kapan pemanas yang lambat menjadi galat. Manual servis 325 mm memberi pemanasan ke 180 °C sekitar 12 menit dan galat bila di bawah 100 °C setelah sekitar 20 menit. Dari ruang 21 °C, laju normal K/menit, sedangkan batas galat K/menit. Galat itu berarti pemanasan di bawah sekitar 30 persen laju normal; sebab nyata dicari, bukan reset diulang.
Contoh 5: arus pemanas listrik. Manual lini pelipat memberi setrika listrik 35,7 kW dengan arus 52 A pada 400 V. Dengan , dengan arus fasa (A), daya (W), dan tegangan antarfasa (V), A. Pemanasnya 32,85 kW, sehingga arus pemanas sekitar 47,4 A per fasa; selisih sekitar 2,9 kW untuk motor dan kendali. Pembacaan 47, 47, dan 30 A berarti satu fasa turun sekitar 36 persen, tanda kelompok elemen, kabel, atau kontaktor bermasalah yang diperiksa teknisi listrik dengan isolasi menurut Bab 76 · Kelistrikan & Kendali.
Contoh 6: tekanan uap dan batas mesin. Header uap hotel 10 bar dan setrika mengikuti manual 325 dan 510 mm. Suhu jenuh pada 10 bar ukur menurut tabel uap Bab 3 · Utilitas adalah 184,1 °C, tepat di bawah batas 185 °C manual dan sama dengan batas 10 bar. Manometer di atas 10 bar berarti setrika dihentikan dan pasokan uap atau katup penurun tekanannya diperiksa kontraktor uap. Turun ke 8 bar menurunkan suhu jenuh K, sehingga linen lebih lembap pada kecepatan yang sama.
Kondisi berhenti
Hentikan pekerjaan dan panggil pihak berwenang bila:
- Tercium bau gas. Ikuti langkah bau gas di bagian pembakar gas dan pengawasan nyala.
- Reset gas harus ditekan berkali-kali, atau gagal penyalaan terjadi lagi setelah percobaan yang diizinkan manual; panggil teknisi gas.
- Termostat pengaman atau sekring termal bekerja lagi setelah reset.
- Termostat pengaman atau alat pengaman lain akan dinonaktifkan atau dijumper, termasuk sementara agar produksi jalan; manual melarang alat pengaman dinonaktifkan.
- Sepatu sensor rusak atau lepas, atau pelat pelindung probe rusak.
- Sambungan putar uap bocor; hentikan mesin dan putus semua pasokan.
- Tekanan uap di mesin melewati batas manual, katup pengaman membuang, atau manometer tidak terbaca.
- Silinder uap melewati jadwal pemeriksaan korosi atau umur terprogramnya.
- Pembakar tidak menyala sepanjang panjangnya, atau nyalanya oranye dan berasap.
- Panel kendali akan dibuka; papan kendali bertegangan berbahaya, dan menu servis hanya untuk personel berkualifikasi.
Salah tafsir yang sering terjadi
Guess what’s wrong first, then open the explanation.
Common misconception
Reset berkali-kali akhirnya menyalakan pembakar.
Why is it wrong?
Setiap reset mengalirkan gas untuk satu percobaan, seperti dijelaskan di Bab 25 tentang lockout dan reset, dan reset yang harus diulang adalah tanda gangguan jaringan atau pembakar.
Common misconception
Suhu di layar adalah suhu uap atau minyak di dalam.
Why is it wrong?
Probe membaca permukaan, dan pada setrika palung manual menegaskan suhu tampilan bukan suhu fluida.
Common misconception
Termostat pengaman boleh dijumper sementara agar produksi jalan.
Why is it wrong?
Manual melarang alat pengaman dinonaktifkan; termostat yang bekerja berarti ada sebab yang harus dicari.
Common misconception
Setrika uap juga dilindungi termostat pengaman seperti setrika gas.
Why is it wrong?
Manual lini pelipat menyatakan termostat pengamannya tidak berlaku pada mesin uap; batas uapnya adalah tekanan dan katup pengaman.
Common misconception
Katup uap dibuka penuh sekaligus supaya cepat panas.
Why is it wrong?
Katup dibuka perlahan agar sambungan putar tidak rusak.
Common misconception
Angka uji resistans dari manual mana pun dapat dipakai.
Why is it wrong?
Nilai PT100 hanya berlaku untuk sensor itu pada suhu yang disebut, dan beberapa kalimat uji resistans di manual tidak konsisten.
Hubungan dengan bab lain
Bab 25 tentang pembakar gas pengering adalah dasar pembakar gas, sensor nyala, dan lockout; Bab 24 tentang pengaman pengering tumble memberi rantai pengaman pengering sebagai pembanding; dan Bab 26 membahas pemanas listrik dan uap pengering. Bab 60 · Kelistrikan & Kendali menjelaskan Pt100, Bab 3 · Utilitas tabel uap, Bab 5 · Utilitas perangkap dan kondensat, Bab 4 · Utilitas dasar hukum bejana uap, Bab 16 · Kelistrikan & Kendali pengukuran arus, Bab 76 · Kelistrikan & Kendali isolasi listrik, dan Bab 67 · Kelistrikan & Kendali penggerak inverter. Di kelompok setrika gulung, Bab 28 membahas pengaman mesin, Bab 29 suhu dan produksi, Bab 31 perawatan sepatu sensor dan pembakar, dan Bab 32 sambungan gas, uap, dan saluran buang.
Latihan dan pembahasan
Angka dalam soal adalah data latihan kecuali disebut berasal dari manual.
Try to answer first, then open the worked solution.
Setelah silinder dingin semalaman pada ruang 21 °C, tiga PT100 terbaca 108,3, 108,1, dan 115,6 Ω. Sensor mana yang perlu ditindaklanjuti, dan apa yang dipastikan dulu?
See the worked solution
Sensor ketiga, karena 115,6 Ω setara sekitar 40 °C, jauh di luar rentang 107,79 sampai 108,57 Ω. Sebelum diganti, dipastikan sisi silinder itu benar-benar sudah dingin dan pengukuran dilakukan di konektor dengan kabel ukur yang sudah dinolkan.
Ubah setelan 12 mm kolom air ke pascal.
See the worked solution
Pa. Setelan itu tetap pekerjaan teknisi, dan yang berlaku angka manual unit, bukan angka model lain.
Pada manual servis 325 mm, sensor kiri 230 °C dan kanan 200 °C. Kemudian kiri 194 °C dan kanan 197 °C. Kapan pemanas boleh hidup lagi?
See the worked solution
Belum boleh pada pembacaan kedua, karena kanan 197 °C masih di atas 195 °C. Pemanas boleh hidup setelah kiri dan kanan sama-sama di bawah 195 °C; sementara itu cara memasukkan linen diperbaiki agar seluruh lebar terpakai.
Setrika uap berjalan tanpa alarm tetapi tidak memanas. Susun urutan pemeriksaan dari manual.
See the worked solution
Pertama, pastikan katup uap terbuka dan tekanan uap di mesin sesuai manual. Lalu periksa katup uap mesin, katup searah, dan pembuangan kondensat termasuk perangkap, karena kondensat yang tertahan membuat silinder tidak panas.
Setrika listrik 43,2 kW pada 400 V. Berapa arus pemanas per fasa, dan apa arti pembacaan 62, 61, dan 41 A?
See the worked solution
Arus A per fasa. Pembacaan 41 A pada satu fasa sekitar 34 persen lebih rendah, tanda satu kelompok elemen, kabel, atau kontaktor bermasalah yang diperiksa teknisi listrik dengan isolasi.
Setrika gas menampilkan gagal penyalaan dan seorang operator mencium bau gas samar. Apa yang dilakukan?
See the worked solution
Tidak menekan reset dan tidak menyentuh sakelar. Katup gas utama ditutup bila aman, pintu dan jendela dibuka, ruangan dikosongkan, dan perusahaan gas atau teknisi gas dihubungi dari luar gedung.
Revision history
| Date | Version | Change |
|---|---|---|
| October 30, 2026 | 2 | Revised to the chapter standard |
| October 20, 2026 | 1 | First published |
How to cite
Kurnia (2026). Pemanas dan kendali setrika gulung: sensor suhu dan sepatunya, termostat pengaman, pembakar gas dan pengawasan nyala, sambungan putar uap, elemen listrik, dan kode galat. ARSTEMA Academy. Revised October 30, 2026. arstema.com/academy/konsep/pemanas-dan-kendali-setrika-gulung-sensor-suhu-dan-sepatunya-termostat-pengaman-pembakar-gas-dan-pengawasan-nyala-sambungan-putar-uap-elemen-listrik-dan-kode-galat
Self-check · 3 questions
Check your understanding before moving on
Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.
Safety limits still apply. This quiz tests reasoning; it doesn’t authorize mixing, adjusting, dismantling, live measurement, or field action.
Setelah silinder dingin semalaman pada ruang 21 °C, tiga PT100 terbaca 108,3, 108,1, dan 115,6 Ω. Sensor mana yang perlu ditindaklanjuti, dan apa yang dipastikan dulu?
Ubah setelan 12 mm kolom air ke pascal.
Pada manual servis 325 mm, sensor kiri 230 °C dan kanan 200 °C. Kemudian kiri 194 °C dan kanan 197 °C. Kapan pemanas boleh hidup lagi?
Nearby chapters
Reading order by shelf: Laundry · Chapter 31.
Reading order by shelf: Laundry · Chapter 29.
Bab lain dalam Sistem Laundry.