Sepeda motor listrik, baterai dan pengisian: sel dan susunan seri-paralel, sistem manajemen baterai, pengisi daya, tukar baterai, pengisian di gedung dan bahaya kebakaran, penyimpanan, dan perawatan
Staf rumah sakit mengisi baterai sepeda motor listrik mereka di ruang ganti basement memakai kabel rol, dan setelah sebulan stopkontaknya menghitam. Teknisi diminta menjelaskan penyebabnya dan menyusun tempat serta aturan pengisian. Bab ini membahas sel silinder dan prismatik, kimia berbasis nikel dan LFP, menghitung tegangan, kapasitas, dan energi pak dari jumlah sel, sistem manajemen baterai pada pak portabel, pengisi daya dan waktu pengisian, tukar baterai dan SPBKLU menurut Permen ESDM 1/2023, bahaya kebakaran saat mengisi di gedung, aturan tempat pengisian staf, penyimpanan, dan penanganan pak yang rusak atau terendam.
Materi ini menyentuh bahaya nyata. Penjelasan konsep tidak menggantikan prosedur lokasi, kompetensi, isolasi energi, SDS terbaru, atau izin kerja.
Di sebuah rumah sakit, sekitar sepuluh staf datang dengan sepeda motor listrik yang baterainya dapat dilepas. Parkir basement tidak memiliki stopkontak, sehingga sebagian staf membawa baterai ke ruang ganti di basement dan mengisinya selama sif. Enam pengisi daya dicolokkan ke dua kabel rol yang bersambung ke satu stopkontak di dekat loker. Setelah sebulan, petugas kebersihan melaporkan stopkontak itu menghitam dan berbau plastik terbakar, dan steker salah satu kabel rol sudah berubah bentuk. Ruang ganti itu juga menjadi jalur menuju tangga darurat.
Manajemen meminta teknisi menjelaskan apa yang terjadi dan menyusun tempat serta aturan pengisian yang aman. Jawabannya memerlukan dua hal: memahami isi pak baterai dan pengisinya, dan memahami bagaimana pengisian di dalam gedung dapat memicu panas di instalasi dan kebakaran baterai.
Batas pembahasan
Bab ini membahas baterai dan pengisian sepeda motor listrik untuk teknisi fasilitas: sel dan kimianya, susunan seri-paralel, sistem manajemen baterai pada pak portabel, pengisi daya, tukar baterai, bahaya kebakaran, aturan tempat pengisian staf, penyimpanan, dan pak yang rusak atau terendam. Dasar sel litium, kapasitas, keadaan muatan, resistans dalam, pola pengisian arus tetap lalu tegangan tetap, dan penyimpanan dijelaskan di Bab 7; kelas tegangan, kebakaran baterai, dan kendaraan rusak atau terendam di Bab 9; proteksi kebakaran gedung di Bab 17 · Bangunan & Fasilitas; kotak kontak dan sirkit akhir di Bab 32 · Kelistrikan & Kendali; RCD di Bab 22 · Kelistrikan & Kendali; dan proteksi arus lebih di Bab 23 · Kelistrikan & Kendali. Arsitektur dan jangkauan sepeda motor listrik ada di Bab 16, dan pengisian mobil listrik di gedung di Bab 24.
Membuka pak, mengganti sel, dan memperbaiki pengisi atau sistem manajemen baterai tidak dibahas dan tidak dikerjakan teknisi fasilitas. Pemasangan sirkit baru dikerjakan instalatir berwenang. Sumbernya adalah narasi Otomotif, Keselamatan Teknik, dan Fisika, OpenStax Chemistry 2e, cuplikan peraturan dan panduan resmi, pemberitaan, dan bab terbit Academy. Angka contoh adalah angka latihan.
Sel litium: bentuk dan kimia
Buku OpenStax Chemistry 2e menjelaskan bahwa pada baterai litium ion, muatan mengalir ketika ion litium berpindah antara anoda grafit dan katoda oksida logam, dengan tegangan sel sekitar 3,7 V. Baterai ini populer karena dapat memberi arus besar, lebih ringan daripada jenis lain, tegangannya hampir tetap selama pengosongan, dan hanya perlahan kehilangan muatan saat disimpan.
Bentuk sel yang umum di pak sepeda motor (pengetahuan umum):
- Sel silinder (cylindrical cell) adalah sel litium ion berselubung logam berbentuk tabung dengan kapasitas kecil per sel, sehingga pak memerlukan banyak sel yang dirangkai paralel.
- Sel prismatik (prismatic cell) adalah sel litium ion berbentuk kotak dengan kapasitas besar per sel, sehingga pak memerlukan lebih sedikit sel dan sambungan.
Kimia sel menentukan tegangan dan sifatnya. Nilai di bawah ini diambil dari Bab 7 (nilai literatur umum):
| Ciri | Berbasis nikel (sering disebut NMC) | Litium besi fosfat (LFP) |
|---|---|---|
| Tegangan nominal per sel | Sekitar 3,6 sampai 3,7 V | Sekitar 3,2 V |
| Batas tegangan isi per sel | Sekitar 4,2 V | Sekitar 3,6 V |
| Energi per kilogram | Lebih tinggi | Lebih rendah |
| Kestabilan termal dan umur siklus | Lebih rendah | Lebih tinggi |
Batas tegangan akhir pengosongan dan arus terbesar sel ditetapkan pabrik sel dan tidak ditulis sebagai angka umum.
Susunan seri-paralel pak sepeda motor
Rumus tegangan dan kapasitas pak seri-paralel ada di Bab 7. Untuk menghitung isi pak dari lembar data, ditambahkan jumlah sel dan energinya:
dengan jumlah sel seri, jumlah sel paralel di tiap kelompok, tegangan nominal sel (V), kapasitas sel (Ah), dan energi pak (Wh). Susunan ditulis singkat sebagai "16s12p" untuk 16 seri dan 12 paralel (pengetahuan umum). Tegangan sistem 48, 60, dan 72 V yang umum dijumpai adalah kebiasaan industri, bukan standar resmi (pengetahuan umum). Susunan yang mungkin (angka latihan dari tegangan sel Bab 7):
| Sebutan sistem | Susunan | Nominal | Penuh | Terhadap batas kelas A sekitar 60 V DC |
|---|---|---|---|---|
| 48 V | 13 seri berbasis nikel | 48,1 V | 54,6 V | Di bawah |
| 48 V | 15 atau 16 seri LFP | 48 sampai 51,2 V | 54 sampai 57,6 V | Di bawah |
| 60 V | 16 seri berbasis nikel | 59,2 V | 67,2 V | Melewati saat penuh |
| 72 V | 20 seri berbasis nikel | 74 V | 84 V | Melewati |
Kolom terakhir adalah penalaran editorial dari batas kelas A di Bab 9: pak 72 V nominal, yang penuh sekitar 84 V, melewati batas itu, sehingga konektor dan kabel dayanya diperlakukan dengan aturan tegangan tinggi. Sel terlemah dalam untai seri membatasi seluruh pak, seperti di Bab 7. Narasi Otomotif memuat laporan lapangan bahwa seiring waktu dapat terbentuk hubung singkat yang membuat sel tidak berguna; penyebabnya tidak terbaca di narasi, dan sel seperti itu menurunkan seluruh untai.
Sistem manajemen baterai pada pak portabel
Fungsi sistem manajemen baterai, yaitu perlindungan, penyeimbangan, komunikasi, dan pencatatan, dijelaskan di Bab 7. Pada pak sepeda motor yang dapat dilepas, sistem itu berada di dalam pak dan sering memutus pengisian dan pengosongan dengan sakelar MOSFET, bukan kontaktor (pengetahuan umum). Pak yang dikunci karena tegangan sel terlalu rendah tidak dipaksa diisi dengan pengisi lain, seperti peringatan di Bab 7.
Narasi Otomotif memuat laporan lapangan bahwa teknisi yang menjalankan uji hubung singkat, pengisian berlebih, pengosongan berlebih, suhu tinggi, perangkat keselamatan listrik, atau penuaan sel litium harus melihat gerbang keselamatan wajib langsung di baris pelaksanaannya. Uji penyalahgunaan seperti itu adalah pekerjaan laboratorium, bukan pekerjaan teknisi gedung. Narasi yang sama mengutip ketentuan bahwa hanya personel terlatih yang boleh mengisi dan mengganti baterai forklift listrik; prinsip itu mendasari pengarahan singkat bagi staf sebelum memakai titik pengisian gedung (penalaran editorial).
Pengisi daya dan waktu pengisian
Pengisi daya portabel (portable charger) adalah perangkat terpisah dari kendaraan yang dicolokkan ke kotak kontak 230 V dan mengisi pak dengan pola arus tetap lalu tegangan tetap. Pengisi harus pasangan pak itu: tegangan akhir, kimia, dan konektornya sesuai, seperti ditegaskan di Bab 7. Waktu dan arus jala-jala diperkirakan dengan:
dengan waktu pengisian (jam), kapasitas pak (Ah), keadaan muatan awal (pecahan), arus tahap arus tetap (A), ekor tahap tegangan tetap (jam), tegangan pak saat diisi (V), efisiensi pengisi, dan faktor daya pengisi dianggap mendekati 1. Satu pengisi kecil hanya menarik satu sampai dua ampere, tetapi menariknya terus-menerus berjam-jam, dan beberapa pengisi pada satu stopkontak menjumlahkan arusnya.
Panduan NFPA yang disebarkan dinas pemadam kebakaran di Amerika Serikat meminta pengisian pada suhu ruang dan menghindari pengisian di bawah 0 °C atau di atas 40 °C. Pengisi menjadi hangat saat bekerja; jangan menutupnya dengan kain, jok, atau tas (pengetahuan umum).
Tukar baterai dan SPBKLU
Tukar baterai (battery swapping) adalah cara mengganti pak yang kosong dengan pak yang sudah terisi di stasiun penukaran, sehingga kendaraan tidak menunggu pengisian. Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2023 mengatur infrastruktur pengisian listrik untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, yaitu stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU), dan instalasi pengisian pribadi. SPBKLU (public battery swapping station) adalah fasilitas umum tempat baterai kendaraan listrik yang kosong ditukar dengan baterai yang sudah terisi.
Menurut abstrak peraturan di situs JDIH Kementerian ESDM, penyelenggara SPBKLU memerlukan nomor identitas penukaran, baterai yang memenuhi ketentuan, aplikasi penukaran daring, dan mesin penukar; lokasi yang disarankan antara lain SPBU dan tempat parkir umum; dan penyediaan tahap awal ditugaskan kepada PLN. Menurut pemberitaan, Kementerian Perindustrian dan BSN telah menyusun standar baterai kendaraan listrik, dan konsep standardisasi baterai sepeda motor listrik untuk tukar baterai disebut selesai pada 2024 dengan acuan regulasi PBB UN R136. Nomor SNI baterai tukar sepeda motor belum dapat dipastikan dari sumber resmi per 18 Oktober 2026.
Bagi armada, tukar baterai memindahkan pengisian dan perawatan pak ke luar gedung. Yang diperiksa sebelum memilihnya (penalaran editorial): kecocokan kendaraan dengan sistem tukar, letak stasiun di rute, jam layanan, isi kontrak sewa pak, dan siapa yang menanggung pak yang rusak.
Pengisian di dalam gedung dan bahaya kebakaran
Panduan resmi dinas pemadam kebakaran Indonesia tentang pengisian sepeda motor listrik di gedung tidak ditemukan. Sebagai contoh luar negeri, panduan NFPA yang disebarkan dinas pemadam kebakaran dan lembaga energi di Amerika Serikat memuat butir berikut:
- Beli dan pakai hanya perangkat, baterai, dan pengisi yang tercantum (listed) oleh laboratorium uji yang diakui.
- Colokkan pengisi langsung ke kotak kontak dinding, tidak ke stopkontak bertingkat atau kabel sambungan.
- Isi satu perangkat atau baterai pada satu waktu.
- Cabut setelah penuh; hindari pengisian semalaman atau tanpa diawasi.
- Jangan mengisi atau menyimpan di pintu masuk atau jalur keluar.
- Hentikan pengisian bila baterai retak, bocor, berbau, berubah warna, atau berubah bentuk.
Menurut sumber sekunder, standar yang sering dirujuk adalah UL 2849 untuk sistem kelistrikan sepeda listrik, UL 2271 untuk pak baterai kendaraan listrik ringan, dan UL 2272 untuk perangkat mobilitas pribadi; sertifikat UL 2271 pada baterai saja tidak berarti seluruh kendaraan memenuhi UL 2849. Di Indonesia, menurut pemberitaan, ahli otomotif ITB menyarankan tidak mengisi di dalam rumah pada malam hari, memakai pengisi yang disetujui pabrik, tidak membiarkan konektor tersambung lama setelah penuh, dan memasang jaringan khusus untuk pengisian. Menurut pemberitaan lain, pabrik dalam negeri berpendapat pengisian di dalam ruangan tidak berbahaya bila dilakukan benar: pengisi rekomendasi, langsung ke kotak kontak dinding, tanpa kabel rol, dan kapasitas listrik diperiksa. Karena sumber Indonesia berbeda pendapat, bab ini mengikuti panduan NFPA dan proteksi kebakaran di Bab 17 · Bangunan & Fasilitas (penalaran editorial). Menurut pemberitaan, Damkar Kota Malang menyebut baterai motor listrik yang sedang dirakit mengalami beban berlebih saat diisi di ruang praktikum politeknik, dan pada September 2024 kebakaran bengkel motor listrik di Malang bermula dari percikan pada baterai litium yang sedang diisi.
Narasi Keselamatan Teknik mengutip buku instalasi listrik bahwa pintu keluar kebakaran dan jalur penyelamatan harus selalu bertanda jelas dan bebas halangan, dan bahwa konduktor sirkit yang kelebihan beban dapat menimbulkan kebakaran. Narasi Fisika mencatat pembagian kelas kebakaran menurut NFPA, yang juga dipakai Permenaker 04/MEN/1980, dengan kelas D untuk logam mudah terbakar seperti kalium, litium, dan magnesium. Pak litium ion hampir tidak berisi logam litium, sehingga APAR kelas D bukan jawaban untuknya (pengetahuan umum); pak yang mengalami reaksi termal tak terkendali memerlukan pendinginan air dalam jumlah besar oleh pemadam kebakaran, seperti di Bab 9.
Aturan tempat pengisian staf
Aturan berikut adalah penalaran editorial yang menggabungkan panduan NFPA, Bab 32 · Kelistrikan & Kendali, Bab 22 · Kelistrikan & Kendali, Bab 17 · Bangunan & Fasilitas, dan Bab 9; rancangan instalasi dan proteksi kebakarannya disetujui pengelola gedung dan dikerjakan pihak berwenang.
| Aturan | Alasan |
|---|---|
| Tempat khusus yang bukan ruang ganti, lorong, lobi, atau dekat pintu keluar dan tangga darurat, dipilih bersama pengelola proteksi kebakaran | Jalur keluar bebas; api baterai tidak menutup jalan evakuasi |
| Sirkit tersendiri, MCB tidak melebihi arus pengenal kotak kontak, dan RCD 30 mA | Kotak kontak dipakai orang awam, seperti syarat PUIL di Bab 32 · Kelistrikan & Kendali dan Bab 22 · Kelistrikan & Kendali |
| Kotak kontak dinding 16 A berkontak pembumian, satu pengisi per kotak kontak, dan jumlah kotak kontak per sirkit sesuai Bab 32 · Kelistrikan & Kendali | Panduan NFPA; arus kontinu dari banyak pengisi |
| Larangan kabel rol, stopkontak bertingkat, dan adaptor | Sambungan tambahan memanaskan kontak tanpa memutus MCB |
| Hanya pengisi asli atau yang disetujui pabrik; pak tanpa identitas, rusak, atau pernah terendam ditolak | Pengisi harus pasangan pak; pak rusak dapat terbakar |
| Pengisian pada jam ada petugas, tidak semalaman tanpa diawasi, dan dicabut setelah penuh | Panduan NFPA |
| Detektor kebakaran, APAR untuk api awal di sekitar, nomor darurat, dan prosedur evakuasi | Bab 17 · Bangunan & Fasilitas dan Bab 9 |
| Pemeriksaan bulanan steker dan kotak kontak dari bekas panas, dengan kamera termal bila ada | Sambungan buruk tampak sebagai titik panas, seperti di Bab 10 |
Jumlah kotak kontak per sirkit dan pemilihan pengaman mengikuti Bab 32 · Kelistrikan & Kendali dan Bab 23 · Kelistrikan & Kendali. Bab 32 · Kelistrikan & Kendali juga mengingatkan bahwa sambungan kendur memanaskan tanpa menarik arus lebih, sehingga MCB tidak memutus. Inilah penjelasan yang paling mungkin mengapa stopkontak di kasus pembuka menghitam walaupun pengamannya tidak pernah trip (penalaran editorial).
Penyimpanan, perawatan, dan pak rusak atau terendam
Penyimpanan litium pada muatan sekitar 40 sampai 60 persen, pemeriksaan bulanan, dan larangan mengisi di bawah sekitar 0 °C ada di Bab 7. Hal yang khas untuk pak sepeda motor yang dapat dilepas (pengetahuan umum, selaras dengan panduan NFPA):
- Pak dibawa dengan pegangannya dan tidak dijatuhkan; pak yang pernah jatuh keras diperiksa bengkel resmi sebelum diisi.
- Konektor pak dan steker pengisi dibersihkan dari debu dan air, lalu diperiksa dari bekas panas, pin longgar, dan plastik yang berubah warna.
- Pak yang pernah terendam banjir, penyok, menggelembung, bocor, atau berbau tidak diisi dan tidak dimasukkan ke gedung. Pak itu dikarantina di tempat terbuka yang jauh dari bahan mudah terbakar, seperti perlakuan kendaraan rusak di Bab 9, lalu diserahkan ke pabrik atau bengkel resmi.
- Pak yang lama disimpan diperiksa tegangan dan keadaannya di panel atau indikator pak sebelum diisi.
- Pak bekas dibuang mengikuti petunjuk pabrik dan ketentuan pengelolaan limbah yang berlaku, tidak bersama sampah biasa.
Contoh kerja
Contoh 1: pak 60 V dari sel silinder. Sel berbasis nikel 3,7 V 2,5 Ah disusun 16s12p (angka latihan). Tegangan nominal V, kapasitas Ah, jumlah sel , dan energi Wh. Pemeriksaan: Wh. Tegangan penuh V.
Contoh 2: pak 48 V dari sel prismatik LFP. Sel LFP 3,2 V 30 Ah disusun 16s1p (angka latihan). Tegangan nominal V, kapasitas 30 Ah, energi Wh, dari hanya 16 sel. Kapasitasnya sama dengan Contoh 1, tetapi energinya lebih kecil karena tegangannya lebih rendah. Tegangan penuh V, masih di bawah batas kelas A.
Contoh 3: memeriksa kelas tegangan. Pak 20 seri berbasis nikel bertegangan nominal V dan penuh V, jauh di atas sekitar 60 V. Pak 13 seri penuh V, di bawahnya. Penanda "48 V" atau "72 V" di pelat pak menunjuk kelas sistem, tetapi pemeriksaan dilakukan pada tegangan penuh.
Contoh 4: waktu pengisian. Pak 30 Ah pada keadaan muatan 20 persen diisi pengisi 5 A (angka latihan). Tahap arus tetap memakan sekitar jam, ditambah ekor tegangan tetap sekitar 1 jam (angka latihan), jadi sekitar 5,8 jam. Pengisian dari kosong sampai penuh memakan lebih dari jam, sehingga pengisian selama satu sif kerja cukup, tetapi pengisian semalaman tanpa diawasi tidak diperlukan.
Contoh 5: arus jala-jala satu pengisi. Pengisi 5 A pada tegangan pak sekitar 67 V memberi W. Dengan efisiensi 0,85 (angka latihan), daya dari jala-jala W dan arusnya A.
Contoh 6: arus di stopkontak kasus pembuka. Enam pengisi seperti Contoh 5 menarik A melalui satu stopkontak dan satu steker kabel rol, terus-menerus selama berjam-jam. Arus itu di bawah 16 A, sehingga MCB tidak memutus. Bila sepuluh staf mengisi bersamaan, arusnya A, melebihi satu sirkit kotak kontak 16 A.
Contoh 7: panas di kontak yang buruk. Panas di satu sambungan adalah . Bila resistans kontak steker kabel rol 0,05 (angka latihan), panasnya W di titik sekecil ujung pin. Bila kontak memburuk menjadi 0,2 , panasnya W, atau sekitar 148 Wh selama 7 jam pengisian. Panas sebesar itu di dalam plastik steker cukup untuk menghitamkan dan melelehkannya, sementara MCB tetap tidak memutus.
Contoh 8: merencanakan titik pengisian staf. Dua puluh empat staf masing-masing menempuh 20 km per hari dengan 35 Wh/km (angka latihan), sehingga perlu Wh ke baterai atau Wh dari jala-jala, total kWh per hari. Dengan pengisi 335 W, satu motor perlu jam, dibulatkan 2,5 jam bersama ekor dan pergantian. Delapan kotak kontak selama sif 8 jam menyediakan 64 slot-jam untuk 60 slot-jam yang diperlukan, cukup tetapi ketat. Delapan kotak kontak dibagi dua sirkit, masing-masing A.
Contoh 9: tukar baterai untuk armada. Tiga sepeda motor rumah sakit masing-masing menempuh 50 km per hari dengan 40 Wh/km, yaitu 2.000 Wh. Bila pak tukar memberi 1,5 kWh energi pakai (angka latihan), setiap motor perlu , dibulatkan dua kali tukar per hari, dan armada enam kali tukar. Mengisi 2.000 Wh di gedung dengan pengisi 335 W memerlukan sekitar 6 jam per motor; perbandingan ini, ditambah biaya sewa dan letak stasiun, menjadi dasar keputusan.
Kondisi berhenti
Hentikan pengisian, jauhkan orang, dan serahkan kepada petugas yang berwenang, pabrik, atau bengkel resmi bila:
- Pak atau pengisi berasap, berdesis, berbau menyengat, terlalu panas disentuh, atau menggelembung; ikuti rencana tanggap darurat dan Bab 17 · Bangunan & Fasilitas.
- Kotak kontak, steker, atau kabel menghitam, berubah bentuk, atau berbau plastik terbakar; matikan sirkitnya dan minta instalatir memeriksa.
- Pak pernah terendam, jatuh keras, penyok, atau bocor.
- Pengisi bukan pasangan pak, tidak berlabel, atau kabelnya rusak.
- Pengisian dilakukan di jalur keluar, di ruang ganti, atau dengan kabel rol, dan belum dapat dipindahkan.
- Sistem manajemen baterai mengunci pak atau panel menampilkan galat sel, suhu, atau pengisian.
Salah tafsir yang sering terjadi
- "Arus satu pengisi kecil, jadi aman memakai kabel rol." Beberapa pengisi menjumlahkan arus selama berjam-jam, dan sambungan tambahan memanaskan kontak tanpa memutus MCB.
- "Pak 48 V dan 72 V sama bahayanya karena sama-sama baterai motor." Pak 72 V yang penuh berada di atas batas kelas A, sedangkan pak 48 V di bawahnya; keduanya tetap dapat memberi arus hubung singkat besar.
- "Pengisi lain boleh dipakai asal konektornya cocok." Tegangan akhir dan kimia harus cocok; pengisi yang salah dapat mengisi sel melewati batasnya.
- "APAR kelas D memadamkan kebakaran baterai litium." Pak litium ion hampir tidak berisi logam litium, dan pak yang terbakar memerlukan pendinginan air dalam jumlah besar oleh pemadam kebakaran.
- "Pak yang terendam boleh diisi setelah kering." Pak terendam dikarantina di luar gedung dan diperiksa bengkel resmi lebih dulu.
Hubungan dengan bab lain
Bab ini memakai dasar baterai dari Bab 7, keselamatan dan kebakaran baterai dari Bab 9, dan diagnosis pengisian serta pemeriksaan termal dari Bab 10. Instalasi titik pengisian mengikuti Bab 32 · Kelistrikan & Kendali tentang kotak kontak, Bab 22 · Kelistrikan & Kendali tentang RCD, Bab 23 · Kelistrikan & Kendali tentang proteksi arus lebih, dan Bab 17 · Bangunan & Fasilitas tentang proteksi kebakaran. Bab 16 menjelaskan arsitektur dan energi per kilometer, Bab 18 konversi sepeda motor bensin, dan Bab 24 pengisian mobil listrik di gedung.
Latihan dan pembahasan
- Sel 3,6 V 3,0 Ah disusun 20s10p. Berapa tegangan nominal, kapasitas, energi, jumlah sel, dan tegangan penuh bila batas isi 4,2 V per sel? Termasuk kelas tegangan apa?
- Pak LFP berisi 15 sel 3,2 V 40 Ah seri. Berapa tegangan nominal, energi, dan tegangan penuh pada 3,6 V per sel?
- Pengisi 4 A mengisi pak 25 Ah pada sekitar 54,6 V dari keadaan muatan 30 persen, dengan efisiensi 0,85. Berapa arus jala-jala dan waktu tahap arus tetap?
- Dua belas pengisi masing-masing 1,1 A direncanakan pada satu sirkit 16 A dengan dua belas kotak kontak. Apa masalahnya, dan bagaimana susunan yang lebih baik?
- Resistans kontak steker 0,1 . Berapa panasnya pada 8 A dan pada 4 A?
- Pagi setelah banjir, seorang staf ingin mengisi pak sepeda motornya yang semalam terendam di parkir basement. Apa yang dilakukan teknisi?
Kunci jawaban beralasan
- Tegangan V, kapasitas Ah, energi Wh, dan jumlah sel 200. Tegangan penuh V, di atas batas kelas A sekitar 60 V, sehingga pak diperlakukan dengan aturan tegangan tinggi Bab 9.
- Tegangan nominal V dan energi Wh. Tegangan penuh V, masih di bawah batas kelas A, tetapi arus hubung singkatnya tetap berbahaya.
- Daya DC W, daya jala-jala W, dan arus A. Tahap arus tetap memakan jam, ditambah ekor tegangan tetap.
- Arus total A memang di bawah 16 A, tetapi bersifat kontinu dan jumlah kotak kontak melebihi batas delapan kotak kontak per sirkit 16 A yang dicatat Bab 32 · Kelistrikan & Kendali. Susunan yang lebih baik adalah dua sirkit masing-masing enam kotak kontak, sekitar 6,6 A per sirkit, dengan RCD 30 mA.
- Pada 8 A, W, dan pada 4 A, W. Panas naik dengan kuadrat arus, sehingga menggabungkan banyak pengisi pada satu kontak memperburuknya jauh lebih cepat daripada kenaikan arusnya.
- Teknisi melarang pak itu diisi atau dibawa masuk gedung, karena air banjir dapat merusak isolasi dan sel di dalamnya. Pak dikarantina di tempat terbuka yang jauh dari bahan mudah terbakar, diberi tanda, dan diserahkan ke pabrik atau bengkel resmi, seperti perlakuan kendaraan terendam di Bab 9.
Referensi
Sumber luar
- OpenStax: Chemistry 2eopenstax.org
- Permen ESDM Nomor 1 Tahun 2023jdih.esdm.go.id
- f0294 bahan dirbinusgatrik.esdm.go.id
- Ebike Charging Safety Resource Librarynyserda.ny.gov
- E Bike and Lithium Ion Battery Safety Informationgulfshoresal.gov
- e micro mobilitycsagroup.org
- kiat cegah risiko kebakaran pada kendaraan listrikm.antaranews.com
Bab terkait
- Baterai traksi dan pengisian: sel litium dan asam timbal, kapasitas dan energi, keadaan muatan, sistem manajemen baterai, pengisian AC dan DC, dan ruang pengisianOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 7
- Keselamatan tegangan tinggi kendaraan: kelas tegangan, isolasi dan pemantau isolasi, interlock, pemutus servis, uji tanpa tegangan, APD, kebakaran baterai, dan kendaraan rusakOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 9
- Proteksi kebakaran tingkat pemeriksaan: segitiga api, APAR, hidran dan pipa tegak, sprinkler, katup pemantau, pompa kebakaran, alarm, dan bahaya laundryBangunan & Fasilitas · Bab 17
- Sirkit akhir: kotak kontak, sakelar, dan pengelompokan sirkitKelistrikan & Kendali · Bab 32
- RCD: tipe, sensitivitas, lokasi wajib, dan trip tak diinginkanKelistrikan & Kendali · Bab 22
- Proteksi arus lebih: MCB, MCCB, sekering, dan koordinasi dengan kabelKelistrikan & Kendali · Bab 23
- Diagnosis kendaraan listrik: data kendaraan, kode galat, bus CAN, isolasi, baterai dan pengisian, motor dan inverter, dan urutan diagnosis yang amanOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 10
- Sepeda motor listrik: arsitektur, motor di roda dan motor tengah, pengendali motor, pedal gas elektronik, pengereman regeneratif, energi per kilometer, dan jangkauanOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 16
- Konversi sepeda motor BBM ke listrik: aturan di Indonesia, komponen pengganti, menghitung kebutuhan motor dan baterai, pengawatan dan pengaman, uji, dan risiko konversi tanpa izinOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 18
- Mobil listrik, pengisian di hotel dan gedung: mode pengisian, jenis konektor, daya AC dan DC, kapasitas sambungan listrik, sirkuit dan proteksi termasuk deteksi arus bocor DC, manajemen beban, aturan di Indonesia, dan tata letak parkirOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 24
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Batas keselamatan tetap berlaku. Kuis ini menguji penalaran, bukan memberi izin melakukan pencampuran, penyetelan, pembongkaran, pengukuran berenergi, atau tindakan lapangan.
Sel 3,6 V 3,0 Ah disusun 20s10p. Berapa tegangan nominal, kapasitas, energi, jumlah sel, dan tegangan penuh bila batas isi 4,2 V per sel? Termasuk kelas tegangan apa?
Pak LFP berisi 15 sel 3,2 V 40 Ah seri. Berapa tegangan nominal, energi, dan tegangan penuh pada 3,6 V per sel?
Pengisi 4 A mengisi pak 25 Ah pada sekitar 54,6 V dari keadaan muatan 30 persen, dengan efisiensi 0,85. Berapa arus jala-jala dan waktu tahap arus tetap?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Otomotif & Mobilitas Listrik · Bab 18.
Urutan baca menurut rak: Otomotif & Mobilitas Listrik · Bab 16.