Skip to content

Search ARSTEMA

Type a chapter, term, symptom, or tool.

    Back to the atlas
    Electrical & Control · Chapter 22Applied

    By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 24 min read

    RCD: tipe, sensitivitas, lokasi wajib, dan trip tak diinginkan

    RCD sebagai perangkat: prinsip trafo arus jumlah dan batas deteksinya, RCCB, RCBO, dan modul RCD, tipe AC, A, F, dan B menurut bentuk arus sisa, sensitivitas 10/30/100/300 mA dengan batas waktu putus jenis umum dan tipe S, syarat selektivitas, lokasi wajib menurut PUIL 2020 411.3.3, 411.3.4, dan Lampiran F, serta pembagian sirkit terhadap arus bocor alami menurut 516, Lampiran E, dan 314.1. Contoh kerja memilih tipe dan pembagian RCD untuk mesin cuci ber-VFD satu fasa, mesin cuci ber-VFD tiga fasa, dan pengering, termasuk RCD hulu yang tipenya tidak lebih rendah. Padanan PUIL 2020 Bagian 5-53 untuk aturan pemilihan tipe dan selektivitas belum diverifikasi. RCD yang trip berulang tidak pernah dijembatani atau diganti dengan yang kurang peka.

    This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.

    High-risk material

    This material involves real hazards. A concept explanation doesn’t replace site procedures, competency, energy isolation, the latest SDS, or a work permit.

    Section you’re reading: Chapter opening

    Di sebuah laundry komersial dengan puluhan mesin, teknisi menemukan bahwa staf terbiasa menjembatani RCD (gawai proteksi arus sisa, GPAS) yang sering trip dengan kawat tembaga. Kebiasaan ini bukan kejahatan yang disengaja, melainkan respons terhadap gangguan yang tidak dipahami: RCD yang trip berulang dianggap rusak, bukan sinyal bahaya. Akibatnya, instalasi berjalan tanpa gawai yang bereaksi pada arus bocor puluhan miliampere.

    Batas pembahasan

    Bab ini membahas RCD sebagai perangkat pada instalasi 230/400 V, 50 Hz: cara kerja, bentuk, tipe, sensitivitas, lokasi wajib, dan pencegahan trip tak diinginkan. CBR, MRCD (IEC 60947-2), dan pengisian kendaraan listrik tidak dibahas mendalam; Bagian 7-722 hanya dirujuk sebagai contoh ketentuan tipe. Standar gawainya IEC 61008-1 dan IEC 61009-1 edisi 2024; SNI IEC 61008-1:2017 berbasis edisi lebih lama. Ketentuan pemilihan dan selektivitas RCD di PUIL 2020 Bagian 5-53 (531 dan 535.3) belum diverifikasi, sehingga aturan tipe hulu, pembanding arus bocor, dan selektivitas di bab ini mengikuti IEC 60364-5-53 dan pedoman gawai. Peran RCD dalam strategi proteksi ada di Bab 21 (proteksi kejut listrik), dan diagnosis RCD yang trip di Bab 80 (diagnosis instalasi). Uraian ini bahan belajar, bukan instruksi kerja; pengukuran bertegangan hanya dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD.

    Prinsip kerja: trafo arus jumlah

    RCD (residual current device) adalah gawai yang memutus sirkit termasuk netralnya bila arus sisa melebihi nilai tertentu (definisi GPAS PUIL 2020 Lampiran F). Ia bekerja dengan trafo arus jumlah (summation current transformer), yaitu inti toroid feromagnetik yang dilewati semua konduktor aktif sirkit, fasa dan netral pada satu fasa atau ketiga fasa dan netral pada tiga fasa. Dalam kondisi normal arus beban kembali seluruhnya melalui konduktor aktif lain, sehingga jumlah sesaat arus di toroid nol dan kumparan sekunder tidak terinduksi.

    Bila isolasi rusak membuat rangka bertegangan lalu tersentuh seseorang, sebagian arus kembali melalui konduktor proteksi, tubuh, atau bumi. Arus sisa (residual current) adalah jumlah sesaat arus konduktor aktif di toroid, yang kini sama dengan arus bocor ke bumi. Arus sisa menginduksi tegangan pada kumparan sekunder, dan bila melebihi ambang, pelepas membuka kontak.

    Karena membandingkan arus konduktor aktif, RCD tidak mendeteksi hubung singkat fasa-netral atau fasa-fasa, dan tidak melihat orang yang menyentuh fasa dan netral sekaligus tanpa jalan ke bumi; akibatnya pada tubuh dibahas di Bab 75 (bahaya listrik pada tubuh). Proteksi hubung singkat dan beban lebih tetap disediakan MCB atau pengaman lebur terpisah, atau RCBO yang menggabungkan kedua fungsi.

    Jenis perangkat: RCCB, RCBO, dan modul RCD

    RCCB (residual current operated circuit-breaker without integral overcurrent protection) adalah RCD tanpa proteksi arus lebih menurut IEC 61008-1. RCCB dipasang seri dengan MCB atau pengaman lebur, sehingga proteksi arus lebih dapat diubah tanpa mengganti RCD. RCBO (residual current operated circuit-breaker with integral overcurrent protection) adalah gabungan RCD dan MCB dalam satu perangkat menurut IEC 61009-1. RCBO hemat ruang di PHB dan membuat setiap sirkit padam sendiri, tetapi bila satu elemen rusak seluruh perangkat diganti.

    Modul RCD adalah unit tambahan yang dirakit pada MCB untuk modernisasi instalasi lama; kompatibilitasnya dengan MCB diverifikasi menurut dokumentasi pabrikan. Netral tidak boleh digabung antarsirkit di sisi beban RCD, karena arus balik sirkit lain menyebabkan trip yang tidak terkait bocor ke bumi (Bab 80).

    Netral wajib melewati toroid bersama fasa, dan karena itu PUIL 2020 411.4.5 melarang GPAS dalam sistem TN-C: bila konduktor PEN melewati toroid, arus gangguan ke rangka kembali lewat konduktor yang sama dan tidak menjadi arus sisa. Pada TN-C-S, RCD dipasang di hilir titik pemisahan PEN menjadi PE dan N, dan PE tidak dilewatkan melalui RCD.

    Tipe RCD: AC, A, F, dan B

    Tipe RCD (RCD type) adalah penggolongan RCD menurut bentuk arus sisa yang dijamin dapat dideteksinya.

    TipeArus sisa yang dijamin memicu pemutusanToleransi arus searah halus yang ditumpangkan
    ACSinus bolak-balikTidak dijamin
    ASeperti AC, ditambah arus searah berdenyutSampai 6 mA
    FSeperti A, ditambah arus sisa frekuensi campuran dari konverter yang disuplai fasa-netralSampai 10 mA
    BSeperti F, ditambah arus sisa sinus sampai 1 kHz dan arus searah halusTipe ini mendeteksinya

    Tipe F dan B memenuhi persyaratan tambahan IEC 62423 di samping IEC 61008-1 atau IEC 61009-1, yang mengatur tipe AC dan A. Tipe B juga memenuhi tipe F, A, dan AC. Peralatan berpenyearah satu fasa memerlukan sekurang-kurangnya tipe A, VFD satu fasa tipe F atau B, dan penyearah tiga fasa seperti VFD tiga fasa tipe B; tipe AC hanya untuk beban yang diketahui tidak menghasilkan komponen searah. Bila manual pabrik meminta tipe yang lebih tinggi, manual yang diikuti.

    Aturan tipe B itu tidak otomatis berlaku untuk inverter PLTS on-grid tiga fasa tanpa trafo (Bab 92 tentang inverter on-grid string). Satu manual inverter tidak menyarankan pengaman bocor eksternal karena ada pemantau arus sisa internal, tetapi bila RCD tetap diwajibkan meminta tipe A 300 mA atau lebih; manual lain meminta paling sedikit 300 mA, atau jumlah inverter kali 300 mA untuk beberapa inverter pada satu pengaman bocor utama, tanpa menyebut tipe. Pernyataan itu hanya berlaku untuk sirkit inverter yang manualnya memuatnya; VFD dan konverter lain tetap mengikuti aturan tipe di atas. Tipe dan arus trip RCD sirkit inverter, serta kecocokannya dengan RCD hulu, ditentukan perancang menurut manual unit yang terpasang, dan RCD 300 mA itu tidak menggantikan RCD 30 mA pada lokasi wajib.

    Konverter tiga fasa, termasuk VFD mesin cuci industri berdaya besar, dapat menghasilkan arus bocor searah halus bila isolasi di sisi rel DC atau keluarannya rusak; arus ini tidak dijamin terdeteksi RCD tipe AC, A, atau F, dan hanya tipe B yang diuji untuknya menurut IEC 62423:2009. Arus searah di atas toleransi tipe A atau F juga dapat memagnetisasi inti toroid sehingga RCD itu kurang peka terhadap gangguan bolak-balik biasa.

    PUIL 2020 Bagian 5-51 Lampiran E (informatif), yang mereproduksi syarat produk IEC 61140, menyatakan peralatan a.b. tidak boleh membangkitkan komponen searah pada konduktor proteksi yang mengganggu RCD. Bagian 7-722 memberi contoh untuk titik isi kendaraan listrik: RCD 30 mA tersendiri sekurang-kurangnya tipe A, dan bila memakai stopkontak atau konektor IEC 62196, proteksi arus gangguan searah berupa RCD tipe B, atau tipe A atau F dengan gawai deteksi arus searah sisa (RDC-DD) IEC 62955, kecuali stasiun pengisian sudah menyediakannya.

    Ada aturan hierarki: RCD hulu tidak boleh bertipe lebih rendah daripada RCD hilir; IEC 60364-5-53 (2019, Amandemen 1:2020) 531.2.3.3.2 meminta RCD hulu sekurang-kurangnya memenuhi persyaratan tipe RCD hilirnya. Bila RCD hilir bertipe B, RCD hulu yang dilalui arus sirkit yang sama juga harus bertipe B, karena arus bocor searah yang belum cukup besar untuk memutus RCD hilir tetap mengalir melalui RCD hulu dan dapat membutakan RCD hulu tipe A atau AC sehingga tidak bekerja pada gangguan bolak-balik di sirkit lain yang ia lindungi. RCD paralel dapat terkena sebagian arus yang sama.

    Rentang arus pemutusan bergantung pada bentuk arus. Untuk arus sinus, RCD tidak boleh memutus sampai 0,5 IΔn0{,}5\,I_{\Delta\text{n}} dan harus memutus pada IΔnI_{\Delta\text{n}}, sehingga RCD 30 mA boleh memutus antara 15 mA dan 30 mA (Bab 18). Untuk arus searah berdenyut setengah gelombang pada tipe A, batas atasnya 1,4 IΔn1{,}4\,I_{\Delta\text{n}} (untuk IΔnI_{\Delta\text{n}} di atas 10 mA; 2 IΔn2\,I_{\Delta\text{n}} untuk 10 mA ke bawah), dan batas bawahnya bergantung pada sudut penyalaan arus uji: 0,35 IΔn0{,}35\,I_{\Delta\text{n}} pada 0°, 0,25 IΔn0{,}25\,I_{\Delta\text{n}} pada 90°, dan 0,11 IΔn0{,}11\,I_{\Delta\text{n}} pada 135°. Untuk arus searah halus pada tipe B, rentangnya 0,5 sampai 2 IΔn2\,I_{\Delta\text{n}}.

    Sensitivitas dan selektivitas: memilih arus operasi sisa pengenal

    Arus operasi sisa pengenal (rated residual operating current) IΔnI_{\Delta\text{n}} adalah arus sisa yang harus membuat RCD memutus, yang menyatakan sensitivitasnya. Nilai terlalu besar mengurangi proteksi orang, sedangkan nilai terlalu kecil menyebabkan trip berulang karena arus bocor alami yang tidak berbahaya.

    IΔnI_{\Delta\text{n}} (mA)Jenis waktuPenggunaan utamaAcuan PUIL 2020
    10Umum (tanpa tunda)Bila diminta pabrikan atau ketentuan lokasi khususTidak diwajibkan di bagian yang tersedia
    30UmumProteksi tambahan pada lokasi wajib; proteksi gangguan sistem TT411.3.3, 411.3.4, 415.1, Lampiran F
    100Umum atau STingkat antara; tipe S 100 mA nilai terkecil yang memenuhi rasio 3 terhadap hilir 30 mATidak disebut
    300Umum atau SProteksi dari bahaya kebakaran; RCD huluLampiran F F.1.2.3, Tabel G.1

    RCD tipe S (selective) adalah RCD dengan waktu tunda yang disengaja: selain waktu putus maksimum, standar memberi waktu tak-kerja (non-operating time) minimum, yaitu lama arus sisa boleh mengalir tanpa membuat RCD memutus. Tipe S hanya dibuat untuk IΔnI_{\Delta\text{n}} di atas 30 mA. Batas waktunya menurut tabel standar gawai, yang diperiksa dengan uji alat (Bab 18), adalah:

    Arus sisaJenis umum: waktu putus maksimumTipe S: waktu tak-kerja minimum sampai waktu putus maksimum
    IΔnI_{\Delta\text{n}}300 ms130 sampai 500 ms
    2 IΔn2\,I_{\Delta\text{n}}150 ms60 sampai 200 ms
    5 IΔn5\,I_{\Delta\text{n}}40 ms50 sampai 150 ms

    Tujuan tipe S adalah selektivitas (selectivity): pada arus bocor di satu sirkit, RCD hilir jenis umum memutus lebih dulu dan hanya sirkit itu yang padam; bila RCD hilir gagal, RCD hulu memutus sebagai cadangan. Syaratnya menurut pedoman gawai: RCD hulu bertipe S, dan arus operasi sisa pengenalnya sekurang-kurangnya tiga kali milik RCD hilir.

    IΔn,hulu≥3 IΔn,hilir,ttak-kerja,hulu(IΔ)>tputus,hilir(IΔ)I_{\Delta\text{n},\text{hulu}} \ge 3\,I_{\Delta\text{n},\text{hilir}}, \qquad t_{\text{tak-kerja},\text{hulu}}(I_\Delta) > t_{\text{putus},\text{hilir}}(I_\Delta)

    dengan IΔI_\Delta arus sisa gangguan (mA) dan tt waktu (ms) pada arus itu. Syarat pertama mencegah RCD hulu memutus pada arus bocor di pita hilir; syarat kedua memastikan RCD hilir selesai memutus sebelum RCD hulu bertindak.

    Lokasi wajib dan lokasi yang disarankan

    PUIL 2020 411.3.3 mewajibkan RCD tidak melebihi 30 mA untuk kotak kontak a.b. berarus pengenal sampai 32 A yang dipakai orang awam untuk penggunaan umum dan untuk peralatan a.b. mobil luar ruang sampai 32 A, pada semua sistem pembumian kecuali sistem IT yang arus gangguan pertamanya tidak melebihi 15 mA; angka 32 A adalah arus pengenal kotak kontak atau peralatan, bukan arus beban. Butir 411.3.4, yang ditulis untuk sistem TN dan TT, mewajibkan RCD yang sama untuk sirkit akhir luminer di perumahan rumah tangga tunggal. Pada TT, RCD umumnya juga wajib sebagai proteksi gangguan (411.5.2), dengan syarat RA×IΔn≤50R_\text{A}\times I_{\Delta\text{n}}\le50 V (411.5.3) yang dinilai di Bab 21. RCD 30 mA adalah proteksi tambahan saat proteksi dasar atau proteksi gangguan gagal atau pengguna lalai (415.1.1), bukan sarana tunggal, dan tidak meniadakan tindakan proteksi 411 sampai 414 (415.1.2).

    Kotak kontak untuk orang awam (411.3.3). Kewajiban itu mencakup kotak kontak di area pelayanan pelanggan laundry, dan teks 411.3.3 tidak memuat pengecualian untuk kotak kontak yang hanya dipakai personel terlatih; tafsir untuk kotak kontak khusus mesin ada di Bab 3 (membaca norma kelistrikan).

    Proteksi kebakaran (Lampiran F dan 5110.8.4.3). Lampiran F (normatif) F.1.2.3 memberi RCD maksimum 300 mA untuk proteksi dari bahaya kebakaran; F.1.2.2 a) tercetak "maksimum 30 A" untuk RCD proteksi gangguan sistem TT, padahal yang dimaksud 30 mA, konsisten dengan F.1.2.1 dan Tabel G.1. RCD 300 mA bukan pengganti RCD 30 mA hilir, melainkan lapisan yang memutus arus bocor berkelanjutan sebelum membakar isolasi atau debu serat. Butir 5110.8.4.3 menyebut GPAS 30 mA dan 300 mA sebagai bagian "proteksi yang lengkap" PSDK (PHB) daya; seperti di Bab 3, ini petunjuk tambahan, bukan daftar sirkit wajib.

    Lokasi yang disarankan di laundry. Mesin cuci yang disambung magun ke sakelar isolasi tidak termasuk rumusan 411.3.3, tetapi di ruang basah RCD 30 mA tetap proteksi yang tersisa di antara tangan operator dan rangka bertegangan. Tabel 790.28 menggolongkan area teromol pencuci dan sentrifugal binatu sebagai ruang lembab dan basah; ketentuan ruang basah ada di Bab 37 (ruang basah dan ruang khusus). Susunan yang disarankan: RCD 30 mA tersendiri per mesin cuci dan pengering, sehingga gangguan satu mesin tidak mematikan mesin lain, dan bila proteksi kebakaran dipasang, RCD 300 mA tipe S di PHB utama dengan tipe tidak lebih rendah daripada RCD hilir terberat. Sirkit penerangan dan kotak kontak layanan umum memakai RCD 30 mA tipe A, karena banyak penggerak LED dan pengisi daya memuat penyearah.

    Arus bocor alami dan pencegahan trip tak diinginkan

    Arus bocor alami (protective conductor current) adalah arus yang mengalir dari peralatan ke konduktor proteksi dalam operasi normal. Sumbernya filter EMC berkapasitor ke konduktor proteksi, arus frekuensi tinggi pensakelaran VFD yang kembali lewat kapasitansi kabel dan belitan motor (Bab 73 tentang pemasangan lapangan mesin), serta kapasitansi dan arus bocor isolasi elemen pemanas berdaya besar. Dalam batas pabrik, arus ini bukan tanda kerusakan isolasi.

    PUIL 2020 516 meminta arus konduktor proteksi peralatan kompatibel dengan desain instalasi; batas IEC 61140 7.5.2 di Lampiran E Bagian 5-51 (informatif) dipertimbangkan bila informasi pabrikan tidak tersedia. Untuk peralatan hubungan tetap atau stasioner tanpa tindakan khusus untuk konduktor proteksi, batasnya 3,5 mA sampai 7 A, 0,5 mA per ampere untuk 7 sampai 20 A, dan 10 mA di atas 20 A; peralatan di atas 10 mA memerlukan konduktor proteksi diperkuat. Nilai itu batas atas, bukan arus bocor nyata, sehingga data pabrikan diutamakan, dan Catatan 3 pada 516 menganjurkan peralatan yang nilainya dicantumkan.

    Karena RCD boleh memutus pada arus sisa sinus antara 50 % dan 100 % IΔnI_{\Delta\text{n}}, RCD 30 mA dapat memutus pada arus bocor serendah 15 mA; sepuluh mesin yang masing-masing membocorkan 2 mA ke satu RCD sudah memberi 20 mA, di dalam pita tempat RCD boleh memutus.

    PUIL 2020 314.1 meminta instalasi dibagi dalam sirkit, antara lain untuk mengurangi trip RCD tak diinginkan akibat arus konduktor proteksi yang bukan gangguan. Caranya: kumpulkan arus bocor tiap peralatan dari data pabrik atau ukur dengan tang arus bocor (personel kompeten, alat berkategori ukur sesuai, APD; Bab 16 tentang tang ampere), kelompokkan sehingga jumlahnya per RCD tidak melebihi 30 % IΔnI_{\Delta\text{n}} (IEC 60364-5-53 531.2.3.2), lalu pasang RCD per kelompok atau per peralatan. Untuk RCD 30 mA batasnya 9 mA, menyisakan ruang bagi lonjakan saat mesin dihidupkan; pada 2 mA per mesin, empat mesin (8 mA) masih di bawahnya:

    ∑kIbocor,k≤0,30 IΔn\sum_{k} I_{\text{bocor},k} \le 0{,}30\,I_{\Delta\text{n}}

    dengan Ibocor,kI_{\text{bocor},k} arus bocor alami peralatan ke-kk di hilir satu RCD (mA) dan IΔnI_{\Delta\text{n}} arus operasi sisa pengenal RCD (mA). Penjumlahan aritmetika adalah batas atas karena arus bocor tidak selalu sefase; tang di keluaran RCD membaca jumlah fasornya (Bab 16).

    Pengujian berkala RCD

    Tombol uji (test button) adalah tombol yang mengalirkan arus sisa simulasi di dalam RCD untuk memeriksa mekanisme trip. Tombol ditekan berkala menurut interval pabrikan, untuk ruang cuci sebulan sekali (Bab 81 tentang pemeliharaan listrik terencana). Bila RCD tidak memutus saat tombol ditekan, RCD tidak memberi proteksi, dan sirkitnya tidak dioperasikan sampai RCD diganti dan diuji.

    Tombol uji hanya membuktikan mekanisme bekerja; ia tidak mengukur waktu putus atau arus pemutusan, dan tidak membuktikan PE utuh. Untuk itu diperlukan alat uji RCD menurut IEC 61557-6 (Bab 18): pada 0,5 IΔn0{,}5\,I_{\Delta\text{n}} RCD tidak boleh memutus, pada IΔnI_{\Delta\text{n}} dan 5 IΔn5\,I_{\Delta\text{n}} waktu putus dicatat, dan pada uji naik bertahap arus saat memutus dicatat. Uji ini bertegangan, sehingga hanya oleh personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD, tanpa orang lain menyentuh bagian konduktif terbuka selama uji.

    Contoh kerja

    Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Uji bertegangan hanya dilakukan personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD. Contoh 1 sampai 3 memilih RCD untuk tiga peralatan laundry bersistem TN-C-S 230/400 V; arus bocornya dianggap dari lembar data pabrik, karena nilai aktual bergantung pada desain filter EMC dan VFD.

    PeralatanSuplaiArus bocor alamiKode IEC 81346-2
    Mesin cuci ber-VFD satu fasa, 1,5 kW230 V, satu fasa3,5 mA-M1 / -T1
    Mesin cuci ber-VFD tiga fasa, 4 kW400 V, tiga fasa5,0 mA-M2 / -T2
    Pengering (pemanas listrik dan motor tanpa VFD), 3 kW230 V, satu fasa2,0 mA-E1 / -M3

    Contoh 1: tipe RCD untuk tiga peralatan laundry. Tipe ditentukan bentuk arus sisa, bukan daya. Konverter fasa-netral -M1/-T1 menghasilkan arus sisa berdenyut dan frekuensi campuran, sehingga dipilih tipe F atau B; tipe A tidak dipakai kecuali manual VFD mengizinkannya secara tertulis. Penyearah tiga fasa -M2/-T2 dapat menghasilkan arus bocor searah halus, sehingga hanya tipe B yang dapat diterima. Arus bocor pemanas -E1/-M3 terutama sinus, tetapi papan kendalinya berpenyearah satu fasa, sehingga tipe A memadai; tipe F atau B diperbolehkan. Nilai 5,0 mA pada -M2 melampaui batas Lampiran E untuk peralatan stasioner berarus pengenal 8 A (0,5×8=4,00{,}5\times8=4{,}0 mA), sehingga hanya dipakai bila benar tercantum di data pabrik; tanpa data, batas Lampiran E menjadi pegangan menurut 516.

    Contoh 2: sensitivitas dan pembagian sirkit. Tiap mesin di ruang basah harus dapat padam sendiri, sehingga mendapat RCD atau RCBO 30 mA tersendiri: -F1 untuk -M1, -F2 empat kutub untuk -M2, dan -F3 untuk -E1/-M3. Bebannya terhadap pembanding 30 % adalah 3,5/30=11,7 %3{,}5/30=11{,}7\ \%, 5,0/30=16,7 %5{,}0/30=16{,}7\ \%, dan 2,0/30=6,7 %2{,}0/30=6{,}7\ \%. Penggabungan -M1 dan -E1/-M3 dalam satu RCD memberi 3,5+2,0=5,53{,}5+2{,}0=5{,}5 mA atau 5,5/30=18,3 %5{,}5/30=18{,}3\ \%, masih di bawah 30 %, tetapi tetap tidak disarankan karena trip satu mesin mematikan mesin lain yang mungkin sedang dipakai pelanggan, dan RCD gabungan harus bertipe F.

    Contoh 3: tipe dan arus bocor RCD hulu. RCD hulu -F4 empat kutub untuk proteksi kebakaran dan cadangan dipilih 300 mA tipe S, dan harus tipe B karena arus searah -M2 juga melewatinya. Arus bocornya 3,5+5,0+2,0=10,53{,}5+5{,}0+2{,}0=10{,}5 mA (10,5/300=3,5 %10{,}5/300=3{,}5\ \%), dan rasionya 300/30=10≥3300/30=10\ge3. Setiap RCD dilengkapi proteksi arus lebih sesuai sirkitnya; setelah terpasang, setiap RCD diuji dengan alat (Bab 18), dan arus bocor tiap sirkit dicatat sebagai garis dasar tren (Bab 81).

    Contoh 4: selektivitas -F1 dan -F4. Gangguan bolak-balik 1.500 mA di sirkit -F1 (50 IΔn50\,I_{\Delta\text{n}} bagi -F1, 5 IΔn5\,I_{\Delta\text{n}} bagi -F4) diputus -F1 paling lama 40 ms, sedangkan -F4 tipe S tidak memutus sebelum 50 ms; gangguan 150 mA (5 IΔn5\,I_{\Delta\text{n}} bagi -F1) hanya 0,5 IΔn0{,}5\,I_{\Delta\text{n}} bagi -F4, arus tempat -F4 tidak boleh memutus. Pada gangguan logam TN arus sisanya ratusan ampere, dan di situ tabel standar gawai memberi waktu tak-kerja minimum tipe S 40 ms, sama dengan waktu putus maksimum jenis umum, sehingga selektivitas bersandar pada data pabrik dan MCB hilir yang memutus lebih dulu.

    Contoh 5: dapur hotel tanpa data arus bocor. Tiga peralatan dapur hotel berhubungan tetap, masing-masing berarus pengenal 16 A, direncanakan pada satu RCD 30 mA. Lembar datanya tidak mencantumkan arus konduktor proteksi, sehingga batas Lampiran E menjadi pegangan menurut 516:

    Ibocor,maks=0,5×16=8,0 mA,0,30×30=9,0 mA,3×8,0=24 mAI_\text{bocor,maks} = 0{,}5 \times 16 = 8{,}0\ \text{mA}, \qquad 0{,}30 \times 30 = 9{,}0\ \text{mA}, \qquad 3 \times 8{,}0 = 24\ \text{mA}

    Satu peralatan hampir menghabiskan anggaran 9 mA, dan tiga peralatan dapat mencapai pita 15 sampai 30 mA tempat RCD boleh memutus. Setiap peralatan mendapat RCD tersendiri, kecuali data pabrik menyatakan arus yang jauh lebih kecil.

    Contoh 6: membaca hasil uji RCD tipe A di lobi hotel. RCD 30 mA tipe A yang melindungi kotak kontak layanan umum di lobi hotel diuji dengan alat: tidak memutus pada 15 mA sinus, memutus 28 ms pada 30 mA dan 12 ms pada 150 mA, dan pada uji naik setengah gelombang sudut 0° memutus pada 38 mA. Rentang setengah gelombangnya:

    0,35×30=10,5 mA  ≤  Iputus  ≤  1,4×30=42 mA0{,}35 \times 30 = 10{,}5\ \text{mA} \;\le\; I_\text{putus} \;\le\; 1{,}4 \times 30 = 42\ \text{mA}

    Semua hasil memenuhi: 28 ms di bawah 300 ms, 12 ms di bawah 40 ms, dan 38 mA di dalam 10,5 sampai 42 mA.

    Kondisi berhenti

    Penyelidikan dan perbaikan pada setiap keadaan berikut dikerjakan personel kompeten:

    1. RCD yang trip berulang tidak dijembatani, dilepas, ditahan tuasnya, atau diganti dengan RCD bersensitivitas lebih besar tanpa menemukan dan mengatasi penyebabnya. Trip berulang wajib diselidiki personel kompeten sebelum instalasi dioperasikan kembali; jalannya dibahas di Bab 80.
    2. RCD yang tidak memutus dengan tombol ujinya atau gagal uji alat: sirkitnya tidak dioperasikan sampai RCD diganti dan diuji ulang.
    3. RCD yang tipenya lebih rendah daripada yang diminta manual mesin atau bentuk arus bebannya, misalnya tipe AC atau A pada mesin ber-VFD tiga fasa, atau RCD hulu bertipe lebih rendah daripada RCD hilir: mesin tidak dioperasikan sampai tipenya benar.
    4. Konduktor PEN melewati toroid (sistem TN-C, dilarang PUIL 2020 411.4.5), atau netral di sisi beban RCD tersambung ke netral sirkit lain atau ke PE: RCD tidak dianggap melindungi sampai pengawatannya dibetulkan.
    5. PE mesin putus atau isolasinya rendah, tetapi mesin diusulkan tetap jalan karena sudah ber-RCD: mesin tidak dioperasikan, karena RCD hanya proteksi tambahan (PUIL 2020 415.1).

    Salah tafsir yang sering terjadi

    Guess what’s wrong first, then open the explanation.

    Common misconception

    RCD tipe AC cukup untuk semua peralatan.

    Why is it wrong?

    Tipe AC hanya dijamin untuk arus sisa sinus; peralatan dengan penyearah memerlukan sekurang-kurangnya tipe A, VFD satu fasa tipe F atau B, dan VFD tiga fasa tipe B.

    Common misconception

    RCD 30 mA melindungi dari semua bahaya listrik.

    Why is it wrong?

    PUIL 2020 415.1 menempatkan RCD sebagai proteksi tambahan yang bukan sarana tunggal: RCD tidak menggantikan isolasi, pembumian, MCB, atau pengaman lebur, dan tidak melindungi dari hubung singkat atau sentuhan fasa-netral. Angka 30 mA juga bukan batas aman arus tubuh (Bab 75).

    Common misconception

    ELCB mengalirkan arus badan ke pembumian dan melindungi dari korsleting.

    Why is it wrong?

    Kedua klaim itu tercetak di dua buku ajar instalasi, dan keliru karena RCD hanya membandingkan arus konduktor aktif lalu memutus. Gawai yang dioperasikan tegangan gangguan, yang juga pernah disebut ELCB, tidak tercakup PUIL 2020 (411.5.2).

    Common misconception

    Trip berulang berarti RCD rusak dan harus diganti.

    Why is it wrong?

    Penyebab tersering adalah arus bocor alami gabungan yang terlalu besar untuk satu RCD, isolasi yang menurun, netral yang tersentuh PE atau dipakai bersama, atau pembagian sirkit yang tidak tepat. Mengganti RCD tanpa menyelidiki penyebabnya menunda bahaya.

    Hubungan dengan bab lain

    Prasyaratnya Bab 3 (membaca norma kelistrikan), Bab 16 (tang ampere), Bab 18 (uji pembumian dan uji RCD), dan Bab 21 (strategi proteksi kejut listrik). Selektivitas antarpengaman ada di Bab 25, pengelompokan sirkit di Bab 32 (sirkit akhir), EMC dan filter VFD di Bab 69 (instalasi VFD), dan susunan lengkap satu laundry di Bab 38 (studi kasus instalasi laundry). Isolasi dan verifikasi bebas tegangan mengikuti Bab 2 · Keselamatan (verifikasi keadaan aman), dan RCD di sisi AC inverter PLTS atap dibahas di Bab 92 (inverter on-grid string).

    Latihan dan pembahasan

    Try to answer first, then open the worked solution.

    1. Teknisi memasang RCD tipe A untuk mesin cuci ber-VFD tiga fasa karena stok tipe B habis. Mengapa ini tidak dapat diterima, dan apa risikonya?

      See the worked solution

      VFD tiga fasa dapat menghasilkan arus bocor searah halus bila isolasi rel DC atau keluarannya rusak, padahal RCD tipe A hanya dijamin sampai 6 mA arus searah halus; di atas itu RCD dapat tidak memutus dan kurang peka terhadap gangguan bolak-balik. Ini kondisi berhenti 3: mesin tidak dioperasikan sampai RCD tipe B terpasang.

    2. Tiga pengering berarus bocor alami 2,5 mA, 3,0 mA, dan 2,0 mA berada pada satu RCD 30 mA. Hitung jumlah dan persentasenya terhadap IΔnI_{\Delta\text{n}}, lalu nilai terhadap pembanding 30 %.

      See the worked solution

      Jumlahnya 2,5+3,0+2,0=7,52{,}5+3{,}0+2{,}0=7{,}5 mA, yaitu 7,5/30×100 %=25 %7{,}5/30\times100\ \%=25\ \%, di bawah pembanding 30 % (9 mA), jadi memenuhi. Sisa ruangnya 9,0−7,5=1,59{,}0-7{,}5=1{,}5 mA, sehingga pengering keempat serupa (2,0 sampai 3,0 mA) melampauinya; sirkit ini tidak ditambah beban.

    3. Sebuah PHB memiliki RCD hulu tipe A 300 mA tipe S dan dua RCD hilir 30 mA, satu tipe A dan satu tipe B untuk mesin ber-VFD tiga fasa. Apakah susunan ini memenuhi aturan hierarki tipe, dan mengapa?

      See the worked solution

      Tidak memenuhi: karena satu RCD hilir bertipe B, RCD hulu harus bertipe B. Arus searah yang belum memutus RCD hilir tipe B (sampai 2 IΔn=602\,I_{\Delta\text{n}}=60 mA) mengalir melalui RCD hulu dan dapat melampaui toleransi 6 mA tipe A, sehingga RCD hulu terbutakan dan tidak memberi proteksi kebakaran atau cadangan. RCD hulu diganti tipe B 300 mA tipe S.

    4. RCD 30 mA yang diuji dengan arus sinus naik bertahap memutus pada 27 mA. Apakah ini memenuhi, dan berapa rentang yang diperbolehkan?

      See the worked solution

      Memenuhi untuk arus sinus: rentangnya 0,50×30=150{,}50\times30=15 mA sampai 1,00×30=301{,}00\times30=30 mA, dan 27 mA berada di dalamnya. Kelayakan lengkap masih memerlukan waktu putus pada IΔnI_{\Delta\text{n}} (paling lama 300 ms) dan 5 IΔn5\,I_{\Delta\text{n}} (paling lama 40 ms); uji setengah gelombang memakai rentang lain.

    5. Kotak kontak 16 A di area pelayanan pelanggan (dalam ruang) dan teras pengiriman (luar ruang) sebuah laundry dilindungi RCD 30 mA. Staf menyarankan melepas RCD dalam ruang karena menurutnya hanya luar ruang yang wajib. Nilai saran ini menurut PUIL 2020.

      See the worked solution

      Saran itu keliru: 411.3.3 mewajibkan RCD 30 mA untuk kotak kontak sampai 32 A yang dipakai orang awam untuk penggunaan umum, tanpa memandang dalam atau luar ruang. Butir luar ruang menyangkut peralatan mobil, sehingga melepas RCD dalam ruang melanggar PUIL 2020.

    6. RCD 30 mA sirkit mesin cuci trip tiga kali seminggu, dan pengganti berspesifikasi sama juga trip. Langkah apa yang seharusnya diambil menurut kondisi berhenti?

      See the worked solution

      RCD tidak diganti lagi sebelum penyebab trip ditemukan, karena RCD kedua yang juga trip menunjukkan penyebabnya kemungkinan besar arus sisa yang melampaui pita, bukan RCD rusak. Langkahnya: (1) catat pola trip terhadap beban, jam, dan cuaca; (2) personel kompeten mengukur arus bocor dalam operasi dengan tang arus bocor berkategori ukur sesuai dan APD; (3) setelah isolasi, penguncian, dan verifikasi bebas tegangan menurut Bab 2 · Keselamatan, uji resistansi isolasi kabel, motor, dan pemanas serta periksa netral yang tersentuh PE; (4) bila arus bocor normal tetapi jumlahnya besar, bagi sirkit; (5) periksa tipe RCD terhadap manual. RCD diuji dengan alat setelah penyebab diatasi.

    Referensi

    External sources

    • IEC 61008-1:2024 (Ed. 4.0), Residual current operated circuit-breakers without integral overcurrent protection for household and similar uses (RCCBs), Part 1: General ruleswebstore.ansi.org
    • IEC 61009-1:2024 (Ed. 4.0), Residual current operated circuit-breakers with integral overcurrent protection for household and similar uses (RCBOs), Part 1: General ruleswebstore.iec.ch
    • IET Wiring Matters 77 (September 2019), Which RCD Type? (sekunder)electrical.theiet.org
    • IEC 62423:2009 (Ed. 2.0), Type F and type B residual current operated circuit-breakers with and without integral overcurrent protection for household and similar useswebstore.iec.ch
    • Electrical Installation Guide, Types of RCDs (sekunder)electrical-installation.org
    • Electrical Installation Guide, RCDs selection in presence of DC earth leakage currents (sekunder)electrical-installation.org
    • IEC 60364-5-53:2019/AMD1:2020, pratinjau: 531.2.3.2 dan 531.2.3.3.2 (sekunder, pratinjau)cdn.standards.iteh.ai
    • Panduan teknis RCD pabrikan: tabel waktu putus jenis umum dan tipe S, rentang arus setengah gelombang, selektivitas (sekunder)library.e.abb.com
    • Publikasi teknis pabrikan 19, RCD Testing 18th Edition Basics (Oktober 2019), rentang arus searah tipe B (sekunder)doepke.co.uk

    Revision history

    DateVersionChange
    October 29, 20263Revised to the chapter standard
    October 20, 20262Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references
    September 30, 20261First published

    How to cite

    Kurnia (2026). RCD: tipe, sensitivitas, lokasi wajib, dan trip tak diinginkan. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/rcd-tipe-sensitivitas-lokasi-wajib-dan-trip-tak-diinginkan

    Self-check · 3 questions

    Check your understanding before moving on

    Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.

    0/3rated

    Safety limits still apply. This quiz tests reasoning; it doesn’t authorize mixing, adjusting, dismantling, live measurement, or field action.

    1

    Teknisi memasang RCD tipe A untuk mesin cuci ber-VFD tiga fasa karena stok tipe B habis. Mengapa ini tidak dapat diterima, dan apa risikonya?

    2

    Tiga pengering berarus bocor alami 2,5 mA, 3,0 mA, dan 2,0 mA berada pada satu RCD 30 mA. Hitung jumlah dan persentasenya terhadap IΔnI_{\Delta\text{n}}, lalu nilai terhadap pembanding 30 %.

    3

    Sebuah PHB memiliki RCD hulu tipe A 300 mA tipe S dan dua RCD hilir 30 mA, satu tipe A dan satu tipe B untuk mesin ber-VFD tiga fasa. Apakah susunan ini memenuhi aturan hierarki tipe, dan mengapa?

    Self-assessment progress0%

    Nearby chapters

    NextProteksi arus lebih: MCB, MCCB, sekering, dan koordinasi dengan kabel

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 23.

    PreviousProteksi kejut listrik: proteksi dasar, proteksi gangguan, pemutusan otomatis, dan kelas peralatan

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 21.

    Same disciplineTegangan, arus, resistansi, dan daya

    Bab lain dalam Teknik Elektro dan Elektronika.