Skip to content

Search ARSTEMA

Type a chapter, term, symptom, or tool.

    Back to the atlas
    Electrical & Control · Chapter 7Applied

    By Kurnia · Published September 30, 2026 · Revised October 29, 2026 · Version 3 · 24 min read

    Perbaikan faktor daya: kapasitor, bank bertahap, dan batas amannya

    Kapasitor paralel menyuplai daya reaktif di dekat beban sehingga arus dari sumber turun. Bab ini menjelaskan cara menghitung kvar dari daya dan faktor daya atau dari data meter, memilih kompensasi individual, kelompok, atau terpusat dengan bank bertahap, menyesuaikan setelan relai beban lebih pada kompensasi individual, serta batas aman kapasitor: rating tegangan dan arus menurut PUIL 2020 5100.10, tegangan sisa, kompensasi berlebih, eksitasi diri, dan resonansi harmonisa. Enam contoh kerja merancang bank bertahap untuk laundry dengan satuan eksplisit dan memperlihatkan kesalahan konversi kvar pada rumus kapasitansi di PUIL 2020, menyetel relai beban lebih kompresor berkapasitor, serta menghitung waktu peluahan unsur, kompensasi kelompok, kenaikan tegangan akibat kompensasi berlebih, dan tegangan kapasitor dengan reaktor 14 %. Bab ini tidak membahas desain filter harmonisa aktif atau bank tegangan menengah.

    This chapter is still in Indonesian. Its English edition will follow.

    Section you’re reading: Chapter opening

    Pemilik sebuah laundry komersial menerima tagihan dengan baris biaya kelebihan daya reaktif. Seorang teknisi memasang kapasitor tetap 30 kvar di PHB utama, dan tagihan berikutnya turun. Tiga bulan kemudian meter menunjukkan faktor daya mendahului pada malam hari, satu kapasitor menggembung, dan seorang pekerja membuka panel untuk memeriksanya tepat setelah MCB-nya diturunkan. Ketiga kejadian itu berakar sama: kapasitor dipilih dari angka kvar saja, tanpa melihat profil beban, harmonisa, dan energi yang tersimpan di dalamnya.

    Batas pembahasan

    Bab ini membahas kapasitor daya swapulih tegangan rendah untuk sistem 230/400 V, 50 Hz di instalasi pelanggan: di terminal motor, di PHB cabang, atau sebagai bank bertahap di PHB utama. Dasarnya adalah arus kapasitor yang mendahului tegangan di Bab 5 serta segitiga daya dan biaya daya reaktif di Bab 6. Harmonisa hanya dibahas sejauh menyangkut resonansi dan reaktor detuning (sumber dan ukurannya di Bab 10), dan filter aktif serta kompensasi tegangan menengah tidak dibahas. Bab ini bahan belajar, bukan instruksi kerja; pemasangan dan perawatan bank kapasitor dilakukan personel kompeten dengan instalasi dibebaskan dari tegangan.

    Prinsip kompensasi: daya reaktif disuplai di dekat beban

    Motor induksi membutuhkan daya reaktif untuk membangun medan magnetnya. Tanpa kompensasi, daya reaktif itu dipertukarkan dengan sumber melalui trafo, kabel, dan PHB, dan arusnya ikut memanaskan konduktor. Kapasitor paralel menarik arus yang mendahului tegangan 90°, berlawanan dengan komponen reaktif arus motor yang tertinggal 90°, sehingga pertukaran energi sebagian besar terjadi antara kapasitor dan motor.

    Dalam segitiga daya, kapasitor mengurangi QQ tanpa mengubah PP, sehingga SS dan arus dari sumber turun. Motor tetap menerima arus magnetisasi yang sama; yang berkurang adalah arus di hulu titik pemasangan kapasitor. Kapasitor di terminal motor karena itu meringankan seluruh kabel ke motor, sedangkan kapasitor di PHB utama hanya meringankan trafo dan kabel masuk. PUIL 2020 Bagian 8-1, 6.6.3, menyatakan koreksi dapat dilakukan di tingkat beban atau terpusat, tergantung penerapannya.

    Menghitung kvar yang dibutuhkan

    Bila daya aktif PP dan faktor daya awal cos⁡φ1\cos\varphi_1 diketahui, daya reaktif kapasitor untuk mencapai faktor daya sasaran cos⁡φ2\cos\varphi_2 adalah

    QC=P (tan⁡φ1−tan⁡φ2)Q_\text{C} = P\,(\tan\varphi_1 - \tan\varphi_2)

    dengan satuan QCQ_\text{C} mengikuti satuan PP: kW menghasilkan kvar. PUIL 2020 Bagian 5-510, 5100.10.6, memakai rumus yang sama. Asumsinya: PP tetap, kvar dinyatakan pada tegangan kerja, dan φ\varphi adalah sudut faktor daya pergeseran; bagian faktor daya yang rendah akibat distorsi harmonisa tidak diperbaiki kapasitor (Bab 6).

    Sasaran cos⁡φ2\cos\varphi_2 biasanya 0,90 sampai 0,95 atas alasan ekonomi, dan biaya kelebihan daya reaktif dikenakan pada golongan tarif yang mencantumkan komponen kVArh bila faktor daya rata-rata bulanan kurang dari 0,85. Faktor daya rata-rata dari energi meter satu periode, EPE_\text{P} dalam kWh dan EQE_\text{Q} dalam kvarh,

    cos⁡φrata=EPEP2+EQ2\cos\varphi_\text{rata} = \frac{E_\text{P}}{\sqrt{E_\text{P}^2 + E_\text{Q}^2}}

    cukup untuk menilai biaya kvarh, tetapi tidak untuk memilih ukuran dan tahap bank, karena rata-rata yang sama dapat berasal dari beban stabil maupun beban yang naik turun tajam. Bank dirancang dari profil beban puncak dan beban ringan yang direkam perekam daya selama minggu operasi yang mewakili (Bab 16).

    Kapasitor tiga fasa pada 400 V biasanya terhubung segitiga: tiap unsur berada pada tegangan fasa-fasa UU dan memikul sepertiga daya reaktif total, sedangkan pada hubungan bintang tiap unsur berada pada U/3U/\sqrt{3} (Bab 8).

    CΔ=QC/32πf U2,CY=QC2πf U2=3CΔ,QC dalam var, U dalam V, f dalam Hz, C dalam FC_\Delta = \frac{Q_\text{C}/3}{2\pi f\,U^2}, \qquad C_\text{Y} = \frac{Q_\text{C}}{2\pi f\,U^2} = 3C_\Delta, \qquad Q_\text{C}\ \text{dalam var},\ U\ \text{dalam V},\ f\ \text{dalam Hz},\ C\ \text{dalam F}

    PUIL 2020 5100.10.6 menulis kapasitansi sebagai "kvar" dibagi 2πfV22\pi f V^2 dengan VV dalam volt dan hasil dalam farad. Bentuk itu memuat tiga jebakan: angka kvar harus dikalikan 1.000 lebih dulu; hubungan kapasitor tidak disebut, padahal QCQ_\text{C} total menghasilkan CYC_\text{Y} dan QC/3Q_\text{C}/3 menghasilkan CΔC_\Delta; dan VV disebut tegangan pengenal, padahal kvar dari rumus sebelumnya adalah kebutuhan pada tegangan kerja, sehingga kvar dan tegangan harus diambil pada tegangan yang sama (Contoh 1).

    Daya reaktif kapasitor sebanding dengan kuadrat tegangan, Q=QN(U/UN)2Q = Q_\text{N}(U/U_\text{N})^2, dan PUIL 2020 5100.10.5.5 mensyaratkan tegangan pengenal kapasitor sekurang-kurangnya tegangan layanan jaringan, termasuk kenaikan akibat kapasitor itu sendiri. Tegangan 400 V dapat naik hingga +10 % menurut IEC 60038, sehingga kapasitor untuk jaringan 400 V lazim berperingkat 440 V atau lebih, dan pada 400 V hanya menghasilkan (400/440)2≈0,83(400/440)^2 \approx 0{,}83 kali kvar pelat namanya.

    Di mana kapasitor dipasang: individual, kelompok, dan terpusat

    Kompensasi individual (individual compensation) adalah kapasitor di terminal satu motor yang disakelar oleh kontaktor motor. Kvar hadir tepat saat motor berjalan, seluruh kabel ke motor diringankan, dan tidak perlu regulator; kekurangannya, banyak unit kecil, kapasitor menganggur saat motor berhenti, setelan relai beban lebih harus disesuaikan, dan ukurannya dibatasi eksitasi diri. Cara ini cocok untuk motor asut langsung yang berjalan lama, misalnya kompresor udara atau pompa sirkulasi. Motor yang diasut bintang-segitiga, dibalik putarannya, di-jog, atau digerakkan soft starter maupun VFD tidak diberi kapasitor di terminalnya tanpa desain khusus.

    Kompensasi kelompok (group compensation) adalah kapasitor atau bank kecil di PHB cabang yang melayani beban yang beroperasi bersama, misalnya deretan kipas pengering; kabel dari PHB utama ke PHB cabang diringankan, kabel ke tiap motor tidak. Kompensasi terpusat (central compensation) adalah bank bertahap dengan regulator di PHB utama atau di dekatnya, dalam susunan yang disebut PUIL 2020 5100.10.5: terpadu di panel utama, berdiri bebas, atau dengan kapasitor terpisah dari kubikel kendalinya demi ruang dan pembuangan panas. Letak terpusat memanfaatkan keragaman beban, sehingga untuk usaha kecil dengan banyak beban yang menyala bergantian biasanya menjadi pilihan pertama, ditambah kompensasi individual untuk motor besar yang berjalan lama.

    Pada kompensasi individual, setelan relai beban lebih mengikuti arus pengenal motor pada pelat nama (Bab 52). Kapasitor di terminal motor, di hilir relai, membuat relai mengukur jumlah fasor arus motor dan arus kapasitor, yang lebih kecil daripada arus motor, sehingga setelan pelat nama membiarkan motor melampaui arus pengenalnya sebelum relai trip. Setelan melindungi arus motor, bukan arus suplai, sehingga diturunkan menjadi arus yang terbaca relai saat motor bekerja pada arus pengenalnya, dihitung pada beban penuh karena arus kapasitor tetap sedangkan arus reaktif motor berubah menurut beban; ketentuan ini ada di PUIL 2000 5.10.3 dan tidak ditemukan pada 5100.10 PUIL 2020 yang tersedia. Bila kapasitor di hulu relai, di antara kontaktor dan relai, setelan tetap arus pelat nama, tetapi kapasitor memerlukan proteksi arus lebihnya sendiri.

    Bank bertahap dan regulatornya

    Bank bertahap (stepped capacitor bank) adalah beberapa tahap kapasitor, masing-masing dengan pengaman dan kontaktornya, yang disambung dan dilepas oleh regulator faktor daya. PUIL 2020 5100.10.5.4 membagi rakitannya menjadi kompartemen busbar dan isolasi utama, pengaman dan kontaktor tahap, reaktor kendali harmonisa, kapasitor, serta terminal dan regulator. Regulator membaca tegangan dan arus satu fasa melalui trafo arus (CT), lalu menambah atau mengurangi tahap sampai faktor daya masuk ke pita sasaran. Susunan tahap dinyatakan sebagai perbandingan, misalnya 1:2:3:3:3 pada Contoh 1, dan tahap yang sama besar dapat digilir agar ausnya merata.

    CT harus berada di kabel masuk di hulu titik sambung bank agar membaca arus beban dan arus kapasitor sekaligus; CT di hilir bank membuat regulator tidak melihat hasil tindakannya dan terus menambah tahap. Tahap terkecil harus lebih kecil daripada kebutuhan kvar pada beban paling ringan; bila tidak, regulator hanya bisa memilih antara kurang kompensasi dan kompensasi berlebih. Tahap yang baru dilepas masih bermuatan, sehingga regulator menunggu sebelum menyambungnya lagi, karena penyambungan saat tegangan sisa berlawanan fasa menimbulkan arus sentak jauh lebih besar; nilai tundanya mengikuti data pabrikan.

    Batas aman: tegangan, arus, sakelar, kabel, dan panas

    ButirKetentuanSumber
    Tegangan pengenal kapasitor≥ tegangan layanan, termasuk kenaikan akibat kapasitorPUIL 2020 5100.10.5.5
    Gawai sakelar, proteksi, dan sambungan≥ 1,3 kali arus pada tegangan dan frekuensi pengenal; tahan arus transien saat penyakelaranPUIL 2020 5100.10.5.7
    KHA kabel ke kapasitor≥ 135 % arus pengenal kapasitorPUIL 2020 Bagian 2, 2.6.4.1 d)
    Kode IPIP20 di ruang sakelar; hingga IP54 di luar ruang dengan perhatian pada ventilasiPUIL 2020 5100.10.5.8
    Penandaan bankkvar, tegangan dan frekuensi pengenal, rentang suhu ambien, IP, ketahanan hubung pendekPUIL 2020 5100.10.7

    PUIL 2020 5100.10.3 mengingatkan bahwa kapasitor bekerja terus-menerus pada beban penuh begitu dienergikan, dan bahwa tegangan, arus, dan suhu berlebih memperpendek umurnya. Faktor 1,3 menampung gabungan arus harmonisa dan tegangan lebih sampai sekitar 10 %, dan toleransi kapasitansi dapat menambah arus lagi; rincian dari IEC 60831-1 ini belum dicocokkan dengan naskah standarnya.

    Saat satu tahap disambung paralel dengan tahap yang sudah bertegangan, tahap bermuatan membuang arus ke tahap baru melalui impedansi busbar yang sangat kecil, sehingga arus sentaknya tinggi dan berfrekuensi tinggi. PUIL 2020 5100.10.5.7 meminta gawai sakelar tahan terhadap arus itu dan menyebut penambahan induktansi sambungan sebagai praktik biasa. Kontaktor tahap dipilih menurut kategori penggunaan penyakelaran bank kapasitor (AC-6b pada IEC 60947-4-1), sering dengan resistor peredam yang tersambung sesaat sebelum kontak utama; kontaktor motor biasa pada tahap kapasitor adalah sebab umum kontak melebur.

    Panas juga membatasi umur: 5100.10.5.3 mencatat panas yang signifikan dari sekering, kapasitor, dan reaktor, dan 5100.10.4 meminta kategori suhu komponen cocok dengan suhu ambien rakitan, padahal ruang panel laundry di dekat pengering dan setrika sering lebih panas daripada ruang listrik biasa.

    Energi tersimpan dan tegangan sisa

    Kapasitor tetap bermuatan setelah sumber dilepas. Tegangannya dapat setinggi nilai puncak jaringan, sehingga satu unsur 199 µF dari bank segitiga 30 kvar pada Contoh 1 menyimpan

    W=12CU2=12×199×10−6×5662≈32 J,U=2×400≈566 VW = \tfrac{1}{2}CU^2 = \tfrac{1}{2} \times 199 \times 10^{-6} \times 566^2 \approx 32\ \text{J}, \qquad U = \sqrt{2} \times 400 \approx 566\ \text{V}

    energi yang cukup untuk sengatan berbahaya dan busur saat obeng menyentuh terminal.

    Karena itu setiap unit memiliki gawai peluah (discharge device), yaitu komponen yang membuang muatan kapasitor setelah sumber dilepas, biasanya resistor yang terpasang tetap di terminalnya. IEC 60831-1 mensyaratkan peluahan dari tegangan puncak awal ke 75 V atau kurang dalam 3 menit; angka ini belum dicocokkan dengan naskah standarnya. PUIL 2000 5.10.1.6 lebih ketat, 50 V dalam 1 menit untuk tegangan rendah, dan melarang gawai peluah yang disambung dengan tangan; ketentuan ini tidak ditemukan pada 5100.10 PUIL 2020. PUIL 2020 Bagian 4-41 Lampiran A.2.5 meminta label peringatan pada selungkup berisi peralatan penyimpan muatan berbahaya; catatannya menganggap sentuhan tidak sengaja tidak berbahaya bila tegangan turun di bawah 120 V a.s. dalam kurang dari 5 s, kriteria yang jelas tidak dipenuhi kapasitor koreksi faktor daya.

    Tidak satu pun angka itu berarti kapasitor aman disentuh begitu sakelar dibuka. Peluahan resistor bersifat eksponensial; untuk unsur 199 µF dengan resistor peluah 430 kΩ:

    u(t)=U0 e−t/(RC),RC=85,5 s,u(60 s)≈280 V,u(180 s)≈69 Vu(t) = U_0\,e^{-t/(RC)}, \qquad RC = 85{,}5\ \text{s}, \qquad u(60\ \text{s}) \approx 280\ \text{V}, \qquad u(180\ \text{s}) \approx 69\ \text{V}

    Bila resistor peluah putus, tegangan bertahan jauh lebih lama. Mengikuti Bab 1 · Keselamatan dan Bab 2 · Keselamatan, kapasitor dianggap bertegangan sampai sumbernya terisolasi, waktu tunggu pada label terlewati, tegangan terminalnya terukur di bawah batas aman dengan alat ukur yang diverifikasi, lalu terminal dihubung singkat dan dibumikan dengan alat peluah yang sesuai.

    Kompensasi berlebih dan eksitasi diri motor

    Kompensasi berlebih (overcompensation) adalah keadaan ketika kvar kapasitor melampaui kebutuhan beban, sehingga faktor daya mendahului, arus sumber naik lagi, dan tegangan di titik sambung naik. Kenaikan tegangannya kira-kira

    ΔUU≈QC,lebihShs\frac{\Delta U}{U} \approx \frac{Q_\text{C,lebih}}{S_\text{hs}}

    dengan ShsS_\text{hs} daya hubung pendek di titik sambung: kecil pada sumber kuat, terasa pada sumber lemah.

    Eksitasi diri (self-excitation) adalah keadaan motor yang dilepas kontaktor bersama kapasitornya dan masih berputar, lalu bekerja sebagai generator induksi yang dieksitasi kapasitor itu. Bahaya ini khusus kompensasi individual; PUIL 2020 5100.10.3 menyebut swaeksitasi mesin sebagai salah satu akibat kapasitansi dalam sistem. Tegangan terminalnya tidak segera hilang, dapat melampaui tegangan pengenal bila kvar terlalu besar, dan penyambungan ulang saat itu menimbulkan sentakan torsi dan arus. Praktik yang lazim membatasi kvar kapasitor individual paling besar sekitar 90 % daya reaktif tanpa beban motor:

    QC≤0,9 Q0=0,93 UI0Q_\text{C} \le 0{,}9\,Q_0 = 0{,}9\sqrt{3}\,U I_0

    dengan I0I_0 arus tanpa beban motor, dari data pabrikan atau pengukuran saat motor berputar tanpa beban. Batas ini aturan praktik pabrikan dan belum dicocokkan dengan standar.

    Harmonisa, resonansi, dan reaktor detuning

    Reaktansi kapasitor XC=1/(2πfC)X_\text{C} = 1/(2\pi f C) mengecil ketika frekuensi naik, sehingga arus harmonisa dari VFD, catu daya elektronik, dan lampu LED cenderung mengalir ke kapasitor. PUIL 2020 5100.10.3 mencatat peningkatan harmonisa sebagai akibat kapasitans, dan catatan Bagian 8-1, 10.2.2.4, menyebut distorsi harmonisa sebagai pertimbangan penting dalam memilih bank kapasitor. Bahaya terbesarnya adalah resonansi paralel kapasitor dengan induktansi trafo dan kabel (Bab 5), dengan orde kira-kira

    hr≈ShsQCh_\text{r} \approx \sqrt{\frac{S_\text{hs}}{Q_\text{C}}}

    dengan ShsS_\text{hs} daya hubung pendek di titik sambung (kVA) dan QCQ_\text{C} kvar yang tersambung. Perkiraan ini mengabaikan redaman beban, jadi hanya penyaring awal. Bila hrh_\text{r} dekat orde yang dihasilkan beban, biasanya ke-5 atau ke-7 pada VFD tiga fasa, arus harmonisa kecil diperbesar: kapasitor memanas, sekering putus berulang, dan tegangan PHB terdistorsi. Pada bank bertahap, hrh_\text{r} berpindah setiap kali tahap berubah, sehingga satu kombinasi dapat berbahaya walaupun yang lain aman.

    Reaktor detuning (detuning reactor) adalah induktor yang dipasang seri dengan setiap tahap untuk menggeser resonansi cabang ke bawah orde harmonisa terendah yang signifikan. Dengan perbandingan pp reaktansi reaktor terhadap reaktansi kapasitor pada 50 Hz, resonansi seri cabang dan tegangan kapasitor menjadi

    p=XLXC,fr=50p Hz,UC=U1−pp = \frac{X_\text{L}}{X_\text{C}}, \qquad f_\text{r} = \frac{50}{\sqrt{p}}\ \text{Hz}, \qquad U_\text{C} = \frac{U}{1 - p}

    Nilai p=7p = 7 % memberi sekitar 189 Hz (orde 3,78), sehingga pada orde ke-5 dan ke-7 cabang bersifat induktif dan tidak beresonansi dengan sumber; 14 % (sekitar 134 Hz) dipakai bila harmonisa ke-3 juga besar. Pada 400 V dengan p=7p = 7 %, tegangan kapasitor sekitar 430 V, sehingga tegangan pengenalnya dipilih lebih tinggi dan kvar efektif dihitung ulang dari data pabrikan. Karena laundry modern banyak memakai VFD, survei harmonisa sebelum memilih bank adalah langkah wajar.

    Kapasitor tidak boleh dipasang di sisi keluaran VFD. Tegangan keluaran VFD berupa pulsa bertepi curam, dan kapasitor menarik lonjakan arus pada setiap tepi, sehingga VFD trip arus lebih atau rusak dan kapasitor memanas. Di sisi masukan, penyearah dioda VFD umumnya sudah memiliki faktor daya pergeseran mendekati 1, sehingga kapasitor untuk beban VFD sedikit gunanya dan menambah risiko resonansi. Rinciannya dibahas di Bab 69 tentang instalasi VFD.

    Contoh kerja

    Angka dalam contoh di bawah adalah angka latihan, kecuali disebut asalnya. Pekerjaan pada bank kapasitor tetap mengikuti bagian Kondisi berhenti dan hanya dikerjakan personel kompeten pada instalasi yang dibebaskan dari tegangan.

    Contoh 1: bank bertahap untuk laundry. Perekam daya di kabel masuk PHB utama sebuah laundry komersial 230/400 V selama seminggu memberi dua keadaan ekstrem: puncak siang 48 kW dengan cos φ 0,72 tertinggal dan beban malam 8 kW dengan cos φ 0,80 tertinggal. Sasarannya 0,95, dan daya hubung pendek di PHB utama diandaikan 1.500 kVA.

    tan⁡(arccos⁡0,72)=0,9639,tan⁡(arccos⁡0,95)=0,3287QC,puncak=48 kW×(0,9639−0,3287)=30,5 kvarQC,malam=8×0,75−8×0,3287=6,0−2,6=3,4 kvarkapasitor tetap 30 kvar pada malam:6,0−30=−24,0 kvar,cos⁡φ=882+24,02=0,32 mendahului\begin{aligned} \tan(\arccos 0{,}72) &= 0{,}9639, \qquad \tan(\arccos 0{,}95) = 0{,}3287 \\ Q_\text{C,puncak} &= 48\ \text{kW} \times (0{,}9639 - 0{,}3287) = 30{,}5\ \text{kvar} \\ Q_\text{C,malam} &= 8 \times 0{,}75 - 8 \times 0{,}3287 = 6{,}0 - 2{,}6 = 3{,}4\ \text{kvar} \\ \text{kapasitor tetap 30 kvar pada malam:}\quad & 6{,}0 - 30 = -24{,}0\ \text{kvar}, \qquad \cos\varphi = \frac{8}{\sqrt{8^2 + 24{,}0^2}} = 0{,}32\ \text{mendahului} \end{aligned}

    Inilah kejadian di pembuka bab: kapasitor tetap yang benar untuk siang menjadi kompensasi berlebih pada malam, dan kelebihan 24 kvar menaikkan tegangan sekitar 24/1 500≈1,624/1\,500 \approx 1{,}6 %. Tahap terkecil harus di bawah 3,4 kvar. Susunan 1:2:3:3:3 dengan tahap dasar 2,5 kvar (efektif pada 400 V) memberi 30 kvar dalam langkah 2,5 kvar:

    tahap:2,5+5+7,5+7,5+7,5=30 kvarpuncak, 30 kvar:Q=46,3−30=16,3 kvar,cos⁡φ=0,947 tertinggalmalam, 2,5 kvar:Q=6,0−2,5=3,5 kvar,cos⁡φ=0,916 tertinggalmalam, 5 kvar:Q=6,0−5=1,0 kvar,cos⁡φ=0,992 tertinggal\begin{aligned} \text{tahap:}\quad & 2{,}5 + 5 + 7{,}5 + 7{,}5 + 7{,}5 = 30\ \text{kvar} \\ \text{puncak, 30 kvar:}\quad & Q = 46{,}3 - 30 = 16{,}3\ \text{kvar}, \quad \cos\varphi = 0{,}947\ \text{tertinggal} \\ \text{malam, } 2{,}5\ \text{kvar:}\quad & Q = 6{,}0 - 2{,}5 = 3{,}5\ \text{kvar}, \quad \cos\varphi = 0{,}916\ \text{tertinggal} \\ \text{malam, 5 kvar:}\quad & Q = 6{,}0 - 5 = 1{,}0\ \text{kvar}, \quad \cos\varphi = 0{,}992\ \text{tertinggal} \end{aligned}

    Pada malam regulator memilih 5 kvar, karena 2,5 kvar masih di bawah sasaran. Pada puncak, satu tahap 2,5 kvar tambahan akan memberi 0,961, diputuskan setelah data puncak yang lebih panjang tersedia. Kapasitor dipilih bertegangan pengenal 440 V, sehingga untuk 7,5 kvar efektif pada 400 V dan untuk seluruh bank:

    tahap:QN=7,5(400/440)2=7,50,826=9,08 kvar,IN=9 080 var3×440 V=11,9 A,1,3×11,9=15,5 A,1,35×11,9=16,1 Abank:QN=30/0,826=36,3 kvar,IN=47,6 A,1,3×47,6=61,9 A,1,35×47,6=64,3 A\begin{aligned} \text{tahap:}\quad & Q_\text{N} = \frac{7{,}5}{(400/440)^2} = \frac{7{,}5}{0{,}826} = 9{,}08\ \text{kvar}, \quad I_\text{N} = \frac{9\,080\ \text{var}}{\sqrt{3} \times 440\ \text{V}} = 11{,}9\ \text{A}, \quad 1{,}3 \times 11{,}9 = 15{,}5\ \text{A}, \quad 1{,}35 \times 11{,}9 = 16{,}1\ \text{A} \\ \text{bank:}\quad & Q_\text{N} = 30/0{,}826 = 36{,}3\ \text{kvar}, \quad I_\text{N} = 47{,}6\ \text{A}, \quad 1{,}3 \times 47{,}6 = 61{,}9\ \text{A}, \quad 1{,}35 \times 47{,}6 = 64{,}3\ \text{A} \end{aligned}

    Angka 1,3 kali adalah arus minimum gawai sakelar dan proteksi, dan 135 % adalah KHA minimum kabel tahap atau penyulang bank. Arus nyata pada 400 V hanya 43,3 A, tetapi PUIL mengacu pada arus pada tegangan pengenal. Bank 30 kvar efektif dalam hubungan segitiga memikul 30 000/3=10 00030\,000/3 = 10\,000 var per unsur:

    CΔ=10 000 var2π×50 Hz×(400 V)2=10 00050 265 482=1,99×10−4 F=199 μFC_\Delta = \frac{10\,000\ \text{var}}{2\pi \times 50\ \text{Hz} \times (400\ \text{V})^2} = \frac{10\,000}{50\,265\,482} = 1{,}99 \times 10^{-4}\ \text{F} = 199\ \mu\text{F}

    Pemeriksaan silang dari pelat nama, 12.100 var per unsur pada 440 V, memberi hasil sama. Rumus PUIL 2020 5100.10.6 yang diisi angka kvar langsung memberi hasil seribu kali terlalu kecil, dan 30.000 var total dengan 400 V memberi nilai untuk unsur hubungan bintang, bukan segitiga. Resonansinya diperiksa dengan Shs=1 500S_\text{hs} = 1\,500 kVA:

    12 1002π×50×4402=199 μF,102π×50×4002=0,199 μF,30 0002π×50×4002=597 μF\frac{12\,100}{2\pi \times 50 \times 440^2} = 199\ \mu\text{F}, \qquad \frac{10}{2\pi \times 50 \times 400^2} = 0{,}199\ \mu\text{F}, \qquad \frac{30\,000}{2\pi \times 50 \times 400^2} = 597\ \mu\text{F}hr≈1 50030=7,1,1 50020=8,7,1 50015=10,0h_\text{r} \approx \sqrt{\frac{1\,500}{30}} = 7{,}1, \qquad \sqrt{\frac{1\,500}{20}} = 8{,}7, \qquad \sqrt{\frac{1\,500}{15}} = 10{,}0

    Dengan seluruh bank tersambung, resonansi jatuh hampir tepat pada harmonisa ke-7, padahal washer-extractor ber-VFD di laundry ini hampir pasti menghasilkan harmonisa ke-5 dan ke-7. Keputusannya: bank memakai reaktor detuning p=7p = 7 %. Dengan reaktor, tegangan kapasitor sekitar 430 V pada 400 V dan dapat mencapai sekitar 470 V bila jaringan naik 10 %, belum termasuk tegangan harmonisa. Kapasitor 440 V tidak lagi memenuhi 5100.10.5.5, sehingga tegangan pengenal dipilih lebih tinggi menurut data pabrikan, lalu kvar efektif, arus pengenal, gawai sakelar, dan KHA kabel dihitung ulang.

    Contoh 2: kompensasi individual kompresor dan setelan relai beban lebih. Kompresor udara laundry digerakkan motor induksi 7,5 kW, 400 V, asut langsung, dengan arus pengenal pelat nama 15,0 A dan cos φ 0,82 pada beban penuh; arus tanpa beban terukur 6,5 A. Kapasitor akan dipasang di terminal motor, di hilir relai beban lebih.

    batas eksitasi diri:Q0=3×400 V×6,5 A=4 503 var,0,9 Q0=4 053 varbeban penuh:P=3×400×15,0×0,82=8 522 W,Qm=3×400×15,0×sin⁡(arccos⁡0,82)=5 948 vardengan kapasitor 4,0 kvar:Q=5 948−4 000=1 948 var,S=8 5222+1 9482=8 742 VA,Isuplai=8 7423×400=12,6 A\begin{aligned} \text{batas eksitasi diri:}\quad & Q_0 = \sqrt{3} \times 400\ \text{V} \times 6{,}5\ \text{A} = 4\,503\ \text{var}, \qquad 0{,}9\,Q_0 = 4\,053\ \text{var} \\ \text{beban penuh:}\quad & P = \sqrt{3} \times 400 \times 15{,}0 \times 0{,}82 = 8\,522\ \text{W}, \qquad Q_\text{m} = \sqrt{3} \times 400 \times 15{,}0 \times \sin(\arccos 0{,}82) = 5\,948\ \text{var} \\ \text{dengan kapasitor } 4{,}0\ \text{kvar:}\quad & Q = 5\,948 - 4\,000 = 1\,948\ \text{var}, \quad S = \sqrt{8\,522^2 + 1\,948^2} = 8\,742\ \text{VA}, \quad I_\text{suplai} = \frac{8\,742}{\sqrt{3} \times 400} = 12{,}6\ \text{A} \end{aligned}

    Kapasitor 4,0 kvar efektif dipilih di bawah batas eksitasi diri, dan faktor daya di hulunya 0,975. Relai di hulu kapasitor membaca 12,6 A ketika motor bekerja pada arus pengenalnya. Bila setelan dibiarkan 15,0 A, arus motor dapat naik sekitar 14 sampai 19 % di atas pengenal sebelum relai merasakan beban lebih:

    Imotor≈17,1 A (arus reaktif motor tetap),Imotor≈15,0×15,012,62≈17,8 A (perbandingan arus tetap)I_\text{motor} \approx 17{,}1\ \text{A}\ \text{(arus reaktif motor tetap)}, \qquad I_\text{motor} \approx 15{,}0 \times \frac{15{,}0}{12{,}62} \approx 17{,}8\ \text{A}\ \text{(perbandingan arus tetap)}

    Setelan diturunkan ke sekitar 12,6 A dan diperiksa saat komisioning dengan tang ampere di kabel antara kapasitor dan motor pada beban penuh, oleh personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD (Bab 16). Bila kapasitor dipindah ke hulu relai, setelan kembali 15,0 A dan kapasitor diberi proteksi arus lebih sendiri, dihitung dari arus pengenalnya seperti pada Contoh 1.

    Contoh 3: waktu peluahan satu unsur kapasitor. Bank segitiga 12 kvar pada 400 V di panel laundry sebuah hotel memiliki unsur 79,6 µF, seperti pada Latihan 3, dengan resistor peluah 1 MΩ. Unsur itu dapat bermuatan sampai puncak 566 V dan menyimpan sekitar 12,7 J. Dengan RC=79,6RC = 79{,}6 s:

    u(60 s)≈566 e−60/79,6≈266 V,u(180 s)≈59 Vu(60\ \text{s}) \approx 566\, e^{-60/79{,}6} \approx 266\ \text{V}, \qquad u(180\ \text{s}) \approx 59\ \text{V}

    Unsur ini memenuhi 75 V dalam 3 menit menurut IEC 60831-1, tetapi baru mencapai 50 V setelah sekitar 193 s, sehingga tidak memenuhi 50 V dalam 1 menit menurut PUIL 2000. Setelah 3 menit pun terminalnya tetap dianggap bertegangan sampai terukur dan diluahkan dengan alat peluah yang sesuai.

    Contoh 4: kompensasi kelompok kipas pengering. PHB cabang ruang pengering sebuah hotel mencatu kipas yang diasut langsung dengan total 10 kW pada cos φ 0,75 tertinggal. Untuk sasaran 0,95:

    QC=10 kW×(0,8819−0,3287)≈5,53 kvarQ_\text{C} = 10\ \text{kW} \times (0{,}8819 - 0{,}3287) \approx 5{,}53\ \text{kvar}

    Dengan kapasitor 440 V, kvar pelat namanya sekitar 5,53/0,826≈6,75{,}53/0{,}826 \approx 6{,}7 kvar. Arus penyulang dari PHB utama turun sekitar 21 %:

    Iawal=10 0003×400×0,75≈19,2 A,Iakhir≈15,2 AI_\text{awal} = \frac{10\,000}{\sqrt{3} \times 400 \times 0{,}75} \approx 19{,}2\ \text{A}, \qquad I_\text{akhir} \approx 15{,}2\ \text{A}

    Kabel ke setiap kipas tetap membawa arus semula, karena hanya jalur di hulu PHB cabang yang diringankan.

    Contoh 5: kenaikan tegangan akibat kompensasi berlebih. Sebuah hotel kecil di ujung jaringan memiliki daya hubung pendek 500 kVA di PHB utama dan kapasitor tetap 20 kvar, padahal beban malam hanya membutuhkan 2 kvar. Kelebihannya 18 kvar:

    ΔUU≈18 kvar500 kVA=3,6 %\frac{\Delta U}{U} \approx \frac{18\ \text{kvar}}{500\ \text{kVA}} = 3{,}6\ \%

    Kenaikan itu sekitar 14,4 V pada 400 V. Bila tegangan malam sudah 420 V, tegangan menjadi sekitar 435 V, mendekati 440 V, yaitu batas atas toleransi 10 % sekaligus tegangan pengenal kapasitor yang lazim. Keadaan ini termasuk kondisi berhenti butir 6, sehingga kapasitor tetap dilepas pada beban ringan atau diganti bank bertahap.

    Contoh 6: tegangan kapasitor dengan reaktor 14 %. Survei harmonisa di laundry sebuah rumah sakit menunjukkan harmonisa ke-3 yang besar, sehingga perancang memilih reaktor p=14p = 14 %. Resonansi seri cabangnya berada di bawah orde ke-3, dan tegangan kapasitornya naik:

    fr=500,14≈134 Hz (orde 2,67),UC=400 V1−0,14≈465 V,440 V1−0,14≈512 Vf_\text{r} = \frac{50}{\sqrt{0{,}14}} \approx 134\ \text{Hz}\ (\text{orde } 2{,}67), \qquad U_\text{C} = \frac{400\ \text{V}}{1 - 0{,}14} \approx 465\ \text{V}, \qquad \frac{440\ \text{V}}{1 - 0{,}14} \approx 512\ \text{V}

    Angka kedua berlaku bila jaringan naik 10 %. Kapasitor 440 V jelas tidak memenuhi 5100.10.5.5, sehingga, seperti pada Contoh 1, tegangan pengenalnya dipilih menurut data pabrikan lalu kvar efektif dan arusnya dihitung ulang.

    Kondisi berhenti

    Hentikan pekerjaan dan jangan menyentuh bagian bertegangan bila salah satu keadaan berikut ditemukan; penanganan selanjutnya diserahkan kepada personel kompeten.

    1. Kapasitor, bank, atau terminal motor berkapasitor belum terbukti terisolasi dari semua sumber, belum melewati waktu tunggu pada labelnya, dan belum terukur di bawah batas aman dengan alat ukur yang diverifikasi sebelum dan sesudah pengukuran. Lampu indikator yang padam bukan bukti tanpa tegangan.
    2. Resistor peluah hilang, putus, atau terbakar. Kapasitor dianggap menyimpan tegangan puncak penuh sampai diluahkan dengan alat peluah yang sesuai dan terukur.
    3. Kapasitor menggembung, bocor, retak, berbau hangus, atau panas tidak wajar. Unit itu tidak disentuh, tidak diuji dalam keadaan tersambung, tidak disambung ulang, dan ditangani menurut prosedur pabrikan untuk unit rusak.
    4. Motor berkapasitor individual masih berputar setelah kontaktor dilepas; terminalnya dapat bertegangan akibat eksitasi diri.
    5. Sekering tahap putus berulang, kapasitor panas, atau regulator menyambung-lepas tahap terus-menerus. Bank dilepas dari operasi sampai harmonisa, resonansi, dan letak CT diperiksa; sekering tidak diperbesar.
    6. Faktor daya mendahului pada beban ringan atau tegangan PHB naik saat bank bekerja. Tahap dikurangi atau bank dilepas sampai penyebabnya ditemukan.
    7. Ada rencana memasang kapasitor di sisi keluaran VFD. Rencana dibatalkan.
    8. Ada rencana memasang kapasitor di terminal motor yang diasut bintang-segitiga, dibalik putarannya, di-jog, atau digerakkan soft starter maupun VFD tanpa desain khusus, atau memasang bank tanpa reaktor pada instalasi ber-VFD sebelum harmonisa diukur.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    Guess what’s wrong first, then open the explanation.

    Common misconception

    Faktor daya terbaik adalah 0,99 sampai 1.

    Why is it wrong?

    Beberapa buku ajar menyebut sasaran itu untuk panel kapasitor. Sasaran setinggi itu memerlukan kvar besar untuk penurunan arus kecil, mendekatkan kompensasi berlebih pada beban ringan, dan menambah kapasitor yang dapat beresonansi; 0,90 sampai 0,95 dengan tahap kecil yang tepat cukup untuk menghindari biaya kvarh.

    Common misconception

    Kapasitor menghemat kWh motor.

    Why is it wrong?

    Daya aktif motor tidak berubah, seperti dibahas di Bab 6; yang berkurang hanya arus dan rugi di hulu titik pasang kapasitor.

    Common misconception

    Rumus PUIL bisa langsung diisi angka kvar.

    Why is it wrong?

    Rumus kapasitansi 5100.10.6 harus diberi var, dan pemakainya harus tahu apakah hasilnya untuk unsur segitiga atau bintang. Hasil 0,2 µF untuk bank puluhan kvar adalah tanda kesalahan konversi.

    Common misconception

    Kapasitor aman setelah MCB-nya turun.

    Why is it wrong?

    Kapasitor daya menyimpan puluhan joule dan diluahkan dalam hitungan menit, itu pun hanya bila resistor peluahnya utuh, seperti pada Contoh 3.

    Hubungan dengan bab lain

    Bab 1 (daya dan rugi I2RI^2R), Bab 5 (arus kapasitor dan resonansi), dan Bab 6 (segitiga daya dan biaya kvarh) menjadi dasar bab ini, bersama Bab 52 (relai beban lebih dan asut langsung), Bab 8 (hubungan bintang-segitiga), serta Bab 1 · Keselamatan dan Bab 2 · Keselamatan (energi tersimpan dan verifikasi keadaan aman). Bahasan berlanjut di Bab 10 (harmonisa), Bab 14 (keselamatan alat ukur), Bab 16 (pengukuran daya), Bab 47 (proteksi motor), Bab 24 (arus hubung pendek), dan Bab 69 (instalasi VFD).

    Latihan dan pembahasan

    Tuliskan rumus, satuan, dan asumsi.

    Try to answer first, then open the worked solution.

    1. Kelompok beban 22 kW bekerja dengan cos⁡φ=0,68\cos\varphi = 0{,}68 tertinggal. Hitung kvar kapasitor untuk mencapai 0,95.

      See the worked solution

      tan⁡(arccos⁡0,68)=1,0783\tan(\arccos 0{,}68)=1{,}0783, sehingga QC=22×(1,0783−0,3287)=16,5Q_\text{C}=22\times (1{,}0783-0{,}3287)=16{,}5 kvar. Ini kvar efektif; dengan kapasitor 440 V pada 400 V, kvar pelat namanya sekitar 16,5/0,826=2016{,}5/0{,}826=20 kvar.

    2. Meter sebuah usaha mencatat 12.000 kWh dan 11.000 kvarh sebulan. Hitung faktor daya rata-ratanya, tentukan apakah biaya kelebihan daya reaktif dikenakan, dan jelaskan mengapa data ini belum cukup untuk memilih tahap bank.

      See the worked solution

      cos⁡φrata=12 000/16 279=0,74\cos\varphi_\text{rata}=12\,000/16\,279=0{,}74, di bawah 0,85, sehingga biaya kelebihan daya reaktif dikenakan bila golongan tarifnya mencantumkan kVArh. Data bulanan hanya memberi rata-rata, sedangkan tahap bank ditentukan oleh beban puncak dan beban ringan, sehingga profil beban perlu direkam.

    3. Seorang rekan menghitung kapasitansi bank segitiga 12 kvar pada 400 V dengan rumus PUIL dan memperoleh 0,239 µF. Jelaskan kesalahannya dan hitung kapasitansi per unsur yang benar.

      See the worked solution

      Rekan itu memasukkan 12 (kvar) langsung ke rumus Q/(2πfV2)Q/(2\pi f V^2), sehingga hasilnya seribu kali terlalu kecil. Tiap unsur segitiga memikul 12 000/3=4 00012\,000/3=4\,000 var pada 400 V, sehingga CΔ=4 000/(2π×50×4002)=79,6C_\Delta=4\,000/(2\pi\times 50\times 400^2)=79{,}6 µF; 12.000 var total memberi 239 µF, kapasitansi unsur hubungan bintang.

    4. Kapasitor 15 kvar, 440 V dipasang pada jaringan 400 V. Hitung kvar yang dihasilkan, arus pengenalnya, serta arus minimum gawai sakelar dan KHA minimum kabelnya menurut PUIL 2020.

      See the worked solution

      Q=15×(400/440)2=12,4Q=15\times (400/440)^2=12{,}4 kvar, dan arus pengenal pada 440 V 15 000/(3×440)=19,715\,000/(\sqrt{3}\times 440)=19{,}7 A, sehingga gawai sakelar dan proteksi sekurang-kurangnya 1,3×19,7=25,61{,}3\times 19{,}7=25{,}6 A dan KHA kabel 1,35×19,7=26,61{,}35\times 19{,}7=26{,}6 A. Arus nyata pada 400 V sekitar 17,9 A, tetapi ketentuan mengacu pada arus pada tegangan pengenal.

    5. Motor 400 V dengan arus pelat nama 22 A diberi kapasitor di terminalnya, di hilir relai beban lebih yang disetel 22 A; pada beban penuh, relai membaca 18,5 A. Apa masalahnya, berapa setelan yang tepat, dan apa yang berubah bila kapasitor dipindah ke hulu relai?

      See the worked solution

      Relai membaca arus motor yang sebagian arus reaktifnya dipasok kapasitor, sehingga setelan 22 A membiarkan arus motor naik hingga sekitar 22×22/18,5≈2622\times 22/18{,}5\approx 26 A (anggapan perbandingan arus tetap) sebelum relai merasakan beban lebih. Setelan yang tepat sekitar 18,5 A, diperiksa dengan tang ampere di kabel motor oleh personel kompeten dengan alat berkategori ukur sesuai dan APD. Bila kapasitor dipindah ke hulu relai, setelan kembali 22 A, tetapi kapasitor memerlukan proteksi arus lebih sendiri.

    6. PHB sebuah laundry memiliki daya hubung pendek 2.000 kVA dan direncanakan bank 80 kvar dalam empat tahap 20 kvar tanpa reaktor, padahal laundry itu memakai beberapa washer-extractor ber-VFD. Hitung orde resonansi untuk 20, 40, 60, dan 80 kvar, lalu berikan rekomendasi.

      See the worked solution

      Orde resonansinya 2 000/20=10,0\sqrt{2\,000/20}=10{,}0, 2 000/40=7,1\sqrt{2\,000/40}=7{,}1, 2 000/60=5,8\sqrt{2\,000/60}=5{,}8, dan 2 000/80=5,0\sqrt{2\,000/80}=5{,}0: kombinasi 40 kvar jatuh dekat harmonisa ke-7 dan 80 kvar tepat pada harmonisa ke-5, dua orde utama dari VFD tiga fasa. Rekomendasi: jangan memasang bank tanpa reaktor; ukur harmonisa lebih dulu dan pakai reaktor detuning (misalnya p=7p=7 %) dengan kapasitor berperingkat tegangan sesuai kenaikan akibat reaktor. Karena redaman diabaikan, hasil ini alasan untuk studi rinci, bukan jaminan kombinasi 20 kvar aman.

    Referensi

    External sources

    • Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero)jdih.esdm.go.id
    • IEC 60947-4-1:2023, Contactors and motor-starters: Electromechanical contactors and motor-starters (Ed. 5.0)webstore.iec.ch
    • IEC 60038:2009+AMD1:2021, IEC standard voltages (Ed. 7.1)webstore.iec.ch

    Revision history

    DateVersionChange
    October 29, 20263Revised to the chapter standard
    October 20, 20262Expanded in wave R10: worked examples, stop conditions, and cross-chapter references
    September 30, 20261First published

    How to cite

    Kurnia (2026). Perbaikan faktor daya: kapasitor, bank bertahap, dan batas amannya. ARSTEMA Academy. Revised October 29, 2026. arstema.com/academy/konsep/perbaikan-faktor-daya-kapasitor-bank-bertahap-dan-batas-amannya

    Self-check · 3 questions

    Check your understanding before moving on

    Write your answer in your own words, then compare it with the worked solution from this chapter’s exercises. The system doesn’t judge open answers as right or wrong; you decide which parts you’ve understood.

    0/3rated
    1

    Kelompok beban 22 kW bekerja dengan cos⁡φ=0,68\cos\varphi = 0{,}68 tertinggal. Hitung kvar kapasitor untuk mencapai 0,95.

    2

    Meter sebuah usaha mencatat 12.000 kWh dan 11.000 kvarh sebulan. Hitung faktor daya rata-ratanya, tentukan apakah biaya kelebihan daya reaktif dikenakan, dan jelaskan mengapa data ini belum cukup untuk memilih tahap bank.

    3

    Seorang rekan menghitung kapasitansi bank segitiga 12 kvar pada 400 V dengan rumus PUIL dan memperoleh 0,239 µF. Jelaskan kesalahannya dan hitung kapasitansi per unsur yang benar.

    Self-assessment progress0%

    Nearby chapters

    NextSistem tiga fasa: bintang-segitiga, urutan fasa, dan daya

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 8.

    PreviousDaya AC: aktif, reaktif, semu, dan faktor daya

    Reading order by shelf: Electrical & Control · Chapter 6.

    Same disciplineTegangan, arus, resistansi, dan daya

    Bab lain dalam Teknik Elektro dan Elektronika.