Panas, uap, dan permukaan panas: luka bakar, uap kilat, tekanan panas kerja, dan pengendaliannya
Teknisi yang memperbaiki perangkap uap setrika gulung pada siang hari di ruang finishing yang panas membuka sambungan kondensat yang pengukur tekanannya menunjukkan nol. Kondensat panas menyembur dan sebagian berubah seketika menjadi uap, membakar pergelangan tangannya, dan satu jam kemudian ia pusing dan mual karena sudah berkeringat banyak tanpa minum. Bab ini menjelaskan bahaya panas dari sisi teknisi: bagaimana panas melukai kulit, suhu dan waktu kontak, mengapa uap lebih berbahaya daripada air mendidih, uap kilat dari kondensat, bocoran uap yang tidak terlihat, permukaan panas mesin laundry dan dapur, tekanan panas kerja dan indeks suhu basah bola, keringat dan minum, gangguan akibat panas, pengendalian, dan pertolongan pertama luka bakar.
Materi ini menyentuh bahaya nyata. Penjelasan konsep tidak menggantikan prosedur lokasi, kompetensi, isolasi energi, SDS terbaru, atau izin kerja.
Seorang teknisi memperbaiki perangkap uap setrika gulung di ruang finishing laundry rumah sakit pada siang hari. Katup uap sudah ditutup dan pengukur tekanan di saluran kondensat menunjukkan nol. Saat ia mengendurkan sambungan, kondensat panas yang terperangkap di bagian bawah pipa menyembur, sebagian berubah seketika menjadi awan uap, dan membakar pergelangan tangannya. Satu jam kemudian, setelah bekerja di dekat setrika yang masih panas tanpa minum, ia pusing, mual, dan berkeringat dingin.
Dua bahaya panas bertemu dalam kejadian ini. Kondensat di bawah titik didihnya pada tekanan pipa menyimpan panas yang dilepaskan sebagai uap begitu tekanannya turun, walaupun pengukur di tempat lain sudah nol. Ruang yang panas dan lembap menguras cairan tubuh lebih cepat daripada yang disadari. Bab ini menjelaskan cara panas melukai dan cara mengendalikannya.
Batas pembahasan
Bab ini membahas bahaya panas bagi teknisi: luka bakar dari cairan, uap, dan permukaan panas, serta tekanan panas pada tubuh. Isolasi uap dan air panas sebelum bekerja ada di bab isolasi energi non-listrik, uap dan air panas laundry di Bab 16 · Laundry, beban panas dan ventilasi ruang laundry dan dapur di Bab 16 · Bangunan & Fasilitas, perpindahan panas di Fisika 208, kalor laten di Fisika 183, APD di bab APD, dan K3 laundry di Bab 21 · Laundry. Sumbernya adalah dokumen K3 dan materi pelatihan K3 laundry rumah sakit di Drive pemilik, narasi disiplin Keselamatan Teknik, dan pengetahuan keselamatan umum yang ditandai di peta sumber. Batas tekanan panas, pengaturan kerja dan istirahat, dan persyaratan suhu ruang diambil dari peraturan; angka di bab ini adalah nilai literatur umum atau angka latihan, dan ditandai.
Panas di tempat kerja teknisi
Dokumen K3 laundry pemilik mencatat bahaya panas di laundry: luka bakar dari air panas, uap dari mesin cuci dan setrika, permukaan mesin yang panas seperti pengering dan setrika gulung, dengan risiko luka bakar derajat satu sampai tiga, dehidrasi, dan sengatan panas. Materi pelatihan K3 laundry rumah sakit menyebut panas di instalasi laundry sebagai panas lembap, dan mencatat cedera tangan termasuk luka bakar pada mesin pengering, dengan aturan mengeluarkan linen hanya setelah pengering berhenti.
Bagi teknisi, sumber panas yang dijumpai:
- Air panas di tangki, pipa, dan mesin cuci.
- Uap dan kondensat di pipa uap, setrika gulung, penukar panas, dan perangkap uap.
- Permukaan panas: rol setrika, drum dan rumah pengering, pemanas listrik, knalpot dan saluran buang, motor yang bekerja lama.
- Udara panas dan lembap di ruang finishing, ruang pengering, dan dapur.
- Panas dari pekerjaan sendiri: pengelasan, pemanasan bantalan, solder, dan brazing.
Bagaimana panas melukai kulit
Luka bakar bergantung pada suhu dan lama kontak. Air sekitar 50 °C memerlukan beberapa menit untuk melukai kulit orang dewasa, sedangkan air sekitar 60 °C dapat melukai dalam beberapa detik dan air sekitar 70 °C dalam sekitar satu detik (nilai literatur umum, sangat bergantung pada usia dan tebal kulit). Anak-anak dan orang lanjut usia terluka lebih cepat. Karena itu air panas untuk proses cuci yang disimpan di atas 60 °C, seperti dijelaskan di Bab 16 · Laundry, berbahaya bila menyembur dari sambungan.
Permukaan logam panas melukai lebih cepat daripada kayu atau plastik pada suhu yang sama, karena logam menghantarkan panas ke kulit dengan cepat, seperti dijelaskan di Fisika 208. Permukaan logam yang terasa "hanya hangat" saat disentuh sekejap dapat melukai bila disentuh lebih lama, misalnya saat tangan bertumpu pada rumah mesin selama bekerja.
Uap lebih berbahaya daripada air mendidih
Ketika uap mengembun di kulit, ia melepaskan kalor laten penguapan yang besar, lalu air hasil embunannya masih melepaskan panas saat mendingin. Kalor laten air sekitar 2.260 kJ/kg pada tekanan atmosfer (nilai literatur umum), jauh lebih besar daripada panas yang dilepas air 100 °C saat mendingin sampai suhu kulit (Contoh 1). Fisika 183 menjelaskan kalor laten. Akibatnya, sedikit uap yang mengenai kulit menimbulkan luka bakar yang jauh lebih dalam daripada percikan air mendidih dengan massa yang sama.
Bocoran uap yang tidak terlihat. Uap kering yang keluar dari lubang kecil tidak terlihat di dekat lubangnya; awan putih yang terlihat adalah uap yang sudah mengembun beberapa sentimeter dari lubang. Pancaran yang tidak terlihat itu dapat melukai tangan yang meraba mencari bocoran. Bocoran dicari dengan mengamati awan dari jarak aman atau dengan batang panjang yang digerakkan perlahan di sekitar sambungan, tidak dengan tangan.
Uap kilat dari kondensat
Kondensat di dalam pipa uap bertekanan berada pada suhu jenuh tekanan itu, jauh di atas 100 °C. Bila tekanannya turun tiba-tiba ke tekanan atmosfer, misalnya saat sambungan dibuka atau perangkap uap dilepas, sebagian kondensat langsung mendidih menjadi uap kilat. Fraksi yang menguap sama dengan kelebihan entalpi cairan dibagi kalor laten:
dengan nilai dari tabel uap (Contoh 2). Bagian yang tidak menguap tetap berupa air mendidih. Pada kasus pembuka, pengukur tekanan nol di satu titik tidak berarti kondensat yang terperangkap di bagian bawah pipa sudah dingin; kondensat di kantong pipa dan di belakang katup dapat tetap panas dan bertekanan setempat. Bab isolasi energi non-listrik menjelaskan cara mengosongkan kondensat dan membiarkan pipa dingin sebelum dibuka.
Permukaan panas mesin laundry dan dapur
Permukaan panas yang umum:
- Rol dan peti setrika gulung yang bekerja pada suhu tinggi untuk mengeringkan dan menyetrika linen; tangan juga terancam jepitan, seperti dicatat materi pelatihan rumah sakit.
- Drum dan pintu pengering: linen di dalamnya tetap panas setelah mesin berhenti, dan Bab 15 · Laundry menjelaskan pendinginan dan bahaya linen panas yang ditumpuk.
- Pemanas listrik dan tangki booster mesin pencuci piring.
- Pipa uap dan kondensat tanpa isolasi.
- Motor, gearbox, dan bantalan setelah bekerja lama.
Pengendaliannya meliputi isolasi atau penutup pada permukaan yang dapat tersentuh, tanda peringatan permukaan panas, mengukur suhu dengan termometer inframerah atau kontak sebelum menyentuh, menunggu mesin dingin, dan sarung tangan tahan panas yang sesuai. Bab 16 · Bangunan & Fasilitas mencatat bahwa isolasi pipa juga mengurangi beban panas ruang.
Bekerja di dekat mesin panas yang masih beroperasi
Kadang teknisi harus bekerja di dekat mesin panas yang tidak dapat dimatikan, misalnya memeriksa satu setrika gulung sementara setrika lain tetap berjalan, atau mengukur suhu perangkap uap yang sedang bekerja. Kebiasaan yang mengurangi bahayanya:
- Tentukan batas jangkau: tandai permukaan panas yang tidak boleh disentuh, dan atur posisi tubuh agar siku, lutut, dan punggung tidak bersandar ke permukaan itu.
- Pakai alat bergagang panjang dan alat ukur tanpa sentuh bila memungkinkan, misalnya termometer inframerah dan kamera termal, seperti di bab pemantauan kondisi.
- Rencanakan jalan keluar: jalur mundur tidak terhalang troli, selang, atau linen, agar tubuh tidak terdorong ke permukaan panas saat menghindar.
- Batasi waktu di zona radiasi panas yang tinggi dan bergantian dengan rekan.
- Lindungi dari semburan: jangan berdiri di depan katup pengaman, pembuangan perangkap uap, atau sambungan yang baru dipasang saat tekanan dinaikkan.
Pekerjaan seperti ini tercantum dalam analisis keselamatan pekerjaan dengan pengendaliannya, seperti di bab identifikasi bahaya.
Tekanan panas kerja
Tubuh menjaga suhu dalamnya sekitar 37 °C dengan melepas panas metabolisme lewat kulit dan keringat. Di ruang yang panas, lembap, dan tanpa aliran udara, pelepasan ini terhambat. Suhu udara saja tidak cukup untuk menilai tekanan panas, karena kelembapan, panas radiasi dari permukaan panas, dan aliran udara ikut menentukan. Indeks suhu basah bola menggabungkannya; untuk ruang dalam tanpa matahari langsung:
dengan suhu bola basah alami dan suhu bola hitam (nilai literatur umum; Contoh 3). Peraturan menetapkan batas indeks ini untuk berbagai beban kerja dan pengaturan kerja dan istirahat. Materi pelatihan K3 laundry rumah sakit mengutip persyaratan suhu dan kelembapan ruang kerja dari peraturan kesehatan lingkungan kerja, dan meminta alat penata udara, kipas, atau exhaust bila suhu ruang melebihi batasnya; Bab 21 · Laundry mencatat persyaratan suhu ruang laundry yang sama.
Faktor yang menaikkan tekanan panas bagi teknisi:
- Bekerja di dekat permukaan panas dengan panas radiasi besar, misalnya di belakang setrika gulung.
- Pekerjaan berat, misalnya mengangkat dan membongkar.
- Pakaian pelindung yang tidak tembus uap, misalnya celemek kimia dan sarung tangan tebal.
- Belum terbiasa: pekerja yang baru datang dari ruang sejuk atau baru kembali dari cuti.
- Kurang minum, sakit, atau kurang tidur.
Keringat dan minum
Keringat dapat mencapai sekitar satu liter per jam pada kerja berat di ruang panas (nilai literatur umum). Rasa haus datang terlambat, sehingga minum dilakukan sedikit-sedikit dan teratur, misalnya segelas setiap 15 sampai 20 menit, bukan menunggu haus (nilai literatur umum; Contoh 4). Air bersih tersedia dekat tempat kerja, tetapi tidak di area yang terkena percikan bahan kimia atau linen kotor; minum dilakukan di tempat istirahat yang bersih setelah mencuci tangan. Minuman berkafein dan beralkohol tidak menggantikan air. Warna urin yang gelap adalah tanda sederhana kekurangan cairan.
Gangguan akibat panas
- Ruam dan kram panas: kram otot karena kehilangan garam bersama keringat; istirahat di tempat sejuk dan minum.
- Kelelahan panas: pusing, mual, lemah, berkeringat banyak, kulit pucat dan lembap; pindahkan ke tempat sejuk, longgarkan pakaian, beri minum bila sadar, dan awasi. Gejala teknisi pada kasus pembuka sesuai keadaan ini.
- Sengatan panas: keadaan darurat. Suhu tubuh sangat tinggi, bingung, bicara kacau, kejang, atau pingsan, kulit dapat panas dan kering atau masih berkeringat. Hubungi pertolongan medis segera, dinginkan tubuh secepatnya dengan air dan aliran udara, dan jangan memberi minum kepada orang yang tidak sadar.
Teman kerja yang saling mengamati menangkap tanda awal yang tidak disadari oleh orang yang mengalaminya, karena kebingungan adalah salah satu gejalanya. Pekerja yang pernah mengalami kelelahan panas tidak kembali ke ruang panas pada hari yang sama, dan kejadiannya dilaporkan sebagai nyaris celaka agar pengaturan kerja, ventilasi, dan persediaan air ditinjau ulang.
Pengendalian bahaya panas
Menurut hirarki pengendalian di Bab 2:
- Menghilangkan atau mengurangi sumber: menjadwalkan pekerjaan saat mesin dingin, mematikan dan mendinginkan mesin lebih dulu, mengisolasi pipa dan permukaan panas.
- Rekayasa: ventilasi dan exhaust di sumber panas dan uap, seperti di Bab 16 · Bangunan & Fasilitas, penutup dan pelindung permukaan panas, kipas setempat untuk teknisi, pelindung radiasi.
- Administrasi: pengaturan kerja dan istirahat di ruang panas, pekerjaan berat dipindah ke pagi hari, aklimatisasi bertahap bagi pekerja baru selama sekitar satu sampai dua minggu (nilai literatur umum), kerja berpasangan, air minum tersedia, dan pelatihan mengenali gejala.
- APD: sarung tangan tahan panas, pelindung muka untuk pekerjaan uap, pakaian kerja berlengan panjang dari bahan yang tidak meleleh. Bab APD menjelaskan bahwa sarung tangan tahan panas biasanya tidak tahan bahan kimia cair.
Pertolongan pertama luka bakar
- Hentikan sumber: jauhkan korban dari uap, air panas, atau permukaan panas tanpa membahayakan penolong.
- Dinginkan luka dengan air mengalir yang sejuk, bukan es, selama sekitar 20 menit (nilai literatur umum); pendinginan masih bermanfaat bila dimulai dalam beberapa jam pertama.
- Lepaskan cincin, jam, dan pakaian di sekitar luka sebelum bengkak, kecuali yang menempel pada kulit.
- Tutup luka dengan bahan bersih yang tidak menempel, misalnya plastik pembungkus makanan yang diletakkan longgar; jangan memecah lepuh dan jangan mengoles mentega, pasta gigi, atau minyak.
- Cari pertolongan medis untuk luka bakar yang luas, dalam, di wajah, tangan, kaki, sendi, atau kelamin, luka bakar uap di sekitar mulut dan hidung yang dapat mengenai saluran napas, dan luka bakar pada anak.
- Jaga agar korban tidak kedinginan saat bagian lain tubuhnya dibasahi.
Luka bakar kimia diperlakukan menurut lembar data bahan dan bab bahan kimia di rak ini, dengan pembilasan yang lebih lama.
Contoh kerja
Contoh 1. Uap dan air pada kulit. Satu gram uap 100 °C yang mengembun lalu mendingin sampai 40 °C melepaskan sekitar kJ, sedangkan satu gram air 100 °C yang mendingin sampai 40 °C hanya melepaskan kJ. Uap memberi sekitar sepuluh kali panas untuk massa yang sama.
Contoh 2. Uap kilat dari kondensat. Kondensat jenuh pada sekitar 7 bar mutlak mempunyai entalpi cairan sekitar 697 kJ/kg, dan pada tekanan atmosfer entalpi cairannya 419 kJ/kg dengan kalor laten 2.257 kJ/kg (nilai literatur umum dari tabel uap). Fraksi uap kilat : sekitar 12 persen massa kondensat langsung menjadi uap, dan sisanya air 100 °C.
Contoh 3. Indeks suhu basah bola. Di belakang setrika gulung, suhu bola basah alami 27 °C dan suhu bola hitam 36 °C (angka latihan): °C. Nilai ini dibandingkan dengan batas peraturan untuk beban kerja teknisi, yang dapat memerlukan pengaturan kerja dan istirahat.
Contoh 4. Kebutuhan minum. Pekerjaan 4 jam di ruang finishing dengan keringat sekitar 0,8 L per jam (angka latihan) menguras sekitar L. Segelas 250 mL setiap 20 menit memberi mL dalam 4 jam, mendekati kebutuhan itu.
Contoh 5. Waktu dingin setrika gulung. Rol setrika bermassa besar dari suhu kerja tinggi ke suhu yang aman disentuh dapat memerlukan beberapa jam (angka latihan menurut tetapan waktu pendinginan seperti di bab isolasi energi non-listrik). Pekerjaan pada rol dijadwalkan sesudah sif, dengan mesin dimatikan sejak awal istirahat.
Contoh 6. Kontak singkat dan lama. Rumah motor 55 °C terasa hangat bila disentuh sekejap, tetapi tangan yang bertumpu padanya beberapa menit dapat terluka (nilai literatur umum untuk ambang luka pada kontak lama di sekitar 45 sampai 50 °C). Tumpuan tangan dipindah ke bagian yang tidak panas, atau dipakai sarung tangan.
Contoh 7. Energi air panas yang menyembur. Satu liter air 70 °C yang mengenai kulit dan mendingin sampai 40 °C melepaskan kJ, cukup untuk luka bakar luas bila mengenai lengan dan dada.
Contoh 8. Kenaikan suhu ruang dari permukaan panas. Pipa uap tanpa isolasi yang melepas 300 W per meter sepanjang 10 m (angka latihan) menambah 3 kW ke ruang; mengisolasinya menurunkan beban panas ruang dan suhu udara di dekat pipa, seperti dihitung di Bab 16 · Bangunan & Fasilitas.
Contoh 9. Aklimatisasi bertahap. Teknisi baru yang akan bekerja penuh di ruang finishing memulai dengan sekitar 20 persen waktu kerja di ruang panas pada hari pertama dan menambah bertahap setiap hari selama sekitar seminggu (angka latihan menurut pola literatur umum), daripada langsung bekerja sepanjang sif.
Kondisi berhenti
Hentikan pekerjaan bila:
- Saluran uap atau kondensat akan dibuka sebelum diisolasi, dibuang tekanannya, dikosongkan kondensatnya, dan didinginkan; ikuti bab isolasi energi non-listrik.
- Bocoran uap akan dicari dengan tangan.
- Permukaan yang akan disentuh belum diukur suhunya atau masih di atas batas sentuh.
- Teknisi atau rekan menunjukkan pusing, mual, bingung, kram, atau berhenti berkeringat di ruang panas; pindahkan ke tempat sejuk dan lakukan pertolongan pertama.
- Air minum tidak tersedia di dekat pekerjaan di ruang panas.
- Ventilasi ruang tidak bekerja dan pekerjaan berat akan dilakukan pada jam terpanas.
Salah tafsir yang sering terjadi
"Pengukur tekanan nol berarti aman dibuka." Kondensat panas di kantong pipa dapat menyembur dan menjadi uap kilat.
"Uap tidak lebih berbahaya daripada air mendidih." Uap membawa kalor laten yang besar dan melukai lebih dalam.
"Bocoran uap terlihat." Pancaran di dekat lubang tidak terlihat.
"Kalau belum haus, belum perlu minum." Rasa haus datang terlambat.
"Luka bakar didinginkan dengan es." Es merusak jaringan; air mengalir yang sejuk dipakai.
"Sudah biasa panas, tidak akan terkena." Sakit, kurang tidur, dan kurang minum menurunkan ketahanan siapa pun.
Hubungan dengan bab lain
Bab 16 · Laundry memberi uap dan air panas laundry, Bab 16 · Bangunan & Fasilitas ventilasi dan beban panas, Fisika 208 perpindahan panas, bab isolasi energi non-listrik, bab APD, Bab 21 · Laundry K3 laundry, Bab 15 · Laundry pengeringan dan finishing, Fisika 183 kalor laten, Bab 2 hirarki pengendalian, bab bahan kimia luka bakar kimia, dan Bab 1 kondisi berhenti.
Latihan dan pembahasan
Untuk setiap soal, tuliskan rumus, hitungan, atau alasannya.
- Suhu bola basah alami 25 °C dan suhu bola hitam 33 °C. Berapa indeks suhu basah bola ruang dalam?
- Kondensat dengan entalpi cairan 640 kJ/kg dilepas ke tekanan atmosfer (419 dan 2.257 kJ/kg). Berapa fraksi uap kilatnya?
- Berapa panas yang dilepas 2 g uap 100 °C yang mengembun dan mendingin ke 40 °C?
- Keringat 0,7 L per jam selama 3 jam. Berapa cairan yang perlu diganti?
- Mengapa luka bakar didinginkan dengan air mengalir selama sekitar 20 menit?
- Mengapa teman kerja perlu saling mengamati di ruang panas?
Kunci jawaban beralasan
- °C, dibandingkan dengan batas peraturan untuk beban kerja itu.
- , sehingga hampir 10 persen kondensat menjadi uap kilat.
- kJ, sekitar sepuluh kali panas dari 2 g air mendidih yang mendingin sama.
- L, diminum sedikit-sedikit dan teratur selama bekerja.
- Pendinginan menarik panas yang masih tersimpan di jaringan sehingga luka tidak terus mendalam setelah kontak berhenti.
- Kebingungan adalah gejala gangguan panas, sehingga orang yang terkena sering tidak menyadari keadaannya sendiri.
Referensi
Bab terkait
- Bahaya, risiko, energi tersimpan, dan kondisi berhentiKeselamatan · Bab 1
- Panas dan utilitas laundry: air panas, uap, tekanan titik pakai, dan ventilasiLaundry · Bab 16
- Ventilasi dan tata udara ruang laundry dan dapur: beban panas dan uap, psikrometri, kondensasi, tudung buang, udara pengganti, dan saluran pengeringBangunan & Fasilitas · Bab 16
- Perpindahan panas kuantitatif: konduksi berlapis, konveksi, radiasi, resistansi termal, isolasi, dan penukar panasFisika · Bab 24
- Isolasi energi non-listrik: air, uap, udara tekan, hidraulik, gravitasi, pegas, panas, dan bahan kimiaKeselamatan · Bab 4
- Alat pelindung diri: memilih, memakai, merawat, dan batasnyaKeselamatan · Bab 5
- K3 laundry: bahaya kimia, biologis, fisik, ergonomi, dan tanggap daruratLaundry · Bab 21
- Pengeringan dan finishing: dryer, pendinginan, serat lepas, dan setrikaLaundry · Bab 15
- Pemuaian termal dan perubahan fase: pemuaian, tegangan termal, kalor jenis, dan kalor latenFisika · Bab 11
- Hierarki pengendalian, izin kerja, dan verifikasi keadaan amanKeselamatan · Bab 2
- Bahan kimia di pekerjaan teknisi: label, lembar data keselamatan, memindahkan, menyimpan, tumpahan, dan pertolongan pertamaKeselamatan · Bab 6
- Identifikasi bahaya sebelum bekerja dan analisis keselamatan pekerjaan untuk servis lapanganKeselamatan · Bab 3
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Batas keselamatan tetap berlaku. Kuis ini menguji penalaran, bukan memberi izin melakukan pencampuran, penyetelan, pembongkaran, pengukuran berenergi, atau tindakan lapangan.
Suhu bola basah alami 25 °C dan suhu bola hitam 33 °C. Berapa indeks suhu basah bola ruang dalam?
Kondensat dengan entalpi cairan 640 kJ/kg dilepas ke tekanan atmosfer (419 dan 2.257 kJ/kg). Berapa fraksi uap kilatnya?
Berapa panas yang dilepas 2 g uap 100 °C yang mengembun dan mendingin ke 40 °C?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Keselamatan · Bab 9.
Urutan baca menurut rak: Keselamatan · Bab 7.
Bab lain dalam Keselamatan Teknik.