Alat pelindung diri: memilih, memakai, merawat, dan batasnya
Teknisi yang membersihkan tangki dispenser memakai sarung tangan karet tipis yang biasa dipakai untuk mencuci piring, masker kain, dan kacamata baca. Setelah satu jam, tangannya gatal dan merah karena bahan kimia menembus sarung tangan, dan percikan sempat mengenai sudut matanya. Bab ini menjelaskan alat pelindung diri dari sisi teknisi: tempatnya di hirarki pengendalian, syarat APD yang baik, sarung tangan dan waktu tembus, pelindung mata dan muka, pelindung pernapasan dan faktor perlindungannya, pelindung telinga dan pengurangan bisingnya, alas kaki, pakaian, urutan memakai dan melepas, perawatan dan penggantian, APD palsu, dan kecocokan antar-APD.
Seorang teknisi membersihkan tangki dispenser dan saluran bahan kimia di sebuah laundry. Ia memakai sarung tangan karet tipis yang biasa dipakai untuk mencuci piring, masker kain, dan kacamata baca. Setelah sekitar satu jam, tangannya terasa gatal dan merah: bahan kimia sudah menembus sarung tangan tanpa terlihat. Saat ia melepas selang, percikan kecil mengenai sudut matanya dari celah di samping kacamata.
Teknisi itu memakai alat pelindung, tetapi bukan alat pelindung yang sesuai bahayanya. Sarung tangan tipis tidak dirancang untuk bahan kimia pekat dalam waktu lama, masker kain tidak menahan uap, dan kacamata baca tidak mempunyai pelindung samping. Bab ini menjelaskan cara memilih, memakai, dan merawat alat pelindung diri, dan mengapa alat itu adalah lapisan terakhir.
Batas pembahasan
Bab ini membahas alat pelindung diri untuk teknisi servis di laundry, dapur, dan rumah sakit. Daftar APD per tugas laundry ada di Bab 21 · Laundry, hirarki pengendalian di Bab 2, identifikasi bahaya sebelum bekerja di bab identifikasi bahaya, dan bahan kimia di bab bahan kimia rak ini. Sumbernya adalah narasi disiplin Keselamatan Teknik, terutama modul K3 laboratorium kimia dan buku instalasi listrik, serta dokumen K3 di Drive pemilik, ditambah pengetahuan keselamatan umum yang ditandai di peta sumber. Jenis APD yang diwajibkan, standar mutunya, dan batas paparan diambil dari peraturan, lembar data keselamatan, dan prosedur perusahaan; angka di bab ini adalah nilai literatur umum atau angka latihan.
APD di hirarki pengendalian
Hirarki pengendalian di Bab 2 menempatkan APD di bawah: menghilangkan bahaya, mengganti, rekayasa, dan pengendalian administratif didahulukan. Dokumen K3 laundry pemilik menyebut APD sebagai lapisan perlindungan terakhir ketika pengendalian lain tidak cukup, dan materi pelatihan teknisi pemilik menegaskan bahwa memakai APD bukan berarti teknisi boleh bekerja sembarangan, karena cara kerja yang benar dan alat yang aman tetap diperlukan.
Alasannya praktis. APD hanya melindungi pemakainya, hanya selama dipakai dengan benar, dan hanya terhadap bahaya yang dirancang untuknya. Bila APD gagal, misalnya sarung tangan robek atau masker bocor di tepinya, pemakainya terpapar langsung, sering tanpa tanda. Karena itu pada kasus pembuka, pengendalian yang lebih baik adalah membilas saluran dengan air dulu dan mengosongkannya, sehingga bahan pekat yang harus dipegang tinggal sedikit, seperti dijelaskan di bab isolasi energi non-listrik.
Syarat APD yang baik
Materi pelatihan K3 laundry rumah sakit di Drive pemilik mencantumkan syarat APD: memberi perlindungan yang efektif terhadap jenis bahaya yang dihadapi; konstruksi dan kemampuannya memenuhi standar yang berlaku; efisien, ringan, dan nyaman dipakai; tidak mengganggu gerakan yang diperlukan; dan tahan lama serta mudah dirawat. Buku instalasi listrik dalam narasi menambahkan satu pertanyaan penting: apakah APD itu cocok dengan APD lain yang harus dipakai bersamaan? Kacamata yang membuat masker tidak rapat, atau pelindung telinga yang terganjal tali helm, mengurangi perlindungan keduanya.
APD yang tidak nyaman cenderung dilepas. Ukuran yang benar, pilihan beberapa model, dan pelibatan pemakai saat memilih membuat APD benar-benar dipakai.
Sarung tangan
Sarung tangan dipilih menurut bahayanya:
- Bahan kimia: dokumen K3 laundry pemilik menyebut nitril, butil, dan PVC menurut jenis bahan kimia. Ketahanan sarung tangan terhadap bahan kimia dinyatakan dengan waktu tembus, yaitu waktu sampai bahan terdeteksi di sisi dalam, dan laju permeasi. Sarung tangan yang tampak utuh dapat sudah ditembus (Contoh 1). Data ini ada di lembar data sarung tangan dan sering di bagian APD lembar data keselamatan bahan kimia.
- Panas: sarung tangan tahan panas untuk menangani linen panas, setrika gulung, dan pipa panas. Sarung tangan tahan panas biasanya tidak tahan bahan kimia cair, dan sarung tangan kimia biasanya tidak tahan panas.
- Potong dan gesek: untuk pelat tajam, kaca, dan sabuk.
- Listrik: sarung tangan isolasi berkelas tegangan untuk pekerjaan listrik yang memerlukannya, menurut bab kelistrikan.
Sarung tangan tidak dipakai di dekat bagian berputar seperti bor, puli, dan drum, karena dapat tersangkut dan menarik tangan ke dalam. Beberapa bahan kimia juga melunakkan atau mengembangkan bahan sarung tangan; sarung tangan yang menjadi lengket, menggelembung, atau kaku setelah terkena bahan itu sudah rusak walaupun belum tertembus. Untuk tugas yang memerlukan keterampilan jari dan perlindungan kimia sekaligus, sarung tangan tipis dapat dipakai di dalam sarung tangan kimia yang lebih longgar, atau sarung tangan tipis diganti sering. Sarung tangan sekali pakai dibuang setelah dipakai; sarung tangan pakai ulang dicuci bagian luarnya sebelum dilepas, diperiksa robek dan menggelembung, dan diganti menurut jadwal.
Pelindung mata dan muka
Modul K3 laboratorium dalam narasi mengingatkan bahwa mata adalah indera yang rentan terhadap risiko, dan pada pertolongan pertama, mata yang tidak terluka dijaga agar tidak ikut terkontaminasi. Pilihan pelindung:
- Kacamata pengaman dengan pelindung samping untuk serpihan dari mengebor, menggerinda, dan memotong. Materi pelatihan teknisi pemilik meminta kacamata pengaman saat mengebor.
- Kacamata goggle yang rapat ke wajah untuk percikan cairan dan bahan kimia, karena cairan dapat masuk dari celah kacamata biasa.
- Pelindung muka di atas goggle untuk menuang bahan pekat, membuka sambungan bertekanan, dan menggerinda. Pelindung muka saja tidak cukup untuk percikan, karena cairan dapat mengalir dari tepi bawah atau samping ke mata; ia dipakai sebagai lapisan tambahan di atas goggle.
- Pelindung las dengan kaca gelap yang sesuai, seperti di bab sambungan las.
Kacamata baca atau kacamata resep biasa bukan pelindung. Dokumen K3 laundry pemilik meminta tempat cuci mata darurat dapat dicapai dalam sekitar 10 detik dari area bahaya kimia dan berfungsi baik; teknisi yang bekerja di dekat bahan pekat memastikan letak dan fungsinya sebelum mulai, karena pelindung mata dapat gagal. Pemakai kacamata resep memakai goggle yang dapat dipakai di atasnya atau kacamata pengaman berlensa resep.
Pelindung pernapasan
Pelindung pernapasan dipilih dari jenis kontaminan dan kadarnya:
- Masker partikel menahan debu dan serat. Modul K3 laboratorium mencatat bahwa masker kertas adalah masker sekali pakai, dan menjelaskan cara memasangnya, termasuk menarik tali masker perlahan. Masker partikel tidak menahan uap dan gas.
- Respirator dengan kartrid untuk uap dan gas tertentu, misalnya uap organik atau gas asam; kartrid dipilih menurut bahannya dan diganti menurut jadwal atau saat bau mulai tercium.
- Alat bantu napas berpasokan udara untuk kadar sangat tinggi, oksigen kurang, atau keadaan darurat. Modul yang sama mengutip lembar data keselamatan yang meminta alat bantu pernapasan mandiri bertekanan pada kebakaran apa pun.
Setiap respirator memberi perlindungan hanya bila rapat ke wajah. Uji kerapatan sebelum dipakai, dengan menutup kartrid dan menarik napas, dilakukan setiap kali; uji kecocokan formal dilakukan menurut program perusahaan. Kumis, jenggot, dan kacamata yang menekan tepi masker membuat masker bocor. Faktor perlindungan yang diberikan suatu jenis respirator menentukan sampai kadar berapa ia boleh dipakai (Contoh 3). Di laundry, debu serat dari pengering dan ruang lipat adalah partikel; materi pelatihan K3 laundry rumah sakit menyebut debu dari linen dan memintanya dikendalikan di sumber, dengan ventilasi, exhaust, dan APD menurut prosedur. Ruang yang mungkin kekurangan oksigen tidak dimasuki dengan respirator berkartrid; bab ruang terbatas di rak ini membahasnya.
Pelindung telinga
Buku perancangan teknik kimia dalam narasi mencatat bahwa paparan bising tinggi yang lama dapat merusak pendengaran secara permanen. Bab 21 · Laundry mencatat batas bising dari peraturan. Pelindung telinga terdiri dari sumbat telinga dan penutup telinga. Modul K3 laboratorium menunjukkan cara memakai sumbat telinga, dan cara itu menentukan hasilnya: sumbat busa yang tidak digulung kecil dan dimasukkan cukup dalam hanya menahan sebagian kecil bising.
Pabrik pelindung telinga mencantumkan nilai peredaman, tetapi peredaman di lapangan biasanya jauh lebih kecil karena pemakaian yang kurang tepat. Satu cara koreksi yang umum adalah mengurangi nilai itu dan membaginya dua (nilai literatur umum; Contoh 4). Pelindung telinga yang dilepas sebentar di tengah sif mengurangi perlindungan sif itu banyak, karena dosis bising terkumpul sangat cepat pada tingkat tinggi; bab kebisingan di rak ini menghitungnya. Sumbat telinga dipasang dengan tangan bersih agar telinga tidak teriritasi, dan penutup telinga diganti bantalannya bila retak atau mengeras. Pekerja yang lama terpapar bising dianjurkan menjalani pemeriksaan pendengaran berkala menurut program perusahaan, karena penurunan pendengaran berjalan pelan dan sering tidak disadari.
Alas kaki dan pakaian
Buku instalasi listrik dalam narasi mencatat bahwa pola tapak yang baik pada alas kaki penting di permukaan basah, dan bahwa sepatu keselamatan adalah APD yang paling umum di lokasi konstruksi. Untuk laundry dan dapur, alas kaki dipilih antislip dan tahan air; dokumen K3 laundry pemilik menambahkan pelindung jari baja bila ada risiko benda berat jatuh. Materi pelatihan K3 laundry rumah sakit melarang sepatu berhak tinggi, sol rusak, dan tali sepatu longgar.
Pakaian kerja berlengan panjang melindungi kulit dari percikan dan panas, dan celemek tahan air atau kimia dipakai saat menangani bahan pekat. Pakaian yang longgar, ujung lengan yang terbuka, perhiasan, dan rambut panjang yang tidak diikat dapat tersangkut bagian berputar. Pakaian yang terkena bahan kimia dilepas segera dan dicuci terpisah. Untuk pekerjaan listrik, alas kaki dan pakaian dipilih menurut bab kelistrikan; sepatu antistatis atau berisolasi mempunyai fungsi berbeda dan tidak saling menggantikan.
Pelindung kepala
Materi pelatihan teknisi pemilik menjelaskan helm pengaman sebagai pelindung kepala dari bahan keras seperti HDPE atau ABS yang dirancang untuk menyerap benturan. Helm dipakai di bawah pekerjaan di ketinggian, saat ada benda yang dapat jatuh, dan di ruang dengan pipa dan saluran rendah. Helm yang retak, terkena benturan keras, atau terpapar panas dan bahan kimia diganti; cangkang plastik juga menua oleh sinar matahari. Tali dagu dipakai bila pekerjaan memerlukan menunduk atau menengadah, agar helm tidak jatuh tepat ketika diperlukan.
APD untuk bahaya biologis
Di laundry rumah sakit, linen kotor dapat membawa bakteri, virus, dan jamur. Bab 21 · Laundry menjelaskan bahaya biologis dan alur kotor-bersih. Bagi teknisi yang memperbaiki mesin di area kotor, APD biasanya meliputi sarung tangan, celemek atau gaun, dan masker, menurut prosedur pengelola. Hal yang paling sering salah adalah urutan melepas: APD yang terkontaminasi dilepas sehingga sisi luarnya tidak menyentuh kulit, misalnya sarung tangan lebih dulu dengan teknik membalik, lalu celemek, lalu pelindung muka dan masker dengan memegang talinya, kemudian tangan dicuci. Materi pelatihan rumah sakit pemilik menegaskan pentingnya mencuci tangan.
Membaca kebutuhan APD dari lembar data keselamatan
Untuk bahan kimia, kebutuhan APD dibaca dari lembar data keselamatan bahan itu, terutama bagian pengendalian paparan dan perlindungan diri. Bagian itu biasanya menyebut jenis pelindung mata, bahan dan tebal sarung tangan dengan waktu tembusnya, jenis filter respirator bila diperlukan, dan pakaian pelindung. Bab bahan kimia di rak ini menjelaskan bagian-bagian lembar data lebih rinci.
Hal yang diperiksa teknisi:
- Bahan sarung tangan yang disebut cocok dengan yang tersedia, dan waktu tembusnya lebih panjang daripada lama tugas.
- Pelindung mata yang disebut, misalnya goggle untuk bahan korosif, bukan hanya kacamata.
- Kebutuhan pelindung pernapasan, yang biasanya bergantung pada ventilasi dan cara pakai; menyemprot atau memanaskan bahan menaikkan kadar di udara.
- Bahan pengencer atau campuran: APD untuk larutan encer mungkin lebih ringan daripada untuk bahan pekat, tetapi teknisi yang menangani saluran dan wadah dispenser biasanya berhadapan dengan bahan pekat.
Bila lembar data tidak tersedia atau tidak jelas, APD dipilih untuk keadaan terburuk yang masuk akal, dan lembar datanya diminta dari pemasok sebelum pekerjaan berikutnya.
Memakai, memeriksa, merawat, dan mengganti
- Sebelum dipakai: periksa retak, robek, tali yang putus, kartrid kedaluwarsa, dan ukuran.
- Saat dipakai: pakai sepanjang paparan, bukan hanya saat bahaya terlihat.
- Setelah dipakai: bersihkan menurut pabrik, keringkan, dan simpan terlindung dari debu, sinar matahari, dan bahan kimia; APD sekali pakai dibuang dengan benar.
- Ganti menurut umur pabrik, setelah terkena bahaya yang melampaui kemampuannya, atau saat rusak.
Modul K3 laboratorium mengingatkan bahwa banyak APD palsu beredar di pasaran. APD dibeli dari pemasok yang dapat menunjukkan standar dan sertifikat mutunya, dan tanda standar pada produk diperiksa.
APD bekerja sebagai program, bukan sebagai barang di gudang. Program itu meliputi penilaian kebutuhan APD per tugas dari analisis pekerjaan, pemberian APD pribadi dengan ukuran yang benar, pelatihan cara memakai, memeriksa, dan melepas, pengawasan pemakaian di lapangan, penyediaan pengganti, dan catatan pembagian dan penggantian. Teknisi yang bekerja di lokasi pelanggan membawa APD pribadinya sendiri dan tidak bergantung pada APD milik lokasi yang belum tentu tersedia atau sesuai.
Contoh kerja
Contoh 1. Waktu tembus sarung tangan. Lembar data sarung tangan nitril tipis memberi waktu tembus 15 menit terhadap suatu pembersih alkali pekat, sedangkan sarung tangan nitril tebal memberi lebih dari 240 menit (angka latihan). Untuk pekerjaan 60 menit, sarung tangan tipis sudah tertembus seperempat jam pertama; sarung tangan tebal dipakai, atau sarung tangan tipis diganti setiap kurang dari 15 menit bila keterampilan jari diperlukan.
Contoh 2. Biaya sarung tangan. Tiga pasang sarung tangan kimia pakai ulang per teknisi per bulan pada harga Rp 40.000 sepasang (angka latihan): Rp 1.440.000 per teknisi per tahun, kecil dibanding biaya satu luka bakar kimia di tangan.
Contoh 3. Faktor perlindungan respirator. Respirator setengah wajah dengan faktor perlindungan yang ditetapkan 10 (nilai literatur umum) boleh dipakai sampai kadar 10 kali batas paparan, bila kerapatannya diuji. Pada kadar 5 kali batas, kadar di dalam masker sekitar kali batas. Pada kadar 20 kali batas, respirator itu tidak cukup.
Contoh 4. Peredaman sumbat telinga di lapangan. Bising 95 dBA dan sumbat telinga dengan nilai peredaman 29 dB. Dengan koreksi lapangan dB (nilai literatur umum), bising di telinga sekitar dBA, bukan 66 dBA seperti perhitungan langsung.
Contoh 5. Waktu tanpa pelindung. Bila pelindung yang meredam 11 dB dilepas 30 menit dalam sif 8 jam di 95 dBA, energi bising yang diterima pada 30 menit itu setara dengan menit di tingkat terlindung, hampir sebanyak 450 menit sisanya, sehingga dosis sif itu hampir dua kali lipat. Bab kebisingan menjelaskan dasar perhitungan ini.
Contoh 6. Waktu membilas mata. Bab 21 · Laundry meminta mata yang terkena bahan kimia dibilas sekurang-kurangnya 15 menit. Dengan pancuran cuci mata yang mengalirkan 1,5 L/min (angka latihan), pembilasan itu memerlukan sekitar L air bersih yang tersedia.
Contoh 7. Kartrid dan jam pakai. Pabrik kartrid menetapkan penggantian setelah 8 jam pakai pada kadar tertentu (angka latihan). Teknisi yang memakainya 2 jam per minggu mengganti kartrid setiap 4 minggu, atau lebih cepat bila bau mulai tercium.
Contoh 8. Kecocokan APD. Teknisi berkacamata resep memakai respirator setengah wajah. Tangkai kacamata menekan tepi masker sehingga uji kerapatan gagal. Pilihannya kacamata goggle berlensa resep yang tidak mengganggu tepi masker, atau respirator wajah penuh dengan sisipan lensa.
Contoh 9. Memilih APD dari tugas. Membuka saluran deterjen bertekanan: bahaya percikan bahan pekat ke mata dan kulit, tekanan, dan lantai licin. APD yang dipilih adalah goggle dan pelindung muka, sarung tangan kimia dengan waktu tembus di atas lama tugas, celemek kimia, dan sepatu antislip; tidak diperlukan helm atau pelindung telinga kecuali ada bahaya lain di lokasi.
Kondisi berhenti
Hentikan pekerjaan bila:
- APD yang ditetapkan untuk tugas itu tidak tersedia, tidak sesuai ukuran, atau rusak.
- Lembar data bahan kimia meminta jenis sarung tangan atau pelindung pernapasan yang tidak dimiliki.
- Uji kerapatan respirator gagal, atau bau bahan tercium di dalam masker.
- Ruangan mungkin kekurangan oksigen atau berkadar gas tinggi; respirator berkartrid tidak dipakai, dan bab ruang terbatas diikuti.
- Sarung tangan dipakai di dekat bagian berputar.
- Kulit atau mata terkena bahan kimia; pertolongan pertama didahulukan menurut Bab 21 · Laundry.
Salah tafsir yang sering terjadi
"Pakai APD berarti aman." APD adalah lapisan terakhir; pengendalian lain dan cara kerja tetap diperlukan.
"Sarung tangan yang utuh tidak tertembus." Bahan kimia dapat menembus tanpa robekan; waktu tembus menentukan.
"Masker apa saja menahan bau." Masker partikel tidak menahan uap dan gas.
"Nilai peredaman di kemasan berlaku di lapangan." Peredaman nyata biasanya jauh lebih kecil.
"Kacamata biasa cukup untuk percikan." Cairan masuk dari celah samping; goggle diperlukan.
"APD murah sama saja." APD palsu atau di bawah standar tidak memberi perlindungan yang tertulis.
Hubungan dengan bab lain
Bab 2 memberi hirarki pengendalian, Bab 21 · Laundry APD per tugas laundry dan pertolongan pertama, bab identifikasi bahaya memilih APD dari analisis pekerjaan, bab isolasi energi non-listrik mengurangi bahan yang harus dipegang, Bab 1 kondisi berhenti, dan bab sambungan las pelindung las.
Latihan dan pembahasan
Untuk setiap soal, tuliskan rumus, hitungan, atau alasannya.
- Sarung tangan dengan waktu tembus 30 menit dipakai untuk tugas 90 menit. Apa yang harus dilakukan?
- Bising 98 dBA dan pelindung bernilai peredaman 25 dB. Berapa perkiraan bising di telinga dengan koreksi lapangan?
- Respirator berfaktor perlindungan 10 dipakai pada kadar 8 kali batas paparan. Berapa kadar di dalam masker relatif terhadap batas?
- Mengapa sarung tangan tidak dipakai saat mengebor?
- Mengapa sarung tangan dilepas lebih dulu saat melepas APD terkontaminasi?
- Mengapa APD dipilih bersama pemakainya?
Kunci jawaban beralasan
- Pakai sarung tangan dengan waktu tembus di atas 90 menit, atau ganti sarung tangan sebelum 30 menit setiap kali.
- Koreksi dB, sehingga bising di telinga sekitar dBA, masih tinggi.
- kali batas, dengan syarat kerapatan masker sudah diuji dan tidak bocor.
- Sarung tangan dapat tersangkut mata bor yang berputar dan menarik tangan ke arah bor.
- Sarung tangan paling terkontaminasi, sehingga dilepas dulu agar tangan tidak mencemari APD lain dan kulit.
- APD yang nyaman dan pas lebih mungkin dipakai benar sepanjang paparan, sehingga perlindungannya nyata.
Referensi
Bab terkait
- Bahaya, risiko, energi tersimpan, dan kondisi berhentiKeselamatan · Bab 1
- Hierarki pengendalian, izin kerja, dan verifikasi keadaan amanKeselamatan · Bab 2
- K3 laundry: bahaya kimia, biologis, fisik, ergonomi, dan tanggap daruratLaundry · Bab 21
- Identifikasi bahaya sebelum bekerja dan analisis keselamatan pekerjaan untuk servis lapanganKeselamatan · Bab 3
- Isolasi energi non-listrik: air, uap, udara tekan, hidraulik, gravitasi, pegas, panas, dan bahan kimiaKeselamatan · Bab 4
- Sambungan las, brazing, solder, dan perekat dalam perbaikan: proses, cacat, tegangan sisa, keselamatan kerja panas, dan batas wewenangMekanikal & Mekatronika · Bab 13
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Sarung tangan dengan waktu tembus 30 menit dipakai untuk tugas 90 menit. Apa yang harus dilakukan?
Bising 98 dBA dan pelindung bernilai peredaman 25 dB. Berapa perkiraan bising di telinga dengan koreksi lapangan?
Respirator berfaktor perlindungan 10 dipakai pada kadar 8 kali batas paparan. Berapa kadar di dalam masker relatif terhadap batas?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Keselamatan · Bab 6.
Urutan baca menurut rak: Keselamatan · Bab 4.
Bab lain dalam Keselamatan Teknik.