Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Kerja Lapangan & Serah Terima · Bab 4Terapan

    Membaca manual pabrik dan gambar pemasangan: susunan manual, peringatan, spesifikasi, gambar dimensi, diagram, gambar urai, dan revisi

    Seorang teknisi memesan kumparan katup solenoid air dari daftar suku cadang manual servis mesin pembuat es. Kumparan datang, dipasang, dan terbakar dalam satu jam. Daftar suku cadang yang dipakainya ternyata untuk versi mesin bertegangan 115 volt, sedangkan mesin di lokasi bertegangan 230 volt. Bab ini menjelaskan cara memakai dokumen pabrik dengan benar: jenis dokumen, mencocokkan dokumen dengan pelat nama dan nomor seri, susunan manual servis, tingkat peringatan, membaca spesifikasi dan satuannya, gambar pemasangan dan dimensi, diagram listrik dan pipa, gambar urai dan daftar suku cadang, prosedur, revisi dan buletin servis, serta apa yang dilakukan bila manual tidak ada.

    22 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Katup solenoid air pada mesin pembuat es di sebuah hotel tidak lagi membuka. Teknisi mengukur kumparannya: putus. Ia membuka berkas manual servis dan daftar suku cadang di ponselnya, mencari gambar katup, mencatat nomor suku cadang kumparannya, dan memesan dari distributor. Tiga hari kemudian kumparan datang, dipasang, dan mesin berjalan. Satu jam kemudian kumparan itu berbau hangus dan katup kembali diam.

    Ketika penyelia memeriksa, halaman pertama daftar suku cadang yang dipakai memuat satu kalimat yang terlewat: semua suku cadang di daftar ini untuk versi 115 volt. Mesin di hotel adalah versi 230 volt dengan nomor model yang hanya berbeda satu huruf di akhir. Pelat nama mesin menyebut tegangannya dengan jelas; teknisi tidak mencocokkannya dengan dokumen. Bab ini menjelaskan cara membaca dokumen pabrik supaya informasi yang tepat dipakai untuk mesin yang tepat.

    Batas pembahasan

    Bab ini membahas cara memakai dokumen pabrik di lapangan: jenis dokumen, mencocokkan dokumen dengan mesin, susunan manual, peringatan, spesifikasi dan satuannya, gambar pemasangan dan dimensi, diagram, gambar urai, prosedur, revisi, dan manual yang hilang. Cara membaca simbol, diagram alir, P&ID, dan wiring dibahas di Bab 2 · Sistem, Diagram & Diagnosis; simbol IEC, kode referensi, dan rujukan silang diagram kendali di Bab 50 · Kelistrikan & Kendali; dokumen dan simbol perencanaan instalasi listrik di Bab 19 · Kelistrikan & Kendali; konversi satuan di Bab 3 · Satuan & Matematika. Pemasangan mesin pencuci piring dibahas di Bab 10 · Dishwashing, siklus kerja servis di Bab 1, dan pengelolaan nomor suku cadang serta stok di bab suku cadang rak ini. Sumbernya adalah narasi Workshop dan Layanan Lapangan, narasi Fluida dan Termal, dan pengetahuan dokumentasi teknik umum yang ditandai di peta sumber. Angka dalam contoh adalah angka latihan.

    Jenis dokumen pabrik

    Pabrik mesin biasanya menerbitkan beberapa dokumen yang berbeda tujuan dan pembacanya:

    1. Manual operasi atau pengguna untuk operator: cara memakai, membersihkan, dan merawat harian, serta tanda gangguan yang boleh ditangani operator.
    2. Manual instalasi untuk teknisi pemasang: syarat lokasi, sambungan, gambar dimensi, urutan pemasangan, dan uji pertama.
    3. Manual servis untuk teknisi: prinsip kerja, penyetelan, diagnosis, prosedur bongkar pasang, nilai uji, dan diagram.
    4. Katalog atau daftar suku cadang: gambar urai, nomor suku cadang, jumlah, dan catatan versi.
    5. Buletin servis: pemberitahuan perubahan rancangan, masalah yang ditemukan di lapangan, dan cara memperbaikinya.
    6. Lembar data komponen: spesifikasi rinci untuk komponen yang dibeli pabrik dari pemasok lain, seperti motor, pompa, dan pengendali.

    Dokumen yang tepat untuk tugas yang tepat menghemat waktu. Narasi Workshop dan Layanan Lapangan mengutip panduan mesin es bahwa diagnosis mesin es selalu lebih mudah bila manual servis mesin itu tersedia, dan bahwa sumber manual yang baik juga memuat diagram dan petunjuk diagnosis. Manual operasi jarang memuat nilai uji dan diagram yang diperlukan untuk diagnosis.

    Mencocokkan dokumen dengan mesin

    Langkah pertama sebelum memakai dokumen apa pun adalah memastikan dokumen itu untuk mesin yang sedang dikerjakan. Data yang dicocokkan, biasanya dari pelat nama:

    1. Model lengkap, termasuk huruf dan angka akhiran. Akhiran sering menunjukkan tegangan, frekuensi, jenis pendingin, atau pasar tujuan.
    2. Nomor seri, karena pabrik sering mengubah komponen mulai nomor seri tertentu.
    3. Tegangan, frekuensi, dan jumlah fasa.
    4. Tahun atau tanggal produksi.
    5. Revisi atau tanggal terbit dokumen.

    Narasi Fluida dan Termal mengutip sebuah manual mesin es yang menyatakan bahwa semua suku cadang dalam manual servis dan suku cadangnya adalah versi 110/115 volt. Kalimat seperti itu biasanya berada di halaman depan atau di catatan kecil di bawah tabel, dan itulah yang terlewat pada kasus pembuka. Mesin yang dijual di pasar 230 volt 50 hertz dapat memakai kumparan, motor, kipas, dan pengendali yang berbeda, walaupun bentuk mesinnya sama.

    Hasil pencocokan dicatat di laporan servis: model, nomor seri, dan dokumen yang dipakai beserta revisinya. Dengan begitu, orang berikutnya tahu dasar keputusan yang diambil.

    Susunan manual servis

    Manual servis yang baik biasanya disusun dengan urutan yang mirip, sehingga teknisi dapat mencari dengan cepat:

    1. Keselamatan dan peringatan umum.
    2. Spesifikasi: dimensi, berat, listrik, air, buangan, kapasitas, dan batas lingkungan.
    3. Pemasangan, bila tidak ada manual instalasi terpisah.
    4. Prinsip kerja dan urutan operasi.
    5. Penyetelan dan pemrograman.
    6. Perawatan berkala.
    7. Diagnosis: tabel gejala, kemungkinan penyebab, dan tindakan, sering dengan kode kesalahan.
    8. Prosedur bongkar pasang.
    9. Diagram listrik, diagram pipa, dan diagram alir.
    10. Daftar suku cadang, kadang dalam buku terpisah.

    Daftar isi dan indeks dipakai untuk mencari, dan bab keselamatan dibaca lebih dulu walaupun sudah pernah membaca manual mesin lain. Manual yang dicetak dari berkas digital sering kehilangan nomor halaman aslinya; rujukan di laporan memakai nomor bagian atau nomor tabel, bukan nomor halaman cetakan.

    Tingkat peringatan

    Narasi Workshop dan Layanan Lapangan mengutip sebuah manual yang menandai butir keselamatan di seluruh isinya dengan kata peringatan atau awas. Banyak pabrik memakai tingkat kata isyarat yang mengikuti standar tanda keselamatan internasional (nilai literatur umum):

    Kata isyaratArti umum
    BahayaKeadaan yang pasti menyebabkan kematian atau cedera berat bila tidak dihindari
    PeringatanKeadaan yang dapat menyebabkan kematian atau cedera berat
    AwasKeadaan yang dapat menyebabkan cedera ringan atau sedang, atau kerusakan alat
    CatatanKeterangan penting yang tidak terkait cedera

    Kata isyarat biasanya disertai simbol bahaya, misalnya tegangan listrik, permukaan panas, bagian berputar, atau bahan kimia. Peringatan di manual adalah bagian dari analisis keselamatan pekerjaan seperti dijelaskan di Bab 3 · Keselamatan; peringatan yang tidak dapat dipenuhi di lokasi adalah alasan menunda pekerjaan.

    Membaca spesifikasi dan satuannya

    Spesifikasi menyebut nilai yang harus dipenuhi lokasi atau mesin. Beberapa hal yang sering membingungkan:

    1. Satuan: manual dari pasar Amerika memakai psi, °F, galon per menit, dan inci; manual Eropa dan Asia memakai bar atau kilopascal, °C, liter per menit, dan milimeter. Konversi dilakukan seperti di Bab 3 · Satuan & Matematika, dan hasilnya ditulis bersama satuan aslinya.
    2. Galon: galon Amerika sekitar 3,785 liter, galon Inggris sekitar 4,546 liter (nilai baku konversi). Manual yang tidak menyebut jenis galon dicek dari negara asalnya.
    3. Rentang dan batas: "tekanan air 20 sampai 80 psi" berarti di bawah 20 psi mesin tidak terjamin bekerja, dan di atas 80 psi perlu katup penurun tekanan. "Nominal" berarti nilai rancangan, bukan batas.
    4. Tekanan statis dan dinamis: banyak spesifikasi tekanan air berlaku saat air mengalir, bukan saat keran tertutup.
    5. Suhu air masuk: syarat suhu air panas untuk mesin pencuci piring atau mesin cuci menentukan pemanas yang diperlukan.
    6. Arus dan pengaman: arus beban penuh, ukuran pengaman, dan ukuran kabel minimum adalah data untuk perencanaan instalasi listrik di Bab 19 · Kelistrikan & Kendali.
    7. Dokumen perusahaan dan manual pabrik: SOP pemasangan unit RO di Drive pemilik meminta tegangan 215 sampai 240 volt, sedangkan manual pabriknya menyebut rentang yang lebih lebar; syarat internal yang lebih ketat sah selama tidak melonggarkan syarat pabrik. Sebaliknya, SOP pemasangan mesin konveyor di Drive yang sama menulis tegangan tiga fasa dengan angka yang tidak cocok dengan jaringan di Indonesia; bila dokumen perusahaan bertentangan dengan pelat nama atau manual, pelat nama dan manual menjadi pegangan dan pertentangannya dilaporkan.

    Gambar pemasangan dan gambar dimensi

    Gambar pemasangan menunjukkan mesin dari depan, samping, dan atas, dengan ukuran luar dan letak setiap sambungan: air dingin, air panas, buangan, listrik, ventilasi, dan bahan kimia. Gambar ini juga menyebut jarak bebas yang diperlukan untuk sirkulasi udara dan untuk servis, tinggi sambungan dari lantai, dan kadang beban ke lantai.

    Narasi Workshop dan Layanan Lapangan mengutip buku instalasi listrik bahwa gambar sketsa sering dipakai juga pada tahap proyek yang lebih lanjut, dan bahwa informasi menjadi lebih rinci dan teliti seiring proyek berkembang. Di lapangan, artinya gambar pabrik dipadukan dengan sketsa lokasi yang dibuat teknisi saat survei: ukuran ruang, letak titik air dan buangan yang ada, dan rintangan. Gambar pabrik menyebut apa yang dibutuhkan mesin; sketsa lokasi menunjukkan apa yang tersedia.

    Tiga hal sering terlewat saat membaca gambar dimensi: ukuran pintu dan jalur masuk mesin ke ruangan, jarak bebas servis di belakang atau samping yang diperlukan untuk membuka panel, dan tinggi titik buangan yang menentukan apakah buangan dapat mengalir dengan gravitasi atau memerlukan pompa.

    Diagram listrik dan pipa

    Narasi Workshop dan Layanan Lapangan mengutip buku instalasi listrik bahwa diagram rangkaian memuat informasi tentang cara rangkaian dan sistem bekerja. Diagram dibaca dengan aturan yang dijelaskan di Bab 2 · Sistem, Diagram & Diagnosis dan Bab 50 · Kelistrikan & Kendali: setiap komponen mempunyai kode referensi, kontak dan kumparannya dihubungkan dengan rujukan silang, dan garis ditelusuri sepanjang sambungannya, tidak ditebak dari kemiripan bentuk.

    Narasi yang sama mengutip buku perbaikan elektronika bahwa salah satu sumber kebingungan adalah susunan skema yang berbeda-beda, dan bahwa upaya mengurangi kebingungan simbol sedang berjalan tetapi memerlukan waktu lama. Manual dari pabrik yang berbeda, atau dari tahun yang berbeda, dapat memakai simbol yang berbeda untuk komponen yang sama. Legenda simbol di halaman awal diagram dibaca lebih dulu.

    Buku itu juga menganjurkan mencari skema yang serupa bila diagram yang benar tidak tersedia. Anjuran ini berguna untuk memahami prinsip, tetapi berbahaya bila nilai, nomor terminal, atau warna kabel dari mesin lain dipakai untuk mesin yang sedang dikerjakan. Skema pengganti hanya dipakai sebagai petunjuk, dan setiap sambungan dicek pada mesin itu sendiri.

    Gambar urai dan daftar suku cadang

    Gambar urai menunjukkan sebuah rakitan yang dibongkar, dengan nomor penunjuk pada setiap bagian. Nomor penunjuk itu dicari di tabel di sebelahnya, yang memuat:

    1. Nomor suku cadang pabrik.
    2. Uraian.
    3. Jumlah per rakitan.
    4. Catatan versi: tegangan, warna, bahan, atau rentang nomor seri.
    5. Tanda bagian yang hanya dijual dalam rakitan, atau bagian yang tidak digambar.

    Nomor penunjuk tidak sama dengan nomor suku cadang dan tidak dipakai untuk memesan. Catatan rentang nomor seri dibaca dengan teliti: rakitan yang sama dapat memakai dua nomor suku cadang berbeda sebelum dan sesudah nomor seri tertentu. Pengelolaan nomor suku cadang dan stok dibahas di bab suku cadang rak ini, dan pemilihan bahan bila suku cadang asli tidak tersedia di Bab 8 · Material.

    Prosedur dan nilai penyetelan

    Prosedur di manual servis disusun supaya pekerjaan aman dan hasilnya benar: urutan bongkar, nilai torsi, celah, penyetelan, dan uji setelah pasang. Nilai torsi dan celah tidak ditebak; bila manual menyebut torsi untuk baut tertentu, nilai itu dipakai seperti dijelaskan di Bab 3 · Mekanikal & Mekatronika. Narasi Workshop dan Layanan Lapangan mengutip buku perbaikan elektronika yang melarang menyetel sebuah alat tanpa manual servisnya, prinsip yang berlaku untuk semua penyetelan yang memerlukan nilai acuan.

    Narasi yang sama mengutip buku instalasi listrik yang mencatat bahwa daftar tugas di bagiannya tidak harus berurutan secara logis. Peringatan seperti itu perlu dibaca: tidak semua daftar di manual adalah urutan kerja. Daftar periksa dan prosedur bertahap dibedakan dengan melihat apakah langkahnya bernomor dan apakah ada kalimat yang menyebut urutan.

    Revisi, buletin servis, dan manual yang hilang

    Pabrik memperbarui manual ketika rancangan berubah. Tanggal terbit atau nomor revisi biasanya tercetak di sampul atau kaki halaman. Sebelum memakai manual yang tersimpan lama, teknisi mencari apakah ada revisi yang lebih baru atau buletin servis untuk model itu. Buletin servis sering memuat perubahan suku cadang, nilai penyetelan baru, atau perbaikan untuk masalah yang berulang di lapangan.

    Bila manual tidak ada:

    1. Catat model dan nomor seri dari pelat nama, lalu minta manual ke pabrik atau distributor resmi.
    2. Pakai dokumen dari model yang sangat mirip hanya untuk prinsip kerja, tidak untuk nilai, sambungan, atau nomor suku cadang.
    3. Untuk komponen yang dibeli pabrik dari pemasok lain, cari lembar data komponen itu dengan nomor yang tertera pada komponennya.
    4. Gambarkan sendiri bagian yang akan dibongkar dan foto sebelum melepas, supaya dapat dirakit kembali dengan benar.
    5. Catat di laporan bahwa pekerjaan dilakukan tanpa manual dan apa yang dipakai sebagai acuan.

    Bahasa dan penyimpanan

    Banyak manual hanya tersedia dalam bahasa Inggris atau bahasa negara pembuatnya. Istilah teknis yang sering muncul sebaiknya dikumpulkan dalam daftar istilah tim beserta artinya, supaya semua teknisi memakai arti yang sama. Terjemahan otomatis membantu untuk teks biasa, tetapi angka, satuan, dan istilah peringatan dicek pada teks aslinya.

    Manual disimpan dalam perpustakaan digital tim dengan nama berkas yang memuat model, jenis dokumen, dan revisi, dan salinannya tersedia tanpa jaringan di perangkat teknisi. Halaman penting seperti diagram listrik dan tabel kode kesalahan dapat dicetak dan disimpan di dalam mesin bila pabrik menyediakan kantong dokumen. Manual yang sudah diganti revisi baru diberi tanda kedaluwarsa atau dipindahkan ke arsip supaya tidak terpakai lagi.

    Contoh kerja

    Contoh 1: kumparan yang salah tegangan. Untuk kasus pembuka, pencocokan yang benar: pelat nama menyebut 230 volt 50 hertz; halaman depan daftar suku cadang menyebut versi 115 volt; jadi daftar itu tidak dipakai untuk komponen listrik. Teknisi meminta daftar suku cadang versi 230 volt dari distributor, atau menanyakan nomor kumparan berdasarkan nomor seri mesin. Kumparan baru diukur resistansinya sebelum dipasang dan dibandingkan dengan nilai di manual versi yang benar.

    Contoh 2: tekanan air dalam psi. Spesifikasi menyebut tekanan air 20 sampai 80 psi. Dengan 1 psi sama dengan 0,06895 bar, rentangnya 20×0,06895=1,3820 \times 0{,}06895 = 1{,}38 sampai 80×0,06895=5,5280 \times 0{,}06895 = 5{,}52 bar, atau sekitar 138 sampai 552 kilopascal. Tekanan di lokasi saat air mengalir 1,2 bar berada di bawah batas bawah, jadi perlu pompa penguat atau sambungan lain sebelum mesin dipasang.

    Contoh 3: suhu air dalam °F. Spesifikasi air panas masuk 140 °F dan bilas akhir 180 °F. Dengan TC=(TF−32)×5/9T_C = (T_F - 32) \times 5/9, dengan TCT_C dalam °C dan TFT_F dalam °F, didapat (140−32)×5/9=60(140 - 32) \times 5/9 = 60 °C dan (180−32)×5/9=82,2(180 - 32) \times 5/9 = 82{,}2 °C. Nilai itu ditulis di laporan bersama satuan aslinya.

    Contoh 4: debit dalam galon per menit. Kebutuhan air pengisian 5 galon per menit dari manual pabrik Amerika sama dengan 5×3,785=18,95 \times 3{,}785 = 18{,}9 liter per menit. Bila manual itu dari pabrik Inggris dan memakai galon Inggris, nilainya 5×4,546=22,75 \times 4{,}546 = 22{,}7 liter per menit. Perbedaan itu cukup besar untuk memilih ukuran pipa dan katup.

    Contoh 5: jarak bebas di gambar dimensi. Mesin selebar 860 milimeter memerlukan jarak bebas 50 milimeter di kiri dan kanan untuk sirkulasi udara dan 600 milimeter di depan untuk membuka pintu dan panel servis (angka latihan dari gambar). Lebar ruang yang diperlukan 860+2×50=960860 + 2 \times 50 = 960 milimeter. Ceruk selebar 950 milimeter di lokasi tidak cukup walaupun mesinnya sendiri muat.

    Contoh 6: tinggi buangan. Gambar pemasangan menyebut sambungan buangan mesin pada ketinggian 150 milimeter dari lantai dengan pompa buang internal yang dapat mengangkat sampai 600 milimeter (angka latihan). Saluran buangan di lokasi berada di dinding pada ketinggian 700 milimeter. Pompa internal tidak cukup, jadi perlu saluran buangan yang lebih rendah atau pompa tambahan yang disetujui pabrik.

    Contoh 7: membaca gambar urai. Nomor penunjuk 12 pada gambar pompa sirkulasi merujuk ke segel mekanis dengan jumlah 1, dengan catatan bahwa mesin mulai nomor seri tertentu memakai nomor suku cadang lain. Nomor seri mesin di lokasi dicocokkan dengan catatan itu sebelum memesan; nomor penunjuk 12 tidak ditulis di formulir pesanan.

    Contoh 8: menelusuri kumparan kontaktor. Diagram kendali menunjukkan kontak bantu kontaktor pemanas di halaman 3 dengan rujukan silang ke kumparannya di halaman 2. Teknisi mengikuti rujukan itu, menemukan nomor terminal kumparan, dan mengukur tegangan di terminal itu, alih-alih mengikuti warna kabel yang mungkin berbeda dari diagram. Cara membaca rujukan silang ada di Bab 50 · Kelistrikan & Kendali.

    Contoh 9: manual yang tidak ada. Pemilik mesin dispenser lama tidak mempunyai manual. Teknisi mencatat model dan nomor seri, meminta manual ke distributor, memakai lembar data pompa dari nomor pada motornya, memotret setiap langkah bongkar, dan menulis di laporan bahwa pekerjaan dilakukan tanpa manual pabrik dengan acuan yang dipakai.

    Kondisi berhenti

    Hentikan pekerjaan dan minta keputusan penyelia atau pabrik bila:

    1. Model, tegangan, atau nomor seri mesin tidak cocok dengan dokumen yang tersedia untuk pekerjaan yang menyangkut listrik, tekanan, atau keselamatan.
    2. Peringatan di manual tidak dapat dipenuhi di lokasi, misalnya jarak bebas, ventilasi, atau pengaman listrik.
    3. Spesifikasi lokasi berada di luar rentang yang disebut manual dan tidak ada persetujuan pabrik untuk penyimpangan itu.
    4. Penyetelan yang memerlukan nilai acuan akan dilakukan tanpa manual servis.
    5. Diagram tidak cocok dengan kabel yang terpasang pada bagian keselamatan atau interlock.
    6. Ada buletin servis atau revisi yang belum dibaca untuk masalah yang sedang ditangani.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    1. "Model yang mirip berarti suku cadangnya sama." Akhiran model dan nomor seri dapat mengubah tegangan dan komponen.
    2. "Nomor penunjuk di gambar adalah nomor suku cadang." Nomor penunjuk hanya berlaku di gambar itu.
    3. "Spesifikasi nominal adalah batas." Nominal adalah nilai rancangan; batas ditulis sebagai paling kecil dan paling besar.
    4. "Satu galon sama di semua manual." Galon Amerika dan galon Inggris berbeda sekitar 20 persen.
    5. "Skema mesin lain cukup untuk menyambung kabel." Skema pengganti hanya untuk memahami prinsip.
    6. "Manual di ponsel pasti yang terbaru." Revisi dan buletin servis perlu dicek.

    Hubungan dengan bab lain

    Bab 2 · Sistem, Diagram & Diagnosis dan Bab 50 · Kelistrikan & Kendali menjelaskan cara membaca diagram yang ada di manual, Bab 19 · Kelistrikan & Kendali dokumen perencanaan instalasi listrik, dan Bab 3 · Satuan & Matematika konversi satuan. Bab 10 · Dishwashing memakai gambar pemasangan dan spesifikasi untuk memasang mesin pencuci piring, Bab 3 · Mekanikal & Mekatronika memakai nilai torsi dari manual, Bab 3 · Keselamatan memakai peringatan manual dalam analisis keselamatan pekerjaan, dan Bab 8 · Material menjelaskan pilihan bila suku cadang asli tidak tersedia. Bab 1 menempatkan pemakaian manual dalam siklus servis. Bab survei lokasi rak ini memadukan gambar pabrik dengan sketsa lokasi, dan bab suku cadang memakai gambar urai untuk mengelola stok.

    Latihan dan pembahasan

    1. Sebutkan lima data dari pelat nama yang dicocokkan dengan dokumen sebelum memesan suku cadang listrik.
    2. Spesifikasi tekanan air sebuah mesin 30 sampai 90 psi. Konversikan ke bar dan nilailah tekanan lokasi 6,8 bar.
    3. Suhu bilas akhir di manual 185 °F. Berapa dalam °C?
    4. Mengapa nomor penunjuk pada gambar urai tidak boleh dipakai untuk memesan suku cadang?
    5. Bilakah skema dari model lain boleh dipakai, dan untuk apa tidak boleh dipakai?
    6. Apa yang dicatat di laporan servis tentang dokumen yang dipakai, dan mengapa?

    Kunci jawaban beralasan

    1. Model lengkap dengan akhirannya, nomor seri, tegangan dan frekuensi, jumlah fasa, dan tahun produksi. Data itu dicocokkan dengan halaman depan dan catatan versi di daftar suku cadang.
    2. 30×0,06895=2,0730 \times 0{,}06895 = 2{,}07 bar dan 90×0,06895=6,2190 \times 0{,}06895 = 6{,}21 bar. Tekanan lokasi 6,8 bar di atas batas atas, jadi diperlukan katup penurun tekanan sebelum mesin.
    3. (185−32)×5/9=85,0(185 - 32) \times 5/9 = 85{,}0 °C. Nilai itu ditulis bersama nilai aslinya dalam °F di laporan.
    4. Nomor penunjuk hanya menunjukkan letak bagian di gambar itu dan dapat sama untuk bagian yang berbeda di gambar lain. Pesanan memakai nomor suku cadang pabrik dari tabel, dengan catatan versi dan nomor seri yang dicek.
    5. Skema model lain boleh dipakai untuk memahami prinsip kerja dan urutan logika. Ia tidak dipakai untuk nilai komponen, nomor terminal, warna kabel, atau sambungan, yang harus dicek pada mesin itu sendiri.
    6. Model, nomor seri, jenis dokumen, dan revisi atau tanggal terbitnya, atau catatan bahwa tidak ada manual dan acuan pengganti yang dipakai. Catatan ini menunjukkan dasar keputusan dan membantu orang berikutnya bila masalah berulang.

    Referensi

    Uji diri · 3 soal

    Cek pemahaman sebelum berpindah bab

    Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.

    0/3dinilai
    1

    Sebutkan lima data dari pelat nama yang dicocokkan dengan dokumen sebelum memesan suku cadang listrik.

    2

    Spesifikasi tekanan air sebuah mesin 30 sampai 90 psi. Konversikan ke bar dan nilailah tekanan lokasi 6,8 bar.

    3

    Suhu bilas akhir di manual 185 °F. Berapa dalam °C?

    Progres penilaian mandiri0%

    Bab terdekat