Kesetimbangan statik, pusat massa, dan stabilitas guling: momen, reaksi tumpuan, dan sudut guling
Lemari pengering yang didorong bisa bergeser atau terguling; rak dinding bisa melendut; braket pompa menarik baut angkur dengan gaya lebih besar daripada berat pompa. Bab ini membangun dua syarat kesetimbangan benda tegar, momen gaya dan lengan momen, cara memilih titik putar, reaksi tumpuan pada balok dan rak, pusat massa benda gabungan dan cara menentukannya di lapangan, jenis kestabilan, sudut guling, perbandingan antara terguling dan tergelincir, gaya pada baut braket dinding, serta gaya akibat beban berputar yang tidak seimbang. Sembilan contoh kerja dan enam latihan dengan kunci beralasan menutup bab.
Dua petugas memindahkan lemari pengering kecil bermassa 80 kg di lantai laundry. Seorang mendorong di bagian atas lemari, setinggi bahunya, supaya tidak perlu membungkuk. Lemari tidak bergeser. Lemari mulai miring, lalu terguling ke depan dan hampir menimpa petugas kedua yang memegang kabel di sisi lain. Mereka mencoba lagi dengan mendorong di bagian bawah, dan lemari bergeser tanpa masalah.
Gaya dorongnya hampir sama. Yang berbeda adalah letak gaya itu terhadap tepi alas lemari dan terhadap titik berat lemari. Bab ini menjelaskan kesetimbangan benda yang tidak hanya bergeser tetapi juga dapat berputar: kapan benda diam, kapan terguling, dan berapa gaya yang dipikul setiap tumpuan dan baut.
Batas pembahasan
Bab ini membahas syarat kesetimbangan benda tegar, momen gaya, reaksi tumpuan, pusat massa dan titik berat, jenis kestabilan, sudut guling, perbandingan terguling dan tergelincir, gaya pada baut braket, dan gaya akibat ketidakseimbangan putar. Sumber pemilik adalah narasi disiplin Fisika Teknik yang memuat momen gaya dan lengan momen dari buku teks fisika untuk sains dan teknik. Narasi itu hanya sedikit membahas pusat massa dan stabilitas; bagian itu ditulis sebagai fisika baku dan ditandai di peta sumber.
Bab 7 membahas tuas, katrol, dan kesetimbangan momen sebagai pesawat sederhana, dan bab ini memakai cara yang sama tanpa mengulangnya. Hukum Newton, diagram benda bebas, dan gesekan dibahas di bab-bab sebelumnya. Jalur gaya pada elemen struktur bangunan dibahas di Bab 1 · Bangunan & Fasilitas, dan torsi pada poros dan transmisi di Bab 1 · Mekanikal & Mekatronika. Getaran akibat ketidakseimbangan rotor dibahas di tingkat lanjut rak ini.
Dua syarat kesetimbangan
Benda titik diam bila jumlah gayanya nol. Benda nyata punya ukuran, dan gaya yang bekerja di titik berbeda dapat membuatnya berputar walaupun jumlah gayanya nol. Dua orang yang mendorong ujung-ujung papan dengan gaya sama besar berlawanan arah membuat papan berputar di tempat. Karena itu benda tegar diam bila dua syarat terpenuhi bersama:
Syarat pertama mencegah benda bergeser; syarat kedua mencegah benda berputar. Untuk soal pada bidang, syarat pertama menjadi dua persamaan komponen, dan , dan syarat kedua menjadi satu persamaan momen terhadap titik mana saja. Jadi soal kesetimbangan bidang punya paling banyak tiga persamaan, dan dapat menyelesaikan paling banyak tiga besaran yang tidak diketahui.
Momen gaya dan lengan momen
Momen gaya, atau torsi, terhadap suatu titik adalah besar gaya dikali jarak tegak lurus dari titik itu ke garis kerja gaya:
Jarak tegak lurus disebut lengan momen. Buku sumber memakai cara ini untuk menghitung lengan momen gaya pada sebuah simpal, dengan faktor sinus sudut yang sama. Satuannya N·m. Arah putar biasanya diberi tanda: berlawanan arah jarum jam positif, searah jarum jam negatif.
Gaya berat bekerja seolah-olah seluruhnya di titik berat benda. Buku sumber menghitung momen yang diberikan gravitasi pada benda yang tergantung sebagai , dengan jarak dari titik putar ke titik berat. Bila garis kerja berat melewati titik putar, momennya nol.
Satu kebebasan penting: titik acuan momen boleh dipilih di mana saja, dan untuk benda yang setimbang jumlah momennya nol terhadap titik mana pun. Pilihan yang cerdas adalah titik tempat bekerja gaya yang tidak diketahui. Momen gaya itu terhadap dirinya sendiri nol, sehingga persamaan momen langsung memberi gaya lain. Cara ini dipakai di semua contoh kerja di bawah.
Reaksi tumpuan pada balok dan rak
Balok yang ditumpu di dua titik dan memikul beban adalah soal kesetimbangan yang paling sering dijumpai: rak dinding pada dua penyangga, papan di atas dua kuda-kuda, rel alat angkat pada dua tiang. Untuk balok sepanjang dengan beban pada jarak dari tumpuan kiri, momen terhadap tumpuan kiri memberi reaksi kanan, dan jumlah gaya tegak memberi reaksi kiri:
Tumpuan yang lebih dekat ke beban memikul bagian yang lebih besar. Bila berat balok sendiri tidak dapat diabaikan, berat itu diperlakukan sebagai beban tambahan di tengah balok. Bab 1 · Bangunan & Fasilitas membahas bagaimana gaya itu kemudian diteruskan ke dinding dan lantai.
Pusat massa dan titik berat
Pusat massa adalah titik tempat massa benda dapat dianggap terkumpul untuk menghitung gerak translasinya. Di medan gravitasi yang seragam, pusat massa sama dengan titik berat, yaitu titik tempat gaya berat dianggap bekerja. Untuk benda yang tersusun dari beberapa bagian dengan massa dan titik berat masing-masing di :
dan rumus yang sama berlaku untuk koordinat tegak. Untuk benda homogen yang simetris, titik beratnya di pusat simetri: di tengah balok seragam, di pusat lempeng persegi, di sumbu silinder.
Titik berat dapat berada di luar bahan benda. Titik berat cincin berada di pusat lubangnya. Titik berat lemari kosong dengan pintu terbuka bergeser ke arah pintu. Titik berat mesin cuci berubah ketika drum terisi air dan linen, dan berubah lagi ketika linen menumpuk di satu sisi drum.
Menentukan titik berat di lapangan
Tiga cara praktis, semuanya penerapan dari kesetimbangan momen:
- Menggantung di dua titik. Benda kecil yang digantung bebas diam dengan titik beratnya tepat di bawah titik gantung. Tarik garis tegak dari dua titik gantung berbeda; titik berat berada di perpotongannya.
- Menimbang di dua tumpuan. Letakkan benda panjang di atas dua timbangan pada jarak . Dari bacaan dan , jarak titik berat dari tumpuan kiri adalah .
- Menimbang dengan satu sisi diangkat. Untuk menentukan tinggi titik berat, angkat satu sisi benda sedikit dan ulangi penimbangan; perubahan bacaan memberi tinggi titik berat. Cara ini dipakai untuk kendaraan dan mesin besar dan memerlukan perhitungan sudut.
Manual pemasangan peralatan berat sering mencantumkan letak titik berat dan titik angkat. Bila data itu ada, data itulah yang dipakai. Cara di atas berguna untuk benda yang datanya tidak tersedia, dan merupakan saran editorial.
Kestabilan: stabil, labil, dan netral
Benda yang setimbang dapat berada dalam salah satu dari tiga keadaan. Setimbang stabil bila sedikit diganggu, benda kembali ke posisi semula; titik beratnya naik ketika benda dimiringkan sedikit, sehingga berat menghasilkan momen yang mengembalikan. Setimbang labil bila sedikit diganggu, benda makin menjauh; titik beratnya turun ketika dimiringkan, seperti pensil yang berdiri di ujungnya. Setimbang netral bila benda tetap di posisi baru; titik beratnya tidak naik atau turun, seperti bola di lantai datar.
Benda yang berdiri di atas alas biasanya stabil untuk kemiringan kecil, dan menjadi labil setelah melewati sudut tertentu. Sudut itulah yang menentukan apakah benda terguling.
Sudut guling dan dasar tumpu
Benda yang berdiri di lantai tetap tegak selama garis tegak melalui titik beratnya jatuh di dalam dasar tumpu, yaitu daerah yang dibatasi titik-titik sentuh dengan lantai. Bila benda dimiringkan sampai garis itu melewati tepi dasar tumpu, momen berat berbalik arah dan benda terguling.
Untuk benda dengan titik berat di tengah lebar alas pada tinggi , sudut miring saat mulai terguling memenuhi
Benda yang tinggi dan sempit terguling pada sudut kecil. Menaikkan titik berat, misalnya menumpuk karung linen di rak paling atas troli, mengurangi sudut guling. Alas yang lebih lebar atau beban yang diletakkan rendah menaikkannya. Sudut guling juga menentukan seberapa curam jalan landai yang aman untuk troli tinggi, dan seberapa kuat pengereman mendadak yang dapat menggulingkan muatan tinggi.
Benda tegak di atas kendaraan atau troli juga dapat terguling tanpa dimiringkan, yaitu ketika troli dipercepat atau direm mendadak. Dilihat dari troli yang diperlambat dengan perlambatan , benda seolah didorong ke depan dengan gaya yang bekerja di titik beratnya. Benda yang tidak tergelincir mulai terguling bila momen gaya itu terhadap tepi depan alas melampaui momen beratnya, yaitu bila
Perbandingan yang sama dengan rumus sudut guling muncul lagi. Muatan tinggi dan sempit di atas troli yang direm mendadak, atau tabung gas yang berdiri tanpa diikat di atas kendaraan, terguling pada perlambatan yang tidak terasa berbahaya bagi pengemudinya. Contoh 9 memberi angkanya.
Terguling atau tergelincir lebih dulu
Kasus pembuka dapat dihitung. Gaya mendatar yang didorongkan pada tinggi menghasilkan momen terhadap tepi depan alas sebesar . Berat menahan dengan momen . Benda mulai terguling bila
Benda mulai tergelincir bila mencapai gesekan statik maksimum dari bab gesekan. Yang terjadi lebih dulu adalah yang membutuhkan gaya lebih kecil. Benda tergelincir lebih dulu bila
Mendorong di tempat yang tinggi memperbesar dan membuat benda lebih mudah terguling. Lantai yang kesat atau alas yang menempel memperbesar dengan akibat yang sama. Mendorong rendah, di bawah titik berat, adalah cara aman untuk menggeser benda tinggi; kesimpulan ini adalah penerapan editorial dari dua rumus di atas.
Braket dinding dan baut angkur
Braket yang menahan pompa, pemanas air, atau dispenser di dinding adalah benda tegar yang setimbang di bawah tiga jenis gaya: berat peralatan, tarikan baut atas, dan tekanan bagian bawah braket ke dinding. Berat bekerja pada jarak dari dinding dan menghasilkan momen yang cenderung memutar braket menjauhi dinding di bagian atas. Momen itu ditahan oleh baut atas yang tertarik dan bagian bawah braket yang menekan dinding, dengan lengan sebesar jarak tegak di antara keduanya:
Baut juga memikul gaya geser tegak sebesar berat. Akibat praktisnya: makin jauh peralatan dari dinding dan makin dekat jarak antarbaut, makin besar tarikan pada baut atas. Tarikan itu dapat melampaui berat peralatan, seperti di Contoh 5. Pemilihan angkur mengikuti data pabrik angkur dan jenis dinding; perhitungan di sini hanya menunjukkan besarnya gaya yang harus ditahan.
Beban berputar yang tidak seimbang
Kesetimbangan statik mengandaikan benda diam. Benda yang berputar dengan massa tidak merata, seperti drum mesin cuci dengan linen menumpuk di satu sisi, memerlukan gaya ke pusat untuk massa yang tidak seimbang itu, seperti dibahas di bab hukum Newton. Gaya itu ikut berputar dan diteruskan oleh bantalan ke rangka dan baut angkur mesin, berganti arah setiap putaran. Contoh 7 menunjukkan bahwa gaya ini dapat jauh lebih besar daripada berat mesin. Itu sebabnya mesin cuci-peras berputar tinggi diangkur ke lantai atau dipasang di atas peredam, dan sistem kendalinya mendeteksi ketidakseimbangan sebelum menaikkan putaran. Bab 10 · Laundry membahas penanganannya.
Contoh kerja
Contoh 1. Rak dengan beban tidak di tengah. Papan rak sepanjang 2,0 m ditumpu di kedua ujung dan memikul kotak 60 kg pada 0,5 m dari ujung kiri. Berat kotak 588,6 N. Reaksi kanan N, reaksi kiri N. Penyangga kiri memikul tiga perempat beban.
Contoh 2. Titik berat gabungan. Lemari pengering 120 kg punya titik berat 0,80 m di atas lantai. Linen basah 30 kg di dalam drum punya titik berat 1,20 m. Titik berat gabungan m, naik 8 cm karena muatan.
Contoh 3. Sudut guling. Lemari dengan alas 0,6 m dan titik berat 0,9 m di atas lantai terguling pada . Dengan titik berat naik ke 0,88 m karena muatan seperti Contoh 2 tetapi alas sama, sudut gulingnya ; pengaruh muatan kecil di sini karena titik berat lemari yang mendominasi.
Contoh 4. Kasus pembuka. Lemari 80 kg dengan alas 0,6 m didorong pada ketinggian 1,2 m. Gaya untuk menggulingkannya N. Dengan , gaya untuk menggesernya N. Lemari terguling lebih dulu. Di lantai yang lebih licin dengan , gaya geser 157 N, lebih kecil daripada 196 N, sehingga lemari bergeser. Bila didorong pada 0,3 m, gaya guling menjadi 785 N dan lemari pasti bergeser lebih dulu. Koefisien gesek adalah angka latihan.
Contoh 5. Baut braket pompa. Pompa 20 kg dipasang dengan titik berat 0,30 m dari dinding, dan jarak tegak antara baut atas dan tumpuan bawah braket 0,20 m. Tarikan baut atas N, satu setengah kali berat pompa, di samping gaya geser 196 N. Memperbesar jarak antarbaut menjadi 0,40 m menurunkan tarikan menjadi 147 N.
Contoh 6. Menimbang di dua tumpuan. Mesin panjang diletakkan di atas dua timbangan berjarak 1,0 m. Timbangan kiri membaca 40 kg dan kanan 10 kg. Titik beratnya berada m dari tumpuan kiri. Titik angkat atau kaki tambahan sebaiknya ditempatkan dekat titik itu.
Contoh 7. Ketidakseimbangan drum. Linen menumpuk sehingga ada ketidakseimbangan 2 kg pada jari-jari 0,3 m. Pada 1.000 rpm, gaya ke pusat yang diperlukan N, setara berat sekitar 670 kg, berputar sekali setiap 0,06 s. Pada 45 rpm, gayanya hanya 13 N. Ketidakseimbangan yang tidak terasa saat mencuci menjadi beban besar saat memeras.
Contoh 8. Tangga bersandar. Tangga sepanjang 4 m yang kakinya 1 m dari dinding membentuk sudut dengan lantai, perbandingan yang sering dipakai sebagai pegangan praktik 4 banding 1. Sudut yang lebih landai membuat lengan momen berat tangga dan orang terhadap kaki tangga lebih besar, sehingga gaya gesek yang diperlukan di kaki tangga bertambah. Pegangan 4 banding 1 adalah praktik keselamatan; ketentuan tangga yang berlaku mengikuti pedoman keselamatan setempat.
Contoh 9. Muatan tinggi di troli yang direm. Tumpukan kotak dengan alas 0,7 m dan titik berat 1,0 m di atas dasar troli mulai terguling bila perlambatan melebihi m/s². Bila tumpukan dinaikkan sehingga titik beratnya 1,4 m, batasnya turun menjadi 2,5 m/s². Pengereman troli dengan tangan di lantai licin jarang sekuat itu, tetapi tumbukan dengan ambang pintu atau lubang lantai dapat memberi perlambatan sesaat yang jauh lebih besar, seperti dibahas di bab momentum.
Kondisi berhenti
Hentikan pekerjaan bila:
- Benda tinggi akan didorong atau dipindahkan tanpa mengetahui letak titik beratnya, terutama di lantai yang tidak rata atau di jalan landai. Dorong rendah, pakai alat bantu, dan jauhkan orang dari arah gulingnya.
- Braket atau rak dinding akan dipasang tanpa mengetahui jenis dinding dan kekuatan angkurnya. Contoh 5 menunjukkan tarikan baut dapat melebihi berat peralatan.
- Mesin cuci-peras berputar tinggi bergetar keras, bergeser, atau baut angkurnya longgar. Hentikan, periksa angkur dan muatan menurut Bab 10 · Laundry, dan ikuti isolasi energi di Bab 1 · Keselamatan.
- Tangga, perancah, atau troli tinggi dipakai dengan muatan yang menaikkan titik berat di luar petunjuknya.
Salah tafsir yang sering terjadi
"Jumlah gaya nol berarti benda diam." Gaya yang tidak segaris dapat membentuk kopel yang memutar benda. Jumlah momen juga harus nol.
"Titik berat selalu di dalam bahan benda." Titik berat cincin, lemari terbuka, atau rangka dapat berada di ruang kosong.
"Benda berat sulit terguling." Yang menentukan sudut guling adalah perbandingan setengah lebar alas terhadap tinggi titik berat, bukan massanya.
"Mendorong lebih tinggi lebih ringan." Mendorong tinggi memperbesar momen guling, sehingga benda lebih mudah terguling, tidak lebih mudah bergeser.
"Baut braket hanya memikul berat peralatan." Baut atas juga menahan momen, dan tarikannya bergantung pada jarak peralatan dari dinding dan jarak antarbaut.
"Ketidakseimbangan kecil tidak berarti." Gaya ketidakseimbangan naik sebanding kuadrat putaran, sehingga massa kecil menjadi gaya besar pada putaran tinggi.
Hubungan dengan bab lain
Bab 7 memakai kesetimbangan momen untuk pesawat sederhana. Bab hukum Newton menyediakan diagram benda bebas dan gaya ke pusat, dan bab gesekan menyediakan gesekan statik untuk perbandingan guling dan gelincir. Bab 1 · Bangunan & Fasilitas meneruskan reaksi tumpuan ke struktur, Bab 1 · Mekanikal & Mekatronika membahas torsi pada poros, dan Bab 10 · Laundry membahas ketidakseimbangan drum.
Latihan dan pembahasan
Untuk setiap soal, gambar diagram benda bebas, pilih titik acuan momen, dan tuliskan anggapan. Angka dalam soal adalah angka latihan.
- Dua benda di atas papan ringan: 50 kg pada 0,5 m dan 30 kg pada 1,5 m dari ujung kiri. Di mana titik berat gabungannya?
- Papan 1,8 m ditumpu di kedua ujung memikul beban 90 kg pada 0,4 m dari ujung kanan. Hitung reaksi di ujung kiri.
- Troli dengan alas 0,7 m punya titik berat 1,0 m di atas lantai saat penuh. Berapa sudut guling sampingnya?
- Pemanas air 15 kg dipasang dengan titik berat 0,25 m dari dinding dan jarak antarbaut tegak 0,15 m. Berapa tarikan baut atas?
- Mengapa memindahkan karung linen dari rak atas ke rak bawah troli membuat troli lebih aman di jalan landai?
- Lemari 60 kg dengan alas 0,5 m didorong pada ketinggian 1,0 m di lantai dengan . Apakah lemari bergeser atau terguling lebih dulu?
Kunci jawaban beralasan
- m dari ujung kiri, lebih dekat ke benda yang lebih berat.
- Beban berada 1,4 m dari ujung kiri. Momen terhadap ujung kanan: , sehingga N. Ujung kanan memikul sisanya, 687 N.
- , sehingga . Troli terguling ke samping bila dimiringkan lebih dari sekitar 19°, misalnya di tepi jalan landai yang miring ke samping.
- N, lebih besar daripada berat pemanas 147 N.
- Titik berat turun, sehingga perbandingan setengah lebar alas terhadap tinggi titik berat bertambah dan sudut guling naik. Troli juga lebih sulit terguling saat direm mendadak.
- Gaya guling N. Gaya geser N. Lemari terguling lebih dulu; dorong lebih rendah, di bawah m, supaya lemari bergeser.
Referensi
Bab terkait
- Pesawat sederhana: menukar gaya, jarak, dan arahFisika · Bab 7
- Hukum Newton dan diagram benda bebas: massa, berat, gaya normal, dan tegangan taliFisika · Bab 3
- Gesekan dan hambatan gerak: gesekan statik dan kinetik, bidang miring, dan hambatan fluidaFisika · Bab 4
- Beban, elemen struktur, dan jalur gayaBangunan & Fasilitas · Bab 1
- Gaya, torsi, putaran, dan transmisi dayaMekanikal & Mekatronika · Bab 1
- Washer-extractor: muatan, level air, aksi mekanik, dan ekstraksiLaundry · Bab 10
- Bahaya, risiko, energi tersimpan, dan kondisi berhentiKeselamatan · Bab 1
- Momentum, impuls, dan tumbukan: gaya sesaat, kekekalan momentum, dan gaya pancaranFisika · Bab 6
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Dua benda di atas papan ringan: 50 kg pada 0,5 m dan 30 kg pada 1,5 m dari ujung kiri. Di mana titik berat gabungannya?
Papan 1,8 m ditumpu di kedua ujung memikul beban 90 kg pada 0,4 m dari ujung kanan. Hitung reaksi di ujung kiri.
Troli dengan alas 0,7 m punya titik berat 1,0 m di atas lantai saat penuh. Berapa sudut guling sampingnya?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Fisika · Bab 9.