Data deret waktu dari pencatat data dan pengendali: laju sampel dan aliasing, resolusi dan kuantisasi, rata-rata bergerak dan penyaringan, penanda waktu dan sinkronisasi, celah data, dan membaca log mesin
Grafik suhu tangki air panas di dapur sebuah hotel dari pencatat data tampak bergelombang lambat dengan periode sekitar lima menit, padahal termostatnya memutus-sambung pemanas kira-kira setiap 50 detik dan pencatatnya menyimpan satu nilai sesaat setiap menit. Gelombang itu tidak ada di tangki; ia muncul dari cara data dicuplik. Bab ini menjelaskan cara pencatat dan pengendali menyimpan data, laju cuplik dan aliasing, resolusi dan kuantisasi, rata-rata bergerak untuk data log, penanda waktu dan sinkronisasi jam antarperangkat, zona waktu dan perpindahan jam, celah data dan duplikat, cara membaca log mesin, dan cara memilih laju cuplik untuk tujuan tertentu.
Seorang teknisi hotel memasang pencatat data pada tangki air panas kecil di dapur karena juru masak mengeluh air kadang kurang panas. Setelah seminggu, grafiknya menunjukkan suhu naik-turun dengan teratur, satu gelombang setiap sekitar lima menit. Teknisi menduga termostat berhisteresis terlalu lebar dan hampir memesan termostat baru. Penyelia memeriksa lampu elemen pemanas dengan stopwatch: elemen menyala dan mati kira-kira setiap 50 detik, jauh lebih cepat dari gelombang di grafik. Pencatat itu menyimpan satu nilai sesaat setiap 60 detik. Gelombang lima menit tidak pernah ada di tangki; gelombang itu dibuat oleh cara data dicuplik. Bab ini menjelaskan bagaimana data dari pencatat dan pengendali terbentuk, kapan grafiknya dapat dipercaya, dan cara membaca log mesin tanpa tertipu oleh jam, celah, dan cuplikan.
Batas pembahasan
Bab ini membahas data deret waktu dari pencatat data, pengendali, dan sistem pemantauan: cara penyimpanan, laju cuplik dan aliasing, resolusi dan kuantisasi, rata-rata bergerak untuk data log, penanda waktu, sinkronisasi jam, zona waktu, celah data, membaca log mesin, dan memilih laju cuplik. Memasang pencatat untuk menangkap gangguan berselang, pemicu, dan penyimpanan nilai minimum dan maksimum ada di Bab 12 · Sistem, Diagram & Diagnosis. Bilangan berskala dan luapan di register pengendali ada di Bab 3 · Komputasional. Penyaring orde satu dan peredam pantulan di dalam program kendali ada di Bab 4 · Komputasional. Lebar pita dan laju cuplik osiloskop ada di Bab 87 · Kelistrikan & Kendali. Laju perubahan dari data berderau ada di Bab 11 · Satuan & Matematika. Penanda waktu formulir lapangan dan ukuran mutu data ada di Bab 9. Loop 4 sampai 20 mA ada di Bab 60 · Kelistrikan & Kendali tentang sensor proses. Membersihkan data yang sudah terkumpul ada di Bab 13.
Sumbernya adalah narasi Teknik Elektro dan Elektronika, Matematika Teknik, Troubleshooting dan RCA, dan Teknik Air dan Lingkungan, serta OpenStax untuk grafik deret waktu. Teorema cuplik, rumus frekuensi alias, kuantisasi, geser jam, dan zona waktu ditulis sebagai pengetahuan umum karena tidak ada sumber resmi yang terbaca untuk topik itu; statusnya dicatat di peta sumber. Semua angka di contoh kerja adalah angka latihan. Setelan pencatat dan pengendali tertentu mengikuti manual pabriknya.
Deret waktu dan cara pencatat menyimpan data
Deret waktu (time series) adalah rangkaian nilai satu besaran yang dicatat berurutan menurut waktu, dengan setiap nilai berpasangan dengan penanda waktunya. OpenStax menjelaskan bahwa grafik deret waktu memakai sumbu mendatar untuk tanggal atau waktu dan sumbu tegak untuk nilai, titiknya biasanya disambung garis menurut urutan terjadinya, dan grafik itu membuat tren yang sulit dilihat di tabel menjadi tampak. Garis penyambung itu adalah tebakan tentang apa yang terjadi di antara dua cuplikan, bukan data.
Pencatat dan pengendali menyimpan data dengan beberapa cara (pengetahuan umum):
| Mode | Yang disimpan | Akibat saat membaca grafik |
|---|---|---|
| Berkala, nilai sesaat | Satu nilai pada setiap selang | Kejadian di antara cuplikan hilang; rawan aliasing |
| Berkala, ringkasan selang | Rata-rata, minimum, maksimum per selang | Rata-rata sudah menyaring; minimum dan maksimum menangkap puncak singkat |
| Saat berubah dengan pita mati | Nilai baru hanya bila berubah lebih dari pita mati | Garis datar tidak berarti nilai tetap |
| Berbasis kejadian | Alarm, kode galat, perubahan keadaan | Selang tidak teratur; urutan dan jam paling penting |
Pita mati (deadband) adalah rentang perubahan yang dianggap tidak berarti sehingga nilai baru tidak dicatat. Narasi Teknik Elektro dan Elektronika mengutip buku panduan solusi rekayasa kelistrikan bahwa setiap indikasi diberi tanggal dan jam, dan narasi Troubleshooting dan RCA mengutip buku yang sama tentang 96 penanda waktu per hari pada resolusi 15 menit. Sebelum membaca grafik apa pun, teknisi mencari tahu mode, selang, dan nilai yang disimpan dari manual atau menu pencatat.
Laju cuplik dan aliasing
Narasi Teknik Elektro dan Elektronika mengutip buku dasar elektronika bahwa sinyal analog harus dicuplik lebih dulu sebelum diubah menjadi kata digital, dan narasi Matematika Teknik mengutip buku dasar instrumentasi dan pengukuran yang membahas teorema cuplik. Laju cuplik (sampling rate) adalah jumlah cuplikan per satuan waktu, yaitu kebalikan selang cuplik. Teorema cuplik menyatakan bahwa sinyal dengan frekuensi tertinggi dapat direkonstruksi dari cuplikannya bila laju cuplik lebih dari dua kali (pengetahuan umum):
dengan , , dalam hertz (siklus per detik). Frekuensi Nyquist (Nyquist frequency) adalah setengah laju cuplik. Frekuensi Nyquist ditulis , sedangkan dua kali disebut laju Nyquist. Sebagian buku memakai istilah Nyquist secara longgar, sehingga bab ini memakai definisi baku tersebut. Aliasing (aliasing) adalah munculnya frekuensi semu yang lebih rendah dalam data tercuplik ketika sinyal mengandung komponen di atas setengah laju cuplik. Komponen berfrekuensi di atas tampak sebagai , dengan bilangan bulat yang membuat tidak lebih dari (pengetahuan umum). Bab 87 · Kelistrikan & Kendali menyebut gejala yang sama pada osiloskop sebagai frekuensi palsu.
Obatnya bukan selalu mencuplik lebih cepat, tetapi menyaring sebelum mencuplik. Buku instrumentasi yang sama, menurut narasi, menulis lebar zona transisi penyaring antilipat sebagai , yang tersirat mensyaratkan laju cuplik di atas dua kali frekuensi tertinggi, dan menyebut penyaring lolos pita sebagai penyaring yang paling banyak dipakai di sistem instrumentasi, antara lain untuk antilipat. Pencatat yang menyimpan rata-rata selang, bukan nilai sesaat, sudah menyaring (pengetahuan umum). Sensor yang lambat juga menyaring; narasi mengutip buku itu bahwa waktu tanggap dan lebar pita berhubungan erat. Termokopel berselubung tebal di dalam pipa tidak akan melihat siklus 50 detik dengan utuh (penalaran editorial).
Resolusi dan kuantisasi
Kuantisasi (quantization) adalah pembulatan nilai analog yang kontinu ke salah satu dari sejumlah terbatas kode digital. Narasi Matematika Teknik mengutip buku instrumentasi bahwa kuantisasi sinyal waktu diskret menimbulkan batas presisi, dan narasi Teknik Elektro dan Elektronika mengutip contoh pengubah 10 bit dengan rentang penuh ±10 V. Untuk pengubah bit dengan rentang penuh (pengetahuan umum):
dengan langkah kuantisasi dalam satuan . Galat efektif berlaku bila galat tersebar seragam di dalam satu langkah. Pada sinyal yang berubah pelan, kuantisasi tampak sebagai tangga: nilai melompat satu langkah, lalu diam. Tangga itu bukan derau proses.
Resolusi tampilan, resolusi pengubah, dan skala register adalah tiga hal yang berbeda. Register berskala 0,1 °C, seperti dijelaskan di Bab 3 · Komputasional, tidak dapat menyimpan perbedaan 0,05 °C walaupun pengubahnya lebih halus. Resolusi juga bukan akurasi: pencatat yang menampilkan 0,01 °C tetapi kalibrasinya meleset 1 °C tetap salah 1 °C; akurasi ditentukan kalibrasi dan ketidakpastian seperti di Bab 4. Bila sinyal 4 sampai 20 mA dari Bab 60 · Kelistrikan & Kendali dibaca oleh pengubah dengan rentang 0 sampai 20 mA, seperlima kodenya tidak pernah terpakai, sehingga langkah dalam satuan proses lebih kasar dari rentang ukur dibagi jumlah kode penuh (pengetahuan umum).
Rata-rata bergerak untuk data log
Rata-rata bergerak (moving average) adalah rata-rata sejumlah cuplikan terakhir yang dihitung ulang setiap kali cuplikan baru masuk. Narasi Teknik Elektro dan Elektronika mengutip buku instrumentasi tentang penyaring rata-rata sederhana dan tentang penyaring digital jenis FIR untuk menjamin kelinearan; rata-rata bergerak sederhana termasuk penyaring FIR (pengetahuan umum). Untuk cuplikan:
dengan selang cuplik dan simpangan baku derau acak yang bebas antarcuplikan, keduanya dalam satuan data (pengetahuan umum). Perubahan tangga muncul sebagai lereng selebar cuplikan. Bab 11 · Satuan & Matematika sudah mengingatkan bahwa rata-rata bergerak menunda dan menumpulkan perubahan cepat, dan Bab 4 · Komputasional memberi penyaring orde satu yang dipakai di dalam program kendali.
Untuk data log yang dianalisis belakangan, ada pilihan yang tidak tersedia bagi pengendali: rata-rata terpusat, yang memakai cuplikan sebelum dan sesudah setiap titik, tidak menunda sama sekali tetapi hanya dapat dihitung setelah data lengkap (penalaran editorial). Data mentah selalu disimpan; grafik yang disaring diberi keterangan jenis penyaring dan -nya. Untuk mencari puncak singkat, rata-rata justru menyembunyikannya; yang dipakai adalah nilai maksimum per selang, seperti di Bab 12 · Sistem, Diagram & Diagnosis.
Penanda waktu dan sinkronisasi jam
Penanda waktu (timestamp) adalah tanggal dan jam yang dilekatkan pada setiap nilai atau kejadian dalam catatan. Geser jam (clock drift) adalah selisih yang terus bertambah antara jam sebuah perangkat dan waktu acuan. Jam perangkat biasanya digerakkan osilator kristal; galat 20 ppm, yang sering dipakai sebagai nilai khas, berarti geser sekitar 1,7 detik per hari (nilai literatur umum). Geser per hari dalam detik (pengetahuan umum):
dengan galat frekuensi jam dalam bagian per sejuta. Spesifikasi perangkat tertentu diambil dari manualnya. Dua perangkat yang bergeser berlawanan arah menjauh dua kali lebih cepat.
Bab 12 · Sistem, Diagram & Diagnosis sudah meminta penanda waktu pencatat disamakan dengan jam pengendali dan catatan operator. Bab ini menambahkan cara menjaga kesamaan itu (pengetahuan umum): jam disinkronkan ke satu acuan lewat protokol waktu jaringan atau disetel manual berkala; setiap penyetelan jam dicatat dengan jam sebelum dan sesudahnya; dan saat data diunduh, selisih jam perangkat terhadap acuan dicatat supaya koreksi dapat dihitung. Penanda waktu menyatakan saat nilai diukur, bukan saat data diterima server, sama dengan aturan formulir lapangan di Bab 9. Narasi Troubleshooting dan RCA mengutip buku panduan solusi rekayasa kelistrikan bahwa peramalan beban bersandar pada data historis yang konsisten; data dengan jam yang meloncat tidak konsisten.
Zona waktu dan perpindahan jam
Indonesia memakai tiga zona waktu, WIB (UTC+7), WITA (UTC+8), dan WIT (UTC+9), tanpa waktu musim panas (pengetahuan umum). Perangkat impor sering diatur pabrik ke UTC atau ke zona negara asalnya. Perangkat yang diatur ke zona dengan waktu musim panas melompat satu jam dua kali setahun: saat maju, satu jam penanda waktu tidak ada; saat mundur, satu jam penanda waktu muncul dua kali dan urutan data menjadi rancu (pengetahuan umum).
Aturan yang aman (penalaran editorial): simpan atau ekspor data dengan zona yang tertulis, sebaiknya UTC ditambah selisih zonanya; jangan mencampur data dari perangkat berzona berbeda sebelum semuanya diubah ke satu zona; matikan pengaturan waktu musim panas pada perangkat yang dipakai di Indonesia, dengan izin pemilik sistem; dan catat zona setiap perangkat di daftar aset bersama nomor serinya.
Celah data dan duplikat
Data dari pencatat jarang lengkap. Sambungan putus, baterai habis, memori penuh, atau pencatat dilepas untuk diunduh. Narasi Troubleshooting dan RCA mengutip buku panduan solusi rekayasa kelistrikan bahwa setelah jalur komunikasi pulih, data diperbarui secara otomatis. Kiriman ulang itu dapat menimbulkan baris ganda dan urutan kedatangan yang tidak sama dengan urutan waktu (penalaran editorial). Kelengkapan dihitung dengan jumlah penanda waktu unik, bukan jumlah baris (pengetahuan umum):
Celah ditandai, tidak diisi diam-diam (pengetahuan umum). Nol adalah nilai, bukan tanda data hilang. Garis lurus yang ditarik program grafik melewati celah terlihat seperti data. Bila celah perlu diisi untuk tampilan atau total energi, cara pengisiannya dicatat dan titik isian ditandai; untuk bukti kepatuhan, celah dilaporkan apa adanya (penalaran editorial). Celah yang selalu jatuh pada keadaan tertentu, misalnya pencatat mati ketika panel terlalu panas, membuat ringkasan bias ke arah keadaan normal. Cara mendeteksi dan menangani duplikat, salah satuan, dan pencilan setelah data terkumpul dibahas di Bab 13.
Membaca log mesin
Log mesin adalah deret waktu berbasis kejadian: mulai siklus, langkah program, keluaran menyala, alarm, kode galat, dan reset. Membacanya memerlukan tiga pertanyaan: apa urutannya, berapa lama setiap keadaan berlangsung, dan kejadian mana yang terjadi lebih dulu di perangkat yang berbeda (penalaran editorial).
- Urutan. Kejadian pertama dalam rentetan biasanya paling dekat dengan penyebab; kode yang menyusul sering hanya akibat. Kesalahan pemanas yang muncul setelah pemutus pengaman trip adalah akibat hilangnya daya, bukan penyebab trip.
- Durasi. Selisih penanda waktu antara "pemanas menyala" dan "suhu tercapai" menunjukkan laju pemanasan; durasi yang makin panjang dari minggu ke minggu menunjuk elemen yang melemah atau kerak, seperti tren di Bab 3.
- Antarperangkat. Sebelum log dua perangkat dibandingkan, selisih jam keduanya dikoreksi; tanpa itu, urutan dapat terbalik.
Narasi Troubleshooting dan RCA mengutip buku panduan solusi rekayasa kelistrikan bahwa log galat dapat dipindahkan ke kantor untuk dievaluasi, dan narasi Teknik Air dan Lingkungan mengutip manual reverse osmosis bahwa salinan buku catatan perawatan dibuat sebelum entri pertama diisi. Untuk log elektronik, padanannya adalah mengunduh atau memotret log sebelum mereset, mematikan, atau mengganti papan, karena sebagian pengendali menghapus atau menimpa riwayatnya.
Memilih laju cuplik untuk tujuan tertentu
Laju cuplik dipilih dari pertanyaannya, bukan dari pilihan terkecil di menu. Dalam praktik pencatatan proses, laju dipilih beberapa kali di atas dua kali frekuensi tertinggi yang penting, dan sinyal disaring sebelum dicuplik (pengetahuan umum). Pedoman berikut adalah penalaran editorial:
| Tujuan | Yang dicatat | Pilihan selang |
|---|---|---|
| Melihat bentuk siklus termostat atau pompa | Nilai sesaat | Sekitar sepersepuluh periode siklus atau lebih rapat |
| Memantau suhu ruang atau tangki tanpa melihat siklus | Rata-rata, minimum, maksimum | Selang ringkasan beberapa kali periode siklus |
| Total energi atau air | Penghitung kumulatif atau rata-rata daya | 15 menit sampai 1 jam, sesuai tarif dan analisis |
| Menangkap kejadian singkat | Minimum dan maksimum, atau pemicu | Lihat Bab 12 · Sistem, Diagram & Diagnosis |
| Bukti kepatuhan suhu | Sesuai prosedur atau peraturan | Ditetapkan pemilik prosedur, bukan teknisi |
Memori dan baterai membatasi pilihan: selang 5 detik menghasilkan 17.280 titik per hari, selang 1 menit 1.440 titik. Laju yang lebih cepat juga tidak menggantikan penyaring antilipat; ia hanya menggeser batas aliasing ke frekuensi yang lebih tinggi.
Contoh kerja
Contoh 1: gelombang lima menit di kasus pembuka. Termostat bersiklus 50 detik (angka latihan), Hz. Pencatat mencuplik nilai sesaat setiap 60 detik, Hz dan Hz. Karena di atas , frekuensi yang tampak Hz, atau periode 300 detik: gelombang lima menit yang tidak ada. Pemeriksaan sederhana: setiap cuplikan jatuh 10 detik lebih jauh pada siklus, sehingga pola cuplikan berulang setelah lima cuplikan. Bila selang cuplik tepat 50 detik, siklusnya hilang sama sekali dan grafik tampak datar.
Contoh 2: memilih ulang setelan pencatat. Untuk melihat bentuk siklus 50 detik dengan sekitar sepuluh cuplikan per siklus, selang dipilih 5 detik, menghasilkan 17.280 titik per hari. Bila yang ditanyakan hanya apakah air cukup panas, pencatat disetel menyimpan rata-rata, minimum, dan maksimum setiap menit: nilai per hari. Rata-rata selang 60 detik tidak menghapus gelombang semu lima menit, tetapi melemahkannya menjadi sekitar 16 persen amplitudo siklus 50 detik (pengetahuan umum, dari rata-rata sinus pada jendela tetap), sedangkan minimum per menit langsung menunjukkan apakah suhu pernah turun di bawah batas.
Contoh 3: langkah pengubah 10 bit. Pengubah 10 bit dengan rentang ±10 V dari kutipan narasi mempunyai mV. Galat paling besar ±9,8 mV dan galat efektif mV. Sinyal sensor 0 sampai 1 V yang dibaca pada rentang ini hanya memakai sekitar 51 kode, sehingga perubahan kecil tampak sebagai tangga kasar.
Contoh 4: suhu dari loop 4 sampai 20 mA. Transmiter 0 sampai 150 °C dibaca pengubah 12 bit. Bila seluruh 4.096 kode terpakai, °C. Bila rentang pengubahnya 0 sampai 20 mA, hanya kode yang terpakai, dan °C. Pengubah 16 bit memberi 0,0023 °C. Langkah sehalus itu tidak menyatakan akurasi transmiter, yang dibaca dari lembar data dan sertifikat kalibrasinya, dan tangga 0,04 °C di grafik tidak berarti proses bergerak 0,04 °C.
Contoh 5: menghaluskan data log satu menit. Data suhu berderau acak dengan simpangan baku 0,3 °C (angka latihan). Rata-rata bergerak 5 titik menurunkan derau menjadi °C dengan tunda menit; 10 titik memberi 0,09 °C dengan tunda 4,5 menit. Kenaikan mendadak 2 °C tampak sebagai lereng 0,4; 0,8; 1,2; 1,6; 2,0 °C selama lima cuplikan. Untuk menentukan jam kejadian, data mentah atau rata-rata terpusat yang dipakai.
Contoh 6: selisih tujuh menit antara dua log. Log alarm pengering dan log panel listrik berselisih 7 menit (angka latihan). Bila satu jam bergeser 50 ppm lebih cepat dan yang lain 50 ppm lebih lambat, selisih relatifnya 100 ppm atau detik per hari, dan 420 detik terkumpul dalam sekitar 49 hari. Satu jam dengan 20 ppm saja bergeser 1,7 detik per hari, sekitar 52 detik per 30 hari. Untuk satu perangkat seperti itu, sinkronisasi bulanan menjaga selisihnya terhadap acuan di bawah satu menit.
Contoh 7: zona yang tertukar. Pengendali pengering di sebuah hotel di Bali (WITA, UTC+8) ternyata diatur ke WIB (UTC+7). Alarm yang tercatat 13.05 di pengendali terjadi pukul 14.05 waktu setempat, tepat saat panel mencatat penurunan tegangan. Pencatat lain yang diatur ke UTC mencatat 06.15 untuk kejadian yang sama dengan 14.15 WITA. Semua log diubah ke satu zona sebelum dibandingkan.
Contoh 8: celah malam di ruang pendingin. Pencatat suhu ruang pendingin mencuplik setiap menit, jadi seharusnya ada 1.440 penanda waktu per hari. Gateway mati empat jam setiap malam (angka latihan). Bila memori pencatat tidak menyimpan data selama itu, 240 titik hilang dan kelengkapannya persen; untuk empat jam itu tidak ada bukti suhu terjaga. Bila pencatat menyimpan dan mengirim ulang datanya, tetapi gateway juga mengulang 60 baris terakhir sebelum mati, ada 1.500 baris dan kelengkapan semu 104 persen. Setelah duplikat dibuang, 1.440 penanda waktu unik memberi 100 persen.
Contoh 9: urutan trip dan galat pemanas. Log pengering mencatat galat pemanas pukul 15.42.10 (angka latihan), sedangkan log panel mencatat trip pemutus pengaman pukul 15.47.30. Tanpa koreksi, galat pengering tampak terjadi 320 detik lebih dulu. Saat log diunduh, jam panel ternyata 6 menit 50 detik lebih cepat dari acuan. Waktu trip yang dikoreksi 15.40.40, yaitu 90 detik sebelum galat pengering. Urutannya terbalik: trip lebih dulu, lalu pengering kehilangan daya pemanas dan mencatat galat. Penyelidikan diarahkan ke beban dan pemutus pengaman, bukan ke papan pengering.
Kondisi berhenti
Hentikan pekerjaan dan serahkan keputusan kepada pihak berwenang bila:
- Data log dipakai sebagai bukti kepatuhan, misalnya suhu ruang pendingin, suhu bilas sanitasi, atau suhu sterilisasi, dan ada celah atau jam yang tidak dapat dipastikan. Laporkan ke penanggung jawab mutu; jangan mengisi atau mengoreksi data diam-diam.
- Setelan laju, penyaring, jam, atau zona perlu diubah pada pengendali pengaman, sistem milik pihak lain, atau peralatan medis. Perubahan memerlukan izin pemilik sistem atau pabrik.
- Log menunjukkan urutan kejadian yang menyangkut keselamatan, seperti trip proteksi, alarm gas, atau interlock yang gagal. Simpan log tanpa mereset dan ikuti prosedur investigasi insiden bersama orang berwenang.
- Pencatat harus dipasang pada titik bertegangan atau bertekanan. Ikuti syarat keselamatan pemasangan di Bab 12 · Sistem, Diagram & Diagnosis dan wewenang kerja yang berlaku.
- Mesin akan direset, dimatikan, atau papannya diganti sebelum log diunduh, padahal log diperlukan untuk penyelidikan atau klaim garansi.
Salah tafsir yang sering terjadi
- "Grafik pencatat menunjukkan apa yang terjadi di mesin." Grafik menunjukkan cuplikan yang disambung garis; aliasing, pita mati, dan penyaring dapat membuat pola yang tidak ada.
- "Garis datar berarti nilainya tetap." Pada mode saat berubah, garis datar hanya berarti perubahan di bawah pita mati; komunikasi yang putus juga sering membuat nilai terakhir terulang.
- "Resolusi 0,01 °C berarti akurat 0,01 °C." Resolusi menyatakan langkah terkecil; akurasi ditentukan kalibrasi dan ketidakpastian.
- "Celah diisi nol atau garis lurus supaya grafik rapi." Nol adalah nilai, dan garis lurus adalah tebakan; celah ditandai dan dilaporkan.
- "Jam perangkat digital pasti benar." Jam kristal bergeser, zona dapat salah, dan waktu musim panas dapat aktif; jam diperiksa terhadap acuan setiap kali log diunduh.
- "Makin cepat dicuplik makin baik." Laju cepat memenuhi memori dan menyimpan derau; laju dipilih dari tujuan, dan penyaringan sebelum cuplik tetap diperlukan.
Hubungan dengan bab lain
Bab 12 · Sistem, Diagram & Diagnosis memakai pencatat untuk menangkap gangguan berselang, Bab 3 · Komputasional menjelaskan register berskala, Bab 4 · Komputasional penyaring di program kendali, dan Bab 87 · Kelistrikan & Kendali laju cuplik osiloskop. Bab 11 · Satuan & Matematika menghitung laju dan luas dari data yang sama, Bab 9 mengatur penanda waktu dan mutu data formulir, dan Bab 3 membaca tren dari deret waktu. Data yang sudah terkumpul dibersihkan menurut Bab 13, dipakai untuk studi kemampuan di Bab 11, dan disajikan menurut Bab 16 tentang menyajikan data teknis.
Latihan dan pembahasan
- Sebuah pompa dosis bersiklus 40 detik dan pencatat mencuplik nilai sesaat setiap 30 detik. Apakah terjadi aliasing, dan berapa periode yang tampak?
- Berapa titik per hari dan per 30 hari bila pencatat mencuplik setiap 10 detik, dan berapa titik per hari pada resolusi 15 menit?
- Pengubah 8 bit membaca suhu 0 sampai 100 °C. Berapa langkah kuantisasinya, dan dapatkah perubahan 0,2 °C terlihat?
- Data dicuplik setiap 30 detik dan dihaluskan dengan rata-rata bergerak 10 titik. Berapa tunda dan faktor penurunan derau acaknya?
- Jam sebuah pencatat bergeser 30 ppm. Berapa detik per hari, dan berapa hari sampai selisihnya satu menit?
- Pencatat 15 menit seharusnya memberi berapa titik dalam seminggu? Bila yang diterima 640 penanda waktu unik, berapa kelengkapannya dan berapa jam data hilang?
Kunci jawaban beralasan
- Hz, Hz, dan Hz, jadi di atas dan terjadi aliasing. Frekuensi yang tampak Hz, atau periode semu 120 detik.
- Satu hari 86.400 detik, jadi selang 10 detik memberi 8.640 titik per hari dan 259.200 titik per 30 hari. Resolusi 15 menit memberi titik per hari, sama dengan angka yang dikutip narasi.
- °C, sehingga perubahan 0,2 °C lebih kecil dari satu langkah. Perubahan itu hanya kadang terlihat sebagai lompatan satu langkah dan tidak dapat diukur dengan pengubah ini.
- Tundanya cuplikan atau 135 detik. Derau acak turun dengan faktor bila derau antarcuplikan bebas.
- detik per hari. Selisih satu menit tercapai setelah hari, sehingga sinkronisasi bulanan belum cukup bila diperlukan ketelitian di bawah satu menit.
- Seminggu berisi penanda waktu, sehingga kelengkapannya persen. Ada 32 titik hilang atau menit, yaitu 8 jam, yang ditandai dan dicari sebabnya.
Referensi
Sumber luar
- OpenStax: Introductory Statistics 2eopenstax.org
Bab terkait
- Diagnosis gangguan berselang: menangkap kejadian, pencatat data, memicu gejala dengan aman, sambungan longgar, panas, getaran, dan lembapSistem, Diagram & Diagnosis · Bab 12
- Bilangan dan representasi data di perangkat kendali: biner, heksadesimal, bit dan byte, bilangan bertanda, skala bilangan bulat, titik mengambang, dan luapanKomputasional · Bab 3
- Program kendali sebagai algoritma waktu nyata: loop utama, pewaktu, interupsi, penghitung, tepi sinyal, histeresis, penyaringan, dan mesin keadaanKomputasional · Bab 4
- Osiloskop untuk teknisi papan: cara kerja dan pengaturan, probe dan titik acuan, pemicu, mengukur riak, pulsa, PWM, dan sinyal komunikasi, serta bahaya mengukur sisi jala-jalaKelistrikan & Kendali · Bab 87
- Laju perubahan dan luas di bawah kurva dari data: kemiringan, beda hingga, laju sesaat dan rata-rata, aturan trapesium dan Simpson, energi dari daya, dan volume dari debitSatuan & Matematika · Bab 11
- Lembar periksa dan catatan lapangan digital: rancangan formulir, lembar tally, nilai ukur dan batas, tanda tangan dan jejak audit, formulir digital, foto dan penanda waktu, mutu data dan cadanganData & Pengukuran · Bab 9
- Sensor proses dan transmiter: suhu, tekanan, level, aliran, dan loop 4–20 mAKelistrikan & Kendali · Bab 60
- Membersihkan data teknis: salah satuan, salah ketik, duplikat, data hilang, pencilan dan aturan jangkauan antarkuartil, uji Grubbs, kapan data boleh dibuang, dan jejak perubahanData & Pengukuran · Bab 13
- Analisis sistem pengukuran: resolusi, bias, linearitas, stabilitas, keterulangan dan reprodusibilitas, studi alat ukur, dan memilih alat ukur untuk toleransiData & Pengukuran · Bab 4
- Tren, kontrol proses, dan keputusan berbasis buktiData & Pengukuran · Bab 3
- Kemampuan proses: Cp, Cpk, Pp, dan Ppk, syarat proses stabil, hubungan dengan bagian di luar toleransi, ukuran data, dan menilai mesin, dispenser, atau alat ukur terhadap batas spesifikasiData & Pengukuran · Bab 11
- Menyajikan data teknis: memilih jenis grafik, skala dan sumbu, grafik yang menyesatkan, tabel yang mudah dibaca, dasbor indikator kinerja, dan laporan satu halaman untuk manajemenData & Pengukuran · Bab 16
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Sebuah pompa dosis bersiklus 40 detik dan pencatat mencuplik nilai sesaat setiap 30 detik. Apakah terjadi aliasing, dan berapa periode yang tampak?
Berapa titik per hari dan per 30 hari bila pencatat mencuplik setiap 10 detik, dan berapa titik per hari pada resolusi 15 menit?
Pengubah 8 bit membaca suhu 0 sampai 100 °C. Berapa langkah kuantisasinya, dan dapatkah perubahan 0,2 °C terlihat?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Data & Pengukuran · Bab 13.
Urutan baca menurut rak: Data & Pengukuran · Bab 11.