Lembar periksa dan catatan lapangan digital: rancangan formulir, lembar tally, nilai ukur dan batas, tanda tangan dan jejak audit, formulir digital, foto dan penanda waktu, mutu data dan cadangan
Setahun setelah pemasangan, pelanggan mengeluh suhu bilas mesin pencuci piringnya tidak pernah mencapai batas sejak awal. Tim servis ingin membuktikan sebaliknya, tetapi daftar periksa serah terima hanya berisi Ya untuk butir suhu bilas, tanpa angka, alat ukur, nama, tanggal, atau nomor seri, walaupun judulnya menyebut daftar itu ditandatangani. Ringkasan di lembar kerja juga menyatakan semua pemasangan lulus, karena isian kosong ikut dihitung lulus. Bab ini menjelaskan catatan lapangan sebagai data: jenis lembar periksa, rancangan isian, kesalahan pencatatan yang umum, koreksi dan jejak audit, formulir digital dan kerja luring, lembar kerja yang tidak merusak data, akses, cadangan, masa simpan, dan cara mengukur mutu data.
Setahun setelah sebuah mesin pencuci piring berpintu dipasang, pelanggan mengeluh bahwa suhu air bilasnya tidak pernah mencapai batas sejak hari pertama dan meminta perbaikan tanpa biaya. Tim servis yakin suhu itu sudah diperiksa saat serah terima. Mereka membuka daftar periksa pemasangan. Butir "suhu bilas" diberi tanda Ya. Tidak ada angka, tidak ada keterangan alat ukur, tidak ada nama pemeriksa, tanggal, atau nomor seri mesin, walaupun judul berkasnya menyebut daftar itu sudah ditandatangani.
Ketika penyelia membuka ringkasan semua pemasangan di lembar kerja, angkanya menunjukkan seratus persen pemasangan lulus pemeriksaan suhu. Setelah ditelusuri, isian yang kosong ikut dihitung lulus, dan sepersepuluh daftar periksa tidak diisi sama sekali pada butir itu. Catatan yang tidak memuat nilai, orang, dan waktu tidak dapat membuktikan apa pun, dan ringkasan yang dihitung dari catatan seperti itu lebih menyesatkan daripada tidak ada ringkasan. Bab ini menjelaskan cara membuat catatan lapangan yang berguna sebagai data.
Batas pembahasan
Bab ini membahas catatan lapangan sebagai data: jenis lembar periksa, rancangan isian, kesalahan pencatatan, koreksi dan jejak audit, formulir digital dan kerja luring, lembar kerja, akses, cadangan dan masa simpan, serta ukuran mutu data. Isi laporan servis, tabel sebelum dan sesudah, foto, dan tanda tangan pelanggan dibahas di Bab 6 · Kerja Lapangan & Serah Terima; kartu stok dan lembar stok di Bab 5 · Kerja Lapangan & Serah Terima; register kalibrasi alat di Bab 3 · Kerja Lapangan & Serah Terima; log per batch laundry di Bab 20 · Laundry; dokumentasi dan serah terima umum di Bab 1 · Kerja Lapangan & Serah Terima; diagram kendali di Bab 3; rencana sampling di Bab 6. Perlindungan data pribadi pelanggan mengikuti peraturan yang berlaku dan kebijakan perusahaan. Sumbernya adalah catatan dokumen Drive rak Kerja Lapangan, narasi Troubleshooting dan RCA, narasi Keselamatan Teknik, dan narasi Statistik dan Data Teknis, ditambah pengetahuan pengelolaan data umum yang ditandai di peta sumber. Angka dalam contoh adalah angka latihan.
Catatan sebagai data
Narasi Troubleshooting dan RCA mengutip manual reverse osmosis bahwa buku catatan perlu disimpan untuk mencatat parameter operasi, dan peraturan instalasi listrik bahwa data bertahun-tahun dapat berguna untuk analisis kecenderungan yang efektif. Catatan lapangan mempunyai tiga pemakai: teknisi pada kunjungan berikutnya, pelanggan atau auditor yang ingin bukti, dan penganalisis yang mencari tren dan sebab. Ketiganya memerlukan hal yang sama: nilai yang jelas, satuan, waktu, orang, alat, dan benda yang diukur.
Narasi Keselamatan Teknik mengutip buku instalasi listrik bahwa ada banyak catatan yang harus disimpan bahkan setelah kecelakaan kecil, dan bahwa untuk pemeriksaan tertentu tidak diperlukan catatan bila tidak ada cacat yang ditemukan. Aturan kedua cocok untuk tujuan aslinya, tetapi untuk analisis data catatan "tidak ada cacat" tetap berharga: tanpa jumlah pemeriksaan yang bersih, laju cacat tidak dapat dihitung karena penyebutnya hilang. Sebuah tim yang hanya mencatat temuan tahu berapa cacat yang ditemukan, tetapi tidak tahu dari berapa pemeriksaan.
Jenis lembar periksa
Lembar periksa adalah formulir yang dirancang supaya data dikumpulkan dengan cara yang sama setiap kali. Jenis yang umum (nilai literatur umum):
- Lembar tally frekuensi: kolom jenis kejadian dan baris waktu, diisi dengan garis hitung. Dipakai untuk menghitung jenis cacat linen, kode alarm, atau penyebab kunjungan, lalu menjadi bahan diagram Pareto.
- Lembar lokasi cacat: gambar benda, seperti denah mesin atau bentuk lembar linen, tempat posisi cacat ditandai. Pola posisi sering menunjuk sebab, misalnya noda yang selalu di tepi yang sama.
- Lembar sebaran ukur: kolom rentang nilai, diisi tanda setiap kali satu nilai terukur jatuh di rentang itu, sehingga histogram terbentuk sambil mencatat.
- Daftar langkah: urutan pekerjaan yang harus dilakukan, seperti daftar periksa pemasangan. Butir yang menyangkut nilai harus memuat isian angka, tidak hanya Ya atau Tidak.
Narasi Statistik dan Data Teknis mengutip buku pegangan teknik manufaktur bahwa salah satu alat pengendalian proses dipakai luas karena mudah dipakai operator tanpa kalkulator atau komputer. Lembar periksa yang baik juga sederhana: dapat diisi dengan tangan di lapangan, tanpa hitungan, dan hasilnya langsung terlihat.
Merancang isian
Catatan dokumen Drive pemilik menunjukkan dua daftar periksa pemasangan yang berjudul "sudah ditandatangani" tetapi tidak mempunyai kolom tanda tangan, nama, tanggal, lokasi, nomor seri, atau nilai terukur, hanya kolom Ya, Tidak, dan catatan, padahal SOP-nya meminta nilai dicatat. Daftar itu dipakai sebagai contoh yang perlu diperbaiki. Prinsip rancangan isian (nilai literatur umum):
- Nilai, bukan pernyataan. "Suhu bilas ___ °C" lebih berguna daripada "Suhu bilas: Ya". Batas yang berlaku ditulis di samping isian, misalnya "batas 82 sampai 90", supaya pengisi langsung tahu apakah nilai itu lulus.
- Satuan tercetak, supaya tidak ada yang menulis °F, bar, atau psi tanpa keterangan.
- Alat ukur dan nomornya, supaya hasil dapat ditelusuri ke register kalibrasi.
- Identitas: nama atau kode pengisi, tanggal dan jam, lokasi, nomor seri mesin, dan nomor kunjungan.
- Pilihan tertutup untuk hal yang kategorinya jelas, seperti kode cacat atau keadaan, dengan pilihan "lainnya" yang wajib diberi keterangan.
- Isian wajib ditandai, dan bedakan "tidak berlaku" dari "tidak diisi".
- Format tanggal dan angka tetap, misalnya tanggal-bulan-tahun dan koma sebagai pemisah desimal, supaya tidak tertukar saat dibaca atau diolah.
Kesalahan pencatatan yang umum
Kesalahan pencatatan sering tidak tampak pada satu catatan tetapi terlihat pada kumpulan data:
- Angka kesukaan: nilai yang dibulatkan ke angka akhir 0 atau 5 jauh lebih sering daripada seharusnya, tanda bahwa nilai dibaca kasar atau ditaksir.
- Nilai tepat di batas: banyak catatan bernilai persis sama dengan batas lulus, tanda nilai mungkin "disesuaikan".
- Diisi belakangan: banyak catatan dengan jam yang sama di akhir hari untuk pemeriksaan yang seharusnya tersebar, atau tulisan dengan tinta dan gaya yang sama untuk beberapa hari.
- Salah salin: angka tertukar, koma desimal hilang sehingga 8,2 tertulis 82 atau sebaliknya, dan satuan tertukar.
- Isian disalin dari kunjungan lalu: nilai yang persis sama dari kunjungan ke kunjungan untuk besaran yang biasanya bergeser.
Pemeriksaan kumpulan data secara berkala, misalnya sebulan sekali, menemukan pola seperti ini lebih cepat daripada pemeriksaan satu per satu. Tujuannya memperbaiki cara kerja, tidak mencari kesalahan orang. Angka kesukaan sering muncul karena alat dengan tampilan yang bergerak cepat, nilai di batas karena tekanan untuk lulus, dan pengisian belakangan karena formulir terlalu panjang untuk diisi di tempat. Bila penyebab seperti itu tidak diperbaiki, pola yang sama akan muncul lagi dengan orang yang berbeda.
Koreksi dan jejak audit
Catatan yang salah dikoreksi tanpa menghilangkan nilai lama. Pada kertas, nilai salah dicoret satu garis sehingga masih terbaca, nilai benar ditulis di sampingnya, dan koreksi diberi paraf, tanggal, dan alasan singkat. Penghapus, cairan penutup, atau menulis di atas angka lama tidak dipakai.
Pada catatan digital, prinsip yang sama diwujudkan sebagai jejak audit: sistem menyimpan siapa mengubah apa, kapan, dari nilai berapa ke berapa, dan bila perlu alasannya. Catatan yang sudah ditutup atau ditandatangani dikunci; perubahan sesudahnya dibuat sebagai koreksi tercatat, bukan menimpa. Tanda tangan, baik di kertas maupun digital, hanya bermakna bila jelas siapa yang menandatangani, kapan, dan isi mana yang disetujui.
Formulir digital dan kerja luring
Formulir di ponsel atau tablet mengurangi salah salin dan membuat data langsung dapat diolah. Keuntungan lainnya: isian wajib dapat dipaksa, nilai di luar rentang yang masuk akal dapat ditolak atau diberi peringatan, pilihan tertutup mencegah ejaan berbeda, dan penanda waktu serta lokasi dapat diisi otomatis. Foto dapat dilampirkan pada butir yang bersangkutan, seperti dibahas di Bab 6 · Kerja Lapangan & Serah Terima.
Lokasi servis sering tanpa sinyal. Narasi Troubleshooting dan RCA mengutip buku panduan solusi rekayasa kelistrikan bahwa setelah jalur komunikasi pulih, data diperbarui secara otomatis. Formulir lapangan memerlukan perilaku yang sama: dapat diisi luring, disimpan di perangkat, dan dikirim saat sinyal kembali, dengan penanda waktu saat diisi, bukan saat dikirim. Aturan untuk dua orang yang mengubah catatan yang sama ketika luring perlu ditetapkan; cara paling aman adalah satu catatan untuk setiap kunjungan dan setiap pengisi, sehingga tidak ada yang saling menimpa.
Lembar kerja yang tidak merusak data
Banyak tim servis mengolah data di lembar kerja. Catatan dokumen Drive pemilik menunjukkan lembar stok dengan rumus yang tertimpa angka ketik, galat rujukan sel, kode barang ganda, dan rata-rata keluar yang dibagi satu bulan padahal datanya sepuluh bulan, serta lembar penilaian kompetensi dengan rujukan sel skor keseluruhan yang salah. Kesalahan seperti itu tidak terlihat dari angka ringkasannya. Prinsip lembar kerja yang aman (nilai literatur umum):
- Pisahkan data mentah, hitungan, dan ringkasan dalam lembar yang berbeda. Data mentah hanya ditambah, tidak diubah oleh rumus.
- Satu baris untuk satu kejadian, dengan kolom yang tetap, tanpa sel gabungan dan tanpa baris jumlah di tengah data.
- Kunci sel rumus supaya tidak tertimpa angka ketik.
- Validasi isian: daftar pilihan untuk kode, batas angka untuk nilai, dan format tanggal.
- Kamus data: arti setiap kolom, satuannya, dan cara mengisinya, ditulis di lembar tersendiri.
- Periksa hitungan dengan cara lain sekali setelah lembar dibuat dan setiap kali rumus diubah, misalnya menghitung satu baris dengan tangan.
Akses, cadangan, dan masa simpan
Narasi Troubleshooting dan RCA mengutip buku yang sama bahwa sebuah sistem hanya seaman pemakai yang mengoperasikannya. Akses catatan diatur menurut peran: teknisi mengisi dan melihat catatannya sendiri, penyelia meninjau dan mengunci, dan hanya sedikit orang yang dapat mengubah susunan formulir. Kata sandi tidak dibagi, perangkat yang hilang segera dilaporkan, dan data pribadi pelanggan hanya dicatat sejauh diperlukan.
Cadangan dibuat teratur dan diuji dengan cara memulihkannya, karena cadangan yang tidak pernah dicoba belum tentu dapat dipakai. Aturan praktis yang umum dipakai adalah tiga salinan, pada dua jenis media, dengan satu salinan di luar lokasi (nilai literatur umum). Masa simpan catatan ditetapkan menurut garansi, kontrak, dan peraturan; catatan yang masa simpannya lewat dimusnahkan dengan cara yang tercatat, bukan dibiarkan tersebar di ponsel pribadi.
Mengukur mutu data
Mutu data dapat diukur seperti mutu pekerjaan lain. Ukuran yang umum (nilai literatur umum):
- Kelengkapan: bagian isian wajib yang terisi.
- Keabsahan: bagian nilai yang berada di rentang yang masuk akal dan berformat benar.
- Ketepatan waktu: bagian catatan yang dikirim pada hari yang sama dengan pekerjaan.
- Konsistensi: kecocokan antara catatan yang berhubungan, seperti suku cadang di laporan servis dan pengeluaran di lembar stok.
- Keterlacakan: bagian catatan yang memuat nomor seri, alat ukur, dan nama pengisi.
Ukuran ini dipantau bulanan seperti indikator kinerja lain. Ringkasan apa pun yang dihitung dari data harus menyebut berapa catatan yang dipakai dan berapa yang tidak lengkap, supaya pembaca tahu seberapa kuat angkanya.
Contoh kerja
Contoh 1: memperbaiki butir daftar periksa. Butir lama "Suhu bilas: Ya / Tidak" diganti menjadi "Suhu bilas akhir ___ °C (batas 82 sampai 90 °C, angka latihan), diukur di aliran keluar nosel setelah 3 siklus, termometer nomor ___, lulus / gagal". Butir lain yang menyangkut nilai, seperti tekanan air masuk dan tegangan pasokan, diubah dengan cara yang sama, dan kolom nama, tanggal, jam, nomor seri, serta tanda tangan pelanggan ditambahkan di bagian akhir.
Contoh 2: lembar tally cacat linen. Selama seminggu, pemeriksa mencatat 40 cacat: noda 18, kusam 9, sobek 6, bau 3, lainnya 4. Noda menyumbang dan kusam ; dua jenis itu bersama-sama dua pertiga cacat. Karena lembar juga mencatat nomor mesin, noda kemudian diketahui terkumpul pada dua mesin.
Contoh 3: angka kesukaan. Dari 100 catatan suhu, 38 berakhir dengan angka 0 atau 5. Bila pembacaan jujur dengan resolusi 1 °C, sekitar 20% diharapkan berakhir 0 atau 5, jadi sekitar 20 catatan. Simpangan baku binomial , sehingga selisih 18 sama dengan 4,5 simpangan baku, sangat kecil kemungkinannya terjadi karena kebetulan. Cara membaca diperiksa ulang bersama para teknisi.
Contoh 4: catatan diisi belakangan. Pemeriksaan suhu mesin pencuci piring dijadwalkan setiap dua jam dari pukul 08.00 sampai 16.00. Penanda waktu formulir digital menunjukkan kelima pemeriksaan hari itu dikirim antara pukul 16.52 dan 16.55, sedangkan jam yang ditulis pengisi 08.00, 10.00, dan seterusnya. Catatan itu tidak dibuang, tetapi ditandai diisi belakangan dan pengisinya diajak membicarakan kendala di lapangan.
Contoh 5: isian kosong dihitung lulus. Dari 50 daftar periksa, 35 menyatakan suhu lulus, 5 gagal, dan 10 kosong. Ringkasan yang menghitung kosong sebagai lulus memberi . Yang jujur adalah lulus dari catatan yang terisi, dengan kelengkapan , dan 10 pemasangan yang belum diketahui keadaannya dijadwalkan diperiksa ulang.
Contoh 6: ukuran mutu data bulanan. Lima puluh laporan, masing-masing dengan 12 isian wajib, memberi 600 isian; 54 kosong, jadi kelengkapan . Delapan belas nilai di luar rentang yang masuk akal, misalnya suhu bilas 8,2 °C yang seharusnya 82 °C, jadi bagian tidak sah 3%. Empat puluh dua laporan dikirim pada hari yang sama, jadi ketepatan waktu 84%.
Contoh 7: dua pengisi luring. Dua teknisi mengerjakan mesin yang sama dan sama-sama membuka catatan mesin itu ketika tidak ada sinyal. Dengan aturan "simpanan terakhir menang", catatan teknisi pertama hilang saat keduanya terhubung. Formulir diubah menjadi satu catatan untuk setiap kunjungan dan setiap pengisi yang ditautkan ke nomor seri mesin, dan sistem menandai bila dua catatan untuk mesin yang sama dibuat pada jam yang sama.
Contoh 8: penyebut yang salah. Lembar stok mencatat 120 selang pompa keluar selama sepuluh bulan. Rumus rata-rata membagi dengan satu bulan sehingga menampilkan 120 per bulan, padahal yang benar per bulan. Titik pesan ulang yang dihitung dari angka itu sepuluh kali terlalu besar. Rumus diperbaiki, dikunci, dan satu baris dihitung dengan tangan sebagai pemeriksaan.
Contoh 9: menguji cadangan. Tim menyimpan catatan servis di layanan awan, salinan mingguan di cakram luar di kantor, dan salinan bulanan di lokasi lain. Setiap bulan satu berkas acak dipulihkan dari salinan mingguan dan dibandingkan dengan aslinya. Pada bulan ketiga ditemukan salinan mingguan tidak memuat foto karena batas ukuran, dan pengaturan cadangan diperbaiki sebelum ada data yang benar-benar hilang.
Kondisi berhenti
Hentikan pemakaian catatan sebagai bukti atau sebagai dasar ringkasan, dan minta keputusan penyelia, bila:
- Catatan yang akan dipakai untuk sengketa, garansi, atau audit tidak memuat nilai, satuan, orang, waktu, dan benda yang diukur.
- Ada tanda catatan diisi belakangan, disalin, atau nilainya disesuaikan.
- Catatan diubah tanpa jejak koreksi, atau rumus lembar kerja tertimpa.
- Data pribadi pelanggan tercatat atau tersebar di luar yang diizinkan kebijakan perusahaan dan peraturan.
- Cadangan belum pernah diuji, sementara catatan itu wajib disimpan menurut kontrak atau peraturan.
Salah tafsir yang sering terjadi
- "Tanda Ya cukup sebagai bukti." Tanpa nilai dan identitas, tanda itu tidak membuktikan apa pun.
- "Kalau tidak ada temuan, tidak perlu dicatat." Tanpa jumlah pemeriksaan bersih, laju cacat tidak dapat dihitung.
- "Kosong berarti tidak ada masalah." Isian kosong berarti tidak diketahui.
- "Menghapus angka salah membuat catatan rapi." Koreksi harus menyisakan nilai lama dan alasannya.
- "Formulir digital otomatis benar." Validasi, jejak audit, dan aturan luring harus dirancang.
- "Ada cadangan, jadi aman." Cadangan yang belum pernah dipulihkan belum terbukti.
Hubungan dengan bab lain
Bab 6 · Kerja Lapangan & Serah Terima membahas isi laporan servis, foto, dan tanda tangan pelanggan, Bab 5 · Kerja Lapangan & Serah Terima kartu dan lembar stok, Bab 3 · Kerja Lapangan & Serah Terima register kalibrasi, Bab 20 · Laundry log per batch dan audit, Bab 1 · Kerja Lapangan & Serah Terima dokumentasi dan serah terima, Bab 3 diagram kendali dari data catatan, dan Bab 6 rencana sampling yang menentukan apa yang dicatat. Dengan bab ini, rak Data & Pengukuran menutup jalur dari alat ukur, ketidakpastian, sampling, hubungan antarbesaran, dan perbandingan sampai catatan yang menyimpan semuanya.
Latihan dan pembahasan
- Ubah butir "Tekanan air masuk: Ya / Tidak" menjadi isian yang baik.
- Dari 200 catatan suhu, 70 berakhir dengan angka 0 atau 5. Apa artinya?
- Tiga puluh formulir mempunyai 10 isian wajib masing-masing, dan 27 isian kosong. Hitung kelengkapannya.
- Mengapa catatan pemeriksaan yang tidak menemukan cacat tetap perlu disimpan untuk analisis?
- Apa yang salah dengan menghapus nilai yang salah di lembar kerja lalu mengetik nilai baru di sel yang sama tanpa catatan?
- Bagaimana mencegah catatan hilang ketika dua teknisi mengisi formulir untuk mesin yang sama tanpa sinyal?
Kunci jawaban beralasan
- "Tekanan air masuk ___ bar saat aliran penuh (batas sesuai manual ___ sampai ___ bar), manometer nomor ___, diukur di ___, lulus / gagal", ditambah nama pengisi, tanggal, jam, dan nomor seri mesin di bagian identitas formulir.
- Diharapkan sekitar 20%, yaitu 40 catatan, dengan simpangan baku . Selisih 30 sama dengan sekitar 5,3 simpangan baku, sehingga sangat mungkin nilai dibulatkan atau ditaksir. Cara membaca dan alat diperiksa.
- , atau 91%. Angka itu dilaporkan bersama ringkasan apa pun yang dihitung dari formulir tersebut, dan isian yang paling sering kosong diperiksa: mungkin isian itu tidak jelas, tidak berlaku di lapangan, atau alatnya tidak dibawa.
- Laju cacat adalah jumlah cacat dibagi jumlah pemeriksaan. Tanpa catatan pemeriksaan yang bersih, penyebut hilang, dan perubahan laju cacat dari waktu ke waktu tidak dapat dinilai.
- Nilai lama, siapa yang mengubah, kapan, dan mengapa hilang. Bila ternyata nilai lama yang benar, tidak ada cara mengembalikannya, dan catatan tidak dapat dipakai sebagai bukti. Koreksi dibuat di kolom atau baris koreksi, atau dengan jejak audit.
- Buat satu catatan untuk setiap kunjungan dan setiap pengisi, ditautkan ke nomor seri mesin, dengan penanda waktu saat diisi. Sistem tidak menimpa catatan lain saat sinkron, dan menandai catatan ganda untuk ditinjau penyelia.
Referensi
Bab terkait
- Laporan servis dan bukti kerja: isi laporan, nilai ukur sebelum dan sesudah, foto, temuan dan rekomendasi, kode kerusakan, dan data trenKerja Lapangan & Serah Terima · Bab 6
- Suku cadang, nomor komponen, dan stok: gambar urai, golongan suku cadang, titik pesan ulang, waktu tunggu, kartu stok, dan umur simpanKerja Lapangan & Serah Terima · Bab 5
- Perkakas dan alat ukur tangan: isi tas alat, memeriksa kondisi, kunci torsi, register kalibrasi, dan tindakan bila di luar toleransiKerja Lapangan & Serah Terima · Bab 3
- Konsistensi operasi: repeatability, kalibrasi, log, audit, KPI, dan peran manusiaLaundry · Bab 20
- Persiapan kerja, pengukuran, perbaikan, dokumentasi, dan serah terimaKerja Lapangan & Serah Terima · Bab 1
- Tren, kontrol proses, dan keputusan berbasis buktiData & Pengukuran · Bab 3
- Sampling dan ukuran sampel: populasi dan sampel, cara memilih, sampel sesaat dan gabungan, ukuran sampel untuk rata-rata dan proporsi, dan sampling penerimaan dasarData & Pengukuran · Bab 6
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Ubah butir "Tekanan air masuk: Ya / Tidak" menjadi isian yang baik.
Dari 200 catatan suhu, 70 berakhir dengan angka 0 atau 5. Apa artinya?
Tiga puluh formulir mempunyai 10 isian wajib masing-masing, dan 27 isian kosong. Hitung kelengkapannya.
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Data & Pengukuran · Bab 10.
Urutan baca menurut rak: Data & Pengukuran · Bab 8.