Kontrol & Instrumentasi · Starter motor
Asut langsung
Direct-on-line starter
Starter yang menghubungkan motor langsung ke tegangan saluran melalui perangkat switching dan proteksi yang sesuai.
- Nama lain
- DOL starter · direct online · starter langsung
- Jenis
- manual · magnetik · pembalik
Cara kerja
- Tombol start menutup kontaktor: motor tersambung langsung ke tegangan penuh.
- Saat mulai berputar, arus asut tinggi, beberapa kali arus pengenal.
- Arus turun ke nilai kerja saat putaran mendekati penuh.
- Tombol stop membuka kontaktor; motor berhenti perlahan.
- Relai beban lebih (F) tetap diperlukan; kontaktor bukan proteksi.
Animasi cara kerja, bukan simulasi pengukuran.
Penjelasan
Prinsipnya
Pengasutan langsung (direct-on-line, DOL) menghubungkan motor ke suplai melalui kontaktor tanpa perubahan khusus hubungan pengasutan pada model dasarnya. Penerapan nyata mengikuti data motor, proteksi, diagram terminal, suplai, dan desain yang disetujui.
Kelistrikan & Kendali · Bab 52Jika START diberikan dan semua syarat terpenuhi, koil menarik kontaktor, kontak utama menyambung jalur daya, dan kontak bantu penahan berubah keadaan. Penahan diri (self-holding) menjaga perintah koil setelah START dilepas selama syarat tetap terpenuhi.
Kelistrikan & Kendali · Bab 52
Angka dan aturan
Saat motor diasut langsung (direct-on-line, DOL), arus asut umumnya sekitar 4 hingga 8 kali arus pengenal, bergantung pada jenis dan ukuran motor; nilainya dibaca dari lembar data. Bersamaan dengan itu, faktor daya saat asut rendah, umumnya sekitar 0,3 hingga 0,4. Kombinasi arus tinggi dan faktor daya rendah ini menghasilkan susut tegangan yang jauh lebih besar daripada kondisi operasi normal.
Kelistrikan & Kendali · Bab 28Asut langsung memberi arus saluran Il dan torsi rotor terkunci Tl dengan rangkaian paling sederhana. Metode ini layak bila empat syarat terpenuhi bersama: susut tegangan yang dihitung dari impedansi sumber dapat diterima beban lain; pengaman membiarkan arus asut lewat tanpa trip (bab proteksi motor); beban dan transmisi tahan torsi rotor terkunci penuh; dan waktu asut serta panas rotor dalam batas pabrikan (bab memilih motor untuk beban).
Kelistrikan & Kendali · Bab 53Motor dengan arus asut tinggi dapat memerlukan kurva D atau proteksi terpisah seperti MPCB, dan pemilihan kurva yang terlalu rendah menyebabkan trip berulang saat asut meskipun motor sehat.
Kelistrikan & Kendali · Bab 23
Yang sering keliru
Tidak ada batas kW untuk semua sumber, karena susut bergantung pada perbandingan kVA asut motor dengan kemampuan sumber, ditambah aturan penyedia listrik setempat. Batas 5 kW dapat terlalu longgar untuk genset kecil dan terlalu ketat untuk trafo besar.
Kelistrikan & Kendali · Bab 53"Susut tegangan saat asut tidak boleh lebih dari 4 % menurut PUIL." PUIL 2020 2.2.3.1 sendiri mengecualikan start motor dari batas 4 %. Batas saat asut ditetapkan dari akibatnya pada beban lain, misalnya tegangan tarik kontaktor.
Kelistrikan & Kendali · Bab 53Kesederhanaan rangkaian tidak membuktikan bahwa DOL sesuai untuk sumber, motor, proteksi, atau tuntutan proses tertentu.
Kelistrikan & Kendali · Bab 52
Keselamatan
Saat siaga, START belum diberikan dan koil tidak menarik; kontak utama tidak menghubungkan motor ke sumber. Ini bukan isolasi aman karena bagian hulu dapat tetap bertegangan.
Kelistrikan & Kendali · Bab 52Trip beban lebih juga dapat melepas koil; pemulihan menuntut penelusuran sebab sesuai prosedur, bukan pengulangan START.
Kelistrikan & Kendali · Bab 52
Fungsi
Memberikan start sederhana dengan torsi dan arus masuk relatif tinggi.
Cara memakai
- Gunakan contactor, proteksi hubung singkat, overload, serta rangkaian START–STOP yang terkoordinasi.
Saran
- Pastikan jaringan dan mesin dapat menerima arus serta torsi saat start.
Jangan
- Jangan menghilangkan overload atau memakai contactor yang kategori pemakaiannya tidak sesuai.
Istilah terkait
Sumber
- Schneider Electric · Contactors and Protection Relays
- Schneider Electric · Selectivity, Cascading and Coordination Guide
Referensi belajar, bukan pengganti datasheet, pelat nama, prosedur K3, standar instalasi, atau penilaian teknisi berwenang pada peralatan sebenarnya.