Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Bangunan & Fasilitas · Bab 27Terapan

    Membersihkan lift dan eskalator dengan aman: kabin dan pintu, ambang dan alur, pegangan tangan, sisir dan anak tangga, panel samping, dan bahan yang dilarang

    Petugas kebersihan sebuah rumah sakit mendisinfeksi pegangan tangan eskalator dengan cairan beralkohol sambil eskalator berjalan, padahal satu manual pabrik melarang alkohol pada pegangan tangan karet SBR dan manual lain meminta eskalator dihentikan sebelum dibersihkan. Bab ini menjelaskan pembersihan lift dan eskalator yang aman: unit dihentikan dan diberi tanda, mengapa air tidak boleh masuk ke ruang luncur dan eskalator, bahan kabin dan pintu beserta cara merawatnya, ambang dan alur pintu, pegangan tangan, sisir, anak tangga, pelat pendaratan, panel samping dan bahan pelicinnya, bahan yang dilarang, serta pembagian pekerjaan dengan kontraktor. Perbedaan antarmanual ditampilkan, dan pembaca diminta mengikuti manual unitnya. Sembilan contoh kerja menghitung pengenceran, jadwal, dan urutan kerja.

    23 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Sebuah rumah sakit memasang sepasang eskalator antara lobi dan lantai poliklinik. Setelah rapat pengendalian infeksi, tim kebersihan diminta mendisinfeksi pegangan tangan eskalator setiap dua jam (angka latihan). Pada hari pertama, petugas berdiri di pendaratan bawah dengan botol semprot berisi cairan beralkohol dan selembar kain, lalu mengelap pegangan tangan yang lewat sementara eskalator berjalan dan pasien tetap naik. Pengawas teknik menghentikan cara itu setelah membaca dua manual pabrik. Manual perawatan eskalator A melarang keras alkohol pada pegangan tangan dari karet SBR dan meminta disinfeksi dengan sabun invert yang diencerkan 100 kali atau lebih. Manual pengelolaan operasi eskalator B meminta eskalator dihentikan sebelum dibersihkan, lalu pegangan tangan dibersihkan bagian demi bagian: bagian yang tampak dibersihkan, ditunggu kering, lalu eskalator dijalankan untuk memunculkan bagian berikutnya.

    Kain yang dipegang di dekat lubang masuk pegangan tangan selagi pegangan tangan bergerak adalah bahaya yang tidak terlihat di rapat itu. Bab ini menyusun cara membersihkan lift dan eskalator yang menjaga orang yang membersihkan, peralatan yang dibersihkan, dan penumpang berikutnya.

    Batas pembahasan

    Bab ini membahas pembersihan permukaan lift dan eskalator yang dilihat dan disentuh pengguna: kabin dan pintu lift, ambang dan alur pintu, pegangan tangan, sisir, anak tangga, pelat pendaratan, panel samping, panel kaca, deck, dan penutup lampu eskalator. Sumbernya empat dokumen di folder Drive pemilik: manual perawatan eskalator A, slide pelatihan operasi dan perawatan lift, manual operasi dan perawatan lift sebuah gedung di Australia, dan manual pengelolaan operasi eskalator B. Angka pengenceran dan jadwal berasal dari satu manual pabrik masing-masing dan berbeda antarmanual; bab ini menampilkan perbedaannya, dan pembaca mengikuti manual unitnya.

    Dasar-dasar dibahas di bab lain: label bahan kimia dan lembar data keselamatan di Bab 6 · Keselamatan, cara kerja disinfektan di Bab 4 · Biologi & Mikrobiologi, bahaya listrik pada tubuh di Bab 75 · Kelistrikan & Kendali, operasi eskalator termasuk menyalakan, mematikan, dan barikade di Bab 26, lift tingkat pemeriksaan dan kuncinya di Bab 24, tanggap darurat termasuk air masuk dan banjir di Bab 25, dan laporan kontraktor di Bab 28.

    Staf kebersihan dan teknisi hotel tidak masuk ke pit, ruang luncur, atap kereta, atau ruang mesin, tidak membongkar anak tangga atau pelat pendaratan, dan tidak mengeluarkan oli dari rangka eskalator.

    Unit dihentikan dan diberi tanda sebelum dibersihkan

    Manual B meminta eskalator dihentikan sebelum dibersihkan dan dirawat, dan barikade dipasang setiap kali layanan dihentikan. Urutannya mengikuti Bab 26: eskalator kosong, sakelar ke buzzer lalu ke stop, kunci dicabut, dan barikade dipasang di kedua pendaratan. Untuk pegangan tangan, eskalator dijalankan sebentar di antara bagian yang dibersihkan; penalaran editorial: yang menjalankannya adalah operator pemegang kunci dengan urutan lengkap, setelah petugas kebersihan menjauh dan tidak ada orang di atas eskalator. Kain, sikat, dan tangan tidak didekatkan ke lubang masuk pegangan tangan dan sisir selama eskalator bergerak, karena manual B mencontohkan jari terjepit di lubang masuk pegangan tangan dan tangan atau kaki terjepit di sisir.

    Untuk lift, slide pelatihan meminta ambang dan pintu dibersihkan setiap hari dan kipas serta lampu kabin diperiksa setiap hari, dan menyebut bahwa orang yang berdiri di jalur pintu memicu alat pengaman pintu. Manual lift gedung Australia meminta orang menjauh dari pintu agar pakaian atau jari tidak terjepit. Layanan mandiri (independent service) adalah mode sakelar kunci di kabin lift yang mengabaikan panggilan lantai, membatalkan panggilan kabin, dan menahan pintu terbuka sampai tombol tutup ditekan; manual gedung Australia menjelaskan mode ini. Penalaran editorial: mode itu memungkinkan kabin dibersihkan tanpa pintu menutup dan tanpa lift dipanggil ke lantai lain, tetapi dipakai hanya bila kuncinya memang diberikan kepada orang berwenang di hotel dan kontraktor menyetujui cara ini. Pemakaian kunci lift dibahas di Bab 24.

    Air dan cairan: mengapa lift dan eskalator tidak disiram

    Slide pelatihan lift tidak menganjurkan interior kabin atau pintu dicuci dengan air, karena air masuk ke ruang luncur dan merusak komponen dan kabel. Manual lift gedung Australia menulis lebih tegas: kabin atau bagian lift tidak pernah disiram; kabin dilap dengan kain lembap bila perlu, lalu dikeringkan. Kontrak perawatan dalam manual yang sama mengecualikan perbaikan akibat air yang masuk. Penalaran editorial: kerusakan karena air siraman dapat menjadi biaya pemilik, tidak ditanggung kontrak perawatan.

    Untuk eskalator, manual B melarang air dituang dan lilin diberikan pada anak tangga dan pelat pendaratan, karena permukaannya menjadi licin dan cairan yang masuk dapat menyebabkan sengatan listrik atau malfungsi. Manual itu juga melarang sakelar kunci dioperasikan dengan tangan basah, dan meminta eskalator dihentikan segera bila air masuk karena hujan lebat. Eskalator yang bagiannya terendam tidak dijalankan lagi sebelum diperiksa teknisi berwenang; urutannya dibahas di Bab 25. Bab 75 · Kelistrikan & Kendali menjelaskan mengapa kulit basah menurunkan impedansi tubuh.

    Aturan praktisnya adalah kain lembap, bukan air mengalir. Pel diperas sebelum dipakai di lantai kabin, dan air tidak dipakai berlebihan. Penalaran editorial: cairan semprot disemprotkan ke kain, tidak langsung ke panel tombol, celah pintu, atau ambang.

    Kabin dan pintu lift: bahan dan cara merawatnya

    Manual lift gedung Australia memisahkan perawatan menurut bahan. Peringatan umumnya berlaku untuk semua bahan: cairan pembersih yang mengandung pelarut mudah menguap hanya dipakai di ruang berventilasi baik, jauh dari api terbuka, dan tanpa merokok. Dalam kontrak di manual yang sama, panel kabin, lantai kabin, panel pintu, lampu, cermin, pegangan, dan penutup lantai dikecualikan dari lingkup kontraktor, sehingga perawatan permukaan kabin menjadi pekerjaan gedung.

    BahanPembersihan rutinYang dihindariGoresan
    Baja tahan karat satindebu mingguan dengan kain lembut; sabun lunak dan air hangat berkala; bilas dan keringkan; selalu searah seratabrasif, kecuali untuk goresanamplas mulai #180, lalu #120 dan #80 seperlunya, dengan minyak mineral, kembali ke #180
    Baja tahan karat satin berpernissama, searah seratlilin dan minyakpernis dilepas dengan pengencer pernis setelah angka dan lensa plastik dilepas, lalu pernis baru segera
    Baja tahan karat cerminsama dengan satin; hanya digosok kain lembutpoles abrasif, karena membuat permukaan buramtidak ada cara di sumber
    Perunggu berpernisseperti baja satinlilin dan minyakpernis dilepas, amplas #180, #120, #180, pernis baru
    Perunggu tanpa pernislap mingguan dengan lilin silikon, lilin furnitur, atau minyak lemonabrasif, kecuali untuk goresanamplas #180, #120, #180
    Enamel bakarseperti baja satinlilin dan poles tidak diperlukantidak ada cara di sumber
    Laminasi plastikseperti baja satin; jangan digosok kerasabrasif, minyak, lilinpanel rusak dilepas
    Kayu berminyakdebu mingguan; kain dibasahi minyak lemon, gerakan melingkarair berlebihgoresan berat oleh ahli kayu
    Kayu berpernisdebu sajapembersihan lainahli finishing kayu
    Lantai ubin aspalsabun lunak dan air hangat; pel diperasair berlebih, pelarut, minyaktidak ada cara di sumber

    Sidik jari pada baja tahan karat dibersihkan dengan pembersih baja tahan karat komersial, dan oli atau ter dengan pembersih khusus dari pabrik lift. Untuk lapisan pelindung baja tahan karat, manual itu memberi campuran oli ringan berkekentalan 10W dan pengencer 1:1 untuk serat kasar, atau oli ringan dan terpentin untuk serat halus; permukaan dicuci dengan larutan itu lalu dikeringkan sehingga tersisa lapisan oli tipis. Campuran ini mudah terbakar, sehingga peringatan pelarut di atas berlaku.

    Ambang dan alur pintu

    Ambang pintu lift (sill) adalah profil di lantai pintu kabin dan pintu lantai yang alurnya memandu daun pintu. Slide pelatihan lift meminta ambang kabin dan ambang lantai dibersihkan setiap hari, karena kotoran yang menumpuk di alur menghambat gerak pintu. Manual lift gedung Australia memberi caranya: ambang aluminium dan perunggu disikat kawat secara teratur dan diberi lilin agar mengilap dan oksidasinya lambat; ambang besi cor disikat kawat dan dicat hitam berkala, dengan cat yang tidak boleh menumpuk di alur pemandu pintu.

    Manual yang sama memperingatkan bahwa alur ambang dapat membuat orang tersandung, dan bahwa benda seperti tongkat atau hak sepatu dapat tersangkut di celah antara ambang kabin dan ambang lantai lalu jatuh ke ruang luncur. Slide pelatihan menambahkan bahwa beban berat di atas roda kecil dapat merusak ambang. Penalaran editorial: kotoran di alur diangkat dengan penyedot debu dan sikat, tidak disapu ke arah celah itu, karena benda yang jatuh ke ruang luncur hanya dapat diambil kontraktor.

    Lingkup kontraktor di manual gedung Australia mencakup membersihkan sampah dari ambang, dan daftar perawatannya mencakup membersihkan rel pintu lantai dan rel pintu kabin. Pembersihan harian alur oleh gedung tidak menggantikan pekerjaan itu.

    Pegangan tangan eskalator

    Pegangan tangan eskalator (handrail) adalah sabuk bergerak di atas balustrade yang dipegang penumpang dan digerakkan roda penggerak melalui gesekan. Manual A menjelaskan bahwa permukaan pegangan tangan yang retak menaikkan hambatan dan membuat pegangan tangan selip, dan menyebut oli yang menempel sebagai salah satu alasan pegangan tangan diganti. Karet SBR (styrene butadiene rubber) adalah karet sintetis stirena-butadiena; manual A menyebutnya sebagai salah satu bahan pegangan tangan.

    Dua manual eskalator memberi cara yang berbeda.

    KeadaanManual AManual B
    Kotor ringankain diperas dari air bersih, dilap beberapa kali, lalu kain keringkain kering lembut
    Kotor nyata atau noda membandeldeterjen netral diencerkan 10 kali atau lebih; lalu kain basah air bersih; lalu kain keringdeterjen netral sekitar 1 persen; lalu dikeringkan
    Oli atau getahetil alkohol, lalu kain basah, lalu kain kering; dilarang keras untuk karet SBRtidak disebut
    Disinfeksisabun invert diencerkan 100 kali atau lebih, dilap tipistidak disebut
    Setelah bersihtidak menyebut pelicinbahan pelicin dari pabrik dioleskan setelah kering, lalu dilap kering; terlalu banyak atau terlalu basah dapat menggores

    Sabun invert (inverted soap) adalah sabun kationik, umumnya dari golongan senyawa amonium kuaterner (pengetahuan umum); cara kerja amonium kuaterner dibahas di Bab 4 · Biologi & Mikrobiologi. Penalaran editorial: karena penggerak pegangan tangan mengandalkan gesekan, bahan pelicin tidak dioleskan ke pegangan tangan kecuali manual unit memintanya, dan bahan pegangan tangan ditanyakan ke kontraktor atau dibaca di dokumen serah terima sebelum alkohol dipakai.

    Manual A juga menjadwalkan pembersihan muka kanvas pegangan tangan, roda penggerak, dan rel pemandu oleh teknisi: saat pemasangan, tiga bulan setelah mulai dipakai atau setelah pegangan tangan diganti, sekali setiap 12 sampai 18 bulan, dan bila banyak serbuk aus ditemukan. Pekerjaan itu milik kontraktor.

    Sisir, anak tangga, dan pelat pendaratan

    Manual B meminta sisir, anak tangga, dan pelat pendaratan dibersihkan dengan penyedot debu, dan sampah di alur dikeluarkan. Benzena, pengencer, dan bensin tidak dipakai karena merusak dan memudarkan bahan. Air dan lilin tidak dipakai pada anak tangga dan pelat pendaratan. Manual A menambahkan larangan yang sama tegasnya: silikon tidak pernah dioleskan pada tapak anak tangga, karena penumpang dapat jatuh.

    Gigi sisir yang patah dan anak tangga yang rusak adalah temuan inspeksi harian, dan eskalator tidak dioperasikan sampai kontraktor menanganinya (Bab 26). Benda yang terjepit di sisir atau anak tangga dikeluarkan menurut manual B. Penalaran editorial: bila benda tidak dapat diangkat tanpa alat atau pembongkaran, perusahaan perawatan dihubungi.

    Panel samping, kaca, deck, dan penutup lampu

    Bahan pelicin panel samping (skirt lubricant) adalah bahan yang dioleskan tipis ke panel samping eskalator agar sepatu meluncur dan tidak tertarik ke celah antara anak tangga dan panel samping. Manual B meminta bahan pelicin dioleskan sekali atau dua kali sebulan, dan sekitar sekali tiga bulan untuk panel samping berlapis resin fluoro. Manual itu memberi peringatan bahaya: pelicin yang kurang dapat membuat sepatu tertarik ke celah, dan pelicin tidak boleh menempel di anak tangga. Manual A meminta panel samping baja tahan karat bergaris halus dilapisi pelicin polimer silikon secara berkala untuk tujuan yang sama, dan melarang silikon pada tapak anak tangga.

    Panel kaca dan deck dilap kering, dan noda dibersihkan dengan deterjen netral sekitar 1 persen. Penutup lampu, tampilan penyebab berhenti (opsi), dan front skirt dibersihkan dengan deterjen netral 1 persen, lalu air biasa, lalu dikeringkan, dan diberi bahan antistatis.

    Bahan dan cara yang dilarang

    LaranganBagianAlasan menurut sumber
    Menyiram atau mencuci dengan airkabin, pintu, dan bagian liftair masuk ke ruang luncur, merusak komponen dan kabel
    Menuang air atau memberi lilinanak tangga, pelat pendaratanlicin; cairan masuk dapat menyebabkan sengatan listrik atau malfungsi
    Benzena, pengencer, bensinsisir, anak tangga, pelat pendaratanmerusak dan memudarkan bahan
    Alkoholpegangan tangan karet SBR (manual A)dilarang keras; pakai deterjen netral
    Silikon atau pelicintapak anak tanggapenumpang dapat jatuh
    Poles abrasifbaja tahan karat cerminpermukaan menjadi buram
    Lilin atau minyakpermukaan berpernis, laminasikilap berlebih atau menumpuk
    Pelarut mudah menguap tanpa ventilasisemua bahanhanya di ruang berventilasi, jauh dari api, tanpa rokok

    Sumber setiap baris tercatat di peta sumber. Sebelum bahan baru dipakai, label dan lembar data keselamatannya dibaca menurut Bab 6 · Keselamatan.

    Pembagian pekerjaan dengan kontraktor

    Sumber tidak seragam tentang pit lift. Slide pelatihan lift memasukkan pembersihan pit dan pemeriksaan rembesan air di pit ke daftar bulanan operator. Manual lift gedung Australia melarang pengguna mencoba masuk ke ruang luncur, dan lingkup kontraktornya mencakup membersihkan sampah dari ruang mesin, ambang, balok pemisah ruang luncur, dan pit, kecuali sampah yang berbahaya bagi kesehatan atau tumpukan yang berlebihan. Keputusan bab ini: pembersihan pit dilakukan oleh atau bersama kontraktor lift dengan unit diamankan, tidak oleh staf hotel sendirian. Kerja di ketinggian di sekitar ruang luncur dibahas umum di Bab 10 · Keselamatan.

    Untuk eskalator, manual A meminta semua anak tangga dilepas dan ruang mesin atas dan bawah serta talang tetes di bagian miring dibersihkan sekali setahun. Manual B menyebut bahwa oli pelumas dapat menumpuk di rangka bawah dan perlu diperiksa berkala, bahwa pengambilan oli hanya dikerjakan operator perawatan, dan bahwa oli bekas dibuang dengan benar. Kedua pekerjaan itu milik kontraktor. Bila pembagian tidak tertulis di kontrak, penalaran editorial: tuliskan siapa membersihkan apa, seberapa sering, dan bagaimana sampah dari pit dan oli bekas dibuang; kontrak layanan dibahas di Bab 8 · Kerja Lapangan & Serah Terima.

    Contoh kerja

    Contoh 1: pengenceran deterjen netral untuk pegangan tangan. Manual A meminta deterjen netral diencerkan 10 kali atau lebih; manual B meminta sekitar 1 persen. Untuk 1 L larutan, tafsir "10 kali" sebagai satu bagian deterjen dalam sepuluh bagian larutan memberi paling banyak

    Vdet=1000 mL10=100 mLV_\text{det} = \frac{1000 \text{ mL}}{10} = 100 \text{ mL}

    Tafsir lain, satu bagian deterjen ditambah sepuluh bagian air, memberi 1000/11=90,91000/11 = 90{,}9 mL. Larutan 1 persen hanya memuat 0,01×1000=100{,}01 \times 1000 = 10 mL. Batas manual A sekitar 10 kali lebih pekat dari anjuran manual B. Penalaran editorial: larutan 1 persen setara dengan pengenceran 100 kali, sehingga memenuhi "10 kali atau lebih" milik manual A juga; bila manual unit belum diketahui, larutan yang lebih encer adalah pilihan yang memenuhi keduanya.

    Contoh 2: disinfeksi dengan sabun invert. Manual A meminta sabun invert diencerkan 100 kali atau lebih. Untuk botol semprot 500 mL, sabun invert paling banyak 500/100=5500/100 = 5 mL, atau 500/101=4,95500/101 = 4{,}95 mL bila dibaca satu bagian ditambah seratus bagian air. Larutan disemprotkan ke kain, lalu pegangan tangan dilap tipis. Penalaran editorial: bila label produk meminta konsentrasi yang lebih pekat, hal itu ditanyakan ke kontraktor sebelum dipakai.

    Contoh 3: jadwal pelicin panel samping. Rumah sakit memiliki empat eskalator (angka latihan): dua berpanel samping baja tahan karat dan dua berlapis resin fluoro. Menurut manual B, panel baja tahan karat diberi pelicin sekali atau dua kali sebulan, yaitu 12 sampai 24 kali setahun per eskalator, dan panel resin fluoro sekitar sekali tiga bulan, yaitu 4 kali setahun. Jumlah pekerjaan setahun 2×12+2×4=322 \times 12 + 2 \times 4 = 32 sampai 2×24+2×4=562 \times 24 + 2 \times 4 = 56. Setiap pekerjaan berarti eskalator dihentikan dan diberi barikade, sehingga jadwalnya digabung dengan jadwal pembersihan malam.

    Contoh 4: membersihkan pegangan tangan per bagian. Panjang satu putaran pegangan tangan diambil dari dokumen unit; di sini 30 m, dengan bagian yang tampak di satu sisi 12 m (keduanya angka latihan). Jumlah putaran kerja per pegangan tangan adalah 30/12 = 2,5, dibulatkan ke atas menjadi 3. Untuk memunculkan bagian baru sepanjang 12 m pada 30 m/min, kecepatan nominal contoh manual A, eskalator berjalan

    t=12 m0,5 m/s=24 st = \frac{12 \text{ m}}{0{,}5 \text{ m/s}} = 24 \text{ s}

    Kedua pegangan tangan dapat dibersihkan pada putaran yang sama. Setiap kali eskalator dijalankan, operator memakai urutan lengkap dengan buzzer, dan petugas menjauh dari pegangan tangan.

    Contoh 5: goresan pada pintu kabin baja tahan karat. Pintu kabin bergaris satin tergores troli. Urutan manual lift gedung Australia: amplas #180 dengan minyak mineral, searah serat; bila goresan belum hilang, #120, lalu #80 seperlunya; kemudian kembali ke #180, lalu dipoles dengan minyak. Bila pintu itu berpernis, pernis harus dilepas dengan pengencer pernis lebih dulu, dan pernis baru dipasang segera. Penalaran editorial: pekerjaan berpelarut di kabin yang sempit itu lebih aman diserahkan ke kontraktor atau ahli finishing. Pada baja tahan karat cermin, sumber tidak memberi cara menghilangkan goresan, sehingga tidak diamplas.

    Contoh 6: lapisan pelindung baja tahan karat. Untuk 400 mL campuran pada panel bergaris kasar, manual lift gedung Australia memberi perbandingan oli ringan 10W dan pengencer 1:1, yaitu 200 mL oli dan 200 mL pengencer; untuk serat halus, pengencer diganti terpentin. Campuran itu mengandung pelarut mudah menguap, sehingga dipakai dengan pintu kabin terbuka dan ventilasi baik, jauh dari api, tanpa merokok, dan sisa campuran disimpan berlabel (Bab 6 · Keselamatan).

    Contoh 7: membersihkan ambang setiap hari. Hotel memiliki 3 lift yang melayani 12 lantai (angka latihan). Jumlah ambang adalah 3×12=363 \times 12 = 36 ambang lantai ditambah 3 ambang kabin, yaitu 39 ambang. Dengan 2 menit per ambang (angka latihan), pekerjaan harian 39×2=7839 \times 2 = 78 menit, sehingga dibagi ke dua sif. Kotoran di alur diangkat dengan penyedot debu dan sikat, tidak disapu ke celah. Bila setelah alur bersih pintu satu lantai tetap tidak bergerak lancar, hal itu dilaporkan ke kontraktor, karena malfungsi lift dilaporkan segera.

    Contoh 8: tumpahan kuah di lift servis dapur. Satu panci kuah tumpah di lantai kabin lift servis. Lantai berlapis ubin dibersihkan dengan sabun lunak dan air hangat, dengan pel yang diperas, tanpa air berlebih. Kabin tidak disiram. Penalaran editorial: bila cairan sudah mengalir ke ambang dan celah pintu, kejadian itu dicatat dan dilaporkan ke kontraktor, karena air yang masuk ke ruang luncur merusak komponen dan kabel, dan kerusakannya tidak ditanggung kontrak di manual gedung Australia.

    Contoh 9: siapa membersihkan pit. Daftar bulanan dari slide pelatihan meminta pit dibersihkan setiap bulan. Kontraktor lift datang 12 kali setahun (angka latihan). Keputusan: pembersihan pit dijadwalkan pada setiap kunjungan bulanan dan dikerjakan atau diawasi kontraktor dengan unit diamankan, sehingga 12 pembersihan setahun tercatat di buku log, dan staf hotel tidak masuk ke pit sendirian.

    Kondisi berhenti

    Hentikan pembersihan dan hubungi kontraktor atau penanggung jawab bila:

    1. eskalator belum dihentikan, belum diberi barikade, atau kuncinya tidak dipegang operator;
    2. cairan sudah masuk ke celah pintu, ambang, ruang luncur, pelat pendaratan, atau bagian dalam eskalator;
    3. ada bau, asap, bunyi, atau pintu yang tidak bergerak normal setelah dibersihkan;
    4. bahan pegangan tangan belum diketahui, padahal bahan yang tersedia mengandung alkohol;
    5. pelicin terkena tapak anak tangga; eskalator tetap dihentikan dan diberi barikade sampai tapak bersih dan diperiksa;
    6. benda terjepit di sisir, anak tangga, panel samping, atau celah ambang tidak dapat diambil tanpa alat atau pembongkaran;
    7. pekerjaan menuntut masuk ke pit, atap kereta, ruang mesin, atau membongkar anak tangga;
    8. pelarut mudah menguap akan dipakai di ruang tanpa ventilasi.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    "Lift paling bersih bila lantai kabinnya disiram dan disikat." Air masuk ke ruang luncur dan merusak komponen dan kabel; kabin dilap dengan kain lembap lalu dikeringkan.

    "Alkohol aman untuk semua pegangan tangan." Manual A melarang keras alkohol pada pegangan tangan karet SBR dan memakai sabun invert encer untuk disinfeksi.

    "Pegangan tangan lebih cepat dibersihkan saat eskalator berjalan." Manual B meminta eskalator dihentikan dan pegangan tangan dibersihkan per bagian.

    "Pelicin silikon membuat anak tangga lebih mudah dibersihkan." Silikon tidak pernah dioleskan pada tapak anak tangga karena penumpang dapat jatuh; pelicin hanya untuk panel samping.

    "Pit lift adalah bagian gedung, jadi dibersihkan petugas kebersihan." Pit adalah bagian ruang luncur yang tidak dimasuki pengguna; pembersihannya dikerjakan atau diawasi kontraktor lift.

    Hubungan dengan bab lain

    Operasi eskalator dan barikade ada di Bab 26, lift dan kuncinya di Bab 24, tanggap darurat dan air masuk di Bab 25, dan laporan kontraktor di Bab 28. Bahaya listrik dan kulit basah ada di Bab 75 · Kelistrikan & Kendali, label dan lembar data keselamatan di Bab 6 · Keselamatan, cara kerja disinfektan di Bab 4 · Biologi & Mikrobiologi, kerja di ketinggian di Bab 10 · Keselamatan, dan kontrak layanan di Bab 8 · Kerja Lapangan & Serah Terima.

    Latihan dan pembahasan

    1. Berapa mL deterjen netral untuk 2 L larutan menurut anjuran manual B, dan berapa paling banyak menurut manual A dengan tafsir satu bagian dalam sepuluh bagian larutan?
    2. Petugas ingin mengoleskan pelicin panel samping dengan kain yang sama yang dipakai untuk mengelap anak tangga. Apa masalahnya?
    3. Hotel memiliki dua eskalator berpanel samping baja tahan karat. Berapa kali setahun pelicin dioleskan menurut manual B, dan berapa kali eskalator harus dihentikan untuk pekerjaan itu?
    4. Petugas menemukan noda oli pada pegangan tangan, dan bahan pegangan tangan tidak diketahui. Apa yang dilakukan?
    5. Ambang besi cor di lobi akan dicat ulang. Apa yang dijaga?
    6. Pada malam hari, pengawas ingin mempercepat pembersihan dengan menyemprotkan air ke anak tangga dan menyedotnya. Jelaskan mengapa cara ini ditolak.

    Kunci jawaban beralasan

    1. Menurut manual B, 1 persen dari 2.000 mL adalah 20 mL deterjen. Menurut manual A dengan tafsir satu bagian dalam sepuluh bagian larutan, paling banyak 200 mL; larutan 20 mL juga memenuhi manual A karena lebih encer dari batas "10 kali atau lebih".
    2. Pelicin dapat terbawa ke tapak anak tangga, padahal manual A melarang silikon di tapak karena penumpang dapat jatuh dan manual B melarang pelicin menempel di anak tangga. Kain pelicin dipisahkan dari kain anak tangga, dan pelicin dioleskan hanya ke panel samping.
    3. Manual B meminta sekali atau dua kali sebulan, sehingga setiap eskalator 12 sampai 24 kali setahun, dan dua eskalator 24 sampai 48 kali. Setiap pekerjaan memerlukan eskalator dihentikan dan diberi barikade, sehingga jumlah penghentiannya sama bila tidak digabung dengan pembersihan lain.
    4. Manual A memakai etil alkohol untuk oli atau getah, tetapi melarang keras alkohol pada karet SBR, sehingga bahan pegangan tangan dipastikan lebih dulu ke kontraktor atau dokumen serah terima. Sambil menunggu, noda dibersihkan dengan deterjen netral encer, dan oli yang terus muncul dilaporkan ke kontraktor.
    5. Manual lift gedung Australia meminta ambang besi cor disikat kawat dan dicat hitam berkala, dengan cat yang tidak menumpuk di alur pemandu pintu. Alur dijaga bebas dari cat agar pintu tetap bergerak bebas, dan waktu pengecatan diatur bersama kontraktor (penalaran editorial).
    6. Manual B melarang air dituang pada anak tangga dan pelat pendaratan karena licin dan cairan yang masuk dapat menyebabkan sengatan listrik atau malfungsi. Yang dipakai adalah penyedot debu untuk sisir, anak tangga, dan pelat pendaratan, dengan eskalator dihentikan dan diberi barikade.

    Referensi

    Uji diri · 3 soal

    Cek pemahaman sebelum berpindah bab

    Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.

    0/3dinilai
    1

    Berapa mL deterjen netral untuk 2 L larutan menurut anjuran manual B, dan berapa paling banyak menurut manual A dengan tafsir satu bagian dalam sepuluh bagian larutan?

    2

    Petugas ingin mengoleskan pelicin panel samping dengan kain yang sama yang dipakai untuk mengelap anak tangga. Apa masalahnya?

    3

    Hotel memiliki dua eskalator berpanel samping baja tahan karat. Berapa kali setahun pelicin dioleskan menurut manual B, dan berapa kali eskalator harus dihentikan untuk pekerjaan itu?

    Progres penilaian mandiri0%

    Bab terdekat