Membaca laporan perawatan kontraktor lift dan eskalator: jadwal berkala, nilai ukur rem dan alat pengaman, mulur rantai, pegangan tangan, tali baja, pelumasan, dan kapan meminta unit dihentikan
Laporan triwulan kontraktor eskalator sebuah hotel menulis baik di kolom kesimpulan, padahal dua angka di dalamnya berada di luar nilai acuan manual pabrik: gaya henti pegangan tangan 420 N dan lendutan rantai 38 mm pada bentang 800 mm. Bab ini mengajarkan penyelia teknik hotel membaca laporan perawatan lift dan eskalator tanpa mengerjakan perawatannya: siapa memeriksa apa menurut Permenaker 6/2017 dan kontrak, jadwal berkala dari dua manual, jarak luncur rem, nilai uji alat pengaman, mulur dan lendutan rantai beserta rumusnya, gaya henti pegangan tangan, kriteria ganti tali baja dari jumlah kawat putus per lay, sabuk V, pelumasan dan oli bekas, serta kapan meminta unit dihentikan. Nilai acuan berasal dari satu manual per jenis unit dan dipakai sebagai contoh cara membaca. Sembilan contoh kerja menghitung angka laporan dan memutuskan tindak lanjutnya.
Kepala teknik sebuah hotel menerima laporan triwulan kontraktor untuk dua eskalator lobi. Kolom kesimpulan menulis "baik, unit beroperasi normal". Di halaman dalam, kolom nilai ukur mencatat gaya henti pegangan tangan 420 N, lendutan sisi kendur rantai penggerak pegangan tangan 38 mm pada bentang 800 mm, dan mulur rantai yang sama 1,25 persen. Semua angka laporan dalam bab ini adalah angka latihan. Manual perawatan eskalator unit itu memberi acuan gaya henti 450 N atau lebih dan lendutan 2 sampai 4 persen bentang, yaitu 16 sampai 32 mm untuk bentang 800 mm. Dua dari tiga angka berada di luar acuan, sehingga kesimpulan "baik" tidak didukung angkanya sendiri.
Yang hilang adalah pembandingan angka dengan acuannya. Manual itu memberi setiap butir pemeriksaan kolom butir yang wajib dicatat, sehingga laporan yang baik berisi angka, acuan, dan tindakan, bukan hanya tanda centang.
Batas pembahasan
Bab ini ditulis untuk penyelia teknik hotel yang mengawasi kontraktor lift dan eskalator. Sumbernya manual perawatan eskalator A, manual operasi dan perawatan lift sebuah gedung di Australia, manual pengelolaan operasi eskalator B, dan slide pelatihan operasi dan perawatan lift. Nilai acuan eskalator berasal dari satu model di manual A, dan kriteria tali baja dari manual gedung Australia; keduanya contoh cara membaca, dan laporan unit hotel dibandingkan dengan manual unit itu.
Dasarnya ada di bab lain: mulur rantai dan sabuk di Bab 6 · Mekanikal & Mekatronika, pelumasan di Bab 8 · Mekanikal & Mekatronika, tren dan batas di Bab 14 · Mekanikal & Mekatronika, kontrak layanan di Bab 8 · Kerja Lapangan & Serah Terima, rem pegas di Bab 55 · Kelistrikan & Kendali, lembar periksa di Bab 9 · Data & Pengukuran, lift dan buku log di Bab 24, tanggap darurat di Bab 25, operasi eskalator di Bab 26, dan pembersihan di Bab 27.
Bab ini tidak memuat prosedur penyetelan; penyelia membaca, membandingkan, dan memutuskan eskalasi, sedangkan pekerjaan di peralatan milik teknisi berwenang.
Siapa memeriksa apa
Menurut ringkasan basis data resmi, Permenaker 6/2017 tentang K3 elevator dan eskalator membedakan pemeriksaan pertama, berkala, khusus, dan ulang, dengan pemeriksaan atau pengujian berkala paling sedikit satu tahun sekali oleh Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis dan/atau Ahli K3 bidang elevator dan eskalator. Basis data BPK mencatat bahwa peraturan itu dicabut sebagian oleh Permenaker 11/2026 tentang Tata Cara Pengawasan Ketenagakerjaan, untuk empat ketentuan; sisanya tetap berlaku. Pemilik memeriksa naskah kedua peraturan. Penalaran editorial: laporan bulanan kontraktor tidak menggantikan pemeriksaan berkala menurut peraturan, dan gedung menyimpan keduanya.
Slide pelatihan lift meminta jadwal perawatan disusun bersama pabrik, buku log servis dan inspeksi, dan perusahaan perawatan berlisensi sah.
Tabel berikut mendaftar dokumen yang diharapkan ada di gedung; baris kontraktor berasal dari kontrak di manual gedung Australia dan dari manual A.
| Dokumen | Dari siapa | Kapan |
|---|---|---|
| Laporan kunjungan berisi pekerjaan yang dikerjakan | kontraktor | setiap kunjungan |
| Lembar nilai ukur per butir | teknisi kontraktor | menurut siklus manual |
| Survei kondisi dan survei keselamatan | orang berkualifikasi dari kontraktor | tahunan |
| Laporan kegagalan | kontraktor | atas permintaan |
| Pemeriksaan atau pengujian berkala | Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis atau Ahli K3 | paling sedikit setahun sekali |
| Buku log | gedung | setiap servis dan inspeksi |
Jadwal berkala dalam dua manual
Manual A memberi siklus pemeriksaan eskalator berikut.
| Siklus | Butir eskalator menurut manual A |
|---|---|
| Sebulan sekali | pegangan tangan (kecepatan, uji henti dengan tangan, tegangan), rem, anak tangga |
| Tiga bulan sekali | tegangan dan mulur rantai dan sabuk |
| Enam bulan sekali | pemandu pegangan tangan, rem pawl, alat rantai anak tangga putus, sakelar pengaman anak tangga, sakelar pengaman panel samping, pengaman lubang masuk pegangan tangan, sakelar pengaman lain |
| Setahun sekali | gaya henti pegangan tangan diukur dengan timbangan pegas; semua anak tangga dilepas, ruang mesin dan talang tetes dibersihkan |
Manual gedung Australia memberi jadwal lift berikut.
| Siklus | Butir lift menurut manual gedung Australia |
|---|---|
| Setiap kunjungan | menemui penanggung jawab gedung; memeriksa pembalik pintu, bel alarm, telepon darurat, tombol stop, perataan lantai; menghentikan lift bila berbahaya |
| Bulanan | pintu semua lantai; tombol dan lampu; pengendali; rem mesin, sheave, gigi, governor; kontak kunci pintu |
| Enam bulanan | safety gear dan governor; pemeriksaan tali |
| Lima tahunan atau menurut kode setempat | safety gear diuji tanpa beban di kabin, jarak luncurnya diperiksa; juga setelah perbaikan besar governor atau safety gear |
Safety gear (safety gear) adalah rem darurat mekanis di rangka kabin lift yang menjepit rel pemandu ketika governor mendeteksi kecepatan lebih (pengetahuan umum). Manual gedung Australia menyebut pemeriksaan safety gear enam bulanan, tetapi uji lima tahunannya disebut tambahan atas "pemeriksaan satu tahun"; penyelia menanyakan siklus yang berlaku.
Rem dan jarak luncur
Jarak luncur rem eskalator (stopping distance) adalah jarak yang ditempuh anak tangga sejak tombol stop ditekan sampai anak tangga berhenti penuh. Manual A meminta pengukuran bulanan: eskalator dijalankan tanpa penumpang, tombol stop ditekan tepat ketika tepi anak tangga mencapai sisir, dan jarak diukur di sisi bawah. Acuannya 200 sampai 400 mm pada kecepatan nominal 30 m/min. Butir lain yang dicatat adalah celah batang rem ke baut, 0,2 sampai 0,4 mm pada mesin heliks dan 1,2 mm pada mesin worm, serta resistansi koil rem, yang bila di bawah acuan berarti rem diganti. Acuan resistansi di salinan manual tidak terbaca, sehingga kontraktor diminta menuliskannya di laporan.
Dengan anggapan perlambatan tetap (pengetahuan umum kinematika; penalaran editorial):
dengan kecepatan sebelum rem (m/s), jarak luncur (m), perlambatan rata-rata (m/s²), dan waktu henti (s). Pada m/s, jarak 200 mm memberi m/s² dan s, sedangkan 400 mm memberi m/s² dan s. Kedua ujung rentang bermakna: jarak terlalu panjang menunjukkan rem lemah, dan jarak terlalu pendek berarti penghentian lebih mendadak bagi penumpang. Bab 55 · Kelistrikan & Kendali menjelaskan bahwa rem pegas gagal aman terhadap putusnya suplai koil, tidak terhadap kampas aus atau celah yang salah.
Nilai uji alat pengaman eskalator
Manual A memberi acuan berikut.
| Alat (siklus) | Yang diuji | Acuan manual A |
|---|---|---|
| Sakelar pengaman anak tangga (6 bulan) | angkatan anak tangga saat sakelar bekerja, dilihat juga dari gerak relai | 6,5 sampai 7,5 mm di hidung anak tangga |
| Sakelar pengaman panel samping (6 bulan) | gaya dorong saat sakelar bekerja; jarak panel ke sakelar | 490 sampai 785 N; 0,6 sampai 1,2 mm |
| Pengaman lubang masuk pegangan tangan (6 bulan) | gaya kerja di titik P dan Q; celah pegangan tangan ke karet pelindung | P 29 sampai 49 N; Q 78 N atau kurang; celah 3 mm |
| Rem pawl, alat rantai anak tangga putus, sakelar lain (6 bulan) | sakelar bekerja dan terkunci; kawat tidak berjumbai; sensor proksimitas diuji dengan pelat baja | keadaan, bukan angka |
| Anak tangga (bulanan) | celah antaranak tangga; sisir tidak menyentuh anak tangga; celah ke panel samping | kurang dari 2 mm; mm, mm, mm |
Sakelar lain mencakup alat anti-balik arah, governor, sakelar sisir, dan alat anak tangga hilang atau melendut; sakelar panel samping disetel ulang setiap kali rangkanya disetel. Penalaran editorial: laporan yang baik memuat angka terukur untuk setiap butir berangka dan, bila di luar acuan, tindakan dan angka ukur ulang.
Mulur dan lendutan rantai
Mulur rantai (chain stretch) adalah pertambahan panjang rantai dibandingkan panjang dasarnya akibat aus pin dan bus, dinyatakan dalam persen. Manual A meminta rantai ditegangkan sedikit, lalu panjang dalam dan panjang luar di antara rol diukur pada 6, 8, atau 10 mata rantai.
dengan panjang penilaian (mm), dimensi dasar, yaitu jumlah mata dikali pitch (mm), dan mulur (persen). Acuan manual A: mulur di bawah 1,5 persen; di atas batas, rantai diganti. Penalaran editorial: panjang dalam kurang satu diameter rol dari panjang pitch dan panjang luar lebih satu diameter rol, sehingga rata-ratanya menghapus pengaruh diameter rol.
| Rantai di manual A | Pitch (mm) | 6 mata: dasar dan batas (mm) | 10 mata: dasar dan batas (mm) |
|---|---|---|---|
| Penggerak pegangan tangan | 25,40 | 152,40 dan 154,69 | 254,00 dan 257,81 |
| Penggerak utama | 31,75 | 190,50 dan 193,36 | 317,50 dan 322,26 |
Posisi poros sheave, dimensi A, dicatat pada pemeriksaan pertama dan setiap penyetelan tegangan; bila dimensi A perlu disetel lebih dari 5 mm dalam tiga bulan, rantai diganti segera. Untuk rantai anak tangga, mulur dinilai dari jarak antaranak tangga yang berdekatan, dengan acuan di bawah 4 mm, dan satu unit rantai anak tangga yang mulur lebih dari 0,3 persen diganti. Manual yang sama memberi acuan celah antaranak tangga kurang dari 2 mm di bagian atas dan bawah; konteksnya berbeda, sehingga laporan menyebut ukuran mana yang diambil.
Lendutan sisi kendur (chain sag) adalah simpangan bagian rantai yang tidak menarik beban ketika ditekan tegak lurus di tengah bentangnya. Acuan manual A untuk rantai penggerak pegangan tangan adalah 2 sampai 4 persen bentang , diperiksa pertama kali lalu setiap tiga bulan, dengan bentang yang diperiksa untuk setiap unit.
Bab 6 · Mekanikal & Mekatronika memakai sekitar 2 persen jarak sumbu sebagai nilai literatur umum.
Pegangan tangan: gaya henti, tegangan, dan pemandu
Gaya henti pegangan tangan (handrail stopping force) adalah gaya tarik mendatar yang diperlukan untuk menghentikan pegangan tangan yang sedang bergerak. Manual A meminta uji bulanan dengan menarik pegangan tangan di newel bawah saat eskalator naik, dan pengukuran dengan timbangan pegas sekali setahun atau bila pegangan tangan dapat dihentikan satu tangan; acuannya 450 N atau lebih. Bila kurang, laporan menunjukkan urutan pemeriksaan manual: panjang pegas penggerak (standar 80 mm, batas 77 mm), roda penggerak (diganti bila diameter luarnya kurang dari 585 mm dari 587 mm saat baru, atau karetnya retak), kelurusan pemandu, dan pengukuran ulang; bila semua gagal, pegangan tangan diganti.
Tegangan pegangan tangan juga diperiksa bulanan: pegangan tangan didorong dan ditarik dengan gaya 98 N di bawah newel bawah, dengan langkah acuan 10 sampai 20 mm. Alat take-up tidak dipakai untuk menegangkan pegangan tangan, karena tegangan berlebih menaikkan hambatan dan membebani penggerak, dan pemandu resin diganti bila ausnya mencapai 1 mm. Kecepatan pegangan tangan dicatat bulanan bersama kecepatan anak tangga, tetapi tabel acuannya di salinan manual kosong; kontraktor diminta menuliskan acuan untuk unit itu.
Tali baja lift
Lay tali baja (rope lay) adalah panjang tali tempat satu strand menyelesaikan satu putaran penuh mengelilingi sumbu tali. Menurut manual gedung Australia, tali lift biasanya terdiri atas delapan strand di sekeliling inti serat, setiap strand 19 kawat atau lebih, dan satu lay kira-kira 6½ kali diameter tali, sekitar 82 mm untuk tali 13 mm dan sekitar 102 mm untuk tali 16 mm; tali diperiksa enam bulan sekali.
dengan panjang lay (mm) dan diameter tali (mm). Kriteria penggantian dihitung per lay pada bagian tali yang terburuk.
| Sebaran kawat putus | Tali diganti bila kawat putus per lay melebihi |
|---|---|
| Tersebar rata di antara strand | 24 sampai 30 |
| Dominan di satu atau dua strand | 8 sampai 12 |
| 4 atau 5 kawat bersebelahan putus melintang puncak strand | 12 sampai 20 |
| Ada korosi (debu merah), aus berlebih, tegangan tali tidak sama, tali kurang ukuran, atau alur sheave buruk | 50 persen dari nilai baris yang sesuai |
Manual itu juga menulis bahwa tali sering diganti ketika kekuatannya masih 85 sampai 90 persen kekuatan asli, dan bahwa jumlah kawat putus biasanya tetap cukup lama, sehingga laju pertambahannya yang diawasi. Kriteria itu berupa rentang; keputusan di dalam rentang adalah pekerjaan teknisi lift. Lift dalam manual yang sama memakai sabuk penggantung, dan sumber tidak memberi kriteria angka untuk sabuk.
Sabuk V, pelumasan, dan oli bekas
Untuk mesin heliks di manual A, tegangan sabuk V diukur sebagai lendutan 5,5 mm pada gaya 24,5 N saat pemeriksaan pertama dan pada 22,5 N saat penyetelan. Semua sabuk V diganti dua tahun sekali tanpa melihat kerusakan, dan bila satu sabuk rusak melewati peringkat di lembar penilaian pabrik, semua diganti karena sabuk lama dan baru tidak dicampur; huruf peringkat di salinan lembar itu tidak terbaca.
Manual A meminta ketiga rantai dilumasi, pelumasan otomatis diuji dengan sakelar uji di panel, dan tangki hanya diisi oli yang ditentukan. Lembar pelumasannya, sebagai contoh satu manual, menulis bahwa oli peredam diganti setelah sekitar 500 jam operasi bila perlu, lalu sekitar 2.500 jam sebagai aturan; gemuk bantalan penggerak utama memakai jenis berbasis litium yang sama dengan isian pabrik; dan eskalator diuji jalan sekitar 15 menit setelah dilumasi. Waktu satu kali pelumasan otomatis
dengan waktu pelumasan (s per kali), jumlah anak tangga, dan kecepatan (m/min). Interval pelumasan otomatis menurut jam operasi per hari: kurang dari 10 jam, 100 jam di dalam ruang dan 60 jam di luar ruang; 10 sampai 15 jam, 120 dan 80 jam; lebih dari 15 jam, 150 dan 100 jam. Angka disalin seperti tertulis, termasuk interval yang lebih panjang untuk jam operasi lebih banyak; tanyakan ke kontraktor bila ragu. Jenis pelumas dan larangan mencampur gemuk dibahas di Bab 8 · Mekanikal & Mekatronika.
Manual B menyebut bahwa oli dapat menumpuk di rangka bawah eskalator, bahwa oli hanya diambil operator perawatan, dan bahwa oli bekas dibuang dengan benar. Aturan pengelolaan oli bekas di Indonesia tidak dibahas sumber bab ini; tanyakan ke penanggung jawab lingkungan hotel.
Kapan meminta unit dihentikan
Pembagian berikut adalah penalaran editorial dari kata-kata sumber: "jangan dioperasikan", "segera", dan "ganti".
| Golongan | Contoh temuan di laporan | Tindakan penyelia |
|---|---|---|
| Hentikan sekarang | alat pengaman tidak bekerja atau di luar acuan; jarak luncur rem atau celah anak tangga di luar acuan; kegagalan, asap, bunyi aneh; lift dinilai berbahaya | unit tidak dipakai sampai diperbaiki dan diukur ulang |
| Tindakan segera | dimensi A naik lebih dari 5 mm dalam tiga bulan; mulur di atas acuan; tali melewati kriteria; resistansi koil di bawah acuan | pernyataan tertulis apakah unit boleh berjalan sampai penggantian; tanpa itu, unit dihentikan |
| Pantau tren | nilai di dalam acuan tetapi bergerak ke batas; tanggal ganti mendekat | catat dan bandingkan tiap laporan |
Manual B meminta eskalator tidak dioperasikan bila alat pengaman kurang dan dihentikan segera bila ada kegagalan, asap, atau bunyi aneh; manual gedung Australia meminta mekanik menghentikan lift yang dianggap berbahaya. Kontraknya menyebut kerusakan yang memerlukan komponen besar atau kerja lebih dari empat jam dikerjakan pada jam kerja biasa, sehingga hotel menyiapkan rencana operasi tanpa unit itu.
Contoh kerja
Contoh 1: mulur rantai penggerak pegangan tangan. Laporan mencatat pada 6 mata mm dan mm. Panjang penilaian mm, dan
Nilai ini di bawah 1,5 persen dan di bawah panjang batas 154,69 mm, sehingga rantai masih dipakai, dan angkanya dibandingkan pada setiap pemeriksaan tiga bulanan.
Contoh 2: mulur rantai penggerak utama. Pada 10 mata, mm dan mm. Maka mm dan persen. Nilai ini di atas 1,5 persen dan di atas panjang batas 322,26 mm, sehingga manual meminta rantai diganti. Penyelia meminta tanggal penggantian dan pernyataan tertulis tentang operasi sampai saat itu.
Contoh 3: lendutan sisi kendur. Bentang 800 mm memberi mm dan mm, sama dengan contoh pabrik. Laporan mencatat 38 mm, sehingga rantai terlalu kendur, 6 mm di atas batas atas. Eskalator berbentang 650 mm (angka latihan) memiliki acuan 13 sampai 26 mm, sehingga acuan 800 mm tidak dipakai untuknya.
Contoh 4: dimensi A dalam tiga bulan. Laporan Juli mencatat dimensi A 42 mm, dan laporan Oktober 48 mm setelah penyetelan tegangan. Pertambahannya mm dalam tiga bulan, lebih dari 5 mm, sehingga manual A meminta rantai diganti segera. Temuan ini tidak menunggu kunjungan berikutnya.
Contoh 5: jarak luncur rem. Laporan mencatat 450 mm pada 30 m/min tanpa penumpang. Nilai itu di luar 200 sampai 400 mm. Dengan anggapan perlambatan tetap, m/s² dan s, lebih lama dari 1,6 s pada batas atas. Eskalator tidak dipakai sampai rem disetel dan diukur ulang dengan cara yang sama.
Contoh 6: gaya henti pegangan tangan. Laporan mencatat 420 N, kurang N dari acuan, dan panjang pegas penggerak 78 mm, masih di atas batas 77 mm tetapi di bawah standar 80 mm. Diameter luar roda penggerak 586 mm, di atas batas ganti 585 mm. Penyelia meminta laporan tindak lanjut dengan gaya henti terukur ulang paling sedikit 450 N; penalaran editorial: pegangan tangan yang dapat ditahan penumpang akan tertinggal dari anak tangga (Bab 26).
Contoh 7: tali baja 13 mm. Panjang lay mm; manual menulis sekitar 82 mm. Laporan mencatat 14 kawat putus per lay di bagian terburuk. Bila dominan di satu strand, 14 melebihi 8 sampai 12, sehingga tali diganti. Bila tersebar rata, 14 di bawah 24 sampai 30, dan laju pertambahannya diawasi. Bila tersebar rata dengan debu merah karat, batasnya 50 persen, yaitu 12 sampai 15, dan 14 berada di dalamnya; keputusannya milik teknisi lift, dan penyelia meminta penilaian tertulis serta interval periksa lebih pendek.
Contoh 8: pelumasan otomatis dan oli peredam. Eskalator lobi memiliki 64 anak tangga dan beroperasi 14 jam sehari di dalam ruang (keduanya angka latihan). Waktu satu kali pelumasan
Interval untuk 10 sampai 15 jam per hari di dalam ruang adalah 120 jam operasi, yaitu sekitar hari, atau kali setahun. Penggantian oli peredam pertama sekitar 500 jam jatuh setelah hari operasi, dan berikutnya sekitar 2.500 jam setelah 179 hari.
Contoh 9: kelengkapan laporan tahunan. Menurut siklus manual A, satu eskalator memiliki 3 butir bulanan, 1 butir tiga bulanan, dan 7 butir enam bulanan, sehingga dalam setahun ada pemeriksaan butir, ditambah pengukuran gaya henti dengan timbangan pegas dan pembersihan ruang mesin tahunan. Rangkuman tahunan kontraktor hanya memuat ukuran rantai pada dua triwulan, sehingga dua pemeriksaan tiga bulanan tidak tercatat. Sabuk V terakhir diganti 1 Agustus 2024 (angka latihan), sehingga penggantian dua tahunan jatuh 1 Agustus 2026 dan per 19 Oktober 2026 terlambat 79 hari. Keduanya temuan pengawasan kontrak (Bab 8 · Kerja Lapangan & Serah Terima).
Kondisi berhenti
Penyelia tidak menerima laporan dan meminta unit dihentikan atau tindakan tertulis bila:
- butir berangka hanya diberi tanda centang tanpa angka ukur;
- alat pengaman tidak bekerja atau angka ujinya di luar acuan, tetapi unit tetap dijalankan;
- jarak luncur rem di luar acuan, atau diukur tidak menurut cara manual;
- manual menulis ganti segera, dan laporan menundanya ke kunjungan berikut;
- tali baja melewati kriteria ganti, atau berada di dalam rentang tanpa penilaian tertulis teknisi lift;
- nilai acuan yang dipakai kontraktor tidak disebut, terutama untuk kecepatan pegangan tangan, resistansi koil rem, dan sabuk penggantung lift;
- pemeriksaan berkala menurut peraturan sudah lewat satu tahun.
Salah tafsir yang sering terjadi
"Unit yang berjalan normal berarti laporannya baik." Laporan dinilai dari angka terhadap acuan; eskalator dapat berjalan dengan rantai yang terlalu kendur.
"Laporan bulanan kontraktor sudah memenuhi kewajiban pemeriksaan berkala." Pemeriksaan berkala menurut Permenaker 6/2017 dilakukan Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis dan/atau Ahli K3.
"Batas ganti tali baja adalah satu angka." Manual gedung Australia memberi rentang yang bergantung pada sebaran kawat putus, dan 50 persen dari rentang itu bila ada korosi atau keadaan buruk lain.
"Jarak luncur rem yang lebih pendek selalu lebih baik." Acuan manual A memiliki batas bawah 200 mm; penalaran editorial: jarak yang terlalu pendek berarti penghentian lebih mendadak bagi penumpang.
"Satu sabuk V yang rusak cukup diganti satu." Manual A meminta semua sabuk diganti karena sabuk lama dan baru tidak dicampur.
Hubungan dengan bab lain
Bab ini menerapkan mulur rantai Bab 6 · Mekanikal & Mekatronika dan tren kondisi Bab 14 · Mekanikal & Mekatronika pada angka lift dan eskalator, memakai kontrak dari Bab 8 · Kerja Lapangan & Serah Terima, dan menyerahkan tindakan di lapangan ke Bab 24 untuk lift dan Bab 26 untuk eskalator.
Latihan dan pembahasan
- Rantai penggerak pegangan tangan diukur pada 10 mata: mm dan mm. Hitung mulurnya dan putuskan.
- Sakelar pengaman panel samping dilaporkan bekerja pada 520 N, dengan jarak panel ke sakelar 1,4 mm. Apa kesimpulannya?
- Pengaman lubang masuk pegangan tangan dilaporkan bekerja pada N dan N. Apa kesimpulannya?
- Rantai berbentang 1.200 mm (angka latihan) dilaporkan berlendutan 20 mm. Apa acuannya menurut manual A, dan apa kesimpulannya?
- Tali lift 16 mm memiliki 5 kawat bersebelahan putus melintang puncak strand, total 9 kawat putus per lay, tanpa korosi. Berapa perkiraan panjang lay, dan apa kesimpulannya?
- Sakelar pengaman anak tangga dilaporkan baru bekerja pada angkatan 8,0 mm. Golongan tindakan apa yang berlaku?
Kunci jawaban beralasan
- mm dan persen. Nilai ini di bawah 1,5 persen dan di bawah panjang batas 257,81 mm, sehingga rantai masih dipakai.
- Gaya 520 N berada di dalam rentang 490 sampai 785 N, tetapi jarak 1,4 mm di luar 0,6 sampai 1,2 mm. Satu angka di luar acuan cukup untuk meminta tindakan dan pengukuran ulang sebelum laporan diterima.
- Gaya di titik P 55 N di atas rentang 29 sampai 49 N, sedangkan Q 70 N memenuhi batas 78 N atau kurang. Pengaman yang memerlukan gaya lebih besar dari acuan dapat terlambat bekerja, sehingga diminta penyetelan dan uji ulang.
- Acuan 2 sampai 4 persen bentang memberi mm sampai mm. Lendutan 20 mm di bawah 24 mm, sehingga rantai terlalu tegang, yang menurut Bab 6 · Mekanikal & Mekatronika mempercepat aus pin dan bantalan.
- Panjang lay sekitar mm; manual menulis sekitar 102 mm. Untuk 4 atau 5 kawat bersebelahan putus melintang puncak strand, tali diganti bila kawat putus per lay melebihi 12 sampai 20; 9 kawat masih di bawahnya, sehingga tali dipakai dengan pengawasan laju pertambahan.
- Acuan manual A adalah 6,5 sampai 7,5 mm, sehingga 8,0 mm berarti sakelar bekerja terlambat. Ini golongan hentikan sekarang, karena manual B tidak mengizinkan operasi bila alat pengaman kurang.
Referensi
Sumber luar
- Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2017jdih.kemnaker.go.id
- permenaker no 6 tahun 2017peraturan.bpk.go.id
- Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 11 Tahun 2026jdih.kemnaker.go.id
Bab terkait
- Lift di gedung tingkat pemeriksaan: peran pemilik, operator, dan kontraktor berlisensi, pemeriksaan harian dan bulanan, kunci dan akses, buku log, dan kapan lift dihentikanBangunan & Fasilitas · Bab 24
- Tanggap darurat lift dan eskalator: penumpang terjebak, penyelamatan oleh orang terlatih, listrik padam, kebakaran, gempa, banjir, dan cedera penumpangBangunan & Fasilitas · Bab 25
- Eskalator tingkat operator: kunci operasi, menyalakan dan mematikan, inspeksi harian, alat pengaman, mengatur penumpang, dan barikadeBangunan & Fasilitas · Bab 26
- Membersihkan lift dan eskalator dengan aman: kabin dan pintu, ambang dan alur, pegangan tangan, sisir dan anak tangga, panel samping, dan bahan yang dilarangBangunan & Fasilitas · Bab 27
- Sabuk, puli, dan rantai: jenis, rasio, tegangan, kelurusan, aus, dan penggantianMekanikal & Mekatronika · Bab 6
- Pelumasan dan tribologi: gesekan, rezim pelumasan, viskositas, gemuk, pemilihan, interval, dan kontaminasiMekanikal & Mekatronika · Bab 8
- Pemantauan kondisi dan keputusan perawatan mekanis: suhu, getaran, bunyi, oli, tren, batas, dan sisa waktuMekanikal & Mekatronika · Bab 14
- Garansi, kontrak layanan, dan serah terima: cakupan dan pengecualian garansi, klaim, waktu tanggap dan ketersediaan, berita acara, dan pelatihan operatorKerja Lapangan & Serah Terima · Bab 8
- Pengereman motorKelistrikan & Kendali · Bab 55
- Lembar periksa dan catatan lapangan digital: rancangan formulir, lembar tally, nilai ukur dan batas, tanda tangan dan jejak audit, formulir digital, foto dan penanda waktu, mutu data dan cadanganData & Pengukuran · Bab 9
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Rantai penggerak pegangan tangan diukur pada 10 mata: mm dan mm. Hitung mulurnya dan putuskan.
Sakelar pengaman panel samping dilaporkan bekerja pada 520 N, dengan jarak panel ke sakelar 1,4 mm. Apa kesimpulannya?
Pengaman lubang masuk pegangan tangan dilaporkan bekerja pada N dan N. Apa kesimpulannya?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Kelistrikan & Kendali · Bab 1.
Urutan baca menurut rak: Bangunan & Fasilitas · Bab 27.