LPG di dapur dan gudang hotel: sifat gas cair, tabung ber-SNI, batas jumlah di dalam dan di luar bangunan, tempat simpan dan susunan tabung, selang dan regulator, uji bocor, dan tanggap kebocoran
Gudang kecil di belakang dapur restoran hotel berisi delapan tabung LPG 12 kg, yaitu 96 kg, padahal halaman pedoman Ditjen Migas untuk sektor industri dan komersial membatasi LPG dalam tabung di dalam bangunan padat penghuni sampai 91 kg. Bab ini membahas LPG dari sisi pengguna komersial: sifat gas cair yang menentukan cara menyimpan, tabung, katup, regulator, dan selang ber-SNI, larangan LPG 3 kg bersubsidi untuk hotel dan restoran, batas jumlah di dalam dan di luar bangunan, ruang simpan dan susunan tabung, menangani dan menyambung tabung, uji bocor, serta tanggap kebocoran dan kebakaran. Aturan diambil dari cuplikan halaman resmi Ditjen Migas dan ESDM yang belum dibaca utuh, dan dari pedoman teknis instalasi pengisian LPG yang dipakai sebagai pembanding. Penyambungan selang ke tabung, instalasi pipa gas, dan tangki curah ditegaskan sebagai pekerjaan personel terlatih dan kontraktor berwenang.
Materi ini menyentuh bahaya nyata. Penjelasan konsep tidak menggantikan prosedur lokasi, kompetensi, isolasi energi, SDS terbaru, atau izin kerja.
Menjelang akhir pekan panjang, bagian pembelian sebuah hotel menambah stok LPG untuk restoran Cina supaya dapur tidak kehabisan gas. Delapan tabung 12 kg (angka latihan) diletakkan di gudang kering di belakang dapur, di lantai dasar gedung hotel yang juga berisi kamar tamu. Isinya kg. Halaman pedoman Ditjen Migas untuk sektor industri dan komersial menulis bahwa jumlah LPG dalam tabung di dalam bangunan tidak lebih dari 91 kg untuk bangunan yang padat penghuninya dan 335 kg untuk bangunan yang sedikit penghuninya, dan tabung tidak boleh ditempatkan di ruang bawah tanah. Gudang itu juga tidak punya lubang ventilasi dekat lantai, padahal uap LPG lebih berat daripada udara dan merambat di lantai. Teknisi yang memeriksa perlu tahu tiga hal: berapa banyak LPG yang boleh ada di suatu tempat, di mana tempat yang tepat, dan siapa yang boleh menyambung tabung.
Batas pembahasan
Bab ini membahas LPG dalam tabung dari sisi pengguna komersial: dapur hotel, restoran, rumah sakit, dan gudang tabungnya. Sumbernya tiga lapis: halaman pedoman Ditjen Migas dan Kementerian ESDM untuk pengguna industri, komersial, dan rumah tangga; halaman pedoman gudang penyalur dan penyimpanan terbuka, dipakai hanya sebagai pembanding; dan Pedoman Teknis Instalasi Pengisian dan Penanganan LPG dari Ditjen Migas, yang ditulis untuk instalasi pengisian, bukan untuk pengguna. Semua aturan dari lapis pertama dan kedua dibaca dari cuplikan hasil pencarian atas halaman resmi, karena halaman itu tidak dapat dibuka utuh saat bab ini ditulis. Status hukumnya juga perlu dibedakan: sebagian besar halaman itu pedoman atau rancangan pedoman, bukan peraturan menteri, dan Ditjen Migas sedang menyusun rancangan keputusan menteri pengganti pedoman 2010. Sebelum dipakai untuk izin atau audit, periksa naskah dan status terbarunya.
Sifat umum LPG, uji bocor alat masak, tekanan suplai dan manifold, serta pembagian kerja teknisi gas sudah dibahas di Bab 1. Batas mudah terbakar dan gas berat ada di Bab 11 · Kimia, massa jenis gas di Bab 15 · Fisika, APAR dan kelas kebakaran di Bab 17 · Bangunan & Fasilitas, detektor kebakaran di Bab 20 · Bangunan & Fasilitas, katup gas sistem pemadam tudung di Bab 4, izin kerja di Bab 76 · Kelistrikan & Kendali, dan ventilasi dapur di Bab 16 · Bangunan & Fasilitas.
Pekerjaan di luar wewenang teknisi hotel: menyambung atau memperbaiki selang peralatan ke tabung bila belum dilatih untuk itu, memasang dan mengubah instalasi pipa gas, regulator tahap pertama, manifold tabung, dan tangki curah, mengisi atau memindahkan isi tabung, serta memperbaiki tabung dan katup. Semua pekerjaan itu milik pemasok LPG, agen resmi, atau kontraktor instalasi gas berwenang. Teknisi hotel memeriksa tempat dan jumlah, menangani tabung tegak dan tertutup, menguji bocor dengan air sabun, menutup katup, dan melapor.
Sifat gas cair yang menentukan cara menyimpan
LPG (liquefied petroleum gas) adalah gas hidrokarbon yang dicairkan dengan tekanan dan pada dasarnya berupa propana, butana, atau campuran keduanya. Di dalam tabung, LPG berupa cairan dengan uap di atasnya. Saat katup dibuka, yang keluar ke regulator adalah uap, dan cairan menguap mengganti uap yang terpakai.
Ada empat sifat yang menentukan cara menyimpan:
- Uapnya lebih berat daripada udara. Uap LPG merambat di atas tanah dan berkumpul di bagian rendah: lantai, selokan, lubang, dan ruang bawah tanah. Karena itu pedoman pengguna meminta ventilasi di bagian bawah dekat lantai, dan tabung tidak boleh ditempatkan di bawah permukaan tanah atau di basement.
- Cairannya mengembang bila panas. Tabung dan tangki tidak pernah diisi penuh cairan. Ruang uap di atas permukaan cairan memberi tempat bagi cairan yang memuai. Itu sebabnya tabung dijauhkan dari panas matahari langsung dan sumber api.
- Cairan yang tumpah menguap cepat dan dingin. Penguapan mendinginkan sekeliling, mengembunkan uap air udara menjadi kabut gas yang terlihat, dan kontak cairan dengan kulit menyebabkan luka bakar dingin.
- Kebakaran LPG dihentikan di sumbernya. Kebakaran LPG umumnya diatasi dengan memutus aliran gas, bukan dengan memadamkan api.
Batas mudah terbakar propana sekitar 2 sampai 10 persen volume di udara (Bab 11 · Kimia). Batas bawah serendah itu, ditambah gas yang berkumpul di lantai, membuat kebocoran kecil di ruang sempit cepat menjadi campuran yang dapat menyala.
Tabung, katup, regulator, dan selang ber-SNI
Produk utama rantai LPG rumah tangga mempunyai SNI: SNI 1452 untuk tabung baja LPG, SNI 1591 untuk katup tabung, SNI 7369 untuk regulator tekanan rendah, SNI 06-7213 untuk selang karet kompor gas LPG, dan SNI 7368 untuk kompor gas. Edisi SNI tabung yang dirujuk berubah dari waktu ke waktu, jadi bab ini menulis nomornya tanpa tahun. Dirjen Migas menyatakan bahwa kompor, selang, dan regulator yang dibeli harus ber-SNI dan produk tanpa tanda SNI tidak boleh diperdagangkan. Berlakunya kewajiban itu untuk perlengkapan dapur komersial belum diperiksa; pakai perlengkapan yang sesuai pelat alat dan rekomendasi pemasok gas.
Tabung diperiksa saat diterima:
- Tidak berkarat parah, tidak ada bekas terbakar, tidak penyok.
- Segel dan tutup katup utuh, dan karet seal ada di dalam katup sebelum regulator dipasang.
- Penandaan pada tabung terbaca jelas.
Tabung yang rusak atau bocor dipisahkan, diberi tanda, dan dikembalikan ke pemasok. Tabung tidak diperbaiki di hotel.
LPG 3 kg bersubsidi tidak untuk hotel dan restoran. Dirjen Migas melarang konsumen tertentu, antara lain restoran, hotel, dan usaha binatu, memakai LPG 3 kg bersubsidi; dasarnya surat edaran Dirjen Migas tahun 2022 kepada para gubernur, yang mengutip bahwa pengguna LPG 3 kg adalah rumah tangga dan usaha mikro. Bagi teknisi, tabung 3 kg di dapur hotel adalah temuan yang dilaporkan ke manajemen.
Berapa banyak dan di mana: batas jumlah di dalam dan di luar bangunan
Halaman pedoman Ditjen Migas untuk sektor industri dan komersial memberi batas yang paling langsung berlaku bagi dapur hotel.
| Tempat | Batas dan syarat | Status sumber |
|---|---|---|
| Di luar bangunan | LPG dalam tabung per kelompok tidak lebih dari 181 kg; bila lebih dari satu kelompok, jarak antarkelompok minimal 1,5 m; lokasi berpagar dan dikunci; sirkulasi udara baik; terlindung dari hujan dan panas matahari langsung; tabung tegak, katup di atas; jauh dari bahan mudah terbakar; tidak di bawah permukaan tanah | pedoman resmi, cuplikan pencarian |
| Di dalam bangunan | LPG dalam tabung tidak lebih dari 91 kg (bangunan padat penghuni) atau 335 kg (bangunan sedikit penghuni); tidak di basement; jauh dari sumber api; tidak dekat kompor minyak tanah, arang, kayu, atau batu bara; sirkulasi udara baik | pedoman resmi, cuplikan pencarian |
| Penyambungan | hanya personel yang terlatih yang boleh memperbaiki dan atau menyambung selang peralatan ke tabung | pedoman resmi, cuplikan pencarian |
Definisi "padat penghuni" dan "sedikit penghuni" tidak terbaca dari cuplikan. Hotel dengan kamar tamu dan restoran kemungkinan besar padat penghuni (penalaran editorial), tetapi klasifikasinya ditanyakan ke pengelola gedung, pemasok LPG, atau dinas pemadam kebakaran, bukan ditebak. Angka 91 kg dan 335 kg adalah batas massa LPG, bukan jumlah tabung. Jumlah tabung yang boleh dihitung dari ukuran tabungnya (Contoh 1 dan 2).
Ditjen Migas juga menulis bahwa tata cara pemasangan dan penggunaan LPG rumah tangga secara umum dapat dipakai di sektor industri dan komersial. Jadi posisi tegak, ventilasi bawah, dan uji air sabun berlaku di dapur hotel, ditambah batas jumlah dan syarat penyambungan di atas.
Ruang simpan tabung dan susunannya
Pedoman pengguna dan pedoman penyalur menyepakati beberapa syarat ruang simpan. Tabel ini memisahkan yang ditulis untuk pengguna dari yang ditulis untuk penyalur.
| Syarat | Pengguna (dapur, rumah tangga) | Gudang penyalur, sebagai pembanding |
|---|---|---|
| Posisi | tegak, katup menghadap ke atas | tegak setiap saat, katup tertutup bila tidak dipakai |
| Ventilasi | ruang berventilasi baik, sebaiknya ada ventilasi bawah dekat lantai | ventilasi cukup, letaknya maksimal 30 cm dari atas lantai |
| Cuaca dan panas | terlindung hujan dan panas matahari langsung | tidak terpapar matahari |
| Sumber api | tidak dekat sumber api atau kompor | tanda dilarang merokok; lampu jenis kedap gas; bahan pemercik api minimal 3 m dari pintu atau ventilasi |
| Isi ruang | tidak disebut | gudang hanya untuk tabung LPG; gas detektor dan alat pemadam tersedia |
| Jumlah | 91 kg atau 335 kg di dalam bangunan | maksimal 4.540 kg di gudang penyalur |
Pedoman instalasi pengisian menambahkan syarat penimbunan tabung yang masuk akal untuk dipinjam sebagai praktik baik, dengan label pembanding: tabung tidak dekat pintu keluar, tangga, atau area umum; lantai tidak menimbulkan percikan; tabung isi dan kosong dipisah dengan plakat; tabung rusak atau bocor dipisah dan ditandai; jarak minimum dinding ke tabung 100 cm; dan batas susun tegak, yaitu tabung 3 kg paling banyak 5 susun, tabung 6 kg dan 9 kg paling banyak 3 susun, dan tabung 14 kg paling banyak 2 susun.
Untuk total LPG yang lebih besar, halaman penyimpanan terbuka dan pedoman gudang penyalur memberi jarak minimum ke bangunan penting dan fasilitas umum menurut total LPG yang disimpan: 3 m untuk 301 sampai 3.000 kg, 6,1 m untuk 3.001 sampai 4.540 kg, dan 7,6 m di atas 4.540 kg. Untuk total sampai 300 kg, cuplikan yang terbaca saling berbeda tentang jarak ke stasiun pengisian bahan bakar, jadi angkanya tidak ditulis di sini. Keputusan Dirjen Migas tahun 2024 untuk inspeksi fasilitas penyimpanan merujuk tabel jarak aman di SNI 6911:2022, yang isinya belum terbaca. Gudang tabung berisi ratusan kilogram adalah fasilitas penyimpanan yang dirancang kontraktor dan pemasok gas.
Menangani dan memindahkan tabung
Cara menangani tabung dari pedoman instalasi pengisian berlaku umum untuk siapa pun yang mengangkat tabung:
- Angkut tegak dan diikat; jangan diseret, digelindingkan, dibanting, dilempar, atau diangkat dengan tali baja.
- Tabung besar memakai tutup pelindung katup selama penanganan.
- Tabung kosong jangan dipakai sebagai pengganjal dan jangan disimpan di tempat yang menghantarkan listrik.
- Gunakan urutan masuk pertama keluar pertama, supaya tabung lama tidak tertinggal di belakang.
Katup tabung ditutup sebelum regulator dilepas dan selama tabung dipindahkan. Tabung yang terpapar api dipindahkan menjauh bila aman, tegak, dilindungi siraman air, dan tidak dijatuhkan, karena benturan merusak katup.
Selang, regulator, dan menyambung tabung
Halaman pedoman sektor industri dan komersial membatasi penyambungan dan perbaikan selang peralatan ke tabung pada personel yang terlatih. Bagi hotel, artinya ada daftar nama orang yang boleh mengganti tabung dan menyambung regulator, dan orang di luar daftar tidak melakukannya.
Pedoman pengguna dan berita resmi Ditjen Migas menulis beberapa pegangan untuk selang dan regulator:
- Kebocoran pada umumnya berasal dari selang yang rusak atau getas dan regulator yang tidak terpasang dengan benar.
- Selang dijauhkan dari panas, tidak tertindih, dan tidak tertekuk.
- Selang yang rusak atau getas (retak-retak) diganti, jangan dipakai lagi.
- Saat mengganti tabung adalah saat paling mudah memeriksa. Bila terdengar desis atau tercium bau, periksa lebih lanjut.
- Bila kebocoran berasal dari regulator dan bukan dari karet seal, regulator dilepas dan diganti.
Masa ganti selang dalam tahun dan tekanan keluaran regulator untuk dapur komersial tidak ditemukan di sumber resmi yang terbaca. Jadwal selang di pedoman instalasi pengisian, yaitu pemeriksaan visual bulanan dan uji atau ganti setelah 5 tahun, ditulis untuk selang pengisian di instalasi pengisian dan tidak diterapkan sebagai kewajiban hotel. Tekanan suplai yang diminta alat masak dibahas di Bab 1 dari pelat dan manual alat.
Pedoman instalasi pengisian menulis bahwa regulator tahap pertama berada di luar gedung, kecuali regulator yang terpasang pada tabung, dan pipa fleksibel tidak lebih dari 1 meter. Di dapur hotel, susunan pipa, manifold, dan regulator adalah rancangan kontraktor gas; teknisi hotel mencocokkan yang terpasang dengan gambar serah terima.
Uji bocor dan pemeriksaan rutin
Uji bocor di sisi tabung memakai air sabun yang dioleskan pada titik rawan, terutama sambungan regulator ke katup tabung dan sambungan selang ke alat. Kebocoran tampak sebagai gelembung dan tercium bau khas LPG. Pedoman instalasi pengisian juga meminta tabung dan kelengkapannya diperiksa bocor dengan air sabun atau larutan deterjen sebelum dipakai atau disimpan. Uji dengan api tidak pernah dilakukan (Bab 1).
Daftar periksa tiap pergantian tabung, disusun dari pedoman di atas (penalaran editorial):
- Jumlah tabung di dalam bangunan, dihitung dalam kilogram, masih di bawah batas yang berlaku untuk gedung itu.
- Semua tabung tegak, katup di atas, katup tabung cadangan tertutup.
- Ventilasi dekat lantai tidak tertutup barang.
- Selang tidak tertindih, tertekuk, retak, atau dekat panas.
- Tidak ada bau gas; uji air sabun di sambungan yang baru dilepas dan dipasang.
- Tidak ada tabung 3 kg bersubsidi.
- Tanda dilarang merokok terpasang di tempat simpan, dan alat pemadam tersedia (Bab 17 · Bangunan & Fasilitas).
Tanggap kebocoran dan kebakaran
Untuk pengguna, Ditjen Migas menulis langkah bila tercium gas: jangan menyalakan api atau listrik, buka pintu dan jendela, lepas regulator, dan pindahkan tabung ke tempat terbuka. Pedoman instalasi pengisian menambahkan langkah untuk kebocoran yang lebih besar: hentikan kebocoran bila mungkin, tutup semua katup tabung atau tangki, peringatkan agar tidak merokok, menyalakan api, atau menjalankan mesin, hubungi pemadam kebakaran, dan putuskan aliran listrik.
Soal listrik, pedoman pengguna melarang menyalakan listrik, sedangkan pedoman instalasi pengisian meminta aliran listrik diputus. Menurut penalaran editorial, keduanya bertemu pada satu prinsip: jangan membuat percikan di dalam awan gas. Sakelar lampu, kipas, dan steker di ruang yang berbau gas tidak dinyalakan dan tidak dimatikan. Bila listrik perlu diputus, pemutusan dilakukan dari panel yang berada jauh di luar daerah berbau gas, oleh orang yang ditunjuk, dan menurut prosedur darurat hotel.
Bila kebocoran disertai api, pedoman instalasi pengisian memberi tiga pegangan. Jangan memadamkan api bila kebocoran tidak dapat dihentikan, karena gas yang terus keluar tanpa nyala membentuk awan yang dapat meledak. Dinginkan tabung dan permukaan logam yang terpapar panas dengan banyak air. Bahan kimia kering sangat efektif untuk kebakaran kecil LPG bila diarahkan ke titik keluarnya gas, dan karbon dioksida juga boleh dipakai. Air tidak diarahkan langsung ke genangan cairan LPG, karena pancaran air mempercepat penguapan. Semprotan air ke awan uap justru membantu menghamburkan gas, dan bedanya terletak pada sasaran: genangan cairan atau awan uap.
APAR dan kelas kebakaran dibahas di Bab 17 · Bangunan & Fasilitas, dan katup gas yang menutup saat sistem pemadam tudung bekerja di Bab 4. Detektor gas mudah terbakar menampilkan kadar sebagai persen batas bawah (Bab 11 · Kimia). Pedoman instalasi pengisian meminta penutupan darurat otomatis pada 25 persen batas bawah untuk LPG yang tidak diberi bau, dengan alarm minimal 105 desibel; angka instalasi ini membantu membaca setelan detektor yang dipasang kontraktor.
Contoh kerja
Contoh 1: Batas di dalam bangunan. Delapan tabung 12 kg (angka latihan) di gudang dalam gedung hotel berisi kg. Batas bangunan padat penghuni 91 kg, jadi isi itu kelebihan kg; paling banyak tabung, yaitu 84 kg. Bila gedung tergolong sedikit penghuni, batasnya 335 kg, yaitu paling banyak tabung (324 kg). Keputusan bergantung pada klasifikasi gedung, jadi temuan ini dilaporkan bersama pertanyaan klasifikasinya.
Contoh 2: Kelompok di luar bangunan. Satu kelompok di luar bangunan paling banyak 181 kg. Dengan tabung 12 kg, tabung, yaitu 180 kg. Dengan tabung 50 kg (angka latihan), 3 tabung berisi 150 kg dan 4 tabung berisi 200 kg, melebihi batas. Kebutuhan 30 tabung 12 kg dibagi menjadi dua kelompok berjarak paling sedikit 1,5 m, masing-masing berpagar dan dikunci.
Contoh 3: Stok dari pemakaian gas. Bab 1 menghitung kompor wok 40 kW memakai sekitar 3,13 kg LPG per jam pada nyala penuh, dengan nilai kalor sekitar 46 MJ/kg (nilai literatur umum). Tiga kompor yang rata-rata menyala 40 persen dari nyala penuh selama 6 jam sehari (angka latihan) memakai kg per hari. Stok empat hari kg, yaitu tabung, dibulatkan 8 tabung atau 96 kg. Stok sebesar itu tidak muat di batas dalam bangunan padat penghuni, jadi cadangan disimpan di kelompok luar bangunan.
Contoh 4: Massa jenis uap dari tabel kebocoran. Tabel konversi di pedoman instalasi pengisian menyamakan 7,0 cm³/menit dengan 1,022 g/jam dan 11,0 cm³/menit dengan 1,606 g/jam. Massa jenis uap yang tersirat g/cm³ dan g/cm³, yaitu 2,43 kg/m³. Udara pada 20 °C sekitar 1,204 kg/m³ (Bab 15 · Fisika), jadi uap LPG di tabel itu kali lebih berat daripada udara. Itulah alasan ventilasi diletakkan dekat lantai.
Contoh 5: Sedikit LPG, campuran besar. Satu kilogram LPG menjadi uap m³. Pada batas bawah propana sekitar 2 persen (Bab 11 · Kimia), uap itu cukup untuk m³ campuran yang dapat menyala. Di gudang 2 m kali 2 m (angka latihan), lapisan gas setebal 0,5 m di atas lantai bervolume 2 m³ dan sudah mencapai batas bawah dengan kg, kurang dari 100 g LPG.
Contoh 6: Setelan detektor dalam persen batas bawah. Penutupan otomatis pada 25 persen batas bawah, dengan batas bawah propana 2 persen volume, berarti persen volume, yaitu 5.000 ppm. Bila detektor dipasang untuk lebih dari satu jenis gas, pedoman meminta setelan mengikuti batas bawah yang terendah.
Contoh 7: Gudang yang terlalu besar untuk dalam gedung. Ruang 6 m kali 4 m dengan jarak dinding ke tabung 100 cm menyisakan m². Dengan diameter tabung 14 kg sekitar 0,32 m (angka latihan), satu lapis muat tabung, dan dua susun yang diizinkan untuk tabung 14 kg memberi 144 tabung, yaitu kg. Isi ini sekitar 22 kali batas 91 kg, jadi ruang seluas itu di dalam gedung hotel tidak boleh dipakai sebagai gudang tabung penuh.
Contoh 8: Jarak menurut total LPG, sebagai pembanding. Empat puluh tabung 12 kg berisi 480 kg, masuk rentang 301 sampai 3.000 kg dengan jarak minimum 3 m ke bangunan penting menurut pedoman penyalur dan penyimpanan terbuka. Dua ratus tujuh puluh tabung berisi 3.240 kg, masuk rentang 3.001 sampai 4.540 kg dengan jarak 6,1 m.
Contoh 9: Tangki curah tidak diisi penuh. Tangki 2.000 liter kapasitas air (angka latihan) untuk propana dengan massa jenis 0,51 kg/L boleh berisi cairan paling banyak 80 persen, yaitu 1.600 L atau kg. Tabel rasio pengisian untuk massa jenis 0,504 sampai 0,510 kg/L memberi angka 42 untuk tangki sampai 5 kL, dan massa maksimum kg, dengan kapasitas air dalam kg dan rasio pengisian. Kedua aturan berselisih kg, sekitar 3 persen. Tabel jarak memberi 7,5 m ke bangunan untuk tangki 1,9 sampai 7,6 m³. Semua angka ini aturan instalasi milik pemasok dan kontraktor.
Kondisi berhenti
- Tercium bau gas atau terdengar desis yang tidak hilang setelah katup tabung ditutup: jangan menyalakan atau mematikan sakelar di daerah itu, buka pintu dan jendela, jauhkan orang, dan hubungi pemasok LPG atau pemadam kebakaran.
- Api di katup, regulator, atau selang yang kebocorannya tidak dapat dihentikan: jangan memadamkan nyala; dinginkan tabung dari jarak aman bila terlatih, evakuasi, dan hubungi pemadam kebakaran.
- Tabung berkarat parah, penyok, bekas terbakar, segel rusak, atau penandaan tidak terbaca: jangan dipakai; pisahkan dan kembalikan ke pemasok.
- Jumlah LPG di dalam bangunan melebihi batas yang berlaku atau klasifikasi gedung tidak diketahui: pindahkan kelebihan ke kelompok luar bangunan yang memenuhi syarat dan laporkan.
- Tabung di ruang bawah tanah, di bawah permukaan tanah, atau di ruang tanpa ventilasi bawah: hentikan pemakaian ruang itu untuk tabung.
- Pekerjaan pada pipa gas, manifold, regulator tahap pertama, tangki curah, atau konversi alat: serahkan ke kontraktor instalasi gas berwenang dan pemasok.
- Orang yang belum dilatih diminta menyambung selang ke tabung: tunda sampai personel terlatih tersedia.
- Ditemukan tabung LPG 3 kg bersubsidi di dapur hotel: hentikan pemakaian dan laporkan ke manajemen.
Salah tafsir yang sering terjadi
"Batas 91 kg berarti 91 tabung." Batasnya massa LPG di dalam tabung, bukan jumlah tabung. Dengan tabung 12 kg, 91 kg berarti paling banyak 7 tabung.
"Gudang kering mana pun boleh dipakai menyimpan tabung." Ruang simpan memerlukan sirkulasi udara yang baik dan sebaiknya ventilasi dekat lantai, tidak di basement, jauh dari sumber api, dan tetap di bawah batas jumlah.
"Kalau apinya padam, bahayanya selesai." Bila gas masih keluar, padamnya api meninggalkan awan gas yang dapat menyala lagi. Kebakaran LPG dihentikan dengan menutup aliran gas.
"Siapa pun boleh mengganti tabung, karena caranya mudah." Pedoman sektor industri dan komersial membatasi penyambungan dan perbaikan selang ke tabung pada personel yang terlatih.
"Aturan gudang penyalur adalah aturan hotel." Batas 4.540 kg, jarak 3 m sampai 7,6 m, dan jadwal selang instalasi pengisian ditulis untuk penyalur dan instalasi pengisian. Hotel memakai batas sektor komersial dan menjadikan aturan penyalur sebagai pembanding.
Hubungan dengan bab lain
Bab 1 membahas jalur gas di alat masak, tekanan suplai, dan uji bocor alat; bab ini membahas tabung dan tempatnya. Kebocoran LPG di dapur juga menyangkut detektor kebakaran di Bab 20 · Bangunan & Fasilitas, ventilasi dan udara pengganti di Bab 16 · Bangunan & Fasilitas, dan izin kerja di Bab 76 · Kelistrikan & Kendali.
Latihan dan pembahasan
- Dapur rumah sakit di gedung padat penghuni menyimpan 6 tabung 14 kg (angka latihan) di dalam gedung. Apakah masih di bawah batas?
- Mengapa ventilasi ruang simpan tabung diletakkan dekat lantai, dan angka apa di bab ini yang mendukungnya?
- Seorang staf dapur mencium bau gas di gudang tabung yang gelap dan hendak menyalakan lampu. Apa yang seharusnya dilakukan?
- Hotel memakai 20 tabung 12 kg di luar bangunan dalam satu kelompok. Apa yang salah dan bagaimana memperbaikinya?
- Pemasok menawarkan tabung 3 kg karena lebih murah dan ringan. Apa jawaban teknisi?
- Mengapa jadwal selang dari pedoman instalasi pengisian tidak langsung dijadikan jadwal hotel?
Kunci jawaban beralasan
- Isinya kg, di bawah batas 91 kg untuk bangunan padat penghuni. Tabung ketujuh menjadikannya 98 kg dan melewati batas, jadi stok tambahan disimpan di luar bangunan.
- Uap LPG sekitar dua kali lebih berat daripada udara, seperti dihitung dari tabel kebocoran di Contoh 4, sehingga berkumpul di lantai. Ventilasi dekat lantai membuang gas yang terkumpul di sana, sedangkan ventilasi atas saja tidak menjangkaunya.
- Lampu tidak dinyalakan dan sakelar tidak disentuh, karena percikan sakelar dapat menyalakan awan gas. Staf membuka pintu, menjauhkan orang, menutup katup tabung bila aman, lalu melapor ke petugas yang ditunjuk dan pemasok.
- Isinya 240 kg, melebihi batas 181 kg per kelompok di luar bangunan. Tabung dibagi menjadi dua kelompok, misalnya 15 dan 5 tabung, masing-masing berpagar dan dikunci, berjarak paling sedikit 1,5 m.
- LPG 3 kg bersubsidi tidak boleh dipakai hotel dan restoran menurut Dirjen Migas. Teknisi menolak dan mencatat kebutuhan tabung nonsubsidi yang sesuai.
- Jadwal itu ditulis untuk selang pengisian di instalasi pengisian, yang bekerja pada tekanan dan frekuensi pemakaian yang berbeda. Untuk dapur hotel, sumber resmi yang terbaca hanya meminta selang yang retak atau getas diganti, jadi jadwal ganti ditetapkan bersama pemasok dan manual alat.
Referensi
Sumber luar
- Penggunaan Tabung LPG di Sektor Industri dan Komersialmigas.esdm.go.id
- Aman Menggunakan Tabung LPG Untuk Rumah Tanggamigas.esdm.go.id
- Pedoman Teknis Penyimpanan Tabung LPG di Penyalur dan Penggunaan LPG untuk Penggunamigas.esdm.go.id
- Hindari Kecelakaan Saat Memasak, Jangan Lupa Periksa Selang dan Regulator LPGmigas.esdm.go.id
- Langkah Memelihara LPG dan Peralatannyamigas.esdm.go.id
- Tips Menggunakan LPG yang Aman dan Benaresdm.go.id
- Pedoman Penyimpanan Tabung LPG di Gudang Penyaluresdm.go.id
- Persyaratan Penyimpanan Tabung LPG di Tempat Terbukamigas.esdm.go.id
- Kendalikan Pengguna LPG 3 Kg, Pemerintah Minta Pemda Bantu Lakukan Pengawasanesdm.go.id
- Paket Perdana LPG 3 Kg Terapkan SNImigas.esdm.go.id
- Dirjen Migas : Kalau Tidak Ada Tulisan SNI, Tidak Boleh Diperdagangkanesdm.go.id
- Keputusan Dirjen Migas 199.K/HK.02/DMT/2024migas.esdm.go.id
Bab terkait
- Peralatan masak gas komersial: jalur gas dan katup penutup, tekanan suplai dan manifold, pilot dan termokopel, pengapian elektronik dan arus nyala, uji bocor, dan udara pembakaranDapur Komersial · Bab 1
- Stoikiometri gas dan gas berbahaya dari reaksi: volume gas, konsentrasi ppm, dan ventilasiKimia · Bab 11
- Gas ideal dan teori kinetik: hukum gas, persamaan keadaan, tekanan parsial, dan titik embunFisika · Bab 15
- Proteksi kebakaran tingkat pemeriksaan: segitiga api, APAR, hidran dan pipa tegak, sprinkler, katup pemantau, pompa kebakaran, alarm, dan bahaya laundryBangunan & Fasilitas · Bab 17
- Detektor kebakaran: prinsip kerja detektor panas, asap, dan nyala, pemilihan untuk kamar, dapur, dan laundry, letak dan jarak, tinggi plafon, dan alarm palsuBangunan & Fasilitas · Bab 20
- Sistem pemadam tudung dapur bahan kimia basah: cara kerja, detektor dan tautan lebur, aktuasi manual, pemutus gas dan listrik, tindakan setelah semburan, dan pemeriksaan teknisi hotelDapur Komersial · Bab 4
- Kerja aman: lima aturan emas, LOTO, izin kerja, dan kompetensiKelistrikan & Kendali · Bab 76
- Ventilasi dan tata udara ruang laundry dan dapur: beban panas dan uap, psikrometri, kondensasi, tudung buang, udara pengganti, dan saluran pengeringBangunan & Fasilitas · Bab 16
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Batas keselamatan tetap berlaku. Kuis ini menguji penalaran, bukan memberi izin melakukan pencampuran, penyetelan, pembongkaran, pengukuran berenergi, atau tindakan lapangan.
Dapur rumah sakit di gedung padat penghuni menyimpan 6 tabung 14 kg (angka latihan) di dalam gedung. Apakah masih di bawah batas?
Mengapa ventilasi ruang simpan tabung diletakkan dekat lantai, dan angka apa di bab ini yang mendukungnya?
Seorang staf dapur mencium bau gas di gudang tabung yang gelap dan hendak menyalakan lampu. Apa yang seharusnya dilakukan?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Dispensing Kimia · Bab 1.
Urutan baca menurut rak: Dapur Komersial · Bab 4.
Bab lain dalam Peralatan Dapur Komersial.