Keselamatan setrika gulung: pengaman tangan, tombol darurat, uji awal sif, membebaskan orang terjepit, dan listrik padam saat silinder panas
Listrik padam ketika setrika gulung sebuah hotel bekerja pada 150 °C, dan engkol darurat yang seharusnya tergantung di sisi mesin sedang dipinjam, sehingga sabuk setrika hangus. Bab ini menjelaskan titik jepit dan permukaan panas pada setrika silinder dan setrika palung, pengaman yang dipasang pabrik, uji pengaman setiap awal sif, mengapa tombol darurat bukan cara mematikan setrika yang panas, cara membebaskan orang yang terjepit, tindakan saat listrik padam ketika silinder panas, dan aturan kerja di sekitar setrika. Angka berasal dari enam manual pabrik dan ditulis sebagai contoh per manual. Sembilan contoh kerja melatih keputusan yang harus diambil dalam hitungan detik.
Materi ini menyentuh bahaya nyata. Penjelasan konsep tidak menggantikan prosedur lokasi, kompetensi, isolasi energi, SDS terbaru, atau izin kerja.
Listrik PLN di sebuah hotel padam pukul 19.10, ketika setrika gulung di laundry bekerja pada 150 °C dengan dua seprai di antara silinder dan sabuk setrika (jam dan suhu adalah angka latihan). Genset menyala kurang dari semenit kemudian (angka latihan), tetapi setrika tidak berjalan sendiri, karena setrika dirancang tetap diam setelah listrik terputus sampai tombol mulai atau reset ditekan. Supervisor ingat peringatan manual mesin itu: bila silinder di atas 80 °C berhenti, sabuk dan linen yang tertahan dapat terbakar, sehingga silinder harus diputar dengan engkol darurat sambil memasukkan linen basah. Engkol itu seharusnya tergantung di belakang sisi kiri mesin, tetapi malam itu sedang dipinjam untuk mesin lain. Sabuk hangus sepanjang seprai, dan laundry kehilangan satu sif. Manual yang sama melarang setrika dihidupkan bila engkol tidak berada di tempatnya.
Pengaman dan prosedur darurat hanya bekerja bila alat, orang, dan pengetahuannya disiapkan sebelum kejadian. Bab ini menjelaskan persiapan itu.
Batas pembahasan
Bab ini membahas keselamatan setrika gulung sebagai mesin, dari titik jepit dan uji awal sif sampai tindakan saat listrik padam. Sumbernya enam manual pabrik di folder Drive pemilik, disebut dengan nama pendek berikut.
| Nama pendek | Dokumen sumber |
|---|---|
| manual tiga ukuran | manual pemakaian, pemasangan, dan perawatan setrika gulung tiga ukuran |
| manual satu silinder | manual pemasangan dan operasi setrika gulung satu silinder |
| manual servis 325 mm | manual servis setrika gulung silinder 325 mm |
| manual 325 dan 510 mm | manual pemasangan, operasi, dan perawatan setrika gulung silinder 325 dan 510 mm |
| manual lini pelipat | manual servis lini pengumpan, setrika gulung, dan pelipat |
| manual setrika palung | manual setrika gulung jenis palung |
Tiga salinan terakhir terpotong; bab manual 325 dan 510 mm tentang orang terjepit dan listrik padam tidak ada di salinan dan tidak ditulis.
K3 laundry umum dibahas di Bab 21, interlock secara umum di Bab 15 · Mekanikal & Mekatronika, finishing di Bab 15, energi tersimpan di Bab 1 · Keselamatan, LOTO di Bab 76 · Kelistrikan & Kendali, isolasi energi non-listrik di Bab 4 · Keselamatan, luka bakar di Bab 8 · Keselamatan, APD di Bab 5 · Keselamatan, dan rangkaian stop darurat di Bab 49 · Kelistrikan & Kendali. Produksi setrika dibahas di Bab 29, pemanas dan kendali di Bab 30, perawatan pita dan pembalut di Bab 31, dan pemasangan di Bab 32.
Di luar wewenang teknisi hotel: menyetel, memperbaiki, atau memintas sakelar pengaman; mengubah rangkaian daya atau kendali, yang menurut manual tiga ukuran hanya boleh dikerjakan teknisi pabrik; membuka panel tanpa izin kerja dan isolasi energi; serta pekerjaan gas dan uap. Aturan Indonesia khusus tentang pengaman setrika gulung belum dapat dipastikan dari sumber resmi per 19 Oktober 2026; tanyakan ke ahli K3 perusahaan atau pengawas ketenagakerjaan setempat.
Titik jepit dan permukaan panas
Setrika gulung (flatwork ironer) adalah mesin yang mengeringkan dan merapikan linen datar dengan menekan linen lembap pada permukaan logam panas sambil linen dibawa bergerak.
Pada setrika silinder, silinder dipanaskan dari dalam dengan gas, uap, atau listrik. Pita setrika yang ditarik silinder menekan linen pada permukaannya, dan rol atas menekan linen melalui pita. Titik jepit utamanya ada di zona masuk, di antara silinder dan rol tekan, ditambah semua titik tempat dua rol atau lebih bertemu.
Setrika palung (chest ironer) adalah setrika gulung yang menekan linen di antara rol berpembalut yang berputar dan palung logam setengah lingkaran yang dipanaskan uap atau minyak termal. Dalam manual setrika palung, rol dinaikkan dan diturunkan dua silinder pneumatik, dan titik jepitnya ada di antara rol dan palung.
Titik jepit (trapping point) adalah tempat dua bagian mesin saling mendekat, atau bagian bergerak mendekati bagian diam, sehingga jari, tangan, rambut, atau kain dapat tertarik masuk.
Permukaan setrika dapat jauh melebihi 205 °C (400 °F) menurut manual satu silinder, dan mencapai 200 °C menurut manual servis 325 mm. Manual tiga ukuran menyebut tiga sumber luka bakar: linen yang keluar, silinder yang masih panas saat perawatan, dan linen terjebak yang sedang dibebaskan. Serat dan jelaga di dalam mesin dan saluran buang mudah terbakar. Yang dilarang masuk setrika: linen yang pernah terkena bensin, pelarut, atau bahan mudah terbakar walau sudah dicuci; barang berplastik atau berkaret busa; benda logam di antara sabuk dan silinder; dan linen yang dilipat atau ditumpuk.
Pengaman yang dipasang pabrik
Pelindung tangan (hand guard) adalah batang atau penutup bergerak di depan zona masuk setrika gulung yang menghentikan mesin seketika bila didorong, ditarik, atau diangkat. Dalam manual 325 dan 510 mm, mesin tetap berhenti sampai penutup kembali ke posisi diam, dan penutup itu juga menjadi henti pengaman dari titik mana pun di zona masuk. Manual setrika palung menyebut jarak pelindung ke pita masuk mengikuti tabel jarak aman EN 294, dan menekan pelindung menaikkan rol serta menghentikan mesin secepat tombol darurat. Angka jarak dari tabel itu tidak ada di sumber.
| Pengaman lain | Cara kerja menurut manual | Catatan |
|---|---|---|
| Flap pengaman umpan | celah flap ke pita penggerak terlalu kecil untuk jari; mesin berhenti saat flap terdorong | manual lini pelipat |
| Tombol darurat | menghentikan mesin seketika dan menahannya berhenti; dilepas dengan memutar tombol | jumlah dan letak berbeda: dua di sisi mesin, satu di depan kanan, atau dua di depan kanan dan belakang kiri |
| Sakelar pintu samping dan pintu lubang engkol | membuka pintu menghentikan silinder | manual tiga ukuran |
| Sakelar isolator bergembok | memutus mesin sepenuhnya; setelah digembok, penutup pengaman tidak dapat dibuka | manual 325 dan 510 mm |
| Penahan restart | setelah listrik terputus, mesin dan pemanas menunggu tombol mulai, reset, atau validasi | semua manual yang membahasnya |
| Verifikasi pelindung | setelah listrik terputus, pelindung tangan harus diaktifkan dulu sebelum mesin boleh jalan | manual setrika palung, versi mikroprosesor |
Manual tiga ukuran, manual satu silinder, dan manual 325 dan 510 mm melarang pengaman dilepas atau dipintas, walau sementara.
Uji pengaman setiap awal sif
Manual tiga ukuran mewajibkan uji berikut setiap kali mesin dinyalakan, sebelum linen pertama masuk.
| Aksi | Reaksi yang wajib |
|---|---|
| Mesin dinyalakan | lampu reset menyala; mesin tidak jalan sampai reset ditekan |
| Tombol jalan, lalu tombol henti | silinder berputar, lalu berhenti |
| Silinder berputar, batang pelindung diangkat di tengah, 50 cm dari kanan, dan 50 cm dari kiri | di ketiga titik silinder berhenti dan lampu reset menyala |
| Tombol darurat kanan, lalu kiri | silinder berhenti, lampu reset menyala |
| Pintu lubang engkol dibuka | sama |
Manual satu silinder meminta pengaman jari dan semua interlock diperiksa di awal setiap sif; manual servis 325 mm meminta perlindungan jari diuji saat mesin dihidupkan; jadwal manual lini pelipat memuat uji tombol darurat dan pelindung bergerak setiap awal hari; dan program perawatan manual setrika palung memuat pemeriksaan henti darurat setiap 8 jam.
Sebelum uji, engkol darurat dipastikan ada di tempatnya, tombol darurat yang tertekan diputar kembali, pintu tertutup, dan batang pelindung bebas bergerak. Pada setrika palung, udara tekan harus di atas 5 bar.
Bila satu reaksi saja tidak terjadi, setrika tidak dipakai. Manual satu silinder memberi urutannya: matikan mesin, laporkan ke atasan, kunci dan beri label, lalu panggil teknisi berkualifikasi; interlock yang tidak menghentikan mesin seketika membuat mesin ditarik dari layanan. Uji memakai gerakan yang ditulis manual, yaitu mengangkat batang atau menekan bagian bawah penutup dari depan; tidak ada manual yang meminta benda dimasukkan ke titik jepit. Mencatat hasil per titik, jam, dan nama penguji di lembar harian disarankan penyusun (penalaran editorial).
Tombol darurat dan mematikan setrika yang panas
Manual 325 dan 510 mm dan manual setrika palung menulis peringatan yang sama: tombol darurat dan pelindung tangan bukan alat henti rutin, karena keduanya tidak menghentikan kipas yang berputar karena inersia, tidak menurunkan suhu mesin, dan tidak memutus listrik. Mesin panas yang berhenti mendadak juga merusak dirinya sendiri:
| Manual | Batas yang disebut | Akibat |
|---|---|---|
| manual tiga ukuran | silinder di atas 80 °C | sabuk setrika dapat terbakar |
| manual satu silinder | di atas 70 °C (158 °F) | menekan tombol darurat dapat merusak mesin |
| manual servis 325 mm | suhu silinder tinggi, tanpa angka | pita setrika dapat rusak |
| manual 325 dan 510 mm | jangan memutus daya di atas 110 °C atau saat pita belum kering, kecuali darurat | pita rusak, silinder berkarat |
| manual setrika palung | rol diam di posisi bawah ketika mesin panas | pita dan pembalut rusak berat |
Dalam darurat tombol tetap ditekan tanpa ragu; sabuk yang hangus jauh lebih murah daripada tangan yang cedera (penalaran editorial). Setelah bahaya teratasi, manual tiga ukuran meminta silinder diputar lagi dengan mesin; bila mesin tidak dapat jalan, seprai basah dilewatkan sambil silinder diputar dengan tangan sampai di bawah 80 °C.
Pendinginan setrika (cooling) adalah tahap ketika pemanas dimatikan tetapi silinder, pita, dan kipas buang tetap bekerja sampai suhu turun di bawah ambang pabrik. Cara mematikan normal berbeda per manual:
- manual tiga ukuran: fungsi pendinginan memutus pemanas, silinder berputar sampai di bawah 80 °C, lalu mesin siaga;
- manual satu silinder: pemanas dimatikan, setrika dingin sampai 70 °C, baru tombol henti ditekan;
- manual servis 325 mm: pemanas dimatikan dan linen lembap terus dimasukkan sampai mesin berhenti sendiri;
- manual 325 dan 510 mm: tombol henti mematikan pemanas, dan kipas buang tetap jalan selama silinder di atas 100 °C;
- manual setrika palung: rol naik ke posisi atas dan kipas buang tetap jalan.
Pada setrika uap dalam manual tiga ukuran, pemanasan baru berhenti ketika katup uap ditutup. Tidak ada manual yang memberi lama pendinginan; lama itu diamati dan dicatat pada mesin sendiri.
Membebaskan orang yang terjepit
Engkol darurat (emergency crank) adalah tuas putar lepas yang dimasukkan ke lubang khusus di sisi setrika untuk memutar silinder dengan tangan ketika motor tidak dapat atau tidak boleh dipakai.
Manual tiga ukuran memberi prosedurnya: bila anggota tubuh terjepit, putaran silinder dibalik, juga dengan tangan bila perlu. Engkol dimasukkan ke lubang di sisi kiri dan diputar sehingga silinder berputar berlawanan arah setrika, sampai anggota tubuh benar-benar bebas. Arah putar engkolnya hanya berlaku untuk mesin itu; pada mesin lain arah itu dibaca di manual unit dan ditandai di dekat lubang engkol (penalaran editorial).
Manual 325 dan 510 mm membatasi putaran balik untuk membebaskan orang atau benda yang terjepit. Manual satu silinder punya tombol jog untuk mengeluarkan barang tersangkut, tetapi melarang membebaskan linen macet ketika mesin bertenaga; jog dipakai tanpa tangan di zona bahaya.
Pada setrika palung, saat tombol darurat atau pelindung tangan aktif, rol otomatis naik dan mesin berhenti, sehingga jarak di titik jepit bertambah. Gerak naik itu memakai udara tekan: mesin harus selalu bekerja dengan udara tekan di atas 5 bar, karena di bawahnya rol tidak dapat naik ketika henti darurat aktif. Tangan tidak dimasukkan di antara palung dan rol sebelum palung dingin dan penahan pengaman dipasang di kedua sisi, atau balok kayu pengaman diletakkan di antara keduanya.
Urutan yang dapat dilatih dari bahan ini (penalaran editorial):
- Tekan tombol darurat.
- Panggil bantuan; satu orang tetap di panel.
- Bebaskan dengan cara manual unit: putaran balik dengan engkol pada setrika silinder, atau rol naik pada setrika palung. Jangan menunggu mesin dingin.
- Tangani luka bakar dan cedera menurut tanggap darurat di Bab 21 dan pertolongan pertama luka bakar di Bab 8 · Keselamatan.
- Setrika tidak dipakai sampai pengamannya diperiksa teknisi.
Listrik padam ketika silinder panas
Listrik padam menghentikan motor, tetapi panas tetap tersimpan di silinder. Menurut manual tiga ukuran, linen yang tertinggal di antara silinder dan sabuk dapat terbakar, dan bila silinder di atas 80 °C sabuk juga dapat terbakar. Engkol dimasukkan ke lubang sisi kiri dan diputar sehingga silinder berputar searah setrika, sambil linen basah dimasukkan di sepanjang silinder agar suhu turun; putaran dihentikan hanya setelah silinder dingin. Manual lini pelipat memakai engkol untuk mengeluarkan linen dan, bila suhu terlalu tinggi, memasukkan linen basah untuk melindungi pita setrika.
Pada manual tiga ukuran, engkol diputar ke arah berlawanan untuk dua kejadian: putaran balik untuk membebaskan orang, dan putaran searah setrika untuk listrik padam. Arah ini harus dilatih sebelum kejadian.
Pada setrika palung, rol naik otomatis ketika listrik padam, dan linen yang tertinggal di jembatan dan palung dikeluarkan dengan sarung tangan isolasi panas setelah tutup atas dibuka.
Dua hal lain masuk rencana darurat:
- Setrika uap tetap memanas. Pada setrika uap dalam manual tiga ukuran, pemanasan hanya berhenti dengan menutup katup uap. Katup itu ditutup lebih dulu bila aman dijangkau, kecuali manual unit menyatakan katupnya menutup sendiri (penalaran editorial).
- Setrika tidak jalan sendiri ketika listrik kembali. Bila mesin dapat dijalankan lagi, pendinginan dengan linen basah menurut manual lebih baik bagi sabuk daripada engkol; bila tidak, engkol tetap dipakai (penalaran editorial dari manual tiga ukuran).
Aturan kerja di sekitar setrika
Aturan berikut tercantum di bahan sumber:
- Setrika hanya dipakai personel terlatih yang memahami pengamannya. Manual tiga ukuran melarang pemakai di bawah 16 tahun dan meminta selalu ada orang lain di ruangan.
- Bila setrika dipakai lebih dari satu orang, satu orang berada dekat panel dan tombol darurat.
- Rambut diikat, pakaian pas badan, tanpa syal, dasi, atau perhiasan. Sarung tangan isolasi panas dipakai untuk kontak terus-menerus dengan linen panas, tetapi menurut Bab 21 tidak di dekat titik jepit.
- Jangan berdiri, duduk, atau berlutut di bagian depan atau belakang setrika.
- Linen macet tidak dikeluarkan atau dibetulkan ketika setrika berjalan atau masih panas.
- Sebelum servis, sakelar mesin atau tombol henti tidak cukup. Listrik diputus di pemutus, termasuk sirkit pengumpan dan pelipat; katup fluida ditutup dan dikunci. Kabel sebelum sakelar utama tetap bertegangan walau sakelar di posisi 0.
- Penutup dibuka paling cepat lima menit setelah daya diputus, agar tegangan sisa dan penggerak inverter melepas muatan.
- Pelindung tidak dilepas sebelum mesin di bawah 35 °C menurut manual 325 dan 510 mm.
- Servis yang harus dilakukan dengan setrika berjalan pada kecepatan paling lambat memerlukan satu orang lain yang berjaga di pemutus.
Contoh kerja
Contoh 1: Tiga titik uji batang pelindung. Setrika berlebar kerja 3.200 mm (angka latihan) diuji menurut tabel manual tiga ukuran. Titik tengah berada mm dari ujung kiri, titik 50 cm dari kanan pada mm, dan titik ketiga pada 500 mm. Jarak antartitik mm. Di setiap titik silinder wajib berhenti dan lampu reset menyala. Silinder yang berhenti di tengah tetapi tidak di satu ujung berarti uji gagal.
Contoh 2: Beban kerja uji harian. Tabel uji berisi start, jalan, henti, 3 titik batang, 2 tombol darurat, dan pintu engkol: aksi per start. Dengan dua start sehari, enam hari seminggu, dan 30 detik per aksi (angka latihan), uji memakan detik per start dan aksi atau 54 menit per minggu, yang dimasukkan ke jadwal sif.
Contoh 3: Tombol darurat pada 150 °C. Ujung seprai menarik lengan baju operator, dan ia menekan tombol darurat pada 150 °C (angka latihan), yaitu K di atas ambang manual tiga ukuran dan K di atas ambang manual satu silinder. Keputusannya benar. Setelah lengan bebas, tombol dilepas, reset ditekan, dan silinder segera diputar dengan pendinginan dan linen; bila mesin tidak jalan, engkol dan seprai basah dipakai sampai di bawah 80 °C.
Contoh 4: Udara tekan setrika palung 4,6 bar (angka latihan). Syarat manual di atas 5 bar, jadi kurang bar; terhadap pasokan 7 bar yang diminta manual, tekanan itu hanya atau 66 persen. Setrika tidak dipakai karena rol tidak dapat naik saat henti darurat. Manual meminta pasokan disiapkan untuk 1.000 Nl/menit, yaitu Nm³/jam. Kompresor, kebocoran, dan regulator diperiksa menurut Bab 7 · Utilitas.
Contoh 5: Listrik padam pada 140 °C. Setrika gas yang mengikuti manual tiga ukuran berhenti pada 140 °C (angka latihan), K di atas ambang. Engkol diambil, dimasukkan ke lubang sisi kiri, dan diputar searah setrika sambil linen basah dimasukkan di seluruh panjang silinder sampai silinder dingin. Bila mesinnya berpemanas uap, katup uap ditutup lebih dulu. Pada setrika palung di laundry yang sama, rol naik sendiri, dan operator mengeluarkan linen yang tertinggal dengan sarung tangan isolasi panas.
Contoh 6: Kapan panel boleh dibuka. Pemutus setrika diputus dan digembok pukul 10.02 (angka latihan), jadi penutup paling cepat dibuka pukul 10.07. Termometer kontak di dekat pelindung menunjukkan 48 °C (angka latihan), masih K di atas batas manual 325 dan 510 mm, sehingga pelindung belum dilepas. Verifikasi bebas tegangan mengikuti Bab 76 · Kelistrikan & Kendali, karena kabel sebelum sakelar utama tetap bertegangan.
Contoh 7: Angka keselamatan dalam Fahrenheit. Dengan , yaitu suhu dalam °F dan suhu dalam °C:
Dua angka pertama cocok dengan pasangan di manual satu silinder, 205 °C dan 70 °C. Manual 325 dan 510 mm menulis "35 °C / 90 °F", padahal 35 °C setara 95 °F. Bab ini memakai 35 °C sebagai angka manual; tim yang ingin memenuhi keduanya menunggu sampai di bawah 32 °C (penalaran editorial).
Contoh 8: Lampu reset tidak padam. Tabel gangguan manual tiga ukuran memberi empat hal untuk diperiksa: pintu samping terbuka, batang pelindung tidak bebas, engkol masih terpasang, atau tombol darurat tertekan. Teknisi menemukan engkol tertinggal di lubangnya setelah pembersihan malam. Engkol dikembalikan, pintu ditutup, reset ditekan, dan seluruh tabel uji dijalankan. Bila keempat hal benar dan lampu tetap menyala, servis dipanggil; sakelar tidak dijumper.
Contoh 9: Kapan tombol henti boleh ditekan di akhir sif. Tiga setrika menunjukkan 95 °C (angka latihan). Setrika berambang 80 °C masih perlu turun K, dan setrika berambang 70 °C masih K. Setrika yang mengikuti manual 325 dan 510 mm sudah menghentikan silinder dan kipasnya sendiri karena 95 °C di bawah 100 °C, dan sudah di bawah batas 110 °C untuk pemutusan daya. Pelindungnya baru boleh dilepas di bawah 35 °C.
Kondisi berhenti
Hentikan setrika dan serahkan ke teknisi berwenang, distributor, atau layanan resmi pabrik bila:
- Pelindung tangan, flap umpan, tombol darurat, atau sakelar pintu tidak menghentikan silinder seketika, walau hanya di satu titik uji.
- Engkol darurat tidak berada di tempatnya.
- Udara tekan setrika palung tidak di atas 5 bar.
- Seseorang baru saja terjepit; setrika tidak dipakai sampai pengaman dan penyebabnya diperiksa (penalaran editorial).
- Lampu reset atau alarm pengaman tetap muncul walau semua pintu tertutup dan tombol dilepas.
- Ditemukan sakelar pengaman yang dipintas, diganjal, atau dijumper.
- Tercium bau gas di sekitar setrika gas; ikuti langkah bau gas di Bab 30.
- Muncul bunyi tak biasa.
- Panel atau pelindung akan dibuka sebelum listrik diputus dan digembok, sebelum lima menit lewat, atau sebelum mesin di bawah 35 °C.
Salah tafsir yang sering terjadi
"Tombol darurat adalah cara cepat mematikan setrika." Tombol darurat tidak menurunkan suhu, tidak menghentikan kipas, dan tidak memutus listrik, dan setrika panas yang berhenti mendadak merusak sabuk atau pembalut. Mematikan normal memakai pendinginan.
"Pelindung tangan sudah diuji kemarin." Manual meminta uji setiap kali mesin dinyalakan atau setiap awal sif.
"Saat listrik padam, tunggu saja sampai dingin." Linen dan sabuk yang diam di silinder panas dapat terbakar; engkol dan linen basah dipakai pada setrika silinder.
"Tombol jog boleh dipakai untuk merapikan linen yang miring." Putar balik hanya untuk membebaskan orang atau benda terjepit, dan linen macet tidak dibetulkan dengan tangan ketika mesin bertenaga.
"Rol setrika palung naik sendiri, jadi tidak ada risiko jepit." Rol hanya naik bila udara tekan di atas 5 bar.
"Panel boleh dibuka begitu sakelar utama mati." Kabel sebelum sakelar utama tetap bertegangan, inverter perlu lima menit untuk melepas muatan, dan pelindung baru dibuka setelah mesin dingin.
Hubungan dengan bab lain
Bab 21 tetap pemilik K3 laundry umum. Bab 15 · Mekanikal & Mekatronika menjelaskan logika interlock yang di sini muncul sebagai pelindung tangan, sakelar pintu, dan penahan restart. Bab 15 menempatkan setrika dalam finishing. Dasar energi tersimpan dan LOTO ada di Bab 1 · Keselamatan dan Bab 76 · Kelistrikan & Kendali, isolasi non-listrik di Bab 4 · Keselamatan, luka bakar di Bab 8 · Keselamatan, APD di Bab 5 · Keselamatan, stop darurat di Bab 49 · Kelistrikan & Kendali, dan udara tekan di Bab 7 · Utilitas. Di kelompok setrika gulung, Bab 29 membahas produksi, Bab 30 pemanas dan kode galat, Bab 31 perawatan, dan Bab 32 pemasangan.
Latihan dan pembahasan
Angka dalam soal adalah angka latihan kecuali disebut berasal dari manual.
- Setrika berlebar kerja 2.000 mm diuji menurut tabel manual tiga ukuran. Tentukan letak tiga titik uji batang pelindung dari ujung kiri dan jarak antartitik.
- Batang pelindung menghentikan silinder di tengah dan di kanan, tetapi tidak di kiri. Bolehkah setrika dipakai sampai siang?
- Listrik padam ketika setrika silinder berpemanas uap menunjukkan 160 °C. Apa dua tindakan pertama, dan mengapa urutannya penting?
- Manometer setrika palung menunjukkan tepat 5,0 bar. Apakah setrika boleh dipakai?
- Seorang operator mematikan setrika di akhir sif dengan tombol darurat pada 120 °C. Jelaskan dua kerugiannya.
- Seorang rekan memakai tombol jog untuk menarik mundur seprai yang miring sambil merapikannya dengan tangan. Apa yang salah?
Kunci jawaban beralasan
- Titik tengah 1.000 mm dari ujung kiri, titik 50 cm dari kanan pada mm, dan titik 50 cm dari kiri pada 500 mm. Jarak antartitik mm, dan di ketiga titik silinder harus berhenti.
- Setrika tidak dipakai sama sekali. Satu titik yang gagal berarti pelindung tangan tidak bekerja; manual meminta mesin dimatikan, dilaporkan, dikunci dan diberi label, lalu teknisi dipanggil.
- Pertama, katup uap ditutup bila aman dijangkau, karena pemanasan uap tidak berhenti ketika listrik padam. Kedua, engkol memutar silinder searah setrika sambil linen basah dimasukkan sampai silinder dingin; tanpa menutup uap, linen basah melawan panas yang terus masuk.
- Tidak boleh. Manual meminta udara tekan di atas 5 bar, dan 5,0 bar tidak di atas 5 bar; tekanan juga turun saat rol bergerak, sehingga pasokan dikembalikan ke 7 bar sebelum setrika dipakai.
- Pertama, silinder berhenti panas sehingga sabuk atau pita dapat terbakar, karena 120 °C di atas ambang 70 sampai 80 °C. Kedua, tombol darurat tidak menurunkan suhu, tidak menghentikan kipas, dan tidak memutus listrik, sehingga mesin tidak dalam keadaan aman; yang benar adalah pendinginan.
- Tangan berada di zona bahaya ketika mesin bertenaga, padahal manual melarang membetulkan linen macet saat mesin bekerja. Jog dipakai untuk mengeluarkan barang tersangkut tanpa tangan di titik jepit; linen yang miring dibiarkan keluar, atau mesin dihentikan dan diisolasi dulu.
Referensi
Bab terkait
- K3 laundry: bahaya kimia, biologis, fisik, ergonomi, dan tanggap daruratLaundry · Bab 21
- Mekatronika mesin laundry dan dapur: kunci pintu, sakelar getar, sensor, aktuator, interlock, dan urutan kerjaMekanikal & Mekatronika · Bab 15
- Pengeringan dan finishing: dryer, pendinginan, serat lepas, dan setrikaLaundry · Bab 15
- Bahaya, risiko, energi tersimpan, dan kondisi berhentiKeselamatan · Bab 1
- Kerja aman: lima aturan emas, LOTO, izin kerja, dan kompetensiKelistrikan & Kendali · Bab 76
- Isolasi energi non-listrik: air, uap, udara tekan, hidraulik, gravitasi, pegas, panas, dan bahan kimiaKeselamatan · Bab 4
- Panas, uap, dan permukaan panas: luka bakar, uap kilat, tekanan panas kerja, dan pengendaliannyaKeselamatan · Bab 8
- Alat pelindung diri: memilih, memakai, merawat, dan batasnyaKeselamatan · Bab 5
- Tombol, lampu indikator, warna, dan stop daruratKelistrikan & Kendali · Bab 49
- Udara tekan dari kompresor sampai titik pakai: jenis kompresor, debit udara bebas, tangki penerima, pengering, titik embun tekanan, filter, kondensat, dan jaringan pipaUtilitas · Bab 7
- Setrika gulung dalam produksi: silinder dan palung, sumber panas, suhu dan kecepatan, kadar air linen masuk, kapasitas penguapan, dan mutu hasilLaundry · Bab 29
- Pemanas dan kendali setrika gulung: sensor suhu dan sepatunya, termostat pengaman, pembakar gas dan pengawasan nyala, sambungan putar uap, elemen listrik, dan kode galatLaundry · Bab 30
- Perawatan setrika gulung: pita dan sabuk, pembalut dan pegas, pelilinan, permukaan silinder dan palung, bantalan dan rantai, dan jadwal berkalaLaundry · Bab 31
- Memasang dan menghidupkan setrika gulung: lantai dan kedataran, listrik, uap dan kondensat, gas dan udara pembakaran, saluran buang, udara tekan, dan uji pertamaLaundry · Bab 32
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Batas keselamatan tetap berlaku. Kuis ini menguji penalaran, bukan memberi izin melakukan pencampuran, penyetelan, pembongkaran, pengukuran berenergi, atau tindakan lapangan.
Setrika berlebar kerja 2.000 mm diuji menurut tabel manual tiga ukuran. Tentukan letak tiga titik uji batang pelindung dari ujung kiri dan jarak antartitik.
Batang pelindung menghentikan silinder di tengah dan di kanan, tetapi tidak di kiri. Bolehkah setrika dipakai sampai siang?
Listrik padam ketika setrika silinder berpemanas uap menunjukkan 160 °C. Apa dua tindakan pertama, dan mengapa urutannya penting?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Laundry · Bab 29.
Urutan baca menurut rak: Laundry · Bab 27.
Bab lain dalam Sistem Laundry.