Mutu air, pelunak, kerak, dan descaling mesin pencuci piring
Air yang masuk mesin pencuci piring menentukan dua hal yang sering tertukar: kerak di booster, elemen, dan nosel, yang berasal dari kesadahan, serta noda pada gelas, yang berasal dari seluruh garam terlarut dan diukur dengan konduktivitas. Bab ini mengumpulkan batas kesadahan dan konduktivitas dari manual pabrikan dan menguji kecocokan satuannya, menjelaskan cara kerja pelunak bawaan di mesin dari katup garam sampai selang regenerasi menurut kesadahan, cara memeriksa pelunak dengan kit kesadahan dan konduktometer, pemantauan kapasitas pengolah air eksternal, prosedur descaling beserta bahaya gas klor, dan risiko klorida dari sisa garam. Contoh kerja menghitung konversi derajat Inggris ke derajat Jerman, beban kesadahan per regenerasi, pemakaian dan kelebihan garam, beban kerak yang lewat booster, penurunan konduktivitas oleh osmosis balik, dan umur kartrid menurut penghitung mesin. Enam latihan dengan kunci beralasan menutup bab.
Materi ini menyentuh bahaya nyata. Penjelasan konsep tidak menggantikan prosedur lokasi, kompetensi, isolasi energi, SDS terbaru, atau izin kerja.
Sebuah bar hotel mengeluh gelasnya keluar dari mesin dengan bercak putih, padahal wadah garam pelunaknya selalu diisi. Teknisi yang datang tidak langsung membongkar pelunak. Ia mengukur dua hal dengan dua alat. Kit kesadahan menunjukkan air dari selang buang booster hampir tanpa kesadahan, jadi pelunaknya bekerja. Konduktometer menunjukkan 520 µS/cm di keran dan 820 µS/cm di booster. Manual servis mesin itu menyebut nilai ideal 100 µS/cm untuk gelas. Bercak itu bukan kerak kapur. Bercak itu sisa garam terlarut yang tertinggal saat air bilas menguap, dan pelunak tidak dapat menghilangkannya karena pelunak hanya menukar ion, tidak membuangnya.
Kasus ini memperlihatkan dua ukuran air yang harus dibedakan teknisi mesin pencuci piring. Kesadahan menentukan kerak di booster, elemen, dan nosel. Konduktivitas menentukan bercak di permukaan yang dibilas. Alat untuk menurunkan keduanya berbeda.
Batas pembahasan
Bab ini membahas batas kesadahan dan konduktivitas menurut manual, letak dan akibat kerak, pelunak bawaan beserta garam dan regenerasinya, pemeriksaan pelunak, pengolahan air eksternal, descaling, serta risiko klorida dan korosi. Sumbernya manual dari semua tipe mesin di rak ini.
Kimia kesadahan, satuannya, dan prinsip penukar ion sudah dibahas di Bab 4 · Laundry untuk laundry; bab ini memakainya tanpa mengulang. Tekanan dan suhu air masuk ada di bab Sistem air, pemanasan booster di bab Sistem panas, dan katalog gejala hasil cuci buruk di bab Troubleshooting dan perbaikan. Prinsip osmosis balik ada di rak Air. Pemilihan bahan kimia cuci dan bilas dibahas di Bab 1.
Dua ukuran air: kesadahan dan konduktivitas
Kesadahan adalah jumlah kalsium dan magnesium terlarut. Saat air dipanaskan, sebagian kesadahan mengendap sebagai kerak, terutama di permukaan yang paling panas: elemen booster dan boiler. Satuan yang dipakai manual adalah derajat Jerman (°dH atau °d), derajat Prancis (°TH atau °fH), derajat Inggris (°e atau °Clarke), ppm CaCO₃, dan mmol/L. Bab 4 · Laundry memuat tabel konversinya.
Konduktivitas adalah kemampuan air menghantarkan listrik, dalam µS/cm. Nilainya naik bersama jumlah semua garam terlarut, bukan hanya kalsium dan magnesium. Saat air bilas menguap dari permukaan gelas, semua garam itu tertinggal sebagai bercak.
Pelunak penukar ion menurunkan kesadahan dengan menukar kalsium dan magnesium dengan natrium. Jumlah garam terlarutnya tidak turun, sehingga konduktivitas air lunak tidak turun pula. Manual servis justru menyebut bahwa air booster pada pelunak yang bekerja baik sekitar 300 µS/cm lebih tinggi daripada air keran; sebabnya tidak dijelaskan. Untuk menurunkan konduktivitas, garamnya harus dibuang, dengan demineralisasi atau osmosis balik.
Batas air menurut manual
Manual memberi batas kesadahan dan, sebagian, batas konduktivitas.
| Mesin | Kesadahan tanpa pelunak | Kesadahan dengan pelunak bawaan | Konduktivitas |
|---|---|---|---|
| Satu keluarga undercounter, hood, konveyor, pencuci panci | ≤ 3 °dH (53 ppm CaCO₃) | tidak ada pelunak | ≤ 90 µS/cm |
| Manual servis | ≤ 3 °dH = 0,5 mmol/L | sampai 30 °dH, disetel menurut kesadahan | ideal 80 (baja tahan karat), 100 (gelas), 200–400 µS/cm (piring) |
| Satu hood dengan menu operator | ≤ 1 °d = 0,18 mmol/L | ≤ 30 °d = 5,3 mmol/L | gelas maks. 100, piring maks. 400 µS/cm; ideal 0–3 °d |
| Hood lain | ≤ 3 °dH (3,8 °e; 5,34 °TH; 0,54 mmol/L) sebagai anjuran mencegah kerak | ≤ 31 °dH (38,8 °e; 55,2 °TH; 5,55 mmol/L) | tidak disebut |
| Konveyor terowongan | ≤ 5–7 °Clarke | tidak disebut | tidak disebut |
| Tipe pintu dan konveyor satu pabrikan, undercounter relai | tidak ada angka; kesadahan dan kerak hanya disebut sebagai penyebab gangguan | tidak ada pelunak | tidak disebut |
Tiga catatan untuk tabel ini.
Pertama, angka konversi di dalam manual dapat diperiksa satu sama lain. Hood yang menulis 3 °dH = 3,8 °e memberi faktor 1 °e ≈ 0,79 °dH, yang dipakai di Contoh kerja 1 untuk membaca batas konveyor terowongan.
Kedua, batas konduktivitas ≤ 90 µS/cm pada satu keluarga mesin lebih ketat daripada batas kesadahannya. Air keran dengan kesadahan 3 °dH biasanya juga mengandung garam lain, sehingga konduktivitasnya dapat melewati 90 µS/cm; satu-satunya cara memastikannya adalah mengukur. Mesin keluarga itu tidak punya pelunak bawaan, dan pelunak pun tidak menurunkan konduktivitas. Bila batas 90 µS/cm diikuti, air masuk praktis harus didemineralisasi. Manual tidak membahas pertentangan ini.
Ketiga, batas yang paling longgar tanpa pelunak adalah milik konveyor terowongan, dan yang paling ketat milik satu hood (1 °d). Teknisi tidak dapat memakai satu angka untuk semua mesin.
Kerak: di mana terbentuk dan apa akibatnya
Manual konveyor berkendali elektronik menulis rangkaian akibat paling jelas: air yang sangat sadah tanpa pengolahan yang sesuai membuat kerak menumpuk di boiler, di bagian dalam mesin, dan di semua pipa air. Kerak dan kotoran serta lemak yang terperangkap di dalamnya adalah risiko higiene, dan kerak dapat membuat elemen pemanas gagal.
Manual lain menyebut kerak di tempat yang berbeda.
- Elemen boiler. Satu keluarga mesin meminta elemen boiler dibongkar dan kapurnya dibersihkan oleh teknisi pabrikan, terutama sebelum mesin disimpan lama.
- Nosel bilas. Konveyor satu tangki meminta nosel bilas atas dan bawah diperiksa bebas kapur setiap hari, dan dibuka dengan klip kertas bila tersumbat.
- Tabel gangguan. Tipe pintu dan undercounter relai menyebut kesadahan yang tidak normal dan penumpukan kapur yang berlebihan sebagai penyebab hasil cuci buruk; undercounter relai menambahkan bahwa mesin perlu di-descaling sebelum dioperasikan.
- Garansi. Satu keluarga mesin mengecualikan korosi dan kerusakan akibat kesadahan air tinggi dari garansi.
Kerak di elemen booster berbahaya karena dua alasan. Kerak menghambat panas berpindah dari elemen ke air, sehingga suhu permukaan elemen naik untuk daya yang sama. Pada mesin dengan tunggu suhu bilas, booster yang lambat panas memperpanjang siklus, dan bab Kendali elektronik menunjukkan pengaruhnya pada jumlah siklus per jam. Kerak di nosel mengurangi debit dan mengubah pola semprot, sehingga bab Troubleshooting dan perbaikan menempatkan nosel tersumbat di antara penyebab hasil cuci buruk dan tekanan bilas lemah.
Pelunak bawaan: cara kerjanya di mesin
Empat manual hood dan pencuci panci menyebut pelunak bawaan sebagai pilihan. Prinsip penukar ionnya sama dengan pelunak laundry di Bab 4 · Laundry. Yang khas mesin pencuci piring adalah cara pelunak itu dikendalikan.
Komponen. Manual servis menyebut katup resin dan katup pengalih pelunak. Katup pengalih menentukan ke mana air dari pelunak mengalir: tanpa tegangan ke saluran buang, bertegangan ke booster. Dengan susunan itu, air pembilas resin sesudah regenerasi dapat dibuang dan tidak masuk booster. Sakelar kekurangan garam menjadi masukan papan, dan flowmeter menghitung volume air yang lewat.
Selang regenerasi. Manual servis memilih selang regenerasi menurut kesadahan air masuk:
| Setelan | Kesadahan air masuk | Regenerasi setiap |
|---|---|---|
| H01 | sampai 7 °dH | 20 siklus cuci |
| H02 | 8–14 °dH | 15 siklus cuci |
| H03 | 15–21 °dH | 10 siklus cuci |
| H04 | 22–30 °dH | 5 siklus cuci |
Makin sadah airnya, makin sering resin diregenerasi. Contoh kerja 2 menunjukkan bahwa keempat setelan menjaga beban kesadahan per regenerasi di kisaran yang sama. Satu hood lain menerima kesadahan 1–30 °d dalam menu operatornya, dan pencuci panci edisi 2021 menjalankan satu atau beberapa regenerasi dan pembilasan resin selama fase pengisian pertama.
Akibat pada siklus. Regenerasi berjalan saat mesin bekerja. Manual servis menyebut bahwa waktu siklus dapat bertambah selama regenerasi, dan lampu regenerasi berkedip. Siklus yang sesekali lebih lama pada mesin berpelunak bukan gangguan.
Garam. Manual sangat seragam soal jenis garam.
- Garam regenerasi berbutir: 3–8 mm (maks. 10 mm) pada manual servis, 2–8 mm pada satu hood, 0,4–7 mm pada hood lain.
- Tablet garam tidak boleh dipakai. Satu hood juga melarang garam dapur dan garam pencair es.
- Kapasitas wadah sekitar 1 kg pada satu hood dan 1,5 kg pada manual servis dan hood lain; pemakaian sekitar 40 g per regenerasi pada manual servis.
- Pada komisioning, wadah garam diisi air minum lebih dulu. Sesudahnya hanya garam yang ditambahkan.
- Sisa garam di dasar tangki menyebabkan korosi. Bersihkan dengan tangan, lalu jalankan satu siklus untuk membilas sisanya.
- Tanda kekurangan garam baru hilang sesudah sekitar tiga siklus, ketika sebagian garam yang baru diisi sudah larut.
Tekanan. Satu hood menaikkan tekanan alir minimum dari 0,5 bar menjadi 0,8 bar bila berpelunak. Alasannya tidak disebut; kemungkinan besar karena pelunak menambah rugi tekan di jalur isi.
Memeriksa pelunak
Manual servis memberi prosedur pemeriksaan pelunak yang dapat dipakai pada mesin lain dengan penyesuaian.
Alat. Kit uji kesadahan total yang belum kedaluwarsa dan konduktometer dengan kompensasi suhu, ditambah kertas pH bila perlu. Sampel diambil dengan cangkir atau gelas ukur yang bersih.
Titik ukur. Kesadahan dan konduktivitas diukur di keran tempat mesin disambung, lalu di air booster lewat selang buang booster. Cangkir pertama dari selang dibuang supaya sisa air di selang tidak mengacaukan hasil.
Setelan dan garam. Pastikan setelan pelunak sesuai kesadahan air masuk, wadah berisi garam berbutir, dan wadah sudah terisi air.
Pembacaan. Pada pelunak yang bekerja, konduktivitas air booster sekitar 300 µS/cm di atas konduktivitas air keran. Bila jauh lebih tinggi, misalnya 3.000 µS/cm, pelunak hampir pasti tidak bekerja benar. Manual menulis contohnya dengan kalimat "kesadahan total air masuk 500 µS/cm", mencampur kesadahan dengan satuan konduktivitas. Yang dimaksud adalah konduktivitas air masuk.
Langkah lanjutan. Setel pelunak ke H04 supaya regenerasi terjadi setiap 5 siklus, jalankan program terpendek, ambil sampel dari selang buang booster segera sesudah siklus selesai, lalu catat kesadahan dan konduktivitasnya.
Dua peringatan menyertai prosedur ini. Program uji pelunak dari menu servis tidak boleh dijalankan di awal pemeriksaan, karena garam pasti terbilas masuk ke sistem. Di akhir pemeriksaan, booster harus dibilas tuntas dengan lima siklus cuci supaya kadar kloridanya cukup rendah untuk mencegah korosi. Program uji itu sendiri dibahas di bab Kendali elektronik.
Pengolahan air eksternal
Mesin tanpa pelunak bawaan, atau mesin yang membutuhkan air bilas berkonduktivitas rendah, memakai pengolah air di luar mesin. Manual menyebut tiga jenis.
- Pelunak eksternal. Konveyor berkendali elektronik meminta pemeriksaan rutin apakah garam regenerasi pada pengolah air eksternal cukup, dan hood lain menyebut pemeriksaan pengolah air eksternal di jadwal perawatannya.
- Demineralisasi. Manual servis sangat menganjurkan demineralisasi eksternal untuk air dengan kadar mineral yang sangat tinggi. Satu hood menyediakan pilihan kartrid demineralisasi.
- Osmosis balik. Hood yang sama menyediakan pilihan sistem osmosis balik. Prinsip, rejeksi, dan perawatan unit osmosis balik dibahas di rak Air.
Hood dengan menu operator itu juga memantau kapasitas pengolah eksternal. Teknisi memasukkan kapasitas keluaran, dengan nilai bawaan 14.000 L. Mesin menghitung mundur dari angka itu berdasarkan aliran air yang dihitung, dengan anggapan 3 L/menit untuk kartrid demineralisasi dan 1,5 L/menit untuk osmosis balik. Sisa kapasitas dapat dibaca, dan penghitung diatur ulang sesudah kartrid diganti. Karena aliran yang dipakai adalah anggapan, penghitung itu hanya setepat anggapannya. Contoh kerja 6 menunjukkan akibatnya. Manual yang sama menulis di satu tempat bahwa fungsi lain harus dimatikan supaya pemantauan kapasitas dapat dipakai, dan di tempat lain sebaliknya; pertentangan ini perlu dikonfirmasi ke pabrikan.
Descaling
Descaling adalah pelarutan kerak dengan bahan asam. Pembagian tugasnya jelas di manual: bagian yang dapat dijangkau operator boleh di-descaling sesuai petunjuk, sedangkan boiler dan semua pipa air diserahkan kepada teknisi pabrikan.
Prosedur operator pada konveyor berkendali elektronik. Sebelas langkah:
- Kuras mesin.
- Hentikan dosis deterjen, misalnya dengan mencabut pipa isap atau mematikan alat dosis, supaya deterjen berklor aktif tidak bertemu bahan descaling dan menghasilkan gas klor.
- Isi mesin.
- Masukkan bahan descaling ke tangki sesuai dosis anjuran.
- Jalankan mesin dengan rak kosong sampai semua kerak hilang.
- Bila perlu, tambahkan bahan descaling sesudah sekitar 10 menit.
- Kuras mesin. Bahan descaling tidak boleh dibiarkan di mesin berjam-jam.
- Isi mesin lagi.
- Jalankan dengan rak kosong untuk membilas sisa bahan descaling.
- Kuras lagi.
- Jalankan kembali dosis deterjen.
Siklus otomatis pada pencuci panci edisi 2021. Mesin yang punya pompa buang dan dispenser dapat menjalankan siklus descaling sekitar 35 menit yang mengalirkan cairan descaling ke jalur bilas, tangki, dan boiler. Untuk air dengan kadar kapur rata-rata, siklus ini dianjurkan sedikitnya seminggu sekali, dan frekuensinya bergantung pada airnya. Jenis dan konsentrasi cairannya tidak disebut.
Jadwal. Satu keluarga mesin menjadwalkan descaling tangki, boiler, serta lengan cuci dan bilas dua kali setahun. Konveyor terowongan meminta descaling berkala bila airnya sadah. Bab Troubleshooting dan perbaikan merangkum jadwal perawatan dari semua manual.
Dua hal tidak disebut manual mana pun: jenis bahan descaling dan konsentrasinya. Gunakan bahan yang dianjurkan pabrikan mesin atau pemasok bahan kimianya, dan ikuti lembar data keselamatannya. Bab ini sengaja tidak menyebut nama asam atau konsentrasi, karena tidak ada sumber pabrikan untuk angka itu.
Perlu dibedakan dari descaling: banyak manual melarang bahan yang mengandung klor atau asam untuk membersihkan mesin sehari-hari. Descaling adalah prosedur tersendiri dengan bahan, dosis, waktu, dan pembilasan yang ditentukan, bukan pembersihan rutin dengan bahan asam.
Klorida dan korosi
Baja tahan karat tahan terhadap air mesin pencuci piring hanya selama permukaannya tidak diserang. Manual menyebut empat sumber serangan.
- Sisa garam regenerasi. Garam yang tumpah ke dasar tangki menyebabkan korosi, dan booster harus dibilas lima siklus sesudah uji pelunak supaya kadar kloridanya cukup rendah.
- Bahan berklor dan asam. Pembersihan dengan natrium hipoklorit, asam, wol baja, atau sikat baja dilarang.
- Bercak cokelat. Konveyor terowongan dan pencuci panci edisi 2021 menyebut bercak cokelat pada permukaan bila deterjen berklor tidak didosis dengan dispenser otomatis; konveyor terowongan menyebutnya akibat reaksi klorida.
- Benda asing berkarat. Dua manual memperingatkan bahwa benda asing yang dapat berkarat dan tertinggal di mesin dapat membuat baja tahan karat ikut berkarat.
Korosi akibat kesadahan tinggi dan bahan kimia yang salah juga dikecualikan dari garansi pada satu keluarga mesin. Bagi teknisi, artinya sederhana: pengukuran air pada komisioning dan setelan pelunak yang benar adalah bagian dari menjaga mesin, bukan pekerjaan tambahan.
Contoh kerja
Angka kesadahan dan konduktivitas air lokasi, jumlah siklus per hari, dan aliran nyata unit osmosis balik adalah angka latihan.
Contoh 1: membaca batas konveyor terowongan. Hood lain menulis 3 °dH = 3,8 °e, sehingga
Batas 5–7 °Clarke pada konveyor terowongan setara dengan sampai °dH. Batas itu lebih longgar daripada 3 °dH pada mesin lain. Air keran 5 °dH dapat diterima konveyor terowongan tetapi tidak oleh hood yang sama lokasinya.
Contoh 2: beban kesadahan per regenerasi. Manual servis menulis bilas sekitar 2,9 L per siklus untuk hoodnya. Dengan anggapan hanya air bilas yang lewat pelunak di antara dua regenerasi, beban kesadahan per regenerasi adalah jumlah siklus kali volume kali kesadahan pada batas atas setiap setelan. Untuk H03:
| Setelan | Air per regenerasi | Beban (°dH·L) | Beban (mmol) |
|---|---|---|---|
| H01, 20 siklus, 7 °dH | 58,0 L | 406 | 72 |
| H02, 15 siklus, 14 °dH | 43,5 L | 609 | 109 |
| H03, 10 siklus, 21 °dH | 29,0 L | 609 | 109 |
| H04, 5 siklus, 30 °dH | 14,5 L | 435 | 78 |
Kolom mmol memakai 1 °dH = 0,1783 mmol/L dari Bab 4 · Laundry. Keempat setelan menjaga beban di bawah sekitar 110 mmol per regenerasi. Itu menunjukkan logika setelannya: kapasitas resin dibagi beban per siklus. Kapasitas resin itu sendiri tidak disebut manual, dan isian awal tangki yang juga lewat pelunak tidak dihitung di sini.
Contoh 3: garam yang dipakai dan garam yang terbuang. Wadah 1,5 kg dan pemakaian 40 g per regenerasi:
Pada setelan H03, itu sama dengan siklus. Dengan anggapan 150 siklus per hari, garam habis dalam hari.
Secara stoikiometri, menukar 109 mmol ion kalsium membutuhkan 218 mmol ion natrium, atau g NaCl. Pemakaian 40 g berarti sekitar 3,1 kali kebutuhan stoikiometri, dan sekitar 27 g garam per regenerasi terbuang ke saluran sebagai larutan klorida. Itulah sebabnya katup pengalih mengarahkan air pembilas resin ke saluran buang dan bukan ke booster, dan mengapa sisa garam di mesin harus dibilas.
Contoh 4: beban kerak yang lewat booster. Hood tanpa pelunak dipakai pada air 6 °dH, 150 siklus per hari, 2,9 L per siklus.
Dalam 300 hari kerja, sekitar 14 kg kesadahan, dinyatakan sebagai CaCO₃, lewat booster. Tidak semuanya mengendap; manual tidak memberi angka bagian yang mengendap. Bila hanya 5% yang mengendap, kerak yang terbentuk sekitar 0,7 kg per tahun, cukup untuk menyelimuti elemen dan menyumbat nosel. Hitungan ini menjelaskan mengapa manual meminta air ≤ 3 °dH tanpa pelunak, dan mengapa descaling dijadwalkan.
Contoh 5: gelas berbercak dengan pelunak yang bekerja. Kasus pembuka bab: keran 520 µS/cm, booster 820 µS/cm. Selisih 300 µS/cm sesuai dengan pelunak yang bekerja menurut manual servis. Tetapi air bilas 820 µS/cm jauh di atas 100 µS/cm untuk gelas. Dengan osmosis balik yang menolak 95% garam terlarut, dan anggapan bahwa konduktivitas sebanding dengan garam terlarut,
Nilai itu di bawah 100 µS/cm. Kesadahan ikut tertolak, tetapi membran osmosis balik sendiri perlu dilindungi dari kerak; prapengolahannya dibahas di Bab 8 · Air & Pengolahan Air. Rejeksi 95% adalah anggapan; Bab 6 · Air & Pengolahan Air menjelaskan cara menghitung rejeksi dari data unit.
Contoh 6: umur kartrid menurut penghitung mesin. Hood dengan pemantauan kapasitas memakai pilihan osmosis balik, kapasitas 14.000 L, dan pemakaian sekitar 500 L per hari.
Mesin menghitung volume dengan anggapan 1,5 L/menit. Bila unit osmosis balik di lokasi sebenarnya hanya mengalirkan 1,2 L/menit, penghitung mencatat kali volume sebenarnya. Pesan penggantian akan muncul ketika baru sekitar 11.200 L yang benar-benar lewat. Penyimpangan ini ke arah aman, tetapi teknisi perlu tahu bahwa angka penghitung bukan hasil ukur.
Kondisi berhenti
Prinsip umumnya ada di Bab 1 · Keselamatan. Pekerjaan air dan kerak dihentikan dalam keadaan berikut.
- Descaling akan dimulai sementara dosis deterjen berklor masih berjalan. Hentikan dosis lebih dulu, karena deterjen berklor dan bahan descaling dapat membentuk gas klor.
- Bahan descaling akan ditinggal di mesin, misalnya semalam. Manual melarangnya.
- Descaling boiler dan pipa air akan dikerjakan tanpa kewenangan dari pabrikan. Manual menyerahkannya kepada teknisi pabrikan.
- Garam tumpah ke dasar tangki. Bersihkan dan bilas sebelum mesin dipakai.
- Uji pelunak selesai tetapi booster belum dibilas lima siklus.
- Jenis atau konsentrasi bahan descaling tidak diketahui. Jangan menebak; minta lembar data dari pemasok.
- Mesin dioperasikan pada air di atas batas kesadahan manualnya tanpa pengolahan. Laporkan ke pemilik mesin sebagai risiko kerusakan dan pengecualian garansi.
Salah tafsir yang sering terjadi
Pelunak tidak menghilangkan bercak pada gelas. Pelunak menurunkan kesadahan, bukan garam terlarut, dan konduktivitas air lunak tetap tinggi. Bercak akibat garam terlarut hanya hilang dengan air berkonduktivitas rendah.
Konduktivitas air booster yang lebih tinggi daripada air keran tidak otomatis berarti pelunak rusak. Menurut manual servis, selisih sekitar 300 µS/cm adalah normal. Yang menandakan masalah adalah selisih yang jauh lebih besar.
Tablet garam bukan pengganti garam berbutir. Semua manual yang membahasnya melarang tablet, dan satu manual juga melarang garam dapur dan garam pencair es.
Descaling bukan pembersihan harian dengan bahan asam. Pembersihan harian memakai bahan tanpa klor dan asam; descaling adalah prosedur terpisah yang diakhiri pembilasan.
Satu angka batas kesadahan tidak berlaku untuk semua mesin. Batasnya berkisar dari 1 °d sampai sekitar 5,5 °dH tanpa pelunak, bergantung pada manual.
Penghitung kapasitas pengolah air bukan flowmeter. Penghitung itu menghitung dari anggapan aliran, dan bisa berbeda dari volume sebenarnya.
Hubungan dengan bab lain
Bilas air segar yang dipanaskan booster, tempat kerak paling banyak terbentuk, dijelaskan di bab Jenis mesin pencuci piring komersial dan cara kerjanya. Satuan kesadahan, konversinya, dan prinsip penukar ion ada di Bab 4 · Laundry. Tekanan dan suhu air masuk dibahas di bab Sistem air, booster dan elemennya di bab Sistem panas, katalog gejala dan jadwal perawatan di bab Troubleshooting dan perbaikan, serta katup pelunak, flowmeter, dan program uji pelunak di bab Kendali elektronik. Osmosis balik dibahas di rak Air: prinsipnya di Bab 5 · Air & Pengolahan Air, rejeksi dan neraca konsentrat di Bab 6 · Air & Pengolahan Air, dan pemilihan unit di Bab 11 · Air & Pengolahan Air. Pengukuran air sebagai bagian dari serah terima mesin dibahas di bab Instalasi dan komisioning. Bahan kimia cuci dan bilas dibahas di Bab 1.
Latihan dan pembahasan
- Satu hood membatasi air tanpa pelunak pada 1 °d. Nyatakan dalam mmol/L dan mg/L CaCO₃, lalu bandingkan dengan batas 3 °dH.
- Air lokasi 12 °dH. Setelan pelunak manual servis mana yang dipilih, berapa liter air bilas per regenerasi pada 2,9 L per siklus, dan berapa beban kesadahannya?
- Pada setelan H04 dan 100 siklus per hari, berapa hari wadah garam 1,5 kg bertahan bila pemakaiannya 40 g per regenerasi?
- Seorang operator ingin mempercepat descaling dengan membiarkan dispenser deterjen berklor tetap menyala. Apa bahayanya, dan langkah mana dalam prosedur yang mencegahnya?
- Mengapa manual meminta mesin dijalankan dengan rak kosong sesudah bahan descaling dikuras?
- Pelunak sebuah hood bekerja benar, tetapi pelanggan tetap mengeluh bercak pada gelas. Konduktivitas air bilas 650 µS/cm. Apa yang direkomendasikan, dan apa yang tidak?
Kunci jawaban beralasan
- mmol/L dan mg/L CaCO₃, sama dengan angka manualnya. Batas 3 °dH tiga kali lebih longgar. Hood dengan batas 1 °d praktis membutuhkan pelunak di hampir semua air keran.
- 12 °dH masuk rentang H02 (8–14 °dH), regenerasi setiap 15 siklus. Air per regenerasi L, dan bebannya °dH·L, di bawah 609 °dH·L pada batas atas H02.
- regenerasi, dan pada H04 siklus. Pada 100 siklus per hari, garam bertahan hari. Air yang sangat sadah membuat pengisian garam menjadi tugas hampir harian.
- Deterjen berklor aktif yang bertemu bahan descaling dapat membentuk gas klor yang berbahaya bagi operator. Langkah kedua prosedur meminta dosis deterjen dihentikan, misalnya dengan mencabut pipa isap atau mematikan alat dosis, sebelum mesin diisi dan bahan descaling dimasukkan. Dosis baru dijalankan lagi sesudah mesin dibilas dan dikuras.
- Sisa bahan descaling di tangki, lengan, dan pipa harus dibuang sebelum piring dicuci. Menjalankan mesin dengan rak kosong memakai pompa dan lengan untuk membilas seluruh jalur cuci, lalu air bilasnya dikuras. Manual juga melarang bahan itu tinggal berjam-jam di mesin.
- Rekomendasikan air bilas berkonduktivitas rendah dari demineralisasi atau osmosis balik, sesuai anjuran manual servis untuk air bermineral tinggi, sampai di bawah sekitar 100 µS/cm untuk gelas. Jangan menaikkan setelan pelunak atau menambah garam, karena keduanya tidak menurunkan konduktivitas. Mengubah dosis bahan bantu bilas juga bukan penyelesaian penyebabnya.
Referensi
Bab terkait
- Jenis mesin pencuci piring komersial dan cara kerjanya: undercounter, tipe pintu, konveyor rak, pencuci panci, dan sterilisatorDishwashing · Bab 2
- Sistem air mesin pencuci piring: pengisian, level, pompa cuci dan bilas, luapan, dan pembuanganDishwashing · Bab 3
- Sistem panas mesin pencuci piring: pemanas tangki, booster, termostat, pembatas suhu, dan pembagian bebanDishwashing · Bab 4
- Troubleshooting dan perbaikan mesin pencuci piring: gejala, kode alarm, pengukuran, dan verifikasiDishwashing · Bab 6
- Kendali elektronik mesin pencuci piring: papan, sensor, urutan program, parameter, dan menu servisDishwashing · Bab 8
- Air sebagai bahan baku laundry: kesadahan, logam terlarut, dan perlakuan tepat gunaLaundry · Bab 4
- Siklus pencucian, dosis, pembilasan, sanitasi, dan dispenserDishwashing · Bab 1
- Bahaya, risiko, energi tersimpan, dan kondisi berhentiKeselamatan · Bab 1
- Osmosis balik: tekanan osmotik, tekanan pendorong bersih, dan membran kompositAir & Pengolahan Air · Bab 5
- Recovery, rejeksi, dan neraca konsentrat ROAir & Pengolahan Air · Bab 6
- Jenis unit RO dan cara memilihnya: bertangki tekan, tanpa tangki, dispenser, dan kabinet berpompaAir & Pengolahan Air · Bab 11
- Instalasi dan komisioning mesin pencuci piring: lokasi, sambungan air, buangan, ventilasi, listrik, dan uji pertamaDishwashing · Bab 10
- Prapengolahan, pembersihan, sanitasi, dan pengawetan membran ROAir & Pengolahan Air · Bab 8
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Batas keselamatan tetap berlaku. Kuis ini menguji penalaran, bukan memberi izin melakukan pencampuran, penyetelan, pembongkaran, pengukuran berenergi, atau tindakan lapangan.
Satu hood membatasi air tanpa pelunak pada 1 °d. Nyatakan dalam mmol/L dan mg/L CaCO₃, lalu bandingkan dengan batas 3 °dH.
Air lokasi 12 °dH. Setelan pelunak manual servis mana yang dipilih, berapa liter air bilas per regenerasi pada 2,9 L per siklus, dan berapa beban kesadahannya?
Pada setelan H04 dan 100 siklus per hari, berapa hari wadah garam 1,5 kg bertahan bila pemakaiannya 40 g per regenerasi?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Dishwashing · Bab 10.
Urutan baca menurut rak: Dishwashing · Bab 8.
Bab lain dalam Dishwashing dan Dispensing Kimia.