Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 39Lanjut

    Turunan Pertama dan Rasio Perubahan

    Bab 39 dari 50 — Analisis Matematika dan Fondasi Rigor. Naskah draf lengkap dengan validasi terarah; belum telaah matematika independen seluruh buku.

    12 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Draf lengkap — Bab 39 dari 50

    Validasi terarah dan integritas naskah telah diperiksa. Buku ini belum mendapat telaah matematika independen menyeluruh. Catatan status di dalam naskah merupakan riwayat versi.

    Unduh naskah lengkap asli (TXT) · Lihat sumber dan cakupan review

    Bab 39: Turunan Pertama dan Rasio Perubahan

    39.1 Definisi Formal Turunan

    Bagian VIII membangun kalkulus diferensial di atas teori limit. Penjelasan master untuk Bab 39: turunan mengukur laju perubahan sesaat melalui limit rasio diferensi. Laju perubahan rata-rata ff dari cc ke c+hc+h adalah kemiringan garis yang melalui dua titik grafik, f(c+h)−f(c)h\tfrac{f(c+h)-f(c)}h. Laju sesaat adalah limit kemiringan itu ketika h→0h\to0. Dengan teori limit Bab 34, limit itu mempunyai arti yang tepat, dan kita dapat menentukan kapan limit itu ada dan kapan tidak.

    Prasyarat: Bab 34–36; Teorema Binomial (Teorema 27.3.6).

    Definisi

    Definisi 39.1.1 (Turunan)

    Misalkan f:D→Rf:D\to\mathbb{R} dan c∈Dc\in D titik akumulasi DD. Fungsi ff terdiferensialkan di cc bila limit

    f′(c)=lim⁡x→cf(x)−f(c)x−cf'(c)=\lim_{x\to c}\frac{f(x)-f(c)}{x-c}

    ada, sebagai bilangan real. Bilangan f′(c)f'(c) disebut turunan ff di cc. Fungsi hasil bagi Qc(x)=f(x)−f(c)x−cQ_c(x)=\tfrac{f(x)-f(c)}{x-c} terdefinisi pada D∖{c}D\setminus\{c\}, dan cc titik akumulasi domainnya.

    Dengan substitusi x=c+hx=c+h (Latihan 34.2-7), definisinya menjadi rumus master

    f′(c)=lim⁡h→0f(c+h)−f(c)h,f'(c)=\lim_{h\to0}\frac{f(c+h)-f(c)}h,

    dengan hh berjalan pada himpunan {h≠0:c+h∈D}\{h\ne0:c+h\in D\}.

    Bila ff terdiferensialkan di setiap titik DD, maka ff terdiferensialkan pada DD, dan fungsi x↦f′(x)x\mapsto f'(x) disebut turunan ff. Notasi lain: dfdx\tfrac{df}{dx} dan ddxf(x)\tfrac d{dx}f(x). Notasi Leibniz ini hanyalah lambang untuk limit, bukan pecahan dari "bilangan dxdx".

    Limit sepihak memberi turunan kanan f+′(c)f'_+(c) dan turunan kiri f−′(c)f'_-(c) (Unit 35.1). Pada ujung interval tertutup, turunan berarti turunan sepihak, karena hanya satu sisi yang tersedia. Menurut Teorema 35.1.2, di titik dalam, f′(c)f'(c) ada jika dan hanya jika f+′(c)f'_+(c) dan f−′(c)f'_-(c) ada dan sama.

    Contoh 39.1.2 (Contoh Master)

    f(x)=x2f(x)=x^2 di c=3c=3:

    (3+h)2−9h=6h+h2h=6+h(h≠0),\frac{(3+h)^2-9}h=\frac{6h+h^2}h=6+h\qquad(h\ne0),

    dan lim⁡h→0(6+h)=6\lim_{h\to0}(6+h)=6. Pembatalan hh sah, karena h≠0h\ne0 di dalam definisi limit (Proposisi 35.2.2). Secara umum, (x2)′=2x(x^2)'=2x, dengan perhitungan yang sama: (c+h)2−c2h=2c+h\tfrac{(c+h)^2-c^2}h=2c+h.

    Turunan Fungsi Dasar

    Proposisi 39.1.3

    (a) Fungsi konstan: c′=0c'=0.

    (b) (xn)′=nxn−1(x^n)'=nx^{n-1} untuk n∈N+n\in\mathbb{N}_{+}, di setiap x∈Rx\in\mathbb{R}.

    (c) (1x)′=−1x2\bigl(\tfrac1x\bigr)'=-\tfrac1{x^2} di setiap x≠0x\ne0.

    (d) (x)′=12x(\sqrt x)'=\tfrac1{2\sqrt x} di setiap x>0x>0.

    Bukti. (a) Hasil baginya 00.

    (b) Teorema 27.3.6: (x+h)n−xn=∑k=1n(nk)xn−khk(x+h)^n-x^n=\sum_{k=1}^n\binom nkx^{n-k}h^k. Jadi untuk h≠0h\ne0, hasil baginya adalah nxn−1+∑k=2n(nk)xn−khk−1nx^{n-1}+\sum_{k=2}^n\binom nkx^{n-k}h^{k-1}. Suku-suku dalam jumlah itu memuat hk−1h^{k-1} dengan k−1≥1k-1\geq1, sehingga menuju 00 (Akibat 34.3.4).

    (c) 1h(1x+h−1x)=−1x(x+h)→−1x2\tfrac1h\bigl(\tfrac1{x+h}-\tfrac1x\bigr)=-\tfrac1{x(x+h)}\to-\tfrac1{x^2}, untuk hh kecil sehingga x+h≠0x+h\ne0.

    (d) x+h−xh=1x+h+x→12x\tfrac{\sqrt{x+h}-\sqrt x}h=\tfrac1{\sqrt{x+h}+\sqrt x}\to\tfrac1{2\sqrt x} (Teorema 34.3.6). □\square

    Contoh 39.1.4 (Tidak Terdiferensialkan)

    (a) ∣x∣|x| di 00: hasil baginya ∣h∣h=sgn⁡h\tfrac{|h|}h=\operatorname{sgn}h. Jadi f+′(0)=1f'_+(0)=1 dan f−′(0)=−1f'_-(0)=-1, dan f′(0)f'(0) tidak ada. Grafiknya mempunyai "sudut" di 00.

    (b) x\sqrt x di 00, pada D=[0,∞)D=[0,\infty): hh=1h→+∞\tfrac{\sqrt h}h=\tfrac1{\sqrt h}\to+\infty. Turunan kanannya tidak ada sebagai bilangan real. Garis singgungnya tegak.

    (c) x3\sqrt[3]x di 00, pada R\mathbb{R}: h3h=1(h3)2→+∞\tfrac{\sqrt[3]h}h=\tfrac1{(\sqrt[3]h)^2}\to+\infty dari kedua sisi. Fungsi ini kontinu tetapi tidak terdiferensialkan di 00.

    (d) ⌊x⌋\lfloor x\rfloor di bilangan bulat: tidak kontinu, sehingga tidak terdiferensialkan (Teorema 39.2.1).

    Contoh 39.1.5 (Terdiferensialkan di Satu Titik Saja)

    f(x)=x2χQ(x)f(x)=x^2\chi_{\mathbb{Q}}(x). Di 00: ∣f(h)h∣≤∣h∣→0\bigl|\tfrac{f(h)}h\bigr|\leq|h|\to0, sehingga f′(0)=0f'(0)=0. Di c≠0c\ne0, ff tidak kontinu (Latihan 36.1-2(b)), sehingga tidak terdiferensialkan. Keterdiferensialan adalah sifat titik demi titik, dan dapat terjadi di satu titik saja.

    Rumusan Hampiran Linear

    Teorema 39.1.6 (Carathéodory)

    Misalkan c∈Dc\in D titik akumulasi DD. ff terdiferensialkan di cc jika dan hanya jika ada fungsi φ:D→R\varphi:D\to\mathbb{R} yang kontinu di cc dengan

    f(x)−f(c)=φ(x)(x−c)untuk semua x∈D.f(x)-f(c)=\varphi(x)(x-c)\qquad\text{untuk semua }x\in D.

    Dalam hal itu, φ(c)=f′(c)\varphi(c)=f'(c).

    Bukti. (⇒\Rightarrow) Tetapkan φ(x)=f(x)−f(c)x−c\varphi(x)=\tfrac{f(x)-f(c)}{x-c} untuk x≠cx\ne c, dan φ(c)=f′(c)\varphi(c)=f'(c). Persamaannya berlaku, termasuk di x=cx=c, karena kedua ruas nol. φ\varphi kontinu di cc menurut Proposisi 36.1.2(a). (⇐\Leftarrow) Untuk x≠cx\ne c, f(x)−f(c)x−c=φ(x)→φ(c)\tfrac{f(x)-f(c)}{x-c}=\varphi(x)\to\varphi(c). □\square

    Sekan dua sisi dan galat linearUntuk: Bab 39, Unit 39.1 (M39-01; Contoh 39.1.2–39.1.4)

    Bentuk setara: f(c+h)=f(c)+f′(c)h+r(h)f(c+h)=f(c)+f'(c)h+r(h), dengan r(h)h→0\tfrac{r(h)}h\to0, yaitu r(h)=(φ(c+h)−φ(c))hr(h)=(\varphi(c+h)-\varphi(c))h. Garis y=f(c)+f′(c)(x−c)y=f(c)+f'(c)(x-c) disebut garis singgung. Garis ini adalah satu-satunya garis yang galatnya mengecil lebih cepat daripada ∣x−c∣|x-c| (Latihan 39.1-7). Rumusan Carathéodory menyederhanakan bukti aturan rantai (Bab 40).

    Contoh 39.1.7 (Model Hipotetis: Kecepatan)

    Bila s(t)s(t) menyatakan posisi suatu benda pada waktu tt dalam suatu model, maka s(t+h)−s(t)h\tfrac{s(t+h)-s(t)}h adalah kecepatan rata-rata pada selang [t,t+h][t,t+h], dan s′(t)s'(t) adalah kecepatan sesaat. Untuk model s(t)=5t2s(t)=5t^2, kecepatan sesaat pada t=3t=3 adalah s′(3)=5⋅6=30s'(3)=5\cdot6=30, dalam satuan model. Ini ilustrasi aritmetika, bukan klaim tentang sistem fisik tertentu.

    Latihan

    Latihan 39.1-1. Hitung dari definisi: (a) f′(2)f'(2) untuk f(x)=3x2−xf(x)=3x^2-x; (b) f′(c)f'(c) untuk f(x)=x3f(x)=x^3; (c) f′(4)f'(4) untuk f(x)=1xf(x)=\tfrac1{\sqrt x}.

    Latihan 39.1-2. Tentukan turunan kanan dan kiri di 00 untuk (a) x∣x∣x|x|; (b) max⁡(x,0)\max(x,0); (c) x2x^2 untuk x≥0x\geq0 dan xx untuk x<0x<0.

    Latihan 39.1-3. Buktikan Proposisi 39.1.3(b) tanpa Teorema Binomial, dengan faktorisasi an−bn=(a−b)∑j=0n−1an−1−jbja^n-b^n=(a-b)\sum_{j=0}^{n-1}a^{n-1-j}b^j.

    Latihan 39.1-4. Buktikan bahwa f(x)=x2sin⁡1xf(x)=x^2\sin\tfrac1x untuk x≠0x\ne0 dan f(0)=0f(0)=0 terdiferensialkan di 00, dengan f′(0)=0f'(0)=0. Gunakan hanya P26-SIN.

    Latihan 39.1-5. Misalkan ∣f(x)∣≤x2|f(x)|\leq x^2 untuk semua xx. Buktikan bahwa f′(0)=0f'(0)=0.

    Latihan 39.1-6. Untuk f(x)=x1/3f(x)=x^{1/3} pada R\mathbb{R}, dengan akar pangkat tiga real, buktikan bahwa hasil bagi di 00 menuju +∞+\infty.

    Latihan 39.1-7. Misalkan ff terdiferensialkan di cc, dan ℓ(x)=f(c)+m(x−c)\ell(x)=f(c)+m(x-c) dengan m≠f′(c)m\ne f'(c). Buktikan bahwa f(x)−ℓ(x)x−c↛0\tfrac{f(x)-\ell(x)}{x-c}\not\to0. Jadi garis singgung adalah satu-satunya garis yang memenuhi syarat itu.

    Latihan 39.1-8. Misalkan ff terdiferensialkan di cc. Buktikan bahwa lim⁡h→0f(c+h)−f(c−h)2h=f′(c)\lim_{h\to0}\tfrac{f(c+h)-f(c-h)}{2h}=f'(c). Beri contoh bahwa limit ini dapat ada walaupun f′(c)f'(c) tidak ada.

    Solusi

    Solusi 39.1-1. (a) 3(2+h)2−(2+h)−10h=11h+3h2h=11+3h→11\tfrac{3(2+h)^2-(2+h)-10}h=\tfrac{11h+3h^2}h=11+3h\to11. (b) (c+h)3−c3h=3c2+3ch+h2→3c2\tfrac{(c+h)^3-c^3}h=3c^2+3ch+h^2\to3c^2. (c) 1h(14+h−12)=2−4+h2h4+h=−124+h(2+4+h)→−116\tfrac1h\bigl(\tfrac1{\sqrt{4+h}}-\tfrac12\bigr)=\tfrac{2-\sqrt{4+h}}{2h\sqrt{4+h}}=\tfrac{-1}{2\sqrt{4+h}(2+\sqrt{4+h})}\to-\tfrac1{16}. □\square

    Solusi 39.1-2. (a) h∣h∣h=∣h∣→0\tfrac{h|h|}h=|h|\to0 dari kedua sisi, sehingga f′(0)=0f'(0)=0. (b) Turunan kanan 11 dan kiri 00. (c) Turunan kanan lim⁡h2h=0\lim\tfrac{h^2}h=0 dan kiri lim⁡hh=1\lim\tfrac hh=1. □\square

    Solusi 39.1-3. Dengan a=x+ha=x+h dan b=xb=x: (x+h)n−xnh=∑j=0n−1(x+h)n−1−jxj→∑j=0n−1xn−1=nxn−1\tfrac{(x+h)^n-x^n}h=\sum_{j=0}^{n-1}(x+h)^{n-1-j}x^j\to\sum_{j=0}^{n-1}x^{n-1}=nx^{n-1}, menurut Akibat 34.3.4. □\square

    Solusi 39.1-4. ∣f(h)h∣=∣hsin⁡1h∣≤∣h∣→0\bigl|\tfrac{f(h)}h\bigr|=|h\sin\tfrac1h|\leq|h|\to0, dengan P26-SIN. □\square

    Solusi 39.1-5. ∣f(0)∣≤0|f(0)|\leq0, sehingga f(0)=0f(0)=0. Lalu ∣f(h)−0h∣≤∣h∣→0\bigl|\tfrac{f(h)-0}h\bigr|\leq|h|\to0. □\square

    Solusi 39.1-6. h1/3h=1(h1/3)2\tfrac{h^{1/3}}h=\tfrac1{(h^{1/3})^2} untuk h≠0h\ne0. Bila ∣h∣<1K3|h|<\tfrac1{K^3} dengan K>0K>0, maka ∣h1/3∣<1K|h^{1/3}|<\tfrac1K, sehingga hasil baginya >K2>K^2. Jadi hasil bagi menuju +∞+\infty. □\square

    Solusi 39.1-7. f(x)−ℓ(x)x−c=f(x)−f(c)x−c−m→f′(c)−m≠0\tfrac{f(x)-\ell(x)}{x-c}=\tfrac{f(x)-f(c)}{x-c}-m\to f'(c)-m\ne0. □\square

    Solusi 39.1-8. f(c+h)−f(c−h)2h=12(f(c+h)−f(c)h+f(c−h)−f(c)−h)→12(f′(c)+f′(c))\tfrac{f(c+h)-f(c-h)}{2h}=\tfrac12\Bigl(\tfrac{f(c+h)-f(c)}h+\tfrac{f(c-h)-f(c)}{-h}\Bigr)\to\tfrac12(f'(c)+f'(c)). Untuk suku kedua, substitusi k=−hk=-h. Contoh: ∣x∣|x| di 00 memberi ∣h∣−∣−h∣2h=0→0\tfrac{|h|-|-h|}{2h}=0\to0, padahal f′(0)f'(0) tidak ada. □\square

    Ringkasan

    Turunan f′(c)=lim⁡h→0f(c+h)−f(c)hf'(c)=\lim_{h\to0}\tfrac{f(c+h)-f(c)}h adalah limit laju perubahan rata-rata. Untuk contoh master, x2x^2 di 33 memberi 6+h→66+h\to6. Turunan fungsi dasar dihitung langsung: (xn)′=nxn−1(x^n)'=nx^{n-1}, (1x)′=−1x2(\tfrac1x)'=-\tfrac1{x^2}, dan (x)′=12x(\sqrt x)'=\tfrac1{2\sqrt x}. Keterdiferensialan dapat gagal karena sudut (∣x∣|x|), garis singgung tegak (x3\sqrt[3]x), atau ketidakkontinuan, dan dapat berlaku hanya di satu titik (x2χQx^2\chi_{\mathbb{Q}}). Rumusan Carathéodory, f(x)−f(c)=φ(x)(x−c)f(x)-f(c)=\varphi(x)(x-c) dengan φ\varphi kontinu di cc, setara dengan keterdiferensialan dan menyatakan bahwa garis singgung adalah hampiran linear terbaik.

    39.2 Hubungan Teoretis Diferensiabilitas dan Kontinuitas

    Teorema master: jika suatu fungsi dapat diturunkan (differentiable) di suatu titik, maka ia pasti kontinu di titik tersebut. Sebaliknya belum tentu benar.

    Unit ini membuktikan teorema itu, menunjukkan bahwa kebalikannya gagal di satu titik (∣x∣|x|), di tak hingga banyak titik, dan, dengan fungsi Takagi, di semua titik sekaligus: ada fungsi yang kontinu di mana-mana tetapi tidak terdiferensialkan di mana pun. Bukti untuk fungsi Takagi diberikan lengkap, dengan alat yang sudah tersedia.

    Prasyarat: Unit 39.1; Bab 36; deret bersuku taknegatif (Bab 31–32).

    Terdiferensialkan Mengakibatkan Kontinu

    Teorema 39.2.1

    Bila ff terdiferensialkan di cc, maka ff kontinu di cc. Lebih tepatnya, ada δ>0\delta>0 sehingga

    ∣f(x)−f(c)∣≤(∣f′(c)∣+1) ∣x−c∣untuk x∈D, ∣x−c∣<δ.|f(x)-f(c)|\leq(|f'(c)|+1)\,|x-c|\qquad\text{untuk }x\in D,\ |x-c|<\delta.

    Bukti. Ambil δ\delta dari definisi turunan dengan ε=1\varepsilon=1. Untuk 0<∣x−c∣<δ0<|x-c|<\delta, ∣f(x)−f(c)x−c∣<∣f′(c)∣+1\bigl|\tfrac{f(x)-f(c)}{x-c}\bigr|<|f'(c)|+1. Kalikan dengan ∣x−c∣|x-c|. Untuk x=cx=c, ketaksamaannya jelas. Ketaksamaan ini memberi kontinuitas dengan δ′=min⁡(δ,ε∣f′(c)∣+1)\delta'=\min\bigl(\delta,\tfrac\varepsilon{|f'(c)|+1}\bigr).

    Bukti singkat lain: f(x)−f(c)=φ(x)(x−c)→φ(c)⋅0=0f(x)-f(c)=\varphi(x)(x-c)\to\varphi(c)\cdot0=0 (Teorema 39.1.6). □\square

    Kontraposisinya sering dipakai: fungsi yang tidak kontinu di cc tidak terdiferensialkan di cc. Contohnya fungsi lantai di bilangan bulat, dan x2χQx^2\chi_{\mathbb{Q}} di c≠0c\ne0.

    Ketaksamaan pada teorema ini adalah syarat Lipschitz lokal di sekitar titik cc saja. Syarat itu membatasi ∣f(x)−f(c)∣|f(x)-f(c)|, bukan ∣f(x)−f(y)∣|f(x)-f(y)| untuk dua titik sebarang.

    Kebalikannya Salah

    Contoh 39.2.2

    (a) ∣x∣|x| kontinu di 00, tetapi tidak terdiferensialkan di 00 (Contoh 39.1.4(a)).

    (b) Fungsi jarak ke bilangan bulat terdekat, ϕ(x)=min⁡(x−⌊x⌋, ⌈x⌉−x)\phi(x)=\min(x-\lfloor x\rfloor,\ \lceil x\rceil-x), dengan ⌈x⌉=−⌊−x⌋\lceil x\rceil=-\lfloor-x\rfloor, kontinu di mana-mana. Fungsi ini tidak terdiferensialkan di setiap k2\tfrac k2, k∈Zk\in\mathbb{Z}, yaitu di bilangan bulat dan setengah bilangan bulat, karena turunan kiri dan kanannya ±1\pm1 dan berbeda. Di titik lain, fungsi ini linear dengan kemiringan ±1\pm1.

    (c) x3\sqrt[3]x kontinu, tetapi tidak terdiferensialkan di 00, karena garis singgungnya tegak.

    Contoh (b) adalah gigi gergaji yang menjadi bahan dasar fungsi Takagi.

    Kontinu di Mana-Mana, Terdiferensialkan di Mana Pun Tidak

    Lemma 39.2.3 (Tali Busur yang Mengapit)

    Misalkan ff terdiferensialkan di xx, un≤x≤vnu_n\leq x\leq v_n, un<vnu_n<v_n, dan vn−un→0v_n-u_n\to0. Maka

    f(vn)−f(un)vn−un→f′(x).\frac{f(v_n)-f(u_n)}{v_n-u_n}\to f'(x).

    Bukti. Tulis λn=vn−xvn−un∈[0,1]\lambda_n=\tfrac{v_n-x}{v_n-u_n}\in[0,1]. Dengan φ\varphi dari Teorema 39.1.6, f(vn)−f(un)=φ(vn)(vn−x)−φ(un)(un−x)f(v_n)-f(u_n)=\varphi(v_n)(v_n-x)-\varphi(u_n)(u_n-x), sehingga

    f(vn)−f(un)vn−un=λnφ(vn)+(1−λn)φ(un).\frac{f(v_n)-f(u_n)}{v_n-u_n}=\lambda_n\varphi(v_n)+(1-\lambda_n)\varphi(u_n).

    Karena un,vn→xu_n,v_n\to x dan φ\varphi kontinu di xx, kedua nilai φ\varphi menuju f′(x)f'(x). Rata-rata berbobotnya berjarak paling banyak max⁡(∣φ(vn)−f′(x)∣,∣φ(un)−f′(x)∣)→0\max\bigl(|\varphi(v_n)-f'(x)|,|\varphi(u_n)-f'(x)|\bigr)\to0 dari f′(x)f'(x). □\square

    Teorema 39.2.4 (Fungsi Takagi)

    Misalkan ϕ\phi seperti pada Contoh 39.2.2(b), dan

    T(x)=∑j=0∞ϕ(2jx)2j.T(x)=\sum_{j=0}^\infty\frac{\phi(2^jx)}{2^j}.

    Deret ini konvergen untuk setiap xx, karena 0≤ϕ≤120\leq\phi\leq\tfrac12 dan deret pembandingnya geometri (Teorema 32.1.1). Maka TT kontinu di setiap x∈Rx\in\mathbb{R}, dan tidak terdiferensialkan di titik mana pun.

    Bukti. Kontinuitas. Tulis TN(x)=∑j=0Nϕ(2jx)2jT_N(x)=\sum_{j=0}^N\tfrac{\phi(2^jx)}{2^j}, yang kontinu sebagai jumlah hingga fungsi kontinu. Sisanya memenuhi 0≤T(x)−TN(x)≤∑j>N12⋅2j=2−N−10\leq T(x)-T_N(x)\leq\sum_{j>N}\tfrac1{2\cdot2^j}=2^{-N-1} untuk semua xx. Untuk ε>0\varepsilon>0, ambil NN dengan 2−N−1<ε32^{-N-1}<\tfrac\varepsilon3, lalu δ\delta dari kontinuitas TNT_N di xx untuk ε3\tfrac\varepsilon3. Untuk ∣y−x∣<δ|y-x|<\delta:

    ∣T(y)−T(x)∣≤∣T(y)−TN(y)∣+∣TN(y)−TN(x)∣+∣TN(x)−T(x)∣<ε.|T(y)-T(x)|\leq|T(y)-T_N(y)|+|T_N(y)-T_N(x)|+|T_N(x)-T(x)|<\varepsilon.

    Ketidakterdiferensialan. Tetapkan xx. Untuk n≥1n\geq1, misalkan kn=⌊2nx⌋k_n=\lfloor2^nx\rfloor, un=kn2nu_n=\tfrac{k_n}{2^n}, dan vn=kn+12nv_n=\tfrac{k_n+1}{2^n}. Maka un≤x<vnu_n\leq x<v_n dan vn−un=2−n→0v_n-u_n=2^{-n}\to0. Hitung kemiringan tali busur

    Dn=T(vn)−T(un)vn−un=∑j=0∞2n ϕ(2jvn)−ϕ(2jun)2j.D_n=\frac{T(v_n)-T(u_n)}{v_n-u_n}=\sum_{j=0}^\infty2^n\,\frac{\phi(2^jv_n)-\phi(2^ju_n)}{2^j}.
    • Untuk j≥nj\geq n: 2jun2^ju_n dan 2jvn2^jv_n adalah bilangan bulat, sehingga ϕ\phi bernilai 00 di kedua titik. Suku-suku ini nol.
    • Untuk j<nj<n: t↦2jtt\mapsto2^jt memetakan [un,vn][u_n,v_n] ke interval yang panjangnya 2j−n≤122^{j-n}\leq\tfrac12, dengan ujung-ujung kelipatan berurutan dari 2j−n2^{j-n}. Setengah bilangan bulat juga kelipatan 2j−n2^{j-n}, sehingga tidak ada setengah bilangan bulat di bagian dalam interval itu. Pada interval semacam itu, ϕ\phi linear dengan kemiringan +1+1 atau −1-1. Jadi suku ke-jj sama dengan 2n⋅±2j−n2j=±12^n\cdot\tfrac{\pm2^{j-n}}{2^j}=\pm1.

    Jadi Dn=∑j=0n−1ϵjD_n=\sum_{j=0}^{n-1}\epsilon_j dengan ϵj∈{1,−1}\epsilon_j\in\{1,-1\}. Tanda ϵj\epsilon_j tidak bergantung pada nn, karena interval berikutnya termuat dalam interval sebelumnya. Akibatnya Dn+1−Dn=ϵn=±1D_{n+1}-D_n=\epsilon_n=\pm1 untuk setiap nn, sehingga (Dn)(D_n) bukan barisan Cauchy dan tidak konvergen. Bila T′(x)T'(x) ada, Lemma 39.2.3 akan memberi Dn→T′(x)D_n\to T'(x). Kontradiksi. □\square

    Teorema ini adalah versi Takagi (1903), dengan bukti tali busur yang dipopulerkan Billingsley. Contoh pertama fungsi semacam ini diberikan Weierstrass (1872) dengan deret trigonometri. Fakta sejarah ini dicatat dari sumber: P. Allaart dan K. Kawamura, "The Takagi function: a survey", arXiv:1110.1691 (https://arxiv.org/abs/1110.1691), dan entri "Blancmange curve", Wikipedia (https://en.wikipedia.org/wiki/Blancmange_curve), diakses 2 Oktober 2026.

    Secara intuitif, TT terlalu bergerigi untuk mempunyai garis singgung di mana pun. Setiap kali kita memperbesar grafiknya, muncul gerigi baru dengan kemiringan ±1\pm1 yang tidak berkurang. Kontinuitas tidak membatasi kemiringan sama sekali.

    Latihan

    Latihan 39.2-1. Buktikan bahwa f(x)=⌊x⌋f(x)=\lfloor x\rfloor tidak terdiferensialkan di bilangan bulat, dengan Teorema 39.2.1, dan terdiferensialkan dengan f′=0f'=0 di titik lain.

    Latihan 39.2-2. Untuk f(x)=x2f(x)=x^2 di c=1c=1, tentukan δ\delta sehingga ∣f(x)−f(1)∣≤3∣x−1∣|f(x)-f(1)|\leq3|x-1| untuk ∣x−1∣<δ|x-1|<\delta.

    Latihan 39.2-3. Buktikan bahwa ϕ\phi pada Contoh 39.2.2(b) memenuhi ∣ϕ(x)−ϕ(y)∣≤∣x−y∣|\phi(x)-\phi(y)|\leq|x-y|, dan bahwa ϕ\phi tidak terdiferensialkan di 12\tfrac12.

    Latihan 39.2-4. Hitung T(0)T(0), T(12)T(\tfrac12), dan T(14)T(\tfrac14).

    Latihan 39.2-5. Untuk x=13x=\tfrac13, hitung D1D_1, D2D_2, dan D3D_3 pada bukti Teorema 39.2.4.

    Latihan 39.2-6. Beri contoh fungsi kontinu pada R\mathbb{R} yang tidak terdiferensialkan tepat di bilangan bulat.

    Latihan 39.2-7. Misalkan ff terdiferensialkan di cc dan gg tidak terdiferensialkan di cc. Buktikan bahwa f+gf+g tidak terdiferensialkan di cc. (Gunakan kelinearan turunan, yang dibuktikan dari definisi dengan Teorema 34.3.1.)

    Latihan 39.2-8. Tunjukkan dengan contoh bahwa Lemma 39.2.3 gagal bila syarat un≤x≤vnu_n\leq x\leq v_n dibuang. Cari ff yang terdiferensialkan di 00, dan 0<un<vn0<u_n<v_n dengan un,vn→0u_n,v_n\to0, sehingga kemiringan tali busur [un,vn][u_n,v_n] tidak menuju f′(0)f'(0).

    Solusi

    Solusi 39.2-1. Di bilangan bulat kk, ⌊x⌋\lfloor x\rfloor tidak kontinu (Latihan 34.1-6), sehingga tidak terdiferensialkan. Di c∉Zc\notin\mathbb{Z}, ⌊x⌋\lfloor x\rfloor konstan pada suatu lingkungan, sehingga hasil baginya 00. □\square

    Solusi 39.2-2. ∣x2−1∣=∣x+1∣∣x−1∣|x^2-1|=|x+1||x-1|. Untuk ∣x−1∣<1|x-1|<1, ∣x+1∣<3|x+1|<3. Jadi δ=1\delta=1 bekerja. Konstanta 3=∣f′(1)∣+13=|f'(1)|+1 sesuai dengan Teorema 39.2.1. □\square

    Solusi 39.2-3. ϕ(x)=min⁡k∈Z∣x−k∣\phi(x)=\min_{k\in\mathbb{Z}}|x-k|, yaitu jarak ke Z\mathbb{Z}. Untuk kk yang mencapai jarak bagi yy: ϕ(x)≤∣x−k∣≤∣x−y∣+∣y−k∣=∣x−y∣+ϕ(y)\phi(x)\leq|x-k|\leq|x-y|+|y-k|=|x-y|+\phi(y). Pertukaran xx dan yy memberi ketaksamaan lainnya. Di 12\tfrac12: untuk 0<h<120<h<\tfrac12, ϕ(12+h)=12−h\phi(\tfrac12+h)=\tfrac12-h dan ϕ(12−h)=12−h\phi(\tfrac12-h)=\tfrac12-h. Turunan kanannya −1-1 dan turunan kirinya +1+1. □\square

    Solusi 39.2-4. T(0)=0T(0)=0. T(12)T(\tfrac12): j=0j=0 memberi 12\tfrac12, dan untuk j≥1j\geq1, 2j⋅122^j\cdot\tfrac12 bilangan bulat, sehingga sukunya 00. Jadi T(12)=12T(\tfrac12)=\tfrac12. T(14)T(\tfrac14): j=0j=0 memberi 14\tfrac14, j=1j=1 memberi 12ϕ(12)=14\tfrac12\phi(\tfrac12)=\tfrac14, dan sisanya 00. Jadi T(14)=12T(\tfrac14)=\tfrac12. □\square

    Solusi 39.2-5. 13\tfrac13: k1=⌊23⌋=0k_1=\lfloor\tfrac23\rfloor=0, sehingga [0,12][0,\tfrac12]. k2=⌊43⌋=1k_2=\lfloor\tfrac43\rfloor=1, sehingga [14,12][\tfrac14,\tfrac12]. k3=⌊83⌋=2k_3=\lfloor\tfrac83\rfloor=2, sehingga [14,38][\tfrac14,\tfrac38].

    • D1=T(12)−T(0)1/2=1D_1=\tfrac{T(\tfrac12)-T(0)}{1/2}=1.
    • D2=T(12)−T(14)1/4=0D_2=\tfrac{T(\tfrac12)-T(\tfrac14)}{1/4}=0.
    • D3=8(T(38)−T(14))D_3=8\bigl(T(\tfrac38)-T(\tfrac14)\bigr). T(38)=ϕ(38)+12ϕ(34)+14ϕ(32)=38+18+18=58T(\tfrac38)=\phi(\tfrac38)+\tfrac12\phi(\tfrac34)+\tfrac14\phi(\tfrac32)=\tfrac38+\tfrac18+\tfrac18=\tfrac58, sehingga D3=8(58−12)=1D_3=8(\tfrac58-\tfrac12)=1.

    Barisan 1,0,11,0,1 berubah sebesar ±1\pm1 pada setiap langkah, sesuai bukti. □\square

    Solusi 39.2-6. f(x)=ϕ(x2)f(x)=\phi(\tfrac x2). Fungsi ini kontinu sebagai komposisi. Titik patahnya adalah xx dengan x2∈12Z\tfrac x2\in\tfrac12\mathbb{Z}, yaitu x∈Zx\in\mathbb{Z}, dengan turunan sepihak ±12\pm\tfrac12 yang berbeda. Di antara bilangan bulat, ff linear. □\square

    Solusi 39.2-7. Kelinearan: (f+g)(c+h)−(f+g)(c)h\tfrac{(f+g)(c+h)-(f+g)(c)}h adalah jumlah dua hasil bagi. Bila f+gf+g terdiferensialkan, maka g=(f+g)−fg=(f+g)-f terdiferensialkan, menurut Teorema 34.3.1 pada hasil bagi. Kontradiksi. □\square

    Solusi 39.2-8. Bangun ff dengan "tonjolan" kecil. Tetapkan f(x)=0f(x)=0 untuk x≤0x\leq0 dan x≥12x\geq\tfrac12. Untuk n≥2n\geq2, pada [1n+1,1n][\tfrac1{n+1},\tfrac1n], ff linear sepotong-sepotong dengan f(1n+1)=0f(\tfrac1{n+1})=0, f(pn)=1n4f(p_n)=\tfrac1{n^4} di pn=1n−1n4p_n=\tfrac1n-\tfrac1{n^4}, dan f(1n)=0f(\tfrac1n)=0. Titik pnp_n terletak di dalam interval itu, karena 1n−1n+1=1n(n+1)>1n4\tfrac1n-\tfrac1{n+1}=\tfrac1{n(n+1)}>\tfrac1{n^4} untuk n≥2n\geq2.

    • ∣f(x)∣≤x2|f(x)|\leq x^2: pada [1n+1,1n][\tfrac1{n+1},\tfrac1n], 0≤f≤1n4≤1(n+1)2≤x20\leq f\leq\tfrac1{n^4}\leq\tfrac1{(n+1)^2}\leq x^2, karena n4≥(n+1)2n^4\geq(n+1)^2, yaitu n2≥n+1n^2\geq n+1, untuk n≥2n\geq2.
    • Latihan 39.1-5 memberi f′(0)=0f'(0)=0.
    • Tali busur [un,vn]=[pn,1n][u_n,v_n]=[p_n,\tfrac1n] mempunyai kemiringan 0−1/n41/n4=−1\tfrac{0-1/n^4}{1/n^4}=-1 untuk semua nn, dan tidak menuju 00. Kedua titiknya berada di kanan 00, sehingga syarat mengapit dilanggar. □\square

    Ringkasan

    Turunan di cc mengakibatkan kontinuitas di cc, bahkan dengan taksiran ∣f(x)−f(c)∣≤(∣f′(c)∣+1)∣x−c∣|f(x)-f(c)|\leq(|f'(c)|+1)|x-c| di dekat cc. Kebalikannya gagal: ∣x∣|x| di satu titik, gigi gergaji ϕ\phi di semua bilangan kelipatan 12\tfrac12, dan fungsi Takagi T(x)=∑ϕ(2jx)2jT(x)=\sum\tfrac{\phi(2^jx)}{2^j} di semua titik. Fungsi Takagi kontinu, karena sisa deretnya ≤2−N−1\leq2^{-N-1} secara seragam, tetapi kemiringan tali busur dyadiknya berubah ±1\pm1 pada setiap langkah, sehingga tidak ada titik dengan turunan berhingga. Bukti itu memakai lemma tali busur yang mengapit, yang berlaku untuk setiap fungsi terdiferensialkan.

    Bab terdekat

    BerikutnyaAturan Rantai dan Turunan Fungsi Khusus

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 40.

    SebelumnyaKontinuitas Seragam (Uniform Continuity)

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 38.