Keselamatan tegangan tinggi kendaraan: kelas tegangan, isolasi dan pemantau isolasi, interlock, pemutus servis, uji tanpa tegangan, APD, kebakaran baterai, dan kendaraan rusak
Garasi basement sebuah laundry terendam banjir setinggi lutut semalam, dan mobil boks listrik pengantar linen terendam sampai di atas lantai kabinnya. Pagi harinya staf ingin langsung memindahkan dan mengisinya. Seminggu sebelumnya, seorang teknisi mendapat luka bakar di jari ketika kunci pas menyentuh dua kutub baterai forklift 48 V sementara ia memakai cincin. Bab ini menjelaskan keselamatan tegangan tinggi kendaraan dari sisi teknisi dan pengelola armada: kelas tegangan, bahaya arus besar pada tegangan rendah, penanda sistem, sistem terapung dan pemantau isolasi, interlock dan pemutus servis, prinsip uji tanpa tegangan, peran dan kompetensi, APD dan perkakas, kebakaran baterai, dan kendaraan rusak karena tabrakan atau banjir. Bab ini tidak memberi prosedur kerja pada sistem tegangan tinggi.
Materi ini menyentuh bahaya nyata. Penjelasan konsep tidak menggantikan prosedur lokasi, kompetensi, isolasi energi, SDS terbaru, atau izin kerja.
Hujan deras semalam membuat garasi basement sebuah laundry terendam air setinggi lutut. Mobil boks listrik pengantar linen yang diparkir di sana terendam sampai di atas lantai kabinnya, dan baterainya yang terpasang di bawah lantai berada sepenuhnya di bawah air selama beberapa jam. Pagi harinya, setelah air surut, staf ingin langsung menyalakan dan memindahkannya, lalu mengisinya di pengisi dinding agar siap mengantar siang itu. Seminggu sebelumnya, di gudang yang sama, seorang teknisi mendapat luka bakar di jari ketika kunci pas yang dipegangnya menyentuh dua kutub baterai forklift 48 V. Cincin di jarinya ikut menjadi bagian jalur arus dan memanas dalam sekejap.
Pengelola armada menghentikan rencana memindahkan mobil itu, memasang pembatas, dan menghubungi bengkel resmi. Dua kejadian ini menunjukkan dua wajah bahaya listrik kendaraan: tegangan tinggi yang dapat melukai lewat tubuh, dan arus sangat besar pada tegangan rendah yang dapat membakar lewat logam. Bab ini menjelaskan cara mengenali bahaya itu, siapa yang boleh berbuat apa, dan kapan harus berhenti. Bab ini tidak memberi prosedur untuk mengisolasi, mengukur, atau mengerjakan sistem tegangan tinggi kendaraan.
Batas pembahasan
Bab ini membahas keselamatan tegangan tinggi pada mobil, kendaraan niaga ringan, forklift, dan troli listrik untuk tingkat pengenalan bahaya dan pengambilan keputusan: kelas tegangan, penanda, isolasi, pemantau isolasi, interlock, pemutus servis, prinsip uji tanpa tegangan, peran, APD, kebakaran baterai, dan kendaraan rusak. Isolasi, pengukuran, dan pekerjaan pada sistem tegangan tinggi kendaraan hanya dilakukan orang yang terlatih, kompeten, dan ditunjuk untuk itu, menurut manual servis pabrik dan prosedur tempat kerja. Bab ini melanjutkan aliran energi kendaraan di Bab 1 dan gerbang keselamatan di Bab 2 dan memakai efek arus pada tubuh dari Bab 75 · Kelistrikan & Kendali, lima aturan emas dan LOTO dari Bab 76 · Kelistrikan & Kendali, busur api dan APD listrik dari Bab 77 · Kelistrikan & Kendali, multimeter dari Bab 15 · Kelistrikan & Kendali, uji resistans isolasi dari Bab 17 · Kelistrikan & Kendali, isolasi penyakelaran dari Bab 31 · Kelistrikan & Kendali, proteksi kebakaran dari Bab 17 · Bangunan & Fasilitas, APD umum dari Bab 5 · Keselamatan, serta baterai traksi dan inverter dari Bab 7 dan Bab 8. Sumbernya adalah narasi Teknik Elektro dan narasi Keselamatan Teknik, ditambah pengetahuan umum yang ditandai di peta sumber. Angka umum ditandai nilai literatur umum; angka contoh adalah angka latihan; batas yang mengikat diambil dari manual pabrik, standar yang berlaku, dan peraturan.
Kelas tegangan dan bahaya arus besar
Standar keselamatan kendaraan listrik membagi rangkaian menurut tegangan kerjanya (nilai literatur umum): kelas A sampai sekitar 60 V DC atau 30 V AC, yang dianggap tidak berbahaya bagi tubuh dalam keadaan normal, dan kelas B di atasnya sampai sekitar 1.500 V DC atau 1.000 V AC, yang memerlukan perlindungan dari sentuhan. Nama standar seperti ISO 6469 dan regulasi kendaraan listrik PBB boleh dirujuk untuk batas yang tepat. Baterai traksi mobil umumnya 300 sampai 450 V, dan sebagian kendaraan baru sekitar 800 V; semuanya kelas B.
Tegangan rendah tidak berarti aman. Baterai forklift 24, 48, dan 80 V dapat memberi arus hubung singkat ribuan ampere, karena resistans dalamnya sangat kecil, seperti di Bab 7. Kunci pas, cincin, jam tangan logam, atau kalung yang menjembatani dua kutub menjadi pemanas yang meleleh dalam detik dan dapat memercikkan logam cair, seperti busur api di Bab 77 · Kelistrikan & Kendali. Selain itu, tegangan baterai asam timbal 80 V naik di atas 60 V selama pengisian. Bahaya arus pada tubuh dijelaskan di Bab 75 · Kelistrikan & Kendali; pada arus searah, kejang otot dapat membuat orang tidak segera terlepas dan luka bakar dalam terjadi di titik masuk dan keluar.
Penanda dan bagian sistem tegangan tinggi
Kabel tegangan tinggi kendaraan berselubung oranye menurut kebiasaan industri, dan komponennya berlabel peringatan (nilai literatur umum). Bagian yang biasanya terhubung ke sistem tegangan tinggi:
- Pak baterai traksi dengan kontaktor, sekring, dan sistem manajemen baterai.
- Kotak sambungan atau unit distribusi daya.
- Inverter dan motor traksi, termasuk tautan DC di dalam inverter.
- Pengubah DC ke DC yang mengisi baterai 12 V.
- Pengisi di dalam kendaraan dan soket pengisian.
- Kompresor AC listrik dan pemanas listrik.
Warna oranye adalah tanda peringatan, tidak lebih. Kabel yang tidak oranye tidak otomatis aman, kabel oranye dapat masih bertegangan setelah kendaraan dimatikan, dan label dapat hilang setelah perbaikan. Lembar penyelamatan dari pabrik, yang biasanya tersedia untuk setiap model, menunjukkan letak baterai, kabel, pemutus, dan titik potong yang aman bagi petugas penyelamat.
Sistem terapung dan pemantau isolasi
Sistem tegangan tinggi kendaraan tidak dibumikan ke bodi: kutub positif dan negatif sama-sama terisolasi dari sasis, seperti sistem IT pada instalasi gedung. Narasi Keselamatan Teknik mengutip PUIL bahwa dalam sistem IT sangat dianjurkan penghantar netral tidak didistribusikan, dan narasi Teknik Elektro mengutip PUIL tentang waktu pemutusan terbesar pada sistem IT ketika terjadi gangguan kedua. Prinsipnya sama di kendaraan: gangguan isolasi pertama, misalnya satu kutub menyentuh bodi, belum menimbulkan arus berbahaya, karena tidak ada jalur kembali. Gangguan kedua pada kutub yang lain menutup rangkaian melalui bodi, dan orang yang menyentuh dapat menjadi bagian dari jalur itu.
Karena gangguan pertama tidak terasa, kendaraan memakai pemantau isolasi yang terus mengukur resistans antara setiap kutub dan sasis (nilai literatur umum). Batas yang banyak dipakai dalam regulasi kendaraan dinyatakan dalam ohm per volt tegangan kerja, misalnya sekitar 100 /V untuk rangkaian DC dan 500 /V untuk rangkaian AC (nilai literatur umum; batas yang mengikat dari standar dan manual). Bila resistans turun di bawah batas, kendaraan memberi peringatan, membatasi daya, atau menolak dinyalakan dan diisi. Pengukuran resistans isolasi dengan alat uji isolasi seperti di Bab 17 · Kelistrikan & Kendali dilakukan hanya oleh orang yang berwenang menurut manual, dan narasi Teknik Elektro mencatat bahwa alat itu disetel pada skala megohm.
Air, terutama air banjir yang kotor atau air laut, menurunkan resistans isolasi dan membawa korosi ke konektor dan pak. Peringatan isolasi setelah kendaraan terendam, dicuci dengan semprotan tekanan tinggi di bagian bawah, atau melewati genangan dalam adalah tanda untuk berhenti.
Interlock, kontaktor, dan pemutus servis
Sistem tegangan tinggi dikendalikan oleh beberapa perangkat (nilai literatur umum):
- Kontaktor utama di dalam pak menghubungkan baterai ke sistem hanya ketika kendaraan dinyalakan dan tidak ada galat. Dengan kontaktor terbuka, bagian di luar pak tidak lagi disuplai baterai, tetapi bagian di dalam pak tetap bertegangan.
- Interlock tegangan tinggi adalah lingkaran sinyal tegangan rendah yang melewati konektor dan tutup komponen. Bila konektor dilepas atau tutup dibuka, lingkaran terputus dan kontaktor membuka.
- Sensor tabrakan membuka kontaktor ketika kantong udara mengembang, dan sebagian kendaraan memiliki sekring piroteknik yang memutus baterai secara permanen.
- Pemutus servis adalah steker atau sakelar yang memisahkan pak menjadi dua bagian sehingga tegangan di terminal pak turun, dipakai orang yang berwenang sebelum pekerjaan sesuai manual.
- Rangkaian pengosong mengosongkan kapasitor tautan DC setelah kontaktor membuka, aktif dalam beberapa detik atau pasif dalam beberapa menit.
Buku instalasi listrik dalam narasi Keselamatan Teknik menegaskan ada perbedaan penting antara penyakelaran dan isolasi, seperti di Bab 31 · Kelistrikan & Kendali. Kendaraan dimatikan, kontaktor terbuka, atau interlock terputus adalah penyakelaran, bukan bukti bahwa bagian yang akan disentuh bebas tegangan. Kontaktor dapat mengelas tertutup, rangkaian pengosong dapat gagal, dan motor magnet permanen yang diputar menghasilkan tegangan seperti di Bab 8. Pak baterai sendiri tidak pernah dapat dibuat bebas tegangan; sel di dalamnya selalu bermuatan.
Prinsip uji tanpa tegangan
Buku instalasi listrik dalam narasi Keselamatan Teknik mencatat bahwa kemampuan melakukan isolasi yang aman adalah keterampilan pokok setiap teknisi listrik, dan bahwa sebelum isolasi apa pun dilakukan, risikonya harus dinilai lebih dulu. Pada kendaraan, isolasi dan pembuktian bebas tegangan mengikuti urutan dalam manual servis pabrik, dikerjakan orang yang berwenang dengan alat yang sesuai. Prinsipnya sama dengan lima aturan emas di Bab 76 · Kelistrikan & Kendali:
- Uji, ukur, uji: alat ukur diperiksa pada sumber yang diketahui bertegangan sebelum dan sesudah pengukuran, agar pembacaan nol tidak berasal dari alat atau kabel ukur yang rusak.
- Semua pasangan titik: kutub positif ke negatif, positif ke sasis, dan negatif ke sasis, karena sistem terapung dapat bertegangan terhadap sasis walaupun tegangan antarkutubnya nol.
- Alat yang sesuai: multimeter dan kabel ukur berkategori dan bertegangan kerja cukup, seperti di Bab 15 · Kelistrikan & Kendali. Narasi Keselamatan Teknik mencatat bahwa untuk uji bertegangan, alat dan kabel ukur harus memenuhi panduan GS38.
- Waktu tunggu: menunggu waktu yang ditetapkan manual agar tautan DC kosong, lalu tetap membuktikannya dengan pengukuran.
Prinsip ini dicantumkan agar pembaca mengerti mengapa langkah-langkah itu ada dan dapat mengenali pekerjaan yang dilakukan dengan keliru, bukan sebagai izin untuk melakukannya.
Peran dan kompetensi
Tempat kerja yang memiliki kendaraan listrik membagi orang ke beberapa tingkat (nilai literatur umum; istilah dan syarat mengikuti peraturan dan sertifikasi yang berlaku):
- Pengguna dan staf umum, seperti sopir, operator forklift, petugas kebersihan, dan petugas parkir: mengenali penanda, tidak membuka penutup, melapor peringatan, dan menjauh dari kendaraan rusak.
- Teknisi kendaraan umum: mengerjakan bagian tegangan rendah seperti ban, rem, suspensi, dan lampu, dengan sistem tegangan tinggi dalam keadaan aman menurut manual, tanpa menyentuh komponen tegangan tinggi.
- Teknisi tegangan tinggi terlatih: melakukan isolasi, pembuktian bebas tegangan, dan pekerjaan pada komponen tegangan tinggi menurut manual.
- Ahli baterai: membuka pak, menangani sel, dan menilai baterai rusak.
Narasi Keselamatan Teknik mencatat hierarki pengendalian risiko, dan urutannya berlaku di sini: menghilangkan pekerjaan pada sistem bertegangan bila mungkin, merancang ulang dan memasang pembatas, prosedur dan pelatihan, baru APD sebagai lapis terakhir. Laundry yang memiliki satu mobil listrik biasanya cukup dengan tingkat 1 untuk staf dan menyerahkan semua pekerjaan tegangan tinggi ke bengkel resmi.
APD dan perkakas
APD dan perkakas untuk pekerjaan tegangan tinggi kendaraan (nilai literatur umum; kelas dan jadwal uji mengikuti standar dan prosedur tempat kerja):
- Sarung tangan isolasi dengan kelas tegangan yang sesuai, biasanya kelas 0 untuk 1.000 V AC atau 1.500 V DC, dipakai dengan pelindung kulit di luarnya, diperiksa dengan uji tiup udara setiap kali akan dipakai, dan diuji ulang secara berkala.
- Pelindung muka tahan busur dan pakaian yang tidak meleleh, seperti di Bab 77 · Kelistrikan & Kendali.
- Perkakas berisolasi berperingkat 1.000 V, alas isolasi, pembatas, dan tanda peringatan di sekeliling kendaraan.
- Tanpa perhiasan logam dan jam tangan; aturan ini juga berlaku untuk baterai forklift tegangan rendah.
Buku instalasi listrik dalam narasi Keselamatan Teknik mengingatkan untuk memeriksa apakah sebuah APD cocok dengan APD lain yang harus dipakai bersamaan, dan buku modul analisis kimia dalam narasi yang sama mengingatkan bahwa banyak APD palsu beredar di pasaran. Sarung tangan isolasi dibeli dari pemasok yang dapat menunjukkan kelas dan hasil ujinya, dan disimpan jauh dari panas, sinar matahari, dan benda tajam. Pemilihan, pemakaian, dan perawatan APD umum ada di Bab 5 · Keselamatan.
Kebakaran baterai
Kebakaran baterai litium dimulai dari reaksi termal tak terkendali, seperti di Bab 7: sel yang rusak memanas sendiri, mengeluarkan gas yang mudah terbakar dan beracun, termasuk hidrogen fluorida, lalu menyulut sel di sebelahnya (nilai literatur umum). Ciri yang membedakannya dari kebakaran kendaraan biasa:
- Asap putih atau abu-abu tebal dapat keluar sebelum ada api, dan gas itu dapat menyala tiba-tiba.
- Api sulit dipadamkan karena sel di dalam pak tertutup; pendinginan memerlukan air dalam jumlah sangat besar dan waktu lama, dan dilakukan pemadam kebakaran.
- Baterai dapat menyala kembali berjam-jam sampai berhari-hari setelah api tampak padam.
- Air pemadam yang mengalir dari kendaraan tercemar.
Bagi staf laundry, tindakannya sederhana: jauhkan orang, jangan mendekat untuk memadamkan pak yang sudah berasap, hubungi pemadam kebakaran dan sebutkan bahwa kendaraannya listrik, dan ikuti rencana tanggap darurat seperti di Bab 17 · Bangunan & Fasilitas. APAR dapat dipakai untuk api awal di sekitar kendaraan oleh orang terlatih bila aman, tetapi tidak akan menghentikan reaksi di dalam pak. Ruang parkir dan pengisian kendaraan listrik dalam gedung direncanakan bersama pengelola proteksi kebakaran.
Kendaraan rusak: tabrakan, banjir, dan karantina
Kendaraan listrik yang rusak dianggap bertegangan dan dapat terbakar sampai dinilai orang yang berwenang (nilai literatur umum). Keadaan yang termasuk:
- Tabrakan yang mengenai lantai, sisi bawah, atau area baterai, atau yang mengembangkan kantong udara.
- Kendaraan terendam sampai baterai berada di bawah air, terutama air asin atau air banjir yang kotor.
- Kendaraan yang pernah berasap, berbau menyengat, berdesis, atau sangat panas di area baterai.
- Benturan keras di bagian bawah, misalnya menghantam batu atau trotoar tinggi.
Tindakannya: jangan menyalakan, mengisi, atau mencoba menggerakkan kendaraan dengan tenaganya sendiri; pasang pembatas dan tanda; hubungi bengkel resmi atau layanan darurat pabrik; derek dengan cara yang diizinkan manual, biasanya dengan semua roda di atas truk; dan simpan di tempat terbuka yang jauh dari gedung, bahan mudah terbakar, dan kendaraan lain, misalnya sekitar 15 m, sambil diamati beberapa hari (nilai literatur umum). Troli dan forklift litium yang jatuh atau tertimpa diperlakukan sama.
Contoh kerja
Contoh 1: kelas tegangan. Pak mobil berisi 96 sel litium berbasis nikel seri dengan 3,7 V nominal dan 4,2 V penuh. Tegangan nominalnya V dan penuh V, kelas B. Baterai forklift asam timbal 80 V berisi 40 sel; pada tahap gas pengisian, 2,5 V per sel, tegangannya V, di atas batas kelas A 60 V.
Contoh 2: kunci pas pada baterai forklift. Baterai 48 V dengan resistans dalam 0,020 terhubung singkat oleh kunci pas 0,001 (angka latihan). Arusnya sekitar A, dan daya di kunci pas W, sekitar 5,2 kW, terpusat di sebatang baja. Cincin di jari menerima arus serupa bila menjadi bagian jalur.
Contoh 3: arus melalui tubuh. Dengan impedansi tubuh tangan ke tangan sekitar 1.000 pada tegangan beberapa ratus volt (angka latihan dari nilai literatur umum di Bab 75 · Kelistrikan & Kendali), sentuhan pada 400 V DC memberi arus sekitar A, yaitu 400 mA, jauh di atas arus yang dapat menimbulkan fibrilasi.
Contoh 4: sistem terapung tanpa gangguan. Kedua kutub sistem 400 V mempunyai resistans isolasi 2 M ke sasis. Seseorang menyentuh kutub positif dan sasis. Jalur kembali melewati isolasi kutub negatif, sehingga arusnya sekitar A, yaitu 0,2 mA, hampir tidak terasa.
Contoh 5: satu gangguan isolasi. Setelah banjir, resistans kutub positif ke sasis turun menjadi 25 k. Batas 100 /V pada 400 V adalah , sehingga pemantau isolasi memberi peringatan. Orang yang kini menyentuh kutub negatif dan sasis dilalui arus sekitar A, yaitu 15 mA, cukup untuk kejang otot dan jauh lebih berbahaya dari 0,2 mA pada Contoh 4.
Contoh 6: waktu kosong tautan DC. Kapasitor 1.000 F pada 400 V dikosongkan resistor pasif 50 k karena pengosong aktif gagal. Tetapan waktunya s. Waktu sampai di bawah 60 V adalah s, lebih dari satu setengah menit. Itulah sebabnya manual menetapkan waktu tunggu, dan pengukuran tetap diperlukan.
Contoh 7: energi di dalam pak. Pak 50 kWh menyimpan MJ. Energi itu cukup untuk memanaskan sekitar kg air dari 25 ke 100 °C. Bila sebagian kecil saja dilepas sebagai panas dalam reaksi termal tak terkendali, kebakarannya besar dan lama.
Contoh 8: kelas sarung tangan. Kendaraan 800 V berisi 192 sel seri dengan 4,2 V penuh, sehingga tegangan penuhnya V DC. Sarung tangan kelas 00 untuk sekitar 750 V DC (nilai literatur umum) tidak cukup, sedangkan kelas 0 untuk sekitar 1.500 V DC mencukupi. Untuk kendaraan 400 V, kelas 0 juga dipakai karena memberi cadangan.
Contoh 9: mengapa uji, ukur, uji. Seorang teknisi mengukur 0 V antara kutub positif dan negatif setelah pemutus servis dilepas. Bila kabel ukurnya putus, alat juga menunjukkan 0 V walaupun tegangan ada. Pemeriksaan alat pada sumber yang diketahui bertegangan sebelum dan sesudahnya membedakan dua keadaan itu, dan pengukuran ke sasis menangkap tegangan terhadap bodi yang tidak terlihat pada pengukuran antarkutub.
Kondisi berhenti
Jangan menyentuh, membuka, mengukur, menyalakan, atau mengisi, jauhkan orang, dan hubungi orang yang berwenang atau layanan darurat bila:
- Kendaraan atau pak terendam, tertabrak di area baterai, atau mengalami benturan keras di bagian bawah.
- Ada asap, desis, letupan, bau menyengat, atau panas tidak wajar dari area baterai; bila ada api atau asap tebal, hubungi pemadam kebakaran dan ikuti Bab 17 · Bangunan & Fasilitas.
- Panel menunjukkan peringatan isolasi, galat sistem tegangan tinggi, atau galat baterai.
- Kabel atau konektor oranye terlihat rusak, terkelupas, terbakar, atau terlepas.
- Pekerjaan memerlukan pelepasan penutup atau konektor tegangan tinggi dan Anda tidak ditunjuk, tidak terlatih, atau tidak memiliki manual, APD, dan alat yang sesuai.
- Ada logam, perkakas, atau perhiasan yang dapat menjembatani kutub baterai forklift atau troli.
Salah tafsir yang sering terjadi
- "Kendaraan mati berarti tidak bertegangan." Pak selalu bermuatan, tautan DC dapat masih bermuatan, dan motor magnet permanen menghasilkan tegangan bila roda berputar.
- "Baterai 48 V aman karena di bawah 60 V." Tegangannya mungkin tidak berbahaya bagi tubuh, tetapi arus hubung singkatnya ribuan ampere dan dapat membakar.
- "Kabel oranye sudah cukup sebagai tanda; yang lain aman." Penanda dapat hilang, dan bagian lain dapat bertegangan karena gangguan.
- "Satu gangguan isolasi tidak berbahaya, jadi peringatannya dapat diabaikan." Gangguan pertama menghilangkan satu lapis perlindungan; gangguan kedua atau sentuhan menutup rangkaian.
- "Melepas pemutus servis membuat seluruh sistem aman." Pemutus servis adalah penyakelaran; bebas tegangan dibuktikan dengan pengukuran oleh orang yang berwenang.
- "Kebakaran baterai dipadamkan dengan APAR seperti kebakaran mobil biasa." Reaksi di dalam pak tidak berhenti dengan APAR, dan baterai dapat menyala kembali.
- "Mobil yang terendam boleh dinyalakan setelah kering." Air dan korosi dapat merusak isolasi dan sel; kendaraan dinilai dulu oleh orang yang berwenang.
- "Sarung tangan karet biasa cukup." Hanya sarung tangan isolasi berkelas dan teruji yang melindungi.
Hubungan dengan bab lain
Bab 2 memberi gerbang keselamatan sistem tegangan tinggi, Bab 75 · Kelistrikan & Kendali efek arus pada tubuh, Bab 76 · Kelistrikan & Kendali lima aturan emas dan LOTO, Bab 77 · Kelistrikan & Kendali busur api, Bab 15 · Kelistrikan & Kendali multimeter, Bab 17 · Kelistrikan & Kendali uji isolasi, Bab 31 · Kelistrikan & Kendali isolasi penyakelaran, Bab 17 · Bangunan & Fasilitas proteksi kebakaran, Bab 5 · Keselamatan APD, dan Bab 7 dan Bab 8 baterai dan inverter. Bab berikutnya di rak ini membahas diagnosis kendaraan listrik dengan urutan yang aman.
Latihan dan pembahasan
- Pak berisi 108 sel seri dengan 3,7 V nominal dan 4,2 V penuh. Berapa tegangan nominal dan penuhnya, dan termasuk kelas tegangan mana?
- Baterai troli 24 V dengan resistans dalam 0,015 terhubung singkat oleh perkakas 0,002 . Berapa arus dan daya di perkakas?
- Sistem 400 V memakai batas isolasi 100 /V, dan pemantau mengukur 30 k dari kutub positif ke sasis. Apakah di bawah batas, dan berapa arus melalui tubuh 1.000 yang menyentuh kutub negatif dan sasis?
- Kapasitor tautan DC 1.500 F pada 400 V dikosongkan resistor 40 k. Berapa lama sampai di bawah 60 V?
- Mengapa pengukuran 0 V antara kutub positif dan negatif belum membuktikan bahwa sistem bebas tegangan?
- Mobil boks listrik terendam sampai lantai kabin semalam. Apa yang dilakukan staf laundry pagi harinya?
Kunci jawaban beralasan
- Nominal V dan penuh V, kelas B karena di atas 60 V DC.
- A, dan daya di perkakas W, sekitar 4 kW. Tegangan rendah, tetapi cukup untuk melelehkan logam dan membakar kulit.
- Batasnya , sehingga 30 k di bawah batas dan kendaraan memberi peringatan. Arusnya A, sekitar 13 mA.
- s, dan s, hampir 2 menit.
- Alat atau kabel ukur dapat rusak sehingga selalu menunjukkan 0 V, dan sistem terapung dapat bertegangan terhadap sasis. Karena itu alat diperiksa sebelum dan sesudah pada sumber yang diketahui, dan semua pasangan titik diukur oleh orang yang berwenang menurut manual.
- Tidak menyalakan, mengisi, atau mendorongnya; memasang pembatas dan tanda; menjauhkan orang; memantau tanda asap atau panas dari jauh; dan menghubungi bengkel resmi atau layanan darurat pabrik untuk penilaian dan penderekan menurut manual. Bila ada asap, hubungi pemadam kebakaran.
Referensi
Bab terkait
- Sistem kendaraan sebagai aliran energiOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 1
- Baterai, motor traksi, pengereman, dan keselamatan tegangan tinggiOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 2
- Bahaya listrik pada tubuh: efek arus, luka bakar, kebakaran, dan pertolongan pertamaKelistrikan & Kendali · Bab 75
- Kerja aman: lima aturan emas, LOTO, izin kerja, dan kompetensiKelistrikan & Kendali · Bab 76
- Busur api: energi insiden, batas pendekatan, dan APDKelistrikan & Kendali · Bab 77
- Multimeter digital: tegangan, arus, resistansi, true RMS, dan efek pembebananKelistrikan & Kendali · Bab 15
- Uji resistansi isolasi: tegangan uji dan membaca hasil pada kabel dan motorKelistrikan & Kendali · Bab 17
- Isolasi, penyakelaran, dan pemutusan darurat dalam instalasiKelistrikan & Kendali · Bab 31
- Proteksi kebakaran tingkat pemeriksaan: segitiga api, APAR, hidran dan pipa tegak, sprinkler, katup pemantau, pompa kebakaran, alarm, dan bahaya laundryBangunan & Fasilitas · Bab 17
- Alat pelindung diri: memilih, memakai, merawat, dan batasnyaKeselamatan · Bab 5
- Baterai traksi dan pengisian: sel litium dan asam timbal, kapasitas dan energi, keadaan muatan, sistem manajemen baterai, pengisian AC dan DC, dan ruang pengisianOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 7
- Motor traksi dan inverter: motor induksi dan magnet permanen, inverter dan PWM, kendali torsi, pengereman regeneratif, pendinginan, dan efisiensiOtomotif & Mobilitas Listrik · Bab 8
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Batas keselamatan tetap berlaku. Kuis ini menguji penalaran, bukan memberi izin melakukan pencampuran, penyetelan, pembongkaran, pengukuran berenergi, atau tindakan lapangan.
Pak berisi 108 sel seri dengan 3,7 V nominal dan 4,2 V penuh. Berapa tegangan nominal dan penuhnya, dan termasuk kelas tegangan mana?
Baterai troli 24 V dengan resistans dalam 0,015 terhubung singkat oleh perkakas 0,002 . Berapa arus dan daya di perkakas?
Sistem 400 V memakai batas isolasi 100 /V, dan pemantau mengukur 30 k dari kutub positif ke sasis. Apakah di bawah batas, dan berapa arus melalui tubuh 1.000 yang menyentuh kutub negatif dan sasis?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Otomotif & Mobilitas Listrik · Bab 10.
Urutan baca menurut rak: Otomotif & Mobilitas Listrik · Bab 8.