Dasar Listrik · Sistem tiga fase
Tegangan fase
Phase voltage
Tegangan pada satu fase terhadap titik netral atau pada satu elemen fase, bergantung konteks.
- Simbol
- Vph
- Nama lain
- tegangan fasa
- Jenis
- fase-netral · tegangan belitan
Cara kerja
- Tegangan fasa adalah tegangan dari ujung saluran ke titik netral: 230 V pada sistem 230/400 V.
- Tegangan saluran adalah beda dua tegangan fasa: 400 V antarfasa.
- √3 × 230 = 398,4 V, dibulatkan dalam penamaan tegangan nominal 230/400 V menurut IEC 60038.
- Pada hubungan segitiga, setiap cabang berada langsung di antara dua konduktor lin, sehingga tegangan fasanya sama dengan tegangan saluran.
- Jangan menerapkan rasio √3 tanpa memastikan konfigurasi sistem, bintang atau segitiga.
Animasi cara kerja, bukan simulasi pengukuran.
Penjelasan
Prinsipnya
Tegangan fasa adalah tegangan dari ujung saluran ke titik netral, sedangkan tegangan saluran adalah beda dua tegangan fasa.
Kelistrikan & Kendali · Bab 8Pada hubungan segitiga (Δ), ketiga cabang disambung berantai membentuk lingkar tertutup, dan setiap titik sambung dihubungkan ke satu konduktor saluran. Setiap cabang berada langsung di antara dua konduktor lin, sehingga tegangan fasanya sama dengan tegangan saluran.
Kelistrikan & Kendali · Bab 8Trafo distribusi di gardu tiang atau gardu beton mengubah tegangan menengah (umumnya 20 kV) menjadi tegangan rendah yang disalurkan ke pelanggan lewat kabel udara atau kabel tanah. Keluaran tegangan rendahnya terhubung bintang dengan titik netral dibumikan, bertegangan nominal 400 V antarfasa dan 230 V fasa-netral, pada frekuensi 50 Hz. Nilai ini ditetapkan IEC 60038.
Kelistrikan & Kendali · Bab 13
Angka dan aturan
Dengan Uph = 230 V, √3 × 230 = 398,4 V, yang dibulatkan dalam penamaan tegangan nominal 230/400 V menurut IEC 60038. Pembulatan ini berarti 400/√3 = 230,9 V, bukan tepat 230 V; selisih 0,4 % ini dapat diabaikan, tetapi menjelaskan mengapa dua cara menghitung yang benar kadang berbeda di digit ketiga. Angka 220/380 V di banyak buku ajar adalah angka lama.
Kelistrikan & Kendali · Bab 8Menurut IEC 60038, tegangan di terminal suplai dalam kondisi operasi normal dianjurkan tidak menyimpang lebih dari ±10 % dari nominal, yaitu 207–253 V fasa-netral dan 360–440 V antarfasa, seperti diuraikan pada bab arus bolak-balik.
Kelistrikan & Kendali · Bab 13Peralatan yang dirancang dengan benar memberi daya pengenalnya dalam hubungan yang sesuai dengan tegangan pengenal cabangnya; elemen 230 V dihubung bintang dan elemen 400 V dihubung segitiga pada sistem 230/400 V sama-sama memberi daya penuh. Faktor tiga menjadi masalah ketika hubungan salah: elemen yang dirancang untuk segitiga lalu dihubung bintang hanya memberi sepertiga daya, dan elemen yang dirancang untuk bintang lalu dihubung segitiga menerima daya sekitar tiga kali lipat dan cepat rusak.
Kelistrikan & Kendali · Bab 8Bintang-segitiga hanya untuk motor yang dirancang terhubung segitiga pada tegangan jaringan: pada jaringan 400 V, pelat nama harus menyebut 400 V Δ, biasanya motor 400/690 V. Motor 230/400 V bekerja bintang pada 400 V, dan tahap segitiga memberi belitannya √3 kali tegangan pengenal.
Kelistrikan & Kendali · Bab 53
Yang sering keliru
"Dua tegangan 230 V dijumlahkan menjadi 460 V." Itu hanya benar bila keduanya sefase.
Kelistrikan & Kendali · Bab 4Netral putus menggeser titik netral beban tetapi tidak mengubah tegangan antarfasa, yang ditentukan sumber. Voltmeter antarfasa karena itu tetap membaca sekitar 400 V. Yang memperlihatkan masalah adalah tegangan tiap fasa terhadap netral di sisi beban: satu atau dua fasa tinggi, sisanya rendah, dan angkanya berubah mengikuti hidup-matinya beban.
Kelistrikan & Kendali · Bab 9
Keselamatan
Motor dengan pelat nama 230/400 V ditemukan tersambung ke starter bintang-segitiga pada jaringan 400 V: motor tidak dienergikan sampai sambungan atau metode asutnya diganti.
Kelistrikan & Kendali · Bab 53
Fungsi
Menentukan stress pada winding atau beban satu fase dalam sistem tiga fase.
Cara memakai
- Nyatakan referensi dan konfigurasi star/delta saat menggunakan istilah ini.
Saran
- Bedakan tegangan fase sumber dari tegangan pada winding motor.
Jangan
- Jangan menerapkan rasio √3 tanpa memastikan konfigurasi sistem.
Istilah terkait
Sumber
- Siemens · Configuration Manual — Three-phase Motors
- NIST · SI Units
Referensi belajar, bukan pengganti datasheet, pelat nama, prosedur K3, standar instalasi, atau penilaian teknisi berwenang pada peralatan sebenarnya.