Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Laundry · Bab 26Terapan

    Pemanas listrik dan uap pengering: elemen dan pengaman panas lebih, koil uap dan peredam, pemipaan suplai dan kondensat, perangkap uap, dan tekanan kerja

    Pengering listrik memanaskan udara dengan elemen bertegangan jala-jala tiga fasa dan arus puluhan ampere; pengering uap memanaskannya dengan koil yang selalu bertekanan dan mengatur suhu dengan peredam. Bab ini membahas susunan elemen dan elemen dummy, rantai kontaktor dan pembatas suhu, tanda elemen yang kekurangan udara, suplai listrik berdaya besar, prinsip koil uap dan aktuator peredam, batas tekanan uap per pabrik dalam tekanan ukur dan mutlak, aturan pemipaan suplai dan kondensat untuk setiap pengering, letak perangkap uap, mutu air koil, gangguan tidak panas dan air di jalur uap, serta penggantian koil dan aktuator dengan isolasi energi. Sembilan contoh kerja memakai angka dari manual pabrik.

    22 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Laundry sebuah rumah sakit memindahkan pipa uap ketika ruang boiler direnovasi. Sesudahnya, dua pengering uap yang berdiri berdampingan mulai mengeringkan lebih lambat, dan cucian dari salah satunya sesekali keluar lembap di bagian tengah. Tekanan di header uap tidak berubah. Teknisi akhirnya menemukan tiga hal: cabang suplai yang baru disambung ke sisi bawah header, perangkap uap salah satu pengering dipasang hampir sejajar dengan sambungan keluar koil, dan pipa balik kondensat naik sebelum masuk header balik. Ketiganya melanggar aturan pemipaan di manual pengering: cabang diambil dari atas header, perangkap dipasang di bawah koil, dan pipa balik menurun. Kasus ini disusun dari aturan manual dan pohon gangguan "air di jalur uap" dalam panduan pemecahan masalah pengering.

    Pemanas listrik dan pemanas uap tampak sederhana dibanding pembakar gas. Kesederhanaan itu membuat keduanya sering diabaikan sampai pengering melambat. Bab ini membahas keduanya dari sisi teknisi.

    Batas pembahasan

    Bab ini membahas unit pemanas listrik dan uap pengering tumble, suplai listriknya, dan pemipaan uap dari header ke pengering. Sumbernya enam dokumen pabrik dari folder Drive pemilik, dengan nama yang sama seperti di Bab 23. Pembakar gas dibahas di Bab 25, rantai pengaman dan sensor di Bab 24, dan jalur udara di Bab 23. Teori distribusi uap, jenis dan uji perangkap uap, palu air, dan pengembalian kondensat ada di Bab 5 · Utilitas. Sifat uap, tekanan ukur dan mutlak, dan suhu jenuh ada di Bab 3 · Utilitas. Mutu air boiler di Bab 6 · Utilitas. Isolasi energi non-listrik di Bab 4 · Keselamatan, bahaya permukaan panas dan uap di Bab 8 · Keselamatan, ukuran kabel di Bab 27 · Kelistrikan & Kendali, pemasangan lapangan mesin di Bab 73 · Kelistrikan & Kendali, dan pengaman arus sisa di Bab 22 · Kelistrikan & Kendali.

    Pekerjaan pada suplai uap menurut manual dikerjakan orang berwenang, dan tekanan di atas batas dapat melukai berat atau membunuh. Pekerjaan pada suplai listrik tiga fasa berdaya besar dikerjakan teknisi listrik berwenang.

    Unit pemanas listrik

    Elemen pengering listrik dipasang di kotak pemanas di jalur udara masuk. Manual servis pengering 13,5 sampai 34 kg memberi susunannya: pengering 13,5 kg memakai 3 elemen 4,5 kW untuk 13,5 kW atau 3 elemen 6 kW untuk 18 kW; pengering 23 kg memakai 4 elemen 6 kW ditambah 1 elemen dummy untuk 24 kW, atau 5 elemen 6 kW untuk 30 kW; pengering 34 kg memakai 5 elemen 6 kW untuk 30 kW, atau 8 elemen 4,5 kW ditambah 2 dummy untuk 36 kW. Tiga aturan penggantian dari manual yang sama:

    1. Daya dan tegangan tercetak di elemen; elemen baru harus sama daya dan tegangannya dengan yang lama.
    2. Kabel semua elemen ditandai sebelum dilepas, termasuk elemen baik yang dilepas hanya untuk memberi akses.
    3. Elemen dummy dipasang berhadapan dengan termostat panas lebih. Manual tidak menjelaskan alasannya; aturan ini dipatuhi apa adanya.

    Panduan pemecahan masalah pengering 50 lb dan 75 lb menunjukkan rantai pemanas listrik: sakelar sentrifugal motor kipas, sakelar aliran udara, pembatas suhu kabinet, pembatas suhu pemanas, lalu kumparan kontaktor pemanas. Pemeriksaannya menelusuri tegangan sepanjang rantai itu, lalu tegangan di terminal masukan dan keluaran kontaktor, lalu tegangan di elemen. Bila tegangan ada di elemen tetapi elemen tidak panas, elemen diperiksa terhadap putus atau hubung singkat. Satu catatan dari panduan yang sama layak diingat: bila elemen menyala merah terang atau jingga, aliran udara tidak cukup. Elemen yang membara adalah elemen yang tidak didinginkan udara, dan penyebabnya ada di Bab 23.

    Termostat panas lebih udara masuk pada pengering listrik membuka otomatis dan harus direset manual; pada model 36 kW ada dua termostat, di balik panel kendali dan di balik pelat atas belakang. Manual 9 sampai 35 kg mencatat gejala sebaliknya: bila hambatan saluran buang terlalu rendah, debit udara melebihi rancangan, elemen terlalu didinginkan, dan suhu udara masuk tidak tercapai.

    Suplai listrik pengering listrik

    Pengering listrik adalah beban tiga fasa yang besar. Manual 9 sampai 35 kg memberi contoh kabel dan pengaman untuk suplai 3 kali 380 sampai 415 V: pengering 9 kg, kabel 4 mm² dan pengaman 25 A; 16 kg berdaya 24 kW, kabel 6 mm² dan 40 A; 24 kg berdaya 30 kW, 10 mm² dan 50 A; 35 kg berdaya 48 kW, 16 mm² dan 80 A. Pengering gas dan uap dari seri yang sama cukup dengan kabel 1,5 mm² dan pengaman 6 sampai 16 A. Manual pemasangan pengering 45 dan 60 kg memberi daya maksimum dan sekering: untuk 48 kW, daya maksimum 51 kW dengan sekering 80 A pada 400 sampai 415 V; untuk 60 kW, 63 kW dengan 100 A; untuk 72 kW, 75 kW dengan 125 A. Daya maksimum lebih besar dari daya pemanas karena motor kipas dan motor drum ikut dihitung.

    Ketentuan pemasangan dari manual-manual itu:

    • tersambung permanen, dengan sarana pemutus bila mesin tidak memiliki sakelar utama;
    • setiap pengering pada grup sekering dan sakelar utamanya sendiri;
    • pemutus arus sisa 30 mA dianjurkan di panel ruang laundry oleh satu pabrik;
    • konduktor pelindung dibuat lebih panjang agar terlepas paling akhir bila kabel tertarik, dan dianjurkan paling sedikit 4 mm² bila kabel suplai di bawah 2,5 mm²;
    • arah putar kipas diperiksa; kipas yang berputar terbalik tidak menghasilkan aliran udara yang dibutuhkan.

    Tabel manual adalah contoh pabrik. Ukuran kabel dan pengaman di lokasi ditetapkan menurut aturan instalasi nasional, metode pemasangan, dan faktor koreksi seperti di Bab 27 · Kelistrikan & Kendali.

    Koil uap dan peredam

    Manual servis pengering gas dan uap untuk laundry institusi menjelaskan prinsip pengering uapnya. Koil uap selalu bertekanan. Dengan cara itu muai dan susut berulang dihindari dan panas tersedia seketika ketika pengeringan dimulai. Pengendali suhunya satu-satunya adalah peredam di atas koil. Bila peredam terbuka, udara ruang ditarik melewati koil dan memanas; bila tertutup, udara ditarik langsung ke drum tanpa melewati koil, untuk pendinginan cepat. Bila pengering mati atau udara tekan ke piston peredam hilang, peredam berada di posisi pendinginan.

    Peredam menentukan panas, koil tetap bertekananUntuk: Bagian Koil uap dan peredam

    Aktuator peredamnya berbeda per pabrik:

    • Pneumatik. Pelat peredam berengsel, piston pneumatik, dan katup solenoid 24 V dengan katup jarum untuk mengatur kecepatan piston. Suplai udara tekan diputus sebelum piston, solenoid, atau katup jarum diservis.
    • Listrik. Pada manual servis 13,5 sampai 34 kg, terminal searah jarum jam dengan common harus bertegangan 18 V AC untuk membuka dan terminal berlawanan jarum jam dengan common 18 V AC untuk menutup. Sekrup ujung poros dikencangkan 5 Nm. Aktuator baru dipasang tanpa dikencangkan penuh, dalam keadaan mengambang, dengan peredam terbuka saat sekrup poros dikencangkan.

    Manual yang sama mendaftar penyebab cucian tidak kering dalam waktu yang diminta pada pengering uap: aktuator salah, kalorifier bocor dan harus diganti, peredam tidak terbuka penuh atau tertutup penuh, perangkap uap instalasi rusak, atau sinyal dari mikroprosesor hilang. Satu kendali menampilkan galat bila uap tidak ada atau tekanannya kurang.

    Tekanan kerja uap

    Batas tekanan uap ditulis dengan cara berbeda, sebagian tekanan mutlak dan sebagian tekanan ukur. Bab 3 · Utilitas menjelaskan bedanya: tekanan mutlak sama dengan tekanan ukur ditambah tekanan atmosfer.

    ManualBatas tekanan uap
    Pengering 13,5 sampai 34 kgdianjurkan 100 sampai 1.000 kPa mutlak, maksimum 1.000 kPa mutlak
    Pengering 45 dan 60 kg3 sampai 10 bar mutlak (130 sampai 180 °C)
    Pengering 9 sampai 35 kg3 sampai 6 bar atau 7 sampai 10 bar menurut versi
    Pengering Amerika 75 lb15 psig (tekanan rendah) atau 100 psig (tekanan tinggi)
    Pengering institusitidak lebih dari 125 PSI (8,61 bar)

    Manual 9 sampai 35 kg memperingatkan bahwa tekanan di atas maksimum dapat melukai berat atau membunuh, dan bahwa tekanan di luar rentang menyebabkan kerja tidak benar atau tidak cukup. Manual pengering institusi menambahkan bahwa selang fleksibel atau sambungan uap yang bocor harus segera diganti, dan pengering tidak dijalankan dengan selang yang bocor.

    Pemipaan suplai dan kondensat

    Teori distribusi uap dan perangkap ada di Bab 5 · Utilitas. Manual pengering menambahkan aturan khusus untuk sambungan setiap pengering:

    1. Cabang suplai dari atas header. Cabang diambil dari sisi atas pipa uap utama agar kondensat tidak terbawa. Manual pengering Amerika meminta sambungan paling sedikit 12 in di atas header dan melarang sambungan dengan tee atau siku yang mendatar atau menghadap ke bawah.
    2. Kemiringan. Cabang suplai menurun dan berakhir di atas sambungan masuk pengering. Pipa mendatar sebisa mungkin mengalir dengan gravitasi ke header. Kantong air atau header yang tidak terkuras memberi uap basah; bila tidak dapat dihilangkan, perangkap pintas dipasang dari titik rendah header suplai ke jalur balik.
    3. Katup dan saringan. Katup penutup dan saringan di cabang suplai. Manual 9 sampai 35 kg mewajibkan saringan dengan ukuran lolos paling besar 300 mikrometer sebelum setiap katup uap, karena kotoran yang lebih besar merusak katup dan membuatnya bocor. Manual Amerika menganjurkan union dan katup globe 1 in di suplai dan balik, agar pengering dapat diservis tanpa menghentikan seluruh instalasi.
    4. Bilas sebelum perangkap. Sebelum perangkap dan katup searah disambung, uap dialirkan melalui pengering untuk membilas kotoran dan kerak.
    5. Perangkap di bawah koil. Manual Amerika memasang perangkap ember dengan saringan bawaan 18 in di bawah koil, sedekat mungkin dengan pengering, dengan tanda masuk dan keluar diperhatikan. Bila kondensat kembali ke boiler dengan gravitasi, perangkap ditiadakan tetapi katup searah tetap dipasang di jalur balik dekat pengering.
    6. Jalur balik menurun. Cabang kondensat menurun dan lebih rendah dari sambungan keluar pengering, dengan saringan, perangkap setelah pengumpul kotoran, dan katup penutup.
    7. Selang tidak menggantung. Selang tekanan antara pipa cabang dan pengering tidak boleh menggantung.
    8. Isolasi. Semua pipa diisolasi untuk mengurangi risiko luka bakar dan kehilangan panas.

    Manual 9 sampai 35 kg mendaftar perlengkapan yang disediakan pemasang untuk satu pengering uap: tiga katup penutup uap, dua selang uap fleksibel, dua perangkap uap, dua pemecah vakum, dan dua katup searah. Skemanya: katup penutup manual, selang fleksibel, katup solenoid, saringan, perangkap dengan saringan bawaan, pemecah vakum, katup searah, dan pipa balik kondensat. Untuk pengering di ujung barisan, manual Amerika memperpanjang header paling sedikit 4 ft melewati pengering terakhir dengan katup, union, katup searah, dan perangkap pintas di ujungnya.

    Mutu air dan permukaan koil

    Manual pengering institusi menetapkan pH koil uap: 8,5 sampai 9,5 untuk koil tembaga dan 9,5 sampai 10,5 untuk koil baja, untuk membatasi serangan asam. Kerusakan koil karena pH yang salah membatalkan garansi. Angka ini menyangkut air boiler dan kondensat, yang dikelola seperti di Bab 6 · Utilitas.

    Sisi udara koil juga perlu dirawat. Manual Amerika meminta serat dan kotoran dibuang dari sirip koil secara berkala, karena sirip kotor menurunkan efisiensi. Manual 9 sampai 35 kg memeriksa koil uap setiap 3 bulan atau 500 jam kerja.

    Membaca gangguan pengering uap

    Panduan pemecahan masalah memberi dua pohon gangguan.

    Drum berputar tetapi uap tidak masuk koil. Urutannya: katup di jalur suplai dan balik tertutup; perangkap uap tersumbat, dibersihkan atau diganti; katup solenoid tidak bekerja; katup searah terpasang terbalik, diperiksa tanda masuk dan keluarnya; saringan tersumbat; lalu pewaktu dan termistor.

    Air di jalur uap. Penyebabnya pemipaan yang salah, perangkap yang kotor atau lamban sehingga perlu dibersihkan atau diganti dan ukuran serta kapasitasnya diperiksa, dan tekanan balik tinggi di jalur balik.

    Kasus pembuka berisi ketiga penyebab yang kedua: cabang dari bawah header membawa kondensat, perangkap yang terlalu tinggi menahan kondensat di koil, dan jalur balik yang naik menimbulkan tekanan balik. Koil yang sebagian terisi kondensat kehilangan luas pemanasnya, sehingga pengeringan melambat. Penjelasan mekanisme terakhir ini adalah penalaran editorial yang sejalan dengan Bab 5 · Utilitas.

    Mengganti koil dan aktuator dengan aman

    Manual pengering institusi memberi urutan mengganti koil uap:

    1. Putus listrik dan udara tekan.
    2. Tutup semua katup suplai dan balik uap.
    3. Tunggu sampai jalur dan koil dingin.
    4. Buka sumbat 1/2 in di jalur balik untuk membuang sisa tekanan.
    5. Koil berat dan mungkin perlu alat angkat.
    6. Pakai perapat ulir bersertifikat untuk uap.
    7. Pasang kembali sumbat 1/2 in sebelum memberi tekanan uap.
    8. Buka katup balik perlahan, lalu katup suplai perlahan.

    Langkah ini adalah penerapan isolasi energi non-listrik di Bab 4 · Keselamatan pada pengering. Uap kilat dan permukaan panas dibahas di Bab 8 · Keselamatan. Untuk aktuator listrik, daya diputus, kabel ditandai, tuas pelepas manual dilepas, dan aktuator baru dipasang menurut urutan manual servis.

    Contoh kerja

    Contoh 1. Arus pengering listrik 30 kW. Untuk beban tiga fasa seimbang I=P/(3 V)I = P/(\sqrt{3}\,V). Pada 400 V,

    I=30 0001,732×400=43,3 AI = \frac{30\,000}{1{,}732 \times 400} = 43{,}3 \text{ A}

    Tabel manual 9 sampai 35 kg memberi pengaman 50 A dan kabel 10 mm² untuk pengering 24 kg berdaya 30 kW. Pengaman berada di atas arus kerja, dan ukuran kabel di lokasi tetap diperiksa menurut Bab 27 · Kelistrikan & Kendali.

    Contoh 2. Daya maksimum dan sekering. Pengering 45 kg berpemanas 48 kW memiliki daya maksimum 51 kW menurut manual. Pada 400 V, I=51 000/(1,732×400)=73,6I = 51\,000/(1{,}732 \times 400) = 73{,}6 A, dan manual memberi sekering 80 A. Sebagian besar selisih 3 kW itu adalah motor kipas 1,1 kW dan motor drum 1,5 kW menurut data motor di manual yang sama.

    Contoh 3. Resistansi elemen. Elemen bertanda 6 kW 230 V (tegangan adalah angka latihan; baca tanda di elemen) memiliki resistansi kerja R=V2/P=2302/6000=8,8R = V^2/P = 230^2/6000 = 8{,}8 Ω. Elemen yang sama bertanda 400 V akan bernilai 4002/6000=26,7400^2/6000 = 26{,}7 Ω. Pengukuran dilakukan dengan daya diputus dan kabel elemen dilepas. Bila terukur rangkaian terbuka, elemen putus. Resistansi dingin sedikit berbeda dari resistansi kerja menurut bahan elemennya; ini pengetahuan umum, dan acuan yang menentukan adalah daya dan tegangan tercetak.

    Contoh 4. Satu elemen putus. Pengering 23 kg berpemanas 24 kW memakai empat elemen 6 kW. Bila satu elemen putus, daya tinggal 18 kW, 75 persen dari rancangan. Pengering tetap berjalan tanpa galat, tetapi pemanasan lebih lambat dan siklus memanjang. Pengukuran arus ketiga fasa saat pemanas aktif dapat menunjukkan ketidakseimbangan, karena elemen yang putus tidak menarik arus; ini penalaran editorial, dan susunan sambungan elemen dibaca dari diagram model.

    Contoh 5. Tekanan ukur dan mutlak. Batas maksimum 1.000 kPa mutlak sama dengan sekitar 1000−101=8991000 - 101 = 899 kPa ukur, sekitar 9,0 bar ukur. Bila manometer header menunjukkan 9,5 bar ukur, tekanan itu melebihi batas pengering, dan katup penurun tekanan harus dipasang sebelum pengering. Rentang 3 sampai 10 bar mutlak pada manual 45 dan 60 kg sama dengan sekitar 2 sampai 9 bar ukur.

    Contoh 6. Suhu jenuh dari tekanan. Dengan tabel uap di Bab 3 · Utilitas, Bab 5 · Fisika bar mutlak memberi suhu jenuh sekitar 133,5 °C dan 10 bar mutlak sekitar 179,9 °C. Angka ini cocok dengan 130 sampai 180 °C yang ditulis manual pemasangan pengering 45 dan 60 kg. Suhu koil, dan karena itu kecepatan pengeringan, mengikuti tekanan uap di koil, bukan tekanan di ruang boiler.

    Contoh 7. Dua versi tekanan pengering Amerika. Versi tekanan rendah 15 psig, yaitu 15×0,0689=1,0315 \times 0{,}0689 = 1{,}03 bar ukur atau sekitar 2,05 bar mutlak, dengan suhu jenuh sekitar 121 °C. Versi tekanan tinggi 100 psig, yaitu 6,89 bar ukur atau sekitar 7,9 bar mutlak, dengan suhu jenuh sekitar 170 °C (tabel uap Bab 3 · Utilitas). Memasang pengering versi tekanan rendah pada header tekanan tinggi tanpa penurun tekanan melanggar batas manual.

    Contoh 8. Konsumsi uap. Manual Amerika memberi konsumsi pengering uap 75 lb 6,4 BHP dan 221 lb kondensat. Dengan definisi 1 BHP sekitar 34,5 lb uap per jam (pengetahuan umum), 6,4×34,5=2216{,}4 \times 34{,}5 = 221 lb per jam, sekitar 100 kg per jam. Untuk siklus 32 menit, kondensat yang dihasilkan sekitar 100×32/60=53100 \times 32/60 = 53 kg. Kondensat ini bernilai bila dikembalikan ke boiler, seperti dibahas di Bab 11 · Utilitas.

    Contoh 9. Membandingkan jenis pemanas. Untuk pengering 75 lb (34 kg) berisi kain dengan retensi air 70 persen, manual Amerika memberi waktu kering sekitar 38 menit dengan gas 180.000 Btu/jam, 47 menit dengan listrik 40 kW, dan 32 menit dengan uap 214.265 Btu/jam. Dengan 1 Btu/jam = 0,293 W, energi masukan per siklus sekitar 33,4 kWh (gas), 31,3 kWh (listrik), dan 33,5 kWh (uap). Air yang diuapkan bila kain dikeringkan sampai kering sekitar 0,70×34=23,80{,}70 \times 34 = 23{,}8 kg, sehingga energinya sekitar 1,3 sampai 1,4 kWh per kg air. Karena yang dipakai adalah daya masukan nominal, angka ini batas atas kasar; urutannya sesuai kajian yang dikutip Bab 15.

    Kondisi berhenti

    Hentikan pekerjaan dan jangan menjalankan pengering bila:

    1. Tekanan uap di sambungan pengering melebihi batas manual model, atau tidak diketahui.
    2. Selang fleksibel atau sambungan uap bocor.
    3. Koil, katup, atau perangkap akan dibuka sebelum katup suplai dan balik ditutup, sisa tekanan dibuang, dan jalur dingin.
    4. Elemen listrik tampak membara merah atau jingga. Matikan pemanas dan periksa aliran udara (Bab 23).
    5. Panel kotak pemanas listrik akan dibuka sebelum daya diputus, dikunci, dan diverifikasi tidak bertegangan menurut Bab 1 · Keselamatan.
    6. Termostat panas lebih bereset manual terus trip. Penyebabnya dicari sebelum reset berikutnya (Bab 24).
    7. Udara tekan untuk peredam pneumatik akan diputus atau dibuka saat pengering berjalan.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    "Pengering uap mengatur suhu dengan katup uap." Pada desain yang dibahas manual institusi, koil selalu bertekanan dan peredam adalah satu-satunya pengendali suhu.

    "Tekanan uap 10 bar berarti 10 bar di manometer." Sebagian manual memakai tekanan mutlak. 10 bar mutlak sekitar 9 bar ukur.

    "Perangkap boleh dipasang di mana saja asal ada." Manual memasangnya di bawah koil, dekat pengering, dengan arah yang benar, dan jalur balik menurun.

    "Elemen yang membara berarti pemanasnya kuat." Membara berarti aliran udara tidak cukup.

    "Elemen dummy boleh dibuang karena tidak dialiri listrik." Manual mewajibkan dummy dipasang pada posisi yang ditentukan, berhadapan dengan termostat panas lebih.

    "Kabel pengering uap sama besar dengan pengering listrik." Pengering uap dan gas dari seri yang sama cukup dengan kabel 1,5 mm², sedangkan versi listrik memerlukan sampai 16 mm². Mengganti jenis pemanas berarti meninjau ulang suplai listrik.

    Hubungan dengan bab lain

    Bab 23 membahas aliran udara yang mendinginkan elemen dan membawa panas koil, Bab 24 pembatas suhu dan rantai pengaman, Bab 25 pembakar gas, Bab 5 · Utilitas distribusi uap dan perangkap, Bab 3 · Utilitas tabel uap, Bab 6 · Utilitas air boiler, Bab 4 · Keselamatan isolasi energi non-listrik, Bab 1 · Keselamatan isolasi listrik, Bab 27 · Kelistrikan & Kendali ukuran kabel, Bab 73 · Kelistrikan & Kendali pemasangan lapangan mesin, Bab 22 · Kelistrikan & Kendali pengaman arus sisa, Bab 8 · Keselamatan bahaya uap dan permukaan panas, serta Bab 15 dan Bab 11 · Utilitas energi pengeringan dan kondensat.

    Latihan dan pembahasan

    Untuk setiap soal, tuliskan rumus, satuan, dan asumsi. Angka dalam soal adalah data latihan kecuali disebut berasal dari manual.

    1. Hitung arus pengering listrik 48 kW pada 400 V. Bandingkan dengan pengaman 80 A dan kabel 16 mm² di tabel manual 9 sampai 35 kg.
    2. Pengering 34 kg berpemanas 36 kW memakai delapan elemen 4,5 kW dan dua dummy. Setelah perbaikan, teknisi memasang dummy di dekat kipas karena lebih mudah. Apa yang dilanggar dan apa yang harus dilakukan?
    3. Header uap 7,5 bar ukur memasok pengering 45 kg dengan batas 3 sampai 10 bar mutlak dan pengering Amerika versi tekanan rendah 15 psig. Apa kesimpulan untuk masing-masing?
    4. Pengering uap berputar normal tetapi tidak panas. Manometer suplai menunjukkan tekanan normal. Susun urutan pemeriksaan menurut panduan pemecahan masalah.
    5. Setelah pipa balik kondensat dipindah, palu air terdengar di jalur balik dan pengering melambat. Apa dugaan dan apa yang diperiksa?
    6. Laundry berencana mengganti pengering uap 24 kg dengan versi listrik 30 kW berukuran sama karena boiler akan dihentikan. Apa yang harus ditinjau sebelum pembelian?

    Kunci jawaban beralasan

    1. I=48 000/(1,732×400)=69,3I = 48\,000/(1{,}732 \times 400) = 69{,}3 A. Pengaman 80 A di atas arus kerja, dan kabel 16 mm² adalah contoh pabrik. Ukuran kabel di lokasi tetap ditetapkan menurut metode pemasangan, panjang, dan faktor koreksi di Bab 27 · Kelistrikan & Kendali.
    2. Manual mewajibkan dummy dipasang berhadapan dengan termostat panas lebih. Posisi lain melanggar rancangan pabrik, dan termostat dapat tidak lagi membaca keadaan panas lebih yang dirancang. Kotak pemanas dibuka lagi dengan daya diputus, dummy dipasang pada posisi manual, kabel dicek terhadap diagram, lalu dilakukan uji fungsi dengan panas.
    3. 7,5 bar ukur sekitar 8,5 bar mutlak, di dalam rentang 3 sampai 10 bar mutlak pengering 45 kg. Untuk versi 15 psig (sekitar 1 bar ukur), 7,5 bar ukur jauh di atas batas; harus ada katup penurun tekanan dan pengaman tekanan sebelum pengering itu, atau dipakai versi tekanan tinggi.
    4. Katup suplai dan balik terbuka; perangkap tidak tersumbat; katup solenoid bekerja; katup searah tidak terbalik; saringan tidak tersumbat; lalu pewaktu dan termistor. Pada pengering berperedam, peredam dan aktuatornya juga diperiksa: tegangan buka dan tutup, sekrup poros, dan udara tekan.
    5. Dugaan utama tekanan balik di jalur balik atau kondensat yang tertahan karena jalur balik naik, perangkap salah posisi, atau perangkap rusak. Periksa kemiringan jalur balik, letak dan arah perangkap, kerja perangkap dengan cara uji di Bab 5 · Utilitas, dan tekanan di jalur balik. Pemipaan dikembalikan menurut aturan manual: jalur balik menurun dan lebih rendah dari sambungan keluar.
    6. Arus versi listrik sekitar 43 A pada 400 V, dan tabel pabrik memberi kabel 10 mm² serta pengaman 50 A, jauh lebih besar dari 1,5 mm² untuk versi uap. Yang ditinjau: kapasitas panel dan trafo, kabel dan pengaman menurut Bab 27 · Kelistrikan & Kendali, pemutus arus sisa, tarif dan biaya energi listrik dibanding uap, waktu siklus (pada contoh manual Amerika, listrik lebih lambat dari uap), serta saluran buang, karena debit udara dan batas tekanan balik dapat berbeda antarjenis pemanas (Bab 23).

    Referensi

    Bab terkait

    Uji diri · 3 soal

    Cek pemahaman sebelum berpindah bab

    Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.

    0/3dinilai
    1

    Hitung arus pengering listrik 48 kW pada 400 V. Bandingkan dengan pengaman 80 A dan kabel 16 mm² di tabel manual 9 sampai 35 kg.

    2

    Pengering 34 kg berpemanas 36 kW memakai delapan elemen 4,5 kW dan dua dummy. Setelah perbaikan, teknisi memasang dummy di dekat kipas karena lebih mudah. Apa yang dilanggar dan apa yang harus dilakukan?

    3

    Header uap 7,5 bar ukur memasok pengering 45 kg dengan batas 3 sampai 10 bar mutlak dan pengering Amerika versi tekanan rendah 15 psig. Apa kesimpulan untuk masing-masing?

    Progres penilaian mandiri0%

    Bab terdekat