Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 46Lanjut

    Integral Tak Wajar (Improper Integrals)

    Bab 46 dari 50 — Analisis Matematika dan Fondasi Rigor. Naskah draf lengkap dengan validasi terarah; belum telaah matematika independen seluruh buku.

    19 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Draf lengkap — Bab 46 dari 50

    Validasi terarah dan integritas naskah telah diperiksa. Buku ini belum mendapat telaah matematika independen menyeluruh. Catatan status di dalam naskah merupakan riwayat versi.

    Unduh naskah lengkap asli (TXT) · Lihat sumber dan cakupan review

    Bab 46: Integral Tak Wajar (Improper Integrals)

    46.1 Integral pada Batas Domain Tak Hingga

    Penjelasan master untuk Bab 46: perluasan konsep integral ke domain tak berhingga atau ke fungsi yang tidak terbatas. Rumus master:

    ∫1∞1x2 dx=lim⁡t→∞[−1x]1t=lim⁡t→∞(−1t−(−1))=1.\int_1^\infty\frac1{x^2}\,dx=\lim_{t\to\infty}\left[-\frac1x\right]_1^t=\lim_{t\to\infty}\Bigl(-\frac1t-(-1)\Bigr)=1.

    Integral Riemann (Bab 43) hanya didefinisikan untuk fungsi terbatas pada interval tertutup dan terbatas. Lambang ∫1∞\int_1^\infty karena itu memerlukan definisi baru. Lambang ∞\infty bukan bilangan real, sehingga tidak ada partisi [1,∞][1,\infty] dan tidak ada "jumlah Darboux sampai ∞\infty". Definisinya adalah limit integral biasa. Rumus master tepat menunjukkan pola ini: hitung ∫1t\int_1^t, lalu ambil limit t→∞t\to\infty dalam arti Definisi 35.2.5. Unit ini juga menutup pinjaman terakhir P32-INT, yaitu bagian (I3), sehingga uji integral Teorema 32.2.4 menjadi terbukti penuh.

    Prasyarat: Bab 43–45; Definisi 35.2.5 dan 35.2.6; Teorema 29.2.1 (kriteria Cauchy); Unit 32.2.

    Definisi

    Definisi 46.1.1 (Integral Tak Wajar Jenis Pertama)

    Misalkan a∈Ra\in\mathbb{R}, dan f:[a,∞)→Rf:[a,\infty)\to\mathbb{R} terintegralkan lokal, yaitu terintegralkan pada [a,t][a,t] untuk setiap t>at>a. Tulis F(t)=∫atfF(t)=\int_a^tf.

    (a) ∫a∞f\int_a^\infty f konvergen bila lim⁡t→+∞F(t)=L\lim_{t\to+\infty}F(t)=L ada sebagai bilangan real. Dalam hal itu, ∫a∞f=L\int_a^\infty f=L. Bila limit itu tidak ada, integralnya divergen.

    (b) Bila F(t)→+∞F(t)\to+\infty (Definisi 35.2.6), kita menulis ∫a∞f=+∞\int_a^\infty f=+\infty. Seperti pada Definisi 26.3.10, ini adalah label untuk perilaku divergen, bukan nilai real.

    (c) ∫−∞bf\int_{-\infty}^bf didefinisikan serupa, dengan lim⁡s→−∞∫sbf\lim_{s\to-\infty}\int_s^bf.

    (d) Untuk ff terintegralkan lokal pada R\mathbb{R}, ∫−∞∞f\int_{-\infty}^\infty f konvergen bila ada cc sehingga ∫−∞cf\int_{-\infty}^cf dan ∫c∞f\int_c^\infty f keduanya konvergen. Nilainya adalah jumlah kedua integral itu, dan tidak bergantung pada cc (Latihan 46.1-3).

    Definisi (d) memerlukan dua limit yang terpisah, bukan satu limit simetris lim⁡t→∞∫−tt\lim_{t\to\infty}\int_{-t}^t. Latihan 46.1-2 menunjukkan bahwa perbedaan ini nyata.

    Proposisi 46.1.2 (Titik Dasar Tidak Berpengaruh)

    Untuk a<a′a<a', ∫a∞f\int_a^\infty f konvergen jika dan hanya jika ∫a′∞f\int_{a'}^\infty f konvergen. Dalam hal itu,

    ∫a∞f=∫aa′f+∫a′∞f.\int_a^\infty f=\int_a^{a'}f+\int_{a'}^\infty f.

    Bukti. Untuk t>a′t>a', aditivitas memberi ∫atf=∫aa′f+∫a′tf\int_a^tf=\int_a^{a'}f+\int_{a'}^tf. Kedua fungsi tt berselisih konstanta, sehingga limitnya ada bersama-sama. □\square

    Jadi kekonvergenan hanya ditentukan oleh perilaku ff untuk xx besar, seperti kekonvergenan deret hanya ditentukan oleh ekornya (Teorema 31.1.5).

    Contoh Dasar

    Contoh 46.1.3 (Contoh Master)

    1x2\tfrac1{x^2} kontinu pada [1,∞)[1,\infty), sehingga terintegralkan lokal. G(x)=−1xG(x)=-\tfrac1x adalah antiturunannya, sehingga Teorema 45.2.1 memberi F(t)=1−1tF(t)=1-\tfrac1t. Untuk ε>0\varepsilon>0 dan t>M=1εt>M=\tfrac1\varepsilon: ∣F(t)−1∣=1t<ε|F(t)-1|=\tfrac1t<\varepsilon. Jadi ∫1∞dxx2=1\int_1^\infty\tfrac{dx}{x^2}=1, sesuai rumus master.

    Bandingkan dengan Contoh 32.2.3. Di sana ∑k≥11k2\sum_{k\geq1}\tfrac1{k^2} terletak di antara 1,64061{,}6406 dan 1,64981{,}6498. Integralnya, 11, lebih kecil dari deretnya, karena untuk fungsi turun, ∫kk+1f≤f(k)\int_k^{k+1}f\leq f(k).

    Teorema 46.1.4 (Integral-pp)

    Untuk p∈Rp\in\mathbb{R}, ∫1∞x−p dx\int_1^\infty x^{-p}\,dx konvergen jika dan hanya jika p>1p>1. Dalam hal itu, nilainya 1p−1\tfrac1{p-1}. Untuk p≤1p\leq1, ∫1∞x−p dx=+∞\int_1^\infty x^{-p}\,dx=+\infty.

    Bukti. Untuk r>0r>0, x↦xr=exp⁡(rln⁡x)x\mapsto x^r=\exp(r\ln x) naik tegas pada (0,∞)(0,\infty) dan tak terbatas: untuk K>0K>0 dan t>K1/rt>K^{1/r}, tr>Kt^r>K (Teorema 40.2.8). Jadi tr→+∞t^r\to+\infty dan t−r=1tr→0t^{-r}=\tfrac1{t^r}\to0 untuk t→+∞t\to+\infty.

    Untuk p≠1p\ne1, G(x)=x1−p1−pG(x)=\tfrac{x^{1-p}}{1-p} memenuhi G′(x)=x−pG'(x)=x^{-p} (Teorema 40.2.8(d)), sehingga

    F(t)=∫1tx−p dx=t1−p−11−p.F(t)=\int_1^tx^{-p}\,dx=\frac{t^{1-p}-1}{1-p}.

    Bila p>1p>1, t1−p=t−(p−1)→0t^{1-p}=t^{-(p-1)}\to0, sehingga F(t)→−11−p=1p−1F(t)\to\tfrac{-1}{1-p}=\tfrac1{p-1}. Bila p<1p<1, t1−p→+∞t^{1-p}\to+\infty dan 1−p>01-p>0, sehingga F(t)→+∞F(t)\to+\infty. Untuk p=1p=1, F(t)=ln⁡t→+∞F(t)=\ln t\to+\infty (Teorema 45.2.4 dan Teorema 40.2.6(c)). □\square

    Kasus p=1p=1 adalah rumus master Unit 32.2: ∫1∞dxx=lim⁡t→∞ln⁡t=+∞\int_1^\infty\tfrac{dx}x=\lim_{t\to\infty}\ln t=+\infty. Kini rumus itu terbukti, dengan +∞+\infty sebagai label divergensi. Hasil ini sejalan dengan deret-pp (Teorema 32.1.4 dan 40.2.8): ∑k−p\sum k^{-p} dan ∫1∞x−p\int_1^\infty x^{-p} konvergen untuk nilai pp yang sama. Unit berikut menjelaskan alasannya.

    Integran Taknegatif dan Penutupan (I3)

    Teorema 46.1.5 (Integran Taknegatif)

    Misalkan f≥0f\geq0 terintegralkan lokal pada [a,∞)[a,\infty). Maka FF naik, dan pernyataan berikut setara:

    (i) ∫a∞f\int_a^\infty f konvergen;

    (ii) FF terbatas di atas pada [a,∞)[a,\infty);

    (iii) barisan (F(n))n≥n0(F(n))_{n\geq n_0} terbatas di atas, untuk suatu bilangan bulat n0≥an_0\geq a.

    Dalam hal itu, ∫a∞f=sup⁡t≥aF(t)\int_a^\infty f=\sup_{t\geq a}F(t). Bila tidak, ∫a∞f=+∞\int_a^\infty f=+\infty.

    Bukti. FF naik: untuk s<ts<t, F(t)−F(s)=∫stf≥0F(t)-F(s)=\int_s^tf\geq0 (Teorema 44.2.5(a)).

    (i)⇒\Rightarrow(iii): limit LL ada, sehingga F(t)≤L+1F(t)\leq L+1 untuk tt besar. Untuk tt yang lebih kecil, F(t)F(t) dibatasi oleh nilai FF di titik yang lebih besar, karena FF naik.

    (iii)⇒\Rightarrow(ii): untuk t≥n0t\geq n_0, F(t)≤F(⌈t⌉)F(t)\leq F(\lceil t\rceil). Untuk a≤t<n0a\leq t<n_0, F(t)≤F(n0)F(t)\leq F(n_0).

    (ii)⇒\Rightarrow(i): misalkan L=sup⁡FL=\sup F (aksioma supremum). Untuk ε>0\varepsilon>0, ada t0t_0 dengan F(t0)>L−εF(t_0)>L-\varepsilon. Untuk t>t0t>t_0, L−ε<F(t0)≤F(t)≤LL-\varepsilon<F(t_0)\leq F(t)\leq L. Jadi F(t)→LF(t)\to L.

    Bila FF tidak terbatas: untuk setiap KK, ada t0t_0 dengan F(t0)>KF(t_0)>K, dan karena FF naik, F(t)>KF(t)>K untuk semua t>t0t>t_0. □\square

    Teorema 46.1.6 (Penutupan P32-INT (I3) dan Uji Integral)

    Misalkan f:[1,∞)→Rf:[1,\infty)\to\mathbb{R} positif dan turun, dan F(t)=∫1tfF(t)=\int_1^tf. Maka:

    (a) (I3) ∫1∞f\int_1^\infty f konvergen jika dan hanya jika (F(n))n≥1(F(n))_{n\geq1} terbatas.

    (b) Uji integral, Teorema 32.2.4, berlaku tanpa pinjaman: ∑k≥1f(k)\sum_{k\geq1}f(k) konvergen jika dan hanya jika ∫1∞f\int_1^\infty f konvergen, dan ∫1n+1f≤∑k=1nf(k)≤f(1)+∫1nf\int_1^{n+1}f\leq\sum_{k=1}^nf(k)\leq f(1)+\int_1^nf.

    (c) Bila konvergen, sisa RN+1=∑k=N+1∞f(k)R_{N+1}=\sum_{k=N+1}^\infty f(k) memenuhi

    ∫N+1∞f≤RN+1≤∫N∞f.\int_{N+1}^\infty f\leq R_{N+1}\leq\int_N^\infty f.

    Bukti. ff terintegralkan lokal (Teorema 44.1.3). (a) adalah Teorema 46.1.5 dengan n0=1n_0=1. Untuk (b), Gk=F(k)G_k=F(k) memenuhi (∗)(\ast) Teorema 32.2.1 menurut (I2), yang sudah ditutup di Bab 44. Teorema 32.2.1(a),(b) dan bagian (a) di sini menyelesaikan (b). Untuk (c), Teorema 32.2.1(c) memberi lim⁡G−GN+1≤RN+1≤lim⁡G−GN\lim G-G_{N+1}\leq R_{N+1}\leq\lim G-G_N. Di sini lim⁡G=∫1∞f\lim G=\int_1^\infty f, sehingga lim⁡G−GN=∫N∞f\lim G-G_N=\int_N^\infty f menurut Proposisi 46.1.2. □\square

    Dengan teorema ini, seluruh pinjaman P32-INT tertutup: (I1) oleh Teorema 44.1.3, (I2) oleh Teorema 44.2.2 dan 44.2.5(b), dan (I3) di sini. Uji integral di Unit 32.2 kini menjadi teorema lengkap.

    Contoh 46.1.7 (Deret di Ambang Batas)

    f(x)=1xln⁡xf(x)=\tfrac1{x\ln x} pada [2,∞)[2,\infty) positif dan turun, karena xln⁡xx\ln x naik dan positif. Substitusi φ=ln⁡\varphi=\ln (Teorema 45.3.4), dengan f(u)=1uf(u)=\tfrac1u pada [ln⁡2,ln⁡t][\ln2,\ln t], memberi

    ∫2tdxxln⁡x=∫ln⁡2ln⁡tduu=ln⁡(ln⁡t)−ln⁡(ln⁡2)→+∞.\int_2^t\frac{dx}{x\ln x}=\int_{\ln2}^{\ln t}\frac{du}u=\ln(\ln t)-\ln(\ln2)\to+\infty.

    Teorema 46.1.6, yang digeser ke [2,∞)[2,\infty) dengan fk=f(k+1)f_k=f(k+1), memberi bahwa ∑k≥21kln⁡k\sum_{k\geq2}\tfrac1{k\ln k} divergen. Pertumbuhannya sangat lambat. Teorema 46.1.6(b), yang digeser dengan cara yang sama, memberi untuk n≥2n\geq2:

    ln⁡ln⁡(n+1)−ln⁡ln⁡2≤∑k=2n1kln⁡k≤12ln⁡2+ln⁡ln⁡n−ln⁡ln⁡2.\ln\ln(n+1)-\ln\ln2\leq\sum_{k=2}^n\frac1{k\ln k}\leq\frac1{2\ln2}+\ln\ln n-\ln\ln2.

    Contohnya, untuk n=106n=10^6, ln⁡ln⁡n≈2,63\ln\ln n\approx2{,}63, sehingga jumlah sejuta suku pertama masih kurang dari 12ln⁡2+2,63+0,37<3,73\tfrac1{2\ln2}+2{,}63+0{,}37<3{,}73, karena −ln⁡ln⁡2≈0,367-\ln\ln2\approx0{,}367. Sebelum logaritma tersedia, Unit 31 memakai pengganti 1k d(k)\tfrac1{k\,d(k)}, dengan d(k)d(k) banyaknya digit biner. Kini versi aslinya terbukti. Sebaliknya, ∑k≥21k(ln⁡k)2\sum_{k\geq2}\tfrac1{k(\ln k)^2} konvergen (Latihan 46.1-6).

    Kriteria Cauchy dan Konvergensi Mutlak

    Teorema 46.1.8 (Kriteria Cauchy)

    Misalkan ff terintegralkan lokal pada [a,∞)[a,\infty). ∫a∞f\int_a^\infty f konvergen jika dan hanya jika untuk setiap ε>0\varepsilon>0 ada M≥aM\geq a dengan

    ∣∫stf∣<εuntuk semua t>s>M.\Bigl|\int_s^tf\Bigr|<\varepsilon\qquad\text{untuk semua }t>s>M.

    Bukti. (⇒\Rightarrow) Bila F(t)→LF(t)\to L, ambil MM dengan ∣F(t)−L∣<ε2|F(t)-L|<\tfrac\varepsilon2 untuk t>Mt>M. Maka ∣∫stf∣=∣F(t)−F(s)∣<ε|\int_s^tf|=|F(t)-F(s)|<\varepsilon.

    (⇐\Leftarrow) Barisan (F(n))n≥⌈a⌉(F(n))_{n\geq\lceil a\rceil} adalah barisan Cauchy, karena ∣F(n)−F(m)∣=∣∫mnf∣<ε|F(n)-F(m)|=|\int_m^nf|<\varepsilon untuk n>m>Mn>m>M. Teorema 29.2.1 memberi limit LL. Misalkan ε>0\varepsilon>0, dan MM dari hipotesis. Untuk t>Mt>M, ambil bilangan bulat n>max⁡(t,M)n>\max(t,M) dengan ∣F(n)−L∣<ε|F(n)-L|<\varepsilon. Pilihan ini deterministik: misalnya nn terkecil yang memenuhi. Maka ∣F(t)−L∣≤∣F(t)−F(n)∣+∣F(n)−L∣<2ε|F(t)-L|\leq|F(t)-F(n)|+|F(n)-L|<2\varepsilon. □\square

    Teorema 46.1.9 (Konvergensi Mutlak)

    Misalkan ff terintegralkan lokal pada [a,∞)[a,\infty). Bila ∫a∞∣f∣\int_a^\infty|f| konvergen, maka ∫a∞f\int_a^\infty f konvergen, dan ∣∫a∞f∣≤∫a∞∣f∣\bigl|\int_a^\infty f\bigr|\leq\int_a^\infty|f|.

    Bukti. ∣f∣|f| terintegralkan lokal (Teorema 44.2.5(c)). ∣∫stf∣≤∫st∣f∣|\int_s^tf|\leq\int_s^t|f|, sehingga kriteria Cauchy untuk ∣f∣|f| memberi kriteria Cauchy untuk ff. Ketaksamaannya berlaku untuk setiap tt, sehingga juga di limit (Teorema 34.3.7). □\square

    Integral yang konvergen tetapi tidak konvergen mutlak disebut konvergen bersyarat, sejajar dengan deret di Bab 33.

    Contoh 46.1.10 (∫1∞sin⁡xx\int_1^\infty\tfrac{\sin x}x, Konvergen Bersyarat)

    Konvergen. Integrasi parsial pada [1,t][1,t], dengan u=1xu=\tfrac1x dan v=−cos⁡xv=-\cos x, memberi

    ∫1tsin⁡xx dx=cos⁡1−cos⁡tt−∫1tcos⁡xx2 dx.\int_1^t\frac{\sin x}x\,dx=\cos1-\frac{\cos t}t-\int_1^t\frac{\cos x}{x^2}\,dx.

    ∣cos⁡tt∣≤1t→0|\tfrac{\cos t}t|\leq\tfrac1t\to0. Integral terakhir konvergen mutlak, karena ∫1t∣cos⁡x∣x2≤∫1tdxx2<1\int_1^t\tfrac{|\cos x|}{x^2}\leq\int_1^t\tfrac{dx}{x^2}<1 (Teorema 46.1.5 dan 46.1.9). Jadi ruas kanan mempunyai limit untuk t→∞t\to\infty.

    Tidak konvergen mutlak. Bukti ini tidak memakai π\pi. Karena ∣sin⁡x∣≤1|\sin x|\leq1, ∣sin⁡x∣≥sin⁡2x=1−cos⁡2x2|\sin x|\geq\sin^2x=\tfrac{1-\cos2x}2 (Akibat 40.2.12). Jadi

    ∫1t∣sin⁡x∣x dx≥12ln⁡t−12∫1tcos⁡2xx dx.\int_1^t\frac{|\sin x|}x\,dx\geq\frac12\ln t-\frac12\int_1^t\frac{\cos2x}x\,dx.

    Integral terakhir konvergen untuk t→∞t\to\infty dengan argumen yang sama: integrasi parsial dengan v=sin⁡2x2v=\tfrac{\sin2x}2. Jadi integral itu terbatas dalam tt, sedangkan 12ln⁡t→+∞\tfrac12\ln t\to+\infty. Teorema 46.1.5 memberi ∫1∞∣sin⁡x∣x=+∞\int_1^\infty\tfrac{|\sin x|}x=+\infty.

    Latihan

    Latihan 46.1-1. Tentukan kekonvergenan dan nilainya: (a) ∫0∞exp⁡(−x) dx\int_0^\infty\exp(-x)\,dx; (b) ∫1∞x−3/2 dx\int_1^\infty x^{-3/2}\,dx; (c) ∫0∞xexp⁡(−x) dx\int_0^\infty x\exp(-x)\,dx; (d) ∫0∞dx1+x\int_0^\infty\tfrac{dx}{1+x}.

    Latihan 46.1-2. Buktikan bahwa ∫−∞∞x dx\int_{-\infty}^\infty x\,dx divergen menurut Definisi 46.1.1(d), walaupun ∫−ttx dx=0\int_{-t}^tx\,dx=0 untuk setiap tt.

    Latihan 46.1-3. Buktikan bahwa pada Definisi 46.1.1(d), kekonvergenan dan nilai ∫−∞∞f\int_{-\infty}^\infty f tidak bergantung pada pilihan cc.

    Latihan 46.1-4. Untuk n≥2n\geq2, misalkan Tn(x)=max⁡(0,1−n2∣x−n∣)T_n(x)=\max\bigl(0,1-n^2|x-n|\bigr), dan f=∑n≥2Tnf=\sum_{n\geq2}T_n pada [1,∞)[1,\infty). Buktikan bahwa ff kontinu, ∫1∞f\int_1^\infty f konvergen, tetapi f(n)=1f(n)=1 untuk setiap n≥2n\geq2. Bandingkan dengan syarat perlu ak→0a_k\to0 untuk deret (Teorema 31.3.1).

    Latihan 46.1-5. Misalkan ∫a∞f\int_a^\infty f konvergen dan lim⁡x→∞f(x)=L\lim_{x\to\infty}f(x)=L ada. Buktikan bahwa L=0L=0.

    Latihan 46.1-6. Buktikan bahwa ∫2∞dxx(ln⁡x)2=1ln⁡2\int_2^\infty\tfrac{dx}{x(\ln x)^2}=\tfrac1{\ln2}, lalu simpulkan bahwa ∑k≥21k(ln⁡k)2\sum_{k\geq2}\tfrac1{k(\ln k)^2} konvergen, dengan batas atas eksplisit.

    Latihan 46.1-7. Dengan Teorema 46.1.6(c) dan S10=∑k=1101k3≈1,1975319S_{10}=\sum_{k=1}^{10}\tfrac1{k^3}\approx1{,}1975319, berikan selang yang memuat ∑k=1∞1k3\sum_{k=1}^\infty\tfrac1{k^3}.

    Latihan 46.1-8. Buktikan bahwa ∫0∞exp⁡(−x2) dx\int_0^\infty\exp(-x^2)\,dx konvergen, dengan nilai paling besar 1+1e1+\tfrac1e.

    Solusi

    Solusi 46.1-1. (a) F(t)=1−exp⁡(−t)F(t)=1-\exp(-t), dan 0<exp⁡(−t)≤11+t→00<\exp(-t)\leq\tfrac1{1+t}\to0. Nilainya 11.

    (b) Teorema 46.1.4 dengan p=32p=\tfrac32: nilainya 11/2=2\tfrac1{1/2}=2.

    (c) Integrasi parsial: F(t)=[−xexp⁡(−x)]0t+∫0texp⁡(−x) dx=−texp⁡(−t)+1−exp⁡(−t)F(t)=\bigl[-x\exp(-x)\bigr]_0^t+\int_0^t\exp(-x)\,dx=-t\exp(-t)+1-\exp(-t). Karena exp⁡(t)≥1+t+t22>t22\exp(t)\geq1+t+\tfrac{t^2}2>\tfrac{t^2}2 untuk t>0t>0, 0<texp⁡(−t)<2t→00<t\exp(-t)<\tfrac2t\to0. Nilainya 11.

    (d) F(t)=ln⁡(1+t)→+∞F(t)=\ln(1+t)\to+\infty: divergen. □\square

    Solusi 46.1-2. Untuk sebarang cc, ∫ctx dx=t2−c22→+∞\int_c^tx\,dx=\tfrac{t^2-c^2}2\to+\infty, sehingga ∫c∞x dx\int_c^\infty x\,dx divergen. Definisi (d) gagal untuk setiap cc. Limit simetris ∫−ttx=0\int_{-t}^tx=0 disebut nilai utama Cauchy. Nilai itu bukan integral tak wajar dalam arti buku ini, karena pergeseran kecil merusaknya: ∫−tt+1x dx=(t+1)2−t22=t+12→+∞\int_{-t}^{t+1}x\,dx=\tfrac{(t+1)^2-t^2}2=t+\tfrac12\to+\infty. □\square

    Solusi 46.1-3. Misalkan c<c′c<c'. Menurut Proposisi 46.1.2, ∫c∞f\int_c^\infty f konvergen jika dan hanya jika ∫c′∞f\int_{c'}^\infty f konvergen, dengan ∫c∞f=∫cc′f+∫c′∞f\int_c^\infty f=\int_c^{c'}f+\int_{c'}^\infty f. Hal serupa berlaku di kiri: ∫−∞c′f=∫−∞cf+∫cc′f\int_{-\infty}^{c'}f=\int_{-\infty}^cf+\int_c^{c'}f. Jumlahkan: ∫−∞cf+∫c∞f=∫−∞c′f+∫c′∞f\int_{-\infty}^cf+\int_c^\infty f=\int_{-\infty}^{c'}f+\int_{c'}^\infty f. □\square

    Solusi 46.1-4. Pendukung TnT_n adalah [n−1n2,n+1n2][n-\tfrac1{n^2},n+\tfrac1{n^2}]. Untuk n≥2n\geq2, 1n2≤14\tfrac1{n^2}\leq\tfrac14, sehingga pendukung-pendukung itu saling lepas. Jadi di setiap titik paling banyak satu suku tidak nol. Pada setiap interval terbatas, hanya berhingga banyak TnT_n yang tidak nol, dan masing-masing kontinu, sehingga ff kontinu. ∫Tn\int T_n adalah dua segitiga linear dengan alas 1n2\tfrac1{n^2} dan tinggi 11, yaitu 2⋅12⋅1n2=1n22\cdot\tfrac12\cdot\tfrac1{n^2}=\tfrac1{n^2}, dihitung dengan Teorema 45.2.1 pada tiap potongan linear. Untuk t>1t>1, ∫1tf≤∑n≥21n2≤∑n≥21n(n−1)=1\int_1^tf\leq\sum_{n\geq2}\tfrac1{n^2}\leq\sum_{n\geq2}\tfrac1{n(n-1)}=1. Jadi FF terbatas, dan Teorema 46.1.5 memberi kekonvergenan. Juga f(n)=Tn(n)=1f(n)=T_n(n)=1. Berbeda dengan deret, kekonvergenan integral tidak mengharuskan integrannya menuju 00. □\square

    Solusi 46.1-5. Andaikan L>0L>0. Ada MM dengan f(x)>L2f(x)>\tfrac L2 untuk x>Mx>M. Untuk t>M+1t>M+1, ∫M+1tf≥L2(t−M−1)→+∞\int_{M+1}^tf\geq\tfrac L2(t-M-1)\to+\infty. Padahal kriteria Cauchy (Teorema 46.1.8) membatasi ∣∫stf∣|\int_s^tf| untuk s,ts,t besar. Kontradiksi. Kasus L<0L<0 memakai −f-f. □\square

    Solusi 46.1-6. Substitusi φ=ln⁡\varphi=\ln pada [2,t][2,t], dengan f(u)=u−2f(u)=u^{-2} pada [ln⁡2,ln⁡t][\ln2,\ln t], memberi ∫2tdxx(ln⁡x)2=1ln⁡2−1ln⁡t→1ln⁡2\int_2^t\tfrac{dx}{x(\ln x)^2}=\tfrac1{\ln2}-\tfrac1{\ln t}\to\tfrac1{\ln2}. Integrannya positif dan turun pada [2,∞)[2,\infty). Uji integral, yang digeser ke [2,∞)[2,\infty), memberi kekonvergenan, dan ∑k=2nf(k)≤f(2)+∫2nf\sum_{k=2}^nf(k)\leq f(2)+\int_2^nf. Jadi jumlahnya paling besar 12(ln⁡2)2+1ln⁡2≈1,041+1,443=2,484\tfrac1{2(\ln2)^2}+\tfrac1{\ln2}\approx1{,}041+1{,}443=2{,}484. □\square

    Solusi 46.1-7. ∫N∞x−3 dx=12N2\int_N^\infty x^{-3}\,dx=\tfrac1{2N^2}, menurut Teorema 46.1.4. Dengan N=10N=10: 1242≈0,004132≤R11≤1200=0,005\tfrac1{242}\approx0{,}004132\leq R_{11}\leq\tfrac1{200}=0{,}005. Jadi 1,201664≤∑k≥11k3≤1,2025321{,}201664\leq\sum_{k\geq1}\tfrac1{k^3}\leq1{,}202532. Nilai yang dikenal, sekitar 1,20205691{,}2020569, terletak di dalamnya. Nilai ini dicatat tanpa bukti. □\square

    Solusi 46.1-8. Integrannya kontinu dan positif. Untuk x≥1x\geq1, x2≥xx^2\geq x, sehingga exp⁡(−x2)≤exp⁡(−x)\exp(-x^2)\leq\exp(-x). Jadi untuk t>1t>1:

    F(t)≤∫011 dx+∫1texp⁡(−x) dx≤1+exp⁡(−1).F(t)\leq\int_0^11\,dx+\int_1^t\exp(-x)\,dx\leq1+\exp(-1).

    Teorema 46.1.5 memberi kekonvergenan, dengan nilai paling besar 1+1e≈1,3681+\tfrac1e\approx1{,}368. Nilai sebenarnya, π2≈0,886\tfrac{\sqrt\pi}2\approx0{,}886, dicatat tanpa bukti dan tidak dipakai. □\square

    Ringkasan

    Integral tak wajar ∫a∞f\int_a^\infty f didefinisikan sebagai lim⁡t→∞∫atf\lim_{t\to\infty}\int_a^tf bila limit itu ada. ∞\infty tetap bukan bilangan, dan "=+∞=+\infty" hanya label divergensi. Rumus master ∫1∞x−2=1\int_1^\infty x^{-2}=1 adalah contoh pertamanya. ∫1∞x−p\int_1^\infty x^{-p} konvergen tepat ketika p>1p>1, sama dengan deret-pp. Untuk integran taknegatif, kekonvergenan setara dengan keterbatasan ∫at\int_a^t, bahkan cukup pada bilangan bulat. Ini menutup bagian (I3) pinjaman P32-INT, sehingga uji integral menjadi teorema lengkap, dengan taksiran sisa yang dicontohkan pada ∑k−3\sum k^{-3} dan ∑1kln⁡k\sum\tfrac1{k\ln k}. Kriteria Cauchy memberi konvergensi mutlak. ∫1∞sin⁡xx\int_1^\infty\tfrac{\sin x}x konvergen bersyarat, dibuktikan tanpa π\pi. Berbeda dengan deret, integral dapat konvergen walaupun integrannya tidak menuju 00.

    46.2 Integral dari Fungsi Singular dan Uji Perbandingan

    Unit 46.1 menangani domain yang tak terbatas. Unit ini menangani jenis kedua, yaitu integran yang tidak terbatas di dekat suatu titik, misalnya 1x\tfrac1{\sqrt x} di dekat 00. Definisinya kembali berupa limit: integralkan pada [s,b][s,b] yang menghindari titik singular, lalu ambil s→a+s\to a^+. Unit ini lalu membuktikan uji perbandingan untuk kedua jenis. Dengan uji itu, kekonvergenan sering dapat diputuskan tanpa menghitung integralnya, cukup dengan membandingkan integran terhadap pangkat x−px^{-p}.

    Prasyarat: Unit 46.1; Bab 45; Definisi 35.1.1 (limit sepihak); Teorema 34.2.5 (kriteria Cauchy untuk limit fungsi).

    Definisi

    Definisi 46.2.1 (Integral Tak Wajar Jenis Kedua)

    Misalkan a<ba<b, dan f:(a,b]→Rf:(a,b]\to\mathbb{R} terintegralkan pada [s,b][s,b] untuk setiap s∈(a,b)s\in(a,b). ff boleh tidak terbatas di dekat aa. ∫abf\int_a^bf konvergen bila

    lim⁡s→a+∫sbf\lim_{s\to a^+}\int_s^bf

    ada sebagai bilangan real, dan nilainya adalah limit itu. Integral pada [a,b)[a,b) dengan singularitas di bb didefinisikan serupa, dengan lim⁡t→b−∫atf\lim_{t\to b^-}\int_a^tf.

    Bila ada beberapa titik bermasalah, misalnya singularitas di kedua ujung, singularitas di titik dalam, atau gabungan dengan domain tak terbatas, interval dipecah dengan titik-titik antara. Setiap bagian harus memuat paling banyak satu masalah, di salah satu ujungnya. Integralnya konvergen bila setiap bagian konvergen. Seperti pada Latihan 46.1-3, hasilnya tidak bergantung pada titik pemecah.

    Proposisi 46.2.2 (Konsistensi dengan Integral Riemann)

    (a) Bila ff terintegralkan Riemann pada [a,b][a,b], maka lim⁡s→a+∫sbf=∫abf\lim_{s\to a^+}\int_s^bf=\int_a^bf. Jadi definisi baru tidak mengubah nilai integral lama.

    (b) Bila ff terbatas pada (a,b](a,b] dan terintegralkan pada setiap [s,b][s,b], maka ff, dengan nilai sebarang di aa, terintegralkan Riemann pada [a,b][a,b].

    Bukti. (a) Misalkan ∣f∣≤K|f|\leq K. Maka ∣∫abf−∫sbf∣=∣∫asf∣≤K(s−a)→0\bigl|\int_a^bf-\int_s^bf\bigr|=\bigl|\int_a^sf\bigr|\leq K(s-a)\to0 (Teorema 45.1.2).

    (b) Misalkan ∣f∣≤K|f|\leq K pada [a,b][a,b], termasuk nilai di aa. Untuk ε>0\varepsilon>0, ambil s∈(a,b)s\in(a,b) dengan 2K(s−a)<ε22K(s-a)<\tfrac\varepsilon2, dan partisi QQ dari [s,b][s,b] dengan U−L<ε2U-L<\tfrac\varepsilon2. Untuk partisi P={a}∪QP=\{a\}\cup Q, subinterval [a,s][a,s] menyumbang paling banyak 2K(s−a)2K(s-a) pada U−LU-L. Jadi U(f,P)−L(f,P)<εU(f,P)-L(f,P)<\varepsilon. □\square

    Jadi integral tak wajar jenis kedua hanya membawa hal baru untuk fungsi yang tidak terbatas.

    Pangkat sebagai Pembanding

    Teorema 46.2.3 (Integral-pp di Nol)

    Untuk p∈Rp\in\mathbb{R}, ∫01x−p dx\int_0^1x^{-p}\,dx konvergen jika dan hanya jika p<1p<1. Dalam hal itu, nilainya 11−p\tfrac1{1-p}.

    Bukti. Untuk p≤0p\leq0, integrannya kontinu dan terbatas pada (0,1](0,1], sehingga Proposisi 46.2.2 berlaku. Untuk p≠1p\ne1:

    ∫s1x−p dx=1−s1−p1−p.\int_s^1x^{-p}\,dx=\frac{1-s^{1-p}}{1-p}.

    Untuk r>0r>0, sr→0s^r\to0 bila s→0+s\to0^+: dengan t=1st=\tfrac1s, sr=t−r→0s^r=t^{-r}\to0 bila t→+∞t\to+\infty (bukti Teorema 46.1.4 dan Proposisi 35.2.8). Bila p<1p<1, s1−p→0s^{1-p}\to0, sehingga limitnya 11−p\tfrac1{1-p}. Bila p>1p>1, s1−p=1sp−1→+∞s^{1-p}=\tfrac1{s^{p-1}}\to+\infty, sehingga integralnya +∞+\infty. Untuk p=1p=1, ∫s1dxx=−ln⁡s→+∞\int_s^1\tfrac{dx}x=-\ln s\to+\infty. □\square

    Perhatikan bahwa arah ketaksamaan terbalik dari Teorema 46.1.4. Di ∞\infty, pangkat harus turun cukup cepat (p>1p>1). Di 00, pangkat tidak boleh naik terlalu cepat (p<1p<1). Akibatnya, ∫0∞x−p dx\int_0^\infty x^{-p}\,dx divergen untuk setiap pp: bila p>1p>1, bagian (0,1](0,1] divergen, dan bila p≤1p\leq1, bagian [1,∞)[1,\infty) divergen.

    Contoh 46.2.4

    (a) ∫01dxx=2\int_0^1\tfrac{dx}{\sqrt x}=2, dengan p=12p=\tfrac12. Integrannya tidak terbatas, tetapi luas di bawahnya terhingga.

    (b) ∫01ln⁡x dx=−1\int_0^1\ln x\,dx=-1. Antiturunannya xln⁡x−xx\ln x-x, sehingga ∫s1ln⁡x dx=−1−sln⁡s+s\int_s^1\ln x\,dx=-1-s\ln s+s. Untuk melihat sln⁡s→0s\ln s\to0: dengan t=1st=\tfrac1s, ∣sln⁡s∣=ln⁡tt|s\ln s|=\tfrac{\ln t}t. Latihan 45.2-3 memberi ln⁡t=2ln⁡t≤2(t−1)<2t\ln t=2\ln\sqrt t\leq2(\sqrt t-1)<2\sqrt t untuk t≥1t\geq1, sehingga ln⁡tt<2t→0\tfrac{\ln t}t<\tfrac2{\sqrt t}\to0.

    (c) Contoh 45.2.6, lanjutan. Untuk F(x)=x2sin⁡1x2F(x)=x^2\sin\tfrac1{x^2}, F′F' tidak terbatas pada (0,1](0,1], sehingga ∫01F′\int_0^1F' bukan integral Riemann. Sebagai integral tak wajar, integral itu konvergen. F′F' kontinu pada setiap [s,1][s,1], sehingga Teorema 45.2.1 memberi ∫s1F′=F(1)−F(s)→F(1)−F(0)=sin⁡1\int_s^1F'=F(1)-F(s)\to F(1)-F(0)=\sin1, karena ∣F(s)∣≤s2|F(s)|\leq s^2.

    Uji Perbandingan

    Dalam bagian ini, "integral tak wajar ∫I\int_I" berarti salah satu dari dua jenis, dengan satu titik bermasalah ω\omega, yaitu ω=∞\omega=\infty untuk I=[a,∞)I=[a,\infty) atau ω=a\omega=a untuk I=(a,b]I=(a,b]. Fungsinya terintegralkan pada setiap interval tertutup yang termuat di II.

    Lemma 46.2.5 (Integran Taknegatif)

    Bila f≥0f\geq0 pada II, maka ∫If\int_If konvergen jika dan hanya jika integral-integral parsialnya terbatas di atas. Integral parsialnya adalah ∫atf\int_a^tf untuk jenis pertama, atau ∫sbf\int_s^bf untuk jenis kedua. Bila tidak terbatas, ∫If=+∞\int_If=+\infty.

    Bukti. Jenis pertama adalah Teorema 46.1.5. Untuk jenis kedua, G(s)=∫sbfG(s)=\int_s^bf naik ketika ss turun menuju aa, karena G(s)−G(s′)=∫ss′f≥0G(s)-G(s')=\int_s^{s'}f\geq0 untuk s<s′s<s'. Bila GG terbatas, misalkan L=sup⁡a<s<bG(s)L=\sup_{a<s<b}G(s). Untuk ε>0\varepsilon>0, ada s0s_0 dengan G(s0)>L−εG(s_0)>L-\varepsilon, dan untuk a<s<s0a<s<s_0, L−ε<G(s)≤LL-\varepsilon<G(s)\leq L. Jadi G(s)→LG(s)\to L untuk s→a+s\to a^+. Bila GG tidak terbatas, argumen yang sama memberi G(s)→+∞G(s)\to+\infty. □\square

    Teorema 46.2.6 (Uji Perbandingan)

    Misalkan 0≤f≤g0\leq f\leq g pada II.

    (a) Bila ∫Ig\int_Ig konvergen, maka ∫If\int_If konvergen, dan 0≤∫If≤∫Ig0\leq\int_If\leq\int_Ig.

    (b) Bila ∫If=+∞\int_If=+\infty, maka ∫Ig=+∞\int_Ig=+\infty.

    Bukti. Integral parsial ff tidak melebihi integral parsial gg (Teorema 44.2.5(a)), dan integral parsial gg tidak melebihi ∫Ig\int_Ig, karena integral parsialnya naik menuju limitnya. Lemma 46.2.5 memberi (a), dan ketaksamaan nilai diperoleh di limit. (b) adalah kontraposisi (a). □\square

    Teorema 46.2.7 (Uji Perbandingan Limit)

    Misalkan f,g>0f,g>0 pada II, dan f(x)g(x)→λ∈(0,∞)\tfrac{f(x)}{g(x)}\to\lambda\in(0,\infty) untuk x→ωx\to\omega. Maka ∫If\int_If dan ∫Ig\int_Ig konvergen bersama-sama atau divergen bersama-sama.

    Bukti. Ada bagian J⊆IJ\subseteq I di dekat ω\omega, yaitu J=[M,∞)J=[M,\infty) atau J=(a,a+δ]J=(a,a+\delta], tempat λ2≤fg≤2λ\tfrac\lambda2\leq\tfrac fg\leq2\lambda, yaitu λ2g≤f≤2λg\tfrac\lambda2g\leq f\leq2\lambda g. Teorema 46.2.6, diterapkan dua arah dengan kelinearan, memberi kesetaraan kekonvergenan pada JJ. Sisa I∖JI\setminus J adalah interval tertutup tempat kedua fungsi terintegralkan biasa. Proposisi 46.1.2 dan padanannya untuk jenis kedua, yang diperoleh dengan aditivitas yang sama, menyelesaikan bukti. □\square

    Pembanding standar adalah x−px^{-p}: Teorema 46.1.4 di ∞\infty, dan Teorema 46.2.3 di 00. Untuk singularitas di titik aa selain 00, gunakan (x−a)−p(x-a)^{-p}, yang ditranslasikan (Latihan 45.3-3).

    Konvergensi mutlak juga berlaku untuk jenis kedua. Kriteria Cauchy untuk G(s)=∫sbfG(s)=\int_s^bf di s→a+s\to a^+ adalah Teorema 34.2.5 dengan c=ac=a. Bukti Teorema 46.1.9 berlaku kata demi kata. Jadi ∣f∣≤g|f|\leq g dengan ∫Ig\int_Ig konvergen mengakibatkan bahwa ∫If\int_If konvergen mutlak.

    Contoh 46.2.8

    (a) ∫1∞dxx2+x+1\int_1^\infty\tfrac{dx}{x^2+x+1} konvergen, karena 0<1x2+x+1≤1x20<\tfrac1{x^2+x+1}\leq\tfrac1{x^2}. Nilainya di antara 00 dan 11.

    (b) ∫01dxx+x3\int_0^1\tfrac{dx}{\sqrt{x+x^3}} konvergen. Dengan g(x)=x−1/2g(x)=x^{-1/2}: fg=11+x2→1\tfrac fg=\tfrac1{\sqrt{1+x^2}}\to1 untuk x→0+x\to0^+. Gunakan Teorema 46.2.7 dan 46.2.3.

    (c) ∫1∞dxx+1\int_1^\infty\tfrac{dx}{\sqrt{x+1}} divergen. Dengan g(x)=x−1/2g(x)=x^{-1/2}: fg=xx+1→1\tfrac fg=\sqrt{\tfrac x{x+1}}\to1, dan p=12≤1p=\tfrac12\leq1.

    (d) ∫01exp⁡(x)x dx\int_0^1\tfrac{\exp(x)}x\,dx divergen, karena exp⁡(x)x≥1x\tfrac{\exp(x)}x\geq\tfrac1x untuk x>0x>0.

    (e) Fungsi Gamma. Untuk s∈Rs\in\mathbb{R}, Γ(s)=∫0∞xs−1exp⁡(−x) dx\Gamma(s)=\int_0^\infty x^{s-1}\exp(-x)\,dx konvergen jika dan hanya jika s>0s>0. Pecah di 11.

    • Pada (0,1](0,1]: exp⁡(−1)xs−1≤xs−1exp⁡(−x)≤xs−1=x−(1−s)\exp(-1)x^{s-1}\leq x^{s-1}\exp(-x)\leq x^{s-1}=x^{-(1-s)}. Teorema 46.2.3 dan 46.2.6 memberi bahwa bagian ini konvergen tepat ketika 1−s<11-s<1, yaitu s>0s>0.
    • Pada [1,∞)[1,\infty): ambil bilangan bulat m≥s+1m\geq s+1. Karena semua suku deret exp⁡(x)\exp(x) taknegatif untuk x≥0x\geq0, exp⁡(x)≥xmm!\exp(x)\geq\tfrac{x^m}{m!}. Jadi xs−1exp⁡(−x)≤m! xs−1−m≤m!x2x^{s-1}\exp(-x)\leq m!\,x^{s-1-m}\leq\tfrac{m!}{x^2} untuk x≥1x\geq1, karena s−1−m≤−2s-1-m\leq-2. Bagian ini selalu konvergen.

    Latihan

    Latihan 46.2-1. Tentukan kekonvergenannya, dengan alasan: (a) ∫01x−0,99 dx\int_0^1x^{-0{,}99}\,dx; (b) ∫01dxx−x2\int_0^1\tfrac{dx}{\sqrt{x-x^2}}; (c) ∫1∞ln⁡xx2 dx\int_1^\infty\tfrac{\ln x}{x^2}\,dx, beserta nilainya; (d) ∫01dxexp⁡(x)−1\int_0^1\tfrac{dx}{\exp(x)-1}.

    Latihan 46.2-2. Buktikan bahwa ∫01xln⁡x dx=−14\int_0^1x\ln x\,dx=-\tfrac14.

    Latihan 46.2-3. Misalkan f(x)=sgn⁡(x) ∣x∣−1/3f(x)=\operatorname{sgn}(x)\,|x|^{-1/3} untuk x≠0x\ne0. Buktikan bahwa ∫−11f\int_{-1}^1f konvergen dengan nilai 00, sedangkan ∫−11dxx\int_{-1}^1\tfrac{dx}x divergen menurut definisi pemecahan di titik 00.

    Latihan 46.2-4. Untuk s>0s>0, buktikan bahwa Γ(1)=1\Gamma(1)=1 dan Γ(s+1)=s Γ(s)\Gamma(s+1)=s\,\Gamma(s). Simpulkan bahwa Γ(n+1)=n!\Gamma(n+1)=n! untuk n∈Nn\in\mathbb{N}.

    Latihan 46.2-5. Buktikan bahwa ∫011xsin⁡1x dx\int_0^1\tfrac1x\sin\tfrac1x\,dx konvergen, tetapi tidak konvergen mutlak. (Petunjuk: substitusi x=1ux=\tfrac1u pada [s,1][s,1], lalu Contoh 46.1.10.)

    Latihan 46.2-6. Misalkan f,g≥0f,g\geq0 pada [1,∞)[1,\infty), fg→0\tfrac fg\to0, dan ∫1∞g\int_1^\infty g konvergen. Buktikan bahwa ∫1∞f\int_1^\infty f konvergen. Tunjukkan dengan contoh bahwa kebalikannya salah.

    Latihan 46.2-7. Tunjukkan bahwa syarat 0≤f0\leq f pada Teorema 46.2.6 tidak dapat dibuang, dengan contoh f≤gf\leq g pada [1,∞)[1,\infty), ∫1∞g\int_1^\infty g konvergen, tetapi ∫1∞f\int_1^\infty f divergen.

    Latihan 46.2-8. Buktikan bahwa ∫0∞dxx (1+x)\int_0^\infty\tfrac{dx}{\sqrt x\,(1+x)} konvergen, dengan nilai paling besar 44.

    Solusi

    Solusi 46.2-1. (a) Konvergen, karena p=0,99<1p=0{,}99<1. Nilainya 10,01=100\tfrac1{0{,}01}=100.

    (b) Integrannya x−1/2(1−x)−1/2x^{-1/2}(1-x)^{-1/2}, singular di kedua ujung. Pecah di 12\tfrac12. Pada (0,12](0,\tfrac12], (1−x)−1/2≤2(1-x)^{-1/2}\leq\sqrt2, sehingga integran ≤2 x−1/2\leq\sqrt2\,x^{-1/2}, dan bagian ini konvergen (Teorema 46.2.3 dan 46.2.6). Pada [12,1)[\tfrac12,1), integran ≤2(1−x)−1/2\leq\sqrt2(1-x)^{-1/2}. Untuk t<1t<1, ∫1/2t(1−x)−1/2 dx=[−21−x]1/2t≤2\int_{1/2}^t(1-x)^{-1/2}\,dx=\bigl[-2\sqrt{1-x}\bigr]_{1/2}^t\leq\sqrt2, sehingga bagian ini juga konvergen. Integralnya konvergen. Nilainya, π\pi, dicatat tanpa bukti.

    (c) 0≤ln⁡xx2≤2xx2=2x−3/20\leq\tfrac{\ln x}{x^2}\leq\tfrac{2\sqrt x}{x^2}=2x^{-3/2} untuk x≥1x\geq1 (Contoh 46.2.4(b)), sehingga konvergen. Nilainya, dengan integrasi parsial: ∫1tln⁡xx2=[−ln⁡xx]1t+∫1tdxx2=−ln⁡tt+1−1t→1\int_1^t\tfrac{\ln x}{x^2}=\bigl[-\tfrac{\ln x}x\bigr]_1^t+\int_1^t\tfrac{dx}{x^2}=-\tfrac{\ln t}t+1-\tfrac1t\to1.

    (d) Nilai rata-rata memberi exp⁡(x)−1=exp⁡(ξ)x≤ex\exp(x)-1=\exp(\xi)x\leq ex untuk x∈(0,1]x\in(0,1]. Jadi integran ≥1ex\geq\tfrac1{ex}, dan integralnya divergen, karena p=1p=1. □\square

    Solusi 46.2-2. Antiturunannya x22ln⁡x−x24\tfrac{x^2}2\ln x-\tfrac{x^2}4. Jadi ∫s1xln⁡x dx=−14−s22ln⁡s+s24\int_s^1x\ln x\,dx=-\tfrac14-\tfrac{s^2}2\ln s+\tfrac{s^2}4. Karena ∣s2ln⁡s∣=s⋅∣sln⁡s∣→0|s^2\ln s|=s\cdot|s\ln s|\to0 (Contoh 46.2.4(b)), limitnya −14-\tfrac14. Integrannya sebenarnya terbatas pada (0,1](0,1], karena xln⁡x→0x\ln x\to0, sehingga Proposisi 46.2.2(b) juga memberi keterintegralan Riemann. □\square

    Solusi 46.2-3. Pecah di 00. ∫01x−1/3 dx=12/3=32\int_0^1x^{-1/3}\,dx=\tfrac1{2/3}=\tfrac32 (Teorema 46.2.3). Pada [−1,0)[-1,0), f(x)=−∣x∣−1/3f(x)=-|x|^{-1/3}, dan dengan substitusi x=−ux=-u (Latihan 45.3-3), ∫−1−sf=−∫s1u−1/3 du→−32\int_{-1}^{-s}f=-\int_s^1u^{-1/3}\,du\to-\tfrac32. Kedua bagian konvergen, dan jumlahnya 00. Untuk 1x\tfrac1x, bagian ∫01dxx\int_0^1\tfrac{dx}x sudah divergen, sehingga integral keseluruhannya divergen. Pembatalan simetris lim⁡s→0+(∫−1−s+∫s1)dxx=0\lim_{s\to0^+}\bigl(\int_{-1}^{-s}+\int_s^1\bigr)\tfrac{dx}x=0 adalah nilai utama Cauchy, bukan integral tak wajar (bandingkan Solusi 46.1-2). □\square

    Solusi 46.2-4. Γ(1)=∫0∞exp⁡(−x) dx=1\Gamma(1)=\int_0^\infty\exp(-x)\,dx=1 (Solusi 46.1-1(a)). Untuk 0<ε<t0<\varepsilon<t, integrasi parsial dengan u=xsu=x^s dan v=−exp⁡(−x)v=-\exp(-x) memberi

    ∫εtxsexp⁡(−x) dx=[−xsexp⁡(−x)]εt+s∫εtxs−1exp⁡(−x) dx.\int_\varepsilon^tx^s\exp(-x)\,dx=\bigl[-x^s\exp(-x)\bigr]_\varepsilon^t+s\int_\varepsilon^tx^{s-1}\exp(-x)\,dx.

    Suku batasnya menuju 00. εs→0\varepsilon^s\to0 karena s>0s>0. tsexp⁡(−t)→0t^s\exp(-t)\to0, karena tsexp⁡(−t)≤m! ts−mt^s\exp(-t)\leq m!\,t^{s-m} dengan m>sm>s, seperti pada Contoh 46.2.8(e). Kedua integral konvergen (Contoh 46.2.8(e)), sehingga Γ(s+1)=sΓ(s)\Gamma(s+1)=s\Gamma(s). Induksi memberi Γ(n+1)=n Γ(n)=⋯=n! Γ(1)=n!\Gamma(n+1)=n\,\Gamma(n)=\cdots=n!\,\Gamma(1)=n!. □\square

    Solusi 46.2-5. Misalkan f(x)=1xsin⁡1xf(x)=\tfrac1x\sin\tfrac1x, kontinu pada (0,1](0,1]. Untuk 0<s<10<s<1, terapkan Teorema 45.3.4 dengan φ(u)=1u\varphi(u)=\tfrac1u pada [1,1s][1,\tfrac1s], sehingga φ(1)=1\varphi(1)=1, φ(1s)=s\varphi(\tfrac1s)=s, dan φ′(u)=−1u2\varphi'(u)=-\tfrac1{u^2}:

    ∫11/sf(1u)(−1u2)du=∫1sf,yaitu∫s1f=∫11/ssin⁡uu du,\int_1^{1/s}f\bigl(\tfrac1u\bigr)\Bigl(-\frac1{u^2}\Bigr)du=\int_1^sf,\qquad\text{yaitu}\qquad\int_s^1f=\int_1^{1/s}\frac{\sin u}u\,du,

    karena f(1u)⋅1u2=usin⁡u⋅1u2=sin⁡uuf(\tfrac1u)\cdot\tfrac1{u^2}=u\sin u\cdot\tfrac1{u^2}=\tfrac{\sin u}u. Untuk s→0+s\to0^+, 1s→+∞\tfrac1s\to+\infty, dan ruas kanan konvergen menurut Contoh 46.1.10 (Proposisi 35.2.8). Dengan ∣f∣|f|, perhitungan yang sama memberi ∫11/s∣sin⁡u∣u du→+∞\int_1^{1/s}\tfrac{|\sin u|}u\,du\to+\infty. □\square

    Solusi 46.2-6. Ada MM dengan fg≤1\tfrac fg\leq1 untuk x≥Mx\geq M, yaitu f≤gf\leq g di sana. Teorema 46.2.6 pada [M,∞)[M,\infty) dan Proposisi 46.1.2 menyelesaikan bukti. Kebalikannya salah: f=1x2f=\tfrac1{x^2} dan g=1xg=\tfrac1x memenuhi fg=1x→0\tfrac fg=\tfrac1x\to0, ∫f\int f konvergen, tetapi ∫g\int g divergen. □\square

    Solusi 46.2-7. f(x)=−1x≤0=g(x)f(x)=-\tfrac1x\leq0=g(x). ∫1∞g=0\int_1^\infty g=0 konvergen, sedangkan ∫1tf=−ln⁡t\int_1^tf=-\ln t tidak mempunyai limit real. Rumusan yang benar untuk integran bertanda: ∣f∣≤g|f|\leq g dengan ∫g\int g konvergen memberi konvergensi mutlak. □\square

    Solusi 46.2-8. Integrannya positif dan kontinu pada (0,∞)(0,\infty), dengan dua titik bermasalah, yaitu 00 dan ∞\infty. Pecah di 11. Pada (0,1](0,1], integran ≤x−1/2\leq x^{-1/2}, dengan integral 22. Pada [1,∞)[1,\infty), integran ≤x−3/2\leq x^{-3/2}, dengan integral 22 (Teorema 46.1.4). Teorema 46.2.6 memberi kekonvergenan kedua bagian, dengan jumlah paling besar 44. Nilai sebenarnya, π\pi, dicatat tanpa bukti dan tidak dipakai. Bilangan π\pi baru didefinisikan di Bab 49 (penutupan P40-PI), dan unit ini tidak bergantung padanya. □\square

    Ringkasan

    Integral tak wajar jenis kedua, untuk integran yang tidak terbatas di dekat aa, didefinisikan sebagai lim⁡s→a+∫sbf\lim_{s\to a^+}\int_s^bf. Untuk fungsi yang terintegralkan Riemann, definisi ini memberi nilai yang sama. ∫01x−p\int_0^1x^{-p} konvergen tepat ketika p<1p<1, kebalikan dari kasus ∞\infty. Akibatnya, ∫0∞x−p\int_0^\infty x^{-p} selalu divergen. Uji perbandingan dan uji perbandingan limit memutuskan kekonvergenan dengan membandingkan integran terhadap pangkat, untuk kedua jenis integral tak wajar. Contoh yang dikerjakan: ∫01ln⁡x=−1\int_0^1\ln x=-1, integral turunan tak terbatas dari Contoh 45.2.6 bernilai sin⁡1\sin1, fungsi Gamma dengan Γ(n+1)=n!\Gamma(n+1)=n!, dan ∫011xsin⁡1x\int_0^1\tfrac1x\sin\tfrac1x konvergen bersyarat. Peringatannya: perbandingan memerlukan integran taknegatif, dan pembatalan simetris (nilai utama) bukan kekonvergenan.

    Bab terdekat

    BerikutnyaBarisan dan Deret Fungsi

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 47.

    SebelumnyaTeorema Dasar Kalkulus (Fundamental Theorem of Calculus)

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 45.