Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 41Lanjut

    Teorema Nilai Rata-Rata (Mean Value Theorems)

    Bab 41 dari 50 — Analisis Matematika dan Fondasi Rigor. Naskah draf lengkap dengan validasi terarah; belum telaah matematika independen seluruh buku.

    11 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Draf lengkap — Bab 41 dari 50

    Validasi terarah dan integritas naskah telah diperiksa. Buku ini belum mendapat telaah matematika independen menyeluruh. Catatan status di dalam naskah merupakan riwayat versi.

    Unduh naskah lengkap asli (TXT) · Lihat sumber dan cakupan review

    Bab 41: Teorema Nilai Rata-Rata (Mean Value Theorems)

    41.1 Teorema Rolle

    Penjelasan master untuk Bab 41: teorema nilai rata-rata adalah jembatan antara perilaku lokal turunan dan sifat global fungsi pada suatu interval. Turunan adalah informasi titik demi titik. Pernyataan seperti "fungsi dengan turunan nol adalah konstan" adalah pernyataan global, dan memerlukan jembatan itu. Jembatannya dibangun dalam dua langkah. Unit ini membuktikan langkah pertama, Teorema Rolle, dari teorema nilai ekstrem (Unit 37.1) dan pengamatan Fermat tentang titik ekstrem. Unit 41.2 menurunkan teorema nilai rata-rata dari Rolle.

    Prasyarat: Teorema 37.1.2; Bab 39–40.

    Lemma Fermat

    Definisi 41.1.1

    f:D→Rf:D\to\mathbb{R} mempunyai maksimum lokal di c∈Dc\in D bila ada δ>0\delta>0 dengan f(x)≤f(c)f(x)\leq f(c) untuk semua x∈Dx\in D, ∣x−c∣<δ|x-c|<\delta. Minimum lokal didefinisikan serupa. Keduanya disebut ekstrem lokal.

    Lemma 41.1.2 (Fermat)

    Misalkan ff mempunyai ekstrem lokal di cc, cc titik dalam DD (yaitu (c−r,c+r)⊆D(c-r,c+r)\subseteq D untuk suatu r>0r>0), dan ff terdiferensialkan di cc. Maka f′(c)=0f'(c)=0.

    Bukti. Misalkan maksimum lokal. Untuk 0<h<δ0<h<\delta kecil, f(c+h)−f(c)h≤0\tfrac{f(c+h)-f(c)}h\leq0, sehingga limit kanannya f′(c)≤0f'(c)\leq0 (Teorema 34.3.7). Untuk −δ<h<0-\delta<h<0, hasil baginya ≥0\geq0, sehingga f′(c)≥0f'(c)\geq0. Jadi f′(c)=0f'(c)=0. Kasus minimum serupa. □\square

    Ketiga syarat diperlukan.

    • Titik dalam: f(x)=xf(x)=x pada [0,1][0,1] mempunyai maksimum di 11, dengan f′(1)=1f'(1)=1 sebagai turunan kiri.
    • Keterdiferensialan: ∣x∣|x| mempunyai minimum di 00, tetapi tidak terdiferensialkan di sana.
    • Kebalikannya salah: x3x^3 mempunyai turunan 00 di 00, tetapi tidak mempunyai ekstrem lokal di 00.

    Titik cc dengan f′(c)=0f'(c)=0 disebut titik kritis. Lemma Fermat menyatakan bahwa ekstrem lokal di titik dalam yang terdiferensialkan pasti titik kritis.

    Teorema Rolle

    Teorema 41.1.3 (Rolle)

    Misalkan a<ba<b, ff kontinu pada [a,b][a,b], terdiferensialkan pada (a,b)(a,b), dan f(a)=f(b)f(a)=f(b). Maka ada c∈(a,b)c\in(a,b) dengan f′(c)=0f'(c)=0.

    Bukti. Menurut Teorema 37.1.2, ff mencapai maksimum MM dan minimum mm pada [a,b][a,b]. Bila M=mM=m, ff konstan, sehingga f′(c)=0f'(c)=0 untuk setiap c∈(a,b)c\in(a,b). Bila M>mM>m, salah satu nilai itu berbeda dari f(a)=f(b)f(a)=f(b), sehingga tercapai di titik dalam c∈(a,b)c\in(a,b). Lemma 41.1.2 memberi f′(c)=0f'(c)=0. □\square

    Bukti ini bebas pilihan, karena Teorema 37.1.2 dibuktikan tanpa pilihan.

    Secara geometris: grafik yang berawal dan berakhir pada ketinggian yang sama mempunyai titik dengan garis singgung mendatar. Ketiga hipotesis diperlukan (Latihan 41.1-3).

    Penerapan: Menghitung Akar

    Akibat 41.1.4

    Misalkan ff terdiferensialkan pada interval II. Bila ff mempunyai kk akar berbeda di II, maka f′f' mempunyai paling sedikit k−1k-1 akar berbeda di II, satu di antara setiap dua akar berurutan ff.

    Bukti. Terapkan Teorema 41.1.3 pada setiap interval [xi,xi+1][x_i,x_{i+1}] di antara akar-akar berurutan. Akar-akar f′f' yang diperoleh berbeda, karena terletak pada interval terbuka yang saling lepas. □\square

    Contoh 41.1.5

    (a) x3+x−1x^3+x-1 mempunyai tepat satu akar real. Paling sedikit satu menurut Akibat 37.2.6(b). Bila ada dua, turunannya 3x2+13x^2+1 mempunyai akar, padahal 3x2+1≥13x^2+1\geq1.

    (b) exp⁡(x)=1+x\exp(x)=1+x hanya di x=0x=0. Untuk g(x)=exp⁡(x)−1−xg(x)=\exp(x)-1-x, g(0)=0g(0)=0. Bila g(x0)=0g(x_0)=0 untuk x0≠0x_0\ne0, Rolle memberi cc di antara 00 dan x0x_0 dengan g′(c)=exp⁡(c)−1=0g'(c)=\exp(c)-1=0, yaitu c=0c=0, padahal cc terletak tegas di antara 00 dan x0x_0. Kontradiksi.

    (c) Polinomial berderajat n≥1n\geq1 mempunyai paling banyak nn akar real. Ini bukti kedua untuk Akibat 16.1.3, dengan induksi pada nn: turunannya berderajat n−1n-1, sehingga paling banyak mempunyai n−1n-1 akar, dan Akibat 41.1.4 memberi paling banyak nn akar untuk polinomial semula.

    Sifat Nilai Antara untuk Turunan

    Teorema 41.1.6 (Darboux)

    Misalkan ff terdiferensialkan pada [a,b][a,b], dengan turunan sepihak di ujung-ujungnya, dan f′(a)<y<f′(b)f'(a)<y<f'(b). Maka ada c∈(a,b)c\in(a,b) dengan f′(c)=yf'(c)=y.

    Bukti. g(x)=f(x)−yxg(x)=f(x)-yx terdiferensialkan, dengan g′(a)<0<g′(b)g'(a)<0<g'(b). gg kontinu, sehingga mencapai minimum di [a,b][a,b]. Minimum itu tidak di aa: karena g′(a)<0g'(a)<0, untuk h>0h>0 kecil, g(a+h)<g(a)g(a+h)<g(a), menurut tanda lokal (Proposisi 34.1.7(b)) pada hasil bagi. Minimum itu juga tidak di bb: karena g′(b)>0g'(b)>0, untuk h>0h>0 kecil, g(b−h)<g(b)g(b-h)<g(b). Jadi minimum tercapai di titik dalam cc, dan g′(c)=0g'(c)=0, yaitu f′(c)=yf'(c)=y. □\square

    Turunan tidak harus kontinu, tetapi tetap mempunyai sifat nilai antara. Akibatnya, turunan tidak dapat mempunyai diskontinuitas loncat. Misalnya, tidak ada fungsi terdiferensialkan dengan turunan sgn⁡x\operatorname{sgn}x pada [−1,1][-1,1].

    Latihan

    Latihan 41.1-1. Tentukan semua titik kritis dari x3−3xx^3-3x dan x4−2x2x^4-2x^2, dan tentukan mana yang merupakan ekstrem lokal.

    Latihan 41.1-2. Periksa hipotesis Rolle untuk f(x)=x2−2xf(x)=x^2-2x pada [0,2][0,2], lalu temukan cc.

    Latihan 41.1-3. Untuk masing-masing hipotesis Teorema Rolle, beri contoh fungsi yang memenuhi dua hipotesis lainnya tetapi tidak mempunyai cc dengan f′(c)=0f'(c)=0.

    Latihan 41.1-4. Buktikan bahwa x5+x3+x+1=0x^5+x^3+x+1=0 mempunyai tepat satu akar real.

    Latihan 41.1-5. Buktikan bahwa exp⁡(x)=x2\exp(x)=x^2 mempunyai tepat satu akar real negatif. (Petunjuk: untuk ketunggalan, periksa turunan exp⁡(x)−x2\exp(x)-x^2 pada (−∞,0](-\infty,0].)

    Latihan 41.1-6. Misalkan ff terdiferensialkan dua kali pada [a,b][a,b], dan f(a)=f(m)=f(b)f(a)=f(m)=f(b) untuk suatu m∈(a,b)m\in(a,b). Buktikan bahwa f′′(c)=0f''(c)=0 untuk suatu c∈(a,b)c\in(a,b).

    Latihan 41.1-7. Buktikan bahwa tidak ada fungsi ff yang terdiferensialkan pada [−1,1][-1,1] dengan f′(x)=sgn⁡xf'(x)=\operatorname{sgn}x untuk semua xx.

    Latihan 41.1-8. Buktikan bahwa jika f′(x)≠0f'(x)\ne0 untuk semua xx di interval II, maka ff injektif pada II.

    Solusi

    Solusi 41.1-1. (x3−3x)′=3x2−3=0(x^3-3x)'=3x^2-3=0 di x=±1x=\pm1. Di 11: x3−3x+2=(x−1)2(x+2)≥0x^3-3x+2=(x-1)^2(x+2)\geq0 untuk x>−2x>-2, sehingga f(x)≥f(1)=−2f(x)\geq f(1)=-2 di dekat 11, dan 11 adalah minimum lokal. Di −1-1: f(x)−2=(x+1)2(x−2)≤0f(x)-2=(x+1)^2(x-2)\leq0 untuk x<2x<2, sehingga −1-1 adalah maksimum lokal. (x4−2x2)′=4x3−4x=0(x^4-2x^2)'=4x^3-4x=0 di x=0,±1x=0,\pm1. x4−2x2=(x2−1)2−1≥−1x^4-2x^2=(x^2-1)^2-1\geq-1, sehingga ±1\pm1 adalah minimum. Di 00, nilai 00 dan x4−2x2=x2(x2−2)≤0x^4-2x^2=x^2(x^2-2)\leq0 untuk ∣x∣≤2|x|\leq\sqrt2, sehingga 00 adalah maksimum lokal. □\square

    Solusi 41.1-2. Fungsi ini polinomial, sehingga kontinu dan terdiferensialkan. f(0)=f(2)=0f(0)=f(2)=0. f′(c)=2c−2=0f'(c)=2c-2=0 memberi c=1c=1. □\square

    Solusi 41.1-3. Tanpa kontinuitas di ujung: f(x)=xf(x)=x pada [0,1)[0,1) dan f(1)=0f(1)=0. Tanpa keterdiferensialan: ∣x∣|x| pada [−1,1][-1,1]. Tanpa f(a)=f(b)f(a)=f(b): f(x)=xf(x)=x pada [0,1][0,1]. □\square

    Solusi 41.1-4. Paling sedikit satu akar, karena derajatnya ganjil. Turunannya 5x4+3x2+1≥1>05x^4+3x^2+1\geq1>0, sehingga dua akar akan memberi akar turunan menurut Rolle. Kontradiksi. □\square

    Solusi 41.1-5. g(x)=exp⁡(x)−x2g(x)=\exp(x)-x^2: g(−1)=1e−1<0g(-1)=\tfrac1e-1<0 dan g(0)=1>0g(0)=1>0, sehingga ada akar di (−1,0)(-1,0). Pada (−∞,0](-\infty,0], g′(x)=exp⁡(x)−2x>0g'(x)=\exp(x)-2x>0, karena exp⁡(x)>0\exp(x)>0 dan −2x≥0-2x\geq0. Jadi gg tidak dapat mempunyai dua akar di sana, menurut Rolle. □\square

    Solusi 41.1-6. Rolle pada [a,m][a,m] dan [m,b][m,b] memberi c1<c2c_1<c_2 dengan f′(c1)=f′(c2)=0f'(c_1)=f'(c_2)=0. Rolle pada f′f' di [c1,c2][c_1,c_2], yang terdiferensialkan, memberi cc dengan f′′(c)=0f''(c)=0. □\square

    Solusi 41.1-7. f′(−1)=−1<0<1=f′(1)f'(-1)=-1<0<1=f'(1). Teorema 41.1.6 memberi cc dengan f′(c)=12f'(c)=\tfrac12, padahal sgn⁡\operatorname{sgn} hanya bernilai −1-1, 00, dan 11. □\square

    Solusi 41.1-8. Bila f(x)=f(y)f(x)=f(y) dengan x<yx<y, Rolle pada [x,y][x,y] memberi cc dengan f′(c)=0f'(c)=0. Kontradiksi. □\square

    Ringkasan

    Pada titik ekstrem lokal di bagian dalam domain, turunan yang ada pasti nol (Fermat). Bersama teorema nilai ekstrem, ini memberi Teorema Rolle: fungsi kontinu pada [a,b][a,b], terdiferensialkan di dalamnya, dengan f(a)=f(b)f(a)=f(b), mempunyai titik dengan f′(c)=0f'(c)=0. Penerapannya: di antara dua akar ff ada akar f′f', sehingga polinomial berderajat nn mempunyai paling banyak nn akar dan banyak persamaan mempunyai akar tunggal. Teorema Darboux menyatakan bahwa turunan mempunyai sifat nilai antara walaupun tidak kontinu.

    41.2 Teorema Nilai Rata-Rata Lagrange

    Penjelasan master: teorema ini menyatakan bahwa kemiringan garis singgung di suatu titik dalam interval terbuka dijamin sejajar dengan garis sekan yang menghubungkan titik-titik ujung interval. Rumus master: untuk f(x)=x2f(x)=x^2 pada [1,4][1,4], terdapat titik cc dengan

    f′(c)=f(4)−f(1)4−1 ⟹ 2c=16−13=5 ⟹ c=2,5.f'(c)=\frac{f(4)-f(1)}{4-1}\ \Longrightarrow\ 2c=\frac{16-1}3=5\ \Longrightarrow\ c=2{,}5.

    Teorema Rolle adalah kasus khusus ketika sekannya mendatar. Teorema nilai rata-rata memutar situasi umum menjadi kasus Rolle dengan mengurangkan garis sekan. Akibat-akibatnya adalah alat global utama kalkulus: fungsi dengan turunan nol konstan, turunan terbatas memberi syarat Lipschitz, dan versi Cauchy teorema ini menjadi dasar aturan L'Hôpital (Unit 42.2).

    Prasyarat: Unit 41.1.

    Teorema

    Teorema 41.2.1 (Nilai Rata-Rata, Lagrange)

    Misalkan a<ba<b, ff kontinu pada [a,b][a,b], dan terdiferensialkan pada (a,b)(a,b). Maka ada c∈(a,b)c\in(a,b) dengan

    f′(c)=f(b)−f(a)b−a.f'(c)=\frac{f(b)-f(a)}{b-a}.

    Bukti. Tetapkan s=f(b)−f(a)b−as=\tfrac{f(b)-f(a)}{b-a}, kemiringan sekan, dan g(x)=f(x)−f(a)−s(x−a)g(x)=f(x)-f(a)-s(x-a), yaitu selisih antara ff dan garis sekan. gg kontinu pada [a,b][a,b] dan terdiferensialkan pada (a,b)(a,b), dengan g′(x)=f′(x)−sg'(x)=f'(x)-s. Juga g(a)=0g(a)=0 dan g(b)=f(b)−f(a)−s(b−a)=0g(b)=f(b)-f(a)-s(b-a)=0. Teorema 41.1.3 memberi c∈(a,b)c\in(a,b) dengan g′(c)=0g'(c)=0, yaitu f′(c)=sf'(c)=s. □\square

    Contoh 41.2.2 (Contoh Master)

    f(x)=x2f(x)=x^2 pada [1,4][1,4]: kemiringan sekan 16−13=5\tfrac{16-1}3=5, dan f′(c)=2c=5f'(c)=2c=5 memberi c=52∈(1,4)c=\tfrac52\in(1,4). Untuk fungsi kuadrat, cc selalu titik tengah interval, karena b2−a2b−a=a+b=2⋅a+b2\tfrac{b^2-a^2}{b-a}=a+b=2\cdot\tfrac{a+b}2. Untuk fungsi lain, teorema hanya menjamin keberadaan cc, tanpa rumus. Contohnya, untuk exp⁡\exp pada [0,1][0,1], exp⁡(c)=e−1\exp(c)=e-1 memberi c=ln⁡(e−1)c=\ln(e-1).

    Bentuk lain yang sering dipakai: untuk x≠yx\ne y di interval tempat ff terdiferensialkan, ada ξ\xi di antara xx dan yy dengan

    f(x)−f(y)=f′(ξ)(x−y).f(x)-f(y)=f'(\xi)(x-y).

    Titik ξ\xi bergantung pada xx dan yy, dan teorema tidak memberi informasi lain tentangnya. Yang diperoleh hanyalah bahwa ξ\xi terletak di antara keduanya.

    Akibat Global

    Akibat 41.2.3 (Turunan Nol)

    Bila f′(x)=0f'(x)=0 untuk semua xx di interval II, maka ff konstan pada II.

    Bukti. Untuk x<yx<y di II, f(y)−f(x)=f′(ξ)(y−x)=0f(y)-f(x)=f'(\xi)(y-x)=0. □\square

    Syarat bahwa II interval penting. sgn⁡\operatorname{sgn} pada R∖{0}\mathbb{R}\setminus\{0\} mempunyai turunan 00 di mana-mana, tetapi tidak konstan. Akibat 41.2.3 berlaku pada masing-masing bagian, yaitu (−∞,0)(-\infty,0) dan (0,∞)(0,\infty).

    Akibat 41.2.4 (Turunan Sama)

    Bila f′=g′f'=g' pada interval II, maka f−gf-g konstan pada II.

    Contoh: fungsi dengan f′=ff'=f pada R\mathbb{R} adalah f(x)=Cexp⁡(x)f(x)=C\exp(x). Turunan dari f(x)exp⁡(−x)f(x)\exp(-x) adalah f′(x)exp⁡(−x)−f(x)exp⁡(−x)=0f'(x)\exp(-x)-f(x)\exp(-x)=0, sehingga f(x)exp⁡(−x)=Cf(x)\exp(-x)=C.

    Akibat 41.2.5 (Turunan Terbatas Mengakibatkan Lipschitz)

    Bila ∣f′(x)∣≤K|f'(x)|\leq K pada interval II, maka ∣f(x)−f(y)∣≤K∣x−y∣|f(x)-f(y)|\leq K|x-y| untuk x,y∈Ix,y\in I. Jadi ff kontinu seragam pada II (Teorema 38.1.6).

    Contoh 41.2.6 (Ketaksamaan dari Nilai Rata-Rata)

    (a) ∣sin⁡x−sin⁡y∣≤∣x−y∣|\sin x-\sin y|\leq|x-y|, karena ∣sin⁡′∣=∣cos⁡∣≤1|\sin'|=|\cos|\leq1 (Akibat 40.2.12).

    (b) ln⁡(1+x)<x\ln(1+x)<x untuk x>0x>0: ln⁡(1+x)−ln⁡1=11+ξ x<x\ln(1+x)-\ln1=\tfrac1{1+\xi}\,x<x untuk suatu ξ∈(0,x)\xi\in(0,x).

    (c) x1+x<ln⁡(1+x)\tfrac x{1+x}<\ln(1+x) untuk x>0x>0, dengan alasan yang sama: 11+ξ>11+x\tfrac1{1+\xi}>\tfrac1{1+x}.

    (d) Akar: 101−10=12ξ\sqrt{101}-10=\tfrac1{2\sqrt\xi} untuk suatu ξ∈(100,101)\xi\in(100,101), sehingga 12101<101−10<120\tfrac1{2\sqrt{101}}<\sqrt{101}-10<\tfrac1{20}, dan 101<10,05\sqrt{101}<10{,}05.

    Versi Cauchy

    Teorema 41.2.7 (Nilai Rata-Rata Cauchy)

    Misalkan ff dan gg kontinu pada [a,b][a,b] dan terdiferensialkan pada (a,b)(a,b). Maka ada c∈(a,b)c\in(a,b) dengan

    (f(b)−f(a))g′(c)=(g(b)−g(a))f′(c).\bigl(f(b)-f(a)\bigr)g'(c)=\bigl(g(b)-g(a)\bigr)f'(c).

    Bila juga g′(x)≠0g'(x)\ne0 pada (a,b)(a,b), maka g(b)≠g(a)g(b)\ne g(a) dan f(b)−f(a)g(b)−g(a)=f′(c)g′(c)\dfrac{f(b)-f(a)}{g(b)-g(a)}=\dfrac{f'(c)}{g'(c)}.

    Bukti. h(x)=(f(b)−f(a))g(x)−(g(b)−g(a))f(x)h(x)=\bigl(f(b)-f(a)\bigr)g(x)-\bigl(g(b)-g(a)\bigr)f(x) memenuhi h(a)=f(b)g(a)−g(b)f(a)=h(b)h(a)=f(b)g(a)-g(b)f(a)=h(b), setelah diperiksa dengan ekspansi. Rolle memberi cc dengan h′(c)=0h'(c)=0. Untuk bagian kedua: g(b)≠g(a)g(b)\ne g(a), karena kalau sama, Rolle memberi titik dengan g′=0g'=0. Bagi persamaan dengan (g(b)−g(a))g′(c)≠0\bigl(g(b)-g(a)\bigr)g'(c)\ne0. □\square

    Teorema Lagrange adalah kasus g(x)=xg(x)=x. Versi Cauchy tidak dapat diturunkan dengan menerapkan Lagrange secara terpisah pada ff dan gg, karena kedua penerapan itu umumnya memberi titik cc yang berbeda. Versi ini memerlukan satu titik cc bersama, dan itulah yang dibutuhkan aturan L'Hôpital.

    Latihan

    Latihan 41.2-1. Tentukan semua cc yang dijamin teorema nilai rata-rata untuk (a) x3x^3 pada [0,3][0,3]; (b) 1x\tfrac1x pada [1,4][1,4]; (c) x\sqrt x pada [1,9][1,9].

    Latihan 41.2-2. Buktikan bahwa jika f′(x)=3f'(x)=3 untuk semua x∈Rx\in\mathbb{R} dan f(0)=2f(0)=2, maka f(x)=3x+2f(x)=3x+2.

    Latihan 41.2-3. Buktikan bahwa sin⁡2x+cos⁡2x=1\sin^2x+\cos^2x=1 dengan Akibat 41.2.3, sebagai bukti kedua untuk Akibat 40.2.12(a).

    Latihan 41.2-4. Buktikan bahwa ∣exp⁡(x)−exp⁡(y)∣≤eM∣x−y∣|\exp(x)-\exp(y)|\leq e^M|x-y| untuk x,y≤Mx,y\leq M, dan simpulkan bahwa exp⁡\exp kontinu seragam pada setiap (−∞,M](-\infty,M].

    Latihan 41.2-5. Buktikan bahwa 1+rx≤(1+x)r1+rx\leq(1+x)^r untuk x>−1x>-1 dan r≥1r\geq1 real. (Petunjuk: g(x)=(1+x)r−1−rxg(x)=(1+x)^r-1-rx, dengan g(0)=0g(0)=0; periksa tanda g′g' di kedua sisi 00, lalu gunakan teorema nilai rata-rata.)

    Latihan 41.2-6. Misalkan ff terdiferensialkan pada (a,b)(a,b) dan f′f' terbatas. Buktikan bahwa f(a+)f(a^+) ada.

    Latihan 41.2-7. Periksa identitas h(a)=h(b)h(a)=h(b) pada bukti Teorema 41.2.7 dengan ekspansi.

    Latihan 41.2-8. Untuk f(x)=x2f(x)=x^2 dan g(x)=x3g(x)=x^3 pada [0,1][0,1], tentukan cc pada Teorema 41.2.7, lalu tunjukkan bahwa titik-titik dari Teorema 41.2.1 untuk ff dan untuk gg masing-masing berbeda dari cc.

    Solusi

    Solusi 41.2-1. (a) 273=9=3c2\tfrac{27}3=9=3c^2, sehingga c=3∈(0,3)c=\sqrt3\in(0,3). (b) 1/4−13=−14=−1c2\tfrac{1/4-1}3=-\tfrac14=-\tfrac1{c^2}, sehingga c=2c=2. (c) 3−18=14=12c\tfrac{3-1}8=\tfrac14=\tfrac1{2\sqrt c}, sehingga c=4c=4. □\square

    Solusi 41.2-2. g(x)=f(x)−3xg(x)=f(x)-3x mempunyai g′=0g'=0, sehingga gg konstan, sama dengan g(0)=2g(0)=2. □\square

    Solusi 41.2-3. (sin⁡2+cos⁡2)′=2sin⁡cos⁡−2cos⁡sin⁡=0(\sin^2+\cos^2)'=2\sin\cos-2\cos\sin=0, sehingga sin⁡2+cos⁡2\sin^2+\cos^2 konstan, dan nilainya di 00 adalah 11. □\square

    Solusi 41.2-4. exp⁡(x)−exp⁡(y)=exp⁡(ξ)(x−y)\exp(x)-\exp(y)=\exp(\xi)(x-y) dengan ξ≤M\xi\leq M, sehingga exp⁡(ξ)≤eM\exp(\xi)\leq e^M. Gunakan Akibat 41.2.5. □\square

    Solusi 41.2-5. g′(x)=r((1+x)r−1−1)g'(x)=r\bigl((1+x)^{r-1}-1\bigr). Karena r−1≥0r-1\geq0, (1+x)r−1≥1(1+x)^{r-1}\geq1 untuk x≥0x\geq0, dan ≤1\leq1 untuk −1<x≤0-1<x\leq0 (Teorema 40.2.8(c)). Untuk x>0x>0: g(x)=g(x)−g(0)=g′(ξ)x≥0g(x)=g(x)-g(0)=g'(\xi)x\geq0, dengan ξ∈(0,x)\xi\in(0,x). Untuk −1<x<0-1<x<0: g(x)=g′(ξ)xg(x)=g'(\xi)x, dengan ξ∈(x,0)\xi\in(x,0), g′(ξ)≤0g'(\xi)\leq0, dan x<0x<0, sehingga g(x)≥0g(x)\geq0. □\square

    Solusi 41.2-6. Misalkan ∣f′∣≤K|f'|\leq K. Maka ff Lipschitz pada (a,b)(a,b), sehingga kontinu seragam, dan Akibat 38.2.2 memberi bahwa f(a+)f(a^+) ada. □\square

    Solusi 41.2-7. h(a)=f(b)g(a)−f(a)g(a)−g(b)f(a)+g(a)f(a)=f(b)g(a)−g(b)f(a)h(a)=f(b)g(a)-f(a)g(a)-g(b)f(a)+g(a)f(a)=f(b)g(a)-g(b)f(a). h(b)=f(b)g(b)−f(a)g(b)−g(b)f(b)+g(a)f(b)=−f(a)g(b)+g(a)f(b)h(b)=f(b)g(b)-f(a)g(b)-g(b)f(b)+g(a)f(b)=-f(a)g(b)+g(a)f(b). Keduanya sama. □\square

    Solusi 41.2-8. (1−0)⋅3c2=(1−0)⋅2c(1-0)\cdot3c^2=(1-0)\cdot2c, sehingga c=23c=\tfrac23. Lagrange untuk ff memberi 2cf=12c_f=1, yaitu cf=12c_f=\tfrac12. Lagrange untuk gg memberi 3cg2=13c_g^2=1, yaitu cg=13≈0,577c_g=\tfrac1{\sqrt3}\approx0{,}577. Ketiganya berbeda. □\square

    Ringkasan

    Teorema nilai rata-rata: fungsi kontinu pada [a,b][a,b] yang terdiferensialkan di dalamnya mempunyai titik cc dengan f′(c)=f(b)−f(a)b−af'(c)=\tfrac{f(b)-f(a)}{b-a}. Buktinya: kurangkan garis sekan, lalu gunakan Rolle. Contoh master: x2x^2 pada [1,4][1,4] memberi c=2,5c=2{,}5. Akibat-akibatnya: turunan nol pada interval mengakibatkan fungsi konstan, turunan yang sama mengakibatkan selisih konstan, dan turunan terbatas mengakibatkan syarat Lipschitz. Teorema ini juga memberi banyak ketaksamaan, seperti ln⁡(1+x)<x\ln(1+x)<x dan ∣sin⁡x−sin⁡y∣≤∣x−y∣|\sin x-\sin y|\leq|x-y|. Versi Cauchy, dengan satu titik cc bersama bagi dua fungsi, menyiapkan aturan L'Hôpital.

    Bab terdekat

    BerikutnyaAplikasi Turunan dan Aturan L'Hôpital

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 42.

    SebelumnyaAturan Rantai dan Turunan Fungsi Khusus

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 40.