Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 35Lanjut

    Limit Sekilateral dan Limit Menuju Tak Hingga

    Bab 35 dari 50 — Analisis Matematika dan Fondasi Rigor. Naskah draf lengkap dengan validasi terarah; belum telaah matematika independen seluruh buku.

    14 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Draf lengkap — Bab 35 dari 50

    Validasi terarah dan integritas naskah telah diperiksa. Buku ini belum mendapat telaah matematika independen menyeluruh. Catatan status di dalam naskah merupakan riwayat versi.

    Unduh naskah lengkap asli (TXT) · Lihat sumber dan cakupan review

    Bab 35: Limit Sekilateral dan Limit Menuju Tak Hingga

    35.1 Limit Kiri dan Limit Kanan

    Penjelasan master untuk Bab 35: memperluas pengertian limit ke arah kiri dan kanan, serta ke perilaku fungsi menuju tak hingga. Pada garis bilangan, xx dapat mendekati cc dari dua arah. Fungsi tanda menuju 11 dari kanan dan −1-1 dari kiri, sehingga limit dua sisinya tidak ada (Contoh 34.1.5). Akan tetapi masing-masing sisi berperilaku baik. Limit sepihak merumuskan perilaku tiap sisi. Unit ini mendefinisikan limit kiri dan kanan, menghubungkannya dengan limit dua sisi, dan membuktikan bahwa fungsi monoton selalu mempunyai limit sepihak.

    Prasyarat: Bab 34; Teorema 20.3.5 dan 21.2.6 (pencacahan Q\mathbb{Q}).

    Definisi

    Definisi 35.1.1 (Limit Kanan dan Limit Kiri)

    Misalkan f:D→Rf:D\to\mathbb{R} dan c∈Rc\in\mathbb{R}.

    (a) Bila cc titik akumulasi D∩(c,∞)D\cap(c,\infty), kita menulis lim⁡x→c+f(x)=L\lim_{x\to c^+}f(x)=L, atau f(c+)=Lf(c^+)=L, jika

    ∀ε>0  ∃δ>0  ∀x∈D: c<x<c+δ ⟹ ∣f(x)−L∣<ε.\forall\varepsilon>0\ \ \exists\delta>0\ \ \forall x\in D:\ c<x<c+\delta\ \Longrightarrow\ |f(x)-L|<\varepsilon.

    (b) Bila cc titik akumulasi D∩(−∞,c)D\cap(-\infty,c), kita menulis lim⁡x→c−f(x)=L\lim_{x\to c^-}f(x)=L, atau f(c−)=Lf(c^-)=L, jika syarat yang sama berlaku untuk c−δ<x<cc-\delta<x<c.

    Dengan kata lain, f(c+)f(c^+) adalah limit (Definisi 34.1.1) dari pembatasan f∣D∩(c,∞)f|_{D\cap(c,\infty)} di cc. Syarat 0<∣x−c∣<δ0<|x-c|<\delta bersama x>cx>c sama dengan c<x<c+δc<x<c+\delta. Karena itu semua hasil Bab 34, yaitu ketunggalan, kriteria barisan, aljabar, apit, dan komposisi, berlaku langsung untuk limit sepihak, dengan DD diganti oleh D∩(c,∞)D\cap(c,\infty) atau D∩(−∞,c)D\cap(-\infty,c).

    Notasi f(c+)f(c^+) hanyalah singkatan. Notasi itu tidak berarti bahwa ff dievaluasi di suatu titik "c+c^+".

    Teorema 35.1.2 (Limit Dua Sisi dari Dua Limit Sepihak)

    Misalkan cc titik akumulasi D∩(c,∞)D\cap(c,\infty) dan juga titik akumulasi D∩(−∞,c)D\cap(-\infty,c). Maka lim⁡x→cf(x)=L\lim_{x\to c}f(x)=L jika dan hanya jika f(c+)f(c^+) dan f(c−)f(c^-) keduanya ada dan sama dengan LL.

    Bukti. (⇒\Rightarrow) δ\delta untuk limit dua sisi juga bekerja untuk tiap sisi. (⇐\Leftarrow) Untuk ε>0\varepsilon>0, ambil δ+\delta_+ dan δ−\delta_- untuk kedua sisi, dan δ=min⁡(δ+,δ−)\delta=\min(\delta_+,\delta_-). Setiap x∈Dx\in D dengan 0<∣x−c∣<δ0<|x-c|<\delta terletak di salah satu sisi, sehingga ∣f(x)−L∣<ε|f(x)-L|<\varepsilon. □\square

    Bila cc hanya dapat didekati dari satu sisi, misalnya c=0c=0 untuk D=[0,∞)D=[0,\infty), maka limit dua sisi sama dengan limit sepihak yang ada. Contohnya lim⁡x→0x=lim⁡x→0+x=0\lim_{x\to0}\sqrt x=\lim_{x\to0^+}\sqrt x=0 (Contoh 34.1.3(d)).

    Contoh 35.1.3

    (a) sgn⁡(0+)=1\operatorname{sgn}(0^+)=1 dan sgn⁡(0−)=−1\operatorname{sgn}(0^-)=-1. Limit dua sisinya tidak ada.

    (b) Lantai di c=k∈Zc=k\in\mathbb{Z}: ⌊k+⌋=k\lfloor k^+\rfloor=k dan ⌊k−⌋=k−1\lfloor k^-\rfloor=k-1 (Latihan 34.1-6).

    (c) f(x)=∣x∣xf(x)=\tfrac{|x|}x pada R∖{0}\mathbb{R}\setminus\{0\} sama dengan fungsi tanda di luar 00, sehingga limit sepihaknya ±1\pm1.

    (d) f(x)=x2f(x)=x^2 untuk x<1x<1 dan f(x)=2x−1f(x)=2x-1 untuk x≥1x\geq1: f(1−)=1f(1^-)=1 dan f(1+)=1f(1^+)=1, sehingga lim⁡x→1f(x)=1\lim_{x\to1}f(x)=1.

    (e) f(x)=1xf(x)=\tfrac1x di 00: tidak ada limit kanan yang real. Untuk xn=1nx_n=\tfrac1n, f(xn)=nf(x_n)=n tak terbatas (Akibat 34.2.2). Unit 35.2 menulis f(0+)=+∞f(0^+)=+\infty sebagai label.

    Fungsi Monoton

    Teorema 35.1.4 (Limit Sepihak Fungsi Monoton)

    Misalkan f:(a,b)→Rf:(a,b)\to\mathbb{R} naik, yaitu x<yx<y mengakibatkan f(x)≤f(y)f(x)\leq f(y), dan c∈(a,b)c\in(a,b). Maka f(c−)f(c^-) dan f(c+)f(c^+) ada, dan

    f(c−)=sup⁡a<x<cf(x)≤f(c)≤inf⁡c<x<bf(x)=f(c+).f(c^-)=\sup_{a<x<c}f(x)\leq f(c)\leq\inf_{c<x<b}f(x)=f(c^+).

    Hal serupa berlaku untuk fungsi turun, dengan ketaksamaan dibalik. Limit kanan di aa dan limit kiri di bb ada bila ff terbatas.

    Bukti. Himpunan {f(x):a<x<c}\{f(x):a<x<c\} tidak kosong dan terbatas di atas oleh f(c)f(c), sehingga s=sup⁡s=\sup ada dan s≤f(c)s\leq f(c). Untuk ε>0\varepsilon>0, ada x1∈(a,c)x_1\in(a,c) dengan f(x1)>s−εf(x_1)>s-\varepsilon (Teorema 11.3.2). Untuk x1<x<cx_1<x<c, s−ε<f(x1)≤f(x)≤ss-\varepsilon<f(x_1)\leq f(x)\leq s. Jadi δ=c−x1\delta=c-x_1 bekerja, dan f(c−)=sf(c^-)=s. Sisi kanan serupa, dengan infimum. Bukti ini tidak memakai pilihan: x1x_1 adalah satu pilihan tunggal untuk setiap ε\varepsilon, dalam rangka membuktikan pernyataan keberadaan. □\square

    Definisi 35.1.5 (Loncatan)

    Untuk ff naik pada (a,b)(a,b) dan c∈(a,b)c\in(a,b), selisih f(c+)−f(c−)≥0f(c^+)-f(c^-)\geq0 disebut loncatan ff di cc. Menurut Teorema 35.1.2, limit ff di cc ada jika dan hanya jika loncatannya 00.

    Teorema 35.1.6 (Loncatan Terhitung)

    Fungsi naik f:(a,b)→Rf:(a,b)\to\mathbb{R} mempunyai paling banyak terhitung banyak titik dengan loncatan positif. Pembuktiannya tidak memakai pilihan.

    Bukti. Tetapkan satu pencacahan q0,q1,…q_0,q_1,\ldots dari Q\mathbb{Q} (Teorema 21.2.6). Misalkan JJ himpunan titik loncatan. Untuk c∈Jc\in J, interval (f(c−),f(c+))(f(c^-),f(c^+)) tak kosong, sehingga memuat rasional (Teorema 11.3.11). Tetapkan r(c)=qkr(c)=q_k dengan kk terkecil sehingga qk∈(f(c−),f(c+))q_k\in(f(c^-),f(c^+)). Definisi ini ditentukan oleh urutan baik N\mathbb{N}.

    rr injektif. Bila c<dc<d keduanya di JJ, pilih t∈(c,d)t\in(c,d). Maka f(c+)≤f(t)≤f(d−)f(c^+)\leq f(t)\leq f(d^-), menurut Teorema 35.1.4: f(c+)f(c^+) adalah infimum nilai di kanan cc, dan f(d−)f(d^-) adalah supremum nilai di kiri dd. Jadi interval (f(c−),f(c+))(f(c^-),f(c^+)) dan (f(d−),f(d+))(f(d^-),f(d^+)) saling lepas, sehingga r(c)≠r(d)r(c)\ne r(d).

    Jadi JJ berinjeksi ke Q\mathbb{Q}, dan JJ terhitung (Teorema 21.1.3). □\square

    Fungsi monoton dapat mempunyai tak hingga banyak loncatan. Contohnya f(x)=⌊11−x⌋f(x)=\lfloor\tfrac1{1-x}\rfloor pada (0,1)(0,1), yang meloncat di setiap x=1−1kx=1-\tfrac1k, k≥2k\geq2. Banyaknya loncatan itu tetap terhitung. Tidak ada fungsi monoton yang meloncat di setiap titik suatu interval, karena interval tak terhitung (Bab 22).

    Latihan

    Latihan 35.1-1. Tentukan f(c−)f(c^-) dan f(c+)f(c^+), lalu tentukan apakah lim⁡x→cf(x)\lim_{x\to c}f(x) ada: (a) f(x)=x2−1∣x−1∣f(x)=\tfrac{x^2-1}{|x-1|} di c=1c=1; (b) f(x)=x−⌊x⌋f(x)=x-\lfloor x\rfloor di c=2c=2; (c) f(x)=1−xf(x)=\sqrt{1-x} di c=1c=1, dengan D=(−∞,1]D=(-\infty,1].

    Latihan 35.1-2. Buktikan Teorema 35.1.2 secara rinci, termasuk alasan bahwa setiap xx dengan 0<∣x−c∣<δ0<|x-c|<\delta termasuk salah satu sisi.

    Latihan 35.1-3. Tentukan aa sehingga f(x)=ax+1f(x)=ax+1 untuk x<2x<2 dan f(x)=x2−af(x)=x^2-a untuk x≥2x\geq2 mempunyai limit di 22.

    Latihan 35.1-4. Tuliskan kriteria barisan untuk limit kanan, dan buktikan arahnya yang bebas pilihan.

    Latihan 35.1-5. Untuk f(x)=⌊11−x⌋f(x)=\lfloor\tfrac1{1-x}\rfloor pada (0,1)(0,1), tentukan semua titik loncatan dan besar loncatannya.

    Latihan 35.1-6. Misalkan ff naik pada (a,b)(a,b). Buktikan bahwa f(c+)≤f(d−)f(c^+)\leq f(d^-) untuk a<c<d<ba<c<d<b.

    Latihan 35.1-7. Beri contoh fungsi f:R→Rf:\mathbb{R}\to\mathbb{R} dengan f(c+)f(c^+) dan f(c−)f(c^-) tidak ada di c=0c=0, tanpa memakai trigonometri.

    Latihan 35.1-8. Misalkan f:(a,b)→Rf:(a,b)\to\mathbb{R} naik dan f(c−)=f(c+)f(c^-)=f(c^+) untuk semua cc. Apakah f(c)=f(c+)f(c)=f(c^+) untuk semua cc? Buktikan.

    Solusi

    Solusi 35.1-1. (a) Untuk x>1x>1, f(x)=(x−1)(x+1)x−1=x+1→2f(x)=\tfrac{(x-1)(x+1)}{x-1}=x+1\to2. Untuk x<1x<1, f(x)=−(x+1)→−2f(x)=-(x+1)\to-2. Limit dua sisinya tidak ada. (b) Untuk x∈(2,3)x\in(2,3), f(x)=x−2→0f(x)=x-2\to0. Untuk x∈(1,2)x\in(1,2), f(x)=x−1→1f(x)=x-1\to1. Limit dua sisinya tidak ada. (c) Hanya sisi kiri yang ada: 1−x→0\sqrt{1-x}\to0 untuk x→1−x\to1^-, dengan komposisi (Teorema 34.3.10) atau secara langsung dengan δ=ε2\delta=\varepsilon^2. Karena 11 hanya didekati dari kiri, lim⁡x→1f(x)=0\lim_{x\to1}f(x)=0. □\square

    Solusi 35.1-2. Bila 0<∣x−c∣<δ0<|x-c|<\delta, maka x≠cx\ne c, sehingga x>cx>c atau x<cx<c (trikotomi). Pada kasus pertama c<x<c+δ≤c+δ+c<x<c+\delta\leq c+\delta_+. Pada kasus kedua c−δ−≤c−δ<x<cc-\delta_-\leq c-\delta<x<c. Bagian lain seperti pada bukti. □\square

    Solusi 35.1-3. f(2−)=2a+1f(2^-)=2a+1 dan f(2+)=4−af(2^+)=4-a. Kesamaan 2a+1=4−a2a+1=4-a memberi a=1a=1. □\square

    Solusi 35.1-4. f(c+)=Lf(c^+)=L jika dan hanya jika f(xn)→Lf(x_n)\to L untuk setiap barisan xn∈Dx_n\in D dengan xn>cx_n>c dan xn→cx_n\to c. Arah (⇒\Rightarrow): untuk δ\delta dari definisi, sejak suatu indeks c<xn<c+δc<x_n<c+\delta, sehingga ∣f(xn)−L∣<ε|f(x_n)-L|<\varepsilon. Arah (⇐\Leftarrow) memerlukan ACω_\omega, seperti Teorema 34.2.1(b). □\square

    Solusi 35.1-5. 11−x\tfrac1{1-x} naik tegas pada (0,1)(0,1), dengan nilai di (1,∞)(1,\infty). ⌊11−x⌋=k\lfloor\tfrac1{1-x}\rfloor=k tepat ketika k≤11−x<k+1k\leq\tfrac1{1-x}<k+1, yaitu 1−1k≤x<1−1k+11-\tfrac1k\leq x<1-\tfrac1{k+1}. Jadi ff konstan pada setiap interval [1−1k,1−1k+1)[1-\tfrac1k,1-\tfrac1{k+1}), dan meloncat sebesar 11 di setiap x=1−1kx=1-\tfrac1k, k≥2k\geq2. □\square

    Solusi 35.1-6. Ambil t∈(c,d)t\in(c,d). Maka f(c+)=inf⁡x>cf(x)≤f(t)≤sup⁡x<df(x)=f(d−)f(c^+)=\inf_{x>c}f(x)\leq f(t)\leq\sup_{x<d}f(x)=f(d^-). □\square

    Solusi 35.1-7. f(x)=(−1)⌊1/∣x∣⌋f(x)=(-1)^{\lfloor1/|x|\rfloor} untuk x≠0x\ne0 dan f(0)=0f(0)=0. Pada setiap sisi, barisan ±12n\pm\tfrac1{2n} dan ±12n+1\pm\tfrac1{2n+1} memberi nilai 11 dan −1-1 (Contoh 34.2.3(c)). □\square

    Solusi 35.1-8. Ya. Teorema 35.1.4 memberi f(c−)≤f(c)≤f(c+)f(c^-)\leq f(c)\leq f(c^+), dan hipotesis f(c−)=f(c+)f(c^-)=f(c^+) menjepit f(c)f(c), sehingga f(c)=f(c+)f(c)=f(c^+). Tanpa hipotesis itu, f(c)f(c) dapat terletak di mana saja dalam [f(c−),f(c+)][f(c^-),f(c^+)]. Contohnya, f(x)=0f(x)=0 untuk x<0x<0, f(0)=1f(0)=1, dan f(x)=2f(x)=2 untuk x>0x>0 adalah fungsi naik pada (−1,1)(-1,1) dengan f(0−)=0<f(0)=1<f(0+)=2f(0^-)=0<f(0)=1<f(0^+)=2. □\square

    Ringkasan

    Limit kanan f(c+)f(c^+) dan limit kiri f(c−)f(c^-) adalah limit dari pembatasan ff ke masing-masing sisi cc, sehingga semua hasil Bab 34 berlaku untuk keduanya. Limit dua sisi ada jika dan hanya jika kedua limit sepihak ada dan sama. Fungsi monoton selalu mempunyai limit sepihak di setiap titik dalam, yaitu supremum nilai di kiri dan infimum nilai di kanan, dan nilai fungsinya terletak di antara keduanya. Titik loncatan fungsi monoton paling banyak terhitung. Hal ini dibuktikan tanpa pilihan, dengan memetakan setiap loncatan ke rasional dengan indeks terkecil dalam pencacahan yang tetap.

    35.2 Bentuk Tak Tentu dan Analisis Batas

    Rumus master: evaluasi limit aljabar lim⁡x→2x2−4x−2\lim_{x\to2}\dfrac{x^2-4}{x-2}. Substitusi langsung menghasilkan bentuk tak tentu 00\tfrac00. Setelah difaktorkan, limitnya menjadi lim⁡x→2(x+2)=4\lim_{x\to2}(x+2)=4.

    Unit ini menjelaskan mengapa langkah pemfaktoran itu sah, apa arti sebenarnya dari "bentuk tak tentu", dan bagaimana menganalisis limit ketika teorema aljabar Unit 34.3 tidak berlaku langsung. Unit ini juga mendefinisikan limit ketika x→±∞x\to\pm\infty dan limit yang bernilai ±∞\pm\infty, keduanya sebagai perluasan yang memakai label, bukan bilangan baru.

    Prasyarat: Bab 34; Unit 35.1; Unit 26.2 (tabel 00\tfrac00 untuk barisan).

    Contoh Master dan Prinsip Pengubahan Lokal

    Contoh 35.2.1 (Contoh Master)

    h(x)=x2−4x−2h(x)=\tfrac{x^2-4}{x-2} pada D=R∖{2}D=\mathbb{R}\setminus\{2\}. Teorema 34.3.3 tidak berlaku, karena penyebutnya menuju 00. Untuk x∈Dx\in D, x−2≠0x-2\ne0, sehingga pembatalan sah:

    h(x)=(x−2)(x+2)x−2=x+2.h(x)=\frac{(x-2)(x+2)}{x-2}=x+2.

    Menurut Proposisi 35.2.2 di bawah dan Akibat 34.3.4, lim⁡x→2h(x)=lim⁡x→2(x+2)=4\lim_{x\to2}h(x)=\lim_{x\to2}(x+2)=4.

    Fungsi hh dan fungsi x+2x+2 berbeda, karena hh tidak terdefinisi di 22. Keduanya mempunyai limit yang sama di 22, karena definisi limit tidak pernah menguji x=2x=2.

    Proposisi 35.2.2 (Pengubahan Lokal)

    Misalkan c∈D′c\in D' dan ada r>0r>0 dengan f(x)=g(x)f(x)=g(x) untuk semua x∈Dx\in D dengan 0<∣x−c∣<r0<|x-c|<r. Maka lim⁡x→cf(x)=L\lim_{x\to c}f(x)=L jika dan hanya jika lim⁡x→cg(x)=L\lim_{x\to c}g(x)=L.

    Bukti. Untuk δ\delta yang bekerja bagi salah satu fungsi, min⁡(δ,r)\min(\delta,r) bekerja bagi fungsi lainnya. □\square

    Proposisi ini adalah dasar logis teknik "faktorkan dan batalkan", "rasionalkan", dan "sederhanakan". Setiap teknik itu mengganti ff dengan gg yang sama dengan ff di dekat cc kecuali di cc sendiri, dan yang limitnya dapat dihitung dengan Unit 34.3.

    Bentuk Tak Tentu

    Ungkapan "00\tfrac00" bukan bilangan dan bukan hasil perhitungan. Ungkapan itu adalah label untuk situasi: f(x)→0f(x)\to0 dan g(x)→0g(x)\to0, sehingga Teorema 34.3.3 tidak berlaku untuk fg\tfrac fg. Dalam situasi ini, limit fg\tfrac fg dapat berupa bilangan apa pun, dapat menuju ±∞\pm\infty, atau dapat tidak ada.

    Contoh 35.2.3 (Semua Kemungkinan pada 00\tfrac00, untuk x→0x\to0)

    f(x)f(x)g(x)g(x)f(x)g(x)\tfrac{f(x)}{g(x)} untuk x≠0x\ne0limit di 00
    axaxxxaaaa, sebarang
    x2x^2xxxx00
    xxx2x^21x\tfrac1xtidak ada (Unit 35.1)
    xx∣x∣\vert x\vert sgn⁡x\operatorname{sgn}xtidak ada
    x2x^2x2x^21111

    Label-label lain yang sejenis adalah ∞∞\tfrac\infty\infty, ∞−∞\infty-\infty, 0⋅∞0\cdot\infty, dan pada pangkat 1∞1^\infty, 000^0, ∞0\infty^0. Semuanya menandai bahwa teorema aljabar tidak dapat dipakai, dan analisis lebih lanjut diperlukan.

    Contoh 35.2.4 (Teknik Baku)

    (a) Faktorkan: lim⁡x→1x3−1x2−1=lim⁡x→1x2+x+1x+1=32\lim_{x\to1}\dfrac{x^3-1}{x^2-1}=\lim_{x\to1}\dfrac{x^2+x+1}{x+1}=\dfrac32, untuk x≠±1x\ne\pm1.

    (b) Rasionalkan: lim⁡x→09+x−3x=lim⁡x→019+x+3=16\lim_{x\to0}\dfrac{\sqrt{9+x}-3}x=\lim_{x\to0}\dfrac1{\sqrt{9+x}+3}=\dfrac16.

    (c) Faktor sekutu berderajat lebih tinggi: lim⁡x→2x3−3x2+4x2−4x+4\lim_{x\to2}\dfrac{x^3-3x^2+4}{x^2-4x+4}. Pembilang: x3−3x2+4=(x−2)2(x+1)x^3-3x^2+4=(x-2)^2(x+1), yang dapat diperiksa dengan perkalian. Penyebut: (x−2)2(x-2)^2. Hasil bagi untuk x≠2x\ne2 adalah x+1→3x+1\to3.

    (d) Tidak dapat disederhanakan menjadi bentuk berlimit: lim⁡x→1x+1x−1\lim_{x\to1}\dfrac{x+1}{x-1}. Pembilang menuju 2≠02\ne0, dan penyebut menuju 00 dengan tanda berbeda di kedua sisi. Limit kanan menuju +∞+\infty dan limit kiri menuju −∞-\infty (Definisi 35.2.6). Jadi limit dua sisinya tidak ada.

    Limit di Tak Hingga

    Definisi 35.2.5 (Limit untuk x→+∞x\to+\infty)

    Misalkan DD tidak terbatas di atas. lim⁡x→+∞f(x)=L\lim_{x\to+\infty}f(x)=L jika

    ∀ε>0  ∃M∈R  ∀x∈D: x>M ⟹ ∣f(x)−L∣<ε.\forall\varepsilon>0\ \ \exists M\in\mathbb{R}\ \ \forall x\in D:\ x>M\ \Longrightarrow\ |f(x)-L|<\varepsilon.

    Definisi untuk x→−∞x\to-\infty serupa.

    +∞+\infty di sini bukan titik yang didekati. Ungkapan "x→+∞x\to+\infty" menyatakan bahwa xx melampaui setiap batas MM. Peran δ\delta diambil alih oleh MM, dan definisinya sejajar dengan definisi limit barisan, dengan N0N_0 diganti MM. Ketunggalan, aljabar, dan apit berlaku dengan bukti yang sama, dengan max⁡\max batas MM menggantikan min⁡\min jari-jari δ\delta.

    Hubungan dengan barisan: bila lim⁡x→+∞f(x)=L\lim_{x\to+\infty}f(x)=L dan N+⊆D\mathbb{N}_{+}\subseteq D, maka f(n)→Lf(n)\to L. Kebalikannya salah: f(x)=x−⌊x⌋f(x)=x-\lfloor x\rfloor memberi f(n)=0→0f(n)=0\to0, tetapi f(n+12)=12f(n+\tfrac12)=\tfrac12, sehingga lim⁡x→+∞f(x)\lim_{x\to+\infty}f(x) tidak ada.

    Definisi 35.2.6 (Limit Bernilai Tak Hingga)

    Misalkan c∈D′c\in D'. Kita menulis lim⁡x→cf(x)=+∞\lim_{x\to c}f(x)=+\infty jika

    ∀K∈R  ∃δ>0  ∀x∈D: 0<∣x−c∣<δ ⟹ f(x)>K.\forall K\in\mathbb{R}\ \ \exists\delta>0\ \ \forall x\in D:\ 0<|x-c|<\delta\ \Longrightarrow\ f(x)>K.

    Varian −∞-\infty, limit sepihak, dan x→±∞x\to\pm\infty didefinisikan serupa.

    Seperti pada Definisi 26.3.10, persamaan lim⁡f=+∞\lim f=+\infty adalah label untuk suatu perilaku, bukan limit real. Dalam arti Definisi 34.1.1, limitnya tidak ada. Teorema 34.3.1–34.3.3 tidak berlaku untuk label ini tanpa bukti tersendiri.

    Contoh 35.2.7

    (a) lim⁡x→0+1x=+∞\lim_{x\to0^+}\tfrac1x=+\infty dan lim⁡x→0−1x=−∞\lim_{x\to0^-}\tfrac1x=-\infty: untuk K>0K>0, δ=1K\delta=\tfrac1K. Untuk K≤0K\leq0, ambil δ=1\delta=1.

    (b) lim⁡x→01x2=+∞\lim_{x\to0}\tfrac1{x^2}=+\infty, dari kedua sisi.

    (c) lim⁡x→+∞3x2+1x2−x=3\lim_{x\to+\infty}\tfrac{3x^2+1}{x^2-x}=3: bagi dengan x2x^2, lalu pakai 1x→0\tfrac1x\to0 untuk x→+∞x\to+\infty (dengan M=1εM=\tfrac1\varepsilon).

    (d) lim⁡x→+∞(x+1−x)=0\lim_{x\to+\infty}(\sqrt{x+1}-\sqrt x)=0, bentuk ∞−∞\infty-\infty: dengan merasionalkan, nilainya 1x+1+x<12x\tfrac1{\sqrt{x+1}+\sqrt x}<\tfrac1{2\sqrt x}.

    Proposisi 35.2.8 (Substitusi t=1xt=\tfrac1x)

    Misalkan D⊆(0,∞)D\subseteq(0,\infty) tidak terbatas di atas, dan g(t)=f(1t)g(t)=f(\tfrac1t) pada E={t:1t∈D}E=\{t:\tfrac1t\in D\}. Maka lim⁡x→+∞f(x)=L\lim_{x\to+\infty}f(x)=L jika dan hanya jika lim⁡t→0+g(t)=L\lim_{t\to0^+}g(t)=L.

    Bukti. x>Mx>M, dengan M>0M>0, setara dengan 0<t<1M0<t<\tfrac1M untuk t=1xt=\tfrac1x. Jadi δ=1M\delta=\tfrac1M dan M=1δM=\tfrac1\delta saling menerjemahkan. Syarat titik akumulasi: 00 titik akumulasi EE, karena DD tak terbatas di atas. □\square

    Analisis Batas

    Ketika aljabar tidak menyederhanakan ekspresi, limit dianalisis dengan membatasi ekspresi itu, yaitu dengan teorema apit atau dengan bentuk satu sisinya.

    Contoh 35.2.9

    (a) lim⁡x→0x⌊1x⌋=1\lim_{x\to0}x\lfloor\tfrac1x\rfloor=1. Untuk x>0x>0: 1x−1<⌊1x⌋≤1x\tfrac1x-1<\lfloor\tfrac1x\rfloor\leq\tfrac1x, sehingga 1−x<x⌊1x⌋≤11-x<x\lfloor\tfrac1x\rfloor\leq1. Untuk x<0x<0: mengalikan dengan x<0x<0 membalik ketaksamaan, sehingga 1≤x⌊1x⌋<1−x1\leq x\lfloor\tfrac1x\rfloor<1-x. Kedua sisi menuju 11 menurut apit.

    (b) lim⁡x→+∞⌊x⌋x=1\lim_{x\to+\infty}\tfrac{\lfloor x\rfloor}x=1, dengan alasan yang sama: x−1x<⌊x⌋x≤1\tfrac{x-1}x<\tfrac{\lfloor x\rfloor}x\leq1 untuk x>0x>0.

    (c) Dengan P26-SIN: lim⁡x→+∞sin⁡xx=0\lim_{x\to+\infty}\tfrac{\sin x}x=0, karena ∣sin⁡xx∣≤1x\bigl|\tfrac{\sin x}x\bigr|\leq\tfrac1x untuk x>0x>0. Ini versi fungsi dari contoh master Unit 26.3.

    Latihan

    Latihan 35.2-1. Hitung: (a) lim⁡x→−3x2−9x+3\lim_{x\to-3}\tfrac{x^2-9}{x+3}; (b) lim⁡x→4x−2x−4\lim_{x\to4}\tfrac{\sqrt x-2}{x-4}; (c) lim⁡x→1x4−1x3−1\lim_{x\to1}\tfrac{x^4-1}{x^3-1}; (d) lim⁡x→0(2+x)2−4x\lim_{x\to0}\tfrac{(2+x)^2-4}x.

    Latihan 35.2-2. Buktikan Proposisi 35.2.2 secara rinci, lalu tunjukkan bahwa syarat "di dekat cc" tidak dapat diganti dengan "di tak hingga banyak titik dekat cc".

    Latihan 35.2-3. Buktikan dengan Definisi 35.2.5 bahwa lim⁡x→+∞2x+1x+3=2\lim_{x\to+\infty}\tfrac{2x+1}{x+3}=2, dengan MM eksplisit sebagai fungsi ε\varepsilon. Bandingkan dengan contoh master Unit 25.3.

    Latihan 35.2-4. Buktikan dengan Definisi 35.2.6 bahwa lim⁡x→2+x+1x−2=+∞\lim_{x\to2^+}\tfrac{x+1}{x-2}=+\infty.

    Latihan 35.2-5. Beri contoh f,gf,g dengan f(x)→+∞f(x)\to+\infty, g(x)→+∞g(x)\to+\infty untuk x→+∞x\to+\infty, dan f(x)−g(x)→cf(x)-g(x)\to c untuk sebarang cc yang diberikan. Beri juga contoh dengan f−g→+∞f-g\to+\infty dan dengan f−gf-g tidak mempunyai limit.

    Latihan 35.2-6. Buktikan bahwa jika lim⁡x→cf(x)=L>0\lim_{x\to c}f(x)=L>0 dan lim⁡x→cg(x)=+∞\lim_{x\to c}g(x)=+\infty, maka lim⁡x→cf(x)g(x)=+∞\lim_{x\to c}f(x)g(x)=+\infty.

    Latihan 35.2-7. Hitung lim⁡x→+∞(x2+x−x)\lim_{x\to+\infty}\bigl(\sqrt{x^2+x}-x\bigr), lalu bandingkan dengan Latihan 25.3-3.

    Latihan 35.2-8. Buktikan bahwa lim⁡x→0x⌊1x⌋=1\lim_{x\to0}x\lfloor\tfrac1x\rfloor=1 secara rinci untuk kedua sisi, dengan δ\delta eksplisit.

    Solusi

    Solusi 35.2-1. (a) x−3→−6x-3\to-6. (b) 1x+2→14\tfrac1{\sqrt x+2}\to\tfrac14, untuk x≥0x\geq0 dan x≠4x\ne4. (c) (x−1)(x+1)(x2+1)(x−1)(x2+x+1)=(x+1)(x2+1)x2+x+1→43\tfrac{(x-1)(x+1)(x^2+1)}{(x-1)(x^2+x+1)}=\tfrac{(x+1)(x^2+1)}{x^2+x+1}\to\tfrac43. (d) 4x+x2x=4+x→4\tfrac{4x+x^2}x=4+x\to4. □\square

    Solusi 35.2-2. Bila δ\delta bekerja untuk ff, maka untuk 0<∣x−c∣<min⁡(δ,r)0<|x-c|<\min(\delta,r), g(x)=f(x)g(x)=f(x) dan ∣g(x)−L∣<ε|g(x)-L|<\varepsilon. Untuk bagian kedua: f=0f=0 dan g=χQg=\chi_{\mathbb{Q}} sama di tak hingga banyak titik dekat 00, yaitu semua irasional. lim⁡f=0\lim f=0, tetapi lim⁡g\lim g tidak ada. □\square

    Solusi 35.2-3. ∣2x+1x+3−2∣=5x+3\bigl|\tfrac{2x+1}{x+3}-2\bigr|=\tfrac5{x+3} untuk x>−3x>-3. Syarat 5x+3<ε\tfrac5{x+3}<\varepsilon setara dengan x>5ε−3x>\tfrac5\varepsilon-3. Ambil M=max⁡(0,5ε−3)M=\max(0,\tfrac5\varepsilon-3). Perhitungannya sama dengan Contoh 25.3.1, tetapi kini MM boleh real dan tidak perlu dibulatkan. □\square

    Solusi 35.2-4. Untuk K>0K>0 dan 2<x<32<x<3: x+1x−2>3x−2\tfrac{x+1}{x-2}>\tfrac3{x-2}. Syarat 3x−2>K\tfrac3{x-2}>K setara dengan x−2<3Kx-2<\tfrac3K. Ambil δ=min⁡(1,3K)\delta=\min(1,\tfrac3K). Untuk K≤0K\leq0, δ=1\delta=1 bekerja, karena ekspresinya positif. □\square

    Solusi 35.2-5. f(x)=x+cf(x)=x+c dan g(x)=xg(x)=x: f−g=cf-g=c. f=x2f=x^2 dan g=xg=x: f−g→+∞f-g\to+\infty. f=x+(−1)⌊x⌋f=x+(-1)^{\lfloor x\rfloor} dan g=xg=x: f−g=(−1)⌊x⌋f-g=(-1)^{\lfloor x\rfloor}, yang tidak mempunyai limit. □\square

    Solusi 35.2-6. Proposisi 34.1.7(b): f(x)>L2f(x)>\tfrac L2 di dekat cc. Untuk K>0K>0, ambil δ\delta sehingga juga g(x)>2KLg(x)>\tfrac{2K}L. Maka fg>Kfg>K. Untuk K≤0K\leq0, gunakan K=1K=1. □\square

    Solusi 35.2-7. x2+x−x=xx2+x+x=11+1/x+1→12\sqrt{x^2+x}-x=\tfrac x{\sqrt{x^2+x}+x}=\tfrac1{\sqrt{1+1/x}+1}\to\tfrac12 untuk x>0x>0, memakai Teorema 34.3.6 dan Proposisi 35.2.8. Hasil ini sama dengan limit barisan pada Latihan 25.3-3, sesuai dengan hubungan lim⁡x→+∞f(x)=L⇒f(n)→L\lim_{x\to+\infty}f(x)=L\Rightarrow f(n)\to L. □\square

    Solusi 35.2-8. Dari Contoh 35.2.9(a): ∣x⌊1x⌋−1∣<∣x∣|x\lfloor\tfrac1x\rfloor-1|<|x| untuk x≠0x\ne0. Untuk x>0x>0, selisihnya terletak di (−x,0](-x,0]. Untuk x<0x<0, selisihnya terletak di [0,−x)[0,-x). Jadi δ=ε\delta=\varepsilon bekerja untuk kedua sisi. □\square

    Ringkasan

    Contoh master lim⁡x→2x2−4x−2=4\lim_{x\to2}\tfrac{x^2-4}{x-2}=4 sah karena definisi limit tidak menguji x=2x=2, sehingga pembatalan faktor x−2x-2 hanya mengubah fungsi di luar titik yang tidak diuji (Proposisi 35.2.2). "00\tfrac00" dan bentuk tak tentu lainnya adalah label, bukan nilai. Limitnya dapat berupa apa saja, sehingga perlu dianalisis dengan faktorisasi, perasionalan, atau pembatasan dengan apit. Limit untuk x→±∞x\to\pm\infty memakai batas MM menggantikan jari-jari δ\delta. Limit bernilai ±∞\pm\infty adalah label perilaku, bukan bilangan.

    Bab terdekat

    BerikutnyaKekonfinitasan dan Kontinuitas Fungsi

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 36.

    SebelumnyaLimit Fungsi di Suatu Titik (Pendekatan Epsilon-Delta)

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 34.