Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 32Lanjut

    Uji Konvergensi untuk Deret Suku Positif

    Bab 32 dari 50 — Analisis Matematika dan Fondasi Rigor. Naskah draf lengkap dengan validasi terarah; belum telaah matematika independen seluruh buku.

    20 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Draf lengkap — Bab 32 dari 50

    Validasi terarah dan integritas naskah telah diperiksa. Buku ini belum mendapat telaah matematika independen menyeluruh. Catatan status di dalam naskah merupakan riwayat versi.

    Unduh naskah lengkap asli (TXT) · Lihat sumber dan cakupan review

    Bab 32: Uji Konvergensi untuk Deret Suku Positif

    32.1 Uji Perbandingan Langsung dan Limit

    Penjelasan master untuk Bab 32: kumpulan teorema pembanding untuk menguji apakah deret bersuku positif konvergen atau divergen. Untuk deret bersuku taknegatif, Teorema 31.1.7 menyederhanakan persoalan: deret konvergen jika dan hanya jika jumlah parsialnya terbatas. Jadi untuk membuktikan kekonvergenan, cukup menunjukkan bahwa jumlah parsialnya tidak lebih besar daripada jumlah parsial deret lain yang sudah diketahui konvergen. Untuk membuktikan divergensi, cukup menunjukkan bahwa jumlah parsialnya tidak lebih kecil daripada jumlah parsial deret yang divergen. Unit ini merumuskan gagasan itu dalam dua bentuk, langsung dan limit, menambahkan uji kondensasi Cauchy, dan menentukan kekonvergenan deret-pp.

    Prasyarat: Bab 31; pangkat rasional (Definisi 9.3B.5.1 dan hukum pangkat Teorema 9.3B.6.x).

    Perbandingan Langsung

    Teorema 32.1.1 (Uji Perbandingan Langsung)

    Misalkan 0≤ak≤bk0\leq a_k\leq b_k untuk semua k≥Kk\geq K.

    (a) Jika ∑bk\sum b_k konvergen, maka ∑ak\sum a_k konvergen. Bila K=1K=1, ∑ak≤∑bk\sum a_k\leq\sum b_k.

    (b) Jika ∑ak=+∞\sum a_k=+\infty, maka ∑bk=+∞\sum b_k=+\infty.

    Bukti. Menurut Teorema 31.1.5, cukup ditinjau ekor sejak KK. Jumlah parsial ekor memenuhi ∑k=Knak≤∑k=Knbk≤∑k=K∞bk\sum_{k=K}^na_k\leq\sum_{k=K}^nb_k\leq\sum_{k=K}^\infty b_k. Ketaksamaan terakhir berlaku karena jumlah parsial deret bersuku taknegatif naik menuju jumlahnya (Teorema 27.2.1). Jadi jumlah parsial ∑ak\sum a_k terbatas, dan Teorema 31.1.7 memberi kekonvergenan. Untuk ketaksamaan jumlah, gunakan Akibat 25.2.6. (b) adalah kontraposisi (a). □\square

    Syarat ak≥0a_k\geq0 tidak dapat dibuang. Dengan ak=−1a_k=-1 dan bk=1k2b_k=\tfrac1{k^2}, berlaku ak≤bka_k\leq b_k dan ∑bk\sum b_k konvergen, tetapi ∑ak=−∞\sum a_k=-\infty.

    Deret-pp dan Kondensasi Cauchy

    Lemma 32.1.2 (Kemonotonan dalam Eksponen)

    Misalkan a>1a>1 dan r<sr<s rasional. Maka ar<asa^r<a^s. Untuk 0<a<10<a<1, ketaksamaannya terbalik.

    Bukti. Untuk t=pq>0t=\tfrac pq>0, dengan p,q≥1p,q\geq1, ap>1a^p>1 (Teorema 10.2.6), sehingga at=(ap)1/q>1a^t=(a^p)^{1/q}>1. Bila akar itu ≤1\leq1, pangkat ke-qq-nya ≤1\leq1. Maka as=aras−r>ara^s=a^ra^{s-r}>a^r (Teorema 9.3B.6.2), karena ar>0a^r>0. Untuk 0<a<10<a<1, terapkan hasil ini pada 1a>1\tfrac1a>1, lalu gunakan Teorema 9.3B.6.5. □\square

    Teorema 32.1.3 (Uji Kondensasi Cauchy)

    Misalkan ak≥0a_k\geq0 dan (ak)(a_k) turun. Maka ∑k=1∞ak\sum_{k=1}^\infty a_k konvergen jika dan hanya jika ∑j=0∞2ja2j\sum_{j=0}^\infty2^ja_{2^j} konvergen.

    Bukti. Kelompokkan indeks ke dalam blok Bj={2j,…,2j+1−1}B_j=\{2^j,\ldots,2^{j+1}-1\}, yang memuat 2j2^j indeks. Karena barisannya turun,

    2ja2j+1≤∑k∈Bjak≤2ja2j.2^ja_{2^{j+1}}\leq\sum_{k\in B_j}a_k\leq2^ja_{2^j}.

    (⇐\Leftarrow) Untuk n<2J+1n<2^{J+1}, Sn≤∑j=0J∑k∈Bjak≤∑j=0J2ja2jS_n\leq\sum_{j=0}^J\sum_{k\in B_j}a_k\leq\sum_{j=0}^J2^ja_{2^j}. Jadi jumlah parsial terbatas, dan deret konvergen menurut Teorema 31.1.7.

    (⇒\Rightarrow) ∑j=0J2ja2j+1≤S2J+1−1≤∑ak\sum_{j=0}^J2^ja_{2^{j+1}}\leq S_{2^{J+1}-1}\leq\sum a_k. Jadi ∑j2j+1a2j+1=2∑j2ja2j+1\sum_j2^{j+1}a_{2^{j+1}}=2\sum_j2^ja_{2^{j+1}} mempunyai jumlah parsial yang terbatas. Deret ini adalah deret kondensasi tanpa suku pertama a1a_1, sehingga deret kondensasi konvergen. □\square

    Kondensasi mengganti deret dengan deret yang hanya memakai suku-suku pada indeks 1,2,4,8,…1,2,4,8,\ldots, dengan bobot sebanyak anggota bloknya. Bukti divergensi deret harmonik di Teorema 24.2.9 adalah kasus khusus argumen ini.

    Teorema 32.1.4 (Deret-pp)

    Untuk pp rasional, ∑k=1∞1kp\sum_{k=1}^\infty\dfrac1{k^p} konvergen jika dan hanya jika p>1p>1.

    Bukti. Untuk p≤0p\leq0, 1kp=k−p≥1\tfrac1{k^p}=k^{-p}\geq1, sehingga suku-sukunya tidak menuju 00 dan deret divergen (Akibat 31.3.2).

    Untuk p>0p>0, ak=k−pa_k=k^{-p} positif dan turun, karena kp<(k+1)pk^p<(k+1)^p. Ketaksamaan itu mengikuti dari Teorema 10.2.6 dan sifat akar, dengan kp=(km)1/qk^{p}=(k^{m})^{1/q} untuk p=mqp=\tfrac mq. Suku kondensasinya adalah

    2j(2j)−p=(21−p)j,2^j(2^j)^{-p}=(2^{1-p})^j,

    menurut Teorema 9.3B.6.4. Ini deret geometri dengan rasio r=21−p>0r=2^{1-p}>0. Menurut Lemma 32.1.2, r<1r<1 jika dan hanya jika 1−p<01-p<0, yaitu p>1p>1. Teorema 31.2.2 dan 32.1.3 menyelesaikan bukti. □\square

    Untuk eksponen pp real yang tidak rasional, pangkat kpk^p belum didefinisikan di buku ini. Definisinya menyusul bersama fungsi eksponensial. Setelah itu, bukti yang sama berlaku kata demi kata, asalkan Lemma 32.1.2 dan hukum pangkat sudah diperluas.

    Kasus khusus: p=1p=1 adalah deret harmonik (divergen), p=2p=2 memberi ∑1k2\sum\tfrac1{k^2} (konvergen, Contoh 27.2.6), dan p=12p=\tfrac12 memberi ∑1k\sum\tfrac1{\sqrt k} (divergen, Contoh 31.3.5).

    Perbandingan Limit

    Teorema 32.1.5 (Uji Perbandingan Limit)

    Misalkan ak≥0a_k\geq0, bk>0b_k>0, dan akbk→L\tfrac{a_k}{b_k}\to L.

    (a) Jika 0<L<∞0<L<\infty, maka ∑ak\sum a_k dan ∑bk\sum b_k keduanya konvergen atau keduanya divergen.

    (b) Jika L=0L=0 dan ∑bk\sum b_k konvergen, maka ∑ak\sum a_k konvergen.

    (c) Jika akbk→+∞\tfrac{a_k}{b_k}\to+\infty dan ∑bk=+∞\sum b_k=+\infty, maka ∑ak=+∞\sum a_k=+\infty.

    Bukti. (a) Sejak suatu KK, L2<akbk<3L2\tfrac L2<\tfrac{a_k}{b_k}<\tfrac{3L}2 (definisi limit dengan ε=L2\varepsilon=\tfrac L2). Jadi L2bk<ak<3L2bk\tfrac L2b_k<a_k<\tfrac{3L}2b_k. Gunakan Teorema 32.1.1 pada kedua sisi, dengan Teorema 31.1.4 untuk kelipatan konstan.

    (b) Sejak suatu KK, akbk<1\tfrac{a_k}{b_k}<1, yaitu ak<bka_k<b_k. Gunakan Teorema 32.1.1(a).

    (c) Sejak suatu KK, akbk>1\tfrac{a_k}{b_k}>1. Gunakan Teorema 32.1.1(b). □\square

    Uji perbandingan limit menyatakan bahwa kekonvergenan hanya bergantung pada "orde besar" suku. Konstanta perkalian dan suku-suku orde lebih rendah tidak berperan.

    Contoh 32.1.6

    (a) ∑2k+3k3−k+5\sum\dfrac{2k+3}{k^3-k+5}. Penyebut k3−k+5>0k^3-k+5>0 untuk k≥1k\geq1, karena k3≥kk^3\geq k. Bandingkan dengan bk=1k2b_k=\tfrac1{k^2}: akbk=2k3+3k2k3−k+5→2\tfrac{a_k}{b_k}=\tfrac{2k^3+3k^2}{k^3-k+5}\to2 (Contoh 26.2.7(b)). Deret ini konvergen.

    (b) ∑1k2+1\sum\dfrac1{\sqrt{k^2+1}}. Bandingkan dengan 1k\tfrac1k: akbk=kk2+1=11+1/k2→1\tfrac{a_k}{b_k}=\tfrac k{\sqrt{k^2+1}}=\tfrac1{\sqrt{1+1/k^2}}\to1 (Teorema 26.2.8). Deret ini divergen.

    (c) ∑1k2+k+1\sum\dfrac1{k^2+k+1}: 0<ak≤1k20<a_k\leq\tfrac1{k^2}, sehingga konvergen menurut perbandingan langsung.

    (d) ∑k2k\sum\dfrac k{2^k}: untuk k≥1k\geq1, k≤(32)kk\leq\bigl(\tfrac32\bigr)^k (Latihan 32.1-7), sehingga k2k≤(34)k\tfrac k{2^k}\leq\bigl(\tfrac34\bigr)^k. Deret geometri dengan rasio 34\tfrac34 konvergen. Jumlahnya 22 (Contoh 31.2.8).

    (e) ∑1k!\sum\dfrac1{k!}: k!≥2k−1k!\geq2^{k-1}, sehingga 1k!≤12k−1\tfrac1{k!}\leq\tfrac1{2^{k-1}}. Deret ini konvergen, dan jumlahnya e−1e-1 (Teorema 27.3.8).

    Latihan

    Latihan 32.1-1. Tentukan kekonvergenannya: (a) ∑1k2+3k\sum\tfrac1{k^2+3k}; (b) ∑k+1k2+1\sum\tfrac{k+1}{k^2+1}; (c) ∑1k3/2+1\sum\tfrac1{k^{3/2}+1}; (d) ∑kk2+1\sum\tfrac{\sqrt k}{k^2+1}.

    Latihan 32.1-2. Buktikan bahwa jika ak,bk>0a_k,b_k>0, akbk→L>0\tfrac{a_k}{b_k}\to L>0, dan ∑ak=+∞\sum a_k=+\infty, maka ∑bk=+∞\sum b_k=+\infty.

    Latihan 32.1-3. Dengan kondensasi, buktikan bahwa ∑1k d(k)\sum\tfrac1{k\,d(k)} divergen dan ∑1k d(k)2\sum\tfrac1{k\,d(k)^2} konvergen, dengan d(k)d(k) banyak angka biner kk (Unit 31.3).

    Latihan 32.1-4. Misalkan ak≥0a_k\geq0 dan ∑ak\sum a_k konvergen. Buktikan bahwa ∑ak1+ak\sum\tfrac{a_k}{1+a_k} konvergen.

    Latihan 32.1-5. Misalkan ak≥0a_k\geq0 dan ∑ak\sum a_k konvergen, sedangkan (bk)(b_k) terbatas. Buktikan bahwa ∑akbk\sum a_kb_k konvergen mutlak.

    Latihan 32.1-6. Buktikan bahwa jika ak≥0a_k\geq0 turun dan ∑ak\sum a_k divergen, maka ∑min⁡(ak,1k)\sum\min\bigl(a_k,\tfrac1k\bigr) juga divergen.

    Latihan 32.1-7. Buktikan bahwa k≤(32)kk\leq\bigl(\tfrac32\bigr)^k untuk semua k≥1k\geq1.

    Latihan 32.1-8. Untuk ∑k=1∞1k2\sum_{k=1}^\infty\tfrac1{k^2}, gunakan blok kondensasi untuk membuktikan bahwa jumlahnya paling besar 22.

    Solusi

    Solusi 32.1-1. (a) 1k2+3k<1k2\tfrac1{k^2+3k}<\tfrac1{k^2}, sehingga konvergen. (b) Dibandingkan dengan 1k\tfrac1k, rasionya k2+kk2+1→1\tfrac{k^2+k}{k^2+1}\to1, sehingga divergen. (c) Dibandingkan dengan k−3/2k^{-3/2}, rasionya k3/2k3/2+1→1\tfrac{k^{3/2}}{k^{3/2}+1}\to1. Karena p=32>1p=\tfrac32>1, deret ini konvergen. (d) Dibandingkan dengan k−3/2k^{-3/2}, rasionya k2k2+1→1\tfrac{k^2}{k^2+1}\to1, sehingga konvergen. Di sini kk2=k−3/2\tfrac{\sqrt k}{k^2}=k^{-3/2} menurut hukum pangkat. □\square

    Solusi 32.1-2. Bila ∑bk\sum b_k konvergen, Teorema 32.1.5(a) memberi bahwa ∑ak\sum a_k konvergen, kontradiksi. □\square

    Solusi 32.1-3. Untuk k=2jk=2^j, d(k)=j+1d(k)=j+1. Kedua barisan positif dan turun. Suku kondensasi pertama adalah 2j⋅12j(j+1)=1j+12^j\cdot\tfrac1{2^j(j+1)}=\tfrac1{j+1}, yang memberi deret harmonik, sehingga divergen. Suku kondensasi kedua adalah 1(j+1)2\tfrac1{(j+1)^2}, yang memberi deret konvergen. Gunakan Teorema 32.1.3. □\square

    Solusi 32.1-4. 0≤ak1+ak≤ak0\leq\tfrac{a_k}{1+a_k}\leq a_k. Gunakan Teorema 32.1.1. □\square

    Solusi 32.1-5. Misalkan ∣bk∣≤M|b_k|\leq M. Maka ∣akbk∣≤Mak|a_kb_k|\leq Ma_k. Gunakan perbandingan langsung dan Teorema 31.1.4, lalu Teorema 31.1.9. □\square

    Solusi 32.1-6. ck=min⁡(ak,1k)c_k=\min(a_k,\tfrac1k) positif dan turun, karena merupakan minimum dua barisan turun. Suku kondensasinya 2jc2j=min⁡(2ja2j,1)2^jc_{2^j}=\min(2^ja_{2^j},1). Deret ∑2ja2j\sum2^ja_{2^j} divergen menurut Teorema 32.1.3. Bila 2ja2j≥12^ja_{2^j}\geq1 untuk tak hingga banyak jj, maka ∑min⁡(⋅,1)\sum\min(\cdot,1) memuat tak hingga banyak suku bernilai 11, sehingga divergen. Bila tidak, min⁡(2ja2j,1)=2ja2j\min(2^ja_{2^j},1)=2^ja_{2^j} sejak suatu jj, sehingga divergen. Teorema 32.1.3 menyelesaikan bukti. □\square

    Solusi 32.1-7. Untuk k=1,2k=1,2: 1≤1,51\leq1{,}5 dan 2≤2,252\leq2{,}25. Langkah untuk k≥2k\geq2: (32)k+1=32(32)k≥32k≥k+1\bigl(\tfrac32\bigr)^{k+1}=\tfrac32\bigl(\tfrac32\bigr)^k\geq\tfrac32k\geq k+1, karena k2≥1\tfrac k2\geq1. □\square

    Solusi 32.1-8. Dengan blok BjB_j dan sisi kanan bukti Teorema 32.1.3: ∑k∈Bj1k2≤2j⋅14j=2−j\sum_{k\in B_j}\tfrac1{k^2}\leq2^j\cdot\tfrac1{4^j}=2^{-j}. Jumlah semua blok ≤∑j≥02−j=2\leq\sum_{j\geq0}2^{-j}=2. Jadi setiap jumlah parsial ≤2\leq2, dan jumlahnya ≤2\leq2. □\square

    Ringkasan

    Untuk suku taknegatif, perbandingan langsung berlaku: bila ak≤bka_k\leq b_k dan ∑bk\sum b_k konvergen, maka ∑ak\sum a_k konvergen; bila ∑ak\sum a_k divergen, maka ∑bk\sum b_k divergen. Perbandingan limit menyatakan bahwa bila akbk→L∈(0,∞)\tfrac{a_k}{b_k}\to L\in(0,\infty), kedua deret berperilaku sama. Kondensasi Cauchy mengubah deret bersuku turun menjadi deret pada indeks 2j2^j. Kondensasi memberi hasil deret-pp: untuk pp rasional, ∑k−p\sum k^{-p} konvergen tepat ketika p>1p>1, dan semua ini dibuktikan tanpa integral. Syarat suku taknegatif penting untuk semua uji perbandingan.

    32.2 Uji Integral Cauchy (Integral Test)

    Rumus master: deret harmonik ∑n=1∞1n\sum_{n=1}^\infty\tfrac1n divergen karena integral tak wajarnya,

    ∫1∞1x dx=lim⁡t→∞ln⁡t=∞,\int_1^\infty\frac1x\,dx=\lim_{t\to\infty}\ln t=\infty,

    dan sebaliknya deret ∑1n2\sum\tfrac1{n^2} konvergen.

    Uji integral membandingkan deret ∑f(k)\sum f(k) dengan luas di bawah grafik ff. Integral Riemann baru dibangun di Bagian IX (Bab 43–46), dan logaritma juga belum didefinisikan. Karena itu unit ini disusun dalam tiga lapis:

    1. Versi diskret uji integral dibuktikan lengkap, tanpa integral. Peran integral diambil alih oleh fungsi pembanding GG yang selisihnya diapit oleh nilai-nilai ff.
    2. Uji integral itu sendiri dinyatakan dan dibuktikan dengan pinjaman berlabel P32-INT, yaitu sifat-sifat integral yang ditutup di Bab 43–46.
    3. Contoh master dibahas dengan pinjaman berlabel P32-LN untuk logaritma. Kesimpulan master, bahwa ∑1n\sum\tfrac1n divergen dan ∑1n2\sum\tfrac1{n^2} konvergen, sudah dibuktikan tanpa pinjaman di Teorema 24.2.9 dan Contoh 27.2.6.

    Prasyarat: Unit 31.1–32.1; deret teleskopik (Teorema 31.2.6).

    Versi Diskret

    Teorema 32.2.1 (Uji Pembanding Teleskopik)

    Misalkan (fk)k≥1(f_k)_{k\geq1} positif dan turun. Misalkan pula (Gk)k≥1(G_k)_{k\geq1} barisan dengan

    fk+1≤Gk+1−Gk≤fkuntuk semua k≥1.(∗)f_{k+1}\leq G_{k+1}-G_k\leq f_k\qquad\text{untuk semua }k\geq1.\tag{$\ast$}

    Maka:

    (a) Gn+1−G1≤∑k=1nfk≤f1+Gn−G1\displaystyle G_{n+1}-G_1\leq\sum_{k=1}^nf_k\leq f_1+G_n-G_1 untuk semua n≥1n\geq1;

    (b) ∑fk\sum f_k konvergen jika dan hanya jika (Gn)(G_n) terbatas di atas;

    (c) bila konvergen, sisanya RN+1=∑k=N+1∞fkR_{N+1}=\sum_{k=N+1}^\infty f_k memenuhi lim⁡G−GN+1≤RN+1≤lim⁡G−GN\lim G-G_{N+1}\leq R_{N+1}\leq\lim G-G_N.

    Bukti. (a) Jumlahkan sisi kanan (∗)(\ast) untuk k=1,…,nk=1,\ldots,n: Gn+1−G1≤∑k=1nfkG_{n+1}-G_1\leq\sum_{k=1}^nf_k, secara teleskopik. Jumlahkan sisi kiri (∗)(\ast) untuk k=1,…,n−1k=1,\ldots,n-1: ∑k=2nfk≤Gn−G1\sum_{k=2}^nf_k\leq G_n-G_1. Tambahkan f1f_1.

    (b) (Gn)(G_n) naik, karena selisihnya ≥fk+1>0\geq f_{k+1}>0. Bila (Gn)(G_n) terbatas di atas, sisi kanan (a) terbatas, sehingga deret konvergen (Teorema 31.1.7). Bila deret konvergen, sisi kiri (a) memberi Gn+1≤G1+∑fkG_{n+1}\leq G_1+\sum f_k, sehingga (Gn)(G_n) terbatas.

    (c) Untuk m>Nm>N, jumlahkan (∗)(\ast) seperti pada (a): Gm+1−GN+1≤∑k=N+1mfk≤Gm−GNG_{m+1}-G_{N+1}\leq\sum_{k=N+1}^mf_k\leq G_m-G_N. Ambil limit m→∞m\to\infty. (Gn)(G_n) naik dan terbatas, sehingga konvergen. □\square

    Peran GG: (∗)(\ast) menyatakan bahwa pada langkah dari kk ke k+1k+1, kenaikan GG diapit oleh ff di ujung kanan dan di ujung kiri langkah itu. Di Bagian IX, Gk=∫1kfG_k=\int_1^kf adalah pilihan alami, karena luas di bawah grafik fungsi turun pada [k,k+1][k,k+1] terletak di antara f(k+1)f(k+1) dan f(k)f(k). Akan tetapi, setiap GG yang memenuhi (∗)(\ast) sudah cukup.

    Contoh 32.2.2 (∑1k\sum\tfrac1{\sqrt k} dengan Gk=2kG_k=2\sqrt k)

    Gk+1−Gk=2(k+1−k)=2k+1+kG_{k+1}-G_k=2(\sqrt{k+1}-\sqrt k)=\dfrac2{\sqrt{k+1}+\sqrt k}. Karena k<k+1\sqrt k<\sqrt{k+1}, penyebutnya terletak di antara 2k2\sqrt k dan 2k+12\sqrt{k+1}. Jadi

    1k+1≤Gk+1−Gk≤1k,\frac1{\sqrt{k+1}}\leq G_{k+1}-G_k\leq\frac1{\sqrt k},

    sehingga (∗)(\ast) berlaku. Teorema 32.2.1(a) memberi

    2n+1−2≤∑k=1n1k≤2n−1.2\sqrt{n+1}-2\leq\sum_{k=1}^n\frac1{\sqrt k}\leq2\sqrt n-1.

    (Gn)(G_n) tak terbatas, sehingga deret ini divergen, sesuai dengan Contoh 31.3.5(b). Hasil ini juga memberi laju pertumbuhannya: jumlah parsialnya kira-kira 2n2\sqrt n.

    Contoh 32.2.3 (∑1k2\sum\tfrac1{k^2} dengan Gk=−1kG_k=-\tfrac1k)

    Gk+1−Gk=1k−1k+1=1k(k+1)G_{k+1}-G_k=\tfrac1k-\tfrac1{k+1}=\tfrac1{k(k+1)}, dan 1(k+1)2≤1k(k+1)≤1k2\tfrac1{(k+1)^2}\leq\tfrac1{k(k+1)}\leq\tfrac1{k^2}. Jadi (∗)(\ast) berlaku. (Gn)(G_n) terbatas di atas oleh 00, sehingga deret konvergen. Teorema 32.2.1(c) memberi taksiran sisa:

    1N+1≤∑k=N+1∞1k2≤1N.\frac1{N+1}\leq\sum_{k=N+1}^\infty\frac1{k^2}\leq\frac1N.

    Untuk N=10N=10: S10=1+14+19+⋯+1100S_{10}=1+\tfrac14+\tfrac19+\cdots+\tfrac1{100}, dan 1,5497<S10<1,54981{,}5497<S_{10}<1{,}5498. Jadi

    1,6406<1,5497+111<∑k=1∞1k2<1,5498+110=1,6498.1{,}6406<1{,}5497+\tfrac1{11}<\sum_{k=1}^\infty\frac1{k^2}<1{,}5498+\tfrac1{10}=1{,}6498.

    Ini konsisten dengan nilai π26≈1,6449\tfrac{\pi^2}6\approx1{,}6449 yang dicatat tanpa bukti di Contoh 27.2.6.

    Uji Integral dengan Pinjaman Berlabel

    Pinjaman Berlabel P32-INT

    Untuk fungsi f:[1,∞)→Rf:[1,\infty)\to\mathbb{R} yang positif dan turun, sifat-sifat berikut dipakai tanpa bukti. Rencana penutupan: Bagian IX. Keterintegralan fungsi monoton dibuktikan di Bab 43–44, sifat urutan dan aditivitas integral di Bab 44, dan integral tak wajar di Bab 46.

    (I1) Untuk setiap t≥1t\geq1, integral F(t)=∫1tf(x) dxF(t)=\int_1^tf(x)\,dx ada.

    (I2) Untuk bilangan bulat k≥1k\geq1: F(k+1)−F(k)=∫kk+1fF(k+1)-F(k)=\int_k^{k+1}f, dan f(k+1)≤∫kk+1f≤f(k)f(k+1)\leq\int_k^{k+1}f\leq f(k).

    (I3) ∫1∞f\int_1^\infty f konvergen, menurut definisi Bab 46, jika dan hanya jika (F(n))n≥1(F(n))_{n\geq1} terbatas. Untuk f≥0f\geq0, FF naik, sehingga syarat ini setara dengan keterbatasan FF pada bilangan bulat.

    Teorema 32.2.4 (Uji Integral Cauchy, dengan P32-INT)

    Misalkan f:[1,∞)→Rf:[1,\infty)\to\mathbb{R} positif dan turun. Maka ∑k=1∞f(k)\sum_{k=1}^\infty f(k) konvergen jika dan hanya jika ∫1∞f(x) dx\int_1^\infty f(x)\,dx konvergen. Selain itu,

    ∫1n+1f≤∑k=1nf(k)≤f(1)+∫1nf.\int_1^{n+1}f\leq\sum_{k=1}^nf(k)\leq f(1)+\int_1^nf.

    Bukti. Dengan P32-INT, Gk=F(k)G_k=F(k) memenuhi (∗)(\ast) menurut (I2). Teorema 32.2.1 dan (I3) menyelesaikan bukti. □\square

    Jadi uji integral adalah Teorema 32.2.1 dengan pilihan khusus G=FG=F. Keunggulan integral adalah bahwa FF selalu tersedia dan sering dapat dihitung dengan Teorema Dasar Kalkulus (Bab 45). Teorema 32.2.1 memerlukan kita menebak GG sendiri.

    Pinjaman Berlabel P32-LN dan Contoh Master

    P32-LN: ada fungsi ln⁡:(0,∞)→R\ln:(0,\infty)\to\mathbb{R} dengan ln⁡t=∫1tdxx\ln t=\int_1^t\tfrac{dx}x. Rencana penutupan: definisi logaritma lewat integral dan sifat-sifatnya di Bagian VIII–IX, yaitu Bab 40 dan 45.

    Dengan P32-INT dan P32-LN, Teorema 32.2.4 untuk f(x)=1xf(x)=\tfrac1x memberi

    ln⁡(n+1)≤Hn≤1+ln⁡n.\ln(n+1)\leq H_n\leq1+\ln n.

    Argumen master berjalan sebagai berikut: bila ln⁡t→∞\ln t\to\infty, maka (Hn)(H_n) tak terbatas. Di dalam buku ini arah logisnya dapat dibalik. Karena (Hn)(H_n) tak terbatas, yang sudah dibuktikan di Teorema 24.2.9 tanpa pinjaman apa pun, ketaksamaan kanan memberi bahwa ln⁡n≥Hn−1\ln n\geq H_n-1 tak terbatas. Jadi kesimpulan master tentang deret harmonik tidak bergantung pada pinjaman. Pinjaman itu hanya diperlukan untuk menuliskan argumen dalam bahasa integral.

    Untuk f(x)=1x2f(x)=\tfrac1{x^2}, Bab 45 akan memberi ∫1tdxx2=1−1t→1\int_1^t\tfrac{dx}{x^2}=1-\tfrac1t\to1. Hasil ini sejalan dengan Contoh 32.2.3, karena F(k)=1−1kF(k)=1-\tfrac1k adalah Gk+1G_k+1.

    Batas Penerapan

    Uji integral, dan versi diskretnya, memerlukan suku yang positif dan turun. Untuk deret seperti ∑(−1)kk\sum\tfrac{(-1)^k}k, uji ini tidak berlaku. Untuk suku yang positif tetapi tidak turun, ketaksamaan (∗)(\ast) biasanya gagal, dan kesimpulannya dapat salah, misalnya bila ff "melonjak" tepat di bilangan bulat. Kemonotonan menjamin bahwa nilai ff di bilangan bulat mewakili perilaku ff di antaranya.

    Latihan

    Latihan 32.2-1. Periksa secara rinci bahwa Gk=2kG_k=2\sqrt k memenuhi (∗)(\ast) untuk fk=1kf_k=\tfrac1{\sqrt k}, lalu turunkan ketaksamaan Contoh 32.2.2 dari Teorema 32.2.1(a).

    Latihan 32.2-2. Untuk fk=1k3f_k=\tfrac1{k^3} dan Gk=−12k2G_k=-\tfrac1{2k^2}, buktikan (∗)(\ast), lalu simpulkan 12(N+1)2≤∑k>N1k3≤12N2\tfrac1{2(N+1)^2}\leq\sum_{k>N}\tfrac1{k^3}\leq\tfrac1{2N^2}.

    Latihan 32.2-3. Untuk fk=1k(k+1)f_k=\tfrac1{k(k+1)} dan Gk=−1kG_k=-\tfrac1k, periksa (∗)(\ast). Apa yang istimewa di sini, dan bagaimana hasilnya dibandingkan dengan Contoh 31.2.7(a)?

    Latihan 32.2-4. Misalkan (fk)(f_k) dan (Gk)(G_k) memenuhi hipotesis Teorema 32.2.1. Buktikan bahwa dn=∑k=1nfk−Gnd_n=\sum_{k=1}^nf_k-G_n turun dan terbatas di bawah, sehingga konvergen.

    Latihan 32.2-5. Dengan P32-INT dan P32-LN, terapkan Latihan 32.2-4 untuk membuktikan bahwa γn=Hn−ln⁡n\gamma_n=H_n-\ln n turun dan konvergen ke suatu bilangan γ∈[0,1]\gamma\in[0,1]. Bilangan ini disebut konstanta Euler–Mascheroni.

    Latihan 32.2-6. Berapa NN terkecil sehingga lebar selang taksiran sisa [1N+1,1N]\bigl[\tfrac1{N+1},\tfrac1N\bigr] untuk ∑1k2\sum\tfrac1{k^2} lebih kecil daripada 10−410^{-4}?

    Latihan 32.2-7. Jelaskan mengapa Teorema 32.2.1 tidak dapat diterapkan pada ∑(−1)k+1k\sum\tfrac{(-1)^{k+1}}k, walaupun ∣(−1)k+1k∣=1k\bigl|\tfrac{(-1)^{k+1}}k\bigr|=\tfrac1k turun.

    Latihan 32.2-8. Buktikan dengan Teorema 32.2.1 dan Gk=2kG_k=2\sqrt k bahwa 1n∑k=1n1k→2\tfrac1{\sqrt n}\sum_{k=1}^n\tfrac1{\sqrt k}\to2.

    Solusi

    Solusi 32.2-1. Gk+1−Gk=2k+1+kG_{k+1}-G_k=\tfrac2{\sqrt{k+1}+\sqrt k}. Karena k<k+1\sqrt k<\sqrt{k+1}, 2k<k+1+k<2k+12\sqrt k<\sqrt{k+1}+\sqrt k<2\sqrt{k+1}. Membalik ketaksamaan memberi 1k+1<Gk+1−Gk<1k\tfrac1{\sqrt{k+1}}<G_{k+1}-G_k<\tfrac1{\sqrt k}. Teorema 32.2.1(a): 2n+1−2≤∑k≤n1k≤1+2n−22\sqrt{n+1}-2\leq\sum_{k\leq n}\tfrac1{\sqrt k}\leq1+2\sqrt n-2. □\square

    Solusi 32.2-2. Gk+1−Gk=12(1k2−1(k+1)2)=2k+12k2(k+1)2G_{k+1}-G_k=\tfrac12\bigl(\tfrac1{k^2}-\tfrac1{(k+1)^2}\bigr)=\tfrac{2k+1}{2k^2(k+1)^2}. Batas atas: 2k+12k2(k+1)2≤1k3\tfrac{2k+1}{2k^2(k+1)^2}\leq\tfrac1{k^3} setara dengan k(2k+1)≤2(k+1)2k(2k+1)\leq2(k+1)^2, yaitu 2k2+k≤2k2+4k+22k^2+k\leq2k^2+4k+2, yang benar. Batas bawah: ≥1(k+1)3\geq\tfrac1{(k+1)^3} setara dengan (2k+1)(k+1)≥2k2(2k+1)(k+1)\geq2k^2, yaitu 2k2+3k+1≥2k22k^2+3k+1\geq2k^2, yang juga benar. Gn→0G_n\to0, sehingga Teorema 32.2.1(c) memberi 0−GN+1≤RN+1≤0−GN0-G_{N+1}\leq R_{N+1}\leq0-G_N, yaitu taksiran yang diminta. □\square

    Solusi 32.2-3. Gk+1−Gk=1k(k+1)=fkG_{k+1}-G_k=\tfrac1{k(k+1)}=f_k. Jadi sisi kanan (∗)(\ast) berlaku sebagai kesamaan, dan sisi kiri berlaku karena (fk)(f_k) turun. Teorema 32.2.1(a) memberi Gn+1−G1=1−1n+1=SnG_{n+1}-G_1=1-\tfrac1{n+1}=S_n secara tepat. Ini perhitungan teleskopik Contoh 31.2.7(a). □\square

    Solusi 32.2-4. dn+1−dn=fn+1−(Gn+1−Gn)≤0d_{n+1}-d_n=f_{n+1}-(G_{n+1}-G_n)\leq0, menurut sisi kiri (∗)(\ast). Teorema 32.2.1(a) dengan n−1n-1 memberi ∑k=1n−1fk≥Gn−G1\sum_{k=1}^{n-1}f_k\geq G_n-G_1, sehingga dn≥fn−G1>−G1d_n\geq f_n-G_1>-G_1. Teorema 27.2.1 memberi kekonvergenan. □\square

    Solusi 32.2-5. Dengan fk=1kf_k=\tfrac1k dan Gk=ln⁡kG_k=\ln k (P32-INT dan P32-LN), γn=dn\gamma_n=d_n turun. Juga γn≥fn−G1=1n−0>0\gamma_n\geq f_n-G_1=\tfrac1n-0>0, sehingga γ=lim⁡γn≥0\gamma=\lim\gamma_n\geq0. Selain itu γn≤γ1=1\gamma_n\leq\gamma_1=1. Jadi γ∈[0,1]\gamma\in[0,1]. (Nilai numeriknya, sekitar 0,57720{,}5772, tidak dibuktikan di sini.) □\square

    Solusi 32.2-6. Lebarnya 1N−1N+1=1N(N+1)<10−4\tfrac1N-\tfrac1{N+1}=\tfrac1{N(N+1)}<10^{-4} setara dengan N(N+1)>104N(N+1)>10^4. 99⋅100=990099\cdot100=9900 dan 100⋅101=10100100\cdot101=10100, sehingga N=100N=100. □\square

    Solusi 32.2-7. Teorema 32.2.1 memerlukan suku-suku deret itu sendiri, yaitu fkf_k, positif dan turun. Suku (−1)k+1k\tfrac{(-1)^{k+1}}k berganti tanda. Menerapkan teorema pada ∣fk∣|f_k| hanya menyangkut deret ∑1k\sum\tfrac1k, yaitu kekonvergenan mutlak, yang memang gagal. Hasil itu tidak memberi informasi tentang deret bolak-baliknya, yang konvergen secara bersyarat (Bab 33). □\square

    Solusi 32.2-8. Dari Contoh 32.2.2, 2n+1−2n≤1n∑k≤n1k≤2n−1n\tfrac{2\sqrt{n+1}-2}{\sqrt n}\leq\tfrac1{\sqrt n}\sum_{k\leq n}\tfrac1{\sqrt k}\leq\tfrac{2\sqrt n-1}{\sqrt n}. Ruas kanan =2−1n→2=2-\tfrac1{\sqrt n}\to2. Ruas kiri =21+1n−2n→2=2\sqrt{1+\tfrac1n}-\tfrac2{\sqrt n}\to2 (Teorema 26.2.8). Teorema apit menyelesaikan bukti. □\square

    Ringkasan

    Uji integral membandingkan ∑f(k)\sum f(k) dengan luas di bawah grafik fungsi ff yang positif dan turun. Intinya adalah ketaksamaan f(k+1)≤G(k+1)−G(k)≤f(k)f(k+1)\leq G(k+1)-G(k)\leq f(k), yang memberi Gn+1−G1≤Sn≤f1+Gn−G1G_{n+1}-G_1\leq S_n\leq f_1+G_n-G_1 secara teleskopik. Versi diskret ini dibuktikan penuh. Dengan G=2kG=2\sqrt k, ∑1k\sum\tfrac1{\sqrt k} divergen dengan pertumbuhan sekitar 2n2\sqrt n. Dengan G=−1kG=-\tfrac1k, ∑1k2\sum\tfrac1{k^2} konvergen, dengan sisa di [1N+1,1N][\tfrac1{N+1},\tfrac1N], dan jumlahnya di (1,6406; 1,6498)(1{,}6406;\ 1{,}6498). Uji integral sendiri, yaitu G=∫1kfG=\int_1^kf, dan contoh master dengan ln⁡t→∞\ln t\to\infty memakai pinjaman berlabel P32-INT dan P32-LN dengan penutupan di Bagian VIII–IX. Kesimpulan master sendiri sudah terbukti tanpa pinjaman.

    32.3 Uji Rasio D'Alembert dan Uji Akar Cauchy

    Rumus master: uji rasio menghitung L=lim⁡∣an+1an∣L=\lim\bigl|\tfrac{a_{n+1}}{a_n}\bigr|. Jika L<1L<1, deret konvergen mutlak. Jika L>1L>1, deret divergen. Jika L=1L=1, uji ini gagal memberi kesimpulan.

    Uji rasio dan uji akar membandingkan deret dengan deret geometri. Keduanya tidak memerlukan pembanding yang ditebak, karena pembandingnya dibaca dari deret itu sendiri. Unit ini membuktikan kedua uji dalam bentuk yang lebih kuat, dengan lim sup⁡\limsup dan lim inf⁡\liminf (Bab 30). Bentuk ini tetap berlaku bila limitnya tidak ada. Unit ini juga membandingkan kekuatan kedua uji.

    Prasyarat: Bab 30; Unit 31.1–31.2 dan 32.1; akar ke-kk (Teorema 11.3.8); ck→1\sqrt[k]c\to1 (Contoh 26.3.8).

    Uji Rasio

    Teorema 32.3.1 (Uji Rasio)

    Misalkan ak≠0a_k\ne0 untuk semua kk, dan tulis rk=∣ak+1ak∣r_k=\bigl|\tfrac{a_{k+1}}{a_k}\bigr|.

    (a) Jika lim sup⁡rk<1\limsup r_k<1, maka ∑ak\sum a_k konvergen mutlak.

    (b) Jika rk≥1r_k\geq1 untuk semua k≥Kk\geq K, maka ∑ak\sum a_k divergen. Khususnya, deret divergen bila lim inf⁡rk>1\liminf r_k>1.

    (c) Rumusan master: bila L=lim⁡rkL=\lim r_k ada, maka L<1L<1 memberi kekonvergenan mutlak, L>1L>1 memberi divergensi, dan L=1L=1 tidak memberi kesimpulan.

    Bukti. (a) Misalkan ρ=lim sup⁡rk<1\rho=\limsup r_k<1, dan q=1+ρ2∈(ρ,1)q=\tfrac{1+\rho}2\in(\rho,1). Barisan (rk)(r_k) terbatas di atas, karena lim sup⁡\limsup-nya hingga, dan terbatas di bawah oleh 00. Teorema 30.1.4(i) memberi KK dengan rk<qr_k<q untuk k≥Kk\geq K. Induksi memberi ∣ak∣≤∣aK∣qk−K|a_k|\leq|a_K|q^{k-K} untuk k≥Kk\geq K. Deret ∑k≥K∣aK∣qk−K\sum_{k\geq K}|a_K|q^{k-K} adalah deret geometri dengan rasio q<1q<1, sehingga Teorema 32.1.1 memberi bahwa ∑∣ak∣\sum|a_k| konvergen.

    (b) Untuk k≥Kk\geq K, ∣ak+1∣≥∣ak∣|a_{k+1}|\geq|a_k|, sehingga ∣ak∣≥∣aK∣>0|a_k|\geq|a_K|>0. Suku-sukunya tidak menuju 00, sehingga deret divergen (Akibat 31.3.2). Bila lim inf⁡rk>1\liminf r_k>1, maka rk>1r_k>1 sejak suatu indeks (Teorema 30.1.4 untuk lim inf⁡\liminf, atau langsung dari ℓN\ell_N).

    (c) Bila L=lim⁡rkL=\lim r_k, maka lim sup⁡rk=lim inf⁡rk=L\limsup r_k=\liminf r_k=L (Teorema 30.1.6). Kasus L<1L<1 adalah (a), dan kasus L>1L>1 adalah (b). Untuk L=1L=1: ∑1k\sum\tfrac1k dan ∑1k2\sum\tfrac1{k^2} keduanya mempunyai rk→1r_k\to1, tetapi deret pertama divergen dan deret kedua konvergen. □\square

    Bentuk (b) lebih tepat daripada "lim sup⁡rk>1\limsup r_k>1 memberi divergensi". Rumusan dengan lim sup⁡\limsup itu salah: rasio dapat melampaui 11 tak hingga kali sementara deretnya konvergen (Contoh 32.3.5).

    Contoh 32.3.2

    (a) ∑k22k\sum\tfrac{k^2}{2^k}: rk=12(k+1k)2→12r_k=\tfrac12\bigl(\tfrac{k+1}k\bigr)^2\to\tfrac12. Deret ini konvergen.

    (b) ∑3kk!\sum\tfrac{3^k}{k!}: rk=3k+1→0r_k=\tfrac3{k+1}\to0. Deret ini konvergen.

    (c) ∑k!kk\sum\tfrac{k!}{k^k}: rk=(k+1)! kk(k+1)k+1 k!=(kk+1)k→1e<1r_k=\tfrac{(k+1)!\,k^k}{(k+1)^{k+1}\,k!}=\bigl(\tfrac k{k+1}\bigr)^k\to\tfrac1e<1 (Latihan 27.3-3). Deret ini konvergen.

    (d) ∑kkk!\sum\tfrac{k^k}{k!}: rk=(1+1k)k≥2>1r_k=\bigl(1+\tfrac1k\bigr)^k\geq2>1. Deret ini divergen menurut (b).

    (e) ∑k!2k\sum\tfrac{k!}{2^k}: rk=k+12≥1r_k=\tfrac{k+1}2\geq1 untuk k≥1k\geq1. Deret ini divergen.

    Uji rasio paling cocok untuk suku yang memuat faktorial dan pangkat, karena rasio dua suku berurutan menjadi sederhana.

    Uji Akar

    Untuk a≥0a\geq0 dan k≥1k\geq1, ak\sqrt[k]a adalah akar taknegatif tunggal (Teorema 11.3.8), dengan 0k=0\sqrt[k]0=0.

    Teorema 32.3.3 (Uji Akar)

    Tulis ρk=∣ak∣k\rho_k=\sqrt[k]{|a_k|}.

    (a) Jika (ρk)(\rho_k) terbatas dan lim sup⁡ρk<1\limsup\rho_k<1, maka ∑ak\sum a_k konvergen mutlak.

    (b) Jika ρk≥1\rho_k\geq1 untuk tak hingga banyak kk, khususnya bila lim sup⁡ρk>1\limsup\rho_k>1 atau (ρk)(\rho_k) tak terbatas, maka ∑ak\sum a_k divergen.

    (c) Bila lim sup⁡ρk=1\limsup\rho_k=1, uji ini tidak memberi kesimpulan.

    Bukti. (a) Misalkan ρ=lim sup⁡ρk<1\rho=\limsup\rho_k<1, dan q=1+ρ2q=\tfrac{1+\rho}2. Sejak suatu KK, ρk<q\rho_k<q, sehingga ∣ak∣<qk|a_k|<q^k, karena pangkat ke-kk naik (Teorema 10.2.6). Gunakan perbandingan dengan deret geometri.

    (b) ∣ak∣=ρkk≥1|a_k|=\rho_k^k\geq1 untuk tak hingga banyak kk, sehingga ak↛0a_k\not\to0, dan deret divergen. Bila lim sup⁡ρk>1\limsup\rho_k>1, Teorema 30.1.4(ii) memberi tak hingga banyak kk dengan ρk>1\rho_k>1.

    (c) 1/kk=1kk→1\sqrt[k]{1/k}=\tfrac1{\sqrt[k]k}\to1 dan 1/k2k=1(kk)2→1\sqrt[k]{1/k^2}=\tfrac1{(\sqrt[k]k)^2}\to1 (Contoh 26.3.7). Yang pertama divergen dan yang kedua konvergen. □\square

    Berbeda dengan uji rasio, divergensi pada uji akar cukup ditentukan oleh lim sup⁡\limsup. Hal ini karena ρk≥1\rho_k\geq1 secara langsung berarti ∣ak∣≥1|a_k|\geq1.

    Contoh 32.3.4

    (a) ∑(k2k+1)k\sum\bigl(\tfrac k{2k+1}\bigr)^k: ρk=k2k+1→12\rho_k=\tfrac k{2k+1}\to\tfrac12. Deret ini konvergen.

    (b) ∑(1−1k)k2\sum\bigl(1-\tfrac1k\bigr)^{k^2}, k≥2k\geq2: ρk=(1−1k)k→1e<1\rho_k=\bigl(1-\tfrac1k\bigr)^k\to\tfrac1e<1. Deret ini konvergen.

    (c) ∑k3k\sum\tfrac k{3^k}: ρk=kk3→13\rho_k=\tfrac{\sqrt[k]k}3\to\tfrac13. Deret ini konvergen.

    Perbandingan Kekuatan

    Contoh 32.3.5 (Uji Akar Berhasil, Uji Rasio Gagal)

    ak=2(−1)k−ka_k=2^{(-1)^k-k}, yaitu 14,12,116,18,164,132,…\tfrac14,\tfrac12,\tfrac1{16},\tfrac18,\tfrac1{64},\tfrac1{32},\ldots untuk k=1,2,3,…k=1,2,3,\ldots:

    • Rasio: ak+1ak=2(−1)k+1−(−1)k−1=2−2(−1)k−1\tfrac{a_{k+1}}{a_k}=2^{(-1)^{k+1}-(-1)^k-1}=2^{-2(-1)^k-1}. Untuk kk genap rasionya 18\tfrac18, dan untuk kk ganjil rasionya 22. Jadi lim sup⁡rk=2>1\limsup r_k=2>1 dan lim inf⁡rk=18<1\liminf r_k=\tfrac18<1. Teorema 32.3.1 tidak memberi kesimpulan.
    • Akar: ρk=2−1+(−1)k/k=12⋅2(−1)k/k\rho_k=2^{-1+(-1)^k/k}=\tfrac12\cdot2^{(-1)^k/k}. Karena 21/k→12^{1/k}\to1 dan 2−1/k=121/k→12^{-1/k}=\tfrac1{2^{1/k}}\to1 (Contoh 26.3.8), ρk→12\rho_k\to\tfrac12. Deret ini konvergen.

    Deret ini juga dapat dibandingkan langsung: ak≤21−ka_k\leq2^{1-k}.

    Teorema 32.3.6 (Uji Akar Lebih Kuat)

    Misalkan ak>0a_k>0, dan (rk)(r_k) dengan rk=ak+1akr_k=\tfrac{a_{k+1}}{a_k} terbatas. Maka lim sup⁡akk≤lim sup⁡rk\limsup\sqrt[k]{a_k}\leq\limsup r_k.

    Bukti. Misalkan ρ=lim sup⁡rk\rho=\limsup r_k dan q>ρq>\rho. Sejak suatu KK, rk<qr_k<q, sehingga ak≤aKqk−K=Cqka_k\leq a_Kq^{k-K}=Cq^k dengan C=aKq−K>0C=a_Kq^{-K}>0. Maka akk≤Ck⋅q\sqrt[k]{a_k}\leq\sqrt[k]C\cdot q, dan Ck→1\sqrt[k]C\to1 (Contoh 26.3.8). Jadi lim sup⁡akk≤q\limsup\sqrt[k]{a_k}\leq q (Proposisi 30.1.7(d) dan Teorema 30.1.6 pada penjepit kanan). Karena q>ρq>\rho sebarang, lim sup⁡akk≤ρ\limsup\sqrt[k]{a_k}\leq\rho. □\square

    Akibatnya, bila uji rasio membuktikan kekonvergenan (lim sup⁡rk<1\limsup r_k<1), uji akar juga membuktikannya. Kebalikannya tidak berlaku (Contoh 32.3.5). Walaupun begitu, uji rasio sering lebih mudah dihitung.

    Latihan

    Latihan 32.3-1. Gunakan uji rasio: (a) ∑k33k\sum\tfrac{k^3}{3^k}; (b) ∑2kk2\sum\tfrac{2^k}{k^2}; (c) ∑(k!)2(2k)!\sum\tfrac{(k!)^2}{(2k)!}.

    Latihan 32.3-2. Gunakan uji akar: (a) ∑(2k+33k+2)k\sum\bigl(\tfrac{2k+3}{3k+2}\bigr)^k; (b) ∑k52k\sum\tfrac{k^5}{2^k}.

    Latihan 32.3-3. Hitung lim⁡rk\lim r_k dan lim⁡ρk\lim\rho_k untuk ∑1k\sum\tfrac1k dan ∑1k2\sum\tfrac1{k^2}, dan jelaskan mengapa kedua uji gagal memberi kesimpulan.

    Latihan 32.3-4. Beri contoh deret konvergen dengan rk>1r_k>1 untuk tak hingga banyak kk. Mengapa ini tidak bertentangan dengan Teorema 32.3.1(b)?

    Latihan 32.3-5. Buktikan bahwa jika ak>0a_k>0 dan (rk)(r_k) terbatas, maka lim inf⁡rk≤lim inf⁡akk\liminf r_k\leq\liminf\sqrt[k]{a_k}. Simpulkan bahwa jika lim⁡rk=L\lim r_k=L, maka lim⁡akk=L\lim\sqrt[k]{a_k}=L.

    Latihan 32.3-6. Untuk x∈Rx\in\mathbb{R}, tentukan kapan ∑k≥1xkk\sum_{k\geq1}\tfrac{x^k}k konvergen mutlak, kapan konvergen, dan kapan divergen.

    Latihan 32.3-7. Dengan Latihan 32.3-5, hitung lim⁡kkk!k\lim\sqrt[k]{\tfrac{k^k}{k!}}.

    Latihan 32.3-8. Buktikan bahwa ∑k!kkxk\sum\tfrac{k!}{k^k}x^k konvergen mutlak untuk ∣x∣<e|x|<e dan divergen untuk ∣x∣>e|x|>e.

    Solusi

    Solusi 32.3-1. (a) rk=13(1+1k)3→13r_k=\tfrac13\bigl(1+\tfrac1k\bigr)^3\to\tfrac13, sehingga konvergen. (b) rk=2(kk+1)2→2r_k=2\bigl(\tfrac k{k+1}\bigr)^2\to2, sehingga divergen. Untuk k≥3k\geq3, rk≥2⋅916>1r_k\geq2\cdot\tfrac9{16}>1, dan Teorema 32.3.1(b) berlaku. (c) rk=(k+1)2(2k+1)(2k+2)=k+12(2k+1)→14r_k=\tfrac{(k+1)^2}{(2k+1)(2k+2)}=\tfrac{k+1}{2(2k+1)}\to\tfrac14, sehingga konvergen. □\square

    Solusi 32.3-2. (a) ρk=2k+33k+2→23<1\rho_k=\tfrac{2k+3}{3k+2}\to\tfrac23<1, sehingga konvergen. (b) ρk=(kk)52→12\rho_k=\tfrac{(\sqrt[k]k)^5}2\to\tfrac12, sehingga konvergen. □\square

    Solusi 32.3-3. Untuk 1k\tfrac1k: rk=kk+1→1r_k=\tfrac k{k+1}\to1 dan ρk→1\rho_k\to1. Untuk 1k2\tfrac1{k^2}: rk=(kk+1)2→1r_k=\bigl(\tfrac k{k+1}\bigr)^2\to1 dan ρk→1\rho_k\to1. Kedua deret mempunyai nilai uji yang sama, tetapi perilakunya berbeda. Jadi nilai 11 tidak dapat menentukan apa pun. Kedua uji hanya membandingkan dengan deret geometri, dan deret-pp menuju nol lebih lambat daripada deret geometri mana pun. □\square

    Solusi 32.3-4. Contoh 32.3.5 mempunyai rk=2r_k=2 untuk semua kk ganjil, dan deretnya konvergen. Teorema 32.3.1(b) mensyaratkan rk≥1r_k\geq1 untuk semua kk sejak suatu indeks, bukan hanya tak hingga kali. □\square

    Solusi 32.3-5. Misalkan λ=lim inf⁡rk\lambda=\liminf r_k. Bila λ=0\lambda=0, tidak ada yang perlu dibuktikan, karena akk>0\sqrt[k]{a_k}>0. Untuk 0<p<λ0<p<\lambda, sejak suatu KK, rk>pr_k>p, sehingga ak≥Cpka_k\geq Cp^k dengan C>0C>0, dan akk≥Ck p\sqrt[k]{a_k}\geq\sqrt[k]C\,p. Penjepit kiri menuju pp, sehingga lim inf⁡akk≥p\liminf\sqrt[k]{a_k}\geq p. Karena p<λp<\lambda sebarang, diperoleh lim inf⁡akk≥λ\liminf\sqrt[k]{a_k}\geq\lambda. Bila lim⁡rk=L\lim r_k=L, maka L=lim inf⁡rk≤lim inf⁡akk≤lim sup⁡akk≤lim sup⁡rk=LL=\liminf r_k\leq\liminf\sqrt[k]{a_k}\leq\limsup\sqrt[k]{a_k}\leq\limsup r_k=L. Barisan (akk)(\sqrt[k]{a_k}) terbatas oleh Teorema 32.3.6, sehingga Teorema 30.1.6 memberi kekonvergenan. □\square

    Solusi 32.3-6. Untuk x≠0x\ne0: rk=∣x∣kk+1→∣x∣r_k=|x|\tfrac k{k+1}\to|x|. Deret konvergen mutlak untuk ∣x∣<1|x|<1, dan divergen untuk ∣x∣>1|x|>1. Untuk x=1x=1, deret harmonik divergen. Untuk x=−1x=-1, ∑(−1)kk\sum\tfrac{(-1)^k}k konvergen (Contoh 29.2.2(b), dengan tanda dibalik), tetapi tidak mutlak. Untuk x=0x=0, deret ini nol. □\square

    Solusi 32.3-7. rk=(1+1k)k→er_k=\bigl(1+\tfrac1k\bigr)^k\to e. Latihan 32.3-5 memberi kkk!k→e\sqrt[k]{\tfrac{k^k}{k!}}\to e, yaitu kk!k→e\tfrac k{\sqrt[k]{k!}}\to e. □\square

    Solusi 32.3-8. Untuk x≠0x\ne0: rk=∣x∣(kk+1)k→∣x∣er_k=|x|\bigl(\tfrac k{k+1}\bigr)^k\to\tfrac{|x|}e. Gunakan Teorema 32.3.1(c). □\square

    Ringkasan

    Uji rasio dan uji akar membandingkan deret dengan deret geometri. Uji rasio memberi kekonvergenan mutlak bila lim sup⁡∣ak+1ak∣<1\limsup\bigl|\tfrac{a_{k+1}}{a_k}\bigr|<1, dan divergensi bila rasionya ≥1\geq1 sejak suatu indeks. Dalam bentuk limit master: L<1L<1 konvergen mutlak, L>1L>1 divergen, dan L=1L=1 tanpa kesimpulan. Uji akar memberi kekonvergenan mutlak bila lim sup⁡∣ak∣k<1\limsup\sqrt[k]{|a_k|}<1, dan divergensi bila lim sup⁡>1\limsup>1. Uji akar lebih kuat, karena lim sup⁡akk≤lim sup⁡\limsup\sqrt[k]{a_k}\leq\limsup rasio, tetapi uji rasio sering lebih mudah dihitung. Kedua uji gagal pada deret-pp, yang suku-sukunya menuju nol lebih lambat daripada deret geometri mana pun.

    Bab terdekat

    BerikutnyaDeret Berganti Tanda dan Konvergensi Bersyarat

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 33.

    SebelumnyaKonvergensi Deret Tak Hingga

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 31.