Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 16Lanjut

    Pertaksamaan Polinomial, Rasional, dan Irrasional

    Bab 16 dari 50 — Analisis Matematika dan Fondasi Rigor. Naskah draf lengkap dengan validasi terarah; belum telaah matematika independen seluruh buku.

    36 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Draf lengkap — Bab 16 dari 50

    Validasi terarah dan integritas naskah telah diperiksa. Buku ini belum mendapat telaah matematika independen menyeluruh. Catatan status di dalam naskah merupakan riwayat versi.

    Unduh naskah lengkap asli (TXT) · Lihat sumber dan cakupan review

    Bab 16: Pertaksamaan Polinomial, Rasional, dan Irrasional

    16.1 Pemfaktoran Polinomial Derajat Tinggi dan Pembuat Nol

    Bab 15 menunjukkan bahwa setiap pertaksamaan f(x)⋈g(x)f(x)\bowtie g(x) dapat direduksi menjadi pertanyaan tentang tanda h=f−gh=f-g (Proposisi 15.1.4). Bila hh polinomial, tandanya ditentukan oleh pembuat nolnya dan oleh faktor-faktornya. Unit ini membangun alat aljabarnya:

    • teorema faktor;
    • batas banyaknya pembuat nol;
    • rumus kuadrat dengan diskriminan;
    • teorema akar rasional untuk koefisien bulat.

    Contoh master, x3−4x=x(x−2)(x+2)x^3-4x=x(x-2)(x+2) dengan pembuat nol −2-2, 00, 22, menjadi kasus yang dikerjakan lengkap. Unit 16.2 memakai faktorisasi itu untuk analisis tanda.

    Prasyarat:

    • aljabar lapangan dan pangkat asli (Bab 9, termasuk tanpa pembagi nol dari 9.2);
    • urutan (Bab 10);
    • identitas teleskopik (Lemma 11.3.5);
    • keberadaan akar kuadrat (Teorema 11.3.8, Definisi 12.3.1);
    • urutan baik dan pembagian Euclid (Teorema 7.3.4, 7.3.8);
    • penyebut positif terkecil (Lema 8.4.6);
    • kerangka Bab 15.

    Kita tidak memakai Teorema Dasar Aljabar, kontinuitas, atau Teorema Nilai Antara. Akibatnya, teknik unit ini bekerja untuk polinomial yang faktorisasinya dapat ditemukan, dan kita tidak mengklaim bahwa setiap polinomial dapat difaktorkan dengan cara ini.

    Polinomial dan Pembuat Nol

    Definisi 16.1.1 (Polinomial dan Derajat)

    Fungsi polinomial real adalah fungsi p:R→Rp:\mathbb{R}\to\mathbb{R} yang berbentuk

    p(x)=anxn+an−1xn−1+⋯+a1x+a0=∑k=0nakxk,p(x)=a_nx^n+a_{n-1}x^{n-1}+\cdots+a_1x+a_0=\sum_{k=0}^na_kx^k,

    dengan n∈Nn\in\mathbb{N} dan a0,…,an∈Ra_0,\ldots,a_n\in\mathbb{R}. Jika an≠0a_n\ne0, nn disebut derajat pp, ditulis deg⁡p=n\deg p=n, dan ana_n koefisien utama. Polinomial nol (semua koefisien nol) tidak diberi derajat. Bilangan r∈Rr\in\mathbb{R} disebut pembuat nol (akar) pp jika p(r)=0p(r)=0.

    Pangkat x0=1x^0=1 untuk semua xx, termasuk x=0x=0, mengikuti konvensi produk kosong Bab 9. Karena itu suku konstanta a0x0=a0a_0x^0=a_0 terdefinisi di setiap titik. Domain asal polinomial adalah R\mathbb{R} (aturan (D1), (D2), (D6) Unit 15.4).

    Teorema Faktor

    Teorema 16.1.2 (Teorema Faktor)

    Misalkan pp polinomial berderajat n≥1n\geq1 dan r∈Rr\in\mathbb{R}. Maka terdapat polinomial qq berderajat n−1n-1 dengan koefisien utama ana_n sehingga

    p(x)−p(r)=(x−r) q(x)untuk semua x∈R.p(x)-p(r)=(x-r)\,q(x)\quad\text{untuk semua }x\in\mathbb{R}.

    Khususnya, p(r)=0p(r)=0 jika dan hanya jika p(x)=(x−r)q(x)p(x)=(x-r)q(x) untuk semua xx.

    Bukti. Untuk k≥1k\geq1, Lemma 11.3.5 dengan v=xv=x dan u=ru=r memberi

    xk−rk=(x−r)∑j=0k−1xk−1−jrj.x^k-r^k=(x-r)\sum_{j=0}^{k-1}x^{k-1-j}r^j.

    Identitas itu dibuktikan untuk sebarang unsur lapangan (bukan hanya bilangan tak negatif), sehingga berlaku untuk semua x,r∈Rx,r\in\mathbb{R}. Maka

    p(x)−p(r)=∑k=1nak(xk−rk)=(x−r)∑k=1nak∑j=0k−1xk−1−jrj.p(x)-p(r)=\sum_{k=1}^na_k(x^k-r^k)=(x-r)\sum_{k=1}^na_k\sum_{j=0}^{k-1}x^{k-1-j}r^j.

    Suku k=0k=0 hilang karena a0−a0=0a_0-a_0=0. Tulis q(x)q(x) untuk jumlah ganda di kanan. Setelah dikelompokkan menurut pangkat xx, qq adalah polinomial. Pangkat xx tertinggi yang muncul adalah xn−1x^{n-1}, yaitu dari k=nk=n dan j=0j=0, dengan koefisien ana_n. Pangkat yang lebih kecil memperoleh sumbangan berhingga banyak. Jadi deg⁡q=n−1\deg q=n-1 dan koefisien utamanya an≠0a_n\ne0.

    Bagian "khususnya": jika p(r)=0p(r)=0, ruas kiri adalah p(x)p(x). Sebaliknya, jika p(x)=(x−r)q(x)p(x)=(x-r)q(x) untuk semua xx, substitusi x=rx=r memberi p(r)=0p(r)=0. □\square

    Koefisien qq dapat dihitung tanpa rumus ganda dengan pembagian sintetik (skema Horner). Tuliskan q(x)=∑i=0n−1bixiq(x)=\sum_{i=0}^{n-1}b_ix^i dan cocokkan koefisien pada (x−r)q(x)=p(x)−p(r)(x-r)q(x)=p(x)-p(r):

    bn−1=an,bi−1=ai+r bi  (i=n−1,…,1),p(r)=a0+r b0.b_{n-1}=a_n,\qquad b_{i-1}=a_i+r\,b_i\ \ (i=n-1,\ldots,1),\qquad p(r)=a_0+r\,b_0.

    Pencocokan koefisien itu sah menurut Akibat 16.1.4 di bawah. Contoh 16.1.9 memakainya.

    Akibat 16.1.3 (Paling Banyak nn Pembuat Nol)

    Polinomial berderajat n≥0n\geq0 mempunyai paling banyak nn pembuat nol yang berbeda.

    Bukti. Induksi pada nn. Untuk n=0n=0, p(x)=a0≠0p(x)=a_0\ne0 tidak mempunyai pembuat nol. Misalkan pernyataan benar untuk derajat n−1n-1, dengan n≥1n\geq1, dan deg⁡p=n\deg p=n. Jika pp tidak mempunyai pembuat nol, selesai. Jika p(r)=0p(r)=0, Teorema 16.1.2 memberi p(x)=(x−r)q(x)p(x)=(x-r)q(x) dengan deg⁡q=n−1\deg q=n-1. Untuk pembuat nol s≠rs\ne r, 0=p(s)=(s−r)q(s)0=p(s)=(s-r)q(s) dengan s−r≠0s-r\ne0, sehingga q(s)=0q(s)=0, karena lapangan tidak mempunyai pembagi nol (Bab 9.2). Jadi setiap pembuat nol pp selain rr adalah pembuat nol qq, dan banyaknya paling n−1n-1 menurut hipotesis induksi. Bersama rr, paling banyak nn. □\square

    Akibat 16.1.4 (Kesamaan Polinomial dan Pencocokan Koefisien)

    Jika dua polinomial ∑k=0nakxk\sum_{k=0}^na_kx^k dan ∑k=0nbkxk\sum_{k=0}^nb_kx^k bernilai sama di lebih dari nn titik berbeda, maka ak=bka_k=b_k untuk setiap kk. Khususnya, dua polinomial yang sama sebagai fungsi pada R\mathbb{R} mempunyai koefisien yang sama.

    Bukti. Selisihnya ∑(ak−bk)xk\sum(a_k-b_k)x^k. Jika ada koefisien tak nol, selisih itu adalah polinomial berderajat paling nn dengan lebih dari nn pembuat nol, bertentangan dengan Akibat 16.1.3. □\square

    Akibat ini membenarkan "pencocokan koefisien" yang dipakai dalam pembagian sintetik dan dalam pemeriksaan faktorisasi. Bilangan real tak hingga banyak (misalnya N⊆R\mathbb{N}\subseteq\mathbb{R}), sehingga kesamaan sebagai fungsi selalu memberi lebih dari nn titik.

    Definisi 16.1.5 (Kelipatan Pembuat Nol)

    Pembuat nol rr dari p≠0p\ne0 berkelipatan m∈N+m\in\mathbb{N}_{+} jika p(x)=(x−r)m s(x)p(x)=(x-r)^m\,s(x) untuk suatu polinomial ss dengan s(r)≠0s(r)\ne0.

    Kelipatan itu ada dan tunggal. Ada: terapkan Teorema 16.1.2 berulang selama hasil bagi masih bernilai nol di rr; proses berhenti paling lambat setelah deg⁡p\deg p langkah karena derajat turun satu per langkah. Tunggal: jika (x−r)ms(x)=(x−r)m′s′(x)(x-r)^ms(x)=(x-r)^{m'}s'(x) dengan m<m′m<m', s(r)≠0s(r)\ne0, dan s′(r)≠0s'(r)\ne0, maka (x−r)m(s(x)−(x−r)m′−ms′(x))=0(x-r)^m\bigl(s(x)-(x-r)^{m'-m}s'(x)\bigr)=0 untuk semua xx. Untuk x≠rx\ne r faktor pertama tak nol, sehingga polinomial dalam kurung bernilai nol di tak hingga banyak titik, dan Akibat 16.1.4 membuatnya polinomial nol. Substitusi x=rx=r memberi s(r)=0s(r)=0, kontradiksi. Unit 16.2 menunjukkan bahwa kelipatan ganjil dan genap berperilaku berbeda terhadap tanda.

    Polinomial Kuadrat

    Teorema 16.1.6 (Kuadrat dan Diskriminan)

    Misalkan p(x)=ax2+bx+cp(x)=ax^2+bx+c dengan a≠0a\ne0, dan Δ=b2−4ac\Delta=b^2-4ac. Untuk semua x∈Rx\in\mathbb{R},

    p(x)=a[(x+b2a)2−Δ4a2].p(x)=a\Bigl[\Bigl(x+\frac b{2a}\Bigr)^2-\frac{\Delta}{4a^2}\Bigr].

    Akibatnya:

    (a) jika Δ>0\Delta>0, pp mempunyai tepat dua pembuat nol r1,2=−b∓Δ2ar_{1,2}=\dfrac{-b\mp\sqrt\Delta}{2a}, dan p(x)=a(x−r1)(x−r2)p(x)=a(x-r_1)(x-r_2);

    (b) jika Δ=0\Delta=0, pp mempunyai tepat satu pembuat nol r=−b2ar=-\tfrac b{2a} berkelipatan 22, dan p(x)=a(x−r)2p(x)=a(x-r)^2;

    (c) jika Δ<0\Delta<0, pp tidak mempunyai pembuat nol real, dan p(x)p(x) bertanda sama dengan aa untuk setiap xx.

    Bukti. Identitas melengkapkan kuadrat diperiksa dengan menguraikan ruas kanan:

    a(x2+bax+b24a2)−b2−4ac4a=ax2+bx+b24a−b24a+c.a\Bigl(x^2+\frac bax+\frac{b^2}{4a^2}\Bigr)-\frac{b^2-4ac}{4a}=ax^2+bx+\frac{b^2}{4a}-\frac{b^2}{4a}+c.

    Tulis t=x+b2at=x+\tfrac b{2a} dan e=Δ4a2e=\tfrac{\Delta}{4a^2}, sehingga p(x)=a(t2−e)p(x)=a(t^2-e) dengan a≠0a\ne0. Maka p(x)=0  ⟺  t2=ep(x)=0\iff t^2=e.

    (a) Δ>0\Delta>0 memberi e>0e>0, dan t2=et^2=e mempunyai tepat dua solusi t=±et=\pm\sqrt e (Teorema 12.3.4(iii)). Karena 4a2=(2∣a∣)24a^2=(2|a|)^2 dan Δ/(2∣a∣)>0\sqrt{\Delta}/(2|a|)>0 berkuadrat ee, berlaku e=Δ2∣a∣\sqrt e=\tfrac{\sqrt\Delta}{2|a|}, sehingga ±e=±Δ2a\pm\sqrt e=\pm\tfrac{\sqrt\Delta}{2a} sebagai himpunan dua nilai. Jadi x=−b2a±Δ2ax=-\tfrac b{2a}\pm\tfrac{\sqrt\Delta}{2a}. Faktorisasi: t2−e=(t−e)(t+e)t^2-e=(t-\sqrt e)(t+\sqrt e), dan kedua faktor itu sama dengan x−rx-r untuk kedua akar.

    (b) e=0e=0: t2=0  ⟺  t=0t^2=0\iff t=0, dan p(x)=at2=a(x−r)2p(x)=at^2=a(x-r)^2.

    (c) e<0e<0: t2−e≥−e>0t^2-e\geq-e>0, sehingga p(x)=a(t2−e)p(x)=a(t^2-e) tak nol dan bertanda sama dengan aa (Proposisi 10.1.9). □\square

    Polinomial kuadrat dengan Δ<0\Delta<0 disebut tak tereduksi atas R\mathbb{R}: ia tidak dapat ditulis sebagai hasil kali dua faktor linear real, karena faktor linear akan memberi pembuat nol. Unit 16.2 memakai bagian (c): faktor semacam itu tidak mengubah tanda di mana pun.

    Bézout, Euclid, dan Teorema Akar Rasional

    Untuk polinomial berderajat tiga atau lebih tidak ada rumus akar yang dipakai di buku ini. Bila koefisiennya bulat, calon pembuat nol rasional dapat dibatasi ke daftar berhingga. Buktinya memerlukan dua fakta tentang bilangan bulat yang belum ada di Bab 7–8; keduanya dibuktikan di sini. Untuk a,b∈Za,b\in\mathbb{Z}, notasi a∣ba\mid b berarti b=kab=ka untuk suatu k∈Zk\in\mathbb{Z}. Dua bilangan bulat p,qp,q disebut saling prima jika satu-satunya bilangan bulat positif yang membagi keduanya adalah 11.

    Lemma 16.1.7 (Bézout untuk Bilangan Saling Prima)

    Jika p,q∈Zp,q\in\mathbb{Z} saling prima dan tidak keduanya nol, maka terdapat u,v∈Zu,v\in\mathbb{Z} dengan up+vq=1up+vq=1.

    Bukti. Himpunan T={up+vq:u,v∈Z}∩N+T=\{up+vq:u,v\in\mathbb{Z}\}\cap\mathbb{N}_{+} tidak kosong. Bila p≠0p\ne0, salah satu dari p=1⋅p+0⋅qp=1\cdot p+0\cdot q atau −p-p positif. Bila p=0p=0, maka q≠0q\ne0, dan salah satu dari qq atau −q-q positif. TT dibentuk dengan separasi dari N\mathbb{N}, sehingga menurut prinsip urutan baik (Teorema 7.3.4) TT mempunyai unsur terkecil d=u0p+v0qd=u_0p+v_0q.

    Kita tunjukkan d∣pd\mid p. Pembagian Euclid (Teorema 7.3.8) memberi p=kd+sp=kd+s dengan 0≤s<d0\leq s<d. Maka s=p−k(u0p+v0q)=(1−ku0)p+(−kv0)qs=p-k(u_0p+v_0q)=(1-ku_0)p+(-kv_0)q. Jika s>0s>0, maka s∈Ts\in T dan s<ds<d, bertentangan dengan minimalitas dd. Jadi s=0s=0 dan d∣pd\mid p. Dengan cara sama, d∣qd\mid q.

    Jadi dd adalah bilangan bulat positif yang membagi pp dan qq. Karena keduanya saling prima, d=1d=1. □\square

    Lemma 16.1.8 (Euclid)

    Jika p,q∈Zp,q\in\mathbb{Z} saling prima dan tidak keduanya nol, serta q∣pmq\mid pm untuk suatu m∈Zm\in\mathbb{Z}, maka q∣mq\mid m.

    Bukti. Lemma 16.1.7 memberi up+vq=1up+vq=1. Maka m=u(pm)+(vm)qm=u(pm)+(vm)q. Kedua suku habis dibagi qq: suku pertama karena q∣pmq\mid pm, suku kedua jelas. Jumlah dua kelipatan qq adalah kelipatan qq. □\square

    Teorema 16.1.9 (Akar Rasional)

    Misalkan p(x)=anxn+⋯+a0p(x)=a_nx^n+\cdots+a_0 dengan n≥1n\geq1, semua ak∈Za_k\in\mathbb{Z}, an≠0a_n\ne0, dan a0≠0a_0\ne0. Jika bilangan rasional tak nol rr adalah pembuat nol pp, tulis r=sqr=\tfrac sq dengan s∈Zs\in\mathbb{Z}, q∈N+q\in\mathbb{N}_{+}, dan qq terkecil di antara semua penyebut positif wakil rr (Lema 8.4.6). Maka s∣a0s\mid a_0 dan q∣anq\mid a_n.

    Bukti. Pertama, ss dan qq saling prima. Jika bilangan bulat d>1d>1 membagi keduanya, maka r=s/dq/dr=\tfrac{s/d}{q/d} dengan penyebut positif q/d<qq/d<q, bertentangan dengan minimalitas qq. Juga s≠0s\ne0 karena r≠0r\ne0.

    Dari p(r)=0p(r)=0, kalikan dengan qnq^n:

    ansn+an−1sn−1q+⋯+a1sqn−1+a0qn=0.a_ns^n+a_{n-1}s^{n-1}q+\cdots+a_1sq^{n-1}+a_0q^n=0.

    Semua suku kecuali yang terakhir memuat faktor ss, sehingga s∣a0qns\mid a_0q^n. Karena ss dan qq saling prima, Lemma 16.1.8 yang diterapkan nn kali, dengan melepas satu faktor qq setiap kali, memberi s∣a0s\mid a_0. Dengan cara sama, semua suku kecuali yang pertama memuat faktor qq, sehingga q∣ansnq\mid a_ns^n, dan penerapan berulang Lemma 16.1.8 memberi q∣anq\mid a_n. □\square

    Kasus a0=0a_0=0 ditangani terpisah: 00 adalah pembuat nol, dan p(x)=x⋅p~(x)p(x)=x\cdot\tilde p(x), lalu teorema diterapkan pada p~\tilde p. Teorema ini hanya memberi daftar calon ±pembagi a0pembagi positif an\pm\tfrac{\text{pembagi }a_0}{\text{pembagi positif }a_n}; setiap calon tetap harus diuji. Teorema ini juga tidak mengatakan apa pun tentang pembuat nol irasional.

    Contoh

    Contoh 16.1.10 (Contoh Master: x3−4xx^3-4x)

    x3−4x=x(x2−4)=x(x−2)(x+2)x^3-4x=x(x^2-4)=x(x-2)(x+2). Faktorisasi kedua memakai x2−4=(x−2)(x+2)x^2-4=(x-2)(x+2), yang diperiksa dengan perkalian. Pembuat nolnya tepat −2-2, 00, 22: hasil kali nol tepat ketika salah satu faktor nol (tanpa pembagi nol). Ketiganya berkelipatan 11.

    Contoh 16.1.11 (Kubik dengan Akar Rasional)

    Faktorkan p(x)=x3−6x2+11x−6p(x)=x^3-6x^2+11x-6.

    Penyelesaian. Teorema 16.1.9 dengan a3=1a_3=1 dan a0=−6a_0=-6 memberi calon ±1,±2,±3,±6\pm1,\pm2,\pm3,\pm6. Uji x=1x=1: 1−6+11−6=01-6+11-6=0. Pembagian sintetik dengan r=1r=1: b2=1b_2=1, b1=−6+1⋅1=−5b_1=-6+1\cdot1=-5, b0=11+1⋅(−5)=6b_0=11+1\cdot(-5)=6, dan sisa −6+1⋅6=0-6+1\cdot6=0. Jadi p(x)=(x−1)(x2−5x+6)p(x)=(x-1)(x^2-5x+6). Kuadrat x2−5x+6x^2-5x+6 mempunyai Δ=25−24=1\Delta=25-24=1 dan akar 5∓12=2,3\tfrac{5\mp1}2=2,3. Jadi p(x)=(x−1)(x−2)(x−3)p(x)=(x-1)(x-2)(x-3). □\square

    Contoh 16.1.12 (Polinomial Bikuadrat)

    x4−5x2+4=(x2−1)(x2−4)=(x−1)(x+1)(x−2)(x+2)x^4-5x^2+4=(x^2-1)(x^2-4)=(x-1)(x+1)(x-2)(x+2). Faktorisasi pertama diperiksa dengan perkalian: (x2−1)(x2−4)=x4−4x2−x2+4(x^2-1)(x^2-4)=x^4-4x^2-x^2+4. Pembuat nolnya ±1\pm1 dan ±2\pm2.

    Contoh 16.1.13 (Tanpa Akar Rasional; Irasionalitas 23\sqrt[3]2)

    p(x)=x3−2p(x)=x^3-2 mempunyai calon akar rasional ±1,±2\pm1,\pm2. Ujinya: p(1)=−1p(1)=-1, p(−1)=−3p(-1)=-3, p(2)=6p(2)=6, p(−2)=−10p(-2)=-10. Tidak ada yang nol, sehingga pp tidak mempunyai pembuat nol rasional. Namun pp mempunyai pembuat nol real c=23c=\sqrt[3]2 (Teorema 11.3.8). Jadi 23\sqrt[3]2 irasional, dengan bukti yang berbeda dari bukti paritas untuk 2\sqrt2 pada Bab 8.

    Teorema 16.1.2 memberi x3−2=(x−c)(x2+cx+c2)x^3-2=(x-c)(x^2+cx+c^2); pembagian sintetik: b2=1b_2=1, b1=0+c=cb_1=0+c=c, b0=0+c2b_0=0+c^2, sisa −2+c3=0-2+c^3=0. Faktor kuadratnya mempunyai Δ=c2−4c2=−3c2<0\Delta=c^2-4c^2=-3c^2<0, sehingga tak tereduksi dan selalu positif. Jadi cc satu-satunya pembuat nol real.

    Strategi Pemfaktoran

    1. Keluarkan faktor bersama, termasuk pangkat xx bila a0=0a_0=0.
    2. Kenali bentuk khusus: selisih kuadrat, bikuadrat (substitusi y=x2y=x^2), dan kuadrat sempurna.
    3. Untuk koefisien bulat, daftar calon akar rasional (Teorema 16.1.9), uji, lalu bagi secara sintetik.
    4. Untuk sisa kuadrat, gunakan diskriminan (Teorema 16.1.6).
    5. Periksa faktorisasi akhir dengan perkalian; Akibat 16.1.4 menjamin pemeriksaan koefisien sudah cukup.

    Bila tidak ada calon rasional yang berhasil dan derajat sisanya lebih dari dua, teknik unit ini tidak menjamin faktorisasi. Kita tidak mengklaim sebaliknya.

    Latihan

    Latihan 16.1-1. Tunjukkan bahwa x=2x=2 adalah pembuat nol x3−3x2+4x^3-3x^2+4. Faktorkan polinomial itu sepenuhnya dengan pembagian sintetik, dan tentukan kelipatan setiap pembuat nol.

    Latihan 16.1-2. (a) Buktikan Akibat 16.1.3 dengan kata-kata sendiri. (b) Simpulkan bahwa polinomial a3x3+a2x2+a1x+a0a_3x^3+a_2x^2+a_1x+a_0 yang bernilai nol di x=0,1,2,3x=0,1,2,3 adalah polinomial nol.

    Latihan 16.1-3. Untuk masing-masing polinomial berikut, hitung diskriminan, tentukan pembuat nol real, dan tuliskan faktorisasinya atas R\mathbb{R} atau jelaskan mengapa tak tereduksi: (a) 2x2−3x−22x^2-3x-2, (b) x2+x+1x^2+x+1, (c) 4x2−4x+14x^2-4x+1.

    Latihan 16.1-4. Faktorkan 2x3−x2−7x+62x^3-x^2-7x+6 sepenuhnya dengan Teorema 16.1.9 dan pembagian sintetik.

    Latihan 16.1-5. Dengan Teorema 16.1.9, buktikan bahwa 33\sqrt[3]3 dan 5\sqrt5 irasional. Sebutkan teorema yang menjamin keberadaan kedua bilangan itu.

    Latihan 16.1-6. Tentukan semua pembuat nol beserta kelipatannya dari x4−2x3+x2x^4-2x^3+x^2.

    Latihan 16.1-7. Buktikan x4+4=(x2−2x+2)(x2+2x+2)x^4+4=(x^2-2x+2)(x^2+2x+2), lalu buktikan bahwa x4+4x^4+4 tidak mempunyai pembuat nol real dengan dua cara.

    Latihan 16.1-8. (a) Temukan u,v∈Zu,v\in\mathbb{Z} dengan 5u+3v=15u+3v=1. (b) Dengan Lemma 16.1.8, buktikan bahwa jika 7∣3m7\mid3m, maka 7∣m7\mid m. (c) Mengapa syarat saling prima diperlukan? Beri contoh dengan 6∣4m6\mid4m.

    Solusi

    Solusi 16.1-1. 23−3⋅4+4=8−12+4=02^3-3\cdot4+4=8-12+4=0. Pembagian sintetik dengan r=2r=2 dan koefisien (1,−3,0,4)(1,-3,0,4): b2=1b_2=1, b1=−3+2⋅1=−1b_1=-3+2\cdot1=-1, b0=0+2⋅(−1)=−2b_0=0+2\cdot(-1)=-2, dan sisa 4+2⋅(−2)=04+2\cdot(-2)=0. Jadi x3−3x2+4=(x−2)(x2−x−2)x^3-3x^2+4=(x-2)(x^2-x-2). Kuadratnya mempunyai Δ=1+8=9\Delta=1+8=9 dan akar 1∓32=−1,2\tfrac{1\mp3}2=-1,2, sehingga x2−x−2=(x+1)(x−2)x^2-x-2=(x+1)(x-2). Hasilnya (x−2)2(x+1)(x-2)^2(x+1).

    Kelipatan: 22 berkelipatan 22, karena s(x)=x+1s(x)=x+1 memenuhi s(2)=3≠0s(2)=3\ne0. −1-1 berkelipatan 11, karena (x−2)2(x-2)^2 di −1-1 bernilai 9≠09\ne0. □\square

    Solusi 16.1-2. (a) Lihat bukti Akibat 16.1.3: induksi pada derajat; setiap pembuat nol lain dari rr adalah pembuat nol hasil bagi karena tidak ada pembagi nol.

    (b) Jika ada koefisien tak nol, polinomial itu berderajat paling 33 dan mempunyai 44 pembuat nol berbeda, bertentangan dengan (a). Jadi semua koefisien nol. □\square

    Solusi 16.1-3.

    (a) Δ=9+16=25\Delta=9+16=25, dengan akar 3∓54=−12,2\tfrac{3\mp5}4=-\tfrac12,2. Faktorisasi: 2(x−2)(x+12)=(x−2)(2x+1)2(x-2)(x+\tfrac12)=(x-2)(2x+1).

    (b) Δ=1−4=−3<0\Delta=1-4=-3<0: tak tereduksi, dan x2+x+1>0x^2+x+1>0 untuk semua xx (Teorema 16.1.6(c)).

    (c) Δ=16−16=0\Delta=16-16=0: satu akar 12\tfrac12 berkelipatan 22; 4(x−12)2=(2x−1)24(x-\tfrac12)^2=(2x-1)^2. □\square

    Solusi 16.1-4. Calon: ±1,±2,±3,±6,±12,±32\pm1,\pm2,\pm3,\pm6,\pm\tfrac12,\pm\tfrac32. Uji x=1x=1: 2−1−7+6=02-1-7+6=0. Pembagian sintetik dengan koefisien (2,−1,−7,6)(2,-1,-7,6): b2=2b_2=2, b1=−1+2=1b_1=-1+2=1, b0=−7+1=−6b_0=-7+1=-6, dan sisa 6−6=06-6=0. Hasil baginya 2x2+x−62x^2+x-6, dengan Δ=1+48=49\Delta=1+48=49 dan akar −1∓74=−2,32\tfrac{-1\mp7}4=-2,\tfrac32. Jadi 2x2+x−6=2(x+2)(x−32)=(x+2)(2x−3)2x^2+x-6=2(x+2)(x-\tfrac32)=(x+2)(2x-3), dan polinomialnya (x−1)(x+2)(2x−3)(x-1)(x+2)(2x-3). Pemeriksaan: (x−1)(x+2)=x2+x−2(x-1)(x+2)=x^2+x-2, dan (x2+x−2)(2x−3)=2x3−3x2+2x2−3x−4x+6=2x3−x2−7x+6(x^2+x-2)(2x-3)=2x^3-3x^2+2x^2-3x-4x+6=2x^3-x^2-7x+6. □\square

    Solusi 16.1-5. 33\sqrt[3]3 adalah pembuat nol x3−3x^3-3, yang ada menurut Teorema 11.3.8. Calon rasional ±1,±3\pm1,\pm3 memberi nilai −2,−4,24,−30-2,-4,24,-30, semuanya tak nol, sehingga 33∉Q\sqrt[3]3\notin\mathbb{Q}.

    5\sqrt5 adalah pembuat nol x2−5x^2-5, yang ada menurut Teorema 11.3.8. Calon ±1,±5\pm1,\pm5 memberi −4,−4,20,20-4,-4,20,20, tak nol, sehingga 5∉Q\sqrt5\notin\mathbb{Q}. □\square

    Solusi 16.1-6. x4−2x3+x2=x2(x2−2x+1)=x2(x−1)2x^4-2x^3+x^2=x^2(x^2-2x+1)=x^2(x-1)^2. Pembuat nol 00 berkelipatan 22, dengan s(x)=(x−1)2s(x)=(x-1)^2 dan s(0)=1≠0s(0)=1\ne0. Pembuat nol 11 berkelipatan 22, dengan s(x)=x2s(x)=x^2 dan s(1)=1≠0s(1)=1\ne0. □\square

    Solusi 16.1-7. Perkalian: (x2+2)2−(2x)2=x4+4x2+4−4x2=x4+4(x^2+2)^2-(2x)^2=x^4+4x^2+4-4x^2=x^4+4.

    Cara 1: kedua faktor kuadrat mempunyai Δ=4−8=−4<0\Delta=4-8=-4<0, sehingga keduanya positif di mana-mana (Teorema 16.1.6(c)). Hasil kalinya positif, sehingga tak pernah nol.

    Cara 2: x4≥0x^4\geq0 (kuadrat dari x2x^2), sehingga x4+4≥4>0x^4+4\geq4>0.

    Cara 2 lebih singkat. Cara 1 menunjukkan bahwa faktorisasi menjadi faktor tak tereduksi juga memberi tanda. □\square

    Solusi 16.1-8. (a) 5⋅2+3⋅(−3)=10−9=15\cdot2+3\cdot(-3)=10-9=1, jadi u=2u=2 dan v=−3v=-3.

    (b) 33 dan 77 saling prima, karena pembagi positif 77 hanya 11 dan 77, dan 7∤37\nmid3. Lemma 16.1.8 dengan p=3p=3 dan q=7q=7 memberi 7∣m7\mid m. Secara eksplisit: 3⋅(−2)+7⋅1=13\cdot(-2)+7\cdot1=1, sehingga m=−2(3m)+7mm=-2(3m)+7m, dan kedua suku kelipatan 77.

    (c) Untuk 6∣4m6\mid4m: m=3m=3 memberi 4m=12=2⋅64m=12=2\cdot6, tetapi 6∤36\nmid3. Syarat saling prima gagal karena 22 membagi 44 dan 66. □\square

    Ringkasan

    Teorema faktor diturunkan dari identitas teleskopik: rr pembuat nol jika dan hanya jika x−rx-r adalah faktor. Akibatnya, polinomial berderajat nn mempunyai paling banyak nn pembuat nol, dan pencocokan koefisien sah. Kelipatan pembuat nol terdefinisi tunggal. Untuk kuadrat, diskriminan menentukan banyaknya pembuat nol, faktorisasi, dan tanda kuadrat tak tereduksi. Untuk koefisien bulat, teorema akar rasional, dengan lemma Bézout dan Euclid yang dibuktikan dari urutan baik, membatasi calon akar rasional dan sekaligus memberi bukti irasionalitas akar seperti 23\sqrt[3]2. Unit 16.2 memakai faktorisasi ini untuk menentukan tanda polinomial di setiap selang di antara pembuat nolnya.

    16.2 Metode Analisis Tanda (Sign Analysis) pada Garis Bilangan

    Setelah polinomial difaktorkan (Unit 16.1), pertaksamaan p(x)⋈0p(x)\bowtie0 menjadi soal tanda hasil kali faktor-faktor. Metode analisis tanda yang diajarkan di sekolah biasanya berbunyi: tandai pembuat nol pada garis bilangan, pilih satu titik uji di setiap selang, hitung tanda pp di titik itu, dan anggap tanda itu berlaku di seluruh selang.

    Langkah terakhir adalah klaim yang perlu dibuktikan. Mengapa satu titik uji mewakili seluruh selang? Dalam kalkulus, jawabannya biasanya Teorema Nilai Antara untuk fungsi kontinu. Teorema itu belum tersedia di buku ini. Unit ini memberi jawaban aljabar yang lengkap: untuk polinomial yang sudah difaktorkan menjadi faktor linear dan faktor kuadrat tak tereduksi, tanda pada setiap selang dapat dihitung langsung dari faktorisasinya. Uji titik hanyalah cara cepat membaca hasil yang sudah terjamin itu. Contoh master, x3−4x≤0x^3-4x\leq0 dengan penyelesaian (−∞,−2]∪[0,2](-\infty,-2]\cup[0,2], dibuktikan lengkap.

    Prasyarat: Unit 16.1 (faktorisasi, kelipatan, Teorema 16.1.6(c)); aturan tanda (Proposisi 10.1.9); kerangka himpunan penyelesaian Bab 15; notasi interval Bab 12.

    Fungsi Tanda

    Definisi 16.2.1 (Tanda)

    Untuk t∈Rt\in\mathbb{R}, tetapkan

    sgn⁡(t)={1t>0,0t=0,−1t<0.\operatorname{sgn}(t)=\begin{cases}1&t>0,\\0&t=0,\\-1&t<0.\end{cases}

    Lemma 16.2.2 (Tanda Hasil Kali)

    Untuk s,t∈Rs,t\in\mathbb{R}, sgn⁡(st)=sgn⁡(s)sgn⁡(t)\operatorname{sgn}(st)=\operatorname{sgn}(s)\operatorname{sgn}(t). Dengan induksi, tanda hasil kali berhingga banyak faktor adalah hasil kali tanda-tandanya.

    Bukti. Jika salah satu nol, kedua ruas nol, karena tidak ada pembagi nol. Jika keduanya tak nol, Proposisi 10.1.9 memberi: positif kali positif positif, negatif kali negatif positif, dan bertanda berlawanan negatif. Keempat kasus cocok dengan perkalian ±1\pm1. □\square

    Akibatnya, pertaksamaan p(x)>0p(x)>0, <0<0, =0=0 dapat dibaca dari sgn⁡(p(x))=1,−1,0\operatorname{sgn}(p(x))=1,-1,0.

    Tanda Faktor

    Lemma 16.2.3 (Tanda Faktor Linear Berpangkat)

    Misalkan r∈Rr\in\mathbb{R} dan m∈N+m\in\mathbb{N}_{+}. Untuk x∈Rx\in\mathbb{R}:

    sgn⁡((x−r)m)={1x>r,0x=r,(−1)mx<r.\operatorname{sgn}\bigl((x-r)^m\bigr)=\begin{cases}1&x>r,\\0&x=r,\\(-1)^m&x<r.\end{cases}

    Bukti. Lemma 16.2.2 diterapkan pada mm faktor x−rx-r memberi sgn⁡((x−r)m)=sgn⁡(x−r)m\operatorname{sgn}((x-r)^m)=\operatorname{sgn}(x-r)^m. Untuk x>rx>r, sgn⁡(x−r)=1\operatorname{sgn}(x-r)=1; untuk x=rx=r nilainya 00, dan 0m=00^m=0 karena m≥1m\geq1; untuk x<rx<r nilainya −1-1. □\square

    Jadi faktor berpangkat ganjil berganti tanda ketika xx melewati rr, sedangkan faktor berpangkat genap tidak berganti tanda: tak negatif di kedua sisi, dan nol hanya di rr.

    Lemma 16.2.4 (Faktor Kuadrat Tak Tereduksi)

    Jika q(x)=ax2+bx+cq(x)=ax^2+bx+c dengan a≠0a\ne0 dan b2−4ac<0b^2-4ac<0, maka sgn⁡(q(x))=sgn⁡(a)\operatorname{sgn}(q(x))=\operatorname{sgn}(a) untuk semua x∈Rx\in\mathbb{R}.

    Bukti. Teorema 16.1.6(c). □\square

    Teorema Utama

    Teorema 16.2.5 (Tanda Polinomial Terfaktor)

    Misalkan

    p(x)=a∏i=1k(x−ri)mi⋅∏j=1lqj(x),p(x)=a\prod_{i=1}^k(x-r_i)^{m_i}\cdot\prod_{j=1}^lq_j(x),

    dengan a≠0a\ne0; k,l∈Nk,l\in\mathbb{N} (hasil kali kosong bernilai 11); r1<r2<⋯<rkr_1<r_2<\cdots<r_k bilangan real berbeda; mi∈N+m_i\in\mathbb{N}_{+}; dan setiap qjq_j kuadrat tak tereduksi dengan koefisien utama positif. Untuk x∈Rx\in\mathbb{R} yang bukan salah satu rir_i, tulis N(x)N(x) untuk jumlah mim_i atas semua ii dengan ri>xr_i>x. Maka:

    (a) p(x)=0p(x)=0 jika dan hanya jika x∈{r1,…,rk}x\in\{r_1,\ldots,r_k\};

    (b) untuk x∉{r1,…,rk}x\notin\{r_1,\ldots,r_k\}, sgn⁡(p(x))=sgn⁡(a)⋅(−1)N(x)\operatorname{sgn}(p(x))=\operatorname{sgn}(a)\cdot(-1)^{N(x)};

    (c) akibatnya, sgn⁡(p)\operatorname{sgn}(p) konstan pada setiap selang terbuka (−∞,r1)(-\infty,r_1), (r1,r2)(r_1,r_2), …, (rk−1,rk)(r_{k-1},r_k), (rk,∞)(r_k,\infty). Untuk k=0k=0, selangnya hanya R\mathbb{R} itu sendiri.

    (d) Ketika xx melewati rir_i, tanda berganti jika dan hanya jika mim_i ganjil. Pada selang paling kanan, sgn⁡(p)=sgn⁡(a)\operatorname{sgn}(p)=\operatorname{sgn}(a).

    Bukti. (a) Setiap qj(x)≠0q_j(x)\ne0 menurut Lemma 16.2.4, dan a≠0a\ne0. Hasil kali bernilai nol jika dan hanya jika salah satu faktor nol, yaitu x=rix=r_i untuk suatu ii.

    (b) Lemma 16.2.2 memberi sgn⁡(p(x))=sgn⁡(a)∏isgn⁡((x−ri)mi)∏jsgn⁡(qj(x))\operatorname{sgn}(p(x))=\operatorname{sgn}(a)\prod_i\operatorname{sgn}((x-r_i)^{m_i})\prod_j\operatorname{sgn}(q_j(x)). Setiap sgn⁡(qj(x))=1\operatorname{sgn}(q_j(x))=1 menurut Lemma 16.2.4. Menurut Lemma 16.2.3, faktor dengan ri<xr_i<x bertanda 11, dan faktor dengan ri>xr_i>x bertanda (−1)mi(-1)^{m_i}. Hasil kalinya (−1)N(x)(-1)^{N(x)}.

    (c) Untuk xx dan x′x' di selang terbuka yang sama, himpunan indeks ii dengan ri>xr_i>x sama dengan himpunan untuk x′x', karena tidak ada rir_i di antara keduanya. Jadi N(x)=N(x′)N(x)=N(x').

    (d) Bila xx berpindah dari selang tepat di kiri rir_i ke selang tepat di kanannya, NN berkurang tepat mim_i, dan (−1)N(-1)^{N} berubah faktor (−1)mi(-1)^{m_i}. Di selang paling kanan, N=0N=0. □\square

    Teorema ini adalah pembenaran penuh metode garis bilangan. Ia sepenuhnya aljabar: yang dipakai hanya aturan tanda, faktorisasi, dan diskriminan.

    Akibat 16.2.6 (Uji Titik yang Sah)

    Dengan faktorisasi seperti pada Teorema 16.2.5, tanda pp pada setiap selang terbuka di antara pembuat nol berturutan sama dengan tanda pp di sebarang satu titik selang itu.

    Bukti. Teorema 16.2.5(c). □\square

    Peringatan. Tanpa daftar pembuat nol yang lengkap, uji titik tidak membuktikan apa pun. Contohnya p(x)=(x−1)(x−1110)p(x)=(x-1)(x-\tfrac{11}{10}). Titik uji 00 dan 22 memberi p(0)=1110>0p(0)=\tfrac{11}{10}>0 dan p(2)=1⋅910>0p(2)=1\cdot\tfrac9{10}>0. Namun p(2120)=120⋅(−120)<0p(\tfrac{21}{20})=\tfrac1{20}\cdot(-\tfrac1{20})<0. Seseorang yang hanya menguji 00 dan 22, tanpa mengetahui kedua pembuat nolnya, akan keliru menyimpulkan bahwa p>0p>0 pada [0,2][0,2]. Akibat 16.2.6 sah hanya karena faktorisasi telah menunjukkan bahwa tidak ada pembuat nol lain di dalam selang.

    Prosedur

    Untuk menyelesaikan p(x)⋈0p(x)\bowtie0 dengan pp polinomial:

    1. Bila perlu, pindahkan semua suku ke satu ruas (Proposisi 15.1.4).
    2. Faktorkan menjadi bentuk Teorema 16.2.5 (Unit 16.1). Faktor kuadrat dengan diskriminan negatif cukup diperiksa tanda koefisien utamanya. Bila koefisien utamanya negatif, keluarkan −1-1 ke dalam aa.
    3. Urutkan pembuat nol dan tentukan tanda pada selang paling kanan, yaitu sgn⁡(a)\operatorname{sgn}(a).
    4. Bergerak ke kiri, ganti tanda tepat ketika melewati pembuat nol berkelipatan ganjil.
    5. Pilih selang sesuai tanda yang diminta. Untuk ≤\leq dan ≥\geq, tambahkan pembuat nol; untuk << dan >>, keluarkan pembuat nol.
    6. Tulis himpunan penyelesaian sebagai gabungan interval atau himpunan titik.

    Contoh

    Contoh 16.2.7 (Contoh Master: x3−4x≤0x^3-4x\leq0)

    Faktorisasi (Contoh 16.1.10): x3−4x=(x+2) x (x−2)x^3-4x=(x+2)\,x\,(x-2), dengan a=1a=1, pembuat nol −2<0<2-2<0<2, semuanya berkelipatan 11. Tanda dengan Teorema 16.2.5:

    SelangN(x)N(x)Tanda pp
    (2,∞)(2,\infty)00++
    (0,2)(0,2)11−-
    (−2,0)(-2,0)22++
    (−∞,−2)(-\infty,-2)33−-

    Untuk ≤0\leq0: ambil selang bertanda −- dan semua pembuat nol. Jadi HP⁡=(−∞,−2]∪[0,2]\operatorname{HP}=(-\infty,-2]\cup[0,2].

    Kedua inklusi sudah terkandung dalam teorema. Setiap xx di luar himpunan itu terletak di (−2,0)(-2,0) atau (2,∞)(2,\infty), tempat p(x)>0p(x)>0. Setiap xx di dalamnya membuat p(x)<0p(x)<0 atau p(x)=0p(x)=0. Uji titik sebagai ilustrasi, bukan bukti: p(−3)=−27+12=−15p(-3)=-27+12=-15, p(−1)=−1+4=3p(-1)=-1+4=3, p(1)=1−4=−3p(1)=1-4=-3, p(3)=27−12=15p(3)=27-12=15. □\square

    Contoh 16.2.8 (Kelipatan Genap)

    Selesaikan (x−1)2(x+3)>0(x-1)^2(x+3)>0 dan (x−1)2(x+3)≥0(x-1)^2(x+3)\geq0.

    Penyelesaian. Pembuat nol −3-3 (kelipatan 11) dan 11 (kelipatan 22), dengan a=1a=1.

    • (1,∞)(1,\infty): ++.
    • (−3,1)(-3,1): melewati 11 yang berkelipatan genap, tanda tetap ++.
    • (−∞,−3)(-\infty,-3): melewati −3-3 yang ganjil, tanda menjadi −-.

    Untuk >0>0: HP⁡=(−3,1)∪(1,∞)\operatorname{HP}=(-3,1)\cup(1,\infty). Titik 11 dikeluarkan karena p(1)=0p(1)=0. Untuk ≥0\geq0: tambahkan −3-3 dan 11, sehingga HP⁡=[−3,1]∪[1,∞)=[−3,∞)\operatorname{HP}=[-3,1]\cup[1,\infty)=[-3,\infty).

    Papan tanda dari paritas akarUntuk: Bab 16, Unit 16.2 (Teorema 16.2.5, Akibat 16.2.6, Contoh 16.2.7–16.2.11; M16-01)

    Kesalahan umum adalah menganggap tanda selalu berganti di setiap pembuat nol. Cara itu memberi tanda −- pada (−3,1)(-3,1), yang salah; misalnya p(0)=1⋅3=3>0p(0)=1\cdot3=3>0. □\square

    Contoh 16.2.9 (Faktor Tak Tereduksi)

    Selesaikan (x2+x+1)(x−2)<0(x^2+x+1)(x-2)<0.

    Penyelesaian. x2+x+1x^2+x+1 mempunyai Δ=−3<0\Delta=-3<0 dan koefisien utama positif, sehingga positif di mana-mana. Tanda pp sama dengan tanda x−2x-2. HP⁡=(−∞,2)\operatorname{HP}=(-\infty,2). Faktor kuadrat tidak menambah pembuat nol dan tidak mengubah tanda. □\square

    Contoh 16.2.10 (Koefisien Utama Negatif)

    Selesaikan −x4+5x2−4≥0-x^4+5x^2-4\geq0.

    Penyelesaian. −x4+5x2−4=−(x4−5x2+4)=−(x+2)(x+1)(x−1)(x−2)-x^4+5x^2-4=-(x^4-5x^2+4)=-(x+2)(x+1)(x-1)(x-2) (Contoh 16.1.12). Jadi a=−1a=-1 dengan empat pembuat nol berkelipatan 11. Tanda dari kanan:

    • (2,∞)(2,\infty): −-;
    • (1,2)(1,2): ++;
    • (−1,1)(-1,1): −-;
    • (−2,−1)(-2,-1): ++;
    • (−∞,−2)(-\infty,-2): −-.

    Untuk ≥0\geq0: HP⁡=[−2,−1]∪[1,2]\operatorname{HP}=[-2,-1]\cup[1,2]. Periksa: p(0)=−4<0p(0)=-4<0, dan p(32)=−8116+454−4=−81+180−6416=3516>0p(\tfrac32)=-\tfrac{81}{16}+\tfrac{45}4-4=\tfrac{-81+180-64}{16}=\tfrac{35}{16}>0. □\square

    Contoh 16.2.11 (Kubik dengan Koefisien Utama 2)

    Selesaikan 2x3−x2−7x+6≥02x^3-x^2-7x+6\geq0.

    Penyelesaian. Dari Solusi 16.1-4: 2x3−x2−7x+6=(x−1)(x+2)(2x−3)=2(x+2)(x−1)(x−32)2x^3-x^2-7x+6=(x-1)(x+2)(2x-3)=2(x+2)(x-1)(x-\tfrac32). Jadi a=2>0a=2>0, dengan pembuat nol −2<1<32-2<1<\tfrac32 berkelipatan 11.

    • (32,∞)(\tfrac32,\infty): ++;
    • (1,32)(1,\tfrac32): −-;
    • (−2,1)(-2,1): ++;
    • (−∞,−2)(-\infty,-2): −-.

    HP⁡=[−2,1]∪[32,∞)\operatorname{HP}=[-2,1]\cup[\tfrac32,\infty). □\square

    Latihan

    Latihan 16.2-1. Buktikan Lemma 16.2.3 dan jelaskan dengan contoh (x−2)3(x-2)^3 dan (x−2)4(x-2)^4 perbedaan perilaku tanda di sekitar 22.

    Latihan 16.2-2. Selesaikan x3−4x>0x^3-4x>0 dan x3−4x=0x^3-4x=0, lalu periksa bahwa bersama Contoh 16.2.7 ketiga himpunan mempartisi R\mathbb{R} (Teorema 15.1.3).

    Latihan 16.2-3. Selesaikan x4−5x2+4<0x^4-5x^2+4<0.

    Latihan 16.2-4. Selesaikan x2(x−3)(x+1)3≤0x^2(x-3)(x+1)^3\leq0.

    Latihan 16.2-5. Selesaikan (x2−2x+5)(1−x)(x+4)>0(x^2-2x+5)(1-x)(x+4)>0. Periksa dulu apakah faktor kuadratnya tak tereduksi.

    Latihan 16.2-6. Seseorang menyelesaikan x3−x2−x+1≥0x^3-x^2-x+1\geq0 dengan menguji x=−2x=-2, 00, dan 22 saja, lalu menyimpulkan bahwa tanda berganti di setiap pembuat nol. (a) Faktorkan polinomial itu. (b) Tentukan himpunan penyelesaian yang benar. (c) Jelaskan letak kesalahan orang tersebut.

    Latihan 16.2-7. Berikan contoh polinomial pp dan dua titik u<vu<v dengan p(u)>0p(u)>0 dan p(v)>0p(v)>0, tetapi pp negatif di suatu titik di antaranya. Jelaskan mengapa ini tidak bertentangan dengan Akibat 16.2.6.

    Latihan 16.2-8. Untuk parameter c∈Rc\in\mathbb{R}, tentukan himpunan penyelesaian x2−c≤0x^2-c\leq0. Pisahkan kasus c<0c<0, c=0c=0, dan c>0c>0.

    Solusi

    Solusi 16.2-1. Lihat bukti Lemma 16.2.3. Untuk (x−2)3(x-2)^3: positif untuk x>2x>2, nol di 22, dan negatif untuk x<2x<2, karena (−1)3=−1(-1)^3=-1; tanda berganti. Untuk (x−2)4(x-2)^4: positif untuk x≠2x\ne2, karena (−1)4=1(-1)^4=1, dan nol di 22; tanda tidak berganti. □\square

    Solusi 16.2-2. Dari tabel Contoh 16.2.7:

    • x3−4x>0x^3-4x>0: HP⁡=(−2,0)∪(2,∞)\operatorname{HP}=(-2,0)\cup(2,\infty);
    • x3−4x=0x^3-4x=0: HP⁡={−2,0,2}\operatorname{HP}=\{-2,0,2\};
    • x3−4x<0x^3-4x<0: (−∞,−2)∪(0,2)(-\infty,-2)\cup(0,2).

    Ketiganya saling lepas dan gabungannya R\mathbb{R}, dan ≤\leq adalah gabungan << dengan ==. □\square

    Solusi 16.2-3. x4−5x2+4=(x+2)(x+1)(x−1)(x−2)x^4-5x^2+4=(x+2)(x+1)(x-1)(x-2) dengan a=1a=1. Tanda dari kanan: +,−,+,−,++,-,+,-,+ pada (2,∞)(2,\infty), (1,2)(1,2), (−1,1)(-1,1), (−2,−1)(-2,-1), (−∞,−2)(-\infty,-2). Untuk <0<0: HP⁡=(−2,−1)∪(1,2)\operatorname{HP}=(-2,-1)\cup(1,2). □\square

    Solusi 16.2-4. Pembuat nol: −1-1 (kelipatan 33), 00 (kelipatan 22), 33 (kelipatan 11), dengan a=1a=1. Tanda dari kanan:

    • (3,∞)(3,\infty): ++;
    • (0,3)(0,3): −-, karena 33 ganjil;
    • (−1,0)(-1,0): −-, karena 00 genap;
    • (−∞,−1)(-\infty,-1): ++, karena −1-1 ganjil.

    Untuk ≤0\leq0: HP⁡=[−1,0]∪[0,3]=[−1,3]\operatorname{HP}=[-1,0]\cup[0,3]=[-1,3]. Pemeriksaan: p(−12)=14⋅(−72)⋅18<0p(-\tfrac12)=\tfrac14\cdot(-\tfrac72)\cdot\tfrac18<0, dan p(−2)=4⋅(−5)⋅(−1)=20>0p(-2)=4\cdot(-5)\cdot(-1)=20>0. □\square

    Solusi 16.2-5. x2−2x+5x^2-2x+5 mempunyai Δ=4−20=−16<0\Delta=4-20=-16<0 dan koefisien utama 1>01>0, sehingga positif. Tulis (1−x)(x+4)=−(x−1)(x+4)(1-x)(x+4)=-(x-1)(x+4). Jadi p(x)=−(x2−2x+5)(x+4)(x−1)p(x)=-(x^2-2x+5)(x+4)(x-1), dengan a=−1a=-1, pembuat nol −4<1-4<1 berkelipatan 11. Tanda dari kanan: (1,∞)(1,\infty): −-; (−4,1)(-4,1): ++; (−∞,−4)(-\infty,-4): −-. Untuk >0>0: HP⁡=(−4,1)\operatorname{HP}=(-4,1). Periksa: p(0)=5⋅1⋅4=20>0p(0)=5\cdot1\cdot4=20>0. □\square

    Solusi 16.2-6. (a) x3−x2−x+1=x2(x−1)−(x−1)=(x−1)(x2−1)=(x−1)2(x+1)x^3-x^2-x+1=x^2(x-1)-(x-1)=(x-1)(x^2-1)=(x-1)^2(x+1).

    (b) Pembuat nol −1-1 (kelipatan 11) dan 11 (kelipatan 22), dengan a=1a=1. Tanda: (1,∞)(1,\infty): ++; (−1,1)(-1,1): ++; (−∞,−1)(-\infty,-1): −-. Untuk ≥0\geq0: HP⁡=[−1,∞)\operatorname{HP}=[-1,\infty).

    (c) Anggapan "berganti di setiap pembuat nol" salah pada pembuat nol berkelipatan genap 11. Dengan anggapan itu, (−1,1)(-1,1) diberi tanda −-, padahal p(0)=1>0p(0)=1>0. Titik uji −2-2, 00, 22 memberi −3-3, 11, 33, yang sebenarnya benar. Kesalahannya ada pada menyimpulkan tanda selang lain tanpa mengetahui kelipatan pembuat nol. □\square

    Solusi 16.2-7. p(x)=(x−1)(x−1110)p(x)=(x-1)(x-\tfrac{11}{10}) dengan u=0u=0 dan v=2v=2 (lihat Peringatan setelah Akibat 16.2.6). Tidak ada pertentangan: Akibat 16.2.6 hanya berlaku untuk dua titik di selang yang sama di antara pembuat nol berturutan. Titik 00 dan 22 terletak di selang yang berbeda, dipisahkan oleh dua pembuat nol. □\square

    Solusi 16.2-8.

    • c<0c<0: x2−c=x2+∣c∣≥∣c∣>0x^2-c=x^2+|c|\geq|c|>0, sehingga HP⁡=∅\operatorname{HP}=\emptyset.
    • c=0c=0: x2≤0  ⟺  x=0x^2\leq0\iff x=0, sehingga HP⁡={0}\operatorname{HP}=\{0\}.
    • c>0c>0: x2−c=(x−c)(x+c)x^2-c=(x-\sqrt c)(x+\sqrt c) dengan c>0\sqrt c>0 (Teorema 11.3.8), dengan pembuat nol −c<c-\sqrt c<\sqrt c berkelipatan 11. Tanda di antara keduanya negatif, sehingga HP⁡=[−c,c]\operatorname{HP}=[-\sqrt c,\sqrt c].

    □\square

    Ringkasan

    Tanda polinomial yang terfaktor menjadi faktor linear berpangkat dan faktor kuadrat tak tereduksi dapat dihitung di setiap titik dari faktorisasinya. Tanda itu konstan pada setiap selang di antara pembuat nol berturutan, berganti tepat di pembuat nol berkelipatan ganjil, dan pada selang paling kanan sama dengan tanda koefisien utama. Semua ini dibuktikan secara aljabar tanpa kontinuitas. Uji titik sah hanya setelah semua pembuat nol diketahui. Unit 16.3 memperluas metode ini ke pecahan rasional, dengan tambahan syarat penyebut tak nol.

    16.3 Pertaksamaan Pecahan Rasional dan Syarat Penyebut Tidak Nol

    Pertaksamaan pecahan, misalnya contoh master x−1x+2≥2\dfrac{x-1}{x+2}\geq2, menggabungkan dua tema Bab 15. Pertama, domain asal: penyebut tidak boleh nol (Unit 15.4). Kedua, jebakan perkalian dengan ekspresi bervariabel: menghapus penyebut dengan mengalikannya ke ruas lain mengandaikan tanda penyebut diketahui (Unit 15.3). Unit ini menunjukkan bahwa tanda suatu hasil bagi sama dengan tanda hasil kali pembilang dan penyebutnya. Dengan demikian pertaksamaan pecahan direduksi menjadi analisis tanda polinomial (Unit 16.2), ditambah satu syarat: pembuat nol penyebut selalu dikeluarkan.

    Prasyarat: Unit 16.1–16.2; Teorema 10.2.3 (invers mempertahankan tanda); Bab 15, khususnya Teorema 15.3.4, 15.3.6, dan 15.4.4.

    Tanda Hasil Bagi

    Definisi 16.3.1 (Pecahan Rasional)

    Pecahan rasional adalah ekspresi p(x)q(x)\dfrac{p(x)}{q(x)} dengan p,qp,q polinomial dan qq bukan polinomial nol. Domain asalnya {x∈R:q(x)≠0}\{x\in\mathbb{R}:q(x)\ne0\} (aturan (D3)). Menurut Akibat 16.1.3, domain itu adalah R\mathbb{R} dikurangi paling banyak deg⁡q\deg q titik.

    Lemma 16.3.2 (Tanda Hasil Bagi)

    Untuk s,t∈Rs,t\in\mathbb{R} dengan t≠0t\ne0: sgn⁡(st)=sgn⁡(s)sgn⁡(t)=sgn⁡(st)\operatorname{sgn}\bigl(\tfrac st\bigr)=\operatorname{sgn}(s)\operatorname{sgn}(t)=\operatorname{sgn}(st).

    Bukti. st=s⋅t−1\tfrac st=s\cdot t^{-1}, dan Teorema 10.2.3 memberi sgn⁡(t−1)=sgn⁡(t)\operatorname{sgn}(t^{-1})=\operatorname{sgn}(t). Lemma 16.2.2 menyelesaikan. □\square

    Teorema 16.3.3 (Reduksi ke Polinomial)

    Misalkan p,qp,q polinomial dengan qq tak nol. Untuk setiap x∈Rx\in\mathbb{R}:

    p(x)q(x)>0  ⟺  q(x)≠0 ∧ p(x)q(x)>0,p(x)q(x)<0  ⟺  q(x)≠0 ∧ p(x)q(x)<0,\frac{p(x)}{q(x)}>0\iff q(x)\ne0\ \wedge\ p(x)q(x)>0,\qquad\frac{p(x)}{q(x)}<0\iff q(x)\ne0\ \wedge\ p(x)q(x)<0,p(x)q(x)≥0  ⟺  q(x)≠0 ∧ p(x)q(x)≥0,p(x)q(x)=0  ⟺  q(x)≠0 ∧ p(x)=0.\frac{p(x)}{q(x)}\geq0\iff q(x)\ne0\ \wedge\ p(x)q(x)\geq0,\qquad\frac{p(x)}{q(x)}=0\iff q(x)\ne0\ \wedge\ p(x)=0.

    Hal yang sama berlaku untuk ≤0\leq0.

    Bukti. Untuk xx dengan q(x)=0q(x)=0, ruas kiri tidak bermakna dan ruas kanan salah. Keduanya tidak termasuk himpunan penyelesaian (Definisi 15.4.3). Untuk q(x)≠0q(x)\ne0, Lemma 16.3.2 memberi tanda yang sama. Untuk kesamaan nol: p(x)q(x)=0  ⟺  p(x)=0\tfrac{p(x)}{q(x)}=0\iff p(x)=0, karena q(x)−1≠0q(x)^{-1}\ne0. □\square

    Jadi HP⁡(pq⋈0)=HP⁡(pq⋈0)∖{x:q(x)=0}\operatorname{HP}\bigl(\tfrac pq\bowtie0\bigr)=\operatorname{HP}(pq\bowtie0)\setminus\{x:q(x)=0\}. Himpunan penyelesaian polinomial pq⋈0pq\bowtie0 ditentukan dengan Teorema 16.2.5. Untuk tanda tak tegas, titik nol qq yang mungkin ikut masuk harus dikeluarkan.

    Prosedur

    1. Domain: catat semua xx dengan penyebut nol.
    2. Pindahkan semua ke satu ruas: fg⋈c\tfrac{f}{g}\bowtie c menjadi fg−c⋈0\tfrac fg-c\bowtie0.
    3. Satukan menjadi satu pecahan dengan penyebut bersama. Ini identitas aljabar pada domain, bukan perkalian kedua ruas.
    4. Faktorkan pembilang dan penyebut.
    5. Gunakan Teorema 16.3.3 dan analisis tanda pada pembuat nol pembilang dan penyebut. Pembuat nol penyebut selalu dikeluarkan. Pembuat nol pembilang (yang bukan pembuat nol penyebut) masuk bila tanda tak tegas.
    6. Jangan membatalkan faktor bersama tanpa mencatat domain. Bila dibatalkan, iris hasil akhir dengan domain asal (Teorema 15.4.4).

    Satu alternatif yang sah untuk langkah 2–3: kalikan kedua ruas dengan kuadrat penyebut g(x)2g(x)^2. Faktor itu positif di seluruh domain, sehingga Teorema 15.3.4(b) berlaku. Mengalikan dengan g(x)g(x) sendiri tidak sah tanpa memisahkan kasus tanda (Jebakan 1, Unit 15.3).

    Contoh

    Contoh 16.3.4 (Contoh Master: x−1x+2≥2\tfrac{x-1}{x+2}\geq2)

    Penyelesaian.

    Langkah 1: domain x≠−2x\ne-2.

    Langkah 2–3:

    x−1x+2−2=x−1−2(x+2)x+2=−x−5x+2.\frac{x-1}{x+2}-2=\frac{x-1-2(x+2)}{x+2}=\frac{-x-5}{x+2}.

    Langkah 4: −x−5x+2≥0  ⟺  x+5x+2≤0\tfrac{-x-5}{x+2}\geq0\iff\tfrac{x+5}{x+2}\leq0, dengan mengalikan dengan −1-1 dan membalik arah.

    Langkah 5: Teorema 16.3.3 memberi x≠−2x\ne-2 dan (x+5)(x+2)≤0(x+5)(x+2)\leq0. Polinomial (x+5)(x+2)(x+5)(x+2) tak positif tepat pada [−5,−2][-5,-2] (Teorema 16.2.5, dua pembuat nol berkelipatan 11, a=1a=1). Keluarkan −2-2:

    HP⁡=[−5,−2).\operatorname{HP}=[-5,-2).

    Pemeriksaan ujung: di x=−5x=-5, −6−3=2≥2\tfrac{-6}{-3}=2\geq2, benar. Titik x=−2x=-2 di luar domain. Di x=−3x=-3: −4−1=4≥2\tfrac{-4}{-1}=4\geq2, benar. Di x=0x=0: −12≥2-\tfrac12\geq2, salah. □\square

    Contoh 16.3.5 (Kesalahan Menghapus Penyebut)

    "Penyelesaian" keliru untuk contoh master: kalikan dengan x+2x+2, sehingga x−1≥2x+4x-1\geq2x+4, lalu x≤−5x\leq-5. Jawaban (−∞,−5](-\infty,-5] ini salah dua kali:

    • memasukkan x=−6x=-6, padahal −7−4=74<2\tfrac{-7}{-4}=\tfrac74<2;
    • membuang x=−3x=-3, padahal −4−1=4≥2\tfrac{-4}{-1}=4\geq2.

    Langkah perkalian mengandaikan x+2>0x+2>0. Pada bagian domain itu, x>−2x>-2, jawaban x≤−5x\leq-5 tidak memuat apa pun. Hasil yang benar pada x>−2x>-2 memang kosong, sedangkan pada x<−2x<-2 arahnya harus dibalik.

    Dengan pemisahan kasus (Teorema 15.3.6):

    • pada x>−2x>-2: x−1≥2x+4  ⟺  x≤−5x-1\geq2x+4\iff x\leq-5, mustahil, sehingga hasilnya ∅\emptyset;
    • pada x<−2x<-2: perkalian membalik arah, x−1≤2x+4  ⟺  x≥−5x-1\leq2x+4\iff x\geq-5, sehingga hasilnya [−5,−2)[-5,-2).

    Gabungannya [−5,−2)[-5,-2), sama dengan Contoh 16.3.4.

    Dengan kuadrat penyebut: pada domain, (x+2)2>0(x+2)^2>0, sehingga x−1x+2≥2  ⟺  (x−1)(x+2)≥2(x+2)2  ⟺  (x+2)[(x−1)−2(x+2)]≥0  ⟺  (x+2)(−x−5)≥0  ⟺  (x+2)(x+5)≤0\tfrac{x-1}{x+2}\geq2\iff(x-1)(x+2)\geq2(x+2)^2\iff(x+2)\bigl[(x-1)-2(x+2)\bigr]\geq0\iff(x+2)(-x-5)\geq0\iff(x+2)(x+5)\leq0. Hasilnya sama setelah −2-2 dikeluarkan. □\square

    Contoh 16.3.6 (Jumlah Pecahan)

    Selesaikan 1x−1+1x+1≤0\dfrac1{x-1}+\dfrac1{x+1}\leq0.

    Penyelesaian. Domain x≠±1x\ne\pm1. Penyebut bersama: (x+1)+(x−1)(x−1)(x+1)=2x(x−1)(x+1)\tfrac{(x+1)+(x-1)}{(x-1)(x+1)}=\tfrac{2x}{(x-1)(x+1)}. Teorema 16.3.3: x≠±1x\ne\pm1 dan 2x(x−1)(x+1)≤02x(x-1)(x+1)\leq0. Polinomial 2(x+1)x(x−1)2(x+1)x(x-1) mempunyai pembuat nol −1<0<1-1<0<1 berkelipatan 11 dan a=2a=2. Tandanya −- pada (−∞,−1)(-\infty,-1), ++ pada (−1,0)(-1,0), −- pada (0,1)(0,1), dan ++ pada (1,∞)(1,\infty). Himpunan penyelesaian polinomial ≤0\leq0 adalah (−∞,−1]∪[0,1](-\infty,-1]\cup[0,1]. Keluarkan ±1\pm1:

    HP⁡=(−∞,−1)∪[0,1).\operatorname{HP}=(-\infty,-1)\cup[0,1).

    Pemeriksaan: di x=0x=0, 1−1+11=0≤0\tfrac1{-1}+\tfrac11=0\leq0, benar. Di x=2x=2, 1+13>01+\tfrac13>0, salah. □\square

    Contoh 16.3.7 (Faktor Bersama)

    Selesaikan x2−1x−1>0\dfrac{x^2-1}{x-1}>0.

    Penyelesaian. Domain x≠1x\ne1. Pada domain, pecahan itu sama dengan x+1x+1, sehingga syaratnya x+1>0x+1>0. Hasil itu diiris dengan domain (Teorema 15.4.4): HP⁡=(−1,1)∪(1,∞)\operatorname{HP}=(-1,1)\cup(1,\infty). Lewat Teorema 16.3.3: (x2−1)(x−1)=(x−1)2(x+1)>0(x^2-1)(x-1)=(x-1)^2(x+1)>0 dengan x≠1x\ne1, yang menghasilkan himpunan yang sama (lihat Contoh 16.2.8). □\square

    Latihan

    Latihan 16.3-1. Selesaikan x−1x+2≥2\dfrac{x-1}{x+2}\geq2 secara lengkap, dengan menyebut alasan setiap langkah, dan periksa ujung serta satu titik di setiap selang.

    Latihan 16.3-2. Selesaikan x−1x+2<2\dfrac{x-1}{x+2}<2. Periksa bahwa jawabannya bersama Latihan 16.3-1 mempartisi domain asal.

    Nol pembilang, pole, dan lubangUntuk: Bab 16, Unit 16.3 (Teorema 16.3.3, Contoh 16.3.4–16.3.7; M16-02)

    Latihan 16.3-3. Selesaikan 2x−1x+3<1\dfrac{2x-1}{x+3}<1.

    Latihan 16.3-4. Selesaikan 1x−1+1x+1>0\dfrac1{x-1}+\dfrac1{x+1}>0.

    Latihan 16.3-5. Selesaikan x2−4x2−x−6≥0\dfrac{x^2-4}{x^2-x-6}\geq0.

    Latihan 16.3-6. Selesaikan xx−1≥x\dfrac x{x-1}\geq x.

    Latihan 16.3-7. Untuk parameter a∈Ra\in\mathbb{R}, selesaikan x−ax−1>0\dfrac{x-a}{x-1}>0. Pisahkan kasus a>1a>1, a=1a=1, dan a<1a<1.

    Latihan 16.3-8. (Model hipotetis.) Biaya rata-rata produksi xx unit adalah 100+5xx\dfrac{100+5x}{x} satuan per unit, untuk xx bilangan asli positif. Tentukan semua xx yang membuat biaya rata-rata paling banyak 77. Jelaskan mengapa perkalian dengan xx sah di sini.

    Solusi

    Solusi 16.3-1. Lihat Contoh 16.3.4: HP⁡=[−5,−2)\operatorname{HP}=[-5,-2). Titik per selang:

    • (−∞,−5)(-\infty,-5): x=−6x=-6 memberi 74<2\tfrac74<2, bukan solusi;
    • (−5,−2)(-5,-2): x=−3x=-3 memberi 4≥24\geq2, solusi;
    • (−2,∞)(-2,\infty): x=0x=0 memberi −12-\tfrac12, bukan solusi.

    Ujung −5-5 masuk karena nilainya 22. Ujung −2-2 di luar domain. □\square

    Solusi 16.3-2. x−1x+2<2  ⟺  x+5x+2>0  ⟺  x≠−2∧(x+5)(x+2)>0\tfrac{x-1}{x+2}<2\iff\tfrac{x+5}{x+2}>0\iff x\ne-2\wedge(x+5)(x+2)>0. Hasilnya HP⁡=(−∞,−5)∪(−2,∞)\operatorname{HP}=(-\infty,-5)\cup(-2,\infty). Gabungan dengan [−5,−2)[-5,-2) adalah R∖{−2}\mathbb{R}\setminus\{-2\}, dan keduanya saling lepas, sesuai Teorema 15.1.3 pada domain. □\square

    Solusi 16.3-3. Domain x≠−3x\ne-3. 2x−1x+3−1=2x−1−x−3x+3=x−4x+3<0\tfrac{2x-1}{x+3}-1=\tfrac{2x-1-x-3}{x+3}=\tfrac{x-4}{x+3}<0. Ini setara dengan x≠−3x\ne-3 dan (x−4)(x+3)<0(x-4)(x+3)<0, yaitu −3<x<4-3<x<4. HP⁡=(−3,4)\operatorname{HP}=(-3,4). □\square

    Solusi 16.3-4. Dari Contoh 16.3.6, pecahannya 2x(x−1)(x+1)\tfrac{2x}{(x-1)(x+1)}, dengan tanda ++ tepat pada (−1,0)∪(1,∞)(-1,0)\cup(1,\infty). HP⁡=(−1,0)∪(1,∞)\operatorname{HP}=(-1,0)\cup(1,\infty). □\square

    Solusi 16.3-5. x2−4=(x−2)(x+2)x^2-4=(x-2)(x+2) dan x2−x−6=(x−3)(x+2)x^2-x-6=(x-3)(x+2). Domain x≠3x\ne3 dan x≠−2x\ne-2. Teorema 16.3.3: (x−2)(x+2)(x−3)(x+2)=(x+2)2(x−2)(x−3)≥0(x-2)(x+2)(x-3)(x+2)=(x+2)^2(x-2)(x-3)\geq0, dengan x≠−2,3x\ne-2,3. Tanda polinomial itu:

    • (3,∞)(3,\infty): ++;
    • (2,3)(2,3): −-;
    • (−2,2)(-2,2): ++, karena −2-2 berkelipatan 22 sehingga tanda tidak berganti;
    • (−∞,−2)(-\infty,-2): ++.

    Polinomial ≥0\geq0 pada (−∞,2]∪[3,∞)(-\infty,2]\cup[3,\infty). Keluarkan −2-2 dan 33: HP⁡=(−∞,−2)∪(−2,2]∪(3,∞)\operatorname{HP}=(-\infty,-2)\cup(-2,2]\cup(3,\infty). □\square

    Solusi 16.3-6. Domain x≠1x\ne1. xx−1−x=x−x(x−1)x−1=2x−x2x−1=−x(x−2)x−1≥0  ⟺  x(x−2)x−1≤0\tfrac x{x-1}-x=\tfrac{x-x(x-1)}{x-1}=\tfrac{2x-x^2}{x-1}=\tfrac{-x(x-2)}{x-1}\geq0\iff\tfrac{x(x-2)}{x-1}\leq0. Teorema 16.3.3: x≠1x\ne1 dan x(x−1)(x−2)≤0x(x-1)(x-2)\leq0. Tanda polinomial: (2,∞)(2,\infty): ++; (1,2)(1,2): −-; (0,1)(0,1): ++; (−∞,0)(-\infty,0): −-. Himpunan ≤0\leq0 adalah (−∞,0]∪[1,2](-\infty,0]\cup[1,2]. Keluarkan 11: HP⁡=(−∞,0]∪(1,2]\operatorname{HP}=(-\infty,0]\cup(1,2]. Pemeriksaan: di x=32x=\tfrac32, ruas kiri 3≥323\geq\tfrac32, benar. Di x=12x=\tfrac12, ruas kiri −1≥12-1\geq\tfrac12, salah. □\square

    Solusi 16.3-7. Teorema 16.3.3: x≠1x\ne1 dan (x−a)(x−1)>0(x-a)(x-1)>0.

    • a>1a>1: pembuat nol 1<a1<a. Hasil kali positif pada (−∞,1)∪(a,∞)(-\infty,1)\cup(a,\infty), sehingga HP⁡=(−∞,1)∪(a,∞)\operatorname{HP}=(-\infty,1)\cup(a,\infty).
    • a=1a=1: (x−1)2>0(x-1)^2>0 dengan x≠1x\ne1, sehingga HP⁡=R∖{1}\operatorname{HP}=\mathbb{R}\setminus\{1\}. Pecahannya bernilai 1>01>0 pada domain.
    • a<1a<1: HP⁡=(−∞,a)∪(1,∞)\operatorname{HP}=(-\infty,a)\cup(1,\infty).

    □\square

    Solusi 16.3-8. Domain kontekstual x∈N+x\in\mathbb{N}_{+}, sehingga x>0x>0, dan perkalian dengan xx adalah perkalian dengan bilangan positif di seluruh semesta (Teorema 15.3.4(b)). Maka 100+5xx≤7  ⟺  100+5x≤7x  ⟺  100≤2x  ⟺  x≥50\tfrac{100+5x}x\leq7\iff100+5x\leq7x\iff100\leq2x\iff x\geq50. HP⁡={x∈N:x≥50}\operatorname{HP}=\{x\in\mathbb{N}:x\geq50\}. Contoh: x=50x=50 memberi 35050=7\tfrac{350}{50}=7. Angka-angkanya hipotetis dan tidak menggambarkan proses produksi nyata. □\square

    Ringkasan

    Tanda hasil bagi sama dengan tanda hasil kali pembilang dan penyebut. Karena itu pertaksamaan pecahan rasional setara dengan pertaksamaan polinomial pq⋈0pq\bowtie0 yang pembuat nol penyebutnya dikeluarkan. Prosedurnya:

    1. catat domain;
    2. pindahkan ke satu ruas dan satukan pecahan, tanpa mengalikan dengan penyebut yang tandanya tidak diketahui;
    3. faktorkan;
    4. analisis tanda;
    5. keluarkan pembuat nol penyebut.

    Mengalikan dengan kuadrat penyebut adalah alternatif yang sah. Contoh master x−1x+2≥2\tfrac{x-1}{x+2}\geq2 mempunyai HP⁡=[−5,−2)\operatorname{HP}=[-5,-2), dan cara menghapus penyebut secara naif memberi jawaban yang salah dua kali. Unit 16.4 menangani pertaksamaan yang memuat akar.

    16.4 Pertaksamaan Bentuk Akar (Radical Inequalities)

    Pertaksamaan yang memuat akar kuadrat menggabungkan tiga hal yang sudah dibahas: domain asal (radikan tak negatif, Unit 15.4), sifat satu arah pengkuadratan (Jebakan 3–4, Unit 15.3), dan analisis tanda polinomial (Unit 16.2). Unit ini memadukan ketiganya dalam satu teorema bentuk baku. Teorema itu mengganti A⋈B\sqrt A\bowtie B dengan syarat polinomial tanpa akar yang setara, dengan semua syarat tanda ditulis eksplisit, sehingga tidak ada solusi palsu yang perlu dibuang belakangan dan tidak ada solusi yang hilang. Master tidak memuat penjelasan untuk unit ini; isinya menutup Bab 16 dengan kasus bentuk akar.

    Prasyarat:

    • akar kuadrat taknegatif (Definisi 12.3.1, Teorema 11.3.8, Teorema 12.3.4);
    • Korolari 10.2.6a–b (perbandingan kuadrat untuk bilangan taknegatif);
    • akar ke-nn ganjil (Teorema 11.3.8, kasus khusus);
    • fungsi monoton tegas (Lemma 15.3.3, Contoh 15.3.5);
    • domain asal (Unit 15.4);
    • Unit 16.1–16.3.

    Teorema Bentuk Baku

    Teorema 16.4.1 (Menghilangkan Akar dengan Kendali Tanda)

    Untuk bilangan real AA dan BB, berlaku ekuivalensi berikut. Ruas kiri bermakna hanya bila A≥0A\geq0; bila A<0A<0, ruas kiri tidak bermakna dan ruas kanan salah.

    (a) A=B  ⟺  A≥0∧B≥0∧A=B2\sqrt A=B\iff A\geq0\wedge B\geq0\wedge A=B^2.

    (b) A<B  ⟺  A≥0∧B>0∧A<B2\sqrt A<B\iff A\geq0\wedge B>0\wedge A<B^2.

    (c) A≤B  ⟺  A≥0∧B≥0∧A≤B2\sqrt A\leq B\iff A\geq0\wedge B\geq0\wedge A\leq B^2.

    (d) A>B  ⟺  A≥0∧(B<0∨A>B2)\sqrt A>B\iff A\geq0\wedge\bigl(B<0\vee A>B^2\bigr).

    (e) A≥B  ⟺  A≥0∧(B<0∨A≥B2)\sqrt A\geq B\iff A\geq0\wedge\bigl(B<0\vee A\geq B^2\bigr).

    (f) Untuk A,CA,C real: A<C  ⟺  0≤A<C\sqrt A<\sqrt C\iff0\leq A<C, dan A≤C  ⟺  0≤A≤C\sqrt A\leq\sqrt C\iff0\leq A\leq C, dengan syarat domain A,C≥0A,C\geq0 termuat di ruas kanan.

    Bukti. Sepanjang bukti, A≥0A\geq0 diasumsikan, karena itu syarat domain ruas kiri. Tulis s=A≥0s=\sqrt A\geq0, sehingga s2=As^2=A.

    (a) (⇒\Rightarrow) B=s≥0B=s\geq0 dan B2=s2=AB^2=s^2=A. (⇐\Leftarrow) B≥0B\geq0 dan B2=AB^2=A, sehingga BB adalah akar taknegatif AA, yang tunggal (Teorema 12.3.3 untuk A>0A>0, Teorema 12.3.4(ii) untuk A=0A=0). Jadi B=sB=s.

    (b) (⇒\Rightarrow) B>s≥0B>s\geq0, jadi B>0B>0. Karena s,B≥0s,B\geq0 dan s<Bs<B, Korolari 10.2.6b memberi s2<B2s^2<B^2, yaitu A<B2A<B^2. (⇐\Leftarrow) s≥0s\geq0, B>0B>0, dan s2=A<B2s^2=A<B^2. Korolari 10.2.6b dengan kedua bilangan taknegatif memberi s<Bs<B.

    (c) Sama dengan (b), memakai Korolari 10.2.6a untuk ≤\leq. Syarat B≥0B\geq0 diperlukan pada arah (⇒\Rightarrow) karena B≥s≥0B\geq s\geq0, dan pada arah (⇐\Leftarrow) karena perbandingan kuadrat hanya sah untuk bilangan taknegatif.

    (d) Kasus B<0B<0: s≥0>Bs\geq0>B, sehingga ruas kiri benar, dan ruas kanan juga benar. Kasus B≥0B\geq0: ss dan BB taknegatif, sehingga s>B  ⟺  s2>B2  ⟺  A>B2s>B\iff s^2>B^2\iff A>B^2 (Korolari 10.2.6b). Kedua kasus menutup semua kemungkinan.

    (e) Sama dengan (d), memakai Korolari 10.2.6a.

    (f) Kedua akar taknegatif, sehingga A<C  ⟺  (A)2<(C)2  ⟺  A<C\sqrt A<\sqrt C\iff(\sqrt A)^2<(\sqrt C)^2\iff A<C. Syarat domain A≥0A\geq0 dan C≥0C\geq0, bersama A<CA<C, setara dengan 0≤A<C0\leq A<C, karena C>A≥0C>A\geq0. Versi ≤\leq serupa. □\square

    Perhatikan asimetrinya. Pada (b) dan (c), syarat BB taknegatif wajib, karena akar tidak pernah lebih kecil dari bilangan negatif. Pada (d) dan (e), kasus B<0B<0 otomatis memenuhi, sehingga muncul disjungsi. Melupakan disjungsi pada (d) dan (e) menghilangkan solusi. Melupakan syarat B≥0B\geq0 pada (a)–(c) menambah solusi palsu.

    Akibat 16.4.2 (Bentuk Kalimat Terbuka)

    Untuk ekspresi ff dan gg, himpunan penyelesaian f(x)⋈g(x)\sqrt{f(x)}\bowtie g(x) adalah himpunan xx di domain gg yang memenuhi syarat Teorema 16.4.1 dengan A=f(x)A=f(x) dan B=g(x)B=g(x). Syarat-syarat itu adalah pertaksamaan polinomial atau rasional bila ff dan gg demikian, dan diselesaikan dengan Unit 16.2–16.3.

    Bukti. Teorema 16.4.1 berlaku untuk setiap nilai xx secara terpisah. □\square

    Proposisi 16.4.3 (Akar Ganjil)

    Untuk n∈Nn\in\mathbb{N} ganjil dengan n≥1n\geq1, dan untuk bilangan real A,BA,B: An<B  ⟺  A<Bn\sqrt[n]A<B\iff A<B^n, dan versi ≤\leq, ==, >>, ≥\geq serupa. Tidak ada syarat domain.

    Bukti. Pertama, t↦tnt\mapsto t^n naik tegas pada R\mathbb{R} untuk nn ganjil. Ambil u<vu<v.

    • Bila 0≤u0\leq u, gunakan Teorema 10.2.6.
    • Bila u<0≤vu<0\leq v: un=−((−u)n)<0u^n=-\bigl((-u)^n\bigr)<0, karena (−1)n=−1(-1)^n=-1 untuk nn ganjil dan (−u)n>0(-u)^n>0. Juga vn≥0v^n\geq0. Jadi un<vnu^n<v^n.
    • Bila u<v<0u<v<0: 0<−v<−u0<-v<-u memberi (−v)n<(−u)n(-v)^n<(-u)^n, yaitu −vn<−un-v^n<-u^n, sehingga un<vnu^n<v^n.

    Selanjutnya, Lemma 15.3.3 dengan φ(t)=tn\varphi(t)=t^n, u=Anu=\sqrt[n]A, dan v=Bv=B memberi An<B  ⟺  A<Bn\sqrt[n]A<B\iff A<B^n, karena (An)n=A(\sqrt[n]A)^n=A. □\square

    Contoh

    Contoh 16.4.4 (Akar Lebih Kecil dari Ekspresi Linear)

    Selesaikan x+3<x+1\sqrt{x+3}<x+1.

    Penyelesaian. Teorema 16.4.1(b) dengan A=x+3A=x+3 dan B=x+1B=x+1 memberi konjungsi tiga syarat:

    • x+3≥0x+3\geq0, yaitu x≥−3x\geq-3;
    • x+1>0x+1>0, yaitu x>−1x>-1;
    • x+3<(x+1)2x+3<(x+1)^2, yaitu x2+x−2>0x^2+x-2>0, yaitu (x+2)(x−1)>0(x+2)(x-1)>0, yaitu x<−2x<-2 atau x>1x>1.

    Irisannya: dari x>−1x>-1 dan syarat ketiga, hanya x>1x>1 yang tersisa, dan syarat pertama otomatis. HP⁡=(1,∞)\operatorname{HP}=(1,\infty).

    Pemeriksaan: x=3x=3 memberi 6<4\sqrt6<4, benar, karena 6<166<16 dan keduanya taknegatif. x=0x=0 memberi 3<1\sqrt3<1, salah, karena 3>13>1. x=1x=1 memberi 2<22<2, salah. Jika syarat x+1>0x+1>0 dilupakan, jawabannya akan memuat [−3,−2)[-3,-2). Misalnya x=−3x=-3 memberi 0<−20<-2, yang jelas salah. □\square

    Contoh 16.4.5 (Arah Sebaliknya dan Persamaan)

    Pada domain [−3,∞)[-3,\infty):

    • x+3≥x+1\sqrt{x+3}\geq x+1: Teorema 16.4.1(e) memberi x≥−3x\geq-3 dan (x<−1x<-1 atau (x+1)2≤x+3(x+1)^2\leq x+3). Disjungsi pertama: [−3,−1)[-3,-1). Disjungsi kedua: x≥−1x\geq-1 dan (x+2)(x−1)≤0(x+2)(x-1)\leq0, yaitu [−1,1][-1,1]. Gabungannya HP⁡=[−3,1]\operatorname{HP}=[-3,1].
    • x+3=x+1\sqrt{x+3}=x+1: Teorema 16.4.1(a) memberi x≥−1x\geq-1 dan x2+x−2=0x^2+x-2=0, sehingga x∈{1,−2}x\in\{1,-2\}, dan syarat tanda menyisakan HP⁡={1}\operatorname{HP}=\{1\}. Calon −2-2 adalah solusi palsu yang muncul bila syarat B≥0B\geq0 diabaikan: 1=1≠−1\sqrt1=1\ne-1.

    Ketiga jawaban konsisten dengan partisi trikotomi pada domain. Kalimat << mempunyai penyelesaian (1,∞)(1,\infty) (Contoh 16.4.4), kalimat == mempunyai {1}\{1\}, dan kalimat >> mempunyai [−3,1)[-3,1), yaitu [−3,1][-3,1] untuk ≥\geq dikurangi titik kesamaan 11. Ketiganya saling lepas dan gabungannya [−3,∞)[-3,\infty). □\square

    Contoh 16.4.6 (Radikan Kuadrat)

    Selesaikan x2−4≥x−1\sqrt{x^2-4}\geq x-1.

    Penyelesaian. Domain: x2−4≥0x^2-4\geq0, yaitu x≤−2x\leq-2 atau x≥2x\geq2. Teorema 16.4.1(e):

    • kasus x−1<0x-1<0, yaitu x<1x<1: bersama domain, x≤−2x\leq-2;
    • kasus x≥1x\geq1: perlu x2−4≥(x−1)2=x2−2x+1x^2-4\geq(x-1)^2=x^2-2x+1, yaitu 2x≥52x\geq5, yaitu x≥52x\geq\tfrac52, yang memenuhi domain.

    HP⁡=(−∞,−2]∪[52,∞)\operatorname{HP}=(-\infty,-2]\cup[\tfrac52,\infty).

    Gerbang domain dan tanda sebelum kuadratUntuk: Bab 16, Unit 16.4 (Teorema 16.4.1, Akibat 16.4.2, Contoh 16.4.4–16.4.5; M16-03)

    Pemeriksaan: x=2x=2 ada di domain, tetapi 0≥10\geq1 salah. x=3x=3 memberi 5≥2\sqrt5\geq2, benar, karena 5≥45\geq4. x=−5x=-5 memberi 21≥−6\sqrt{21}\geq-6, benar. □\square

    Contoh 16.4.7 (Dua Akar)

    Selesaikan x+1<3−x\sqrt{x+1}<\sqrt{3-x}.

    Penyelesaian. Teorema 16.4.1(f): 0≤x+1<3−x0\leq x+1<3-x. Syarat itu memberi x≥−1x\geq-1 dan 2x<22x<2, yaitu x<1x<1. Syarat domain 3−x≥03-x\geq0 otomatis terpenuhi karena 3−x>x+1≥03-x>x+1\geq0. HP⁡=[−1,1)\operatorname{HP}=[-1,1). □\square

    Contoh 16.4.8 (Jumlah Akar dengan Monotonisitas)

    Selesaikan x−1+x+2>3\sqrt{x-1}+\sqrt{x+2}>3.

    Penyelesaian. Domain [1,∞)[1,\infty). Mengkuadratkan jumlah akar akan menghasilkan suku silang dan memerlukan beberapa langkah bersyarat. Lebih ringkas memakai monotonisitas.

    • Untuk x>2x>2: x−1>1x-1>1 dan x+2>4x+2>4, sehingga x−1>1\sqrt{x-1}>1 dan x+2>2\sqrt{x+2}>2 (Teorema 16.4.1(f), atau Contoh 15.3.5(e)). Jumlahnya lebih dari 33.
    • Untuk 1≤x≤21\leq x\leq2: x−1≤1\sqrt{x-1}\leq1 dan x+2≤2\sqrt{x+2}\leq2, sehingga jumlahnya paling banyak 33.

    HP⁡=(2,∞)\operatorname{HP}=(2,\infty). Di x=2x=2 jumlahnya tepat 1+2=31+2=3. □\square

    Contoh 16.4.9 (Akar Pangkat Tiga)

    Selesaikan x−23<x−2\sqrt[3]{x-2}<x-2.

    Penyelesaian. Tulis t=x−2t=x-2. Proposisi 16.4.3 memberi t3<t  ⟺  t<t3  ⟺  t3−t>0  ⟺  t(t−1)(t+1)>0\sqrt[3]t<t\iff t<t^3\iff t^3-t>0\iff t(t-1)(t+1)>0. Analisis tanda untuk (t+1)t(t−1)(t+1)t(t-1) dengan a=1a=1 memberi ++ pada (−1,0)∪(1,∞)(-1,0)\cup(1,\infty). Jadi t∈(−1,0)∪(1,∞)t\in(-1,0)\cup(1,\infty), dan HP⁡=(1,2)∪(3,∞)\operatorname{HP}=(1,2)\cup(3,\infty). Tidak ada syarat domain karena akar ganjil terdefinisi di seluruh R\mathbb{R}.

    Pemeriksaan: x=32x=\tfrac32 (t=−12t=-\tfrac12) memberi −123<−12\sqrt[3]{-\tfrac12}<-\tfrac12. Ini benar karena (−12)3=−18>−12(-\tfrac12)^3=-\tfrac18>-\tfrac12, sehingga −123<−12\sqrt[3]{-\tfrac12}<-\tfrac12 menurut monotonisitas. □\square

    Latihan

    Latihan 16.4-1. Buktikan Teorema 16.4.1(b) dan (d) dengan kata-kata sendiri. Untuk masing-masing, beri contoh numerik yang menunjukkan bahwa membuang salah satu syarat membuat ekuivalensinya gagal.

    Latihan 16.4-2. Selesaikan x+3<x+1\sqrt{x+3}<x+1, x+3=x+1\sqrt{x+3}=x+1, dan x+3>x+1\sqrt{x+3}>x+1, lalu periksa partisi domainnya.

    Latihan 16.4-3. Selesaikan 2x+1≤x−1\sqrt{2x+1}\leq x-1.

    Latihan 16.4-4. Selesaikan 5−x>x+1\sqrt{5-x}>x+1.

    Latihan 16.4-5. Selesaikan x2−4<x−1\sqrt{x^2-4}<x-1.

    Latihan 16.4-6. Selesaikan x+5≥1−2x\sqrt{x+5}\geq\sqrt{1-2x}.

    Latihan 16.4-7. Selesaikan x+x+5≤5\sqrt{x}+\sqrt{x+5}\leq5 dengan argumen monotonisitas.

    Latihan 16.4-8. Selesaikan x3≥x\sqrt[3]{x}\geq x dan jelaskan mengapa tidak diperlukan syarat domain.

    Solusi

    Solusi 16.4-1. Lihat bukti Teorema 16.4.1. Contoh untuk (b): tanpa syarat B>0B>0, pasangan A=4A=4 dan B=−3B=-3 memenuhi A<B2=9A<B^2=9, tetapi 4=2<−3\sqrt4=2<-3 salah. Untuk (d): tanpa disjungsi B<0B<0, pasangan A=4A=4 dan B=−3B=-3 memenuhi 4>−3\sqrt4>-3, padahal A>B2A>B^2 salah (4>94>9 salah). Jadi solusi semacam itu akan hilang. □\square

    Solusi 16.4-2. Contoh 16.4.4–16.4.5. Hasilnya (1,∞)(1,\infty) untuk <<, {1}\{1\} untuk ==, dan [−3,1)[-3,1) untuk >>. Untuk >>: Teorema 16.4.1(d) memberi x≥−3x\geq-3 dan (x<−1x<-1 atau (x+2)(x−1)<0(x+2)(x-1)<0), yaitu [−3,−1)∪[−1,1)=[−3,1)[-3,-1)\cup[-1,1)=[-3,1). Ketiga himpunan mempartisi domain [−3,∞)[-3,\infty). □\square

    Solusi 16.4-3. Teorema 16.4.1(c): 2x+1≥02x+1\geq0, x−1≥0x-1\geq0, dan 2x+1≤(x−1)22x+1\leq(x-1)^2. Syarat ketiga: x2−4x≥0  ⟺  x(x−4)≥0  ⟺  x≤0x^2-4x\geq0\iff x(x-4)\geq0\iff x\leq0 atau x≥4x\geq4. Dengan x≥1x\geq1: x≥4x\geq4, dan syarat pertama otomatis. HP⁡=[4,∞)\operatorname{HP}=[4,\infty). Pemeriksaan: x=4x=4 memberi 3≤33\leq3, benar. x=2x=2 memberi 5≤1\sqrt5\leq1, salah. □\square

    Solusi 16.4-4. Teorema 16.4.1(d): 5−x≥05-x\geq0, yaitu x≤5x\leq5, dan (x+1<0x+1<0 atau 5−x>(x+1)25-x>(x+1)^2).

    • Disjungsi pertama: x<−1x<-1. Bersama x≤5x\leq5: (−∞,−1)(-\infty,-1).
    • Disjungsi kedua: x2+3x−4<0  ⟺  (x+4)(x−1)<0  ⟺  −4<x<1x^2+3x-4<0\iff(x+4)(x-1)<0\iff-4<x<1. Bersama x≤5x\leq5: (−4,1)(-4,1).

    Gabungannya HP⁡=(−∞,1)\operatorname{HP}=(-\infty,1). Pemeriksaan: x=1x=1 memberi 2>22>2, salah. x=−10x=-10 memberi 15>−9\sqrt{15}>-9, benar. □\square

    Solusi 16.4-5. Teorema 16.4.1(b): x2−4≥0x^2-4\geq0, x−1>0x-1>0, dan x2−4<(x−1)2  ⟺  2x<5  ⟺  x<52x^2-4<(x-1)^2\iff2x<5\iff x<\tfrac52. Dengan x>1x>1 dan domain x≥2x\geq2 atau x≤−2x\leq-2: HP⁡=[2,52)\operatorname{HP}=[2,\tfrac52). Ini adalah komplemen Contoh 16.4.6 di dalam domainnya, yaitu (−∞,−2]∪[2,∞)(-\infty,-2]\cup[2,\infty) dikurangi (−∞,−2]∪[52,∞)(-\infty,-2]\cup[\tfrac52,\infty). □\square

    Solusi 16.4-6. Teorema 16.4.1(f) versi ≤\leq dengan peran ditukar: 1−2x≤x+5  ⟺  0≤1−2x≤x+5\sqrt{1-2x}\leq\sqrt{x+5}\iff0\leq1-2x\leq x+5. Syaratnya x≤12x\leq\tfrac12 dan −4≤3x-4\leq3x, yaitu x≥−43x\geq-\tfrac43. Syarat domain x+5≥0x+5\geq0 otomatis. HP⁡=[−43,12]\operatorname{HP}=[-\tfrac43,\tfrac12]. □\square

    Solusi 16.4-7. Domain [0,∞)[0,\infty). Di x=4x=4: 2+3=52+3=5. Untuk 0≤x≤40\leq x\leq4: x≤2\sqrt x\leq2 dan x+5≤3\sqrt{x+5}\leq3, sehingga jumlahnya ≤5\leq5. Untuk x>4x>4: x>2\sqrt x>2 dan x+5>3\sqrt{x+5}>3, sehingga jumlahnya >5>5. HP⁡=[0,4]\operatorname{HP}=[0,4]. □\square

    Solusi 16.4-8. Proposisi 16.4.3: x3≥x  ⟺  x≥x3  ⟺  x3−x≤0  ⟺  x(x−1)(x+1)≤0\sqrt[3]x\geq x\iff x\geq x^3\iff x^3-x\leq0\iff x(x-1)(x+1)\leq0. Tanda (x+1)x(x−1)(x+1)x(x-1) dengan a=1a=1: −- pada (−∞,−1)(-\infty,-1) dan (0,1)(0,1). Dengan pembuat nol: HP⁡=(−∞,−1]∪[0,1]\operatorname{HP}=(-\infty,-1]\cup[0,1]. Tidak ada syarat domain karena akar ganjil terdefinisi untuk setiap bilangan real (aturan (D5), Unit 15.4). □\square

    Ringkasan Unit 16.4 dan Penutup Bab 16

    Pertaksamaan bentuk akar diselesaikan dengan menghilangkan akar lewat Teorema 16.4.1. Teorema itu mencatat semua syarat secara eksplisit:

    • radikan taknegatif;
    • ruas lain taknegatif untuk <<, ≤\leq, ==;
    • disjungsi "ruas lain negatif" untuk >> dan ≥\geq.

    Hasilnya adalah ekuivalensi, bukan sekadar daftar kandidat. Akar ganjil dihilangkan dengan memangkatkan tanpa syarat domain. Jumlah akar sering lebih mudah ditangani dengan monotonisitas daripada dengan pengkuadratan berulang.

    Bab 16 secara keseluruhan:

    • 16.1: teorema faktor, akar rasional, dan diskriminan;
    • 16.2: analisis tanda yang dibuktikan secara aljabar tanpa kontinuitas;
    • 16.3: pertaksamaan rasional dengan tanda hasil bagi dan penyebut tak nol;
    • 16.4: pertaksamaan bentuk akar dengan bentuk baku.

    Semuanya mengikuti prosedur lima langkah Bab 15. Bab 17 berpindah ke teori nilai mutlak secara menyeluruh. Di sana sebagian hasil Bab 10, 12, dan 13 dikumpulkan dan dilengkapi.

    Bab terdekat

    BerikutnyaTeori Nilai Mutlak (Absolute Value) Komprehensif

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 17.

    SebelumnyaKlasifikasi dan Anatomi Pertaksamaan

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 15.