Dasar Listrik · Besaran periodik & identifikasi instalasi
Fase
Phase
Pada besaran periodik, fase menyatakan kedudukan dalam satu siklus terhadap referensi. Dalam instalasi, istilah konduktor fase dipakai untuk konduktor aktif yang terkait dengan suatu fase; kedua konteks ini harus dibedakan.
- Simbol
- φ
- Nama lain
- fasa
- Jenis
- fase besaran periodik · konduktor fase L1/L2/L3
Cara kerja
- Sudut fasa menyatakan posisi gelombang terhadap titik acuan waktu.
- Dua gelombang sefrekuensi dengan sudut fasa berbeda memuncak pada saat berbeda; yang memuncak lebih dulu mendahului, yang lain tertinggal. Contoh: arus tertinggal 30° dari tegangan.
- Generator tiga fasa memiliki tiga kumparan identik berjarak 120°: tiga tegangan sinus sama besar dan sama frekuensi, dengan puncak pada saat berbeda.
- Urutan fasa adalah urutan waktu ketika ketiga tegangan memuncak: L1, lalu L2 sepertiga periode kemudian, lalu L3 (urutan positif).
- Warna tidak membuktikan urutan fasa; identifikasi konduktor mengikuti penandaan dan verifikasi, bukan warna semata.
Animasi cara kerja, bukan simulasi pengukuran.
Penjelasan
Prinsipnya
Sudut fasa menyatakan posisi gelombang terhadap titik acuan waktu.
Kelistrikan & Kendali · Bab 4Dua gelombang dengan frekuensi yang sama tetapi sudut fasa berbeda mencapai puncaknya pada saat yang berbeda.
Kelistrikan & Kendali · Bab 4Gelombang yang mencapai puncak lebih dulu disebut mendahului (leading), yang lain tertinggal (lagging).
Kelistrikan & Kendali · Bab 4Generator tiga fasa memiliki tiga kumparan identik yang diletakkan berjarak 120° di sekeliling stator. Medan magnet yang berputar memotong ketiga kumparan bergiliran, sehingga setiap kumparan menghasilkan tegangan sinus yang sama besar dan sama frekuensinya, tetapi puncaknya tercapai pada saat yang berbeda, seperti tiga sumber satu fasa yang berbagi satu medan putar.
Kelistrikan & Kendali · Bab 8
Angka dan aturan
Fasor yang sudutnya lebih besar, diukur berlawanan arah jarum jam, mendahului fasor lain. Pada diagram, arus yang tertinggal 30° dari tegangan digambar sebagai panah yang 30° searah jarum jam dari panah tegangan.
Kelistrikan & Kendali · Bab 4Konduktor lin diberi nama L1, L2, dan L3. Notasi R, S, T pada buku ajar dan panel lama berasal dari PUIL 2000 Tabel 7.2-1, yang memasangkannya dengan L1, L2, L3 (PUIL 2000, sebagai rujukan cadangan). Terminal peralatan, misalnya motor, memakai huruf U, V, dan W.
Kelistrikan & Kendali · Bab 8Urutan fasa adalah urutan waktu ketika ketiga tegangan mencapai puncaknya. Bila L1 memuncak lebih dulu, disusul L2 sepertiga periode kemudian, lalu L3, urutannya L1-L2-L3 dan disebut urutan positif. Bila setelah L1 yang memuncak adalah L3, urutannya L1-L3-L2 dan disebut urutan negatif.
Kelistrikan & Kendali · Bab 8
Yang sering keliru
Menjumlahkan atau mengurangkan angka efektif tanpa sudut fasanya memberi hasil yang salah, kecuali kedua tegangan sefase atau berlawanan fase tepat 180°.
Kelistrikan & Kendali · Bab 4"PUIL 2020 menetapkan cokelat untuk L1." PUIL 2020 hanya menyebut hitam, cokelat, dan abu-abu sebagai warna yang lebih disukai, dengan catatan bahwa urutan itu abjad dan tidak menunjukkan urutan fasa. Warna tidak membuktikan urutan fasa.
Kelistrikan & Kendali · Bab 8
Keselamatan
Warna tidak menggantikan verifikasi bebas tegangan sebelum bekerja.
Kelistrikan & Kendali · Bab 26
Fungsi
Menyatakan hubungan waktu atau sudut antarbesaran periodik dan membantu mengidentifikasi konduktor L1, L2, serta L3 dalam dokumentasi instalasi.
Cara memakai
- Nyatakan apakah yang dimaksud adalah fase gelombang, sudut fase, atau konduktor fase; gunakan penandaan L1/L2/L3 pada dokumentasi.
Saran
- Pastikan referensi sudut dan urutan fase dinyatakan; identifikasi konduktor mengikuti marking dan verifikasi, bukan warna semata.
Jangan
- Jangan menyamakan fase AC dengan polaritas DC dan jangan menyimpulkan identitas konduktor hanya dari warna kabel.
Istilah terkait
Sumber
- IEC Electropedia · IEV 103-07-04 — PhaseIEV 103-07-04
- IEC · IEC 60445 — Identification of terminals and conductors
Referensi belajar, bukan pengganti datasheet, pelat nama, prosedur K3, standar instalasi, atau penilaian teknisi berwenang pada peralatan sebenarnya.