String PV dan batas masukan inverter: tegangan rangkaian terbuka pada suhu terendah, jendela MPPT, arus string, sekering, kabel DC, dan uji sebelum disambung
Penawaran tambahan PLTS di atap sebuah hotel memasang 21 modul 420 W per string pada inverter 20 kW, padahal 21 kali 52,4 V sudah 1.100,4 V, di atas tegangan masukan maksimum inverter bahkan pada 25 °C. Bab ini menjelaskan angka tabel modul dan kondisi uji standar, kenaikan tegangan rangkaian terbuka saat dingin dengan rumus koefisien suhu dan faktor 1,25, batas tegangan inverter dan jendela MPPT beban penuh, arus string dan arus per MPPT, sekering string dan arus balik, kabel dan konektor DC, serta uji polaritas, tegangan, dan resistansi isolasi sebelum string disambung. Bab ini juga meluruskan angka tegangan per sel: 0,5 sampai 0,6 V adalah tegangan kerja, sedangkan tegangan rangkaian terbuka per sel sekitar 0,63 sampai 0,69 V. Sembilan contoh kerja memakai angka dari manual pabrik; koefisien suhu ditandai angka latihan karena lembar data modul tidak ada di sumber.
Sebuah hotel akan menambah modul surya di atap gedung parkirnya. Penawaran kontraktor memasang 21 modul 420 W per string (angka latihan) pada inverter 20 kW. Kepala teknik membuka dua manual. Tabel listrik manual modul memberi tegangan rangkaian terbuka 52,4 V, tegangan daya maksimum 43,57 V, arus hubung singkat 10,23 A, dan arus daya maksimum 9,64 A untuk modul itu. Manual inverter memberi tegangan masukan maksimum 1.100 V, rentang MPPT beban penuh 480 sampai 800 V untuk model 20 kW, dan arus hubung singkat paling besar 20 A per string. Hitungan pertama sudah cukup: V, di atas batas inverter pada 25 °C, sebelum pagi yang lebih dingin menaikkan tegangan. Manual inverter menyebut tegangan masukan maksimum sebagai tegangan DC tertinggi yang dapat ditahan inverter; di atasnya inverter dapat rusak.
Batas pembahasan
Bab ini membahas pemeriksaan konfigurasi string terhadap batas masukan inverter. Sumbernya lima dokumen pabrik: manual pengguna inverter string 12 sampai 25 kW, manual pengguna inverter string 75 sampai 115 kW (teksnya terpotong), manual pemasangan dan operasi inverter hibrida 11 sampai 30 kW, serta manual pemasangan modul surya kristalin A dan B. Angka setiap manual berlaku untuk produknya; pembaca memakai manual dan lembar data unit yang terpasang.
Bab ini bukan bab desain PLTS: kapasitas, rasio daya DC terhadap AC, energi tahunan, ukuran kabel DC menurut susut tegangan, dan rating isolator serta kotak gabung tidak dibahas. Bagian PV PUIL 2020, SNI 0225-7-712:2021, belum dibaca penyusun per 19 Oktober 2026, sehingga persyaratannya tidak ditulis; tanyakan ke perancang atau pemasang bersertifikat.
Keselamatan sisi DC ada di Bab 90 dan wajib dibaca sebelum menyentuh string. Alarm inverter dibahas di Bab 92, pemasangan larik di Bab 93, dasar sel surya di Bab 26 · Fisika, kemampuan hantar arus dan faktor koreksi di Bab 27, susut tegangan di Bab 28, pemasangan perkawatan di Bab 30, uji resistansi isolasi di Bab 17, serta proteksi arus lebih dan arus hubung pendek sisi AC di Bab 23 dan Bab 24.
Konfigurasi string ditetapkan perancang, dan pemasangan, penyambungan, serta pengukuran string dikerjakan teknisi PV berkompeten. Teknisi hotel memakai bab ini untuk memeriksa penawaran, dokumen desain, dan catatan komisioning.
Dari sel ke string: angka pada tabel modul
Kondisi uji standar (standard test conditions, STC) adalah kondisi acuan pengukuran modul surya, yaitu iradiasi 1.000 W/m², suhu sel 25 °C, dan spektrum AM 1,5. Tegangan rangkaian terbuka (open-circuit voltage, Voc) adalah tegangan di antara kedua kutub modul atau string ketika tidak ada arus yang mengalir. Arus hubung singkat (short-circuit current, Isc) adalah arus modul ketika kedua kutubnya dihubung singkat. Titik daya maksimum (maximum power point) adalah pasangan tegangan Vmp dan arus Imp tempat modul memberi daya terbesar.
Manual modul A menyatakan karakteristik listrik pengenal berada dalam ±10 persen dari nilai terukur pada STC. Pada modul yang disambung seri, tegangan dijumlah; pada string yang diparalel, arus keluaran sama dengan jumlah arus cabang.
Tabel listrik manual modul B memberi contoh berikut. Tegangan per sel adalah hitungan penyusun, yaitu tegangan modul dibagi jumlah sel.
| Modul | Voc (V) | Vmp (V) | Voc per sel (V) | Vmp per sel (V) |
|---|---|---|---|---|
| 60 sel, 260 W | 37,9 | 31,1 | 0,63 | 0,52 |
| 60 sel, 315 W | 41,1 | 34,1 | 0,69 | 0,57 |
| 72 sel, 340 W | 46,5 | 38,2 | 0,65 | 0,53 |
| 78 sel, 420 W | 52,4 | 43,57 | 0,67 | 0,56 |
Bab 26 · Fisika mencatat tegangan sekitar 0,5 sampai 0,6 V per sel surya. Tabel di atas menunjukkan bahwa angka itu cocok untuk tegangan kerja di titik daya maksimum, 0,52 sampai 0,57 V per sel, sedangkan tegangan rangkaian terbuka per sel sekitar 0,63 sampai 0,69 V. Untuk batas tegangan inverter, yang dipakai adalah Voc, karena string terbuka sebelum inverter mulai bekerja dan ketika inverter berhenti.
Tegangan naik saat dingin
Manual modul A menulis bahwa tegangan modul naik di atas nilai lembar data pada suhu operasi di bawah 25 °C dan harus diperhitungkan dalam desain. Koefisien suhu tegangan rangkaian terbuka (temperature coefficient of Voc) adalah perubahan relatif Voc untuk setiap derajat suhu, yang dicantumkan lembar data modul. Karena tegangan naik saat suhu turun, koefisien itu bernilai negatif.
Kedua manual modul memberi rumus yang sama untuk memeriksa tegangan sistem:
dengan tegangan sistem maksimum yang diizinkan (V), jumlah modul seri, tegangan rangkaian terbuka modul dari label atau lembar data (V), koefisien suhu Voc (per °C, misalnya per °C untuk persen per °C), dan suhu sekitar terendah di lokasi (°C). Manual inverter 75 sampai 115 kW merujuk IEC 62548: Voc maksimum tiap string tidak boleh melebihi 1.100 V pada suhu bola kering rata-rata tahunan terendah. Definisi suhu terendah dalam manual modul dan dalam rujukan IEC itu tidak sama, sehingga perancang menyebut definisi yang dipakai.
Dua data rumus itu tidak ada di sumber bab ini: koefisien suhu diambil dari lembar data modul yang dipasang, dan suhu terendah lokasi dari data cuaca setempat oleh perancang. Koefisien dan suhu dalam contoh kerja adalah angka latihan.
Kedua manual modul juga memberi pendekatan kedua. Dalam kondisi normal, modul dapat menghasilkan arus atau tegangan lebih besar daripada nilai STC, sehingga Isc dan Voc pada label dikalikan 1,25 untuk menentukan rating tegangan komponen, rating arus konduktor, ukuran sekering, dan kendali yang tersambung ke keluaran PV. Tegangan masukan maksimum inverter adalah rating tegangan komponen, sehingga kalimat itu dapat dibaca berlaku untuk inverter (penalaran editorial). Dua pendekatan memberi jumlah modul maksimum yang berbeda (Contoh 2 dan 3). Perancang memilih dasar yang dipakai dan menuliskannya; teknisi hotel memeriksa bahwa dasar itu tertulis dan hasilnya di bawah batas.
Batas tegangan pada inverter
Pelacakan titik daya maksimum (maximum power point tracking, MPPT) adalah fungsi inverter yang terus mengatur tegangan kerja string agar string bekerja di titik daya maksimumnya. Rentang MPPT beban penuh (full-load MPPT voltage range) adalah rentang tegangan kerja tempat inverter dapat memberi daya pengenal penuh. Dua manual memberi angka berikut:
| Besaran | Inverter string 12 sampai 25 kW | Inverter hibrida 11 sampai 30 kW |
|---|---|---|
| Tegangan masukan maksimum | 1.100 V, tegangan DC tertinggi yang dapat ditahan | 1.100 V; halaman pengawatan: Voc string tidak melebihi 1.000 V dalam kondisi apa pun |
| Tegangan start minimum | 200 V | 200 V |
| Rentang MPPT | 200 sampai 1.000 V | 160 sampai 1.000 V |
| Rentang MPPT beban penuh | 12 kW: 370 sampai 800 V; 20 kW: 480 sampai 800 V; 25 kW: 530 sampai 800 V | tidak tercantum |
| Tegangan masukan pengenal | 600 V | 600 V |
| MPPT dan masukan | 2 MPPT, 4 masukan string | 2 MPPT (11 sampai 20 kW) atau 3 MPPT (25 dan 30 kW), 2 string per MPPT |
Manual inverter 12 sampai 25 kW meminta tegangan MPPT di atas batas bawah rentang beban penuh; bila tidak, inverter menurunkan daya. Manual itu juga meminta tegangan antar-MPPT sama, sedangkan manual inverter 75 sampai 115 kW meminta bedanya kurang dari 85 V. Vmp turun saat modul panas (pengetahuan umum), sehingga perancang memberi jarak dari batas bawah.
Batas tegangan juga milik modul dan konektor. Tegangan sistem maksimum harus lebih kecil dari tegangan bersertifikat modul dan tidak melebihi tegangan maksimum komponen mana pun, termasuk konektor. Manual modul A menulis 1.500 V DC di halaman keselamatan, tetapi "umumnya 1.000 V" dan 1.500 V hanya untuk tipe tertentu di halaman pengawatan, sehingga label modul yang menentukan. Batas yang berlaku adalah yang terkecil.
Arus string dan arus per MPPT
Batas arus dari dua manual inverter:
| Besaran | Inverter string 12 sampai 25 kW | Inverter hibrida 11 sampai 30 kW |
|---|---|---|
| Arus hubung singkat maksimum per string | 20 A | 26 A |
| Arus masukan maksimum | 20 A per string, 30 A per MPPT | 32 A per MPPT |
| Arus hubung singkat maksimum per MPPT | 40 A | 40 A |
Dua string yang diparalel pada satu MPPT harus sama model, jumlah, orientasi, dan sudut kemiringan modulnya. Manual modul A menganjurkan modul pada bidang dan orientasi berbeda dimasukkan ke inverter atau MPPT berbeda. Manual hibrida meminta total daya semua string tidak melebihi daya masukan maksimum inverter. Manual inverter 12 sampai 25 kW memberi peringatan arus balik bila satu string berisi lebih sedikit modul seri sehingga tegangannya lebih rendah. Manual inverter 75 sampai 115 kW tidak mendukung paralel penuh string di luar inverter. Rating arus konduktor memakai Isc kali 1,25 menurut manual modul.
Sekering string dan arus balik
Arus balik (reverse current) adalah arus yang mengalir masuk ke sebuah string dari string lain yang diparalel, misalnya ketika string itu terbayang atau terganggu. Sekering string (string fuse) adalah sekering DC yang dipasang seri pada satu string untuk membatasi arus balik dan arus gangguan.
Manual modul A menulis:
- sekering harus berrating tegangan DC maksimum sistem;
- sekering dipasang di setiap kutub yang tidak dibumikan; pada sistem yang tidak dibumikan, di kutub positif dan negatif;
- rating sekering seri maksimum tipikal 15 A, nilai sebenarnya ada di label dan lembar data modul;
- rating itu sama dengan arus balik maksimum yang dapat ditahan modul, sehingga memengaruhi jumlah string yang boleh diparalel.
Manual modul B menulis isi yang sama. Keluaran string pada inverter tanpa trafo tidak boleh dibumikan, sehingga bila sekering dipasang, kedua kutub termasuk kutub yang tidak dibumikan (penalaran editorial). Manual hibrida mencantumkan proteksi sekering string "tidak ada" dan arus balik ke larik 0 A dalam spesifikasinya. Manual modul A meminta sekering string di setiap kutub diperiksa saat perawatan tahunan.
Bab ini tidak memberi aturan hitung jumlah string paralel tanpa sekering. Angka itu ditetapkan perancang dari rating sekering seri modul dan aturan setempat. Sekering AC dan koordinasinya dengan kabel dibahas di Bab 23; sekering AC tidak dipakai di sirkit string DC.
Kabel DC dan konektor
Persyaratan kabel dalam lima manual:
| Manual | Luas penampang | Rating dan sifat | Catatan |
|---|---|---|---|
| Inverter 12 sampai 25 kW | 4 sampai 6 mm² | kabel PV luar ruang, diameter luar 5,5 sampai 9 mm | kabel kaku berperisai tidak disarankan |
| Inverter 75 sampai 115 kW | 4 sampai 6 mm² | kabel PV standar 1.100 V, diameter luar 5,5 sampai 9 mm | kendur paling sedikit 50 mm; tarikan aksial pada konektor paling besar 80 N |
| Inverter hibrida | 4 sampai 6 mm² | tidak dirinci | tiap string sama spesifikasi, model, dan jumlah modul |
| Modul A | 4 mm² bawaan; kabel lapangan paling sedikit 4 mm² | 1.000 V DC, 90 °C, tahan sinar matahari; diameter luar 5 sampai 7 mm | radius tekuk paling kecil 43 mm; dalam konduit, jauh dari genangan |
| Modul B | 4 mm² untuk satu komponen; konektor di atas 10 A | batas suhu kabel 85 °C | luas dan konektor memenuhi arus hubung singkat maksimum |
Manual modul A juga menyebut kabel keluaran modul 12 AWG, sekitar 3,3 mm² (pengetahuan umum), di paragraf lain yang menyebut 4 mm²; ukuran kabel modul diperiksa pada lembar data.
Aturan pemasangan dari manual inverter:
- kabel positif dan negatif string disarankan lewat pipa berbeda;
- kabel daya tidak digulung, dipuntir, disambung, atau dilas;
- bila tata letak kabel atau suhu sekitar berubah, kemampuan hantar arus diperiksa menurut IEC 60364-5-52 atau aturan setempat, seperti di Bab 27;
- jarak kabel ke daerah panas paling sedikit 30 mm;
- tidak ada tegangan radial atau torsi pada konektor, dua jenis konektor tidak dicampur, dan terminal yang tidak dipakai tetap bertutup kedap air.
Konduit dan pengaruh eksternal pada perkawatan dibahas di Bab 30.
Uji sebelum disambung
Uji ini dikerjakan teknisi PV berkompeten dengan memperhatikan keselamatan di Bab 90. Urutannya menurut manual:
- Polaritas ditandai, konektor dirakit, dan kabel ditarik balik setelah dikrimp dan setelah konektor terpasang untuk memastikan terkunci.
- Tegangan di antara kutub positif dan negatif setiap string diukur dengan multimeter yang rentang DC-nya paling sedikit 1.100 V. Nilai negatif berarti polaritas salah. Nilai di atas 1.100 V berarti modul seri terlalu banyak.
- Sebelum string diparalel, tegangan dan polaritas tiap string diperiksa. Bila ada polaritas terbalik atau beda tegangan antar-string lebih dari 10 V, konfigurasi diperiksa dulu.
- Resistansi isolasi kabel PV negatif terhadap bumi diuji dengan 1.500 V DC. Hasil 1 MΩ atau lebih normal; di bawah 1 MΩ, gangguan isolasi kabel atau string dicari. Semua kabel PV negatif boleh disatukan dengan adaptor untuk diuji sekaligus. Penguji isolasi bertegangan keluaran di atas 1.500 V.
- Bila terukur tegangan DC stabil yang tidak nol di antara kutub positif string dan bumi, ada gangguan isolasi di string, dan gangguan itu diperbaiki sebelum pengawatan dilanjutkan.
- Sebelum menyala: pembumian benar, sakelar DC dan semua sakelar terkait OFF, kabel benar dan kencang, terminal tak terpakai tertutup. Sistem dinyalakan menurut urutan manual produknya.
Tegangan uji dan nilai 1 MΩ di atas adalah angka satu manual inverter. Bab 17 menjelaskan cara kerja alat uji isolasi dan tegangan uji instalasi 230/400 V; untuk string PV, tegangan uji mengikuti manual produk. Teknisi hotel menyimpan catatan uji per string: nomor string, jumlah modul, tegangan terukur, polaritas, resistansi isolasi, tanggal, jam, dan cuaca, karena tegangan bergantung suhu (penalaran editorial).
Contoh kerja
Contoh 1: jumlah modul pada STC. Kasus pembuka, modul Voc 52,4 V dan batas 1.100 V:
Dua puluh modul memenuhi batas pada 25 °C, tetapi tegangan naik saat dingin.
Contoh 2: faktor 1,25. Menurut manual modul, V per modul.
String paling banyak 16 modul.
Contoh 3: rumus koefisien suhu. Misalkan lembar data memberi persen per °C dan suhu terendah lokasi 15 °C (keduanya angka latihan):
Dua puluh modul memberi 1.079,4 V, di bawah 1.100 V; 21 modul memberi 1.133,4 V. Rumus ini mengizinkan 20 modul, sedangkan faktor 1,25 mengizinkan 16. Dengan koefisien yang sama, faktor 1,25 setara dengan suhu sekitar °C (hitungan penyusun), jadi faktor itu margin umum untuk kondisi di atas STC, bukan hitungan suhu. Teknisi hotel tidak memilih sendiri; yang diperiksa adalah dasar tertulis perancang dan lembar data yang dipakainya.
Contoh 4: jendela MPPT beban penuh. Vmp 43,57 V, rentang beban penuh 480 sampai 800 V:
Sebelas modul berada di bawah batas bawah, sehingga inverter menurunkan daya; 19 modul di atas batas atas. Jendela pada STC 12 sampai 18 modul, dan digabung dengan Contoh 2 menjadi 12 sampai 16 modul; 16 modul memberi 697,1 V, jauh dari batas bawah ketika modul panas.
Contoh 5: arus string dan MPPT. Arus untuk rating konduktor: A, di bawah 20 A per string. Dua string paralel pada satu MPPT: arus kerja A, di bawah 30 A per MPPT; arus hubung singkat A, dan dengan faktor 1,25 menjadi 25,58 A, di bawah 40 A per MPPT. Pada inverter hibrida, batasnya 26 A per string dan 32 A per MPPT, juga terpenuhi.
Contoh 6: dua batas tegangan dalam satu manual. Manual hibrida menulis Voc string tidak melebihi 1.000 V di halaman pengawatan, tetapi tegangan masukan maksimum 1.100 V di halaman lain. Pada STC, V memenuhi 1.000 V, sedangkan 20 modul (1.048 V) hanya memenuhi 1.100 V. Dengan faktor 1,25, V memenuhi 1.000 V dan 16 modul (1.048 V) tidak. Sampai pabrik menjelaskan, batas yang lebih ketat, 1.000 V, yang dipakai.
Contoh 7: dua MPPT dan dua string paralel. MPPT pertama berisi string 16 modul dan MPPT kedua 14 modul. Beda Vmp V, di atas 85 V yang diminta manual inverter 75 sampai 115 kW untuk produksi optimal, dan manual inverter 12 sampai 25 kW meminta tegangan antar-MPPT sama. Konfigurasi 16 dan 15 modul memberi beda 43,57 V, memenuhi syarat 85 V tetapi belum sama; yang berlaku adalah syarat manual inverter terpasang. Pada kasus lain, dua string yang akan diparalel terukur 838 V dan 824 V (angka latihan); beda 14 V melebihi 10 V, sehingga konfigurasi diperiksa sebelum disambung.
Contoh 8: membaca hasil ukur Voc. Tiga string 16 modul diukur pada jam yang sama: 851 V, 849 V, dan 797 V (angka latihan). Angka STC V. Dua angka pertama sedikit di atas STC, wajar untuk pagi yang sejuk. String ketiga lebih rendah 52 sampai 54 V dari dua string lain, hampir sama dengan Voc satu modul, sehingga teknisi PV memeriksa jumlah modul dan sambungannya (penalaran editorial). Bacaan V berarti polaritas terbalik.
Contoh 9: uji isolasi gabungan. Satu string terukur 0,6 MΩ pada 1.500 V DC (angka latihan), di bawah 1 MΩ, sehingga gangguan dicari. Pada uji gabungan empat kabel PV negatif, resistansi paralel berlaku (pengetahuan umum): empat string masing-masing 3 MΩ terbaca
di bawah 1 MΩ, walaupun tiap string di atas 1 MΩ (angka latihan). Bila gabungan terbaca 0,8 MΩ dan tiga string masing-masing 50 MΩ, string keempat sekitar 0,84 MΩ. Hasil gabungan yang gagal karena itu diuji ulang per string sebelum disimpulkan.
Kondisi berhenti
Konfigurasi atau penyambungan dihentikan dan dikembalikan ke perancang atau teknisi PV berkompeten bila:
- Voc string hasil hitungan pada STC, dengan faktor 1,25, atau dengan rumus suhu melebihi batas inverter, modul, atau konektor.
- Tegangan terukur negatif, melebihi batas masukan inverter, atau berbeda lebih dari 10 V dari string yang akan diparalel.
- String pada satu MPPT berbeda model, jumlah, orientasi, atau kemiringan modulnya.
- Resistansi isolasi di bawah 1 MΩ, atau ada tegangan DC stabil tak nol di antara kutub positif dan bumi.
- Kabel atau konektor tidak sesuai, jenis konektor dicampur, atau kabel tergulung, tersambung, tertarik, atau tergores.
- Lembar data modul (koefisien suhu, rating sekering seri, tegangan sistem maksimum) tidak tersedia.
- Manual memberi dua batas yang bertentangan dan pabrik belum menjelaskan.
- Inverter memberi alarm tegangan string tinggi atau konfigurasi modul tidak normal (Bab 92).
Salah tafsir yang sering terjadi
"Voc pada label adalah tegangan tertinggi string." Voc label diukur pada STC. Tegangan naik saat suhu di bawah 25 °C, dan manual modul memakai faktor 1,25 untuk rating komponen.
"Asal di bawah tegangan masukan maksimum, inverter bekerja penuh." Tegangan kerja harus berada dalam rentang MPPT beban penuh; di bawah batas bawahnya, inverter menurunkan daya.
"Sel surya bertegangan 0,5 sampai 0,6 V, jadi Voc string adalah jumlah sel kali 0,6 V." Angka itu tegangan kerja. Voc per sel pada tabel modul sekitar 0,63 sampai 0,69 V.
"Dua string boleh beda jumlah modul asal masuk MPPT yang sama." String pada satu MPPT harus sama model, jumlah, orientasi, dan kemiringan; string yang lebih pendek memicu peringatan arus balik.
"Sekering AC biasa cukup untuk string." Sekering string berrating tegangan DC maksimum dan dipasang di setiap kutub yang tidak dibumikan.
"Uji isolasi string sama dengan uji isolasi instalasi rumah." Manual inverter memakai 1.500 V DC dan batas 1 MΩ untuk kabel PV; tegangan uji string mengikuti manual produk.
Hubungan dengan bab lain
Bab 90 memberi aturan keselamatan untuk setiap pengukuran di bab ini, Bab 92 menjelaskan alarm bila batas string terlewati, dan Bab 93 pemasangan larik yang menentukan orientasi string. Bab 26 · Fisika menjelaskan sel surya, Bab 27 dan Bab 28 kemampuan hantar arus dan susut tegangan kabel, dan Bab 24 arus hubung pendek sisi AC.
Latihan dan pembahasan
- Modul 315 W 60 sel mempunyai Voc 41,1 V (tabel manual modul B). Berapa modul seri paling banyak untuk batas 1.100 V pada STC dan dengan faktor 1,25?
- Dengan modul yang sama (Vmp 34,1 V) dan model inverter 25 kW (rentang beban penuh 530 sampai 800 V), berapa jumlah modul yang memenuhi jendela MPPT beban penuh dan batas tegangan dengan faktor 1,25?
- Lembar data modul 420 W memberi koefisien Voc persen per °C dan perancang memakai suhu terendah 18 °C (angka latihan). Berapa Voc dingin per modul dan jumlah modul maksimum untuk 1.100 V?
- Dua string modul 315 W (Isc 10,24 A, Imp 9,25 A) masuk satu MPPT inverter 12 sampai 25 kW. Periksa batas arus string dan MPPT.
- Dua string yang akan diparalel terukur 832 V dan 845 V. Bolehkah langsung disambung?
- Mengapa sekering string pada larik dengan inverter tanpa trafo dipasang di kedua kutub, dan apa arti "proteksi sekering string: tidak ada" pada spesifikasi inverter hibrida bagi teknisi hotel?
Kunci jawaban beralasan
- Pada STC, V dan V, jadi paling banyak 26 modul. Dengan faktor 1,25, Voc menjadi 51,375 V; V dan 22 modul 1.130,25 V, jadi paling banyak 21 modul.
- Batas bawah: V di bawah 530 V, sedangkan V memenuhi. Batas atas: V memenuhi dan 24 modul 818,4 V tidak. Digabung dengan batas tegangan dari soal 1, rentangnya 16 sampai 21 modul.
- Faktornya , sehingga Voc dingin V. Dua puluh modul memberi 1.073,7 V dan 21 modul 1.127,4 V, jadi paling banyak 20 modul menurut rumus ini; angka itu sah hanya bila koefisien dan suhu berasal dari lembar data dan data lokasi yang sebenarnya.
- Per string: A, di bawah 20 A. Per MPPT: arus kerja A di bawah 30 A, dan arus hubung singkat A, atau 25,6 A dengan faktor 1,25, di bawah 40 A, sehingga semua batas manual terpenuhi.
- Tidak. Bedanya 13 V, lebih dari 10 V menurut manual modul, sehingga jumlah modul, model, dan sambungan kedua string diperiksa dulu sebelum diparalel.
- Keluaran string pada inverter tanpa trafo tidak dibumikan, sehingga kedua kutub termasuk kutub yang tidak dibumikan, dan manual modul meminta sekering di setiap kutub semacam itu. Spesifikasi "tidak ada" berarti inverter tidak membawa sekering string; perlu tidaknya sekering di luar inverter ditentukan perancang, dan teknisi hotel memeriksa keputusan itu tertulis di dokumen desain.
Referensi
Sumber luar
- Standar Nasional Indonesia Komite Teknis Persyaratan Umum Instalasi Listrikgatrik.esdm.go.id
Bab terkait
- Keselamatan sisi DC PLTS atap: larik yang selalu bertegangan, pemutusan DC, konektor dan busur listrik, tegangan sisa, pemutusan cepat, dan batas pekerjaanKelistrikan & Kendali · Bab 90
- Inverter on-grid string: mode kerja dan indikator, kode alarm, resistansi isolasi dan arus sisa, proteksi jaringan, dan pemantauan produksiKelistrikan & Kendali · Bab 92
- Pemasangan dan perawatan larik modul surya di atap: beban angin, baut dan klem, celah, pembumian rangka, pembersihan, dan inspeksi berkalaKelistrikan & Kendali · Bab 93
- Fisika semikonduktor dan foton: pita energi, doping, sambungan p-n, dioda, LED, fotodioda, dan termistorFisika · Bab 26
- Kemampuan hantar arus: metode instalasi, faktor koreksi, dan tabel nasionalKelistrikan & Kendali · Bab 27
- Susut tegangan: rumus, batas, dan contohKelistrikan & Kendali · Bab 28
- Pemasangan sistem perkawatan: konduit, rak kabel, kabel tanah, sambungan, dan pengaruh eksternalKelistrikan & Kendali · Bab 30
- Uji resistansi isolasi: tegangan uji dan membaca hasil pada kabel dan motorKelistrikan & Kendali · Bab 17
- Proteksi arus lebih: MCB, MCCB, sekering, dan koordinasi dengan kabelKelistrikan & Kendali · Bab 23
- Arus hubung pendek dan kapasitas pemutusanKelistrikan & Kendali · Bab 24
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Modul 315 W 60 sel mempunyai Voc 41,1 V (tabel manual modul B). Berapa modul seri paling banyak untuk batas 1.100 V pada STC dan dengan faktor 1,25?
Dengan modul yang sama (Vmp 34,1 V) dan model inverter 25 kW (rentang beban penuh 530 sampai 800 V), berapa jumlah modul yang memenuhi jendela MPPT beban penuh dan batas tegangan dengan faktor 1,25?
Lembar data modul 420 W memberi koefisien Voc persen per °C dan perancang memakai suhu terendah 18 °C (angka latihan). Berapa Voc dingin per modul dan jumlah modul maksimum untuk 1.100 V?
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Kelistrikan & Kendali · Bab 92.
Urutan baca menurut rak: Kelistrikan & Kendali · Bab 90.