Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 50Lanjut

    Penutup: Horizon Analisis Lanjut

    Bab 50 dari 50 — Analisis Matematika dan Fondasi Rigor. Naskah draf lengkap dengan validasi terarah; belum telaah matematika independen seluruh buku.

    23 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Draf lengkap — Bab 50 dari 50

    Validasi terarah dan integritas naskah telah diperiksa. Buku ini belum mendapat telaah matematika independen menyeluruh. Catatan status di dalam naskah merupakan riwayat versi.

    Unduh naskah lengkap asli (TXT) · Lihat sumber dan cakupan review

    Bab 50: Penutup: Horizon Analisis Lanjut

    50.1 Pengantar Menuju Ruang Metrik Umum dan Topologi Abstrak

    Penjelasan master untuk Bab 50: titik transisi menuju matematika tingkat pascasarjana.

    Hampir setiap definisi di buku ini memakai satu bahan saja, yaitu jarak ∣x−y∣|x-y|. Bahan itu dipakai untuk limit barisan, barisan Cauchy, kontinuitas, kontinuitas seragam, dan kekompakan. Bab 47 diam-diam memakai jarak kedua, yaitu jarak antarfungsi sup⁡∣f−g∣\sup|f-g|. Unit ini menjadikan pengamatan itu eksplisit. Unit ini memisahkan sifat-sifat jarak yang benar-benar dipakai, lalu menunjukkan bahwa teori Bab 24–38 berlaku di setiap himpunan yang dilengkapi jarak semacam itu. Langkah berikutnya membuang jarak sama sekali dan hanya menyimpan himpunan-himpunan terbuka. Itulah topologi abstrak. Unit ini juga menunjukkan apa yang tidak lagi otomatis berlaku di luar R\mathbb{R}: kelengkapan bergantung pada jarak yang dipilih, dan himpunan tertutup dan terbatas tidak selalu kompak. Unit ini ditutup dengan teorema titik tetap Banach, yang menghasilkan exp⁡\exp sebagai limit iterasi.

    Unit ini adalah pengantar, dan buktinya lengkap untuk setiap hasil yang dinyatakan. Hasil yang lebih jauh hanya disebut sebagai arah studi.

    Prasyarat: Bab 10 (Cauchy–Schwarz); Bab 28–29; Bab 36–38; Bab 44–48.

    Ruang Metrik

    Definisi 50.1.1 (Ruang Metrik)

    Metrik pada himpunan tak kosong XX adalah fungsi d:X×X→Rd:X\times X\to\mathbb{R} dengan, untuk semua x,y,z∈Xx,y,z\in X:

    (M1) d(x,y)≥0d(x,y)\geq0, dan d(x,y)=0d(x,y)=0 jika dan hanya jika x=yx=y;

    (M2) d(x,y)=d(y,x)d(x,y)=d(y,x);

    (M3) d(x,z)≤d(x,y)+d(y,z)d(x,z)\leq d(x,y)+d(y,z) (ketaksamaan segitiga).

    Pasangan (X,d)(X,d) disebut ruang metrik.

    Contoh 50.1.2

    (a) X=RX=\mathbb{R} dengan d(x,y)=∣x−y∣d(x,y)=|x-y|. (M3) adalah ketaksamaan segitiga Bab 18.

    (b) X=RnX=\mathbb{R}^n dengan d2(x,y)=∥x−y∥d_2(x,y)=\|x-y\|, dengan ∥v∥=∑vi2\|v\|=\sqrt{\sum v_i^2}. Untuk (M3), Cauchy–Schwarz (Teorema 10.4.10) memberi ∑uivi≤∥u∥∥v∥\sum u_iv_i\leq\|u\|\|v\|, sehingga

    ∥u+v∥2=∥u∥2+2∑uivi+∥v∥2≤(∥u∥+∥v∥)2.\|u+v\|^2=\|u\|^2+2\sum u_iv_i+\|v\|^2\leq(\|u\|+\|v\|)^2.

    Ambil u=x−yu=x-y dan v=y−zv=y-z.

    (c) Metrik diskret pada himpunan sebarang: d(x,y)=1d(x,y)=1 untuk x≠yx\ne y dan d(x,x)=0d(x,x)=0.

    (d) X=C[a,b]X=C[a,b], himpunan fungsi kontinu pada [a,b][a,b], dengan d∞(f,g)=max⁡[a,b]∣f−g∣d_\infty(f,g)=\max_{[a,b]}|f-g|. Maksimum itu ada menurut Teorema 37.1.2. (M3): ∣f−h∣≤∣f−g∣+∣g−h∣≤d∞(f,g)+d∞(g,h)|f-h|\leq|f-g|+|g-h|\leq d_\infty(f,g)+d_\infty(g,h) di setiap titik. Konvergensi dalam d∞d_\infty tepat konvergensi seragam (Proposisi 47.1.3).

    (e) X=C[a,b]X=C[a,b] dengan d1(f,g)=∫ab∣f−g∣d_1(f,g)=\int_a^b|f-g|. (M2) dan (M3) mengikuti dari sifat integral (Teorema 44.2.5). Untuk (M1), bila ∫∣f−g∣=0\int|f-g|=0 dengan ∣f−g∣|f-g| kontinu dan taknegatif, maka f=gf=g (Latihan 44.2-4). Pada himpunan fungsi terintegralkan, (M1) gagal: fungsi yang berbeda di satu titik berjarak 00.

    Definisi 50.1.3 (Konvergensi, Cauchy, Kelengkapan)

    Dalam (X,d)(X,d):

    • xn→xx_n\to x bila d(xn,x)→0d(x_n,x)\to0;
    • (xn)(x_n) barisan Cauchy bila untuk setiap ε>0\varepsilon>0 ada NN dengan d(xn,xm)<εd(x_n,x_m)<\varepsilon untuk m,n≥Nm,n\geq N;
    • (X,d)(X,d) lengkap bila setiap barisan Cauchy konvergen ke suatu titik XX.

    Seperti di R\mathbb{R}, limit tunggal menurut (M1) dan (M3), dan barisan konvergen adalah barisan Cauchy. Jadi kelengkapan adalah satu-satunya arah yang tidak otomatis.

    Teorema 50.1.4

    (a) R\mathbb{R} dengan ∣x−y∣|x-y| lengkap.

    (b) (C[a,b],d∞)(C[a,b],d_\infty) lengkap.

    Bukti. (a) Teorema 29.2.1.

    (b) Barisan Cauchy dalam d∞d_\infty adalah barisan yang seragam Cauchy. Teorema 47.1.7 memberi limit seragam ff, dan ff kontinu menurut Teorema 47.1.6, sehingga f∈C[a,b]f\in C[a,b]. Konvergensi seragam berarti d∞(fn,f)→0d_\infty(f_n,f)\to0 (Proposisi 47.1.3). □\square

    Contoh 50.1.5 (Kelengkapan Bergantung pada Ruang dan Metrik)

    (a) Q\mathbb{Q} dengan ∣x−y∣|x-y| tidak lengkap. Barisan rasional x0=1x_0=1 dan xn+1=12(xn+2xn)x_{n+1}=\tfrac12(x_n+\tfrac2{x_n}) adalah barisan Cauchy di Q\mathbb{Q}, karena konvergen di R\mathbb{R} ke 2\sqrt2 (Latihan 50.1-4). Akan tetapi limitnya tidak terletak di Q\mathbb{Q}.

    (b) (C[0,1],d1)(C[0,1],d_1) tidak lengkap. Untuk n≥2n\geq2, misalkan fn=0f_n=0 pada [0,12][0,\tfrac12], fn(x)=n(x−12)f_n(x)=n(x-\tfrac12) pada [12,12+1n][\tfrac12,\tfrac12+\tfrac1n], dan fn=1f_n=1 pada [12+1n,1][\tfrac12+\tfrac1n,1]. Fungsi-fungsi ini kontinu, dan untuk m,n≥Nm,n\geq N, fnf_n dan fmf_m hanya berbeda pada [12,12+1N][\tfrac12,\tfrac12+\tfrac1N], dengan selisih ≤1\leq1. Jadi d1(fn,fm)≤1Nd_1(f_n,f_m)\leq\tfrac1N, dan barisannya Cauchy.

    Andaikan d1(fn,f)→0d_1(f_n,f)\to0 dengan f∈C[0,1]f\in C[0,1]. Maka ∫01/2∣f∣≤d1(fn,f)→0\int_0^{1/2}|f|\leq d_1(f_n,f)\to0, sehingga f=0f=0 pada [0,12][0,\tfrac12] (Latihan 44.2-4). Untuk δ>0\delta>0 dan n>1δn>\tfrac1\delta, fn=1f_n=1 pada [12+δ,1][\tfrac12+\delta,1], sehingga ∫1/2+δ1∣f−1∣≤d1(fn,f)→0\int_{1/2+\delta}^1|f-1|\leq d_1(f_n,f)\to0, dan f=1f=1 pada [12+δ,1][\tfrac12+\delta,1]. Karena δ\delta sebarang, f=1f=1 pada (12,1](\tfrac12,1]. Akibatnya ff tidak kontinu di 12\tfrac12. Kontradiksi.

    "Limit" yang hilang di sini adalah fungsi tangga. Melengkapi (C[a,b],d1)(C[a,b],d_1) dengan benar menghasilkan ruang fungsi terintegralkan Lebesgue, yang ada di luar cakupan buku ini. Fakta ini dicatat sebagai arah studi, tanpa bukti.

    Unit 43.1 dan 43.2 menjanjikan dua catatan tentang integral Lebesgue. Keduanya dicatat di sini tanpa bukti dan tidak dipakai di buku ini.

    • Kriteria Lebesgue: fungsi terbatas pada [a,b][a,b] terintegralkan Riemann jika dan hanya jika himpunan titik ketidakkontinuannya berukuran nol. Artinya, untuk setiap ε>0\varepsilon>0, himpunan itu dapat ditutup oleh terhitung banyak interval dengan total panjang <ε<\varepsilon. Fungsi Thomae (Contoh 43.2.9) cocok dengan kriteria ini: titik ketidakkontinuannya adalah bilangan rasional, yang terhitung banyaknya, sehingga berukuran nol.
    • Fungsi Dirichlet (Contoh 43.1.13) tidak terintegralkan Riemann, tetapi integral Lebesgue-nya pada [0,1][0,1] adalah 00, karena fungsi itu bernilai 11 hanya pada himpunan terhitung.

    Himpunan Terbuka dan Topologi

    Definisi 50.1.6

    Bola terbuka berpusat xx dengan jari-jari r>0r>0 adalah B(x,r)={y:d(x,y)<r}B(x,r)=\{y:d(x,y)<r\}. U⊆XU\subseteq X terbuka bila untuk setiap x∈Ux\in U ada r>0r>0 dengan B(x,r)⊆UB(x,r)\subseteq U. FF tertutup bila X∖FX\setminus F terbuka.

    Teorema 50.1.7 (Sifat Himpunan Terbuka)

    (a) ∅\varnothing dan XX terbuka.

    (b) Gabungan sebarang keluarga himpunan terbuka adalah terbuka.

    (c) Irisan berhingga banyak himpunan terbuka adalah terbuka.

    (d) Setiap bola terbuka adalah himpunan terbuka.

    (e) FF tertutup jika dan hanya jika FF memuat limit setiap barisan di FF yang konvergen di XX.

    Bukti. (a) Langsung dari definisi.

    (b) Bila xx termuat dalam gabungan, xx termuat dalam salah satu anggotanya UU. Bola yang termuat di UU juga termuat di gabungan.

    (c) Untuk x∈U1∩⋯∩Ukx\in U_1\cap\cdots\cap U_k dengan B(x,ri)⊆UiB(x,r_i)\subseteq U_i, ambil r=min⁡ri>0r=\min r_i>0.

    (d) Untuk y∈B(x,r)y\in B(x,r), ambil s=r−d(x,y)>0s=r-d(x,y)>0. Bila d(y,z)<sd(y,z)<s, maka d(x,z)<rd(x,z)<r menurut (M3).

    (e) (⇒\Rightarrow) Misalkan xn∈Fx_n\in F dan xn→x∉Fx_n\to x\notin F. Ada bola B(x,r)B(x,r) yang lepas dari FF, tetapi xn∈B(x,r)x_n\in B(x,r) untuk nn besar. Kontradiksi. (⇐\Leftarrow) Bila X∖FX\setminus F tidak terbuka, ada x∉Fx\notin F sehingga setiap B(x,1n)B(x,\tfrac1n) memotong FF. Barisan xn∈B(x,1n)∩Fx_n\in B(x,\tfrac1n)\cap F menuju x∉Fx\notin F. Pemilihan xnx_n di sini memakai pilihan terhitung (ACω_\omega, Aksioma 23.3.3), karena tidak ada aturan umum untuk menunjuk titik di ruang metrik sebarang. Di R\mathbb{R}, pilihan itu dapat dihindari, misalnya dengan inf⁡\inf seperti pada Solusi 47.1-5. □\square

    Irisan tak hingga banyak himpunan terbuka tidak harus terbuka: ⋂n(−1n,1n)={0}\bigcap_n(-\tfrac1n,\tfrac1n)=\{0\}.

    Definisi 50.1.8 (Topologi Abstrak)

    Topologi pada himpunan XX adalah keluarga T\mathcal T subhimpunan XX yang memenuhi sifat (a), (b), dan (c) Teorema 50.1.7. Anggota-anggota T\mathcal T disebut himpunan terbuka.

    Setiap metrik menghasilkan topologi. Dua metrik berbeda dapat menghasilkan topologi yang sama (Latihan 50.1-3). Ada juga topologi yang tidak berasal dari metrik mana pun, misalnya T={∅,X}\mathcal T=\{\varnothing,X\} pada XX dengan dua titik atau lebih. Pada ruang metrik, dua titik berbeda selalu dapat dipisahkan oleh bola-bola lepas dengan jari-jari d(x,y)2\tfrac{d(x,y)}2, sedangkan pada topologi ini satu-satunya himpunan terbuka yang memuat suatu titik adalah XX. Pemisahan semacam ini mulai dari topologi abstrak.

    Teorema 50.1.9 (Kontinuitas dengan Himpunan Terbuka)

    Untuk f:(X,d)→(Y,e)f:(X,d)\to(Y,e), pernyataan berikut setara:

    (i) untuk setiap x∈Xx\in X dan ε>0\varepsilon>0, ada δ>0\delta>0 dengan e(f(x),f(y))<εe(f(x),f(y))<\varepsilon bila d(x,y)<δd(x,y)<\delta;

    (ii) untuk setiap V⊆YV\subseteq Y yang terbuka, f−1[V]f^{-1}[V] terbuka di XX.

    Bukti. (i)⇒\Rightarrow(ii): misalkan x∈f−1[V]x\in f^{-1}[V]. Ada ε\varepsilon dengan B(f(x),ε)⊆VB(f(x),\varepsilon)\subseteq V, dan δ\delta dari (i) memberi B(x,δ)⊆f−1[V]B(x,\delta)\subseteq f^{-1}[V].

    (ii)⇒\Rightarrow(i): V=B(f(x),ε)V=B(f(x),\varepsilon) terbuka (Teorema 50.1.7(d)), sehingga f−1[V]f^{-1}[V] terbuka dan memuat xx. Jadi ada δ\delta dengan B(x,δ)⊆f−1[V]B(x,\delta)\subseteq f^{-1}[V]. □\square

    Rumusan (ii) tidak menyebut jarak sama sekali, sehingga dapat dipakai sebagai definisi kontinuitas antara ruang topologi sebarang. Inilah alasan topologi abstrak menjadi bahasa umum kontinuitas.

    Kekompakan

    Definisi 50.1.10

    K⊆XK\subseteq X kompak barisan bila setiap barisan di KK mempunyai subbarisan yang konvergen ke suatu titik KK.

    Teorema 50.1.11 (Kekompakan di Rn\mathbb{R}^n)

    Di (Rn,d2)(\mathbb{R}^n,d_2), himpunan yang tertutup dan terbatas kompak barisan.

    Bukti. Untuk v∈Rnv\in\mathbb{R}^n, ∣vi∣≤∥v∥≤∑j∣vj∣|v_i|\leq\|v\|\leq\sum_j|v_j|. Jadi barisan konvergen dalam d2d_2 jika dan hanya jika setiap koordinatnya konvergen. Misalkan (x(k))(x^{(k)}) terbatas. Teorema 28.2.3 memberi subbarisan yang koordinat pertamanya konvergen. Dari subbarisan itu, ambil subbarisan lagi yang koordinat keduanya konvergen. Koordinat pertama tetap konvergen menurut Teorema 28.1.5. Setelah nn langkah, yang berhingga banyaknya, semua koordinat konvergen. Limitnya terletak di KK, karena KK tertutup (Teorema 50.1.7(e), arah ⇒\Rightarrow, yang tidak memakai pilihan). □\square

    Contoh 50.1.12 (Tertutup dan Terbatas tetapi Tidak Kompak)

    Di (C[0,1],d∞)(C[0,1],d_\infty), bola tertutup {f:d∞(f,0)≤1}\{f:d_\infty(f,0)\leq1\} terbatas, dan juga tertutup menurut Teorema 50.1.7(e). Bila ∣fn∣≤1|f_n|\leq1 dan fn→ff_n\to f seragam, maka ∣f(x)∣=lim⁡∣fn(x)∣≤1|f(x)|=\lim|f_n(x)|\leq1 di setiap titik. Akan tetapi bola itu tidak kompak barisan. Barisan fn(x)=xnf_n(x)=x^n termuat di dalamnya. Andaikan suatu subbarisan fnk→gf_{n_k}\to g dalam d∞d_\infty. Konvergensi seragam mengakibatkan konvergensi titik demi titik, sehingga g(x)=0g(x)=0 untuk x<1x<1 dan g(1)=1g(1)=1 (Contoh 47.1.4). Fungsi itu tidak kontinu, sehingga bertentangan dengan g∈C[0,1]g\in C[0,1], yang dijamin Teorema 50.1.4(b).

    Jadi teorema Heine–Borel, yang menyatakan "tertutup dan terbatas setara dengan kompak", adalah sifat Rn\mathbb{R}^n, bukan sifat ruang metrik umum. Ruang fungsi memerlukan syarat tambahan, misalnya kesekontinuan, yang dipelajari dalam analisis fungsional. Hal ini dicatat sebagai arah studi.

    Unit 28.2 menjanjikan catatan tentang kekompakan dalam arti selimut terbuka. Menurut definisi itu, KK kompak bila setiap keluarga himpunan terbuka yang gabungannya memuat KK mempunyai subkeluarga berhingga yang gabungannya juga memuat KK. Definisi ini hanya memakai himpunan terbuka, sehingga berlaku di ruang topologi sebarang. Di ruang metrik, definisi ini setara dengan kekompakan barisan. Di Rn\mathbb{R}^n, keduanya setara dengan "tertutup dan terbatas", yaitu teorema Heine–Borel. Kesetaraan-kesetaraan ini dicatat tanpa bukti sebagai arah studi. Sebagian buktinya memerlukan bentuk lemah aksioma pilihan, seperti yang sudah terlihat pada Teorema 28.2.7.

    Titik Tetap Banach

    Teorema 50.1.13 (Banach)

    Misalkan (X,d)(X,d) lengkap, dan T:X→XT:X\to X memenuhi d(Tx,Ty)≤q d(x,y)d(Tx,Ty)\leq q\,d(x,y) dengan 0≤q<10\leq q<1. Maka TT mempunyai tepat satu titik tetap x∗x^\ast. Untuk setiap x0x_0, barisan xn+1=Txnx_{n+1}=Tx_n konvergen ke x∗x^\ast, dengan

    d(xn,x∗)≤qn1−q d(x1,x0).d(x_n,x^\ast)\leq\frac{q^n}{1-q}\,d(x_1,x_0).

    Bukti. Induksi memberi d(xk+1,xk)≤qkd(x1,x0)d(x_{k+1},x_k)\leq q^kd(x_1,x_0). Untuk m>nm>n, (M3) memberi

    d(xm,xn)≤∑k=nm−1qkd(x1,x0)<qn1−qd(x1,x0).d(x_m,x_n)\leq\sum_{k=n}^{m-1}q^kd(x_1,x_0)<\frac{q^n}{1-q}d(x_1,x_0).

    Jadi (xn)(x_n) barisan Cauchy, dan konvergen ke suatu x∗x^\ast karena XX lengkap. TT kontinu, karena Lipschitz, sehingga Tx∗=lim⁡Txn=lim⁡xn+1=x∗Tx^\ast=\lim Tx_n=\lim x_{n+1}=x^\ast. Untuk taksiran galat, ambil m→∞m\to\infty. Ketunggalan: bila Tx=xTx=x dan Ty=yTy=y, maka d(x,y)≤q d(x,y)d(x,y)\leq q\,d(x,y), sehingga d(x,y)=0d(x,y)=0. □\square

    Ini perluasan Teorema 29.2.4 (barisan kontraktif) ke ruang metrik lengkap sebarang. Seluruh barisannya dibangun dengan rekursi dari satu x0x_0, tanpa pilihan.

    Contoh 50.1.14 (Iterasi Picard Menghasilkan exp⁡\exp)

    Misalkan X=C[0,12]X=C[0,\tfrac12] dengan d∞d_\infty, yang lengkap menurut Teorema 50.1.4(b). Tetapkan

    (Ty)(x)=1+∫0xy(t) dt.(Ty)(x)=1+\int_0^xy(t)\,dt.

    TyTy kontinu menurut Teorema 45.1.2, sehingga T:X→XT:X\to X. Untuk y,z∈Xy,z\in X dan x∈[0,12]x\in[0,\tfrac12]: ∣(Ty)(x)−(Tz)(x)∣≤∫0x∣y−z∣≤12d∞(y,z)|(Ty)(x)-(Tz)(x)|\leq\int_0^x|y-z|\leq\tfrac12d_\infty(y,z). Jadi q=12q=\tfrac12.

    Titik tetap y∗y^\ast memenuhi y∗(x)=1+∫0xy∗y^\ast(x)=1+\int_0^xy^\ast. Teorema 45.1.3 memberi (y∗)′=y∗(y^\ast)'=y^\ast dan y∗(0)=1y^\ast(0)=1. Menurut Contoh 48.2.8, y∗=exp⁡y^\ast=\exp pada [0,12][0,\tfrac12].

    Iterasi dari y0=1y_0=1 memberi y1=1+xy_1=1+x, y2=1+x+x22y_2=1+x+\tfrac{x^2}2, dan secara umum yn=∑k=0nxkk!y_n=\sum_{k=0}^n\tfrac{x^k}{k!}. Ini dibuktikan dengan induksi: ∫0xtkk! dt=xk+1(k+1)!\int_0^x\tfrac{t^k}{k!}\,dt=\tfrac{x^{k+1}}{(k+1)!}. Jadi iterasi Picard menghasilkan kembali jumlah parsial deret exp⁡\exp. Taksiran Banach memberi d∞(yn,exp⁡)≤(1/2)n1/2⋅d∞(y1,y0)=(1/2)n1/2⋅12=2−nd_\infty(y_n,\exp)\leq\tfrac{(1/2)^n}{1/2}\cdot d_\infty(y_1,y_0)=\tfrac{(1/2)^n}{1/2}\cdot\tfrac12=2^{-n}. Ini benar tetapi kasar. Taksiran Lagrange (Contoh 49.1.4) memberi ≤e1/2(1/2)n+1(n+1)!\leq e^{1/2}\tfrac{(1/2)^{n+1}}{(n+1)!}, yang jauh lebih kecil. Teorema umum membayar keumumannya dengan ketajaman.

    Latihan

    Latihan 50.1-1. Buktikan bahwa metrik diskret memenuhi (M1)–(M3). Tentukan barisan mana yang konvergen dalam metrik itu, dan buktikan bahwa setiap subhimpunan terbuka.

    Latihan 50.1-2. Dalam C[0,1]C[0,1], hitung d∞(x,x2)d_\infty(x,x^2) dan d1(x,x2)d_1(x,x^2).

    Latihan 50.1-3. Buktikan bahwa ρ(x,y)=∣x−y∣1+∣x−y∣\rho(x,y)=\tfrac{|x-y|}{1+|x-y|} adalah metrik pada R\mathbb{R}, dengan barisan konvergen dan himpunan terbuka yang sama seperti ∣x−y∣|x-y|. Buktikan bahwa R\mathbb{R} terbatas dalam ρ\rho tetapi tetap lengkap.

    Latihan 50.1-4. Untuk x0=1x_0=1 dan xn+1=12(xn+2xn)x_{n+1}=\tfrac12(x_n+\tfrac2{x_n}), buktikan bahwa xn∈Qx_n\in\mathbb{Q}, xn≥2x_n\geq\sqrt2 untuk n≥1n\geq1, dan xn+1−2=(xn−2)22xnx_{n+1}-\sqrt2=\tfrac{(x_n-\sqrt2)^2}{2x_n}. Simpulkan bahwa (xn)(x_n) barisan Cauchy di Q\mathbb{Q} tanpa limit di Q\mathbb{Q}.

    Latihan 50.1-5. Buktikan bahwa barisan fn(x)=xnf_n(x)=x^n di C[0,1]C[0,1] tidak Cauchy dalam d∞d_\infty. Tunjukkan bahwa d∞(fn,f2n)=14d_\infty(f_n,f_{2n})=\tfrac14 untuk setiap n≥1n\geq1.

    Latihan 50.1-6. Untuk barisan fnf_n pada Contoh 50.1.5(b), hitung d1(fn,f2n)d_1(f_n,f_{2n}) secara tepat.

    Latihan 50.1-7. Untuk f(x)=x2f(x)=x^2 pada R\mathbb{R}, tentukan f−1[(1,4)]f^{-1}[(1,4)], dan periksa bahwa himpunan itu terbuka. Beri contoh fungsi kontinu gg dan himpunan terbuka UU sehingga g[U]g[U] tidak terbuka.

    Latihan 50.1-8. Pada C[0,12]C[0,\tfrac12] dengan d∞d_\infty, misalkan (Ty)(x)=1+∫0x2t y(t) dt(Ty)(x)=1+\int_0^x2t\,y(t)\,dt. Buktikan bahwa TT kontraksi dengan q=14q=\tfrac14, hitung y1y_1 dan y2y_2 dari y0=1y_0=1, dan tentukan titik tetapnya.

    Solusi

    Solusi 50.1-1. (M1) dan (M2) jelas. (M3): bila x≠zx\ne z, maka y≠xy\ne x atau y≠zy\ne z, sehingga ruas kanan ≥1=d(x,z)\geq1=d(x,z). Bila x=zx=z, ruas kiri 00. xn→xx_n\to x jika dan hanya jika d(xn,x)<12d(x_n,x)<\tfrac12 untuk nn besar, yaitu xn=xx_n=x sejak suatu indeks. Jadi yang konvergen tepat barisan yang akhirnya konstan. Setiap UU terbuka, karena B(x,12)={x}⊆UB(x,\tfrac12)=\{x\}\subseteq U untuk setiap x∈Ux\in U. □\square

    Solusi 50.1-2. x−x2≥0x-x^2\geq0 pada [0,1][0,1], dengan maksimum di x=12x=\tfrac12, sehingga d∞=14d_\infty=\tfrac14. d1=∫01(x−x2) dx=12−13=16d_1=\int_0^1(x-x^2)\,dx=\tfrac12-\tfrac13=\tfrac16. □\square

    Solusi 50.1-3. Misalkan ϕ(s)=s1+s=1−11+s\phi(s)=\tfrac s{1+s}=1-\tfrac1{1+s}, yang naik pada [0,∞)[0,\infty). Fungsi ini juga subaditif: ϕ(a+b)≤ϕ(a)+ϕ(b)\phi(a+b)\leq\phi(a)+\phi(b), karena a+b1+a+b=a1+a+b+b1+a+b≤a1+a+b1+b\tfrac{a+b}{1+a+b}=\tfrac a{1+a+b}+\tfrac b{1+a+b}\leq\tfrac a{1+a}+\tfrac b{1+b}. Maka ρ(x,z)=ϕ(∣x−z∣)≤ϕ(∣x−y∣+∣y−z∣)≤ρ(x,y)+ρ(y,z)\rho(x,z)=\phi(|x-z|)\leq\phi(|x-y|+|y-z|)\leq\rho(x,y)+\rho(y,z). (M1) dan (M2) jelas. Karena ϕ\phi naik, kontinu, ϕ(0)=0\phi(0)=0, dan ϕ(s)≤s\phi(s)\leq s, diperoleh ρ≤∣x−y∣\rho\leq|x-y|. Untuk r<1r<1, ρ<r\rho<r setara dengan ∣x−y∣<r1−r|x-y|<\tfrac r{1-r}. Jadi bola kedua metrik saling memuat dengan jari-jari yang sesuai, himpunan terbukanya sama, dan barisan konvergennya sama. ρ<1\rho<1, sehingga R\mathbb{R} terbatas dalam ρ\rho. Barisan ρ\rho-Cauchy adalah barisan ∣⋅∣|\cdot|-Cauchy, karena ∣x−y∣=ρ1−ρ|x-y|=\tfrac\rho{1-\rho} dan ρ1−ρ→0\tfrac\rho{1-\rho}\to0 bila ρ→0\rho\to0. Jadi barisan itu konvergen menurut Teorema 29.2.1, dan juga dalam ρ\rho. Jadi ketakterbatasan bukan sifat topologis. □\square

    Solusi 50.1-4. Induksi: bila xn∈Q>0x_n\in\mathbb{Q}_{>0}, maka xn+1∈Q>0x_{n+1}\in\mathbb{Q}_{>0}. Juga

    xn+1−2=xn2−22xn+22xn=(xn−2)22xn≥0.x_{n+1}-\sqrt2=\frac{x_n^2-2\sqrt2x_n+2}{2x_n}=\frac{(x_n-\sqrt2)^2}{2x_n}\geq0.

    Untuk n≥1n\geq1, xn≥2>1x_n\geq\sqrt2>1, sehingga 0≤xn+1−2≤(xn−2)22≤xn−220\leq x_{n+1}-\sqrt2\leq\tfrac{(x_n-\sqrt2)^2}2\leq\tfrac{x_n-\sqrt2}2, karena xn−2≤x1−2<1x_n-\sqrt2\leq x_1-\sqrt2<1. Jadi xn→2x_n\to\sqrt2 di R\mathbb{R}, dan barisan itu Cauchy, dengan jarak yang sama di Q\mathbb{Q}. Andaikan xn→q∈Qx_n\to q\in\mathbb{Q}. Ketunggalan limit di R\mathbb{R} memberi q=2q=\sqrt2, padahal 2\sqrt2 irasional (Bab 11). Nilainya: x1=32x_1=\tfrac32, x2=1712x_2=\tfrac{17}{12}, x3=577408≈1,4142157x_3=\tfrac{577}{408}\approx1{,}4142157. □\square

    Solusi 50.1-5. d∞(fn,f2n)=max⁡[0,1](xn−x2n)d_\infty(f_n,f_{2n})=\max_{[0,1]}(x^n-x^{2n}). Dengan u=xn∈[0,1]u=x^n\in[0,1], nilai maksimum u−u2u-u^2 adalah 14\tfrac14, di u=12u=\tfrac12. Jadi untuk setiap NN ada m=2n>n≥Nm=2n>n\geq N dengan jarak 14\tfrac14. Barisan itu tidak Cauchy. Ini sejalan dengan Contoh 50.1.12. □\square

    Solusi 50.1-6. Pada [12,12+12n][\tfrac12,\tfrac12+\tfrac1{2n}]: f2n−fn=2n(x−12)−n(x−12)=n(x−12)f_{2n}-f_n=2n(x-\tfrac12)-n(x-\tfrac12)=n(x-\tfrac12). Pada [12+12n,12+1n][\tfrac12+\tfrac1{2n},\tfrac12+\tfrac1n]: f2n−fn=1−n(x−12)f_{2n}-f_n=1-n(x-\tfrac12). Di tempat lain selisihnya 00. Dengan u=x−12u=x-\tfrac12:

    d1=∫01/(2n)nu du+∫1/(2n)1/n(1−nu) du=18n+(12n−38n)=14n.d_1=\int_0^{1/(2n)}nu\,du+\int_{1/(2n)}^{1/n}(1-nu)\,du=\frac1{8n}+\Bigl(\frac1{2n}-\frac{3}{8n}\Bigr)=\frac1{4n}.

    Ini sejalan dengan batas 1N\tfrac1N di Contoh 50.1.5(b). □\square

    Solusi 50.1-7. 1<x2<41<x^2<4 jika dan hanya jika 1<∣x∣<21<|x|<2. Jadi prapetanya (−2,−1)∪(1,2)(-2,-1)\cup(1,2), gabungan dua interval terbuka, sehingga terbuka. Peta himpunan terbuka tidak harus terbuka: g(x)=x2g(x)=x^2 dan U=(−1,1)U=(-1,1) memberi g[U]=[0,1)g[U]=[0,1), yang tidak terbuka, karena tidak ada bola di sekitar 00 yang termuat di dalamnya. Kontinuitas adalah sifat prapeta, bukan sifat peta. □\square

    Solusi 50.1-8. ∣(Ty)(x)−(Tz)(x)∣≤∫0x2t ∣y−z∣ dt≤x2d∞(y,z)≤14d∞(y,z)|(Ty)(x)-(Tz)(x)|\leq\int_0^x2t\,|y-z|\,dt\leq x^2d_\infty(y,z)\leq\tfrac14d_\infty(y,z) untuk x≤12x\leq\tfrac12. Iterasinya: y1=1+x2y_1=1+x^2 dan y2=1+∫0x2t(1+t2) dt=1+x2+x42y_2=1+\int_0^x2t(1+t^2)\,dt=1+x^2+\tfrac{x^4}2. Secara umum yn=∑k≤nx2kk!y_n=\sum_{k\leq n}\tfrac{x^{2k}}{k!}. Titik tetapnya memenuhi y′=2xyy'=2xy dan y(0)=1y(0)=1. y=exp⁡(x2)y=\exp(x^2) memenuhi syarat itu menurut aturan rantai. Ketunggalan titik tetap Banach memberi y∗=exp⁡(x2)y^\ast=\exp(x^2) pada [0,12][0,\tfrac12]. □\square

    Ringkasan

    Ruang metrik memisahkan tiga sifat jarak yang dipakai di seluruh analisis: kepositifan, kesimetrian, dan ketaksamaan segitiga. Definisi limit, barisan Cauchy, kelengkapan, dan kontinuitas berlaku tanpa perubahan. (C[a,b],d∞)(C[a,b],d_\infty) lengkap, karena limit seragam fungsi kontinu kontinu. (C[0,1],d1)(C[0,1],d_1) dan Q\mathbb{Q} tidak lengkap. Himpunan terbuka memenuhi tiga aksioma, dan aksioma itu adalah definisi topologi abstrak. Kontinuitas setara dengan "prapeta himpunan terbuka terbuka", rumusan yang tidak memerlukan jarak. Di Rn\mathbb{R}^n, tertutup dan terbatas mengakibatkan kompak, tetapi di C[0,1]C[0,1] tidak: barisan xnx^n tidak mempunyai subbarisan yang konvergen seragam. Teorema titik tetap Banach menghasilkan exp⁡\exp sebagai limit iterasi Picard. Teori ukuran Lebesgue, kesekontinuan, dan analisis fungsional disebut sebagai arah studi lanjutan, tanpa klaim yang dibuktikan di sini.

    50.2 Sintesis Akhir: Menghubungkan Analisis Teoretis dengan Pemodelan Komputasi Modern

    Unit terakhir ini tidak memperkenalkan cabang baru. Unit ini menunjukkan bagaimana teorema-teorema buku ini menjadi jaminan bagi perhitungan. Setiap perhitungan numerik yang dapat dipercaya mempunyai dua bagian: algoritme yang menghasilkan bilangan, dan teorema yang membatasi seberapa jauh bilangan itu dari nilai sebenarnya. Bagian kedua adalah wilayah analisis. Unit ini merumuskan hubungan itu secara tepat, membuktikan tiga jaminan baru yang khas pemodelan komputasi, dan menelusuri setiap alat kembali ke bab tempat dasarnya diletakkan.

    Ketiga jaminan itu adalah:

    • galat aturan trapesium;
    • konvergensi kuadratik metode Newton;
    • galat metode Euler.

    Bagian implementasi adalah model hipotetis yang dapat dibuktikan. Bagian itu bukan klaim tentang perangkat lunak, perangkat keras, atau standar tertentu.

    Prasyarat: seluruh buku, terutama Bab 27, 37, 41, 44–45, dan 49.

    Spesifikasi: Bilangan Real sebagai Limit yang Dapat Dihitung

    Definisi 50.2.1 (Hampiran Terjamin)

    Hampiran terjamin untuk bilangan real xx adalah aturan yang, untuk setiap rasional ε>0\varepsilon>0, menghasilkan rasional qεq_\varepsilon dengan ∣qε−x∣≤ε|q_\varepsilon-x|\leq\varepsilon.

    Definisi ini adalah definisi limit (Bab 25) yang dibaca sebagai kontrak. Barisan sn→xs_n\to x dengan N(ε)N(\varepsilon) eksplisit memberi hampiran terjamin qε=sN(ε)q_\varepsilon=s_{N(\varepsilon)}, asal setiap sns_n rasional dan dapat dihitung. Contoh dari buku ini:

    • ee: EnE_n dengan N(ε)N(\varepsilon) terkecil yang memenuhi 1N! N≤ε\tfrac1{N!\,N}\leq\varepsilon (Teorema 27.3.9);
    • ln⁡2\ln2: Latihan 48.2-3, dengan sisa ≤94⋅3−(2N+3)2N+3\leq\tfrac94\cdot\tfrac{3^{-(2N+3)}}{2N+3};
    • π\pi: Teorema 49.2.8, dengan dua jumlah parsial berurutan yang mengapit nilai;
    • 2\sqrt2: iterasi Newton (Latihan 50.1-4), atau bagi dua.

    Aksioma supremum menjamin bahwa bilangan-bilangan ini ada. Hampiran terjamin menjamin bahwa bilangan-bilangan itu dapat diketahui sampai ketelitian berapa pun. Kedua hal ini berbeda. Bukti keberadaan lewat supremum, misalnya Teorema 37.2.1, tidak dengan sendirinya memberi algoritme. Pemeriksaan tanda bilangan real yang hanya diketahui lewat hampiran juga dapat tidak pernah selesai bila bilangannya 00. Fakta terakhir ini adalah hasil analisis komputabel, yang dicatat tanpa bukti dan tidak dipakai.

    Integrasi Numerik: Aturan Trapesium

    Teorema 50.2.2 (Galat Trapesium)

    Misalkan ff terdiferensialkan dua kali pada [a,b][a,b], dengan f′′f'' kontinu dan ∣f′′∣≤M|f''|\leq M. Untuk h=b−anh=\tfrac{b-a}n dan xi=a+ihx_i=a+ih, tetapkan

    Tn=h[f(a)+f(b)2+∑i=1n−1f(xi)].T_n=h\Bigl[\frac{f(a)+f(b)}2+\sum_{i=1}^{n-1}f(x_i)\Bigr].

    Maka

    ∣∫abf−Tn∣≤(b−a)h2M12.\Bigl|\int_a^bf-T_n\Bigr|\leq\frac{(b-a)h^2M}{12}.

    Bila f′′≥0f''\geq0, maka Tn≥∫abfT_n\geq\int_a^bf.

    Bukti. Tetapkan satu subinterval, dan tulis g(s)=f(xi−1+s)g(s)=f(x_{i-1}+s) untuk s∈[0,h]s\in[0,h]. Misalkan v(s)=s(s−h)2v(s)=\tfrac{s(s-h)}2, sehingga v′=s−h2v'=s-\tfrac h2, v′′=1v''=1, dan v(0)=v(h)=0v(0)=v(h)=0. Integrasi parsial dua kali (Teorema 45.3.1) memberi

    ∫0hg=∫0hg v′′=[g v′]0h−∫0hg′v′=h2(g(0)+g(h))−([g′v]0h−∫0hg′′v).\int_0^hg=\int_0^hg\,v''=\bigl[g\,v'\bigr]_0^h-\int_0^hg'v'=\frac h2\bigl(g(0)+g(h)\bigr)-\Bigl(\bigl[g'v\bigr]_0^h-\int_0^hg''v\Bigr).

    Karena v(0)=v(h)=0v(0)=v(h)=0,

    Ei:=∫xi−1xif−h2(f(xi−1)+f(xi))=∫0hs(s−h)2 g′′(s) ds.E_i:=\int_{x_{i-1}}^{x_i}f-\frac h2\bigl(f(x_{i-1})+f(x_i)\bigr)=\int_0^h\frac{s(s-h)}2\,g''(s)\,ds.

    Karena s(s−h)≤0s(s-h)\leq0 pada [0,h][0,h], ∣Ei∣≤M∫0hs(h−s)2 ds=Mh312|E_i|\leq M\int_0^h\tfrac{s(h-s)}2\,ds=M\tfrac{h^3}{12}. Bila g′′≥0g''\geq0, maka Ei≤0E_i\leq0. Jumlahkan nn subinterval dengan aditivitas: ∣∑Ei∣≤nh3M12=(b−a)h2M12|\sum E_i|\leq\tfrac{nh^3M}{12}=\tfrac{(b-a)h^2M}{12}. □\square

    Contoh 50.2.3

    ∫01ex dx=e−1\int_0^1e^x\,dx=e-1 dengan n=10n=10. Dengan q=e0,1q=e^{0{,}1}, ∑i=09qi=e−1q−1≈16,337994\sum_{i=0}^9q^i=\tfrac{e-1}{q-1}\approx16{,}337994. Jadi jumlah Darboux bawahnya L10≈1,6337994L_{10}\approx1{,}6337994, dan jumlah atasnya U10=L10+e−110≈1,8056276U_{10}=L_{10}+\tfrac{e-1}{10}\approx1{,}8056276 (Teorema 44.1.3). Untuk fungsi naik, Tn=Ln+Un2T_n=\tfrac{L_n+U_n}2, sehingga T10≈1,7197135T_{10}\approx1{,}7197135. Galat sebenarnya ≈0,0014317\approx0{,}0014317.

    Teorema 50.2.2 dengan 1≤f′′≤e1\leq f''\leq e pada [0,1][0,1] memberi batas atas e1200≈0,00227\tfrac e{1200}\approx0{,}00227. Rumus EiE_i juga memberi batas bawah 11200≈0,00083\tfrac1{1200}\approx0{,}00083. Galat sebenarnya terletak di antara keduanya. Galat jumlah Darboux, ≈0,085\approx0{,}085, berorde hh, sedangkan galat trapesium berorde h2h^2.

    Persamaan Tak Linear: Metode Newton

    Teorema 50.2.4 (Konvergensi Kuadratik Newton)

    Misalkan f(r)=0f(r)=0, dan pada I=[r−δ,r+δ]I=[r-\delta,r+\delta], ff terdiferensialkan dua kali dengan ∣f′∣≥m>0|f'|\geq m>0 dan ∣f′′∣≤M|f''|\leq M. Tulis K=M2mK=\tfrac M{2m}, dan misalkan Kδ≤12K\delta\leq\tfrac12. Untuk x0∈Ix_0\in I, iterasi

    xn+1=xn−f(xn)f′(xn)x_{n+1}=x_n-\frac{f(x_n)}{f'(x_n)}

    tetap di II dan memenuhi

    ∣xn+1−r∣≤K∣xn−r∣2≤12∣xn−r∣.|x_{n+1}-r|\leq K|x_n-r|^2\leq\tfrac12|x_n-r|.

    Jadi xn→rx_n\to r, dan banyaknya digit yang benar kira-kira berlipat dua pada setiap langkah.

    Bukti. Misalkan xn∈Ix_n\in I. Teorema 49.1.2 dengan n=1n=1 di pusat xnx_n memberi 0=f(r)=f(xn)+f′(xn)(r−xn)+f′′(ξ)2(r−xn)20=f(r)=f(x_n)+f'(x_n)(r-x_n)+\tfrac{f''(\xi)}2(r-x_n)^2, dengan ξ\xi di antara xnx_n dan rr, sehingga ξ∈I\xi\in I. Bagi dengan f′(xn)≠0f'(x_n)\ne0, lalu susun ulang:

    xn+1−r=f′′(ξ)2f′(xn)(xn−r)2.x_{n+1}-r=\frac{f''(\xi)}{2f'(x_n)}(x_n-r)^2.

    Jadi ∣xn+1−r∣≤K∣xn−r∣2≤Kδ∣xn−r∣≤12∣xn−r∣≤δ|x_{n+1}-r|\leq K|x_n-r|^2\leq K\delta|x_n-r|\leq\tfrac12|x_n-r|\leq\delta, sehingga xn+1∈Ix_{n+1}\in I. Induksi menyelesaikan bukti. □\square

    Contoh 50.2.5 (2\sqrt2)

    Misalkan f(x)=x2−2f(x)=x^2-2, r=2r=\sqrt2, dan δ=0,4\delta=0{,}4. Pada I⊆[1,01; 1,82]I\subseteq[1{,}01;\,1{,}82], m=2,02m=2{,}02 dan M=2M=2, sehingga K≈0,495K\approx0{,}495 dan Kδ≈0,198≤12K\delta\approx0{,}198\leq\tfrac12. Iterasinya adalah xn+1=12(xn+2xn)x_{n+1}=\tfrac12(x_n+\tfrac2{x_n}), yaitu rumus Latihan 50.1-4. Dari x0=1,5x_0=1{,}5:

    x1=1712≈1,4166667,x2=577408≈1,4142157,x3=665857470832≈1,4142135624.x_1=\tfrac{17}{12}\approx1{,}4166667,\quad x_2=\tfrac{577}{408}\approx1{,}4142157,\quad x_3=\tfrac{665857}{470832}\approx1{,}4142135624.

    Galatnya kira-kira 8,6⋅10−28{,}6\cdot10^{-2}, 2,5⋅10−32{,}5\cdot10^{-3}, 2,1⋅10−62{,}1\cdot10^{-6}, dan 1,6⋅10−121{,}6\cdot10^{-12}. Rumus tepat xn+1−r=(xn−r)22xnx_{n+1}-r=\tfrac{(x_n-r)^2}{2x_n} menjelaskan pola itu: eksponen galat kira-kira berlipat dua.

    Hipotesis f′(r)≠0f'(r)\ne0 diperlukan. Latihan 50.2-4 memberi contoh tempat Newton menjauh dari akar.

    Persamaan Diferensial: Metode Euler

    Proposisi 50.2.6 (Euler untuk y′=yy'=y)

    Metode Euler dengan langkah h=1nh=\tfrac1n untuk y′=yy'=y, y(0)=1y(0)=1, yaitu yk+1=yk+hyky_{k+1}=y_k+hy_k, menghasilkan yn=(1+1n)ny_n=\bigl(1+\tfrac1n\bigr)^n di t=1t=1, dan

    0<e−yn<en.0<e-y_n<\frac en.

    Bukti. yk+1=(1+h)yky_{k+1}=(1+h)y_k, sehingga yn=(1+1n)n=any_n=(1+\tfrac1n)^n=a_n, dengan notasi Teorema 27.3.3. Teorema itu memberi an<e<bn=an(1+1n)a_n<e<b_n=a_n(1+\tfrac1n), sehingga 0<e−an<ann<en0<e-a_n<\tfrac{a_n}n<\tfrac en. □\square

    Euler berorde satu: galatnya kira-kira berbanding lurus dengan hh. Untuk n=10n=10: 1,110≈2,59374251{,}1^{10}\approx2{,}5937425, dengan galat ≈0,1245\approx0{,}1245. Sepuluh suku Taylor, yaitu polinomial berderajat 99, memberi galat <3,1⋅10−7<3{,}1\cdot10^{-7} (Contoh 27.3.10). Contoh 50.1.14 memperlihatkan jalan ketiga, yaitu iterasi Picard, yang menghasilkan polinomial Taylor yang sama. Ketiga metode menghampiri bilangan yang sama, ee, dan teorema yang berbeda memberi batas galat yang berbeda.

    Representasi Bilangan

    Proposisi 50.2.7 (Bilangan Diadik)

    Misalkan D={m2k:m∈Z, k∈N}\mathbb{D}=\{\tfrac m{2^k}:m\in\mathbb{Z},\,k\in\mathbb{N}\}.

    (a) D\mathbb{D} rapat di R\mathbb{R}: setiap interval (a,b)(a,b) dengan a<ba<b memuat anggota D\mathbb{D}.

    (b) 110∉D\tfrac1{10}\notin\mathbb{D}.

    Bukti. (a) Pilih kk dengan 2−k<b−a2^{-k}<b-a. Pilihan ini mungkin karena 2k≥k+12^k\geq k+1 tak terbatas (Bernoulli), dan kk dapat diambil sebagai yang terkecil. Misalkan m=⌊2ka⌋+1m=\lfloor2^ka\rfloor+1. Maka a<m2k≤a+2−k<ba<\tfrac m{2^k}\leq a+2^{-k}<b.

    (b) Bila 110=m2k\tfrac1{10}=\tfrac m{2^k}, maka 2k=10m2^k=10m, sehingga 5∣2k5\mid2^k. Ini mustahil, karena faktorisasi prima 2k2^k hanya memuat 22. □\square

    Aritmetika biner dengan banyak digit terbatas hanya memuat anggota D\mathbb{D} yang berhingga banyaknya. Jadi bilangan sesederhana 0,10{,}1 sudah dibulatkan sebelum perhitungan dimulai. Kerapatan (a) menjamin bahwa pembulatan itu dapat dibuat sekecil apa pun dengan menambah digit. Jarak itu tidak pernah nol. Inilah alasan buku ini membedakan galat pemotongan, yang dibatasi teorema, dari galat pembulatan, yang memerlukan analisis tersendiri (Unit 49.2).

    Peta Sintesis

    Setiap alat komputasi di atas bersandar pada rantai hasil buku ini. Rantai itu ditelusuri di sini sebagai ringkasan logis, bukan klaim baru.

    1. Bilangan real dan kelengkapan. Bagian II–III (Bab 8–19), aksioma lapangan, urutan, dan supremum, memberi keberadaan 2\sqrt2, ee, dan π\pi.
    2. Keterhitungan dan pilihan. Bab 20–23: Q\mathbb{Q} dan D\mathbb{D} terhitung, sedangkan R\mathbb{R} tidak. Hanya terhitung banyak bilangan yang mempunyai algoritme hampiran, karena algoritme adalah teks hingga. Fakta terakhir ini dicatat tanpa bukti dan tidak dipakai. Pemakaian ACω_\omega selalu diberi label.
    3. Barisan dan deret. Bagian V–VI (Bab 24–33): N(ε)N(\varepsilon), Cauchy, deret, dan taksiran sisa menjadi spesifikasi hampiran terjamin.
    4. Kontinuitas. Bab 34–38: nilai antara menjadi metode bagi dua, dan kontinuitas seragam menjadi syarat keterintegralan.
    5. Turunan. Bab 39–42: teorema nilai rata-rata menjadi dasar Newton dan galat Taylor.
    6. Integral. Bab 43–46: jumlah Darboux, teorema dasar kalkulus, dan integrasi parsial menghasilkan galat trapesium.
    7. Deret fungsi. Bab 47–49: uji M, deret kuasa, dan Taylor–Lagrange menghasilkan model kalkulator dan perhitungan π\pi.
    8. Ruang metrik. Bab 50: titik tetap Banach menyatukan Newton, Picard, dan barisan kontraktif dalam satu teorema.

    Arah studi sesudah buku ini, yang disebut tanpa klaim yang dibuktikan di sini:

    • integral Lebesgue, yang melengkapi (C[a,b],d1)(C[a,b],d_1);
    • analisis kompleks, tempat deret kuasa paling alami;
    • analisis fungsional, yaitu ruang fungsi dengan kekompakan dan kesekontinuan;
    • analisis numerik dengan galat pembulatan;
    • analisis komputabel.

    Latihan

    Latihan 50.2-1. Hitung T4T_4 untuk ∫12dxx\int_1^2\tfrac{dx}x, bandingkan dengan ln⁡2\ln2, dan periksa batas atas dan batas bawah dari Teorema 50.2.2 serta rumus EiE_i.

    Latihan 50.2-2. Berapa nn yang menjamin galat trapesium ≤10−6\leq10^{-6} untuk ∫01ex dx\int_0^1e^x\,dx? Bandingkan dengan integrasi suku demi suku deret exe^x.

    Latihan 50.2-3. Terapkan Newton pada f(x)=x3−2f(x)=x^3-2 dari x0=1x_0=1. Hitung x1x_1, x2x_2, x3x_3, dan x4x_4. Periksa bahwa rasio ∣xn+1−r∣∣xn−r∣2\tfrac{|x_{n+1}-r|}{|x_n-r|^2} mendekati f′′(r)2f′(r)=1r\tfrac{f''(r)}{2f'(r)}=\tfrac1r, dengan r=23r=\sqrt[3]2.

    Latihan 50.2-4. Untuk f(x)=sgn⁡(x)∣x∣1/3f(x)=\operatorname{sgn}(x)|x|^{1/3}, dengan akar 00, buktikan bahwa iterasi Newton dari x0≠0x_0\ne0 memenuhi xn+1=−2xnx_{n+1}=-2x_n, sehingga menjauh dari akar. Hipotesis mana pada Teorema 50.2.4 yang gagal?

    Latihan 50.2-5. Hitung (1,01)100(1{,}01)^{100} sampai enam desimal dengan exp⁡(100ln⁡1,01)\exp(100\ln1{,}01) dan deret ln⁡(1+x)\ln(1+x). Bandingkan galat Euler untuk n=100n=100 dengan e2n\tfrac e{2n}.

    Latihan 50.2-6. Mulai dari [1,57; 1,58][1{,}57;\,1{,}58], dengan cos⁡1,57>0>cos⁡1,58\cos1{,}57>0>\cos1{,}58 (Definisi 49.1.8), berapa langkah bagi dua yang menjamin interval sepanjang ≤10−6\leq10^{-6} yang memuat π2\tfrac\pi2? Apa yang harus dijamin agar tanda cos⁡\cos di setiap titik tengah dapat diputuskan?

    Latihan 50.2-7. Buktikan bahwa 110=∑k≥1(124k+124k+1)\tfrac1{10}=\sum_{k\geq1}\Bigl(\tfrac1{2^{4k}}+\tfrac1{2^{4k+1}}\Bigr), yaitu 0,00011‾0{,}0\overline{0011} dalam basis 22, dan simpulkan bahwa ekspansi biner 110\tfrac1{10} tidak berhenti.

    Latihan 50.2-8. Dengan sisa pada Contoh 49.2.4 untuk t=13t=\tfrac13, tentukan NN terkecil sehingga deret ln⁡2=2∑j≤N3−(2j+1)2j+1\ln2=2\sum_{j\leq N}\tfrac{3^{-(2j+1)}}{2j+1} dijamin mempunyai galat ≤10−12\leq10^{-12}.

    Solusi

    Solusi 50.2-1. h=14h=\tfrac14, dan nilai fungsinya 11, 0,80{,}8, 0,66666670{,}6666667, 0,57142860{,}5714286, 0,50{,}5. Jadi T4=14(0,5+0,8+0,6666667+0,5714286+0,25)=0,6970238T_4=\tfrac14(0{,}5+0{,}8+0{,}6666667+0{,}5714286+0{,}25)=0{,}6970238. ln⁡2≈0,6931472\ln2\approx0{,}6931472, sehingga galatnya ≈0,0038766\approx0{,}0038766, dan T4T_4 di atas nilai sebenarnya, karena f′′=2x3>0f''=\tfrac2{x^3}>0. Batas atas: M=2M=2, sehingga 1⋅116⋅212≈0,0104\tfrac{1\cdot\frac1{16}\cdot2}{12}\approx0{,}0104. Batas bawah: f′′≥14f''\geq\tfrac14 pada [1,2][1,2], dan Ei≤−14⋅h312E_i\leq-\tfrac14\cdot\tfrac{h^3}{12}, sehingga galat ≥4⋅(1/64)⋅(1/4)12≈0,0013\geq\tfrac{4\cdot(1/64)\cdot(1/4)}{12}\approx0{,}0013. Galat sebenarnya terletak di antara kedua batas. □\square

    Solusi 50.2-2. eh212≤10−6\tfrac{eh^2}{12}\leq10^{-6} memerlukan h≤12⋅10−6/e≈0,0021011h\leq\sqrt{12\cdot10^{-6}/e}\approx0{,}0021011, yaitu n≥476n\geq476. Integrasi suku demi suku memberi ∫01∑k≤Nxkk!=∑k≤N1(k+1)!=EN+1−1\int_0^1\sum_{k\leq N}\tfrac{x^k}{k!}=\sum_{k\leq N}\tfrac1{(k+1)!}=E_{N+1}-1, dengan galat e−EN+1<1(N+1)!(N+1)e-E_{N+1}<\tfrac1{(N+1)!(N+1)}. Untuk N=8N=8, galat itu ≈3,1⋅10−7\approx3{,}1\cdot10^{-7}. Jadi sembilan suku cukup, dibandingkan dengan 477 evaluasi fungsi. Ketika deret tersedia, deret jauh lebih efisien. Aturan trapesium hanya memerlukan nilai-nilai fungsi. □\square

    Solusi 50.2-3. xn+1=2xn+2/xn23x_{n+1}=\tfrac{2x_n+2/x_n^2}3. Iterasinya:

    • x1=43≈1,3333333x_1=\tfrac43\approx1{,}3333333;
    • x2=8/3+9/83=9172≈1,2638889x_2=\tfrac{8/3+9/8}3=\tfrac{91}{72}\approx1{,}2638889;
    • x3≈1,2599335x_3\approx1{,}2599335;
    • x4≈1,2599211x_4\approx1{,}2599211.

    Dengan r≈1,2599210r\approx1{,}2599210, galatnya ≈0,0734\approx0{,}0734, 0,0039680{,}003968, 0,00001240{,}0000124, dan ≈1⋅10−10\approx1\cdot10^{-10}. Rasio 1,2444⋅10−5(3,968⋅10−3)2≈0,790\tfrac{1{,}2444\cdot10^{-5}}{(3{,}968\cdot10^{-3})^2}\approx0{,}790 mendekati 1r≈0,794\tfrac1r\approx0{,}794. □\square

    Solusi 50.2-4. Untuk x≠0x\ne0, f′(x)=13∣x∣−2/3f'(x)=\tfrac13|x|^{-2/3}, sehingga f(x)f′(x)=sgn⁡(x)∣x∣1/3⋅3∣x∣2/3=3x\tfrac{f(x)}{f'(x)}=\operatorname{sgn}(x)|x|^{1/3}\cdot3|x|^{2/3}=3x, dan xn+1=xn−3xn=−2xnx_{n+1}=x_n-3x_n=-2x_n. Jadi ∣xn∣=2n∣x0∣→∞|x_n|=2^n|x_0|\to\infty. ff tidak terdiferensialkan di 00. ∣f′′∣|f''| tidak terbatas di dekat 00, dan tidak ada interval tempat Kδ≤12K\delta\leq\tfrac12. Jadi hipotesis turunan kedua yang terbatas, relatif terhadap ∣f′∣|f'|, gagal. □\square

    Solusi 50.2-5. ln⁡1,01=0,01−0,00005+0,000000333−0,0000000025≈0,0099503309\ln1{,}01=0{,}01-0{,}00005+0{,}000000333-0{,}0000000025\approx0{,}0099503309, dengan galat Leibniz <2⋅10−11<2\cdot10^{-11}. Jadi 100ln⁡1,01≈0,99503309100\ln1{,}01\approx0{,}99503309, dan (1,01)100=exp⁡(0,99503309)=e⋅exp⁡(−0,00496691)(1{,}01)^{100}=\exp(0{,}99503309)=e\cdot\exp(-0{,}00496691). Juga exp⁡(−0,00496691)≈1−0,00496691+0,00001234−0,00000002=0,99504541\exp(-0{,}00496691)\approx1-0{,}00496691+0{,}00001234-0{,}00000002=0{,}99504541. Jadi (1,01)100≈2,7182818⋅0,99504541≈2,704814(1{,}01)^{100}\approx2{,}7182818\cdot0{,}99504541\approx2{,}704814. Galat Euler e−2,704814≈0,013468e-2{,}704814\approx0{,}013468, dekat dengan e200≈0,013591\tfrac e{200}\approx0{,}013591, dan di bawah batas Proposisi 50.2.6, yaitu e100\tfrac e{100}. □\square

    Solusi 50.2-6. Setelah kk langkah, panjang intervalnya 0,012k\tfrac{0{,}01}{2^k}. 0,012k≤10−6\tfrac{0{,}01}{2^k}\leq10^{-6} memerlukan 2k≥1042^k\geq10^4, yaitu k=14k=14, karena 213=81922^{13}=8192 dan 214=163842^{14}=16384. Interval untuk π\pi kemudian sepanjang ≤2⋅10−6\leq2\cdot10^{-6}. Di setiap titik tengah cc, tanda cos⁡c\cos c diputuskan dengan hampiran terjamin: Taylor dengan galat η\eta menghasilkan c~\tilde c dengan ∣c~−cos⁡c∣≤η|\tilde c-\cos c|\leq\eta. Tandanya pasti bila ∣c~∣>η|\tilde c|>\eta. Bila ∣c~∣≤η|\tilde c|\leq\eta, perkecil η\eta. Prosedur ini berhenti karena cos⁡c≠0\cos c\ne0 untuk titik tengah rasional. Bila cos⁡c=0\cos c=0, maka c=π2c=\tfrac\pi2 irasional, sedangkan cc rasional. Bagian terakhir ini memerlukan irasionalitas π\pi, yang tidak dibuktikan di buku ini. Tanpa fakta itu, prosedur dapat diberi batas iterasi dan melaporkan "tanda tak terputuskan sampai ketelitian η\eta". Batas yang jujur lebih baik daripada klaim yang tidak terbukti. □\square

    Solusi 50.2-7. ∑k≥1(2−4k+2−4k−1)=32∑k≥116−k=32⋅1/161−1/16=32⋅115=110\sum_{k\geq1}(2^{-4k}+2^{-4k-1})=\tfrac32\sum_{k\geq1}16^{-k}=\tfrac32\cdot\tfrac{1/16}{1-1/16}=\tfrac32\cdot\tfrac1{15}=\tfrac1{10} (Teorema 31.2.2). Digit-digitnya berulang dengan pola 00110011 sejak posisi kelima. Ekspansi ini memuat tak hingga banyak digit 11, sehingga tidak berhenti. Lebih kuat lagi, tidak ada ekspansi biner berhingga untuk 110\tfrac1{10}: ekspansi berhingga ∑i≤kbi2i\sum_{i\leq k}\tfrac{b_i}{2^i} selalu bernilai m2k∈D\tfrac m{2^k}\in\mathbb{D}, yang bertentangan dengan Proposisi 50.2.7(b). □\square

    Solusi 50.2-8. Sisa setelah suku j=Nj=N paling banyak 2⋅3−(2N+3)(2N+3)(1−1/9)=94⋅3−(2N+3)2N+3\tfrac{2\cdot3^{-(2N+3)}}{(2N+3)(1-1/9)}=\tfrac94\cdot\tfrac{3^{-(2N+3)}}{2N+3}. Untuk N=10N=10: 3−23≈1,062⋅10−113^{-23}\approx1{,}062\cdot10^{-11} dan 94⋅123≈0,0978\tfrac94\cdot\tfrac1{23}\approx0{,}0978, sehingga sisanya ≈1,04⋅10−12>10−12\approx1{,}04\cdot10^{-12}>10^{-12}. Untuk N=11N=11: 3−25≈1,180⋅10−123^{-25}\approx1{,}180\cdot10^{-12} dan 94⋅125=0,09\tfrac94\cdot\tfrac1{25}=0{,}09, sehingga sisanya ≈1,06⋅10−13≤10−12\approx1{,}06\cdot10^{-13}\leq10^{-12}. Jadi N=11N=11, yaitu dua belas suku. □\square

    Ringkasan

    Perhitungan yang dapat dipercaya terdiri atas algoritme dan teorema yang membatasi galatnya. Definisi limit dengan N(ε)N(\varepsilon) eksplisit adalah kontrak hampiran terjamin. Unit ini membuktikan tiga jaminan:

    • aturan trapesium dengan galat ≤(b−a)h2M12\leq\tfrac{(b-a)h^2M}{12}, lewat integrasi parsial dua kali;
    • metode Newton dengan galat yang dikuadratkan pada setiap langkah, lewat Taylor orde satu;
    • metode Euler untuk y′=yy'=y dengan galat <en<\tfrac en, lewat Teorema 27.3.3.

    Ketiga jaminan itu diperiksa pada ∫01ex\int_0^1e^x, 2\sqrt2, 23\sqrt[3]2, dan (1,01)100(1{,}01)^{100}. Bilangan diadik rapat, tetapi tidak memuat 0,10{,}1, sehingga galat pembulatan tidak dapat dihindari. Galat itu dapat dikecilkan, dan analisisnya terpisah dari galat pemotongan. Peta sintesis menelusuri setiap alat kembali ke bab dasarnya. Arah studi lanjutan disebut tanpa klaim yang dibuktikan.

    Bab terdekat

    BerikutnyaAritmetika teknik: angka, operasi, pecahan, persen, dan rasio

    Urutan baca menurut rak: Satuan & Matematika · Bab 1.

    SebelumnyaDeret Taylor dan Maclaurin

    Urutan baca menurut rak: Matematika — Analisis dan Fondasi Rigor · Bab 49.