Lompat ke konten

Cari di ARSTEMA

Ketik nama bab, istilah, gejala, atau alat.

    Kembali ke atlas
    Kerja Lapangan & Serah Terima · Bab 7Terapan

    Komunikasi dengan pelanggan dan penanganan keluhan: menerima panggilan, menjelaskan temuan dan biaya, menolak permintaan tidak aman, keluhan, dan eskalasi

    Dua jam sebelum restoran dibuka, manajer dapur menelepon dengan marah: mesin pencuci piring tidak mencapai suhu bilas. Di lokasi, ia meminta teknisi menjembatani termostat pengaman supaya mesin tetap jalan. Teknisi menolak, tetapi dengan cara yang membuat manajer merasa disalahkan, dan keesokan harinya datang keluhan resmi tentang sikap teknisi dan tagihan yang dianggap terlalu tinggi. Bab ini menjelaskan komunikasi dengan pelanggan sebagai bagian dari pekerjaan teknis: menerima panggilan dan memilah prioritas, membuat janji, bersikap di lokasi, menjelaskan temuan dan pilihan, membicarakan biaya dan persetujuan, menolak permintaan yang tidak aman, menangani keluhan dan eskalasi, komunikasi tertulis, melatih pengguna, dan mengukur mutu layanan.

    22 menit

    Bagian yang sedang dibaca: Pembuka bab

    Pukul sembilan pagi, dua jam sebelum restoran dibuka, manajer dapur menelepon dengan suara tinggi: mesin pencuci piring tidak mencapai suhu bilas dan lampu peringatannya menyala terus. Teknisi tiba satu setengah jam kemudian, menemukan elemen pemanas tangki bilas putus, dan mengatakan elemen penggantinya ada di gudang, bukan di mobil. Manajer meminta termostat pengaman dijembatani saja supaya mesin tetap berjalan siang itu. Teknisi menolak dengan kalimat "itu bukan urusan saya, aturannya begitu", lalu pergi mengambil elemen.

    Mesin pulih pukul dua siang. Keesokan harinya kantor menerima keluhan resmi: teknisi dianggap tidak peduli, terlambat, dan tagihannya terlalu tinggi karena memuat dua kali perjalanan. Keputusan teknisi menolak menjembatani pengaman sudah benar. Yang salah adalah cara ia menyampaikannya, tidak adanya pilihan sementara yang ditawarkan, dan tidak adanya penjelasan biaya. Bab ini menjelaskan cara berkomunikasi dengan pelanggan supaya keputusan teknis yang benar juga diterima dengan baik.

    Batas pembahasan

    Bab ini membahas komunikasi teknisi dengan pelanggan: menerima panggilan, membuat janji, sikap di lokasi, menjelaskan temuan, biaya dan persetujuan, menolak permintaan tidak aman, menangani keluhan, komunikasi tertulis, melatih pengguna, dan mengukur mutu layanan. Isi laporan servis dibahas di bab laporan rak ini; kondisi berhenti dan risiko energi di Bab 1 · Keselamatan; interlock dan keselamatan fungsional mesin di Bab 70 · Kelistrikan & Kendali dan Bab 15 · Mekanikal & Mekatronika; akar sebab di Bab 4 · Sistem, Diagram & Diagnosis; siklus kerja servis di Bab 1. Hak dan kewajiban hukum pelanggan dan penyedia jasa diatur peraturan perlindungan konsumen dan kontrak; bab ini tidak memberi nasihat hukum. Sumbernya adalah narasi Workshop dan Layanan Lapangan, narasi Sistem Laundry, dan dokumen kerja di Drive pemilik, ditambah pengetahuan layanan pelanggan umum yang ditandai di peta sumber. Angka dalam contoh adalah angka latihan.

    Mengapa komunikasi bagian dari pekerjaan teknis

    Narasi Workshop dan Layanan Lapangan mengutip buku pegangan teknik manufaktur bahwa pada produk konsumen dan industri yang cukup rumit pun, perakitan, perbaikan, dan perawatan bukan perkara sepele. Bagi pelanggan, perkara yang tidak sepele itu hanya terlihat lewat apa yang dikatakan dan ditulis teknisi. Pelanggan menilai layanan dari tiga hal: apakah masalahnya selesai, apakah mereka tahu apa yang terjadi, dan apakah mereka diperlakukan dengan hormat.

    Harapan pelanggan sering tidak tertulis. Narasi Sistem Laundry mengutip sebuah dokumen yang menyebut bahwa harus ada jaminan pakaian tidak rusak dan warnanya tidak luntur; bagi pengelola laundry, mesin atau dispenser yang bermasalah berarti risiko kerusakan linen pelanggan mereka sendiri. Memahami akibat gangguan bagi usaha pelanggan membantu teknisi memilih kata dan prioritas.

    Komunikasi yang buruk menimbulkan biaya teknis yang nyata: keluhan yang salah dipahami menghasilkan kunjungan dengan suku cadang yang salah, pengguna yang tidak dilatih mengulangi kesalahan yang sama, dan perselisihan tagihan menghabiskan waktu penyelia.

    Menerima panggilan dan memilah prioritas

    Panggilan pertama menentukan apakah kunjungan akan berhasil. Yang ditanyakan:

    1. Siapa yang melapor dan cara menghubunginya kembali.
    2. Mesin mana: lokasi, jenis, dan bila mungkin model dan nomor seri dari pelat nama atau stiker servis.
    3. Gejala dalam kata-kata pelapor, sejak kapan, terus-menerus atau kadang-kadang, dan kode kesalahan di layar.
    4. Apa yang berubah sebelum gejala muncul: bahan kimia baru, pekerjaan listrik atau pipa, pemadaman.
    5. Dampak: apakah layanan pelanggan mereka berhenti, ada cara sementara, kapan jam sibuk.
    6. Bahaya: kebocoran besar, bau terbakar, asap, kesetrum, bahan kimia tumpah.

    Bila ada bahaya, pelapor diminta melakukan langkah aman yang sederhana: mematikan mesin dari sakelar isolasi, menutup katup air, menjauhkan orang dari tumpahan. Teknisi tidak memandu pelanggan membuka panel listrik atau memperbaiki lewat telepon.

    Dari jawaban itu, prioritas ditetapkan, misalnya darurat untuk bahaya atau layanan pelanggan yang berhenti total, mendesak untuk gangguan yang masih ada cara sementaranya, dan terjadwal untuk yang lain. Catatan diskusi tentang layanan teknis di Drive pemilik mencatat respons yang lambat saat diagnosis sebagai salah satu masalah utama dan merencanakan saluran layanan pelanggan untuk menampung semua keluhan; panggilan yang dicatat dengan isi seperti di atas adalah dasar saluran itu.

    Membuat janji dan menyiapkan kunjungan

    1. Rentang waktu yang realistis: janji datang "antara pukul sepuluh dan dua belas" lebih jujur daripada "sebentar lagi".
    2. Persiapan dari pelanggan: SOP perawatan mesin es di Drive pemilik meminta pelanggan dihubungi sehari sebelumnya supaya wadah es dikosongkan; untuk mesin lain, pelanggan diminta mematikan dan mendinginkan mesin, menyiapkan akses, atau menyingkirkan barang di sekitarnya.
    3. Syarat administrasi: jadwal proyek di Drive pemilik mencatat bahwa pelanggan memerlukan pesanan pembelian paling lambat tujuh hari sebelumnya; syarat seperti itu diketahui sebelum janji dibuat.
    4. Suku cadang dan alat disiapkan dari informasi panggilan.
    5. Kabar bila terlambat: begitu tahu akan terlambat, pelanggan dihubungi dengan perkiraan waktu baru.

    Di lokasi

    1. Perkenalkan diri dan tujuan kunjungan kepada penanggung jawab, bukan langsung ke mesin.
    2. Dengarkan pengguna yang paling sering memakai mesin; mereka tahu gejala yang tidak terlihat oleh manajer.
    3. Jelaskan apa yang akan dikerjakan, berapa lama perkiraannya, dan apakah mesin akan mati selama itu.
    4. Ikuti aturan lokasi: kebersihan di dapur dan ruang pangan, pakaian dan alat di rumah sakit, jam kerja yang boleh, dan area yang tidak boleh dimasuki.
    5. Jaga kebersihan dan lindungi barang pelanggan: alas untuk alat, penampung air, pembersihan setelah selesai. Naskah video pelatihan pemasangan dispenser di Drive pemilik menutup pekerjaan dengan penutup terpasang kembali dan area bersih.
    6. Jangan mengomentari pekerjaan teknisi sebelumnya atau pemasok lain di depan pelanggan; catat temuan apa adanya di laporan.

    Bila masalah tidak dapat diselesaikan pada kunjungan itu, pelanggan diberi tahu sebelum teknisi pergi: apa yang sudah diketahui, apa yang masih harus diperiksa, apakah mesin boleh dipakai sementara dan dengan batasan apa, apa yang ditunggu, dan kapan kabar berikutnya akan diberikan. Teknisi yang pergi tanpa penjelasan meninggalkan pelanggan dengan mesin yang tidak jelas statusnya, dan itulah yang paling sering menjadi keluhan.

    Menjelaskan temuan dan pilihan

    Pelanggan memutuskan berdasarkan apa yang mereka pahami. Penjelasan yang baik:

    1. Mulai dari dampak: "mesin tidak dapat mencapai suhu bilas yang diperlukan untuk sanitasi, jadi piring dari mesin ini belum aman dipakai".
    2. Sebut penyebab dengan bahasa sederhana dan tunjukkan buktinya: foto, angka, atau bagian yang rusak.
    3. Berikan pilihan dengan waktu, biaya, dan risikonya, misalnya perbaikan sekarang dengan suku cadang yang ada, perbaikan besok dengan suku cadang yang dipesan, atau cara sementara yang aman.
    4. Beri rekomendasi dan alasannya, lalu biarkan pelanggan memutuskan dalam batas yang aman.
    5. Pisahkan fakta dari dugaan: "elemen ini putus, sudah saya ukur" berbeda dari "kemungkinan rusak karena kerak, tetapi itu perlu dicek pada kesadahan air".
    6. Hindari menyalahkan: penyebab yang berasal dari cara pakai disampaikan sebagai temuan dan saran, bukan tuduhan.

    Pada kasus pembuka, pilihan sementara yang dapat ditawarkan adalah memakai peralatan sekali pakai atau mencuci dan menyanitasi dengan cara manual sesuai prosedur sanitasi dapur sampai mesin pulih.

    Biaya dan persetujuan

    Pelanggan berhak tahu biaya sebelum pekerjaan di luar kesepakatan dikerjakan. Langkahnya:

    1. Jelaskan apa yang termasuk dalam kunjungan dan apa yang di luar, misalnya suku cadang, kunjungan kedua, atau lembur.
    2. Untuk pekerjaan tambahan, sampaikan perkiraan biaya dan waktu, lalu minta persetujuan dari orang yang berwenang di pihak pelanggan.
    3. Catat persetujuan itu, sebaiknya tertulis, termasuk lewat pesan singkat yang kemudian dilampirkan ke laporan.
    4. Bila teknisi tidak berwenang menetapkan harga, katakan bahwa harga akan dikonfirmasi kantor, dan jangan menjanjikan angka.

    Perselisihan tagihan pada kasus pembuka sebagian berasal dari kunjungan kedua untuk mengambil suku cadang yang tidak dijelaskan sebelumnya.

    Menolak permintaan yang tidak aman

    Kadang pelanggan meminta sesuatu yang tidak aman: menjembatani interlock pintu atau termostat pengaman, menjalankan mesin tanpa pembumian, memakai bahan kimia yang tidak sesuai, atau menyambung buangan dengan cara yang menimbulkan aliran balik. Penolakan disampaikan dengan cara yang menjaga hubungan:

    1. Katakan tidak dengan jelas sekali, tanpa ragu dan tanpa mengulang-ulang ceramah.
    2. Jelaskan risikonya dengan singkat dalam bahasa pelanggan: "tanpa termostat pengaman, pemanas dapat terus bekerja tanpa air dan terbakar"; "tanpa suhu bilas yang cukup, piring belum disanitasi".
    3. Tawarkan jalan keluar: cara sementara yang aman, perbaikan tercepat yang mungkin, atau bantuan kantor untuk mempercepat suku cadang.
    4. Catat permintaan dan penolakan di laporan.
    5. Beri tahu penyelia bila pelanggan tetap memaksa, supaya keputusan tidak dibebankan ke teknisi seorang diri.

    Fungsi interlock dan pengaman serta mengapa tidak boleh dijembatani dijelaskan di Bab 70 · Kelistrikan & Kendali dan Bab 15 · Mekanikal & Mekatronika, dan kondisi berhenti di Bab 1 · Keselamatan. Menolak permintaan tidak aman adalah bagian dari layanan, bukan kegagalan layanan.

    Menangani keluhan

    Keluhan adalah informasi tentang sesuatu yang tidak berjalan sesuai harapan pelanggan, dan sering juga tentang sesuatu yang dapat diperbaiki dalam cara kerja. Urutan yang umum dipakai:

    1. Dengarkan sampai selesai tanpa memotong dan tanpa membela diri.
    2. Ulangi pokok keluhan dengan kata-kata sendiri untuk memastikan sudah dipahami.
    3. Akui dampaknya bagi pelanggan, misalnya "dapur Anda terganggu setengah hari", tanpa harus langsung mengakui kesalahan sebelum faktanya diketahui.
    4. Kumpulkan fakta: laporan servis, waktu panggilan dan kedatangan, suku cadang, tagihan.
    5. Sampaikan tindakan dan waktunya: apa yang akan dilakukan dan kapan pelanggan mendapat jawaban.
    6. Tindak lanjuti sesuai janji, termasuk bila jawabannya belum selesai.
    7. Tutup dengan konfirmasi bahwa pelanggan menerima penyelesaiannya, dan catat.

    Setiap keluhan dicatat di daftar keluhan dengan tanggal, isi, penyebab, tindakan, dan tanggal selesai. Keluhan juga diberi golongan, misalnya mutu perbaikan, waktu tanggap, sikap petugas, biaya, atau komunikasi, supaya jumlah keluhan setiap golongan dapat dihitung dan dibandingkan dari bulan ke bulan. Keluhan yang berulang dengan pola yang sama dicari akar sebabnya seperti di Bab 4 · Sistem, Diagram & Diagnosis; pada kasus pembuka, akar sebabnya adalah suku cadang yang sering dipakai tidak ada di stok kendaraan dan tidak adanya kebiasaan menjelaskan biaya.

    Eskalasi adalah meneruskan keluhan ke tingkat yang lebih berwenang bila teknisi tidak dapat menyelesaikannya: soal biaya, garansi, perselisihan temuan, atau sikap petugas. Jalur eskalasi dan batas waktunya ditetapkan perusahaan dan diketahui semua teknisi.

    Komunikasi tertulis

    Pesan singkat, surel, dan laporan dibaca ulang oleh orang yang tidak hadir saat percakapan. Pedomannya:

    1. Tulis kesepakatan lisan dalam pesan singkat setelah percakapan: apa yang disepakati, oleh siapa, dan kapan.
    2. Kalimat pendek, istilah teknis dijelaskan, angka dengan satuannya.
    3. Foto disertai keterangan, tanpa wajah orang atau dokumen pelanggan yang tidak perlu.
    4. Nada tetap sopan walaupun pelanggan menulis dengan marah.
    5. Data pribadi pelanggan tidak dikirim ke grup atau pihak yang tidak berkepentingan.

    Susunan pesan singkat yang mudah dibaca setelah kunjungan, misalnya: mesin dan lokasinya; apa yang ditemukan dalam satu kalimat; apa yang sudah dikerjakan; status mesin; apa yang masih ditunggu dan kapan; apa yang perlu dilakukan pelanggan. Enam baris itu cukup untuk sebagian besar kunjungan, dan laporan lengkap dilampirkan atau dikirim menyusul.

    Melatih pengguna

    Banyak kunjungan ulang disebabkan cara pakai. Narasi Workshop dan Layanan Lapangan mengutip bahwa pelatihan selalu disesuaikan dengan bidang tanggung jawab peserta serta teknologi dan praktiknya. SOP pemasangan mesin pencuci piring di Drive pemilik meminta pelatihan pengguna tentang operasi, pembersihan harian dan berkala, perawatan sederhana, dan penanganan masalah ringan, didokumentasikan dan ditandatangani peserta.

    Cara yang efektif:

    1. Latih orang yang benar-benar memakai mesin, di setiap sif bila perlu.
    2. Tunjukkan, lalu minta pengguna melakukannya sendiri; pemahaman diperiksa dari apa yang dilakukan pengguna, tidak dari pernyataan "sudah paham". Daftar periksa di Drive pemilik memakai kalimat pengguna menyatakan paham, yang belum membuktikan pemahaman.
    3. Tinggalkan petunjuk kerja satu halaman bergambar di dekat mesin.
    4. Catat nama peserta, materi, dan tanggal.

    Mengukur mutu layanan

    Beberapa ukuran yang sering dipakai:

    1. Waktu tanggap: dari panggilan diterima sampai teknisi tiba.
    2. Perbaikan pada kunjungan pertama: jumlah panggilan yang selesai tanpa kunjungan kedua dibagi seluruh panggilan.
    3. Tingkat kunjungan ulang untuk keluhan yang sama, seperti di bab laporan.
    4. Jumlah keluhan dan waktu penyelesaiannya.
    5. Penilaian pelanggan dari survei singkat setelah kunjungan.

    Catatan diskusi di Drive pemilik merencanakan indikator kinerja untuk beberapa peran layanan dan penilaian dari atasan pada saat perpanjangan kontrak. Ukuran dipakai untuk memperbaiki cara kerja, bukan hanya untuk menilai orang.

    Contoh kerja

    Contoh 1: memilah panggilan. Laporan: mesin pencuci piring tidak panas, restoran buka dua jam lagi, tidak ada kebocoran atau bau, belum ada cara sementara. Tidak ada bahaya langsung, tetapi layanan pelanggan akan terganggu, jadi prioritasnya mendesak. Petugas menanyakan kode kesalahan di layar dan menyampaikannya ke teknisi, yang kemudian membawa elemen pemanas cadangan.

    Contoh 2: waktu tanggap. Panggilan diterima pukul 07.40 dan teknisi tiba pukul 10.15, jadi waktu tanggapnya 2 jam 35 menit. Bila janji layanan untuk prioritas mendesak 4 jam, janji itu terpenuhi; bila 2 jam, tidak, dan keterlambatan itu dijelaskan ke pelanggan sebelum mereka bertanya.

    Contoh 3: menjelaskan pilihan. Teknisi menjelaskan: "Elemen pemanas bilas putus; ini hasil ukurnya. Pilihan pertama, saya ambil elemen di gudang, mesin pulih sekitar pukul dua, biaya elemen dan jasa sekian. Pilihan kedua, besok pagi dengan biaya yang sama tanpa kunjungan tambahan. Sampai mesin pulih, piring dicuci dan disanitasi secara manual sesuai prosedur dapur atau memakai peralatan sekali pakai. Saya sarankan pilihan pertama." Pelanggan memilih dan persetujuannya dicatat.

    Contoh 4: menolak menjembatani pengaman. "Saya tidak bisa menjembatani termostat pengaman. Tanpa itu pemanas dapat bekerja tanpa air dan terbakar, dan piring tidak disanitasi. Yang bisa saya lakukan adalah mengambil elemen sekarang supaya mesin pulih secepatnya, dan sementara itu saya bantu menyiapkan cara cuci manual." Permintaan dan penolakan dicatat di laporan.

    Contoh 5: keluhan tagihan. Pelanggan mengeluhkan dua biaya perjalanan. Penyelia membaca laporan: kunjungan kedua untuk mengambil elemen yang seharusnya ada di stok kendaraan. Biaya perjalanan kedua dihapus, pelanggan diberi penjelasan tertulis, dan elemen itu dimasukkan ke daftar baku stok kendaraan.

    Contoh 6: melatih dengan meminta pengguna mencoba. Setelah jenis bahan kimia di dispenser diganti, teknisi menunjukkan cara mengganti jeriken dan memancing pompa, lalu meminta dua petugas sif melakukannya sendiri. Satu petugas lupa memasang kembali katup kaki ke dasar jeriken; hal itu diulang sampai benar, dan petunjuk bergambar ditempel di dinding.

    Contoh 7: perbaikan pada kunjungan pertama. Dalam sebulan ada 80 panggilan, dan 64 selesai pada kunjungan pertama. Tingkatnya 64/80×100%=80%64/80 \times 100\% = 80\%. Dari 16 yang memerlukan kunjungan kedua, 9 karena suku cadang tidak dibawa; daftar stok kendaraan dan pertanyaan saat panggilan diperbaiki.

    Contoh 8: kabar keterlambatan. Teknisi yang dijadwalkan pukul 13.00 masih tertahan di lokasi lain pukul 12.30. Ia menghubungi pelanggan, memberi perkiraan tiba pukul 14.15, dan menanyakan apakah waktu itu masih dapat diterima atau perlu dijadwal ulang. Keterlambatan yang dikabarkan lebih awal jarang menjadi keluhan.

    Contoh 9: waktu penyelesaian keluhan. Lima keluhan dalam satu bulan selesai dalam 2, 5, 1, 9, dan 3 hari. Rata-ratanya (2+5+1+9+3)/5=4(2 + 5 + 1 + 9 + 3)/5 = 4 hari. Keluhan yang 9 hari dicari penyebab lamanya, misalnya menunggu keputusan garansi dari pabrik, dan pelanggan diberi kabar berkala selama menunggu.

    Kondisi berhenti

    Hentikan pembicaraan teknis dan libatkan penyelia bila:

    1. Pelanggan memaksa teknisi menjembatani pengaman, menjalankan mesin yang tidak aman, atau melanggar aturan keselamatan.
    2. Pelanggan meminta teknisi menetapkan harga, garansi, atau kompensasi di luar wewenangnya.
    3. Pembicaraan menjadi ancaman atau kekerasan; teknisi meninggalkan lokasi dengan aman dan melapor.
    4. Keluhan menyangkut cedera, kerusakan barang pelanggan, atau tuntutan hukum.
    5. Pelanggan meminta isi laporan diubah.

    Salah tafsir yang sering terjadi

    1. "Tugas teknisi hanya memperbaiki mesin." Pelanggan menilai layanan juga dari penjelasan dan sikap.
    2. "Menolak permintaan tidak aman merusak hubungan." Yang merusak adalah cara menolak tanpa penjelasan dan tanpa pilihan.
    3. "Mengakui dampak sama dengan mengakui kesalahan." Dampak dapat diakui sebelum penyebab diketahui.
    4. "Pengguna menyatakan paham berarti sudah terlatih." Pemahaman dibuktikan dengan pengguna melakukan sendiri.
    5. "Janji waktu yang cepat menyenangkan pelanggan." Janji yang tidak ditepati lebih buruk daripada janji yang realistis.
    6. "Kesepakatan lisan cukup." Kesepakatan ditulis singkat supaya tidak diperselisihkan.

    Hubungan dengan bab lain

    Bab laporan servis rak ini memuat isi yang dijelaskan kepada pelanggan, Bab 1 · Keselamatan, Bab 70 · Kelistrikan & Kendali, dan Bab 15 · Mekanikal & Mekatronika menjelaskan mengapa pengaman tidak boleh dijembatani, Bab 4 · Sistem, Diagram & Diagnosis mencari akar sebab keluhan yang berulang, dan Bab 1 menempatkan komunikasi dalam siklus servis. Bab garansi dan serah terima rak ini membahas janji layanan dan dokumen penerimaan yang menjadi dasar banyak pembicaraan dengan pelanggan.

    Latihan dan pembahasan

    1. Sebutkan enam hal yang ditanyakan saat menerima panggilan gangguan.
    2. Panggilan diterima pukul 14.20 dan teknisi tiba pukul 17.05. Hitung waktu tanggapnya dan nilailah terhadap janji 3 jam.
    3. Susun kalimat penolakan untuk permintaan menjalankan mesin cuci tanpa pembumian, lengkap dengan alasan dan pilihan.
    4. Mengapa dampak keluhan diakui sebelum fakta dikumpulkan, dan apa bedanya dengan mengakui kesalahan?
    5. Dari 120 panggilan, 102 selesai pada kunjungan pertama. Hitung tingkat perbaikan pada kunjungan pertama.
    6. Mengapa pemahaman pengguna setelah pelatihan diperiksa dengan meminta mereka melakukan sendiri?

    Kunci jawaban beralasan

    1. Siapa pelapor dan kontaknya, mesin mana, gejala dan sejak kapan, apa yang berubah sebelumnya, dampak bagi layanan pelanggan, dan apakah ada bahaya. Jawaban itu menentukan prioritas, suku cadang, dan langkah aman sementara.
    2. Waktu tanggapnya 2 jam 45 menit, jadi janji 3 jam terpenuhi. Angka itu dicatat untuk ukuran layanan bulanan.
    3. Misalnya: "Saya tidak bisa menjalankan mesin tanpa pembumian karena bila ada kebocoran listrik, rangka mesin dapat bertegangan dan menyetrum petugas. Saya bisa memeriksa dan menyambung pembumian sekarang bila jalurnya tersedia, atau meminta kontraktor listrik gedung memperbaikinya hari ini." Penolakan dan pilihan itu dicatat di laporan.
    4. Mengakui dampak menunjukkan bahwa keluhan didengar dan menenangkan pembicaraan. Mengakui kesalahan baru dilakukan setelah fakta menunjukkan penyebabnya, supaya tanggapan tidak keliru.
    5. 102/120×100%=85%102/120 \times 100\% = 85\%. Kunjungan kedua yang tersisa dicari penyebabnya, misalnya suku cadang yang tidak dibawa.
    6. Pernyataan sudah paham sering diberikan karena sungkan atau terburu-buru. Melakukan sendiri menunjukkan apakah langkahnya benar-benar dikuasai dan langsung memperlihatkan bagian yang perlu diulang.

    Referensi

    Uji diri · 3 soal

    Cek pemahaman sebelum berpindah bab

    Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.

    0/3dinilai
    1

    Sebutkan enam hal yang ditanyakan saat menerima panggilan gangguan.

    2

    Panggilan diterima pukul 14.20 dan teknisi tiba pukul 17.05. Hitung waktu tanggapnya dan nilailah terhadap janji 3 jam.

    3

    Susun kalimat penolakan untuk permintaan menjalankan mesin cuci tanpa pembumian, lengkap dengan alasan dan pilihan.

    Progres penilaian mandiri0%

    Bab terdekat