Besaran, fungsi, dan cara membaca hubungan
Bab ini mengajak pembaca menafsirkan angka sebagai hasil pengukuran atas besaran, lalu membaca bagaimana satu besaran berubah ketika besaran lain berubah. Pembahasan membedakan nilai dari satuan, variabel bebas dari variabel terikat, dan hubungan fungsional dari dugaan sebab-akibat. Sebuah tangki menjadi contoh kerja untuk menentukan laju pengisian dari data, menyusun fungsi, menghitung keluaran, dan memeriksa satuan serta batas model. Uraian juga membahas grafik, kemiringan, keterbatasan ekstrapolasi, penerapan teknik, enam latihan, dan kunci jawaban beralasan.
Angka di panel belum menjelaskan tangki
Seorang teknisi melihat angka volume pada panel sebuah tangki naik dari 5 liter menjadi 11 liter selama empat menit. Angka awal dan akhir itu memberi petunjuk, tetapi belum cukup untuk menjawab pertanyaan yang biasanya muncul: berapa banyak cairan masuk setiap menit, berapa volume sesudah delapan menit, dan apakah angka berikutnya masih dapat dipercaya? Untuk menjawabnya, kita perlu menghubungkan pembacaan dengan besaran yang diukur, satuannya, serta kondisi ketika pengamatan berlangsung.
Besaran adalah sifat yang dapat dinyatakan melalui nilai dan satuan, misalnya volume dalam liter atau waktu dalam menit. Angka 11 tanpa satuan tidak memberitahu apakah yang dibaca adalah liter, kilogram, atau menit. Satuan melekat pada makna pengukuran; dua nilai baru dapat dibandingkan secara langsung bila keduanya menyatakan besaran sejenis dengan satuan yang selaras. Materi fondasi matematika teknik menempatkan konsistensi satuan, visualisasi hubungan, serta pemeriksaan kewajaran sebagai bagian dari cara memodelkan persoalan.
Kita sebut waktu sebagai dan volume sebagai . Simbol tersebut bukan hiasan aljabar. Keduanya menamai besaran yang berbeda, dan setiap nilai yang dipakai tetap membawa satuan: diukur dalam menit, sedangkan diukur dalam liter. Jika teknisi mengukur volume pada beberapa waktu, ia memperoleh pasangan data seperti dan . Pasangan itu berarti pada menit ke-0 panel menunjukkan 5 liter, lalu pada menit ke-4 menunjukkan 11 liter.
Sebuah kumpulan pasangan data belum otomatis menjadi aturan yang berlaku untuk semua waktu. Kita perlu menyatakan asumsi yang menghubungkan titik-titik tersebut. Untuk tangki ini, andaikan laju masuk tetap, aliran belum berhenti, dan volume awal 5 liter. Dalam keadaan itu, volume bertambah secara tetap terhadap waktu. Asumsi tersebut menghasilkan model sederhana yang bisa diuji terhadap data berikutnya. Jika salah satu kondisi berubah, model perlu ditinjau, bukan dipaksakan.
Nilai, satuan, dan besaran yang dapat dibandingkan
Pengukuran mengubah pengamatan menjadi nilai yang dapat dibaca dan dibandingkan. Nilai menyatakan besar suatu hasil dalam satuan tertentu. Sebagai contoh, catatan 11 liter dan 0,011 meter kubik dapat menyatakan volume yang sama jika konversi satuan dilakukan dengan benar. Menjumlahkan 11 liter dengan 4 menit tidak bermakna sebagai operasi fisik, sebab volume dan waktu mewakili jenis besaran yang berlainan.
Besaran dapat dikelompokkan menurut perannya di dalam model. Variabel adalah simbol atau nama untuk nilai yang dapat berubah atau belum diketahui. Pada contoh tangki, waktu dan volume menjadi variabel karena nilai keduanya dapat berbeda dari satu pengamatan ke pengamatan lain. Parameter adalah nilai yang dianggap tetap untuk model tertentu. Laju pengisian dapat diperlakukan sebagai parameter saat aliran diasumsikan konstan, meskipun dalam operasi nyata laju tersebut mungkin berubah.
Perbedaan itu bergantung pada pertanyaan. Jika kita mengkaji volume terhadap waktu ketika laju aliran dijaga tetap, laju berperan sebagai parameter. Jika kita mengkaji pengaruh bukaan katup terhadap laju, bukaan menjadi variabel penjelas dan laju menjadi keluaran yang diamati. Satu simbol tidak memiliki peran mutlak di semua persoalan; peneliti atau teknisi menetapkan peran sesuai model yang sedang dibangun.
Satuan membantu memeriksa apakah sebuah hubungan masuk akal. Bila volume berubah beberapa liter selama beberapa menit, perubahan volume dibagi perubahan waktu menghasilkan satuan liter per menit. Hasil itu menyatakan laju perubahan volume, bukan volume total. Pemeriksaan dimensi, yaitu pemeriksaan jenis satuan pada operasi matematika, dapat menemukan kesalahan yang tersembunyi oleh hitungan aritmetika. Catatan sumber fondasi juga menekankan penggunaan satuan konsisten dan pemeriksaan hasil dengan metode kedua. Pemeriksaan satuan tidak membuktikan bahwa asumsi fisiknya benar, tetapi dapat menunjukkan bahwa suatu persamaan tidak cocok dengan besaran yang diklaimnya.
Kita juga perlu membedakan pembacaan dari ketidakpastiannya. Layar yang menampilkan satu angka desimal tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa sensor mengukur sampai ketelitian itu. Bab ini tidak menetapkan spesifikasi instrumen, toleransi, atau prosedur kalibrasi. Informasi tersebut bergantung pada alat dan sumber teknis yang tidak diberikan dalam bahan bab ini. Karena itu, contoh berikut memperlakukan angka sebagai data latihan, bukan sertifikat mutu alat ukur.
Fungsi menetapkan masukan dan keluaran
Fungsi adalah aturan yang memasangkan setiap masukan yang diizinkan dengan tepat satu keluaran. Dalam contoh tangki, kita dapat menyatakan volume sebagai fungsi waktu: untuk setiap waktu yang termasuk dalam rentang model, aturan menghitung satu nilai volume. Waktu disebut masukan atau variabel bebas; volume disebut keluaran atau variabel terikat. Nama “bebas” tidak berarti waktu dapat dipilih sembarang dalam praktik. Nama itu hanya menyatakan posisi waktu sebagai masukan pada aturan yang sedang dibahas.
Jika laju pengisian tetap, fungsi volume dapat ditulis sebagai . Di sini adalah volume pada waktu , adalah volume awal dalam liter, dan adalah laju pengisian dalam liter per menit. Dalam contoh kita, liter. Data pada menit keempat menunjukkan volume 11 liter, sehingga perubahan volume sebesar liter terjadi selama 4 menit. Laju rata-rata pada interval itu ialah liter per menit. Model latihan menjadi .
Perhatikan pemeriksaan satuannya. Suku 5 menyatakan liter. Suku mengalikan liter per menit dengan menit, sehingga hasilnya juga liter. Penjumlahan kedua suku karena itu menyatukan besaran sejenis. Koma desimal ditulis sebagai koma, baik di prosa maupun di rumus bab ini. Kita memakai satuan liter dan menit serta menganggap aliran tetap dan tidak ada cairan keluar selama selang yang dihitung.
Untuk memperkirakan volume pada menit kedelapan, masukkan menit ke aturan tersebut. Perhitungannya adalah liter. Suku terakhir bernilai 12 liter karena laju 1,5 liter per menit berlangsung selama 8 menit. Volume awal 5 liter tetap ada dalam tangki. Satuan pada kedua suku cocok, dan hasil 17 liter lebih besar daripada volume awal, sesuai dengan asumsi pengisian.
Kita dapat memeriksa hitungan dengan cara lain. Jika volume naik 1,5 liter setiap menit, selama delapan menit kenaikannya 12 liter. Menambahkan kenaikan itu pada volume awal memberi liter. Pemeriksaan kedua tidak memvalidasi asumsi laju tetap; ia hanya memastikan hitungan aritmetika selaras dengan model. Bila data pengamatan pada menit kedelapan ternyata 15 liter, selisih itu menjadi alasan untuk memeriksa ulang asumsi, data, atau alat, bukan untuk mengubah hasil hitung agar cocok.
Fungsi yang sama bisa dinyatakan sebagai kalimat, persamaan, tabel, atau grafik. Kalimat menyebut bahwa tangki mulai dengan 5 liter dan bertambah 1,5 liter tiap menit. Persamaan menyimpan aturan dalam bentuk ringkas. Tabel menyajikan beberapa pasangan waktu dan volume. Grafik menempatkan waktu pada sumbu mendatar dan volume pada sumbu tegak. Keempat representasi mengungkap bagian berbeda dari aturan; tidak satu pun menghapus kebutuhan menyebut satuan dan rentang berlakunya.
Grafik menunjukkan arah perubahan dan kemiringan
Untuk membuat tabel kecil dari model tadi, kita hitung volume pada menit ke-0, 2, 4, dan 8. Hasilnya berturut-turut 5, 8, 11, dan 17 liter. Jika teknisi menaruh pasangan tersebut pada bidang koordinat, titik-titiknya terletak pada garis lurus. Garis naik dari kiri ke kanan karena volume meningkat seiring waktu. Grafik memudahkan kita melihat pola, tetapi pembaca harus memeriksa nama dan satuan pada kedua sumbu. Grafik tanpa label dapat membuat kenaikan volume tampak seperti perubahan massa atau tekanan.
Kemiringan menyatakan perubahan keluaran dibagi perubahan masukan. Pada grafik volume terhadap waktu, kemiringan menunjukkan laju perubahan volume. Dari dua data awal, kemiringan dapat dihitung sebagai liter per menit. Pembilang memiliki satuan liter, sedangkan penyebut memiliki satuan menit. Karena itu, kemiringan membawa satuan liter per menit; angka 1,5 tanpa satuan tidak menyatakan laju tersebut.
Kemiringan positif berarti keluaran bertambah ketika masukan bergerak ke arah yang makin besar, dalam rentang yang digambarkan. Kemiringan negatif menunjukkan keluaran berkurang pada rentang tersebut. Kemiringan nol menunjukkan keluaran tetap untuk masukan yang berubah. Pernyataan itu menjelaskan pola pada model, bukan sebab fisik dengan sendirinya. Volume yang naik bersama waktu tidak membuktikan bahwa waktu menyebabkan cairan masuk; mekanisme pengisian yang diatur teknisi memberikan penjelasan fisik yang berbeda dari deskripsi matematis.
Kemiringan garis lurus pada model kita tetap sama di setiap titik. Dalam pengamatan nyata, laju dapat berubah. Jika data pada menit ke-0, 2, dan 4 adalah 5, 8, dan 11 liter, dua selang memberi laju rata-rata 1,5 liter per menit. Namun, tiga data belum menunjukkan apakah volume bertambah merata pada setiap detik di antaranya. Bila lebih banyak pengukuran menunjukkan perubahan kemiringan, model garis lurus mungkin terlalu sederhana. Pada tingkat dasar, kita dapat menyebut perubahan lokal itu sebagai laju sesaat, tetapi menghitungnya dari data memerlukan metode dan informasi lebih lanjut.
Grafik juga memperlihatkan batas domain, yaitu himpunan masukan yang kita izinkan untuk aturan. Waktu negatif tidak masuk akal untuk proses pengisian yang dimulai pada menit nol. Pada ujung lain, volume maksimum bergantung pada kapasitas tangki, yang tidak diberikan dalam contoh. Karena itu, berlaku sebagai model latihan hanya selama aliran tetap dan tangki belum mencapai batas kapasitas. Tanpa kapasitas atau data penghentian, kita tidak dapat menyatakan kapan model harus berhenti secara numerik.
Hubungan tidak selalu satu aturan atau sebab-akibat
Tidak setiap hubungan antara dua besaran membentuk fungsi dalam arah yang dipilih. Jika satu nilai masukan dapat cocok dengan beberapa keluaran yang berbeda pada keadaan yang sama, aturan itu belum menjadi fungsi dari masukan tersebut. Misalnya, catatan tekanan tanpa mencantumkan suhu dan keadaan sistem mungkin memasangkan nilai tekanan serupa dengan kondisi lain yang berbeda. Kita tidak bisa langsung merangkum semua variasi itu sebagai satu fungsi sederhana tanpa menetapkan variabel tambahan atau batas kondisi.
Satu hubungan dapat menjadi fungsi bila kita menambahkan konteks yang cukup. Volume tangki terhadap waktu lebih mudah ditetapkan sebagai fungsi ketika kita menyatakan volume awal, laju masuk, dan tidak ada aliran keluar. Bila aliran masuk dan keluar sama-sama berubah, waktu saja mungkin tidak cukup untuk menentukan volume. Kita bisa memasukkan laju masuk dan laju keluar sebagai fungsi waktu, atau membatasi model pada kondisi yang terkendali. Menambahkan variabel bukan tujuan tersendiri; langkah itu membantu menjelaskan mengapa nilai yang diamati berbeda.
Kesalahan tafsir yang sering muncul adalah menganggap grafik halus membuktikan data lengkap atau model benar. Garis lurus pada gambar bisa menghubungkan empat titik pengamatan, tetapi titik di antaranya belum tentu terukur. Kesalahan lain muncul ketika seseorang membaca kemiringan sebagai nilai keluaran. Dalam contoh ini, 17 liter adalah keluaran pada menit kedelapan, sedangkan 1,5 liter per menit adalah kemiringan. Angka 1,5 tidak dapat menggantikan volume tangki.
Kesalahan ketiga adalah memperpanjang aturan jauh melampaui kondisi yang mendasarinya. Jika tangki sudah penuh atau aliran terputus, rumus linear tidak lagi menggambarkan proses. Menghitung nilai untuk waktu yang sangat besar mungkin mudah, tetapi hasilnya tidak otomatis relevan secara fisik. Bedakan interpolasi, yaitu memperkirakan nilai di antara rentang data yang tersedia, dari ekstrapolasi, yaitu memperkirakan di luar rentang itu. Keduanya bergantung pada asumsi; ekstrapolasi memerlukan kewaspadaan karena perubahan kondisi di luar pengamatan dapat mengubah pola.
Model sederhana membantu keputusan teknik
Fungsi sering dipakai untuk merangkum hubungan input dan output pada sistem teknik. Dalam instrumentasi, teknisi dapat mengamati sinyal keluaran sebagai fungsi dari masukan yang diketahui. Materi naratif matematika teknik mencatat penggunaan fungsi untuk representasi sinyal serta pembahasan fungsi skalar dan besaran turunan seperti massa jenis. Namun, bentuk fungsi yang tepat, rentang ukur, dan ketidakpastian alat tidak dapat dipastikan dari kata “fungsi” saja. Detail itu memerlukan dokumentasi sensor atau data pengukuran yang spesifik.
Massa jenis memberi contoh hubungan antara dua besaran yang berbeda. Massa jenis didefinisikan sebagai massa per volume, ditulis . Simbol menyatakan massa jenis, massa, dan volume. Jika massa dinyatakan dalam kilogram dan volume dalam meter kubik, satuan massa jenis adalah kilogram per meter kubik. Bila pembilang dan penyebut memakai satuan lain, hasilnya membawa satuan gabungan yang bersesuaian. Persamaan ini mengasumsikan massa dan volume benda yang sama telah ditentukan secara konsisten; ia tidak menyatakan bahwa semua bahan mempunyai massa jenis sama.
Naskah matematika teknik yang tersedia memuat contoh tembaga bermassa 445 gram dan bervolume 50 sentimeter kubik. Dengan nilai tersebut, massa jenis hitungannya ialah gram per sentimeter kubik. Pemeriksaan balik mengalikan massa jenis dengan volume: gram. Contoh ini menunjukkan cara kerja rasio, tetapi bab ini tidak memakai hasil tersebut sebagai nilai acuan untuk identifikasi material. Penilaian material memerlukan pembandingan dengan data yang relevan dan kondisi pengukuran yang jelas.
Bentuk persamaan juga membantu membedakan variabel dari parameter. Pada , jika volume tetap dan massa berubah, massa jenis hasil hitung berubah. Jika kita membandingkan beberapa benda dari bahan yang dianggap seragam, kita mungkin menguji apakah rasio massa terhadap volume mendekati nilai tetap. Itu adalah hipotesis model yang perlu dibandingkan dengan data. Kita tidak boleh menyimpulkan sifat suatu material dari satu rasio saja tanpa menilai ketidakpastian, komposisi, dan cara pengukurannya.
Atlas sumber lintas disiplin menyebut matematika, statistika, logika, dan teori sistem sebagai rumpun dengan berbagai kursus, sumber, serta kebutuhan lokalisasi yang berbeda. Catatan tersebut mendukung pendekatan yang teliti terhadap provenance, definisi data, unit, dan batas interpretasi. Bab ini memakai contoh dasar buatan untuk mengajarkan cara membaca hubungan. Ia tidak menggantikan spesifikasi alat, standar, atau metode pengujian. Untuk keputusan nyata, pembaca perlu merujuk dokumen yang sesuai dengan alat, sistem, dan tujuan pengukuran.
Contoh kerja lapangan
Contoh di bawah memakai fungsi linear, kemiringan, domain, dan massa jenis dari bab ini pada tangki, sensor, pompa, dan meter di laundry, dapur, rumah sakit, dan hotel; sumber bab ini tidak memuat data perangkat, sehingga semua angka adalah angka latihan. Standar editorial Arstema meminta setiap contoh dapat dihitung ulang dan melarang angka karangan disajikan sebagai data produk. Setiap contoh menyebut masukan, keluaran, satuan, dan rentang berlakunya model.
Contoh 1: laju pengisian tangki air panas laundry. Panel tangki air panas sebuah laundry hotel menunjukkan 120 liter pada menit ke-0 dan 195 liter pada menit ke-5, sedangkan kapasitas tangki 400 liter (semua angka latihan). Dengan laju tetap dan tanpa aliran keluar, model memberi
Pemeriksaan kedua: kenaikan liter ditambah 120 liter memberi 300 liter. Menit ke-12 berada di luar rentang data, jadi 300 liter adalah ekstrapolasi yang perlu dicek dengan pembacaan berikutnya. Domain model berakhir ketika tangki penuh, yaitu pada menit; sesudah itu rumus linear tidak lagi menggambarkan isi tangki.
Contoh 2: kemiringan negatif pada tangki solar genset. Tangki harian genset sebuah rumah sakit turun dari 800 liter menjadi 740 liter selama 4 jam operasi (angka latihan). Kemiringannya liter per jam; tanda negatif berarti volume berkurang terhadap waktu. Model mencapai batas cadangan 200 liter (angka latihan) pada jam. Angka 40 jam adalah ekstrapolasi sepuluh kali rentang data 4 jam. Ia hanya berlaku selama laju pemakaian sama seperti selama pengamatan, sehingga dipakai untuk menjadwalkan pembacaan ulang, bukan untuk menunda pengisian sampai jam ke-40.
Contoh 3: membaca sensor level dari tegangan. Sensor level tangki air bilas daur ulang di laundry memberi 0,5 V pada level 0 cm dan 4,5 V pada level 100 cm (angka latihan). Bila hubungan di antara kedua titik itu linear, kemiringannya V/cm dan fungsinya , dengan dalam volt dan dalam sentimeter. Bacaan 2,1 V memberi cm; pemeriksaan balik V cocok. Bacaan 4,8 V berada di luar rentang 0,5 sampai 4,5 V, sehingga tidak boleh diterjemahkan menjadi level 107,5 cm tanpa data sensor.
Contoh 4: interpolasi dan ekstrapolasi suhu pemanasan. Air di drum mesin cuci tercatat 25 °C pada menit ke-0 dan 40 °C pada menit ke-6, sedangkan setelan termostat 60 °C (angka latihan). Laju rata-ratanya °C per menit, sehingga . Interpolasi pada menit ke-3 memberi 32,5 °C, masih di dalam rentang data. Ekstrapolasi ke menit ke-30 memberi 100 °C, angka yang tidak menggambarkan proses karena pemanas berhenti pada setelan. Batas domain model ialah menit, dan bagian sesudah menit ke-6 tetap dugaan sampai ada pembacaan.
Contoh 5: memeriksa pompa dosis dengan menimbang. Teknisi laundry menampung keluaran pompa dosis selama 60 detik dan menimbang 336 g cairan. Lembar data produk menyebut massa jenis 1,12 g/mL (angka latihan). Dari , volume tampungan mL, sehingga laju pompa mL per detik. Dengan model , volume 40 mL memerlukan detik; pemeriksaan balik mL. Hitungan ini hanya mengubah massa menjadi volume dan waktu. Besar dosis yang benar ditetapkan dokumen produk dan prosedur laundry, bukan oleh contoh ini.
Contoh 6: satuan yang tidak selaras dalam model tandon. Catatan perawatan menulis volume tandon hotel sebagai , dengan dalam meter kubik, dalam menit, dan angka 30 diambil dari laju pompa 30 L/menit (angka latihan). Untuk menit, rumus itu memberi 302 m³, hasil yang tidak masuk akal. Suku 2 bersatuan meter kubik, sedangkan bersatuan liter, sehingga penjumlahannya tidak sejenis. Dengan L, laju menjadi 0,03 m³ per menit dan m³, atau 2.300 liter. Pemeriksaan satuan menemukan kesalahan ini sebelum angka dipakai.
Contoh 7: kemiringan yang berubah pada meter air. Meter air utama sebuah hotel terbaca 1.250,0 m³ pukul 06.00, 1.253,0 m³ pukul 08.00, dan 1.257,8 m³ pukul 10.00 (angka latihan). Kemiringan selang pertama m³ per jam, sedangkan selang kedua m³ per jam. Garis dari dua titik awal meramalkan 1.256,0 m³ pada pukul 10.00, meleset 1,8 m³ dari pembacaan. Laju rata-rata empat jam, 1,95 m³ per jam, benar sebagai rata-rata, tetapi kemiringan yang berubah menunjukkan garis lurus tunggal terlalu sederhana untuk pemakaian pagi itu.
Latihan dan pembahasan
Kerjakan tiap soal dengan menuliskan arti simbol dan satuan. Bila soal menyatakan asumsi, pertahankan asumsi itu saat menghitung. Kunci jawaban menjelaskan alasan, bukan hanya hasil akhir.
- Sebuah bak berisi 12 liter pada awal pengamatan. Volume bertambah 2 liter per menit dengan laju tetap. Tulis fungsi volume terhadap waktu, lalu tentukan volume pada menit ke-5.
- Dari data, sebuah sensor mencatat masukan 0, 2, dan 4 satuan, serta keluaran 3, 7, dan 11 volt. Apakah data sesuai dengan fungsi linear pada titik-titik itu? Tentukan kemiringan dan satuannya jika satuan masukan ialah detik.
- Grafik temperatur terhadap waktu memiliki kemiringan nol selama suatu interval. Jelaskan arti kemiringan itu dan sebutkan satu kesimpulan yang tidak dapat ditarik hanya dari grafik tersebut.
- Sebuah persamaan ditulis , dengan dalam liter dan dalam menit. Periksa konsistensi satuannya. Jika satuan koefisien 3 tidak dicantumkan, satuan apa yang harus dimiliki koefisien itu?
- Pengamatan volume tangki hanya tersedia dari menit ke-0 hingga menit ke-6. Seseorang memakai fungsi garis lurus yang sama untuk memperkirakan volume pada menit ke-30. Apa nama langkah tersebut dan dua alasan mengapa hasilnya perlu diperiksa?
- Sebuah benda memiliki massa 240 gram dan volume 80 sentimeter kubik. Hitung massa jenis dengan satuan yang konsisten. Jelaskan apa yang dapat dan tidak dapat disimpulkan dari hasil itu.
Kunci jawaban
- Fungsi yang sesuai ialah , dengan dalam liter dan dalam menit. Pada menit ke-5, liter. Koefisien 2 membawa satuan liter per menit, sehingga hasil perkalian dengan waktu menjadi liter. Jawaban berlaku selama laju tetap dan tidak ada perubahan lain yang disebut dalam soal.
- Keluaran bertambah 4 volt saat masukan bertambah 2 detik. Kemiringannya volt per detik. Pasangan titik lainnya juga memberi volt per detik, dan ketika masukan nol, keluaran 3 volt. Jadi ketiga titik terletak pada aturan linear , dengan dalam volt dan dalam detik. Kesimpulan ini hanya berlaku untuk data dan rentang tersebut; tiga titik tidak menentukan seluruh perilaku sensor di luar rentang pengamatan.
- Kemiringan nol berarti nilai temperatur yang diplot tidak berubah terhadap waktu pada interval itu, menurut data dan skala grafik. Grafik saja tidak mengungkap penyebabnya. Kita tidak dapat menyimpulkan bahwa alat pemanas mati atau bahwa seluruh sistem mencapai kesetimbangan tanpa informasi lain tentang sistem dan pengukuran.
- Nilai 4 harus memiliki satuan liter. Suku juga harus menghasilkan liter. Karena bersatuan menit, koefisien 3 harus bersatuan liter per menit. Jika 3 diperlakukan sebagai bilangan tanpa satuan, penjumlahan suku pada persamaan tidak konsisten secara dimensional.
- Memperkirakan pada menit ke-30 merupakan ekstrapolasi karena waktunya berada di luar rentang data menit ke-0 sampai ke-6. Periksa apakah laju masih tetap selama 30 menit dan apakah kondisi seperti penghentian aliran atau batas kapasitas mengubah hubungan. Kedua informasi itu tidak tersedia dalam soal, sehingga hasil numerik dari model garis belum dapat dianggap sebagai deskripsi proses yang tervalidasi.
- Massa jenisnya gram per sentimeter kubik. Satuannya berasal dari gram dibagi sentimeter kubik. Kita dapat menyatakan rasio massa terhadap volume untuk data yang diberikan. Kita tidak dapat menetapkan identitas bahan atau kesesuaian terhadap suatu spesifikasi hanya dari perhitungan ini; pembandingan semacam itu memerlukan sumber acuan dan informasi mutu pengukuran.
Uji diri · 3 soal
Cek pemahaman sebelum berpindah bab
Tulis jawaban dengan kata-kata Anda sendiri, lalu bandingkan dengan pembahasan dari latihan asli bab ini. Sistem tidak menebak benar-salah jawaban terbuka; Anda yang menilai bagian mana yang sudah dipahami.
Sebuah bak berisi 12 liter pada awal pengamatan. Volume bertambah 2 liter per menit dengan laju tetap. Tulis fungsi volume terhadap waktu, lalu tentukan volume pada menit ke-5.
Dari data, sebuah sensor mencatat masukan 0, 2, dan 4 satuan, serta keluaran 3, 7, dan 11 volt. Apakah data sesuai dengan fungsi linear pada titik-titik itu? Tentukan kemiringan dan satuannya jika satuan masukan ialah detik.
Grafik temperatur terhadap waktu memiliki kemiringan nol selama suatu interval. Jelaskan arti kemiringan itu dan sebutkan satu kesimpulan yang tidak dapat ditarik hanya dari grafik tersebut.
Bab terdekat
Urutan baca menurut rak: Satuan & Matematika · Bab 3.
Urutan baca menurut rak: Satuan & Matematika · Bab 1.